cover
Contact Name
Mia Audina
Contact Email
alribath@unmuhpnk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alribath@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
BULETIN AL-RIBAATH
ISSN : 25799495     EISSN : 14127156     DOI : -
Buletin Al-Ribaath merupakan jurnal hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yang dikelola LPPM UM Pontianak. Jurnal ini telah terdaftar dengan p-ISSN 1412-7156 dan e-ISSN 2579-9495.
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 2 (2022): Buletin Al-Ribaath" : 23 Documents clear
Pelatihan Self-Awareness Dengan Model Konseling Kelompok Sebagai Upaya Menurunkan Angka Perceraian Pada Pasangan Usia Muda Di Kecamatan Pontianak Barat Nur Kur'ani; Adela Septiani; Yusida Imran
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 2 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i2.4590

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu tingginya angka perceraian di Kecamatan Pontianak Barat. Solusi yang ditawarkan yaitu memberikan Pelatihan Self –Awareness Dengan Model Konseling Kelompok Sebagai Upaya Menurunkan Angka Perceraian Pada Pasangan Usia Muda Di Kecamatan Pontianak Barat. Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari kegiatan pelatihan sebelumnya. Adapun tujuan kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman tentang self-awareness pada pasangan suami istri usia muda di Kecamatan Pontianak Barat. Luaran dari PKM ini yaitu publikasi ilmiah dalam jurnal Al-Riba’ath Universitas Muhammadiyah  Pontianak dan meningkatnya pengetahuan pasangan usia muda yang ditandai dengan perubahan sikap para peserta setelah pelatihan selesai dilaksanakan serta pengayaan bahan ajar.
Pelatihan Communicative Functional Skills: English for Presentation Bagi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pontianak Ryani Yulian; Yuniarti Yuniarti
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 2 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i2.4912

Abstract

Kemampuan presentasi dalam Bahasa Inggris merupakan salah satu communicative functional skills yang penting dimiliki oleh mahasiswa. Di era kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) saat ini, banyak kegiatan internasional yang bisa di ikuti oleh mahasiswa. Namun pada kenyataannya, masih banyak mahasiswa yang belum memiliki kemampuan dasar untuk melakukan presentasi dalam Bahasa Inggris. Kemampuan komunikatif Bahasa Inggris akan sangat berguna bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan kognitif, mengasah kemampuan berpikir kritis, menambah rasa percaya diri, dan mengembangkan kemampuan adaptasi atau life-skills. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pelatihan English for presentation yang berlangsung selama 2 hari yaitu pada tanggal 3-4 Oktober 2022 di Universitas Muhammadiyah Pontianak. Pelatihan ini memberikan materi teoritis presentasi yang efektif dalam Bahasa Inggris dengan melatih interpersonal dan communicative skills dari mahasiswa, berbicara dengan aksen dan bahasa tubuh untuk menjadi pribadi yang percaya diri melalui metode simulasi dan experiential learning.
Pengenalan dan Pelatihan Program Microsoft Office Menggunakan Microsoft Word Bagi Mahasiswa Informatika Barry Ceasar Octariadi; Sucipto Sucipto; Fenni Supriadi
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 2 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i2.5237

Abstract

Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi di kemajuan saat ini bagi mahasiswa diperlukan guna meningkatkan kompetensi dalam mengerjakan serta pengolah kata berbasis komputerisasi agar efekti dan efisien. Bidang IT dapat dimanfaatkan dalam tugas sehari-hari seperti pembuatan laporan, presentasi dan sebagainya. Microsoft Office merupakan paket software buatan Microsoft Coorporation yang dirancang untuk memudahkan tugas perkantoran. Kegiatan Layanan Masyrakat (PKM) bertujuan untuk pengenalan dan pelatihan ini diharapkan memberikan wawasan mengenai kegunaan dari Microsoft Word agar dapat di manfaatkan untuk pembuatan tugas akhir maupun makalah kepada mahasiswa, seperti pembuatan daftar isi, penomoran halaman, Diharapkan mahasiswa baik dalam struktur penulisan, kerangka penulisan serta memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang ada di Microsoft word tersebut.
Penerapan Teknologi Sistem Informasi Geografis Pemetaan Jalan di Desa Limbung Rachmat Wahid Saleh Insani; Syarifah Putri Agustini Alkadrie; Eko Julianto
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 2 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i2.4567

Abstract

Desa Limbung terletak di wilayah Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Desa ini memiliki luas wilayah 5.251,06 ha dan telah mengalami beberapa kali pengembangan dan perubahan batas wilayah dari tahun ke tahun. Salah satu faktor yang menentukan masa depan dari suatu wilayah adalah ketersediaan infrastruktur sarana dan prasarana seperti sistem jaringan jalan. Sistem ini turut mempengaruhi perkembangan dan aksesibilitas wilayah. Aksesibilitas wilayah yang optimal akan meningkatkan interaksi masyarakat untuk pemerataan pembangunan. Pembangunan desa perlu menyertakan penyebaran informasi pembangunan kepada masyarakat untuk menanamkan jiwa kemandirian. Akses masyarakat terhadap informasi pengembangan desa memunculan kesenjangan informasi yang menyebabkan pembangunan yang dilaksanakan berjalan lambat dan berorientasi proyek. Sistem informasi geografis pemetaan jalan yang diusulkan, merupakan bentuk kegiatan program pengabdian kepada masyarakat untuk desa Limbung. Pelatihan yang berfokus pada pengenalan dan penggunaan sistem ini juga akan dilaksanakan dengan melibatkan para pejabat RT dan RW sebagai peserta kegiatan pelatihan. Kegiatan ini diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu dua bulan. Hasil luaran kegiatan akan berbentuk laporan akhir yang akan dipublikasikan ke jurnal ilmiah. Luaran lainnya adalah sistem informasi geografis yang memetakan jalan desa.
Edukasi Fenomena Kulminasi dan Dampaknya bagi Masyarakat Kota Pontianak Muhardi Muhardi; Zulfian Zulfian; Hasanuddin Hasanuddin; Joko Sampurno; Riza Adriat
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 2 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i2.4757

Abstract

Kota Pontianak merupakan salah satu daerah di Indonesia yang dilewati oleh garis khatulistiwa (ekuator). Sebagai konsekuensi dari letak geografis tersebut, Kota Pontianak akan mengalami peristiwa kulminasi sebanyak 2 kali dalam setahun, yaitu setiap tanggal 21 - 23 bulan Maret dan September. Pemerintah Kota Pontianak memanfaatkan fenomena ini dengan melaksanakan berbagai agenda rutin tahunan yang terkait dengan fenomena kulminasi, termasuk di dalamnya mengedukasi masyarakat tentang fenomena dan dampak kulminasi. Edukasi ini dilaksanakan oleh tim dari Jurusan Fisika, FMIPA Untan, bermitra dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak. Kegiatan edukasi dilakukan selama 2 hari, yaitu pada tanggal 21 dan 23 September 2022, di sekitar area Tugu Khatulistiwa dan melalui media massa (RRI Pro 1 Pontianak). Masyarakat yang berkunjung ke Tugu Khatulistiwa merupakan pelajar, mahasiswa, guru, pegawai instansi pemerintah, jurnalis, dan masyarakat umum. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dengan pelaksanaan kegiatan edukasi, sebagian besar masyarakat menyatakan memahami fenomena, penyebab dan kapan terjadinya kulminasi, serta mengetahui dampak kulminasi. Kegiatan edukasi juga dinilai terselenggara dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
Determinan Pendapatan Asli Daerah di Kalimantan (Studi Kasus: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Dan Kalimantan Selatan) Melinda Dwi Tiara Putri; Alwindi Santoso; Husni Aulia Tamma
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 2 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i2.4911

Abstract

Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan pendapatan daerah yang bersumber dari hasil pajak daerah (PD), hasil retribusi daerah (RD), hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain, PAD dapat digunakan dalam menggali pendanaan dalam pelaksanaan otonomi daerah sebagai perwujudan asas desentralisasi. Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah merupakan Provinsi yang menerapkan kebijakan desentralisasi fiscal dan otonomi daerah. Selaku daerah otonom, pemerintah daerah sudah pasti akan selalu berusaha dalam meningkatkan sektor-sektor yang berpotensi dalam meningkatkan pendapatan asli daerahnya. Menurut hasil dari analisis uji t-statistik yang sudah dilakukan dalam model, PD berpengaruh signifikan terhadap PAD karena nilai probabilitas t-statistik lebih rendah dari taraf signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa meningkatnya PD berpengaruh terhadap PAD setiap wilayah sebesar 3,1% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang ada pada potensi dan regulasi daerah masing-masing. Berdasarkan hasil analisis uji t-statistik didapat bahwa, RD berpengaruh signifikan terhadap PAD karena nilai probabilitas t-statistik lebih rendah daripada taraf signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa meningkatnya PD berpengaruh terhadap PAD setiap wilayah sebesar 1,12%.
Pelatihan Manajemen Perpustakaan Sekolah Pada SD Negeri 68 Pontianak Barat Asrul Abdullah; Fenni Supriadi
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 2 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i2.4958

Abstract

Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Bab IX pasal 35 menyatakan bahwa perpustakaan sekolah merupakan salah satu sumber belajar yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran. Manajemen dalam perpustakaan sekolah bukan sekedar menempatkan buku-buku di rak, akan tetapi lebih dari itu dan sangat kompleks, berkelanjutan dan selalu berubah. Manajemen merupakan sebuah proses yang memfokuskan pada kegiatan yang berjalan dari hari ke hari. Manajemen perpustakaan sekolah berhubungan dengan pengelolaan data buku dan penyimpanan buku perpustakaan di sekolah. permasalahan prioritas yang dihadapi mitra yang dalam hal ini adalah SD Negeri 68 Pontianak maka didapatkan solusi yakni perlu adanya pelatihan manajemen perpustakaan sekolah sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada peserta didik, guru dan tenaga kependidikan melalui perpustakaan. Metode yang diberikan adalah memberikan materi terkait konsep tentang manajemen perpustakaan melalui metode ceramah. memberikan pelatihan tentang pengelolaan manajemen perpustakaan melalui metode demonstrasi. Memberikan pelatihan terkait implementasi dan penerapan sistem informasi perpustakaan melalui metode demonstrasi. Dari 5 soal yang diberikan ada 3 peserta yang mampu menjawab dengan benar sebanyak 1 soal. Untuk peserta yang dapat menjawab dengan benar 2 soal ada sebanyak 3 orang dan 5 orang yang dapat menjawab benar 3 soal. Setelah mendapatkan pelatihan dan pengetahuan baik teori dan praktik, nilai rata-rata dari peserta dengan nilai rata – rata post-test mendapatkan 9,09.
Upaya Manajemen Stres dalam Menghadapi Masa Pandemi pada Tenaga Kesehatan di Puskesmas banjar Serasan Kota Pontianak Vidyastuti Vidyastuti; Rizki Fitlya
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 2 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i2.4916

Abstract

Tenaga kesehatan berperan penting dalam penanganan kasus terkonfirmasi Covid-19 dengan tuntutan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini menyebabkan beban kerja meningkat sehingga timbul beban baik fisik maupun mental. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai respon dari dalam tubuh seperti meningkatnya stress kerja. Oleh karena stres tidak bisa dihindarkan, maka organisasi perlu memperhatikan kesejahteraan pegawainya dengan menyediakan program yang dirancang untuk membantu menangani masalah stres kerja. Stress kerja yang berkelanjutan ini dapat menyebabkan gangguan jika tidak diantisipasi segera. Oleh karena itulah perlu upaya manajemen stress. Manejemen stres dilakukan sebagai upaya meningkatkan kinerja. Metode yang dilakukan dengan pemberian materi terkait manajemen stress yang terdiri informasi mengenai penyebab stress dan dampaknya serta strategi manajemen stress yang dapat dilakukan.sebagai upaya mengurangi stress di tempat kerja. Selanjutnya diberikan relaksasi melalui guided imagery menggunakan kekuatan pikiran dengan mengarahkan tubuh untuk menyembuhkan diri memelihara kesehatan melalui komunikasi dalam tubuh melibatkan semua indra (visual, setuhan, penciuman, penglihatan, dan pendengaran) sehingga terbentuk keseimbangan antara tubuh dan jiwa.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Sarana Sanitasi Rumah Tangga dalam Pengendalian Penyakit Diare di Desa Singa Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo Risnawati Tanjung; Jernita Sinaga; Helfi Nolia; Erba Kalto Manik
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 2 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i2.4712

Abstract

Kondisi lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap derajat kesehatan diantaranya adalah penyediaan air bersih, jamban keluarga, kondisi rumah dan kondisi lingkungan pemukiman. Sanitasi yang tidak memadai merupakan penyebab utama timbulnya penyakit. Upaya pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan sarana sanitasi rumah tangga memiliki dampak yang sangat positif pada kesehatan di lingkungan rumah tangga dan masyarakat. Pengabdian ini adalah kegiatan yang terdiri dari penyuluhan tentang jamban yang sehat di desa Singa Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya sanitasi di dalam rumah tangga. Pengabdian ini menggunakan metode ceramah penyuluhan, evaluasi kegiatan dilakukan dengan penilaian pengetahuan peserta dengan memberikan pre-post test. Dan diharapkan nantinya dari pengabdian ini masyarakat mampu mengidentifikasi dan memilih sarana sanitasi rumah tangga yang tepat untuk digunakan. Masyarakat diharapkan mampu mengidentifikasi ciri-ciri sanitasi yang tidak sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan bagian upaya untuk meningkatkan cakupan sarana sanitasi rumah tangga yang sehat. Berdasarkan hasil faktor lingkungan, perilaku dan kebersihan lingkungan tempat tinggal serta sanitasi dasar tempat tinggal terlihat 43% yang pengetahuan kurang, 40% sedang dan hanya 17% yang baik. Sesudah diberikan edukasi terlihat peningkatan menjadi 90% kategori baik sedangkan hanya 10% yang kategorinya sedang sementara tidak ditemukan lagi pengetahuan yang kurang. Sanitasi dasar tempat tinggal terlihat 67% baik sedangkan 33% sikapnya sedang. Sesudah diberikan edukasi terdapat peningkatan yaitu untuk sikap yang baik sebesar 88% sedangkan yang sedang sebesar 12%. Untuk Keterampilan sebelum diberikan demontrasi terlihat 70% yang kurang dan hanya 30% yang baik sedangkan setelah diberikan demonstrasi terlihat peningkatan menjadi 87% yang baik sedangkan yang kurang hanya 13%. Ketercapaian target materi yang telah direncanakan dapat dikatakan baik bila mencapai lebih dari 75%, sedangkan yang didapatkan adalah 90%. Untuk mengetahui keterampilan peserta dalam pemeriksaan air dikatakan berhasil bila 80% sedangkan hasil yang didapatkan adalah 87%.
GERAKAN PEDULI STUNTING “PENTING” MELALUI EDUKASI PADA MASYARAKAT DI PULAU LEMUKUTAN Masmuri Masmuri; Dwin Seprian; Diena Juliana; Lintang Sari; Wulida Litaqia
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 2 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i2.4854

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti Indonesia dengan prevalensi yang cukup tinggi dan memerlukan penangangan pencegahan segera. Upaya dalam pencegahan stunting adalah guna memberikan perubahan perilaku masyarakat melalui program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang semuanya berupaya untuk melakukan intervensi dalam perubahan perilaku positif terkait dengan pengetahuan ibu tentang asupan gizi selama hamil, melahirkan dan anak sebelum usia 2 tahun. Berkaitan dengan fenomena stunting, terdapat intervensi yang dapat dilakukan khususnya untuk meningkatkan yaitu dengan gerakan peduli stunting “Penting”. Strategi ini dapat digunakan untuk membantu pencegahan stunting di Desa Pulau Lemukutan.

Page 2 of 3 | Total Record : 23