Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika
Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika is a journal on mathematics Education. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika (JC) is under the auspices of the Faculty of Education, Mathematics Education Program of the Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2579-9258 and P-ISSN: 2614-3038. JC is published twice a year in May and November. JC receives 40 articles per year The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles
1,419 Documents
Analisis Pengaruh Mid Mapping Terhadap Hasil Belajar Matematika
Mirna Mirna;
Eminatri Eminatri;
Ambiyar Ambiyar;
Ishak Aziz
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2156
Banyak orang berpikir bahwa Matematika adalah sebagai topik yang sulit, membosankan. Siswa cenderung pasif dalam belajar. Pada kenyataannya, banyak siswa gagal untuk membuat catatan menyeluruh meliputi semua yang sudah dipelajari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana mind mapping mempengaruhi hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kuantitatif dan jenisnya “cause and effect”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMAN Padang. Sebanyak 34 siswa kelas XI MIPA 5 SMAN 8 Padang dipilih sebagai sampel dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian ini adalah mind mapping dan tes hasil belajar siswa. Metode analisis regresi linier sederhana digunakan untuk menganalisis data. Menurut temuan penelitian, hanya 61,76% siswa yang tuntas belajarnya dan kemampuan membuat mind mapping pada kategori yang cukup. Berdasarkan hasil analisis regresi yang dilakukan, pembelajaran berbasis mind mapping berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, dengan koefisien determinasi sebesar 32,4%.
Desain Pembelajaran Materi Program Linear Menggunakan Pendekatan PMRI Dengan Konteks Platform on Demand untuk Siswa Kelas XI
Erina Septiani Septiani;
Allen Marga Retta;
Eka Fitri Puspa Sari
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2183
Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan desain pembelajaran materi program linear menggunakan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dengan konteks platform on demand untuk siswa kelas XI dan teori pembelajaran Local Instruction Theory (LIT) pada materi program linear. Subjek penelitian adalah siswa kelas X1 SMA N 15 Palembang yang berjumlah 35 siswa. Metode yang digunakan adalah design research terdiri dari tiga tahap, yaitu: preliminary design, design experiment (pilot experiment dan teaching experiment), serta retrospective analysis. Penelitian ini mengembangkan hasil pembelajaran tentang program linear dengan menunjukkan aktivitas dan prosedur serta strategi siswa dalam menemukan ide dan strategi saat menyusun pertidaksamaan linear dua variabel dan memecahkan masalah kontekstual yang berkaitan dengan nilai optimum. Selain itu perubahan dari Hypothetical Learning Trajectory (HLT) ke Learning Trajectory (LT) melalui aktivitas, dilakukan dengan pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan secara kualitatif.
Profil Literasi Matematis Peserta Didik Berdasarkan Level Kemampuan Pemecahan Masalah Soal PISA
Firdauzi Nisa;
Surya Sari Faradiba
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2211
Pada saat ini, kemajuan dunia di bidang pendidikan sangat berkembang pesat, termasuk matematika. Hal tersebut menuntut seluruh peserta didik bukan hanya sekedar mahir berhitung, melainkan mampu mengaplikasikan segala konsep yang ada di matematika dalam kehidupan. Literasi matematika merupakan kemampun yang harus dimiliki peserta didik dalam menggunakan matematika untuk memecahkan masalah dalam berbagai konteks. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika berdasarkan level kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas 7 SMP. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan bentuk penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan di SMP Putri Al Irsyad Al Islamiyyah Malang. Subjek penelitian yang digunakan yakni peserta didik kelas VII dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah level tinggi dapat menuntaskan seluruh indikator kemampuan literasi matematika, peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah level sedang belum menyelesaikan indikator kemampuan literasi matematika dengan sempurna, dan peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah level rendah tidak dapat memenuhi indikator kemampuan literasi matematika. Untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis, guru harus mampu merancang situasi pembelajaran yang efektif di dalam kelas sehingga dapat menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan literasi matematisnya, yakni dengan memberikan soal-soal latihan yang setingkat dengan soal PISA.
Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Matematika Berbantuan Aplikasi Canva pada Materi Grafik Fungsi Eksponen dan Logaritma
Lois Tambunan;
Janwar Tambunan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2212
E-modul merupakan bahan ajar yang dirancang dengan langkah-langkah pembelajaran yang dibuat semenarik mungkin dan terhubung dengan internet yang mengarahkan siswa untuk mengkonstruk pengetahuannya sendiri sehingga mahasiswa dapat belajar secara mandiri sesuai dengan kecepatannya masing-masing. Kegiatan pengembangan dilakukan untuk menghasilkan e-modul pembelajaran pada materi grafik fungsi eksponen dan logaritma. Modul yang dikembangkan menggunakan tampilan yang disusun berbantuan aplikasi canva. Modul yang dikembangkan telah diuji coba sebagai pijakan untuk melakukan revisi modul. uji coba dilakukan dengan dua tahap. Uji coba tahap pertama melibatkan 2 validator yang berprofesi sebagai dosen. Uji coba tahap kedua melibatkan 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Model Pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Implimentation, Evaluation. Hasil uji coba menunjukkan bahwa modul layak digunakan sebagai salah satu bahan ajar untuk membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran. Kelebihan modul yang dikembangkan yaitu (1) Modul disusun untuk membantu mahasiswa menemukan sendiri materi grafik fungsi eksponen dan logaritma, (2) Modul menggunakan masalah yang sedang ramai dibicarakan dalam kehidupan mahasiswa sehingga menarik minat mahasiswa dalam mempelajari materi, (3) E-modul dilengkapi dengan link-link yang dapat memperdalam dan menegaskan kebenaran jawaban mahasiswa, (4) E-modul dilengkapi dengan gambar yang menarik dan tampilan yang menarik.
Kemampuan Literasi Matematis Siswa Kelas VIII Ditinjau dari Kemandirian Belajar
Juniansyah Juniansyah;
Mariyam Mariyam;
Buyung Buyung
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2224
Literasi matematis sangat diperlukan untuk menghadapi permasalahan yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Namun, hasil PISA 2018 menunjukkan literasi matematis siswa di Indonesia masih rendah. Setiap siswa memiliki tingkat kemandirian belajar yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa kelas VIII ditinjau dari kemandirian belajar, dan mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi siswa dalam menyelesaikan soal kemampuan literasi matematis ditinjau dari kemandirian belajar. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 20 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 20 Singkawang yang berjumlah 25. Objek pada penelitian ini adalah kemampuan literasi matematis siswa yang ditinjau dari kemandirian belajar. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian angket, tes kemampuan literasi matematis dan wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu 1) siswa dengan kategori kemandirian belajar yang tinggi sudah cukup mampu dalam semua proses kemampuan literasi matematis dengan baik. Untuk siswa dengan kategori kemandirian belajar sedang hanya mampu dalam proses pertama dan kedua, untuk proses ketiga siswa masih kurang dapat menjalankannya dengan baik. Kemudian untuk siswa dengan kategori kemandirian belajar rendah hanya bisa pada proses kemampuan literasi matematis yang pertama, untuk proses kedua dan ketiga siswa masih belum dapat menjalankannya dengan baik. 2) faktor yang memengaruhi kemampuan literasi matematis siswa yaitu faktor internal yang mencakup faktor intelegensi, konsentrasi, minat dan motivasi. Kemudian faktor eksternal yaitu faktor fasilitas belajar.
Praktikalitas Pengembangan Pembelajaran Flipped Classroom berbantuan Media Interaktif pada Materi Bangun Ruang Kelas V Sekolah Dasar
Syafni Gustina Sari;
Yenni Rozimela;
Yerizon Yerizon
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2233
Model pembelajaran Flipped Classroom yang diterapkan selama ini sudah terbukti memberikan pengaruh yang sangat baik dalam pembelajaran. Namun, dari beberapa hasil penelitian yang dianalisis terdapat kelemahan dalam penggunaannya yaitu dituntutnya kemandirian siswa dalam mempelajari di rumah, namun hanya beberapa siswa memiliki kelemahan dalam belajar mandiri. Oleh sebab itu dikembangkan model pembelajaran Flipped Classroom berbantuan media interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran Flipped Classroom berbantuan media interaktif yang praktis. Penelitian ini hanya membahas tentang praktikalitas model pembelajaran Flipped Classroom berbantuan media interaktif karena untuk validitas model ini telah dibahas pada artikel sebelumnya. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model 4-D, yaitu Define, Design, develop and disseminate. Instrument penelitian ini adalah lembar praktikalitas guru dan siswa. Aspek yang di analisis adalah proses pembelajaran, penyajian materi, media pembelajaran, Latihan pada media, Bahasa, bentuk fisik dan manfaat. Dari hasil penelitian untuk model Flipped Classroom berbantuan media interaktif dapat dikatakan bahwa praktis karena dari aspek guru diperoleh persentase kepraktisan yaitu 96,875% dengan kriteria sangat praktis. Sedangkan untuk aspek siswa diperoleh persentase kepraktisan sebesar 92,38% dengan kriteria sangat praktis. Oleh sebab itu, model pembelajaran Flipped Classroom berbantuan media interaktif dapat digunakan di sekolah dasar.
Analisis Semiotik Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Ditinjau dari Perspektif Peirce
Ratni Purwasih;
Turmudi Turmudi;
Jarnawi Afgani Dahlan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2237
Semiotika memiliki peran untuk menunjukkan pentingnya makna tanda dalam pembelajaran matematika. Lingkaran merupakan bagian dari matematika yang pemahaman konseptualnya sangat bergantung pada interpretasi tanda, terutama dalam proses pemecahan masalah yang melibatkan proses kognitif. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses kognitif siswa dalam pemecahan masalah, melalui hubungan antar komponen triadik (semiosis) Peirce, yaitu representamen (R) - object (O) - interpretant (I). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif melalui tahapan pemberian pertanyaan (masalah), penentuan subjek, wawancara, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Subjek dipilih berdasarkan prestasi belajar. Hasil penelitian ini menemukan tiga tahapan dalam proses semiotik: 1) representamen (membuat tanda), 2) objek (mengidentifikasi objek, 3) interpretan (menginterpretasi tanda). Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memberikan informasi tentang bagaimana siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang geometri.
Pembelajaran Segitiga dan Segiempat Berbasis Pendidikan Matematika Ralistik Indonesia (PMRI) dengan Konteks Kertas Origami
Nur Elisyah;
Atika Zahra;
Widya Astuti
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2247
Rendahnya pemahaman peserta didik pada konsep matematika terutama materi segitiga dan segiempat mengakibatkan peserta didik menghadapi kesulitan untuk menyelesaikan soal-soal yang berhubungan pada meteri tersebut. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu menganalisis pengaruh pembelajaran materi segitiga dan segiempat berbasis PMRI dengan menggunakan konteks kertas origami. Penelitian ini memakai metode penelitian ekperimen melalui rancangan One Shot Case Study. Sampel selama penelitian ini sebanyak 20 peserta didik kelas VII pada salah satu MTs Banyuasin. Data hasil penelitian yang diperoleh kemudian dianalisis dengan uji t sehingga ( = 1.755 dan =1.729) sehingga H0 ditolak. Berdasarkan analisis uji hipotesis dapat dinyatakan bahwa rata-rata nilai posttest peserta didik melampaui nilai KKM yang telah ditentukan. Dengan demikian peneliti dapat menarik kesimpulan melalui penggunaan pembelajaran PMRI dengan konteks kertas origami dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konsep matematika serta dapat mempermudah peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan yang ada pada materi segitiga dan segiempat yang disajikan dalam bentuk konkret. Dari penelitian ini juga dapat diketahui bahwa dengan mengaplikasikan pendekatan PMRI bisa membantu peserta didik dalam upaya mengatasi masalah yang dialami peserta didik pada pembelajaran matematika. Selain itu juga, penggunaan konteks origami dapat dijadikan salah satu pilihan sebagai konteks yang dapat membuat peserta didik lebih berperan aktif dalam proses pembelajaran. Pada penelitian selanjunya juga dapat mengembangkan materi pembelajaran pada matematika dengan menggunakan pendekatan PMRI berbatuan kertas origami.
An Action Research on The Effect of Using Real Modeled Object in Teaching Orthographic Drawing Concepts on Students’ Performance
Mohd Salehudin Marji;
Aede Hatib Musta'amal;
Chinedu Caleb Chidozie;
Syafiq Che Hassan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2248
Computer-Aided Design (CAD) has become a common tool used by educational institutions in teaching engineering drawing. Although more practical, learning that relies too heavily on CAD can lead to a decrease in students' ability to visualize and interpret technical drawing objects. This study will examine the integration of CAD in technical drawing education with the use of real model objects in the orthographic drawing and its impact on students’s performance. The study employed a three-step data collection approach, including a pre-test, intervention, and post-test, as well as a questionnaire to determine students' perceptions of the learning process. The study participants were fifteen fourth-grade high school students from SMA Seri Aman, Kota Tinggi. The students had previously been taught orthographic drawing and had prior knowledge of the subject matter. Based on the regression testing results, a p-value of 0.00 <0.05 was obtained, indicating a significant relationship between real modeled object learning and students' learning performance. Additionally, based on the average scores, there was an improvement in each phase, with pre-test scores of 4.46 and post-test scores of 8.40, indicating that the use of real modeled objects significantly improved learning outcomes compared to conventional learning models in orthographic drawing materials.
Implikasi Teknik Pengajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Banyuwangi
Lilis Endang Rahaju;
Sunardi Sunardi;
Tri Dyah Prastiti
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2316
Pada zaman ini, siswa di sekolah dimudahkan dalam penyelesaian soal-soal di sekolah dengan mengakses internet dengan alat elektroniknya masing-masing. Meskipun dapat mempercepat penyelesaian tugas sekolah, hal ini dapat berakibat kurang terasahnya kesanggupan pemecahan soal secara mandiri saat tidak menemukan solusinya di dunia maya. Hal ini diperburuk dengan sistem pembelajaran di sekolah yang umumnya masih menggunakan pembelajaran konvensional. Penyampaian materi satu arah guru kepada murid dan tidak adanya timbal balik dari siswa dalam proses pembelajaran menyebabkan tidak meningkatnya keterampilan berpikir kritis siswa jika menghadapi soal yang belum dicontohkan sebelumnya. Sebagai alternatif pembelajaran, berbagai teknik pengajaran yang berfokus pada siswa dikembangkan agar siswa lebih bisa memahami materi dalam proses pembelajaran. Salah satu teknik pengajaran ini ialah teknik pengajaran kooperatif tipe jigsaw. Dalam penelitian ini, metode kuantitatif digunakan untuk mendeskripsikan implikasi teknik pengajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar di SDN 4 Penganjuran Kabupaten Banyuwangi dalam pemecahan soal matematika. Expert jugdement digunakan memvalidasi instrumen dalam penelitian ini. Dari teknik simple random sampling, dipilihlah kelas IV A dab IV B yang akan dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji normalitas dan homogenitas pada tes pendahuluan dan tes akhiran menunjukkan kedua kelas berdistribusi normal dan bersifat homogen. Sedangkan hasil uji statistik ANOVA satu arah, menunjukkan teknik pengajaran kooperatif yang diterapkan pada kelas eksperimen berimplikasi signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa jika dibandingkan dengan teknik pengajaran konvensional di kelas kontrol. Teknik pengajaran ini juga mudah diterapkan di siswa sekolah dasar dengan nilai keterlaksanaan lebih dari 80 %.