cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,727 Documents
Penerapan Prisip-Prinsip Good Governance dalam Pengelolaan Alokasi Dana Desa Mirnawati Mirnawati; Sudarman Mersa; Wahyu Widodo; Sigit Setioko
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.976 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana penerapan akuntabilitas, transparansi, partisipasi, dan pengelolaan dana desa yang ada di Kampung Ngestirahayu Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah. faktor pendidikan Masyarakat di Kampung Ngestirahayu yang masih kurang, sehingga Masyarakat sulit untuk memahami segala aktifitas yang dilakukan oleh orang lain dalam Masyarakat, di Kampung Ngesti rahayu belum bisa mewujudkan Akuntabilitas Adminitrasinya Pelaporan Keuangan dalam Program Alokasi Dana Desa, sehingga menyebabkan rendahnya kepercayaan Masyarakat terhadap Kinerja Pemerintah Kampung. penyebab kurangnya Transparansi terhadap Alokasi Dana Desa di Kampung Ngestirahayu Adanya Kewenangan Pengelolaan Keuangan Desa Pemerintah Desa semakin terbuka (Transparan) dan Akuntabel terhadap Proses Pengelolaan Keuangan. Transparansi merupakan Menciptakan kepercayaan timbal-balik antara Pemerintah dan Masyarakat melalui Penyedian Informasi dan menjamin kemudahan didalam memperoleh Informasi. Partisipasi adalah Mendorong setiap Warga untuk mempergunakan Hak dalam menyampaikan pendapat dalam Proses Pengambilan Keputusan, yang menyangkut kepentingan Masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Partisipasi masyarakat diperlukan untuk mewujudkan pembangunan desa yang sesuai dengan kebutuhan kampung itu sendiri. Partisipasi masyarakat bukan hanya melibatkan masyarakat dalam pembuatan keputusan di setiap program pembangunan, namun masyarakat juga dilibatkan dalam mengidentifikasi masalah dan pontesi yang ada di masyarakat. Demikian juga halnya terkait dengan partisipasi masyarakat terhadap penggunaan dan pengelolaan dana desa, keterlibatan ini penting agar penggunaan dan pengelolaannya bisa lebih tepat sasaran dan manfaatnya akan lebih berguna dengan kepentingan riil dari masyarakat. Sampel pada penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa di Kampung Ngestirahayu Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah cukup baik untuk menerapkan prinsip dan aturan mengenai akuntabilitas. Namun, untuk prinsip transparansi, dan partisipasi dalam Pengelolaan Dana Desa masih belum maksimal dilaksanakan baik dari sisi pemerintah Kampung maupun dari sisi masyarakat.
Upaya Meningkatkan Perilaku Mencuci Tangan melalui Permainan Bermain Peran di RA Islam Terpadu Nurul Ilmi Anti Pebriani Syahpitri; Hotma Sari Harahap; Tiara Winanda; Zahra Yunita; Khadijah Khadijah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.281 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4260

Abstract

Mencuci tangan merupakan proses iatau mekanisme melepaskan kotoran dan debris dari kulit tangan dengan menggunakan sabun biasa dan air. Setia anak dapat melakukan kegiatan cuci tangan. Kegiatan ini sangat mudah dilakukan pada anak normal, berbeda dengan anak tunagrahita yang mempunyai hambatan pada kemampuan koordinasi jar jarinya. Dengan bermain puzzle maka anak akan terlatih berfikir secara kritis. Mainan berupa gambar terbagi dalam potongan-potongan yang beraneka bentuk, bahan, ukuran, dari tingkat mudah sampai ke tingkat yang lebih rumit. Puzzle memiliki gambar yang sangat bervariasi seperti kartun, mobil, buah-buahan dan sebagainya.
Literature Review: Pendorong dan Penghambat Keputusan Perempuan Mengungkap Kekerasan Sevi Rindana; Afnani Toyibah; Nur Eva Aristina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.211 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4262

Abstract

Lebih dari sepertiga perempuan tidak melaporkan atau mengungkap kejadian kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendorong dan penghambat keputusan perempuan untuk mengungkap kekerasan. Desain penelitian adalah Literature Review, data yang digunakan adalah data sekunder berasal dari 3 database yaitu Google scholar, DOAJ, dan PubMed dari tahun 2016-2020, dengan menggunakan kata kunci “keputusan perempuan mengungkap kejadian kekerasan” dan “women disclosure of violence”. Dalam 16 jurnal internasional, ditemukan faktor penghambat: mewajarkan kekerasan/perempuan merasa sebagai penyebab kekerasan, malu, takut, trauma, persepsi mengungkap kekerasan tidak akan membantu, kurangnya informasi pengungkapan kekerasan, lingkungan/reaksi sosial, keberadaan anak-anak/hamil, kerahasiaan/kepercayaan terhadap orang lain, status pekerjaan perempuan, pengalaman mendapat kekerasan, peran tenaga kesehatan atau profesional, dan usia perempuan saat pertama kali menikah, sedangkan faktor pendorong, antara lain: keparahan kekerasan, keberadaan anak/hamil, motivasi perempuan/berbagi pengalaman, perilaku pasangan yang terlalu mengontrol, pendidikan perempuan, usia perempuan, pasangan mengonsumsi alkohol, dan trauma. Keputusan perempuan mengungkap kekerasan dipengaruhi oleh faktor pendorong dan penghambat.
Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Serta Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Pegawai KPP Pratama Surabaya Wonocolo Langgeng Jatmiko; Pompong B. Setiadi; Sri Rahayu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.302 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4263

Abstract

Kinerja dalam organisasi menentukan berhasil atau tidaknya tujuan yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Pendidikan, pelatihan, pengembangan karir terhadap kinerja pegawai. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah kuisioner, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di KPP Pratama Surabaya Wonocolo 150 orang. Teknik yang digunakan penelitian ini regresi linear berganda dengan SPSS (Statitical Package for Sosial Sience). Hasil penelitian: Pendidikan, pelatihan, dan pengembangan karir secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai; Pendidikan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai artinya semakin tinggi tingkat pendidikan pegawai akan memberikan dampak positif dalam peningkatan kinerja pegawai; Pelatihan Kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan artinya semakin sering pekerja mendapat pelatihan semakin tinggi karyawan akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kinerja pegawai; pengembangan karir berpengaruh positif terhadap kinerja artinya pengembangan karir yang jelas dan baik akan meningkatkan kinerja pegawai..
Peningkatan Minat Belajar dengan Materi Kebudayaan Cina alam Belajar Bahasa Mandarin Ivana Ivana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.534 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4264

Abstract

Bahasa Mandarin merupakan bahasa asing yang susah bagi siswa – siswi di Indonesia dan sebagian besar pendidik hanya fokus dalam mengajarkan materi belajar, sehingga terjadi kejenuhan dan kebosanan dalam proses pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti apakah materi kebudayaan dapat meningkatkan minat belajar siswa – siswi sekolah Methodist Charles Wesley. Analisis data yang digunakan adalah analisis data Miles & Huberman. Adapun hasil penelitian ini adalah: (1) Pelajaran bahasa Mandarin cukup menarik, metode pembelajaran dari pendidik juga baik dan kreatif, namun materi belajar lebih terbatas. (2) Materi kebudayaan meningkatkan minat belajar siswa – siswi. Namun, materi kebudayaan memiliki tantangannya sendiri yaitu: pendidik harus menguasai materi tersebut dan tidak semua alat ataupun bahan ada di Indonesia.
Peranan Indonesia dalam Penyelesaian Sengketa Perdagangan Internasional Dedy Ardian Prasetyo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.092 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4265

Abstract

Pengkajian ini ditujukan untuk mengetahui Pernanan Indonesia Dalam Penyelesaian Sengketa Perdagangan Internasional. Hubungan sesama bangsa adalah suatu asas terdapatnya hubungan perdagangan tersebut. Hubungan antar bangsa dinamakan hubungan internasional, ialah korealsi individu antar negara dengan individual ataupun berkelompok, dilaksanakan dengan langsung ataupun tidak langsung serta bisa berbentuk persahabatan, perebutan, pertengkaran maupun perlawanan. Pada penjalanan sistem ekonomi bangsa serta global harusnya seluruh perihal yang memiliki kepentingan menjadi satu dengan bersamaan guna memberikan peningkatan kemakmuran penududuk pada bangsanya ataupun dengan global. Seluruh pelaku hukum ialah pada perihal tersebut bangsa haruslah taat pada kebijakan yang terdapat, kebijakan yang sudah tersedia tidaklah diperbolehkan untuk dilanggar. Penelitian ini memakai studi Pustaka Peneltian kepustakaan adalah pengkajian hukum normative yang dilakukan melalui studi Pustaka pada bahan pengkajian. Pemerolehan pendataan dilaksanakan melalui cara memahami pendataan yang ada pada buku ataupun rujukan, karya ilmiah, dokumentasi, serta kebijakan dan referensi-referensi yang lain. Untuk menelusuri pendataan dilaksanakan melalui rangkaian aktivitas semisal membaca, mengamati serta menelusi situs-situs. Setelah itu mengulas bahan kepustakaan yang berhubungan pada problematika yang dikaji.
Peningkatan Kompetensi Guru pada Pemrograman Robot Artificial Intelligence Artibo Dwijoko Purbohadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.614 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4266

Abstract

Siswa SMK perlu mengetahui materi pelajaran pemrograman robot. Ada berbagai jenis robot tergantung bentuk dan fungsinya. Dalam era industri 4.0 seperti sekarang ini, robot yang sesuai untuk siswa SMK adalah Robot Artificial Intelligence (AI) Artibo. Robot ini diproduksi oleh Cubroid dari Korea Selatan. Robot adalah objek pembelajaran yang menarik dalam rangka mempersiapkan keterampilan penting untuk masa depan. Meskipun mata pelajaran robot sudah masuk dalam kurikulum sekolah, namun robot AI belum banyak dikenal di Indonesia. Paper ini memaparkan sebuah program pengenalan Artibo AI Robot untuk sebuah SMK yang berada di kawasan yang sedang menuju aerotropolis. Setiap perubahan wilayah selalu menimbulkan berbagai dampak, salah satunya masalah ketenaga kerjaan. Di wilayah seperti ini kebutuhan tenaga kerja semakin meningkat, namun dengan kriteria seleksi yang makin tinggi. Dengan kata lain, mutu lulusan SMK pun harus meningkat dan sesuai kebutuhan industri. Kompetensi robot Artibo sangat cocok untuk menghadapi perkembangan kebutuhan tenaga kerja di wilayah yang sedang berkembang pesat. Kami memberikan pelatihan Robot AI Artibo bagi para guru sebagai upaya awal untuk meningkatkan mutu sekolah. Para peserta pelatihan menyatakan bahwa mereka mendapatkan wawasan baru tentang robot yang sangat penting untuk mempersiapkan siswa di area aerotropolis. Namun, untuk memasukkan materi Robot Artibo ke dalam kurikulum masih memerlukan kajian.
Diskusi dan Pembinaan Individu meningkatkan Kinerja Guru Petrus EY Ngilo Rato
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.324 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4267

Abstract

Pembelajaran yang berkualitas menuntut para guru untuk tampil terampil dalam menyajikan proses pembelajaran yang terjadi di kelas. Untuk tampil terampil dalam menyajikan proses pembelajaran di depan kelas guru harus terus belajar. Termasuk belajar menyiapkan proses pembelajaran dengan baik, belajar membuka pelajaran secara menarik. Belajar menggunakan berbagai metode secara bervariasi. Belajar membuat penilaian. Belajar menutup proses pembelajaran secara baik. Namun fakta yang ditemukan dalam kondisi riil di kelas, tampak bahwa banyak guru Bahasa Inggris perlu dibantu. Alasannya adalah para guru belum dapat membuka pembelajaran denga menarik untuk membuat siswa tertarik terlibat dalam proses pembelajaran, belum menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi. Masih melulu menggunakan metode tunggal yakni metode ceramah. Dan belum dapat melakukan penilaian secara autentik. Dan belum dapat menutup kegiatan pembelajaran secara tepat karena kurag cermat dalam mengelola waktu yang tersedia secara tepat. Hal ini terungkap dari data kinerja guru dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan sebagaimana disampaikan pada paragraf sebelumnya, selaku pengawas kami coba berusaha meningkatkan kinerja guru dalam penyajian proses pembelajaran dengan strategi diskusi untuk pembinaan individu. Strategi diskusi untuk pembinaan individu dipilih karena mempertimbangkan bahwa dalam diskusi pihak-pihak yang terlibat memiliki relasi setara atau kemitraan. Dengan relasi setara dan semangat kemitraan maka para pihak akan lebih nyaman bertukar pikiran dan berbagi pengalaman. Dengan saling bertukar pikiran dan berbagi pengalaman para guru akan lebih terbuka hatinya untuk menerima masukan dan berani pula untuk menyampaikan gagasan-gagasanya. Dengan menyampai pikiran, gagasan, dan refleksi pengalamannya para guru terbimbing untuk menggali potensi yang mereka miliki. Tentu diskusi berjalan efektif karena sudah disiapkan panduan pertanyaan untuk digali bersama-sama. Dengan cara itu relasi pembinaan menjadi semakin personal dan memungkinkan guru untuk dapat meningkatkan kinerjanya dalam menyejikan proses pembelajaran. Karena mereka menyadari ada potensi berkembang dalam dirinya. Hal ini terbaca dari data observasi kunjungan kelas yang menunjukkan adanya peningkatan. Di mana data observasi kunjungan kelas sebelum aksi penyelesaian masalah, 5 orang guru menunjukan predikat cukup. Sedangkan pada data observasi kunjungan kelas yang dilakukan setelah aksi penyelesaian masalah atau diskusi pembinaan individu menunjukkan bahwa ke 5 orang guru Bahasa Inggris tersebut sudah mendapat predikat baik bahkan ada yang mencapai predikat baik sekali. Sehinga dapat disimpulkan bahwa peningkatan kinerja guru dalam menyajikan proses pembelajaran dapat dilakukan dengan diskusi pembinaan individu. Hal inilah yang dapat kami berbagi sebagai pengalaman terbaik atau best practice kepada rekan-rekan seprofesi untuk boleh dijadikan rujukan dalam menolong guru-gurunya.
Implementasi Cash Manajemen System (CMS) Perbankan oleh Pejabat Perbendaharaan pada Satuan Kerja Pengelola APBN (Studi pada Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek) I Dewa Gede Sayang Adi Yadnya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.606 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4268

Abstract

Penelitian ini merupakan studi literatur tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan personel cash management system (CMS) bank yang melayani unit keuangan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan layanan CMS oleh Pejabat Perbendaharaan pada satuan kerja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data kualitatif, yang dibagi menjadi data primer dan data sekunder. Sumber data yang diperoleh melalui studi pustaka ialah sumber yang tersedia secara online dan offline, seperti jurnal ilmiah, buku, dan berita dari sumber terpercaya. Temuan penelitian menyimpulkan bahwa penerapan Cash Management System (CMS) meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara. Transaksi pembayaran satuan kerja dapat dilakukan oleh pejabat perbendaharaan dari mana saja sesuai dengan kewenangannya didukung dengan sistem pengamanan transaksi perbankan yang memadai. Penerapan cash management system (CMS) dapat membuat pengelolaan keuangan menjadi lebih efisien dari segi waktu, akses dan biaya.
Strategi Guru dalam Pencapaian Belajar Efektif pada Pembelajaran Fiqh di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Kabupaten Muaro Jambi Kaharuddin Kaharuddin; Nurhadi Prabowo; Zulfajri Zulfajri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.274 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4269

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang strategi, kendala dan upaya guru dalam pencapaian belajar efektif pada pembelajaran Fiqh di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Desa Bukit Baling. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru dalam pencapaian belajar efektif pada pembelajaran Fiqh di kelas V Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Desa Bukit Baling yakni perencanaan pembelajaran efektif, pelaksanaan pembelajaran efektif dan evaluasi pembelajaran efektif. Kendala guru dalam pencapaian belajar efektif pada pembelajaran fiqh di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Desa Bukit Baling keterbatasan sumber belajar, banyaknya pemberian tugas dan rendahnya disiplin siswa. Sedangangkan upaya guru mengatasi kendala guru dalam pencapaian belajar efektif pada pembelajaran fiqh di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda desa bukit baling mengadakan sumber belajar, meningkatkan motivasi belajar siswa dan meningkatkan disiplin belajar siswa.

Page 309 of 2473 | Total Record : 24727