cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,400 Documents
Pengertian dan Jenis-Jenis Model serta Metode Pembelajaran PAI di MI Junnela Duwiyani; Ikrimah Rahmadani; Marlina Marlina; Tri Silawati Ningsih; Ali Iskandar Zulkarnain
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40488

Abstract

Penelitian ini ditujukan guna menelaah model dan metode pembelajaran Pendidikan agama Islam (PAI) pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada menaikkan efektivitas proses pembelajaran. Pendekatan yg digunakan ialah kualitatif menggunakan metode studi literatur, yaitu menggunakan menyelidiki sejumlah karya dan artikel ilmiah serta buku yang relevan. Temuan kajian membuktikan bahwa contoh pembelajaran seperti kontekstual, PAIKEM, masalah Based Learning, Inkuiri, dan Project Based Learning mampu membentuk pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, serta berorientasi pada peserta didik. sementara itu, metode pembelajaran mirip ceramah, diskusi, demonstrasi, tanya jawab, serta drill mempunyai peran penting pada memberikan materi secara efektif sesuai dengan ciri siswa. Kombinasi contoh serta metode pembelajaran yang tepat berpotensi mengoptimalkan pemahaman, motivasi, serta pembentukan sikap serta akhlak siswa dalam pembelajaran PAI. Kesimpulannya, keberhasilan pembelajaran PAI di MI sangat bergantung pada kemampuan pengajar pada memilih dan mengimplementasikan contoh dan metode pembelajaran yg sesuai.
Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) di Bank Sumut KCP Syariah Rantau Prapat Nurkholizah Nurkholizah; Jon Kenedi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40490

Abstract

Penelitian ini mengkaji teknik pemasaran yang digunakan oleh Bank Sumut KCP Syariah Rantauprapat untuk meningkatkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK). Penelitian ini muncul dari variabilitas tingkat DPK setiap tahunnya. Hal ini disebabkan oleh strategi pemasaran yang kurang memadai dan pemahaman masyarakat yang kurang terhadap produk dan layanan perbankan syariah. Di tengah persaingan yang semakin ketat antara bank syariah dan konvensional, inovasi dalam desain strategi pemasaran sangat penting untuk mempertahankan loyalitas nasabah dan meningkatkan tingkat DPK. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kuantitatif, dengan memanfaatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk pengumpulan data. Data primer diperoleh dengan berinteraksi langsung dengan manajemen dan staf Bank Sumut KCP Syariah Rantauprapat, sedangkan data sekunder bersumber dari laporan tahunan dan literatur terkait. Analisis SWOT (Strengths, Flaws, Opportunities, and Threats) merupakan metode yang digunakan dalam analisis data untuk menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang terkait dengan strategi pemasaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pemasaran masih belum optimal, terutama dalam hal promosi dan edukasi publik. Peningkatan edukasi dan sosialisasi sangat penting, karena banyak calon nasabah yang belum memahami perbedaan mendasar antara produk perbankan syariah dan perbankan konvensional. Pemasaran melalui media digital masih kurang efektif dan perlu diperluas untuk menjangkau basis nasabah yang lebih luas. Diharapkan Bank Sumut KCP Syariah Rantauprapat akan terus meningkatkan DPK dengan meningkatkan teknik pemasaran digital dan meningkatkan transparansi serta edukasi.
Tingkat Pengetahuan Penanganan Cedera Ringan Olahraga Pada Atlet Pencak Silat SMP N 1 Mandiraja Mufti Ikhda Salsabila; Yogi Ferdy Irawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40491

Abstract

Cedera ringan merupakan kejadian yang umum terjadi dalam olahraga beladiri pencak silat, namun penanganan yang tidak tepat dapat memperburuk kondisi dan menghambat proses pemulihan atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan penanganan cedera ringan olahraga pada atlet pencak silat SMP N 1 Mandiraja. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh atlet pencak silat SMP N 1 Mandiraja yang berjumlah 32 atlet, diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket/kuesioner pengetahuan penanganan cedera ringan yang terdiri atas 30 butir pernyataan valid, mencakup empat aspek: (1) pengetahuan tentang jenis dan gejala cedera ringan, (2) pengetahuan tentang prinsip penanganan RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation), (3) pengetahuan tentang pertolongan pertama cedera, dan (4) pengetahuan tentang kapan merujuk ke tenaga medis. Analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi dan persentase berdasarkan norma kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan penanganan cedera ringan atlet pencak silat SMP N 1 Mandiraja berada pada kategori cukup (53,13%), disusul kategori baik (25,00%), kurang (15,63%), sangat baik (3,13%), dan sangat kurang (3,13%). Dengan nilai rata-rata skor pengetahuan sebesar 65,28 dari skor maksimal 100. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan penanganan cedera ringan atlet pencak silat SMP N 1 Mandiraja secara umum masih perlu ditingkatkan, terutama pada aspek prinsip RICE dan pengetahuan kapan merujuk ke tenaga medis.
Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik Atlet Bola Basket dalam Menjalani Latihan Deni Rahman Marpaung; Muhammad Syahlan; Ronaldus Acuwnam; Sekundus Hamid
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40492

Abstract

Motivasi merupakan salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan atlet dalam menjalani program latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji motivasi intrinsik dan ekstrinsik atlet bola basket dalam menjalani latihan melalui pendekatan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis berbagai sumber pustaka berupa buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan dengan topik motivasi dalam olahraga. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik yang berasal dari dalam diri atlet, seperti keinginan untuk meningkatkan kemampuan, mencapai prestasi, dan memperoleh kepuasan pribadi, memiliki peran yang dominan dalam menjaga konsistensi latihan. Sementara itu, motivasi ekstrinsik yang berasal dari faktor luar, seperti dukungan pelatih, keluarga, teman satu tim, penghargaan, dan lingkungan latihan yang kondusif, berfungsi sebagai faktor pendukung yang memperkuat semangat atlet dalam berlatih. Kedua jenis motivasi tersebut saling melengkapi dan berkontribusi terhadap peningkatan performa serta keberhasilan atlet dalam mencapai prestasi. Oleh karena itu, pembinaan atlet bola basket perlu memperhatikan pengembangan motivasi intrinsik dan ekstrinsik secara seimbang guna mendukung proses latihan yang optimal.
Tinjauan Literatur tentang Penyimpangan Linguistik dalam Teks Ulasansiswa Cynthia Pepayosa Br Sitepu; Farida Hanum Batubara; Salsabila Safitri; Sintria Rogantina Lumbantobing; Syazwina Rahmi Anindya; Ayu Nadira Wulandari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai bentuk penyimpangan ahasatic dalam teks ulasan siswa, ahasa-faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan tersebut, serta hasil penelitian terdahulu yang membahas fenomena tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur (literature review). Data diperoleh melalui penelusuran dan analisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, artikel, dan hasil penelitian yang relevan dengan penyimpangan ahasatic dalam teks ulasan siswa. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, membandingkan, dan mensintesis temuan-temuan dari penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyimpangan ahasatic yang paling sering ditemukan dalam teks ulasan siswa meliputi kesalahan ejaan, morfologi, sintaksis, ahasat, dan pemilihan diksi. Bentuk kesalahan yang dominan berupa penggunaan tanda baca yang tidak tepat, kesalahan penulisan huruf kapital, penggunaan imbuhan yang tidak sesuai, penyusunan kalimat yang kurang efektif, serta pemilihan kata yang tidak sesuai dengan konteks. Faktor penyebab penyimpangan ahasatic terdiri atas ahasa internal, seperti rendahnya penguasaan kaidah kebahasaan dan keterbatasan kosakata, serta ahasa eksternal, seperti pengaruh ahasa daerah, media ahasa, dan kebiasaan penggunaan ahasa informal. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan kebahasaan siswa dalam menulis teks ulasan masih perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang lebih terarah dan berkelanjutan guna mendukung perkembangan literasi akademik siswa.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Minat Membaca Siswa di Era Digital Charles Butar–Butar Butar–Butar; Aisyah Frianti; Putri Syaidina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40522

Abstract

Minat membaca merupakan salah satu faktor krusial yang memengaruhi keberhasilan belajar siswa. Namun, di era digital, minat membaca siswa mengalami penurunan signifikan akibat pergeseran kebiasaan dan pola belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya minat membaca siswa di era digital serta dampaknya terhadap proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya minat membaca siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu tingginya intensitas penggunaan media sosial, dominasi konten hiburan digital, kurangnya dukungan lingkungan keluarga, rendahnya motivasi intrinsik siswa, serta keterbatasan program literasi yang inovatif di sekolah. Selain itu, kemudahan akses terhadap informasi instan membuat siswa cenderung enggan melakukan pembacaan secara mendalam (deep reading). Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan pemerintah untuk menciptakan budaya literasi yang positif melalui pemanfaatan teknologi secara bijak. Dengan demikian, minat membaca siswa dapat ditingkatkan demi mendukung kemampuan literasi dan keberhasilan belajar mereka.
Fenomena Bahasa Indonesia: Analisis Sosiolinguistik pada Kolom Komentar Instagram Lambe Turah Charles Butar – Butar; Azan Indah Syahfiah; Fahzira Putri Harahap; Mayang Lestari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40523

Abstract

Perkembangan media sosial menyebabkan terjadinya perubahan pola komunikasi masyarakat, khususnya dalam penggunaan bahasa di ruang digital. Instagram sebagai media sosial populer menjadi wadah munculnya berbagai variasi bahasa, seperti singkatan tidak baku, campur kode bahasa asing, bahasa gaul, dan kesalahan ejaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyimpangan bahasa serta menganalisis fenomena tersebut dari perspektif sosiolinguistik pada kolom komentar Instagram Lambe Turah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi komentar Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa singkatan tidak baku mendominasi penggunaan bahasa warganet karena faktor efisiensi komunikasi digital. Campur kode bahasa asing muncul akibat pengaruh globalisasi dan prestise sosial. Bahasa gaul digunakan sebagai identitas kelompok sosial serta pencipta keakraban dalam komunikasi daring. Sementara itu, kesalahan ejaan terjadi karena rendahnya perhatian terhadap kaidah PUEBI dan kebiasaan mengetik cepat di media sosial. Penelitian ini membuktikan bahwa media sosial berpengaruh terhadap perubahan perilaku berbahasa masyarakat, khususnya generasi muda di ruang digital.
Implementasi Modul Ajar Berdiferensiasi Pada Pembelajaran Matematika di Kelas V SDN 101061 Lau Dendang: Studi Kualitatif Elvi Mailani; Vini Anandita Adha; Fathia Az-Zahra Nazfa; Feby Natasya; Azzahra Julaika; Yuricha Nadwa At-Tazkia Rambe
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40524

Abstract

Modul ajar berdiferensiasi merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang diterapkan dalam Kurikulum Merdeka untuk mengakomodasi keberagaman kebutuhan belajar peserta didik. Pada pembelajaran matematika sekolah dasar, modul ajar berdiferensiasi membantu guru menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi modul ajar berdiferensiasi pada pembelajaran matematika di kelas V SDN 101061 Lau Dendang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi modul ajar berdiferensiasi mampu meningkatkan partisipasi siswa, motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika. Selain itu, penggunaan model Problem Based Learning (PBL), media pembelajaran digital, diskusi kelompok, dan asesmen diagnostik mendukung keberhasilan implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan sarana pembelajaran, pengelolaan waktu, dan pemahaman guru mengenai strategi diferensiasi. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kompetensi guru agar pembelajaran berdiferensiasi dapat diterapkan secara optimal di sekolah dasar.
Faktor Lingkungan terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini: Kajian Literatur Salwa Haryati; Fifit Aulia; Cut Puteri Balqis; Nurul Kamaliah; Debi Apriyani; Faizatul Faridy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40525

Abstract

Lingkungan memiliki dampak signifikan terhadap pembentukan bahasa di usia dini. Berdasarkan studi yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2025, tinjauan literatur ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor lingkungan yang memengaruhi perkembangan bahasa pada anak usia dini. Metodologi yang digunakan melibatkan penelusuran sepuluh artikel yang diterbitkan di jurnal ilmiah nasional bergengsi. Temuan menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak dipengaruhi oleh konteks keluarga, sekolah, pergaulan sebaya, dan internet. Perkembangan bahasa anak mendapat manfaat dari keterlibatan verbal orang tua yang sering dan dari gaya pengasuhan yang lebih demokratis. Sebaliknya, waktu menonton layar tanpa pengawasan dapat berdampak negatif pada pemerolehan bahasa. Lingkungan sekolah dan sosial juga memainkan peran penting dalam membantu anak-anak mengembangkan kemampuan komunikasi mereka melalui bermain dan pengajaran. Terakhir, agar perkembangan bahasa anak mencapai potensi penuhnya, sangat penting bagi mereka untuk menerima jenis bantuan lingkungan yang tepat.
Optimalisasi Pertumbuhan dan Hasil Jagung (Zea Mays L.) pada Tanah Ultisol melalui Aplikasi Pupuk Hijau Paitan (Tithonia Diversifolia) dan Pengaturan Jarak Tanam Zulfahmi Zulfahmi; Akhir Abadi Tanjung; Emmi Juwita Siregar; Mustopa Husein Lubis; Januardi Rosyidi Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk hijau paitan (Tithonia diversifolia) dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.) pada tanah Ultisol. Penelitian dilaksanakan di lokasi Perkebunan Percontohan Fakultas Pertanian Unand, Limau Manis, Padang pada September 2018 hingga Januari 2019. Riset menerapkan pola faktorial pola Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah dosis pupuk hijau paitan yang sejumlah atas 5 ton/ha, 10 ton/ha, 15 ton/ha, dan 20 ton/ha. Faktor kedua adalah jarak tanam yang terdiri atas 60 cm × 20 cm, 75 cm × 20 cm, dan 90 cm × 20 cm. Pengolahan data menggunakan uji F dan diteruskan dalam Duncan New Multiple Range Test (DNMRT) pada tingkat 5%. Riset menunjukkan dimana perlakuan dalam pemberian pupuk hijau paitan dan jarak tanam memiliki dampak nyata pada jumlah daun dan lebar daun tanaman jagung, oleh karena itu tidak berdampak nyata pada tinggi tanaman, panjang daun, dan panjang tongkol. Pemberian pupuk hijau paitan dosis 20 ton/ha menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung terbaik. Jarak tanam 75 cm × 20 cm menghasilkan pertumbuhan tanaman terbaik dibandingkan perlakuan lainnya. Kombinasi pemberian pupuk hijau paitan 20 ton/ha dengan jarak tanam 75 cm × 20 cm mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman jagung pada tanah Ultisol.