cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Dampak Pola Asuh Terhadap Kemandirian Anak Sekolah Dasar Putri, Fannia Sulistiani; Lestari, Triana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian pada anak sekolah dasar berhubungan dengan pola asuh orang tua. Akan tetapi, kenyataan yang terjadi pada kehidupan keluarga ialah keluarga yang tidak mengenal akan pengaruh dari pola asuh yang dipergunakan terhadap anak-anaknya. Bimbingan yang baik dan benar memerlukan durasi serta upaya untuk membuahkan hasil anak setelah dewasa. Banyak sekali jenis pola asuh orang tua yang tergolong menjadi pola asuh otoriter, otoritative, permisif, penelantar, positif/sehat, dan negative. Dengan banyak nya jenis pola asuh maka akan mengakibatkan dampak yang timbul atas pola asuh orang tua masing-masing. Tujuan penelitian yaitu melihat apa yang terjadi dengan pola asu yang berbeda terhadap anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitif yaitu pengisian kuesioner berbentuk google form yang telah dibagikan yang berisi pertanyaan mengenai jenis jenis pola asuh yang berdampak bagi kemandirian anak sekolah dasar.
Urgensi dan Implikasi Pedagogik Kritis pada Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0 Asdiniah, Euis Nur Amanah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah pendidikan yang bermutu pastinya selalu terdapat beberapa persoalan yang menjadi salah satu terhambatnya pendidikan di Indonesia. Sepertti persoalan guru yang akan semakin kompleks memasuki era Revolusi 4.0, dimana guru harus mempunyai kompetensi dalam menghadapi perkembangan teknologi. artikel ini akan mengkaji Pengetahuan Pedagogik pada Era Revolusi 4.0. Bagi seorang pendidik harus memiliki sebuah pemahaman tentang pembelajaran berbasis pedagogik kritis. Pemahaman tentang pedagogik kritis bertujuan agar anak di kemudian hari mampu memahami dan menjalani kehidupan dan kelak dapat menghidupi diri mereka sendiri, dapat hidup secara bermakna, dan juga dapat turut memuliakan kehidupan. Ketidakpahaman para pengajar dan pendidik tentang makna perubahan mendasar dalam mengajar, mendidik dan memanage pembelajaran, membuat mereka tetap bersikukuh pada praksis-praksis pendidikan yang dibangun berdasarkan prinsip-prinsip lama, prinsip yang tidak pernah diperbarui berdasarkan tuntutan baru yang muncul dalam masyarakat. Oleh karena itu pada artikel ini akan dibahas mengenai urgensi pedagogik kritis pada pendidikan di era revolusi industri 4.0.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading Composision (CIRC) Pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Kelas IV SDN 05 Pangkalan Koto Baru Fitria, Fitria; Rahmatina, Rahmatina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i1.1166

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Cooperative Integrated Reaing Composision untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas IV SDN 05 Pangkalan Koto Baru pada pembelajaran tematik terpadu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang tersistematis. Masing-masing Siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas sebagai observer, 20 peserta didik kelas IV SDN 05 Pangkalan koto baru dan peneliti sendiri sebagai praktisi,. Penelitian ini memperoleh hasil sebagai berikut: 1) Penilaian RPP mengalami peningkatan dengan persentase77% (C) saat pembelajaran siklus I pertemuan 1 meningkat dengan persentase 86% (B) di pertemuan dua dan lebih meningkat pada siklus dua menjadi 94% (SB). 2) pengamatan aktivitas guru meningkat yaitu dengan persentase 84% (B) di siklus I meningkat 92% siklus II. 3) pengamatan Aktivitas peserta didik meningkat dari 80% (B) di siklus I meningkat dengan persentase 92% (SB) di sikus II. Sedangkan hasil belajar peserta didik siklus I dengan nilai akhir 78 meningkat pada siklus II menjadi 84. Dapat disimpulkan bahwa pada penelitian dengan menerapkan model Cooperative Integrated Reading composision dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada tematik terpadu.
Urgensi Kreativitas Guru PAUD dalam Memfasilitasi Perkembangan Anak Zakiyyah, Nurul; Kuswanto, Kuswanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreativitas adalah proses untuk menciptakan sesuatu yang baru dari komponen yang sudah ada dengan memperbaharui komponen tersebut sehingga menghasilkan penemuan yang lebih efisien. Cara belajar yang menarik dan bervariatif dapat dihasilkan dari ide-ide yang dimiliki guru. Hal tersebut akan dapat muncul dan terealisasikan jika seorang guru memiliki kreativitas yang tinggi. Supaya aspek-aspek perkembangan anak dapat tercapai dengan optimal maka kreativitas sangat dibutuhkan untuk memfasilitasinya. Pembahasan ini diangkat agar seorang guru mengetahui bahwa kreativitas merupakan hal yang penting untuk dapat memfasilitasi perkembangan anak secara optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sedangkan pendekatan yang dilakukan bersifat deskriptif analisis dan studi literatur dari berbagai sumber.
Penerapan Kompetensi Pedagogik Guru dalam Penggunaan Media Pembelajaran di SD Negeri 2 Cisaat Iskandar, M. Fahmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertolak dari rumusan masalah yakni apakah guru SD Negeri 2 Cisaat sudah menerapkan kompetensi pedagogik yang dimiliki dalam penggunaan media pembelajarannya pada siswa SDN 2 Cisaat. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dan kuesioner. Data dikumpulkan dengan cara survei dengan cara membagikan kuesioner dengan cara memberi seperangkat pertanyaan tertulis kepada guru untuk dijawab, dapat diberikan secara langsung atau melalui pos atau internet. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa semua guru di SDN 2 Cisaat sudah menerapkan kemampuan pedagogik dalam penggunaan media pembelajaran di Sekolah.
Konsep Pendidikan Keluarga Menurut Ki Hadjar Dewantara Amaliyah, Sania
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ki Hadjar Dewantara memandang adanya konsepsi Tripusat Pendidikan yang memiliki peranan besar. Ki Hadjar Dewantara menempatkan pendidikan pertama yaitu dilingkungan keluarga. Terlihat jelas bahwa Ki Hadjar Dewantara sangat peduli dan memperhatikan. Namun di era sekarang ini, hakikat pendidikan kekeluargaan telah menurun, sehingga pendidikan keluarga yang seharusnya dijadikan pendidikan yang utama dan pertama telah berubah menjadi pendidikan yang tidak penting. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan konsep pendidikan dalam keluarga menurut Ki Hadjar Dewantara. Penulisan artikel ini menggunakan metode studi pustaka (library research) yang bersumber baik dari buku maupun jurnal-jurnal mengenai konsep pendidikan keluarga menurut Ki Hadjar Dewantara. Hasil penilitian ini dapat disimpulkan bahwa Pendidikan dalam keluarga merupakan pendidikan yang paling mendasar dari pendidikan anak selanjutnya. Pendidikan dalam keluarga tak terlepas dari peran orang tua. Peran orang tua tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik berupa makan, minum, pakaian, dan tempat tinggal tetapi tanggung jawab orang tua jauh lebih dari hal tersebut, orang tua harus membimbing, mengasuh daan memberi teladan yang baik bagi anak.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Tematik Terpadu dengan Menggunakan Model Student Facilitator And Explaining (SFE) di Kelas IV SD Negeri 50 Padang Tongga Kabupaten Agam Ana, Aa Putri; Reinita, Reinita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatkan hasil belajar peserta didik pada tematik terpadu menggunakan model Student Facilitator And Explaining (Sfe) Di Kelas IV SDN 50 Padang Tongga Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 50 Padang Tongga dengan subjek penelitian yaitu guru dan peserta didik kelas VII. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pada: 1) RPP siklus I diperoleh rata-rata 83,33% (baik) dan siklus II diperoleh rata-rata 94,44% (sangat baik) 2) Pelaksanaan pada aspek guru siklus I diperoleh rata-rata 81,25% (baik) dan pada siklus II diperoleh rata-rata 90,62% (sangat baik), sedangkan pelaksanaan pada aspek peserta didik diperoleh rata-rata 84,37 (baik) dan siklus II diperoleh rata-rata 93,75% (sangat baik). 3) Hasil belajar peserta didik pada siklus I diperoleh rata-rata 76,07 (cukup) dan pada siklus II diperoleh rata-rata 84,63 (baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Student Facilitator And Explaining (Sfe) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu.
Perkembangan Intelektual pada Usia Sekolah Dasar Putriana, Sania; Neviyarni, Neviyarni; Irdamurni, Irdamurni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas dan menganalisis perkembangan intelektual pada usia Sekolah Dasar. Seperti yang kita ketahui bahwa perkembangan adalah prosedur berkelanjutan yang diawali semenjak dalam kandungan sampai dewasa. Perkembangan intelektual berhubungan dengan kemampuan kognitif yang dimiliki individu, yaitu potensi dalam memecahkan masalah dan berfikir. Berdasarkan penelitian dengan kajian pustaka yang penulis lakukan, didapatkan hasil siswa sekolah dasar terdapat di bagian operasional konkrit ialah pada usia 7-11 tahun. Inilah yang merupakan suatu argumen mengapa seorang guru dan calon guru penting meninjau perkembangan intelektual siswa sekolah dasar. Manfaat dari penelian ini yaitu dengan pengetahuan guru tentang perkembangan intelektual siswa, dapat diprediksi beragam cara perkembangan siswa, baik itu di sekolah, di rumah maupun masyarakat, selain itu melalui pengetahuan itu bisa memberikan bantuan yang lebih tepat dan lebih baik terhadap anak. Karena perkembangan intelektual adalah bagian utama yang harus diperhatikan sebab perkembangan intelektual adalah landasan pemahaman siswa bagi perkembangan siswa selanjutnya.
Development of English Teaching Materials Based On Minangkabau Tradition in class X SMAN 1 Sungai Puar Ikhlimah, Ikhlimah; Miboy, Arif; Syahrul, Syahrul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to develop English language teaching materials based on Minangkabau tradition in class X of SMAN 1 Sungai Puar. This research design is R & D research, with ADDIE procedure. This research is the X grade students of SMAN 1 Sungai Puar in the 2018/2019 year. The researcher took sample of class X MIPA 1 as an experimental class. There are several instruments in this research, namely interviews, validation sheets, and tests. After that, the initial test and the final test is carried out in class X MIPA 1 as a sample. It was found that English teaching materials based on Minangkabau local wisdom was current teaching materials that never given before in this school. This teaching materials was practical, effective, and improve students' mastery of English.
Hubungan Pembelajaran Sains dan Keterlibatan Orang Tua terhadap Kemandirian Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Anakku Sayang Kecamatan X Koto Singkarak Nurbaiti, Nurbaiti; Yaswinda, Yaswinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh masih banyaknya anak-anak di Taman Kanak-Kanak Anakku Sayang yang masih memiliki tingkat kemandirian yang rendah. Oleh karena itu, peneliti ingin melakukan penelitian yang bertujuan meningkatkan kemandirian anak melalui pembelajaran sains dan keterlibatan orang tua. Karena kemandirian merupakan faktor penting dalam menentukan masa depan anak kelak. Berdasarkan Penelitian yang akan dilakukan maka tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1). Meningkatkan kemandirian anak usia dini (Y) melalui pembelajaran sains sederhana (X1) yang dilakukan disekolah. (2). Memunculkan kesadaran orang tua (X2) agar berpartisipasi dalam peningkatan kemandirian anak (Y) di rumah. (3). Mengetahui manfaat dari pembelajaran sains (X1) dan keterlibatan orang tua (X2) terhadap kemandirian anak (Y). Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode Pengujian Hipotesis Asosiatif. Hipotesis Asosiatif diuji dengan teknik korelasional. Hipotesis Asosiatif no. 1, dan 2 diuji dengan Korelasi Product Moment. Hipotesis no. 3 dengan korelasi ganda. Untuk memprediksi bagaimana pengaruh variabel independen (bebas) terhadap variabel dependen (terikat) maka dianalisis dengan regresi. Berdasarkan hasil instrument kemandirian anak dalam variabel keterlibatan orangtua tergambar bahwa diantara 30 orang terdapat 4 orang anak dengan persentase 33,33 % yang termasuk kategori kemandirian mulai 10, dan 1 orang anak dengan persentase 66,67 % . Sedangkan hasil instrument ke 2 dalam segi pembelajaran sains tergambar bahwa diantara 30 orang terdapat 4 orang anak dengan persentase 26,67 % yang termasuk kategori sering. Hasil instrument ke 3 dalam segi kemandirian anak tergambar bahwa diantara 30 orang terdapat 5 orang anak dengan persentase 26,67 % yang termasuk kategori selalu.

Page 733 of 2630 | Total Record : 26294