cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 1,354 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) BERBANTUAN MEDIA MOZAIK UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B1 TK GANESHA DENPASAR SELATAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Putu Agus Vera Dewi; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.4967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan motorik halus melalui penerapan model pembelajaran numbered heads together berbantuan media mozaik pada anak kelompok B1 TK Ganesha Denpasar Delatan Tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus tindakan. Subjek penelitian adalah 22 anak kelompok B semester 2 TK Ganesha Denpasar. Data penelitian tentang perkembangan motorik halus dikumpulkan menggunakan metode observasi dan metode wawancara dengan instrumen lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif, metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan pada siklus I sebesar 57, 4 % yang berada pada katagori rendah dan siklus II sebesar 80, 45 % berada ada katagori tinggi. Jadi terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 23, 05 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran numbered heads together dapat meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak kelompok B TK Ganesha Denpasar Selatan.Kata Kunci : Numbered Heads Together, Motorik halus, Mozaik This research purposed to improve fine motor skill development through implementation of numbered heads together learning model assisted with mosaic media to group B1 children at TK Ganesha South Denpasar on academic year 2014/2015. This research was Classrom Action Research (CAR) that conducted into two cycles. The subjects of this research were the 22 children in group B1 TK Ganesha Denpasar on second semester. The data about fine motor skill development were collected by using observation method and interview method with observation sheet as the instrument collecting data. The data were analyzed by using analysis statistical descriptive method, analysis descriptive qualitative method and qualitative descriptive method. The result of data analysis shows that the first cycle the development reaches 57,4% which in low category and on second cycle it reaches 23,05% which in high category. Thus the implementation from first cycle to second cycle is 23,05%. It can be concluded that the implementation of numbered heads together learning model assisted with mosaic media can improve fine motor skill development of group B1 children at TK Ganesha South Denpasar.keyword : Numbered Heads Together, Fine Motor Skill Development, Mosaic
PENERAPAN MODEL PICTURE AND PICTURE BERBANTUAN MEDIA KARTU GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA DI TK DARMA KUMALA PENATAHAN ., Ni Made Evi Marianti; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. Gede Raga, M.Si
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa pada anak kelompok A semester II tahun pelajaran 2013/2014 di TK Darma Kumala Penatahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan setelah menerapkan model picture and picture berbantuan media kartu gambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 26 anak TK pada kelompok A semester II tahun pelajaran 2013/2014. Data tentang kemampuan berbahasa anak kelompok A dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan pencatatan dokumen. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berbahasa pada anak kelompok A setelah penerapan model picture and picture berbantuan media kartu gambar pada siklus I sebesar 55,12% berada pada kategori rendah dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 80,12% berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan berbahasa berbantuan media kartu gambar sebesar 25%. Kata Kunci : model picture and picture, kemampuan berbahasa, media kartu gambar. This study aims to determine the improvement in the language skills of children in group A the second semester of academic year 2013/2014 in kindergarten Darma Penatahan Kumala, Penebel District, Tabanan after applying the model picture and picture-aided drawing card media. This research is an action research conducted in two cycles. Subjects were 26 kindergarten children in group A the second semester of academic year 2013/2014. Data on language skills of children in group A were collected by the method of observation, interviews, and recording documents. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis. The results of the data showed that there was an increase in the child's language skills A group of media-assisted drawing card in the first cycle of 55.12% in the low category and the second cycle increased to 80.12% in the high category. So an increase in the ability of the media-assisted language picture cards by 25%.keyword : models of picture and picture, the ability to speak, the media card image.
PENERAPAN METODE BERMAIN MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA ANAK KELOMPOK A ., A A Istri Ratna Dewi; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. Nyoman Wirya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan setelah diterapkan metode bermain melalui permainan ular tangga pada anak Kelompok A Semester II di PAUD Candra Kasih Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A semester II di PAUD Candra Kasih Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016, sebanyak 17 anak, yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan analisis data, diperoleh rata-rata perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan pada siklus I mencapai 65,00% dan berada pada kategori sedang. Pada siklus II rata-rata perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan mencapai 85,00% dan berada pada kategori tinggi. Terjadi peningkatkan dari siklus I ke siklus II sebesar 20,00%. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain melalui permainan ular tangga dapat meningkatkan perkembangan kognitif pada anak kelompok A semester II di PAUD Candra Kasih Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : metode bermain, permainan ular tangga, perkembangan kognitif This study aims to improve the cognitive development in recognizing the symbol of numbers after applied the method of playing through snakes and ladders game for Group A children in the second Semester of Candra Kasih Denpasar the Academic Year 2015/2016. The type of this research is the Classroom Action Research (CAR) is conducted in two cycles. The subjects were students in group A of Candra Kasih Denpasar Academic Year 2015/2016, the total of 17 children, consist of 10 boys and 7 girls. The data research on cognitive development in finding symbol of numbers collected by the method of observation with instruments such as observation sheet. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. Based on the data analysis, obtained an average of cognitive development in recognizing the symbol of numbers in the first cycle reaches 65,00% and the middle category. In the second cycle the average cognitive development in recognizing the symbol numbers reached 85,00% and at the high category. Improvement occurred from the first cycle to the second cycle is 20,00%. So we can conclude that the Use of the method of playing through the snakes and ladders game can improve the cognitive development of the children in Candra Kasih Denpasar Academic Year 2015/2016.keyword : playing method, snakes and ladder game, cognitive development
METODE BERMAIN MELALUI PERMAINAN REBUT TEMPAT DENGAN MEMANFAATKAN VARIASI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA ANAK KELOMPOK A SEMESTER 2 TK IKAL WIDYA KUMARA DENPASAR ., Kadek Junia Dwi Antariyani; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.5033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak setelah diterapkan metode bermain melalui permainan rebut tempat dengan memanfaatkan variasi media kelompok A TK Ikal Widya Kumara denpasar.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah 17 orang anak kelompok A semester 2 TK Ikal Widya Kumara Denpasar Tahun Ajaran 2014/2015. Data penelitian perkembangan kognitif dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan metode wawancara dengan instrumen yang berupa lembar observasi. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif, metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa meningkatnya perkembangan kognitif dengan penerapan metode bermain melalui permainan rebut tempat dengan memanfaatkan variasi media diperoleh rata-rata pada siklus I sebesar 59,02% yang berada pada kriteria “rendah” mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82,52% tergolong “kriteria tinggi”. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan persentase rata-rata anak dari siklus I ke siklus II sebesar 23.5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain melalui permainan rebut tempat dengan memanfaatkan variasi media dapat meningkatkan perkembangan kognitif pada anak kelompok A semester 2 TK Ikal Widya Kumara DenpasarKata Kunci : bermain,rebut tempat,perkembangan kognitif This research is aimed to know about the improment of the children cognitive development after the application of playing method throvgh by using a variety of media in group A TK Ikal Widya Kumara Denpasar applicd. The type of this researeh is dassroom action research (car) this was implemented in two cycles. The subject of the research were 17 group A children in Semerter 2 of TK Ilak Widya Kumara in the school year of 2014/2015. The research data of cognitive development in this research wa assen bled by using observation and interview methods by the instruments which formed in some observation sheet. The research result data was analyzed by vsing descripfive statistic analysisi,qlalitative descriptive analysis and quantitative descriptive methods. The reserchs result data was analyzed by vsing descriptire statistic analysis,qulitatiiv descriptive analysis and quantative descriptive methods. The result of data analysis showed that . there was an improvement of the childrens cognitive development by the application of plase playoof game method by ising a variety of media, obtained the average of cycle is 59,2%, which belong to “ low criteria “ was increased in cyde II to 82,52%,and it was belong to “ high critera”. It showed that there is an improve ment of the childen average percentage from cycle I to cyck II for 23,5%.from the result, it can be concluded that the application of media can increase the cognitive development of semester 2 group children in TK Ikal Widya Kumara.keyword : Playing,Place Playoff ,Lognitive Development
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS BERBANTUAN PICTURED CARDS UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA ANAK KELOMPOK B1 SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI TK PRADNYA PARAMITA PENARUNGAN KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG ., Luh Putu Rosalina Dewi; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3128

Abstract

Permasalahan yang terdapat pada penelitian ini mengenai rendahnya perkembangan kognitif. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang telah dilakukan dengan kelompok B1 di TK Pradnya Paramita pada hari Senin 3 Maret 2014, diperoleh beberapa informasi yaitu, 1) jumlah siswa di kelompok B1 sebanyak 20 orang anak, 2) Yang tergolong perkembangan kognitif anak sudah mampu (****) sebanyak 5 orang anak, sedangkan yang tergolong kurang mampu (*) sebanyak 15 orang anak. Berdasarkan pencatatan dokumen diperoleh beberapa informasi yaitu, 1) jumlah siswa kelompok B1 tahun pelajaran 2012/2013 yang masih tergolong perkembangan kognitif anak dibawah KKM adalah 19 atau 50%, 2) jumlah siswa kelompok B1 tahun pelajaran 2011/2012 yang masih tergolong perkembangan kognitif anak dibawah KKM adalah 21 atau 58,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Peningkatan kemampuan kognitif anak TK pada kelompok B1 di TK Pradnya Paramita dengan menerapkan metode pemberian tugas berbantuan pictured cards. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 orang anak TK pada Kelompok B1 Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang kemampuan kognitif dikumpulkan dengan metode observasi dengan isntrumen berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kognitif dengan penerapan metode pemberian tugas berbantuan pictured cards pada siklus I sebesar 58,75% yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82,50% tergolong pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan kognitif anak dalam mengelompokkan pictured cards.Kata Kunci : Metode pemberian tugas, Pictured cards, Kognitif This study was aimed to finding out : the increase of cognitive ability kindergarten children in B1 group at Pradnya Paramita kindergarten with giving task method helped by pictured cards. This research is an action research conducted in two cycles. The subjects were 20 kindergarten with children in B1 group at 2013 / 2014 academic year. The data of it is about cognitive ability collected by the method of observation with instrument such as observation sheet. The data were analyzed with descriptive analysis method and quantitative descriptive analysis method. The result of the data analysis were showed that the increase of cognitive ability with giving task method helped by pictured cars on the first cycle was 58,75% which are in low category were increased at the second cycle to 82,50% belong to high category, so there was an increase of cognitive child’s ability in grouped of pictured cards.keyword : Giving task method, Pictured cards, Cognitive
Pemahaman Orangtua Mengenai Sampah Non Organik Dan Pemanfaatannya Sebagai Media Pembelajaran Anak Prasekolah Rohita, .; Asnawiyah, Dewi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 8, No 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i3.25308

Abstract

Sampah masih menjadi permasalahan tersendiri yang menimbulkan dampak besar bagi lingkungan dan kesehatan. Sampah yang terbagi menjadi sampah organik dan sampah non organik terbanyak dihasilkan dari rumah tangga. Diperlukan pemahaman yang cukup agar orangtua mampu memanfaatkan sampah non organik dan menggunakannya sebagai media pembelajaran bagi anak usia prasekolah, selain juga untuk mengurangi sampah dan menjaga kelestarian alam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman orangtua mengenai sampah non organik dan pemanfaatannya sebagai media pembelajaran anak prasekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskrIptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis model interactive Miles and Huberman yang mencakup tahap koleksi data, reduksi data, display data, dan verifikasi data. Penentuan subjek menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria keluarga dengan anak usia 4-6 tahun yang dan bersedia menjadi responden penelitian. Adapun jumlah subjek dalam penelitian ini yaitu 15 orang tua dengan kriteria tersebut yang berlokasi di wilayah Tangerang Selatan, Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman orangtua mengenai sampah non organik dan pemanfaatannya sebagai media pembelajaran berada pada kategori baik, dimana responden mampu menjelaskan makna sampah non organik dengan benar; mampu membedakan dengan cara menyebutkan jenis sampah non organik dengan benar; mampu menjelaskan pentingnya melakukan daur ulang; dan mampu menyebutkan/ mencontohkan media pembelajaran yang dapat dibuat dengan memanfaatkan sampah non organik.
Diet anak attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD): tantangan orang tua Siron, Yubaedi; Muslihah, Lulu; Sari, Nidiya; Dina, Ananda Egi Saifa
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i3.25701

Abstract

Anak dengan gangguan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) memiliki masalah pada pemusatan perhatian dan cenderung hiperaktif dalam berkegiatan, salah satu pemicu sikap hiperaktif anak ialah makanan. Makanan yang tidak terkontrol dapat menyebabkan hiperaktivitas meningkat, emosi tidak stabil, bahkan halusinasi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan kesulitan orangtua dalam menuntun anak ADHD untuk berdiet serta solusi yang ditemukan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, sampel penelitian menggunakan  purposive sampling  dimana sampel merupakan 4 orang tua yang memiliki anak dengan gangguan ADHD dan telah melalui kesulitan serta menemukan solusi dari permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukan bahwa hal tersulit dalam menuntun anak untuk berdiet adalah kurangnya pemahaman dari lingkungan sekitar dan konsistensi dalam menjalankan program diet beberapa kegagalan terjadi karena adanya rasa iba dan sikap tidak tegas, lepas kontrol, serta mendapatkan informasi yang salah. Namun, kegagalan dapat diatasi dengan sikap tegas, serta adanya komunikasi dan kekompakan dengan lingkungan, keluarga, dan pihak sekolah.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Pada Anak Usia 4 – 5 Tahun Melalui Permainan Balok Angka Cahyani, Agnes Dhear Nur
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 8, No 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i3.25070

Abstract

Rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun sering terjadi dan selalu menjadi topik hangat yang diperbincangkan setiap tahunnya oleh pendidik, orang tua, dan masyarakat. Dimana seharusnya anak usia empat sampai lima tahun sudah mampu mengenal lambang bilangan satu sampai sepuluh. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan rendahnya kemampuan anak usia empat sampai lima tahun dalam mengenal lambang bilangan adalah dengan menggunakan permainan balok angka. Artikel ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui cara meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun melalui permainan balok angka. Jenis penelitian yang digunakan dalam artikel ilmiah ini adalah kualitatif-deskriptif. Metode yang digunakan dalam artikel ilmiah ini adalah kajian pustaka. Subjek dalam artikel ilmiah ini adalah anak usia empat sampai lima tahun. Berdasarkan sumber-sumber kajian pustaka yang dikumpulkan, didapatkan hasil bahwa cara mengenalkan lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun yang paling tepat adalah dengan menggunakan permainan balok angka. Hal ini sudah terbukti akurat dari hasil-hasil penelitian para peneliti yang menyatakan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mengenal lambang bilangan satu sampai sepuluh pada anak usia empat sampai lima tahun melalui permainan balok angka. Kesimpulan dari artikel ilmiah ini adalah terdapat empat langkah pelaksanaan permainan balok angka guna meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun.
Implementasi Konsep Pengasuhan Dalam Upaya Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini (Survei di Desa Adat Serangan) Meilinda, Ni Wayan Ninda
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i2.25654

Abstract

 AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi konsep pengasuhan dalam upaya meningkatkan kemandirian anak usia dini. Sebuah penelitian survey dilaksankaan di Kampung Serangan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menyebar kuesioner sebagai data pendukung. Dalam penentuan subjek penelitian ini menggunakan sampling purposive. Responden dalam penelitian ini berjumlah 50 orang tua siswa TK Kumara Sari V Serangan yang berasal dari Desa Adat Serangan dan 5 orang tua yang diwawancarai. Penentuan sampel dilakukan dengan sampling total. Data dikumpulkan melalui hasil dari kuesioner, wawancara dan observasi. Data dianalisis untuk memgambarkan bahwa di Desa Adat Serangan memiliki implementasi konsep pengasuhan orang tua agar anak usia dini mandiri, sehingga anak mampu melakukan kegiatannya sendiri baik di lingkungan rumah, lingkungan luar (sekolah, diluar rumah). Berdasarkan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa Kemandirian anak usia dini di Desa Adat Serangan terjadi akibat adanya konsep pengasuhan demokratis dalam upaya meningkatkan kemandirian anak sehingga anak mampu mengerjakan segala kegiatannya tanpa dibantu oleh orang lain. Kata-kata Kunci: kemandirian, pengasuhan, anak usia dini, tradisiAbstractThis study aims to determine the implementation of the concept of care in an effort to increase the independence of early childhood. Survey was held in the customary village of Serangan. This research is a descriptive qualitative research with a questionnaire spread survey as supporting data. In determining the subject of this study using purposive sampling. Respondents in this study were 50 parents of Kindergarten Kumara Sari V Serangan students who came from the Customary Village of Serangan and 5 parents were interviewed. Determination of the sample is done by total sampling. Data was collected through the results of questionnaires, interviews and observations. Data were analyzed to illustrate that in the Customary Village of Serangan has the implementation of the concept of parenting so that early childhood is independent, so that children are able to carry out their own activities both at home and outside (school, outside the home). Based on the above research it can be concluded that the independence of early childhood in the Customary Village of Serangan occurs due to the concept of democratic parenting in an effort to increase the independence of children so that children are able to do all their activities without the assistance of others.Keywords: autonomy, parenting, early childhood, tradition
Model Daycare Berbasis Attachment di Perkantoran Lina, Roza; Mahyuddin, Nenny
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i3.31551

Abstract

Berbagai kondisi orangtua yang mempunyai anak usia dini terutama yang berumur 0-2 tahun yang bekerja di kantor dalam mengasuh, merawat begitu juga dengan pemberian ASI berdampak terhadap attachment (kelekatan). Tujuan dari pengembangan ini menghasilkan buku panduan daycare perkantoran berbasis attachment yang valid, praktis, dan efektif. Adapun partisipan adalah pegawai yang mempunyai anak usia dini (0 - 6 tahun) sebanyak 16 orang dan pejabat di lingkungan perkantoran sebanyak 4 orang. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model 4-D terdiri dari 4 tahap yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran dengan metode pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, menyebarkan instrumen dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data berupa angket untuk uji validitas, praktikalitas, dan efektifitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan skala Likert dan rumus persen. Berdasarkan hasil uji validitas buku panduan model daycare di perkantoran berbasis attachment oleh para ahli diperoleh rata-rata 87% berada pada kategori sangat valid, hasil uji praktikalitas respon pejabat dan pegawai yang mempunyai anak usia dini diperoleh rata-rata persentase 88 % pada kategori sangat praktis, dan hasil uji efektifitas respon pejabat (4 orang) dan pegawai yang mempunyai anak usia dini (16 orang) adalah 88 % serta 91 % di tempat penyebaran pada kategori sangat efektif. Dari penilaian hasil buku panduan diketahui dapat meningkatkan attachment orangtua dan anak. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa buku panduan model daycare di perkantoran berbasis attachment valid, praktis dan efektif serta dapat meningkatkan attachment antara orangtua dan anak.

Page 52 of 136 | Total Record : 1354


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, No 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol 4, No 2 (2016): Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli More Issue