cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
Pengembangan Jobsheet Berbasis Media Fragmen Dalam Pembelajaran Praktek Tehnik Tailoring ., Ni Kadek Emma Pratiwi; ., Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd; ., Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.12567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangkan produk berupa jobsheet yang berbasis media fragmen sebagai media pembelajaran.Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode observasi dan angket/kuisioner penilaian ahli media dan ahli isi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi dan lembar kusioner penilaian ahli media dan ahli isi berdasarkan dengan skala3 pernyataan baik, cukup, dan kurang yang diujikan pada 3 ahli media dan 1 ahli isi terdiri dari dosen Tata Busana. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada penelitian pengembangan jobsheet berbasis media fragmen dalam pembelajaran praktek Tekhnik Tailoring dapat disimpulkan bahwa jobsheet berbasis media fragmen dalam pembelajaran praktek Tekhnik Tailoring yang dirancang dapat membantu mahasiswa dalam pengerjaan tugas dan memudahkan mahasiswa dalam mengikuti instruksi yang ada pada jobsheet yang berikan. Berdasarkan rekapitulasi penilaian ahli isi memperlihatkan jika dikonversikan dengan kriteria hasil penilaian ahli isi maka dapat dipaparkan hasil penilaian ahli isi memperoleh hasil yang termasuk dalam kategori baik dengan skor rata-rata 43. Serta berdasarkan rekapitulasi penilaian ahli media memperlihatkan jika dikonversikan dengan kriteria hasil penilaian ahli media maka dapat dipaparkan hasil penilaian ahli media memperoleh hasil yang termasuk dalam kategori baik dengan skor rata-rata 34,67. Sehingga bisa dijadikan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Kata Kunci : Fragmen, jobsheet, pengembangan This development reseach aims to know the results of product development in the form of jobsheet- based fragment nedia as a medium of learning. Data collection methods used in this study by using the method of observation and questionnaire assessment of media experts and content experts. The instruments used in this study are an observation sheet aand an expert media assessment sheet and a content expert based on a 3-point statement good, enough, and insufficient were tested on 3 media experts and 1 content expert.Then analyzed using technical descriptive analysis. Based on the result of research and discussion on research development of fragmented media- based jobsheet in the learning practice of Tailoring Techniquescan be concluded that the fragment- based jocbsheet in the learning practise tailings designed to assist students in work tasks and allows students to follow instructions on the jobsheets. Based on the recapitulation of expert opinion contents show if converted on the criteria of the result of expert assessment of the content it can be presented the result of the content expert’s evaluation abtained the result included in the category of good with an average score of 43. Based on the recapitulation of expert opinion media’s show if converted on the criteria of the result of experts assessment of the media it can be presented the result of the media expert’s evaluation abtained the result included in the category of good with an average score of 34,67. So it hopefully can be used as a tool in the learning process.keyword : Fragments, jobsheet, development
REINVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL KHAS KECAMATAN TEJAKULA, KABUPATEN BULELENG SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI KULINER BALI ., Ni Made Dwi Jayanti Maharani; ., Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd.; ., Luh Masdarini, S.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan makanan pokok tradisional khas Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng (2) mendeskripsikan lauk pauk tradisional khas Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng (3) mendeskripsikan sayur dan sayuran tradisional khas Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng (4) mendeskripsikan jajanan tradisional khas Kecamatan Tejakula (5) mendeskripsikan minuman tradisional khas Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian survei yang dilakukan pada lokasi Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Metode yang digunakan adalah purposive sampling, dimana di Kecamatan Tejakula mengadakan reinvetarisasi makanan tradisional. Teknik pengumpulan data dengan metode (1) observasi, dan (2) wawancara. Lembar observasi dan panduan wawancara digunakan sebagai instrumen penelitian, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) makanan pokok tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari nasi moran sele/singkong, nasi moran jagung (jamal), blayag ikan laut, blayag ayam kampung dan mengguh. (2) lauk pauk tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari ikan panggang, pepes ikan tuna, ikan totok, sate be pasih dan tum be pasih. (3) sayuran tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari jukut rambugan jukut blook, jukut blook dan jukut kacang. (4) jajanan tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari jaja remu, sele melablab tuak manis, jaja lapis, jaja batun duren, jaja sumping biu (naga sari), jaja roko-roko, jaja plesor, jaja apem, jaja laklak, dodol, jaja sirat, jaja timus, jaja putu, bulung, dan jaja arang-arang. (5) minuman tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari tuak manis, ronde, rujak Bali, loloh kunyit gula batu, loloh don kayu manis, loloh kakap, loloh sembung, loloh kunyit, dan loloh baas. Kata Kunci : Reinventarisasi, Makanan Tradisional, Tejakula This study aimed to,(1) staple foods describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. (2) side dishes describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. (3) vegetable dishes describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. (4) snacks describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. (5) Beverages describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. type of research is a survey research at is located in the District of Tejakula, Buleleng Regency. Purpose the methods is purposive sampling, is facing Tejakula District, Buleleng Regency deliver the traditional food. Data collection techniques with methods (1) observation and (2) the interview. Observation and an interview guide purpose the instrument used, while Analysis of data bring about in a qualitative descriptive. These results indicate that, (1) ) staple foods the traditional Tejakula District, that is nasi moran sele/singkong, nasi moran jagung (jamal), blayag ikan laut, blayag ayam kampung dan mengguh. (2) side dishes the traditional Tejakula District, that is ikan panggang, pepes ikan tuna, ikan totok, sate be pasih dan tum be pasih. (3) a vegetable dish the traditional Tejakula District, that is jukut rambugan jukut blook, jukut blook dan jukut kacang. (4) snacks the traditional Tejakula District, that is jaja remu, sele melablab tuak manis, jaja lapis, jaja batun duren, jaja sumping biu (naga sari), jaja roko-roko, jaja plesor, jaja apem, jaja laklak, dodol, jaja sirat, jaja timus, jaja putu, bulung, dan jaja arang-arang. (5) beverages the traditional Tejakula District, that is tuak manis, ronde, rujak Bali, loloh kunyit gula batu, loloh don kayu manis, loloh kakap, loloh sembung, loloh kunyit, dan loloh baas. keyword : Inventory, Traditional Food, Tejakula
STUDI EKSPERIMEN PEMANFAATAN BUAH MENGKUDU MENJADI DODOL BERAROMA VANILI DAN DAUN PANDAN ., Putu Rahayu Puspayanti; ., Dra. Risa Panti Ariani, M.Si.; ., Dra. Damiati, M.Kes
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.4851

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui kualitas dodol mengkudu original, beraroma vanili dan beraroma daun pandan dari aspek rasa, aroma, dan tekstur (2) untuk mengetahui selera masyarakat terhadap dodol mengkudu original, beraroma vanili dan beraroma daun pandan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi. Dodol mengkudu original, beraroma vanili dan beraroma daun pandan diuji kualitas oleh 4 orang panelis terlatih dan uji selera oleh 30 panelis konsumen dari aspek rasa, aroma dan tekstur. Instrumen pengumpulan data adalah lembar uji kualitas dan lembar uji selera. Selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. (1) Kualitas dodol mengkudu original termasuk pada kategori rasa, aroma dan tekstur baik. Kualitas dodol mengkudu beraroma vanili termasuk pada kategori rasa baik, aroma cukup dan tekstur baik. Kualitas dodol mengkudu beraroma daun pandan termasuk pada kategori rasa baik, aroma cukup dan tekstur baik. (2) Selera masyarakat terhadap dodol mengkudu original termasuk pada kategori rasa suka, aroma biasa dan tekstur sangat suka. Selera masyarakat terhadap dodol mengkudu beraroma vanili termasuk pada kategori rasa suka, aroma suka dan tekstur sangat suka. Selera masyarakat terhadap dodol mengkudu beraroma daun pandan termasuk pada kategori rasa, aroma dan tekstur sangat suka. Kata Kunci : mengkudu, dodol, kualitas, selera The purposes of this research are: (1) To know the quality of original Noni Dodol, and with the scent of vanila and pandan’s leaves, from the aspect of taste, scent, and texture (2) to know the public taste of original Noni dodol, and with the scent of vanila and pandan’s leaves. This research is experimental research by using observation method on data collection techniques. The quality of original Noni Dodol, with vanila scent and pandan’s leaves scent are tested by 4 persons of trained panelists and the public taste was tested by 30 persons of consumer panelists, based on taste, scent, and texture. Data collection instruments are quality test sheets and taste/flavor test sheets. Then analyzed using quantitative descriptive analysis. (1) The quality of original Noni dodol is classified into good category based on taste, scent and texture. Dodol with vanila scent has good category of taste, enough of scent, and goon in texture. Dodol with pandan’s leaves scent has good taste, enough of scent, and good in texture. (2) Public scent of this product are, original dodol was tasted good, good in scent, and very good in texture. Dodol with vanila scent was tasted good, regular scent, and very good in texture. Dodol with pandan’s leaves scent was tasted very good in flavor, scent, and texture. keyword : noni fruit, dodol, quality, taste
PENERAPAN SMOCK DENGAN KOMBINASI TEKNIK KORSASE DAN MANIK MUTIARA PADA LENAN RUMAH TANGGA ., Nilam Sari; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15345

Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas produk lenan rumah tangga dari penerapan smock dengan kombinasi teknik korsase dan manik mutiara dilihat dari prinsip dan unsur desain. Jenis penelitian ini adalah penelitian ekperimen, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi (lembar uji panelis) dan dikonversi dengan pedoman skala 3 (baik, cukup, dan tidak baik),dan diuji oleh 18 orang panelis terlatih. Data uji kualitas dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian memperoleh skor 2,62 secara keseluruhan dengan kategori hasil yang baik dan dapat dikatakan berkualitas. Hal ini dapat dilihat pada, (1) keselarasan memperoleh skor 2,76 berada dalam kategori baik,(2) keseimbangan memperoleh skor 2,57 berada dalam kategori baik, (3) irama memperoleh skor 2,59 berada dalam kategori baik, (4) pusat perhatian (center of interest) memperoleh skor 2,48 berada dalam kategori baik, (5) kesatuan memperoleh skor 2,69 berada dalam kategori baikKata Kunci : kualitas, korsase, lenan rumah tangga, smock This study aims to determine the quality of household linen products from the application of smock with a combination of corsage techniques and pearl beads seen from the principles and design elements. The type of this research is experimental research, data collection used observation method. The instrument used in this research is the observation sheet (panelist test sheet) and converted with 3 (good, fair, and not good) guideline, tested by 18 trained panelists. Quality test data were analyzed by using quantitative descriptive technique. The results obtained a score of 2.62 overall with good results category and can be said to be qualified. This can be seen in, (1) the alignment of getting a score of 2.76 is in either category, (2) the balance of scoring 2.57 is in either category, (3) the rhythm getting the score of 2.59 is in either category, (4) ) the center of interest earned a score of 2.48 in either category, (5) the unity score of 2.69 was in either category.keyword : corsages, household linen, qulity, smock
UJI KUALITAS TEPUNG KULIT SINGKONG ., Kadek Harumini; ., Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses pembuatan tepung kulit singkong (2) kualitas tepung kulit singkong dilihat dari warna, aroma, tekstur dan daya simpan. Panelis terdiri dari 3 orang di mana panelis yang dipilih adalah panelis pencicip terbatas yang melakukan uji kualitas selama empat minggu yang di laksanakan seminggu sekali. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Data tentang kualitas tepung kulit singkong dikumpulkan melalui uji organoleptik mutu hedonik dengan skala 3 tingkatan dan selanjutnya data hasil penelitian akan dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa (1) proses pembuatan tepung kulit singkong dilakukan dengan penyortiran, pencucian, perendaman, pemotongan, penjemuran, penggilingan, pengayakan, dan pengemasan (2) kualitas tepung kulit singkong dilihat dari aspek warna berada pada kategori cukup dengan warna yang dikehendaki yaitu putih kecoklatan, dari aspek aroma berada pada kategori baik yaitu tidak apek dan beraroma khas tepung singkong, dari aspek tekstur berada pada kategori baik memiliki tekstur agak kasar dan tidak menggumpal, dilihat dari aspek daya simpan berada pada kategori baik dengan daya simpan yang dikehendaki yaitu tidak ada pigmen warna dan tidak ada penyimpangan dari aroma dan tekstur. Kata Kunci : kulit singkong, kualitas, tepung kulit singkong This research aimed at ascertaining (1) the process of producing cavasa peel flour (2) quality of cavasa peel seen from the color, texture, and the storability. There were three expert panelists who the panelists are selected were the tester panelists. The quality test was conducted for four weeks and it carried on once a week. This research was experiment research. The method of this research was observation method. The data was collected by hedonic quality organoleptic test by using scale of three levels. The results of the data were analyzed by using descriptive analysis qualitative and quantitative method. Based on the results of the research, there were (1) the process of producing casava peel conducted by sorting, washing, soaking, cutting, drying, grinding, sieving, and packaging (2) the quality of casava peel flour seen from the color aspect was in sufficient category with beige color. Meanwhile, from the flavour aspect was in neat category which the cavasa peel was not musty and the flavor is typically like cassava. Seen from the texture aspect was in neat category. It has slightly rough texture and it does not clot, seen from storability in neat category with storability which there was no pigment and no deviation from the aroma and texture. keyword : Casava peel, quality, casava peel flour
Pengembangan Tata Rias Fantasi dengan Sumber Ide Mitologi China ., Made Yunitari; ., Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16012

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan tata rias fantasi; (2) menerangkan hasil akhir dari pengembangan tata rias fantasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development dengan model ADDIE. Subyek dari penelitian ini yaitu 2 orang ahli isi instrumen dan 2 orang ahli produk yang akan menilai hasil produk tata rias fantasi dengan sumber ide mitologi China. Penelitian menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh meliputi (1) Proses pengembangan tata rias fantasi dengan sumber ide mitologi China dimulai dari tahap analisis, desain, pengembangan terdiri dari persiapan dan pelaksanaan, implementasi dan evaluasi berupa saran para ahli produk (2) Hasil akhir berupa tata rias fantasi meliputi tata rias wajah, penataan rambut dan body painting yang dikembangkan dari sumber ide mitologi China. Hasil penilaian yang didapatkan dari para ahli produk yakni tingkat pencapaian dari validitas produk adalah 94.99% dengan kualifikasi produk dapat dikatakan sangat baikKata Kunci : Mitologi China, Pengembangan, Sumber Ide, Tata Rias Fantasi The study arrived at (1) describing the process of developing fantasy makeup; (2) explaining the final result of developing fantasy makeup. The type of this qualitative and quantitative study was research and development with ADDIE research model. The subject of this study were 2 instrument content experts and 2 product experts who assessed the result of fantasy makeup products with the source of Chinese mythological idea. The study reveals (1) The process of developing fantasy makeup with the source of Chinese mythological idea starting from the stage of analysis, design, development, consisting of preparation and implementation, implementation and evaluation in the form of advice from product experts (2) The final results in the form of fantasy makeup include facial makeup, hair styling and body painting which are developed from the source of Chinese mythological idea. The obtained assesssment result from the product experts is the level of achievement of product validity is 94.99% which means that the product is categorized as a very good product.keyword : Chinese Mythology, Development, Idea Source, Fantasy Makeup
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PENURUNAN MINAT MAKAN ANAK USIA DINI TERHADAP MAKANAN SEHAT DI TK BUDHIYASA SANGSIT ., Ni Kadek Kurnia Dewi; ., Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd,M.Pd; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6809

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab penurunan minat makan anak usia dini terhadap makanan sehat di TK Budhiyasa Sangsit. Faktor penyebab penurunan minat makan dikaji dari faktor internal dan faktor eksternal. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode Angket dan wawancara. Instrumen penelitian menggunakan lembar pernyataan angket dan pedoman wawancara yang melibatkan 34 orang tua siswa, 34 orang siswa dan 6 orang guru. Selanjutnya dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab dari penurunan minat makan anak usia dini terhadap makanan sehat di TK Budhiyasa Sangsit ini adalah dominan dipengaruhi oleh faktor ekternal atau faktor dari luar diri siswa yaitu 51,5% factor ekonomi, 61,7% faktor pengetahuan tentang makanan untuk anak usia dini, 67,6% faktor sosial budaya dan 75% faktor lingkungan. Kata Kunci : Minat Makan, faktor internal, dan eksternal This descriptive study aimed to determine factor causing the deline in interest I early hildhood to eat heaalty food at Budhiyasa Kindergarten in Sangsit regency. This problem assesses from internal factors and external factor. The data collection mehod were questionnaire and interviews methods. The research instruments were questionnaire sheet and interview guide which was tasted to 34 parents of students, 34 students and 6 teacher. Furthermore, the data were analyzed by qualitative technique. The result showed the causes of the decline in the interest in early childhood to eat healthy food at Budhiyasa Kindergarten was external factors such as from the student itself, 51,5% economic factor, 61,7% education about food for early childhood factor, 67,6% social and cultural studies and 75% environmental factor. keyword : interest in eating, internal and external factors.
PEMANFAATAN TEPUNG BUAH MANGROVE JENIS LINDUR (BRUGUIERA GYMNORRIZHA) MENJADI KUE KERING PUTRI SALJU ., Putu Dessy Purnama Dewi; ., Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd.; ., Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v2i1.1870

Abstract

Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui kualitas kue Putri Salju dari tepung buah Mangrove jenis lindur (Bruguiera gymnorrizha) dilihat dari aspek rasa dan tekstur. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan mengolah tepung buah lindur yang kemudian diolah menjadi kue kering Putri Salju. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan lembar uji kualitas yang diujikan kepada 25 orang panelis terlatih untuk mengetahui kualitas kue kering Putri Salju dari tepung buah lindur dilihat dari aspek rasa dan tekstur. Selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas kue putri salju dari tepung buah lindur,dilihat dari aspek rasa berada pada kategori baik (88%) sesuai dengan tolak ukur yaitu manis dan gurih. Aspek tekstur berada pada kategori baik (95%) yang sesuai dengan tolak ukur yaitu kering dan rapuh. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tepung buah lindur dapat diolah menjadi kue kering Putri Salju. Kata Kunci : Kualitas, tepung buah lindur, kue kering Putri Salju Abstract This research aims to determine the quality of Putri Salju coockies from Mangrove fruit types lindur flour (Bruguiera Gymnorrizha) looking from aspect taste and texture. The type of this research is experiment with prpcessing of lindur fruit flour and then be treated to Putri Salju coockies. Data collection method use in this research is observation method withh the quality of test sheet tasted to 25 panelists to find quality of Putri Salju coockies from lindur fruit flour looking from aspect taste and texture. And then, the analyzed use quantitative descriptive. The result of this research showed the quality of Putri Salju coockies from lindur fruit flour, from the aspect of taste is in good category (88%) matching with the benchmarks are dry and brittle. Based on these result, it can be concluded the lindur fruit flour can be processed into Putri Salju coockies. keyword : Quality, mangrove fruit flour, Putri Salju Coockies
PENGEMBANGAN KEBAYA LONGTORSO DENGAN TEKNIK BORDIR ., Ni Nyoman Dina Triana Dewi; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18435

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan kebaya longtorso dengan teknik bordir. Penelitian pengembangan atau Research and Development dengan metode ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penilaian instrumen pengembangan kebaya longtorso dengan teknik bordir. Instrumen ini diuji oleh dua ahli isi, yang dihitung dengan rumus Greogory, sehingga validitas instrumen diperoleh sebesar 1. Instrumen ini berkategori sangat tinggi sehingga dapat digunakan untuk uji produk. Penelitian ini memperoleh hasil pada setiap langkah ADDIE, diantaranya (a) Analysis, menganalisis desain, bahan, bentuk, warna dengan teliti sehingga rancangan yang dibuat dapat diterapkan pada tahap berikutnya. (b) Desain dibuat sesuai dengan model kebaya longtorso yang dikembangkan. (c) Development/ pengembangan longtorso yang dijadikan model kebaya tanpa menghilangkan pakem kebaya itu sendiri. (d) Implementation, hasil penilaian produk mendapatkan nilai rerata 96,97% dari paha ahli produk. (e) Evaluation pada setiap tahapan pengembangan kebaya longtorso.Kata Kunci : Pengembangan Kebaya, Longtorso, Teknik Bordir The purpose of this study was to determine the development of kebaya longtorso with embroidery techniques. Research or Development research using the ADDIE method (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). This study uses descriptive qualitative and quantitative research methods. The method of data collection is done by assessing the instrument for developing kebaya longtorso with embroidery techniques. This instrument was tested by two content experts, calculated by Greogory formula, so that the validity of the instrument was obtained by 1. This instrument is categorized very high so that it can be used for product testing. This research obtained results in each ADDIE step, including (a) Analysis, analyzing the design, material, shape, color carefully so that the design made can be applied in the next stage. (b) The design is made in according to the kebaya longtorso model developed. (c) Development of a longtorso that is used as a model kebaya without losing the standard of the kebaya itself. (d) Implementation, the product assessment results get an average value of 96,97% of the product thigh expert. (e) Evaluation at each stage of development of kebaya longtorso.keyword : Kebaya development, Longtorso, embroidery techniques
Profil Rumah Adat Bali Mula Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng ., Gede Witarsa; ., Dra. Risa Panti Ariani, M.Si.; ., Luh Masdarini, S.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v6i3.8964

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan mendekripsikan (1) komponen rumah adat Bali Mula Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, (2) bentuk rumah adat Bali Mula Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, (3) tata letak rumah adat Bali Mula Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng dan (4) makna rumah adat Bali Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Pengumpulan dalam penelitian ini menggunakan metode obsevasi dan wawancara. Sumber informan dari penelitian ini adalah Kelian Adat Desa Julah, Kepala Desa dan staf adat Desa Julah. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Komponen pada rumah adat Bali Mula yaitu Angkul-angkul, Sanggah Misi, Kemulan, Bale Jait/Bale Jajar, Bale meten, Bale Saka Enem, Dapur/Paon (2) Bentuk rumah adat Bali Mula Desa Julah memiliki bagian kaki atau dasar bangunan berupa bebaturan, bagian badan atau tengah berupa saka, tembok dan bagian utama/kepala berupa atap bangunan (3) Tata letak rumah adat Bali Mula Desa Julah menggunakan konsep nyegara gunung dan tidak menggunakan konsep asta kosala kosali seperti rumah adat Bali secara umum (4) Makna rumah adat Bali Mula adalah rumah hanya menjadi tempat untuk beristirahat di malam hari, sehingga penghuni rumah merasa tidak nyaman berada di dalam rumah pada siang hari, sehingga penghuni rumah tidak bermalas-malasan didalam rumah dan lebih memilih untuk pergi berkebun karena Desa Julah merupakan daerah agraris, dan dapur pada rumah adat Bali Mula Desa Julah memiliki makna sebagai rumah pertama bagi pasangan suami istri yang baru menikah.Kata Kunci : Bali Mula, profil rumah adat, rumah adat Julah Research descriptive aims decrypt (1) components traditional house Bali Mula of Julah village, Tejakula sub-district, Buleleng district , (2) the form of traditional house Bali Mula of Julah village, Tejakula sub-district, Buleleng district, (3) the layout traditional house Bali Mula of Julah village, Tejakula sub-district, Buleleng district and (4) meaning traditional house Bali Mula of Julah village, Tejakula sub-district, Buleleng district. Data collection method used in research is the method obsevasi and methods interview. Source informants from the study is the kelian adat Julah village, the the village chief and staff customary Julah village. Data analyzed by using a technique descriptive qualitative. The result of this research are (1) components of traditional house Bali Mula is Angkul-angkul, Sanggah Misi, Kemulan, Bale Jait/Bale Jajar, Bale meten, Bale Saka Enem, Dapur/Paon (2) the form of traditional house Bali Mula of Julah village different from the form of traditional house Bali in general (3) the layout traditional house Bali Mula of Julah village using the concept Nyegara Gunung nor using the concept Asta Kosala Kosali as traditional house Bali in general (4) meaning of traditional house Bali Mula of Julah village of is a become places just for rest at night , so that the inhabitants of the house feel uncomfortable be in the house during the day , that the occupants the house do not idleness in the house and prefer to go gardening because Julah Village is the agrarian region, and the kitchen in traditional house Bali Mula of Julah village having a meaning as the first house for a couple husband and wife newly married.keyword : Bali Mula, profile traditional house, Julah traditional house