cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 1,393 Documents
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Kadek Dwi Adnyana .; Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd. .; Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2371

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi dan hasil belajar berguling senam lantai melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.F SMA Negeri 1 Dawan tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.F SMA Negeri 1 Dawan, berjumlah 29 orang dengan rincian 18 orang putra dan 11 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I motivasi belajar berguling senam lantai secara klasikal sebesar 12,65 (tinggi), dan pada siklus II sebesar 15,1 (sangat tinggi). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 2,41. Persentase hasil belajar berguling senam lantai secara klasikal pada siklus I sebesar 65,5% (cukup), dan pada siklus II sebesar 86,2% (sangat baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 20,7%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa motivasi dan hasil belajar berguling senam lantai meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.F SMA Negeri 1 Dawan tahun pelajaran 2012/2013.Kata Kunci : NHT, motivasi, hasil belajar, berguling senam lantai. This study aimed to enhance motivation and studying result gets to roll floor gymnastic via learnings model implement cooperative NHT type on student in class X.F SMA Negeri 1 Dawan school year 2012 / 2013. This research is observational action braze that executed deep two cycles, one that consisting of action plan, action performing, observation or evaluation and reflection. Subjek is research is student in class X.F SMA Negeri 1 Dawan, total 29 person with details of 18 sons and 11 daughters. dianalisis's data utilizes analisis descriptive statistic. analisis's result data on motivations i. cycle study to get floor gymnastic rolling klasikal's ala as big as 12,65 (high), and on cycle II. as big as 15,1 (highly). Of i. cycle goes to cycle II. experience step-up as big as 2,41. Learned yielding percentage gets floor gymnastic rolling klasikal's ala on i. cycle as big as 65,5% (adequately), and on cycle II. as big as 86,2% (very good). Of i. cycle goes to cycle II. experience step-up as big as 20,7%. Base analisis's result data and study is concluded that motivation and studying result gets to roll floor gymnastic worked up via learnings model implement cooperative NHT type on student in class X.F SMA Negeri 1 Dawan school year 2012 / 2013.keyword : NHT, motivation, learned result, get floors gymnastic rolling.
PENERAPAN KOOPERATIF GI MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING BOLA VOLI I Komang Debi Purnomo .; Prof. Dr. I Wayan Rai, MS .; dr. Putu Adi Saputra, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2372

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli (passing atas dan passing bawah) melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sukasada. Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas. Hasil analisis data yang diperoleh adalah untuk presentase aktivitas belajar teknik dasar passing bola voli pada observasi awal siswa yang aktif sebanyak 7 siswa (33,2%) pada siklus I 10 siswa (47,61%) kemudian pada siklus II menjadi 21 siswa (100%) (sudah aktif). Sehingga aktivitas belajar meningkat dari observasi awal sampai siklus II. Sedangkan presentase hasil belajar passing bola voli pada observasi awal hanya 2 siswa (9,52%) yang tuntas, pada siklus I siswa yang tuntas 10 siswa (47,61%), kemudian pada siklus II siswa yang tuntas 21 siswa (100%). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Diasarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe GI, karena sudah terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : kooperatif tipe GI, aktivitas belajar, hasil belajar, teknik dasar passing bola voli. This research aims to improve the activity and result of learning a basic techniques of ball passing in volleyball (up passing and under passing) that aplied through a method of cooperative group learning investigation (GI) in SMA Negeri 1 Sukasada grade X.1. This is classified as action research. The result of this analysis is the percentage of the activity in basic techniquesof volleyball passing on an observations of active students were 7 students (33,2%), in l cycle were 10 students (47,61%) and then in the second cycle were already active 21 students 21 students (100%). So it shown the learning activity increased from the beginning to the second cycle observations. While the percentage of learning outcomes passing volleyball on preliminary observations only 2 students (9,52%) were completed, the students who complete the first cycle were 10 students (47,61%) and then in the second cycle, 21 students (100%) were completed. Based on that data analysis and discussion, it can be concluded that the activityas well as outcomes of students class GI X.1 SMA Negeri 1 Sukasada (2013/2014) increased furthermore through the implementation of cooperative learning model GI type. It is suggested to penjasorkes teacher to use cooperative models GI, because it has proven effective for improving the activity and student learning outcomes. keyword : cooperative tipe GI, learning activities, learning outcomes, the basic techniques of passing volleyball.
PENERAPAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LEMPAR LEMBING Ni Wayan Murni Nilasari .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar lempar lembing melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas XI IPB SMA Negeri 1 Kubutambahan.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPB SMA Negeri 1 Kubutambahan berjumlah 27 orang, terdiri dari 14 orang putra dan 13 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan aktivitas belajar teknik dasar lempar lembing pada observasi awal 4,51 (kurang aktif) setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat sebesar 2,03 menjadi 6,54 (cukup aktif) dan mengalami peningkatan sebesar 2,2 menjadi 8,74 (aktif) pada siklus II. Sedangkan ketuntasan hasil belajar teknik dasar lempar lembing dari observasi awal sebesar 29,63% (sangat kurang baik) setelah diberikan tindakan pada siklus I hasil belajar meningkat sebesar 44,45% menjadi 74,08% (cukup baik) dan meningkat sebesar 22,22% menjadi 96,30 (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa teknik dasar lempar lembing meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas XI IPB SMA Negeri 1 Kubutambahan tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : Kata-kata Kunci: Kooperatif NHT, aktivitas, hasil belajar, lempar lembing. This study aims to improve the activity and learning basic techniques javelin through the implementation of cooperative learning model NHT in class XI student of SMA Negeri 1 Bogor Agricultural Kubutambahan.Penelitian this is that the teacher action research as a researcher. Conducted in two cycles consisting of stages of planning, action, observation / evaluation and reflection. Subjects were students of class XI IPB SMAN 1 Kubutambahan numbered 27, consisting of 14 sons and 13 daughters. Data were analyzed using descriptive statistics. Based on the results of this study, the activity of learning the basic techniques of throwing the javelin at the initial observation 4.51 (less active) after a given action in the first cycle of learning activity increased by 2.03 becomes 6.54 (quite active) and an increase of 2.2 to 8.74 (active) in the second cycle. While results completeness learn the basic techniques of observation beginning javelin at 29.63% (very poor) after a given action in the first cycle of learning outcomes increased by 44.45% to 74.08% (pretty good) and increased by 22.22 % to 96.30 (very good) in the second cycle. Based on the analysis of data and discussion concluded that the activities and outcomes of student learning basic techniques javelin increased through the implementation of cooperative learning model NHT in class XI student of SMA Negeri 1 Bogor Agricultural Kubutambahan academic year 2013/2014. Penjasorkes recommended to teachers using cooperative learning model NHT, as proven effective for improving the activity and learning outcomes.keyword : Key words: Cooperative NHT , activities , learning outcomes , javelin
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI I Wayan Agus Adi Gunawan .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran quantum pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 4 Baturiti.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 4 Baturiti berjumlah 25, terdiri dari 12 siswa putra dan 13 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar teknik dasar passing bola voli pada observasi awal 5,22 (kurang aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 6,14 (cukup aktif) dan 8,55 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar teknik dasar passing bola voli dari observasi awal sebesar 0% (sangat kurang), pada siklus I 96% (cukup baik) dan 100% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa teknik dasar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran quantum pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 4 Baturiti tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Quantum, aktivitas, hasil, bola voli. This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of volleyball passing through the implementation of the quantum model of learning in class VIII A 4 Baturiti.Penelitian Junior High School is the teachers' action research as a researcher . Conducted in two cycles consisting of stages of planning , action , observation / evaluation and reflection . Subjects were eighth grade students of SMP Negeri 4 Baturiti A numbered 25 , consisting of 12 boys and 13 female student . Data were analyzed using descriptive statistics . Based on the results of data analysis techniques for learning activities on the basis of passing a volleyball preliminary observations 5.22 ( less active ) , and the first cycle increased to 6.14 ( moderately active ) and 8.55 ( active ) in the second cycle . While the percentage of passing learned the basic techniques of volleyball preliminary observations at 0 % ( very less ) , in the first cycle 96 % ( pretty good ) and 100 % ( very good ) in the second cycle . Based on the analysis of data and discussion is concluded that the activity and the learning outcomes of students passing the basic techniques of volleyball improved through the implementation of quantum learning model in the eighth grade students of SMP Negeri 4 Baturiti A school year 2013/2014 .keyword : Quantum , activities , learning outcomes , volleyball
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SERVICE BULU TANGKIS I Gusti Ngurah Dwipayana Putra .; Prof. Dr. I Wayan Rai, MS .; dr. Made Suadnyani Pasek, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar service bulu tangkis melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 1 Ubud tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dimana guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian siswa kelas VIII F SMP Negeri 1 Ubud, berjumlah 32 orang dengan rincian 21 orang putra dan 11 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar service bulu tangkis secara klasikal 5.56 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat 1,5 menjadi 7,09 (aktif) dan meningkat 1,53 menjadi 8,62 (aktif) pada siklus II. Analisis data ketuntasan hasil belajar service bulu tangkis pada observasi awal 28,1% (sangat kurang baik), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat 40,65% menjadi 68,75% (cukup baik), dan meningkat 25% menjadi 93,75% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar service bulu tangkis meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 1 Ubud tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe GI karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Pembelajaran GI, aktivitas, hasil belajar, service bulu tangkis. This study is aimed at improving students’ activity and learning achievement of badminton service through the implementation of cooperative learning model, GI type for the eighth grade students of SMP Negeri 1 Ubud in academic year 2013/2014. This research is a classroom action research which was conducted in two cycles. The subject of this research was 32 student of VIII F class of SMP Negeri 1 Ubud, 11 female and 21 male. The data were analyzed using statistic descriptive method. Based on the analysis done by the researcher, the learning activity of basic skill in badminton service at the first preliminary observation was 5.56, in which it was increased 1.5% in the cycle I become 7.09 and increased 1.53% in the cycles II become 8.62. The data analysis of the badminton service study result in preliminary observation was 28.1 % in which it was increased from 40,65% to 68,75% in the cycle I, and it was increased from 25% to 93.75% in cycle II. Based on the data analysis and the discussion, it could be concluded that learning activity and learning achievement of basic skill badminton service was increased through the implementation of cooperative learning model, GI type for the VIII F students of SMP Negeri 1 Ubud in the academic year 2013/2014. It is suggested to the physical exercise teacher to implement cooperative learning model, GI type sincet it could improve the students’ activity and learning achievement.keyword : GI Learning, activities, learning outcome, service Badminton.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH I Putu Suardika .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; I Ketut Semarayasa, S.Pd., M.Or. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar lompat jauh melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VIII.i SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII.i SMP Negeri 3 Singaraja berjumlah 23, terdiri dari 11 siswa putra dan 12 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas lompat jauh pada observasi awal secara klasikal sebesar 6,3 (kurang aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 7,5 (cukup aktif) dan 8,5 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil lompat jauh pada observasi awal secara klasikal sebesar 30,43% (sangat kurang), pada siklus I 69,57%% (cukup baik) dan 91,30% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil teknik dasar lompat jauh siswa meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VIII.i SMP Negeri 3 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014. Untuk itu disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT untuk meningkatkan aktivitas dan hasil lompat jauhKata Kunci : Kooperatif TGT, aktivitas, hasil belajar, lompat jauh. This study aims to improve the activity and results of learning basic techniques long jump through the implementation of cooperative learning model TGT on VIII.i grade students of SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2013/2014 . This research is a classroom action research is the teacher as researcher . Conducted in two cycles consisting of stages of planning , action , observation / evaluation and reflection . Subjects were VIII.i grade students of SMP Negeri 3 Singaraja numbered 23 , consisting of 11 boys and 12 female student . Data were analyzed using descriptive statistics . Based on the analysis of data for the activity of the long jump at the beginning of the classical observation of 6.3 ( less active ) , and the first cycle increased to 7.5 ( moderately active ) and 8.5 ( active ) in the second cycle . While the percentage of the long jump at the beginning of the classical observation by 30.43 % ( very less ) , 69,57% in the first cycle ( pretty good ) and 91.30 % (excellent ) on the second cycle . Based on the analysis of data it can be concluded that the activity and the results of the basic techniques of the long jump increased student through the application of cooperative learning model TGT on VIII.i grade students of SMP Negeri 3 Singaraja Academic Year 2013/2014 . It is recommended to teachers Penjasorkes to use TGT cooperative learning model to enhance the activity and the results of the long jump.keyword : Cooperative TGT, activities , learning outcomes , long jump
IMPLEMENTASI KOOPERATIF TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING CONTROL SEPAKBOLA Imam Hidayat .; I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd. .; I Made Satyawan, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2377

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X.IPA 7 SMA Negeri 1 Semarapura tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa X.IPA 7 SMA Negeri 1 Semarapura, berjumlah 36 orang dengan rincian 12 orang putra dan 24 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar passing control sepak bola secara klasikal sebesar 6.6 (cukup aktif), dan pada siklus II sebesar 8.58 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1.98. Persentase hasil belajar passing control sepak bola secara klasikal pada siklus I sebesar 78.12% (cukup baik) dan pada siklus II sebesar 87.36% (baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 9.24%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing control sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X.IPA 7 SMA Negeri 1 Semarapura tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing control sepak bola pada siswa.Kata Kunci : TGT, aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola This study aims to improve the activity and learning outcomes football passing control through the implementation of cooperative learning model X.IPA TGT in grade 7 SMA Negeri 1 Semarapura academic year 2013/2014 . This research is a classroom action research was conducted in two cycles , consisting of an action plan , action, observation or evaluation and reflection . The subjects were students of SMA Negeri 1 X.IPA 7 Semarapura , totaling 36 people with the details of 12 sons and 24 daughters . Data were analyzed using descriptive statistical analysis . Results of data analysis in the first cycle learning activity passing football in the classical control of 6.6 ( quite active ) , and the second cycle of 8:58 ( active ) . From the first cycle to the second cycle increased by 1.98 . Percentage of passing control study in classical football in the first cycle of 78.12 % ( pretty good ) and the second cycle of 87.36 % ( excellent ) . From the first cycle to the second cycle increased by 9:24 % . Based on the analysis of data and discussion is concluded that the activity and learning outcomes football passing control increased through the implementation of cooperative learning model X.IPA TGT in grade 7 SMA Negeri 1 Semarapura academic year 2013/2014 . Penjasorkes recommended to teachers to implement cooperative learning model TGT as it can increase activity and learning outcomes football passing control to the students .keyword : TGT, activities and learning outcomes football passing control
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LARI SPRINT Ni Luh Puspita Sari .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; dr. Made Suadnyani Pasek, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2378

Abstract

Jenis penelitian yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Kintamani, merupakan penelitian tindakan kelas yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar lari sprint melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 kintamani tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Kintamani, berjumlah 30 orang dengan rincian 16 siswa putri dan 14 siswa putra. Data penelitian dianalisis memakai analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa aktivitas belajar teknik dasar lari sprint pada observasi awal 6,2 meningkat sebesar 0,6 dari siklus I menjadi 6,8 dan terjadi peningkatan sebesar 2,7 pada siklus II menjadi 8,8. Rata-rata aktivitas belajar teknik dasar lari sprint telah mencapai 8,87 dengan kategori aktif. Sedangkan ketuntasan hasil belajar teknik dasar lari sprint pada observasi awal 23,3% meningkat sebesar 6,7% pada siklus I menjadi 30% dan terjadi peningkatan sebesar 60% menjadi 90% pada siklus II. Rata-rata persentase tingkat hasil belajar teknik dasar lari sprint telah mencapai 83,45% dengan kategori baik.Dari hasil analisis data dan pembahasan menyimpulkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar lari sprint meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Kintamani tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru Penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : kooperatif, NHT, aktivitas dan hasil belajar, lari sprint This type of research conducted at SMP Negeri 2 kintamani, is a class action which has the aim to increase the activity and results of learning the basic techniques of sprint run through the implementation of cooperative learning model NHT class VIII C student of SMP Negeri 2 Kintamani academic year 2013/2014. Classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were students of class VIII C SMP Negeri 2 Kintamani, totaling 30 people with the details of 16 female students and 14 male students. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the findings that the activity of learning the basic techniques of sprint run on increased 6.2 preliminary observations from the first cycle of 0.6 to 6.8 and an increase of 2.7 to 8.8 in the second cycle. The average activity of learning the basic techniques of sprint run has reached 8.87 with the active category. While mastery of learning outcomes sprint run on preliminary observations 23.3% increased by 6.7% in the first cycle to 30% and an increase of 60% to 90% in the second cycle. The average percentage rate of learning the basic techniques of sprint run has reached 83.45% in active categories. From the analysis of data and discussion of the activities and results concluded learned the basic techniques of run sprint up through the implementation of cooperative learning model NHT C class VIII student of SMP Negeri 2 Kintamani academic year 2013/2014. Penjasorkes recommended to teachers to use cooperative learning model NHT on learning because it can increase activity and learning outcomes.keyword : cooperative, NHT, activities and learning outcomes, sprint run
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TPS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET Gede Ermawan .; Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd. .; dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola basket melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share pada siswa kelas VIII D SMP Negeri 7 Singaraja. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 7 Singaraja berjumlah 21, terdiri dari 10 orang putra dan 11 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar passing bola basket pada observasi awal 5,42 (cukup aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 6,14 (cukup aktif) dan 8,5 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar passing bola basket dari observasi awal sebesar 62,84 (kurang baik), pada siklus I 77,23% (cukup baik) dan 86,76% ( baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share pada siswa kelas VIII D SMP Negeri 7 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : kooperatif, aktivitas, hasil belajar, bolabasket. This research aimed at increasing the activity and students’ ability in basketball passing through Think Pair Share as cooperative method at D class of eight grade at SMP 7 Singaraja. This research was an classroom action based research with teacher as a researcher. This was held in 2 cycles that were consist of planning stage, action stage, observation stage and reflection stage. The subject of this study was students of D class of eight grade at SMPN 7 Singaraja and consisted of 21 students. There were 10 male students and 11 female students. The analysis data used was descriptive statistic. Based on the result of analysis for activity in studying basketball passing, at the beginning observation the result was 5.42 (active enogh) and at the first cycle the result increased, that became 6.14 (active enough) and 8.5 (active) at the second cycle. Whereas, precentage of study result in basketball passing from the beginning observation was 62.84 % (less good), at the first cycle was 77.23% (good enough) and 86.76 % (good) at the second cycle.Based on the data analysis and discussion , it was concluded that activity and result of studying basketball passing increased through the implementation of Think Pair Share as cooperative learning at D class of the eight grade students of SMPN 7 Singaraja in academic year 2012/2014.keyword : cooperative, activity, basketball, study result.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA Komang Budi Satriawan .; Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS .; I Ketut Semarayasa, S.Pd., M.Or. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2380

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VII.14 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas VII.14 SMP Negeri 2 Singaraja, berjumlah 36 orang dengan rincian 19 orang putra dan 17 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar passing sepak bola secara klasikal sebesar 5,33 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat sebesar 72,22% menjadi 7,6 (aktif) dan meningkat sebesar 11,11% menjadi 8,34 (aktif) pada siklus II. Analisis data hasil belajar passing sepak bola pada observasi awal secara klasikal sebesar 33,3%, setelah diberi tindakan pada siklus I hasil belajar meningkat sebesar 36,1% menjadi 69,4% dan meningkat sebesar 22,2% menjadi 91,7% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VII.14 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing sepak bola pada siswa. Kata Kunci : Kooperatif TGT, aktivitas, hasil, sepak bola. This study aims to improve the activity and learning outcomes football passing techniques through the implementation of cooperative learning model on students' class TGT VII.14 SMP Negeri 2 Singaraja academic year 2013/2014. This research is a classroom action research was conducted in two cycles , consisting of an action plan, action, observation or evaluation and reflection. Research subjects graders VII.14 SMP Negeri 2 Singaraja, totaling 36 people with the details of 19 sons and 17 daughters. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Observation data analysis results early learning activities in classical football passing at 5.33 ( quite active ), after receiving the first cycle of action learning activities increased by 72,22% to 7,6 ( active ) and increased by 11,11% to 8.34 ( active ) in the second cycle. Analysis of learning outcomes data passing football at the beginning of the classical observation by 33,3%, after a given action in the first cycle of learning outcomes increased by 36,1% to 69,44% and increased by 22,2% to 91,7% on second cycle. Based on the analysis of data and discussion is concluded that the activity and learning outcomes improved technique of football passing through the implementation of cooperative learning model on students' class TGT VII.14 SMP Negeri 2 Singaraja academic year 2013/2014. Penjasorkes recommended to teachers can use cooperative learning model TGT because it can increase activity and learning outcomes football passing techniques on students.keyword : Cooperative TGT, activities , learning , football

Page 89 of 140 | Total Record : 1393