cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 1,354 Documents
How Parents' Academic Background Can Affect Parental Involvement in Preschooler's Education Handayani, Dewa Ayu Puteri; Magta, Mutiara; Wirabrata, Dewa Gede Firstia
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i1.24560

Abstract

Parental involvement in children education has been acknowledged to bring about many advantages to children education, especially in boosting children’s academic performance at school. This study is aimed at revealing the effect of parents’ educational level on parental efforts to facilitate the learning of their children. It is a quantitative research in which the samples were 230 parents whom their children were admitted in fifteen early childhood education institutions in Buleleng Regency, Bali Indonesia. Data were collected using Family Involvement Questionnaires-Short Form (FIQ-SF) developed by Fantuzzo et al. (2013) which had been translated and adapted to Indonesian context. Data were analyzed using Independent Sample T-test technique. The results demonstrated that parents who are well educated exhibit higher level of involvement in their children education compared to less educated parents, especially in home-based involvement and home-school conferencing, but not in school-based involvement. The reasons of this result and the direction for future research were discussed in this study.    Keywords: parental involvement, early childhood education, education, preschooler 
Pengaruh Project-Based Outdoor Learning Activity Menggunakan Media Audio Visual terhadap Perilaku Belajar Anak Usia Dini Zeptyani, Putu Ayu Ditha; Wiarta, I Wayan
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i2.24740

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan Project-Based Outdoor Learning Activity menggunakan media Audio Visual terhadap perilaku belajar anak di PAUD Gugus II Flamboyan Penebel Tahun Ajaran 2019/2020. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen semu (Quasi Eksperimental Design) dan pendekatan pembelajaran kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelompok B Gugus II Flamboyan Penebel Tahun Ajaran 2019/2020 berjumlah 88 orang anak. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelompok B TK Negeri Kecamatan Penebel berjumlah 28 anak dan kelompok B TK Dirgantara Buruan berjumlah 28 anak. Data yang dianalisis menggunakan uji t. Dengan hasil diperoleh thitung = 10,83 dan untuk taraf signifikansi 5% dengan dk = (28+28-2) = 54 diperoleh ttabel = 2,003. Dengan demikian, nilai thitung > ttabel yakni 10,83 > 2,003.Dapat disimpulkan terdapat pengaruh Project-Based Outdoor Learning Activity menggunakan media Audio Visual terhadap perilaku belajar anak di PAUD Gugus II Flamboyan Penebel Tahun Ajaran 2019/2020.Kata Kunci: perilaku belajar, media audio visual, mitigasi, pendidikan bencana AbstractThis study aims to determine the significant effect of Project-Based Outdoor Learning Activities using Audio Visual media on children's learning behavior in PAUD Cluster II Flamboyant Penebel academic year of 2019/2020. The research design used is quasi-experimental design (Quasi Experimental Design) and quantitative learning approaches. The population in this study were all group B of Cluster II Flamboyant Penebel in academic year of 2019/2020 consisting of 88 children. The sample in this study was group B from TK Negeri Kecamatan Penebel with a total of 28 children and group B from TK Dirgantara Buruan with a total of 28 children. Data were analyzed using t test. With the results obtained t count = 10.83 and for a significance level of 5% with dk = (28 + 28-2) = 54 obtained t table = 2.003. Thus, the t table value t table is 10.83 > 2.003. It can be concluded that there is an effect of Project-Based Outdoor Learning Activity using Audio Visual media on children's learning behavior in PAUD Cluster II Flamboyan Penebel for academic year 2019/2020. Keywords: learning behavior, audio visual media, mitigation, disasters education
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Pada Anak Usia 4 – 5 Tahun Melalui Permainan Balok Angka Cahyani, Agnes Dhear Nur
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i3.25070

Abstract

Rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun sering terjadi dan selalu menjadi topik hangat yang diperbincangkan setiap tahunnya oleh pendidik, orang tua, dan masyarakat. Dimana seharusnya anak usia empat sampai lima tahun sudah mampu mengenal lambang bilangan satu sampai sepuluh. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan rendahnya kemampuan anak usia empat sampai lima tahun dalam mengenal lambang bilangan adalah dengan menggunakan permainan balok angka. Artikel ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui cara meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun melalui permainan balok angka. Jenis penelitian yang digunakan dalam artikel ilmiah ini adalah kualitatif-deskriptif. Metode yang digunakan dalam artikel ilmiah ini adalah kajian pustaka. Subjek dalam artikel ilmiah ini adalah anak usia empat sampai lima tahun. Berdasarkan sumber-sumber kajian pustaka yang dikumpulkan, didapatkan hasil bahwa cara mengenalkan lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun yang paling tepat adalah dengan menggunakan permainan balok angka. Hal ini sudah terbukti akurat dari hasil-hasil penelitian para peneliti yang menyatakan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mengenal lambang bilangan satu sampai sepuluh pada anak usia empat sampai lima tahun melalui permainan balok angka. Kesimpulan dari artikel ilmiah ini adalah terdapat empat langkah pelaksanaan permainan balok angka guna meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun.
SURVEI PERSEPSI ORANG TUA MENGENAI PROGRAM PAUD INKLUSI DI KOTA DENPASAR TAHUN 2020 Suastariyani, Ni Ketut Nila; Tirtayani, Luh Ayu
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i2.25156

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi orang tua mengenai program PAUD inklusi. Persepsi orang tua dilihat dari aspek kebijakan pemerintah dan penerapan pendidikan inklusi. Penelitian dilaksanakan pada PAUD Inklusi di Kota Denpasar. Populasi pada penelitian ini terdiri dari 154 orang tua siswa. Sampel dalam penelitian ditentukan menggunakan multistage random sampling, sehingga diperoleh 108 orang tua selaku responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, dengan pilihan respon menggunakan skala Likert. Data dianalisis secara kuantitatif dengan statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum persepsi orang tua terhadap kebijakan pemerintah mengenai program PAUD inklusi tergolong kurang baik. Hasil analisis menunjukkan persepsi dari sebagian besar orang tua (39,81%) terhadap kebijakan pemerintah mengenai program PAUD inklusi tergolong pada kategori kurang baik. Sebaran hasil lainnya adalah persepsi pada kategori sangat baik (7,14%), kategori baik (18,52%), dan kategori cukup baik (29,63%). Namun demikian, 4,63% responden memiliki persepsi akan PAUD inklusi pada kategori tidak baik. Persepsi orang tua atas aspek penerapan pendidikan inklusi secara umum dikategorikan cukup baik. Sebaran datanya adalah 6,48% orang tua menilainya pada kategori sangat baik, 20,37% pada kategori baik, 35,19% pada kategori cukup baik, 30,56% kategori kurang baik, dan 7,41% kategori tidak baik. Persepsi orang tua yang kurang baik mengenai program PAUD inklusi dapat menjadi salah satu penghambat keberhasilan pelaksanaan program ini di wilayah Kota Denpasar.Kata-Kata Kunci: Persepsi, PAUD, pendidikan inklusi, orang tua, pendidikan khusus
Stimulasi Metode Service Learning dalam Menumbuhkan Perilaku Prososial Anak Usia Dini Wahyuni, Sevi; Antara, Putu Aditya; Magta, Mutiara
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i2.25169

Abstract

Penelitian ini dilakukan agar mengetahui perbedaan yang signifikan perilaku prososial antar kelompok eksperimen yang menggunakan metode service learning dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional terhadap anak Kelompok B TK Gugus III Kec. Sukasada TA 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah quasi-experiment (eksperimen semu) yang menggunakan rancangan non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini yaitu semua anak Kelompok B di Gugus III Kec. Sukasada, Kab. Buleleng. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini memakai teknik cluster sampling. Total sampel penelitian ini berjumlah 50 anak dengan kelompok B1 di TK Widhya Laksmi berjumlah 26 anak sebagai kelompok eksperimen yang diajarkan menggunakan metode service learning dan kelompok B1 di TK Dharma Bhakti berjumlah 24 anak sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang dipakai dalam bentuk observasi. Teknik analisis data memakai statistik deskriptif serta statistik inferensial. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya ada perbedaan perilaku prososial anak yang diajarkan menggunakan metode service learning dengan anak yang tidak diajarkan menggunakan metode service learning dengan thitung = 19,463 serta ttabel dengan dk = 48 (taraf signifikansi 5%) = 2,01. Jadi, hasil thitung > ttabel = 19,463 > 2,034, sehingga H0 ditolak serta H1 diterima. Bisa ditaik kesimpulan bahwasanya ada perbedaan yang signifikan perilaku prososial antar kelompok eksperimen yang menggunakan metode service learning dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional terhadap anak Kelompok B TK Gugus III Kecamatan Sukasada TA 2019/2020.Kata-kata Kunci: anak usia dini, metode service learning, perilaku prososial
Intensitas Penggunaan Gadget oleh Anak Usia Dini ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua di Kabupaten Badung Widiastiti, Ni Luh Gede Mita; Agustika, Gusti Ngurah Sastra
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i2.25179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh demokratis dengan intensitas penggunaan gadget oleh anak usia dini. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode korelasi dan ex-post facto. Penentuan sampel pada penelitian menggunakan multistage random sampling yang merupakan perpaduan antara dua teknik sampling yaitu teknik clusters sampling dan purposional random sampling. Berdasarkan hasil di peroleh sebanyak 216 orang tua anak yang tersebar pada 10 TK yang berada di wilayah Kabupaten Badung. Data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terlebih dahulu diuji pernyataan yang akan digunakan. Untuk menguji hipotesis menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil perhitungan pada penelitian menunjukan dimana rhitung sebesar 0,151 dan rtabel dengan N=216 pada taraf signifikan 5% sebesar  0,138 jadi rhitung lebih besar dari rtabel (0,151>0,138). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh demokratis dengan intensitas penggunaan gadget oleh anak usia dini yang berada di wilayah Kabupaten Badung. Kata-kata Kunci: pola asuh demokratis, intensitas penggunaan gadget, teknologi, anak usia dini
Pemahaman Orangtua Mengenai Sampah Non Organik Dan Pemanfaatannya Sebagai Media Pembelajaran Anak Prasekolah Rohita, .; Asnawiyah, Dewi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i3.25308

Abstract

Sampah masih menjadi permasalahan tersendiri yang menimbulkan dampak besar bagi lingkungan dan kesehatan. Sampah yang terbagi menjadi sampah organik dan sampah non organik terbanyak dihasilkan dari rumah tangga. Diperlukan pemahaman yang cukup agar orangtua mampu memanfaatkan sampah non organik dan menggunakannya sebagai media pembelajaran bagi anak usia prasekolah, selain juga untuk mengurangi sampah dan menjaga kelestarian alam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman orangtua mengenai sampah non organik dan pemanfaatannya sebagai media pembelajaran anak prasekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskrIptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis model interactive Miles and Huberman yang mencakup tahap koleksi data, reduksi data, display data, dan verifikasi data. Penentuan subjek menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria keluarga dengan anak usia 4-6 tahun yang dan bersedia menjadi responden penelitian. Adapun jumlah subjek dalam penelitian ini yaitu 15 orang tua dengan kriteria tersebut yang berlokasi di wilayah Tangerang Selatan, Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman orangtua mengenai sampah non organik dan pemanfaatannya sebagai media pembelajaran berada pada kategori baik, dimana responden mampu menjelaskan makna sampah non organik dengan benar; mampu membedakan dengan cara menyebutkan jenis sampah non organik dengan benar; mampu menjelaskan pentingnya melakukan daur ulang; dan mampu menyebutkan/ mencontohkan media pembelajaran yang dapat dibuat dengan memanfaatkan sampah non organik.
Implementasi Konsep Pengasuhan Dalam Upaya Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini (Survei di Desa Adat Serangan) Meilinda, Ni Wayan Ninda
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i2.25654

Abstract

 AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi konsep pengasuhan dalam upaya meningkatkan kemandirian anak usia dini. Sebuah penelitian survey dilaksankaan di Kampung Serangan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menyebar kuesioner sebagai data pendukung. Dalam penentuan subjek penelitian ini menggunakan sampling purposive. Responden dalam penelitian ini berjumlah 50 orang tua siswa TK Kumara Sari V Serangan yang berasal dari Desa Adat Serangan dan 5 orang tua yang diwawancarai. Penentuan sampel dilakukan dengan sampling total. Data dikumpulkan melalui hasil dari kuesioner, wawancara dan observasi. Data dianalisis untuk memgambarkan bahwa di Desa Adat Serangan memiliki implementasi konsep pengasuhan orang tua agar anak usia dini mandiri, sehingga anak mampu melakukan kegiatannya sendiri baik di lingkungan rumah, lingkungan luar (sekolah, diluar rumah). Berdasarkan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa Kemandirian anak usia dini di Desa Adat Serangan terjadi akibat adanya konsep pengasuhan demokratis dalam upaya meningkatkan kemandirian anak sehingga anak mampu mengerjakan segala kegiatannya tanpa dibantu oleh orang lain. Kata-kata Kunci: kemandirian, pengasuhan, anak usia dini, tradisiAbstractThis study aims to determine the implementation of the concept of care in an effort to increase the independence of early childhood. Survey was held in the customary village of Serangan. This research is a descriptive qualitative research with a questionnaire spread survey as supporting data. In determining the subject of this study using purposive sampling. Respondents in this study were 50 parents of Kindergarten Kumara Sari V Serangan students who came from the Customary Village of Serangan and 5 parents were interviewed. Determination of the sample is done by total sampling. Data was collected through the results of questionnaires, interviews and observations. Data were analyzed to illustrate that in the Customary Village of Serangan has the implementation of the concept of parenting so that early childhood is independent, so that children are able to carry out their own activities both at home and outside (school, outside the home). Based on the above research it can be concluded that the independence of early childhood in the Customary Village of Serangan occurs due to the concept of democratic parenting in an effort to increase the independence of children so that children are able to do all their activities without the assistance of others.Keywords: autonomy, parenting, early childhood, tradition
Diet Untuk Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Tantangan Orang Tua Siron, Yubaedi; Muslihah, Lulu; Sari, Nidiya; Dina, Ananda Egi Saifa
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i3.25701

Abstract

Anak dengan gangguan Attention DeficitHyperactivity Disorder (ADHD) memiliki masalah pada pemusatan perhatian dan cenderung hiperaktif dalam berkegiatan, salah satu pemicu sikap hiperaktif anak ialah makanan. Makanan yang tidak terkontrol dapat menyebabkan hiperaktivitas meningkat dan emosi tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan kesulitan orangtua dalam menuntun anak ADHD untuk berdiet serta solusi yang ditemukan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, partisipant penelitian diambil menggunakan purposive sampling dengan melibatkan 4 orang tua yang memiliki anak dengan gangguan ADHD. Hasil penelitian menunjukan bahwa hal tersulit dalam menuntun anak untuk berdiet adalah kurangnya pemahaman dari lingkungan sekitar dan konsistensi dalam menjalankan program diet. Orang tua menerapkan program diet dengan memilih makanan yang tepat bagi anak ADHD. Beberapa kegagalan terjadi karena adanya sikap tidak tegas, lepas kontrol, serta mendapatkan informasi yang salah. Namun, kegagalan dapat diatasi dengan adanya komunikasi dan kekompakan dengan lingkungan, keluarga, dan pihak sekolah.
Spiritual Bonding Anak Usia Dini Wirabrata, Dewa Gede Firstia; Marhaeni, Anak Agung Istri Ngurah
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i2.26194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran spiritual bonding anak usia dini di Bali. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan penggambaran data dilakukan secara deskriptif. Partisipan dari penelitian ini adalah siswa TK Lab Undiksha Singaraja (1 kelas) dan siswa TK Harapan Denpasar (1 kelas). Penelitian ini melibatkan satu variabel yaitu spiritual bonding dan data penelitian diperoleh melalui metode survey. Spiritual bonding didefiniskan sebagai sebuah semangat anggota komunitas dalam menciptakan kohesivitas sosial antar anggota komunitas atas dasar nilai-nilai spiritual yang ada di Bali yaitu nilai filosofis Tri Hita Karana. Instrumen penelitian ini menggunakan instrumen yang sudah tervalidasi dalam (Wirabrata, 2016). Sebagai penyesuaian untuk kepentingan penelitian ini, maka instrumen yang sudah tervalidasi tersebut dicek kembali keterbacaannya oleh dua orang pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritual bonding anak usia dini di Bali secara umum masih rendah. Spiritual bonding terendah terutama pada aspek Palemahan baik dari segi kognitif, afektif maupun konatif. Dengan kata lain, data ini menunjukkan bahwa anak usia dini belum memiliki pemahaman bahwa menjaga lingkungan bisa memberikan dampak yang besar tidak hanya bagi diri sendiri namun juga bagi kenyamanan orang lain. Ranah afektif pun juga masih tergolong rendah khususnya pada aspek Palemahan yang dimana rendahnya kedua ranah ini akan memengaruhi ranah konatif yang termanifestasi ke dalam perilaku mereka. Kata-kata Kunci: anak usia dini, spiritual bonding, Tri Hita Karana

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA More Issue