JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,294 Documents
Manajemen Penerimaan Peserta Didik Baru SD Negeri 01 Baringin Anam Kecamatan Baso
Chandra, Asnul;
Agustina, Yana;
Gistituati, Nurhizrah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah tentang sistem penerimaan peserta didik baru di SD Negeri 01 Baringin Anam yang hanya melakukan sistem seleksi administratif saja dan peserta didiknya berhasil lulus 100% dan melanjutkan pendidikan di SD Negeri 01 Baringin Anam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen penerimaan peserta didik baru di SD Negeri 01 Baringin Anam Kecamatan Baso. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis datanya adalah reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Teknik untuk mengecek keabsahan datanya adalah dengan teknik trianggulasi dan menggunakan bahan referensi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat dikemukakan bahwa pelaksanaan manajemen peserta didik di SD Negeri 01 Baringin Anam Kecamatan Baso adalah. 1. penerimaan peserta didik yang dilakukan dengan sistem seleksi administratif dengan prosedur penerimaannya adalah a. Membentuk panitia, b. rapat panitia penerimaan, c.sosialisasi kesekolah-sekolah, d. Pendaftaran peserta didik, e. seleksi, f. pengumuman calon peserta didik baru yang diterima, g. pendaftaran ulang bagi yang diterima.
Pengaruh Mental Anak Terhadap Terjadinya Peristiwa Bullying
Tobing, Jessica Angeline De Eloisa;
Triana Lestari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bullying merupakan perilaku agresif individu secara fisik ataupun verbal. Dampak bullying secara umum terhadap kesehatan mental korban yaitu ia mengalami trauma terhadap pelaku, depresi yang mengakibatkan penurunan konsentrasi, penurunan rasa tidak percaya diri, muncul keinginan membully sebagai bentuk balas dendam, phobia sosial dengan ciri takut dilihat atau diperhatikan di depan umum, gangguan kecemasan yang berlebihan, putus sekolah, dan bunuh diri. Selain itu, dampak bullying bagi kesehatan mental anak adalah korban merasa paling bersalah diantara yang lain sehingga korban bully cenderung sering menyendiri, kepercayaan diri korban menurun, semangat hidup berkurang sehingga mereka lebih suka murung dan cenderung tidak bergairah. Bagi sebagian orang emosi mereka semakin meningkat sehingga mereka cenderung dendam dan berniat melakukan apa yang telah mereka alami terhadap orang lain. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data
Karakteristik Perkembangan Siswa Sekolah Dasar : Sebuah Kajian Literatur
Hayati, Fitri;
Neviyarni, Neviyarni;
Irdamurni, Irdamurni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran di sekolah dasar memiliki perbedaan dengan proses pembelajaran pada level pendidikan lainnya. Pembelajaran di sekolah dasar mempertimbangkan aspek perkembangan siswa sekolah dasar yang terdiri dari aspek fisik, kognitif dan psiko sosial. Banyaknya pembelajaran yang tidak sesuai dengan karakteristik pembelajaran akan berdampak terhadap kualitas pembelajaran yang dikembangkan. Oleh sebab itu perlu adanya kajian mengenai karakteristik perkembangan siswa sekolah dasar. Tujuan penulisan ini adalah untuk memberikan infromasi mengenai perkembangan siswa sekolah dasar. Metodologi penulisan menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji 25 artikel terkait. Berdasarkan kajian yang telah dipaparkan bahwa ada jenis perkembangan siswa sekolah dasar yang perlu diketahui oleh guru yaitu perkembangan fisik, kognitif dan psikososial. Implementasi siswa sekolah dasar dilihat dari ketiga perkembangan tersebut melahirkan kebutuhan siswa berupa siswa sekolah dasar senang bermain, dasar senang bergerak, menyukai pekerjaan berkelompok, dan menyukai peragaan langsung. Kebutuhan inilah yang menjadi landasan guru sekolah dasar dalam mengembangkan pembelajaran agar dapat menciptakan pembelajaran yang berkualitas.
Perkembangan Emosi Anak Usia Sekolah Dasar
Marsari, Henni;
Neviyarni, Neviyarni;
Irdamurni, Irdamurni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan emosi siswa sekolah dasar penting untuk diketahui agar proses pembelajaran yang dilaksanakan disekolah dapat berjalan dengan baik. Maka perlunya informasi yang mengkaji perkembangan emosi siswa sekolah dasar. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji proses perkembangan emosi siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang mengkaji sebanyak 21 jurnal yang berhubungan dengan karakteristik perkembangan sosial siswa sekolah dasar. Hasil pengkajian tersebut dijadikan sebagai referensi untuk menemukan karakteristik perkembangan sosial siswa sekolah dasar. Perkembangan emosi merupakan suatu keadaan yang lebih kompleks dimana pikiran dan perasaan ditandai dalam bentuk perubahan bilogis yang muncul akibat dari prilaku individu baik berupa perasaan, nafsu maupun suasana mental yang tidak terkontrol. Karakteristik utama perkembangan emosi siswa sekolah dasar ditandai dengan siswa sudah memahami kaidah dan aturang yang berada dilingkungan. Ada empat faktor yang mempengaruhi perkembangan emosi siswa sekolah
Perkembangan Anak Usia Sekolah Dasar: Kajian Untuk Siswa Kelas Rendah
Oktavia, Linda Sari;
Neviyarni, Neviyarni;
Irdamurni, Irdamurni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Siswa kelas rendah merupakan siswa yang berada pada fase memulai proses pembelajaran formal. Pada fase ini sangat diperlukan pemahaman guru mengenai perkembangan kognitf siswa agar dapat mendesai pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan siswa. Oleh sebab itu tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji perkembangan kognitif siswa kelas rendah sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain studi literatur. Penelitian ini mengkaji sebanyak 20 jurnal yang berhubungan dengan perkembangan kognitif siswa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dengan proses analisis data menggunakan content analysis. Hasil temuan membuktikan bahwa setiap level kelas yang dialami oleh siswa mengalami perkembangan kognitif yang berbeda-bedaa. Pada siswa kelas 1 sudah mamasuki tingkat kognitf C1. Siswa kelas 2 memasuki tingkat kognitf C2 dan Siswa kelas 3 memasuki tingkat kognitf C3. Oleh sebab itu guru diharapkan untuk dapat mendesain pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan kognitif siswa kelas rendah sekolah dasar.
Ruang Lingkup Perkembangan Emosi Siswa Sekolah Dasar
Hairani, Sunita;
Neviyarni, Neviyarni;
Irdamurni, Irdamurni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan emosi siswa sekolah dasar perlu diketahui oleh guru agar dapat dikelolanya emosi siswa menuju yang lebih terarah. Oleh sebab itu perlunya pemahaman lebih kanjut mengenai perkembangan emosi siswa. Tujuan penulisan artikel ini adalah mengkaji ruang lingkup perkembangan emosi siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang mengkaji sebanyak 27 jurnal yang berhubungan dengan karakteristik perkembangan sosial siswa sekolah dasar. Hasil pengkajian tersebut dijadikan sebagai referensi untuk menemukan karakteristik perkembangan sosial siswa sekolah dasar. Siswa yang memiliki perkembangan emosi yang baik maka akan berdampak kepada kualitas pembelajaran yang dilaksanakan disekolah dasar. Hal ini dikarenakan perkembangan emosi dapat memperdalam dan memperluas wawasan siswa. Selain itu emosi juga dapat mempengaruhi keseimbangan tubuh siswa sehingga siswa menjadi aktif. Karakteristik perkembangan emosi siswa sekolah dasar adalah siswa sudah mampu memahami aturan dan nilai yang berdampak kepada diri sendiri dan lingkunganya. Dalam perkembangan emosi siswa, siswa akan mengeluarkan bentuk ekpresi emosi seperti rasa malu, rasa takut, rasa cemas, rasa khawatir, rasa duka, rasa sedih, rasa ingin tahu dan lain sebagainya yang merupakan bentuk pengkodean diri agar mudah dipahami.
Perkembangan Intelektual, Kreativitas dan Bakat Anak Usia Sekolah Dasar
Mairina, Vivi;
Neviyarni, Neviyarni;
Irdamurni, Irdamurni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan intelektual, kreativitas dan bakat pada anak usia sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis. Sampel terdiri dari 24 studi utama tentang perkembangan intelektual, kreativitas dan bakat anak usia sekolah dasar, yang diambil dari semua studi terkait. Hasil penelitian diambil dari jurnal terindeks yang diterbitkan pada periode 2012-2021. Pertanyaan kunci dalam penelitian ini adalah bagaimana mendeskripsikan perkembangan intelektual, kreativitas dan bakat pada anak usia sekolah dasar. Melalui metode tinjauan pustaka sistematis ditemukan adanya pengaruh proses pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan intelektual dan bakat anak usia sekolah dasar, sedangkan kreativitas anak usia sekolah dasar dapat berkembang melalui kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler di sekolah.
Sistem, Nilai, dan Norma dalam Pendidikan Dasar : Sebuah Kajian Literatur
Elwijaya, Fadiah;
Neviyarni, Neviyarni;
Irdamurni, Irdamurni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan merupakan suatu sistem. Sistem, nilai, dan norma merupakan dasar dalam pelaksanaan pendidikan yang baik untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Oleh sebab itu perlu adanya kajian mengenai sistem, nilai, dan norma dalam pendidikan dasar. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberikan infromasi mengenai sistem, nilai, dan norma dalam pendidikan dasar. Metode penulisan adalah kajian literatur yang diambil dari berbagai artikel nasional dan internasional terkait sistem, nilai, dan norma dalam pendidikan dasar. Berdasarkan kajian yang telah dipaparkan bahwa pemanfaatan komponen sistem terhadap nilai yaitu menjadi pedoman dalam bertindak dan bersikap, pengontrol tindakan dan sikap siswa, serta membrikan motivasi untuk siswa agar melakukan tindakan positif dan dinilai baik oleh lingkungan sekitar. Pemanfaatan komponen sistem terhadap norma yaitu dengan adanya norma kita dapat mengetahui sikap dan tindakan yang patut dilakukan dan tindakan yang tidak patut dilakukan oleh setiap komponen sistem.
Karakteristik Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar
Zulvira, Riri;
Neviyarni, Neviyarni;
Irdamurni, Irdamurni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran disekolah dasar memiliki perbedaan dengan proses pembelajaran yang dilaksanakan dengan level pendidikan lainnya. Proses pembelajaran disekolah dasar harus disesuaikan dengan tingkatan perkembangan siswa bahkan proses perkembangan siswa disekolah dasar pun memiliki perbedaan. Siswa sekolah dasar terbagi menjadi dua yaitu siswa kelas rendah dan siswa kelas tinggi. Banyak proses pembelajaran dikelas rendah yang disamakan pelaksanaanya dengan proses pembelajaran di kelas tinggi. Hal ini terjadi dikarenkan ketidaktahuan guru mengenai karakteristik perkembangan siswa kelas rendah sekolah dasar. Oleh sebab itu tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk memberikan informasi kepada guru sekolah dasar mengenai karakteristik siswa kelas rendah sekolah dasar.
Kompetensi Kewirausahaan Kepala Sekolah di Kecamatan Siak, Kabupaten Siak
Ayub, Daeng;
Achmad, Said Suhil
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kompetensi kewirausahaan kepala sekolah di Kecamatan Siak. Penelitian ini bersifat kuantitatif dilakukan dengan survey. Seluruh populasi ditetapkan sebagai sampel, yaitu 66 orang. Data dikumpulkan dengan angket. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Temuan penelitian adalah kompetensi kewirausahaan kepala sekolah Sangat Tinggi dengan nilai Mean 4,38, dan ini menunjukkan mereka telah mempunyai tindakan inovatif, bekerja keras, mempunyai motivasi yang baik dan pantang menyerah serta memiliki naluri kewirausahaan dalam memimpin sekolah. Kontribusi keseluruhan indikator terhadap variabel kompetensi kewirausahaan adalah 36,66 % dan ditafsirkan pada kategori sedang. Kontribusi yang paling tinggi adalah memiliki naluri kewirausahaan yaitu 58,90%, sementara itu, yang rendah adalah pantang menyerah yaitu 35,40%, dan indikator tindakan inovatif yaitu 18,40%. Kompetensi kewirausahaan kepala sekolah sangatlah diperlukan bagi diri kepala sekolah itu sendiri.