cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Pengaruh Film Edukatif terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun Putri Windari; Khusnul Khotimah; Mufaro’ah Mufaro’ah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40485

Abstract

Sebagai komponen penting dalam perkembangan bahasa mereka, materi pembelajaran yang menarik harus mendukung kemampuan anak-anak Indonesia untuk mengekspresikan diri dalam bahasa ibu mereka. Kartun membantu perkembangan bahasa dan pemahaman anak-anak dengan memadukan aspek visual dan auditori. Di zaman globalisasi ini, teknologi berkembang sangat pesat serta menjadi pendukung dalam beraktivitas. Seperti televisi, media elektronik yang hampir seluruh lapisan masyarakat punya. Salah satunya, film animasi yang digandrungi oleh anak-anak. Bagian dari kemampuan bahasa yang harus dimiliki oleh anak adalah kemampuan anak dalam menyimak dan berbicara. Begitu banyak cara yang dilakukan agar merangsang kemampuan bahasa anak berkembang, diantaranya dengan memanfaatkan video animasi sebagai media pembelajaran yang disesuaikan dengan tema pembelajaran yang sedang berlangsung.
Pemikiran Al-Ghazali tentang Integrasi Islam dan Sains Usvatun Khasanah; Agus Wahyu Triatmo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40486

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan modern telah memunculkan dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum dalam pendidikan Islam sehingga menghambat terbentuknya paradigma keilmuan yang holistik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Al-Ghazali tentang integrasi Islam dan sains serta relevansinya dalam mengatasi dikotomi ilmu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka melalui analisis karya-karya Al-Ghazali, seperti Ihya’ Ulum al-Din, Al-Munqidz min al-Dhalal, dan Mizan al-‘Amal, serta literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Ghazali memandang seluruh ilmu sebagai satu kesatuan yang berlandaskan tauhid. Melalui klasifikasi ilmu fardhu ‘ain dan fardhu kifayah, Al-Ghazali tidak memisahkan ilmu agama dari sains, melainkan menempatkan keduanya sesuai fungsi dan prioritasnya. Konsep ini relevan bagi pendidikan Islam kontemporer dalam membangun integrasi ilmu yang harmonis.
Pendidikan Karakter sebagai Upaya Mengelola Stres Emosional pada Peserta Didik Generasi Z Anisa Rahma Nastiti; Abdul Khobir; Chomsah Rachmawati; Selma Remanda Hanesti; Muhammad Nabih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40487

Abstract

Penelitian ini menganalisis fungsi pendidikan karakter dalam membekali Generasi Z dengan strategi untuk mengelola ketegangan emosional di era digital. Generasi ini, yang telah berkembang seiring dengan kemajuan teknologi yang pesat, sering menghadapi tuntutan akademis, tantangan sosial, dan paparan media sosial yang intens. Studi ini dilaksanakan melalui tinjauan literatur, meliputi pengkajian berbagai literatur terkait pendidikan karakter, kesejahteraan mental remaja, dan kemajuan teknologi. Temuan kajian mengindikasikan bahwa pendidikan karakter berkontribusi dalam menumbuhkan empati, disiplin diri, dan resiliensi emosional pada kaum muda. Dukungan dari keluarga, institusi pendidikan, dan komunitas juga memegang peranan penting dalam menjaga keseimbangan emosional remaja. Lebih lanjut, penggunaan teknologi secara bertanggung jawab sangat krusial untuk mengurangi dampak negatif seperti stres, kekhawatiran, dan keterasingan sosial. Oleh karena itu, implementasi pendidikan karakter yang komprehensif esensial untuk mendukung kesehatan mental Generasi Z.
Pengertian dan Jenis-Jenis Model serta Metode Pembelajaran PAI di MI Junnela Duwiyani; Ikrimah Rahmadani; Marlina Marlina; Tri Silawati Ningsih; Ali Iskandar Zulkarnain
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40488

Abstract

Penelitian ini ditujukan guna menelaah model dan metode pembelajaran Pendidikan agama Islam (PAI) pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada menaikkan efektivitas proses pembelajaran. Pendekatan yg digunakan ialah kualitatif menggunakan metode studi literatur, yaitu menggunakan menyelidiki sejumlah karya dan artikel ilmiah serta buku yang relevan. Temuan kajian membuktikan bahwa contoh pembelajaran seperti kontekstual, PAIKEM, masalah Based Learning, Inkuiri, dan Project Based Learning mampu membentuk pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, serta berorientasi pada peserta didik. sementara itu, metode pembelajaran mirip ceramah, diskusi, demonstrasi, tanya jawab, serta drill mempunyai peran penting pada memberikan materi secara efektif sesuai dengan ciri siswa. Kombinasi contoh serta metode pembelajaran yang tepat berpotensi mengoptimalkan pemahaman, motivasi, serta pembentukan sikap serta akhlak siswa dalam pembelajaran PAI. Kesimpulannya, keberhasilan pembelajaran PAI di MI sangat bergantung pada kemampuan pengajar pada memilih dan mengimplementasikan contoh dan metode pembelajaran yg sesuai.
Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) di Bank Sumut KCP Syariah Rantau Prapat Nurkholizah Nurkholizah; Jon Kenedi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40490

Abstract

Penelitian ini mengkaji teknik pemasaran yang digunakan oleh Bank Sumut KCP Syariah Rantauprapat untuk meningkatkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK). Penelitian ini muncul dari variabilitas tingkat DPK setiap tahunnya. Hal ini disebabkan oleh strategi pemasaran yang kurang memadai dan pemahaman masyarakat yang kurang terhadap produk dan layanan perbankan syariah. Di tengah persaingan yang semakin ketat antara bank syariah dan konvensional, inovasi dalam desain strategi pemasaran sangat penting untuk mempertahankan loyalitas nasabah dan meningkatkan tingkat DPK. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kuantitatif, dengan memanfaatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk pengumpulan data. Data primer diperoleh dengan berinteraksi langsung dengan manajemen dan staf Bank Sumut KCP Syariah Rantauprapat, sedangkan data sekunder bersumber dari laporan tahunan dan literatur terkait. Analisis SWOT (Strengths, Flaws, Opportunities, and Threats) merupakan metode yang digunakan dalam analisis data untuk menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang terkait dengan strategi pemasaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pemasaran masih belum optimal, terutama dalam hal promosi dan edukasi publik. Peningkatan edukasi dan sosialisasi sangat penting, karena banyak calon nasabah yang belum memahami perbedaan mendasar antara produk perbankan syariah dan perbankan konvensional. Pemasaran melalui media digital masih kurang efektif dan perlu diperluas untuk menjangkau basis nasabah yang lebih luas. Diharapkan Bank Sumut KCP Syariah Rantauprapat akan terus meningkatkan DPK dengan meningkatkan teknik pemasaran digital dan meningkatkan transparansi serta edukasi.
Tingkat Pengetahuan Penanganan Cedera Ringan Olahraga Pada Atlet Pencak Silat SMP N 1 Mandiraja Mufti Ikhda Salsabila; Yogi Ferdy Irawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40491

Abstract

Cedera ringan merupakan kejadian yang umum terjadi dalam olahraga beladiri pencak silat, namun penanganan yang tidak tepat dapat memperburuk kondisi dan menghambat proses pemulihan atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan penanganan cedera ringan olahraga pada atlet pencak silat SMP N 1 Mandiraja. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh atlet pencak silat SMP N 1 Mandiraja yang berjumlah 32 atlet, diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket/kuesioner pengetahuan penanganan cedera ringan yang terdiri atas 30 butir pernyataan valid, mencakup empat aspek: (1) pengetahuan tentang jenis dan gejala cedera ringan, (2) pengetahuan tentang prinsip penanganan RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation), (3) pengetahuan tentang pertolongan pertama cedera, dan (4) pengetahuan tentang kapan merujuk ke tenaga medis. Analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi dan persentase berdasarkan norma kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan penanganan cedera ringan atlet pencak silat SMP N 1 Mandiraja berada pada kategori cukup (53,13%), disusul kategori baik (25,00%), kurang (15,63%), sangat baik (3,13%), dan sangat kurang (3,13%). Dengan nilai rata-rata skor pengetahuan sebesar 65,28 dari skor maksimal 100. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan penanganan cedera ringan atlet pencak silat SMP N 1 Mandiraja secara umum masih perlu ditingkatkan, terutama pada aspek prinsip RICE dan pengetahuan kapan merujuk ke tenaga medis.
Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik Atlet Bola Basket dalam Menjalani Latihan Deni Rahman Marpaung; Muhammad Syahlan; Ronaldus Acuwnam; Sekundus Hamid
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40492

Abstract

Motivasi merupakan salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan atlet dalam menjalani program latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji motivasi intrinsik dan ekstrinsik atlet bola basket dalam menjalani latihan melalui pendekatan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis berbagai sumber pustaka berupa buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan dengan topik motivasi dalam olahraga. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik yang berasal dari dalam diri atlet, seperti keinginan untuk meningkatkan kemampuan, mencapai prestasi, dan memperoleh kepuasan pribadi, memiliki peran yang dominan dalam menjaga konsistensi latihan. Sementara itu, motivasi ekstrinsik yang berasal dari faktor luar, seperti dukungan pelatih, keluarga, teman satu tim, penghargaan, dan lingkungan latihan yang kondusif, berfungsi sebagai faktor pendukung yang memperkuat semangat atlet dalam berlatih. Kedua jenis motivasi tersebut saling melengkapi dan berkontribusi terhadap peningkatan performa serta keberhasilan atlet dalam mencapai prestasi. Oleh karena itu, pembinaan atlet bola basket perlu memperhatikan pengembangan motivasi intrinsik dan ekstrinsik secara seimbang guna mendukung proses latihan yang optimal.
Tinjauan Literatur tentang Penyimpangan Linguistik dalam Teks Ulasansiswa Cynthia Pepayosa Br Sitepu; Farida Hanum Batubara; Salsabila Safitri; Sintria Rogantina Lumbantobing; Syazwina Rahmi Anindya; Ayu Nadira Wulandari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai bentuk penyimpangan ahasatic dalam teks ulasan siswa, ahasa-faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan tersebut, serta hasil penelitian terdahulu yang membahas fenomena tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur (literature review). Data diperoleh melalui penelusuran dan analisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, artikel, dan hasil penelitian yang relevan dengan penyimpangan ahasatic dalam teks ulasan siswa. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, membandingkan, dan mensintesis temuan-temuan dari penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyimpangan ahasatic yang paling sering ditemukan dalam teks ulasan siswa meliputi kesalahan ejaan, morfologi, sintaksis, ahasat, dan pemilihan diksi. Bentuk kesalahan yang dominan berupa penggunaan tanda baca yang tidak tepat, kesalahan penulisan huruf kapital, penggunaan imbuhan yang tidak sesuai, penyusunan kalimat yang kurang efektif, serta pemilihan kata yang tidak sesuai dengan konteks. Faktor penyebab penyimpangan ahasatic terdiri atas ahasa internal, seperti rendahnya penguasaan kaidah kebahasaan dan keterbatasan kosakata, serta ahasa eksternal, seperti pengaruh ahasa daerah, media ahasa, dan kebiasaan penggunaan ahasa informal. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan kebahasaan siswa dalam menulis teks ulasan masih perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang lebih terarah dan berkelanjutan guna mendukung perkembangan literasi akademik siswa.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Minat Membaca Siswa di Era Digital Charles Butar–Butar Butar–Butar; Aisyah Frianti; Putri Syaidina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40522

Abstract

Minat membaca merupakan salah satu faktor krusial yang memengaruhi keberhasilan belajar siswa. Namun, di era digital, minat membaca siswa mengalami penurunan signifikan akibat pergeseran kebiasaan dan pola belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya minat membaca siswa di era digital serta dampaknya terhadap proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya minat membaca siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu tingginya intensitas penggunaan media sosial, dominasi konten hiburan digital, kurangnya dukungan lingkungan keluarga, rendahnya motivasi intrinsik siswa, serta keterbatasan program literasi yang inovatif di sekolah. Selain itu, kemudahan akses terhadap informasi instan membuat siswa cenderung enggan melakukan pembacaan secara mendalam (deep reading). Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan pemerintah untuk menciptakan budaya literasi yang positif melalui pemanfaatan teknologi secara bijak. Dengan demikian, minat membaca siswa dapat ditingkatkan demi mendukung kemampuan literasi dan keberhasilan belajar mereka.
Fenomena Bahasa Indonesia: Analisis Sosiolinguistik pada Kolom Komentar Instagram Lambe Turah Charles Butar – Butar; Azan Indah Syahfiah; Fahzira Putri Harahap; Mayang Lestari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40523

Abstract

Perkembangan media sosial menyebabkan terjadinya perubahan pola komunikasi masyarakat, khususnya dalam penggunaan bahasa di ruang digital. Instagram sebagai media sosial populer menjadi wadah munculnya berbagai variasi bahasa, seperti singkatan tidak baku, campur kode bahasa asing, bahasa gaul, dan kesalahan ejaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyimpangan bahasa serta menganalisis fenomena tersebut dari perspektif sosiolinguistik pada kolom komentar Instagram Lambe Turah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi komentar Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa singkatan tidak baku mendominasi penggunaan bahasa warganet karena faktor efisiensi komunikasi digital. Campur kode bahasa asing muncul akibat pengaruh globalisasi dan prestise sosial. Bahasa gaul digunakan sebagai identitas kelompok sosial serta pencipta keakraban dalam komunikasi daring. Sementara itu, kesalahan ejaan terjadi karena rendahnya perhatian terhadap kaidah PUEBI dan kebiasaan mengetik cepat di media sosial. Penelitian ini membuktikan bahwa media sosial berpengaruh terhadap perubahan perilaku berbahasa masyarakat, khususnya generasi muda di ruang digital.