JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,294 Documents
MODEL PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK SEKOLAH DASAR
Ramadhani, Yovinka Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i1.451
Penelitian itu dibuat oleh Afakhrul Masub Bakhtiar dan Paulina di SD 1 Lampah, Kedamean, Gresik, selanjutnya oleh Bahtiyar Heru Susanto dengan Jurnalnya yang berjudul Pengembangan Permainan Tradisional untuk Membentuk Karakter pada siswa di Sekolah Dasar. Yang keempat jurnal dengan judul Permainan Tradisional sebagai Kegiatan Ekstrakulikuler untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa yang dibuat oleh Marzoan & Hamidi, selanjutnya merupakan jurnal yang dibuat oleh Nurul latipah pada tahun 2018 dengan judul Peningkatkan Keterampilan Sosial melalui Permainan Tradisional dalam pembelajaran Tematik dan terakhir merupakan penelitian yang dilakukan oleh Purwanti handayani dengan jurnal nya yang berjudul Upaya Peningkatan Keterampilan Sosial Melalui Permainan Tradisional Congklak pada mata pelajaran IPS. Data-data penelitian ini dikumpulka noleh peneliti dengan observasi, studi dokumentasi, interview dan lain-lain. Dan semua hasil penelitian yang dicari oleh penulis menunjukan bahwa permainan tradisional dalam meningkatkan kemampuan sosial yang berupa teamwork (kerjasama), menumbuhkan sikap empati dan masih banyak lagi. Didalam tulisan ini mengungkapkan bahwa permainan tradisional bisa menjadi sarana untuk menumbuhkan keterampilan sosial yang tentunya penting bagi anak Sekolah Dasar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SERTA HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS 5 SD NEGERI MANGUNSARI 01
Marisa, Theresia Andira Santa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i1.453
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan penerapan dari model pembelajaran problem based learning (PBL) agar dapat mengetahui pengaruh model pembelajaran PBL terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Penelitian dilaksanakan di SDN Mangunsari 01, Salatiga dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan teknik tes untuk mengumpulkan data yang mengukur kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa dan teknik observasi untuk mengumpulkan data dari keterlaksanaan model pembelajaran PBL. Untuk memperkuat keakuratan data peneliti menjabarkan analisis data pada penelitian ini menggunakan deskriptif komparatif dan diskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan dari penelitian ini adalah data tentang kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar dengan menggunakan teknik tes serta data keterlaksanaan model pembelajaran PBL melalui teknik observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang terbukti pada penelitian yang telah dilaksanakan dengan hasil sebagai berikut, tingkat nilai pra siklus 47,25, siklus I dengan nilai kemampuan berpikir kritis 85,5, dengan hasil 7 siswa kritis sekali (17,5%), 33 siswa kritis ( 82,5%), lalu meningkat lagi siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 86,5.
PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENGHADAPI ERA GLOBALISASI
Safitri, Khanifatul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i1.456
Artikel ini ditulis menggunakan metode meta analisis. Jenis penelitian yang digunakan menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pendidikan karakter dilakukan di pembelajaran khususnya Sekolah Dasar. Melihat semakin majunya zaman banyak anak-anak yang kurang memiliki moral, sosial yang baik didalam kehidupan bermsyarkat. Pada saat ini pendidikan karakter sangat dibutuhkan untuk membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas unggul dengan menumbuhkan rasa sikap yang bertanggung jawab dalam menghadapi era globalisasi. Pendidikan karakter dapat mengoptimalkan perkembangan dimensi anak secara kogniti, fisik, social-emosional, kreativitas, dan spiritual. Pendidikan karakter bertujuan untuk membentuk dan membangun manusia Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mematuhi aturan hukum yang belaku, melaksanakan interaksi antar budaya, menerapkan nila-nilai luhur budaya bangsa, dan memantapkan landasan spiritual, moral, dan etika sebagai kebanggaan bangsa Indonesia.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) MATERI PELUANG KELAS XII MIA 2 SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2019/2020 DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 PEKANBARU
Hesti, Feri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i2.457
Penelitian ini membahas tentang aktivitas dan hasil belajar. Penilaian hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah nilai matematika peserta didik dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang sering tampak dalam proses pembelajaran matematika yaitu rendahnya aktivitas kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik. Rendahnya aktivitas kemampuan ini sangat berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) materi peluang kelas XII MIA 2 semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Refleksi digunakan sebagai dasar perbaikan perencanaan pada pertemuan berikutnya. Data penelitian diperoleh melalui lembar observasi dan tes hasil belajar setiap pertemuan pada siklus I dan siklus II. Data diperoleh secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Peningkatan aktivitas peserta didik dari kategori kurang pada siklus pertama menjadi kategori baik pada siklus kedua. Hasil belajar peserta didik yang tuntas pencapaian KKM pada siklus I hanya 14 orang peserta didik (45,16%), pada siklus II meningkat menjadi 28 orang peserta didik (90,32%). Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapkan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas XII MIA 2 pada materi peluang.
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN THINK PAIR SHARE DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS 5 DALAM PELAJARAN MATEMATIKA DASAR
Ayudya, Mutiara Sasy;
Rahayu, Theresia Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i1.458
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model problem based learning dan think pair share terhadap kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran matematika kelas V SD. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SD. Subjek pada penelitian ini yaitu SDN Sidorejo Lor 01 Salatiga sejumlah 40 siswa, 20 siswa di kelas A sebagai kelas eksperimen 1, dan 20 siswa kelas B sebagai kelas kontrol Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan Ho ditotak dan Ha diterima. Hal ini berdasarkan hasil analisis NGain menunjukkan peningkatan nilai setelah diberikan perlakuan PBL sebesar 0,67, sedangkan peningkatan nilai setelah diberikan perlakuan TPS sebesar 0,54. Berdasarkan dari semua hasil analsis dapat disimpulkan adanya perbedaan efektivitas yang signifikan dalam penelitian ini. Terbukti penerapan model pembelajara PBL memiliki tingkat efektivitas lebih tinggi jika dibandingkan dengan model pembelajaran TPS terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dalam pelajaran matematika.
DAMPAK KURIKULUM 2013 TERHADAP GURU DAN SISWA SD
Wiyogo, Andri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i1.459
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk membentuk manusia yang beradab. Pendidikan sangat penting bagi suatu bangsa agar pembangunan Nasional dapat berjalan dengan baik dan maksimal sesuai Pancasila dan UUD 1945. Komponen penting dari sistem pendidikan salah satunya adalah kurikulum, Pada dasarnya kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu yang memiliki fungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan di sekolah bagi pihak-pihak yang terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung, seperti pihak guru, kepala sekolah, pengawas, orangtua, masyarakat dan pihak siswa itu sendiri. ). Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang dicetuskan oleh Kementrian Pendidikan untuk pengganti Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kurikulum 2013 ini pengganti Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mana sudah diterapkan sejak 2006 lalu. Kurikulum berfungsi untuk memahami dan mengarahkan potensi dari seorang peserta didik agar dia dapat menggali terus potensinya dan memperbaiki kelemahannya. Sedangkan untuk peserta didik, kurikulum berfungsi untuk membantu mereka agar dapat memahami materi dan melaksanakan proses pembelajaran dengan mudah, sehingga target pembelajaran dapat tercapai. Tujuan utama kurikulum adalah untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat menjadi pribadi serta warga negara yang kreatif, inovatif, beriman, dan juga afektif ketika dia berada pada lingkungan masyarakat kelak. Selain itu, peserta didik juga diharapkan mendapatkan pengalaman baru yang bisa saja menjadi bekal di kehidupannya nanti.
EFEKTIVITAS NAPKIN FOLDING TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK SABBIHISMA 2 PADANG
Adriyani, Saskia;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i1.461
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui efektivitas napkin folding terhadap perkembangan motorik halus anak kelompk B di Taman Kanak-Kanak Sabbihisma 2 Padang. Objek pada penelitian ini melibatkan 19 orang anak dimana pada kelas eksperimen sebanyak 10 orang anak dan pada kelas kontrol sebanyak 9 orang anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam bentuk kuasi eksperimen dengan desain penelitiannya yaitu nonrandomized pretes-posttest control group design. Untuk menguji kualitas alat ukur yang digunakan, dilakukannya uji validasi isi oleh professional judgement dan untuk mengetahui reliabilitas menggunakan SPSS 16.0, teknik Alpha Cronbanch. Pada penelitian ini menggunakan statistik non-parametrik dengan uji hipotesisnya menggunakan uji Man-Whitney menggunakan aplikasi SPSS 16.0 dengan taraf signifikan sebesar 0.001. Hal ini menunjukkan bahwasanya napkin folding efektif digunakan untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak di taman kanak-kanak
EFEKTIVITAS PERMAINAN TEKA TEKI SILANG MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA
Mulfiani, Tri Nola;
Ismet, Syahrul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i1.462
Kemampuan membaca sangat penting dikuasai oleh anak, karena melalui kegiatan membaca anak akan memiliki pengetahuan dan wawasan yang semakin baik. Kegiatan membaca yang dikenalkan pada anak harus disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak yang berpusat pada kegiatan bermain. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan teka-teki silang modifikasi terhadap kemampuan membaca di Taman Kanak- kanak Budi Mulia, Kota Padang. Penelitian ini berjenis Quashi Eksperimen ( Eksperimen Semu). Teknik pengumpulan data berdasarkan instrumen yang menggunakan format checklist, untuk menguji kualitas intrumen digunakan untuk uji validasi ahli dan uji validasi kelompok kecil, serta melakukan reliabilitas mengunakan aplikasi SPSS 16.0. Pengujian hipotesis melalui teknik statistic T-test, taraf signifikansi sebesar 0,000 sehingga permainan teka-teki silang modifikasi efektif terhadap peningkatan kemampuan membaca anak di Taman Kanak-kanak Budi Mulia.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY SISWA KELAS VB SDN 015 GUNUNG BUNGSU
Tanjung, Ali Mahibba
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i1.463
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika tentang Bangun Ruang melalui Penerapan Model Pembelajaran Discovery Siswa Kelas Vb SD Negeri 015 Gunung Bungsu Kecamatan XIII Koto Kampar Tahun Pelajaran 2019/2020. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa dan ulangan harian. Data dikumpulkan dengan cara mengamati aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Data dianalisis dengan menggunakan teknis analisis deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan terhadap aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa pada tiap kali pertemuan. Hasil belajar siswa pada prasiklus memperoleh rata-rata 65,45 dengan persentase ketuntasan 31,82% dan secara klasikal siswa tidak tuntas. Pada Ulangan Harian (UH) siklus I, rata-rata hasil belajar siswa 70,68 dengan persentase ketuntasan 54,54% dan secara klasikal siswa juga tidak tuntas. Sedangkan Ulangan Harian (UH) siklus II rata-rata hasil belajar siswa 81,59 dengan persentase ketuntasan 100% dan secara klasikal siswa tuntas. Dengan demikian dengan Penerapan Model Pembelajaran Discovery dapat meningkatkan Hasil Belajar Matematika Tentang Volume Bangun Ruang, Siswa Kelas Vb SD Negeri 015 Gunung Bungsu Kecamatan XIII Koto Kampar Tahun Pelajaran 2019/2020.
UPAYA MENINGKATKAN DISIPLIN GURU DALAM KEHADIRAN MENGAJAR DI KELAS MELALUI PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT DI SMP NEGERI 6 DUMAI
Efendi, Andi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i1.464
Budaya sekolah merupakan hal yang positif yang harus dikembangkan, salah satunya adalah masalah kedisiplinan, termasuk disiplin para guru dalam kehadiran dikelas pada proses utamanya mengajar. Untuk meningkatkan disiplin para guru dapat diupayakan melalui bermacam-macam cara. Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini, dilakukan tindakan berupa penerapan Reward and Punishment untuk para guru di SMP Negeri 6 Dumai, Kota Dumai. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, dimana dari hasil penelitian dan analisa data, ternyata pada siklus kedua, kedisiplinan guru dalam kehadiran di kelas pada proses belajar mengajar meningkat dan memenuhi indikator yang telah ditetapkan sebesar 85%. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran di kelas pada kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan dengan penerapan Reward and Punishment kepada guru.