cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN IPS TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU DI SD GUGUS PANGERAN DIPONEGORO DENPASAR BARAT ., Kadek Ary Gerhani; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung pada tema cita-citaku siswa kelas IV di SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen menggunakan the static group pretest-postest design. Populasi penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas IV di SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2014/2015 berjumlah 428 siswa. Teknik yang digunakan untuk menentukan sampel adalah random sampling. Sampel berjumlah 64 siswa yang terdiri dari dua sekolah yaitu siswa kelas IV B SD Negeri 11 Pemecutan sebagai kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung dan siswa kelas IV SD Negeri 16 Pemecutan sebagai kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung. Data hasil belajar pengetahuan IPS diperoleh melalui tes. Data dianalisis menggunakan uji-t. Nilai rata-rata kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung =74,28 dan nilai rata-rata kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung =72,15. Hasil analisis uji-t menunjukkan thitung=0,61 dan ttabel=2,000 untuk dk=62 dengan taraf signifikan 5%. Jadi thitung=0,61 < ttabel=2,000 maka H0 diterima dan Ha ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh pendekatan saintifik terhadap hasil belajar pengetahuan IPS tema cita-citaku siswa kelas IV ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru di SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : pendekatan saintifik, pertanyaan langsung, pertanyaan tidak langsung, hasil belajar pengetahuan IPS. This study has aim to find out significant discrepancy of study result of social science between grup of student who are tought by scientific approach using direct question and grup of student who are tought by scientific approach using indirect question in theme of Cita-citaku on grade IV student Gugus Pangeran Diponegoro Elementary School West Denpasar, 2014/2015. This type of study is pra-experiment using the static group pretest-postest design. The population of this study is all students on grade IV Gugus Pangeran Diponegoro Elementary School, West Denpasar 2014/2015 with the total of 428 students. The technique used to determine sample is random sampling. The sample are 64 student that consist of two schools which are student grade IV B of Pemecutan 11 Elementary School as a group of students who are tought by scientific approach using direct question and student grade IV class of Pemecutan 16 Elementary School as a group of students who are tought by scientific approach using indirect question Data of the study result was gotten by test. The data was analyzed using uji-t. The range score of group of student who are tought by scientific approach using direct questions is =74,28 and the range score of group of student who are tought by scientific approach using indirect questions is =72,15. The result of analyzed uji-t shows thitung=0,61 and ttabel=2000 for dk=62 with significant level 5%. Thus thitung=0,61,< ttabel=2000 therefore H0 is accepted and Ha is refused. The result of this study shows that there is not influence of scientific approach to the study result of social science in theme of Cita-citaku on students grade IV reviewed from the characteristic of teacher’s questions at Gugus Pangeran Diponegoro Elementary School West Denpasar 2014/2015.keyword : scientific approach, direct question, indirect question, study result of social science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NHT BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAPHASILBELAJARIPSSISWA KELAS IV SD ., Ni Nengah Widiantari; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran NHT berbasis lingkungan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model bukan NHT berbasis lingkungan pada siswa kelas IV Gugus III Kecamatan Kintamani. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Kintamani yang berjumlah 128orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik Random Sampling dan diperoleh sampel yaitu siswa kelas IV SDN Sekaan yang berjumlah 25 orang dan siswa kelas IV SDN Bayunggede yang berjumlah 22 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes dengan instrument tes objektif pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipeNHT berbasis lingkungan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model bukan kooperatif tipe NHT berbasis lingkungan (thitung = 6,72 ; ttabel = 2,02). Siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaraan kooperatif tipe NHT berbasis lingkungan memperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 18,24 berada pada kategori tinggi. Sedangkan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran bukan kooperatif tipe NHT berbasis lingkungan memperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 12,68 berada pada kategori sedang. Jadi model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis Lingkungan berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS. Kata Kunci : hasil belajar, IPS, lingkungan, NHT This study aims to determine differences in social Sciences outcomes between students who follow learning with NHT learning model -based environment with students who follow learning with non-NHT learning model -based environment in the fourth graders in Gugus III Kintamani districts. This type of research is a quasi-experiment research. The population of this study is all students of class IV in Gugus III Kintamani districts which amounted to 128 people.The sample of this study was chosen by Random Sampling technique and obtained the sample that is the fourth grade students of SDN Sekaan which amounted to 25 people and the fourth grade students of SDN Bayunggede which amounted to 22 people. The data collected in this research use test method with multiple choice objective test instrument.The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The result of the research shows that there are differences of outcomes between students who follow learning with cooperative type NHT learning model -based environment with students who follow learning with non- cooperative type NHT learning model -based environment (t = 6.72; ttable = 2.02). Students who were taught by cooperative type NHT learning model -based environment based on the average result of learning result that is 18.24 are in high category. While the students who were taught by non-cooperative learning of NHT type based on the environment obtained an average of 12.68 learning outcomes in the medium category. So model of cooperative type NHT learning model -based environment the positive impact on social Sciences learning outcomes.keyword : learning outcomes, social studies, environment, NHT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK BERRBANTUAN MEDIA KARTU BILANGAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR CALISTUNG SISWA KELAS III SD N 2 DANGIN PURI I Gst. Agung Oka Negara, Kdk. Supariani, I Wyn. Rinda Suardika,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1320

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan yang signifikan prestasi belajar calistung siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran tematik berbantuan media kartu bilangan  dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas III SD N 2 Dangin Puri Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini merupakan quasi eksperimental design yaitu dengan menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD N 2 Dangin Puri Kecamatan Denpasar Utara yang berjumlah 98 siswa.Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas III  A yang berjumlah 30 siswa  dan IIIC yang berjumlah 33 siswa. Data prestasi belajar membaca menulis berhitung (calistung) di kelas eksperimen dan kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes esai yang berjumlah 10 soal.Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Dari Hasil analisis Uji T taraf signifikasi 5% dan dk 61 diperoleh thitung =4,393 > ttabel =2,00 berarti terdapat perbedaan yang significant prestasi belajar calistung siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran tematik berbantuan media kartu bilangan dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Berdasarkan tes akhir pembelajaran (postes) diketahui bahwa rata-rata prestasi belajar calistung kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol (80>71,3). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran tematik berbantuan media kartu bilangan berpengaruh terhadap prestasi belajar calistung siswa kelas III SD N 2 Dangin Puri Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2012/2013.   Kata kunci: Model pembelajaran tematik, Media kartu bilangan, Prestasi Belajar Calistung
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BEBASIS MASALAH BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DI SD GUGUS KAPTEN JAPA DENPASAR UTARA ., I Putu Adhi Nugraha Putra; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvesional pada siswa kelas V Semester 1 Di Gugus Kapten Japa Denpasar Utara Tahun Ajaran 2013/2014.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu menggunakan desain nonequivalentpost test only control group desain. Sampel penelitian ini adalah SD N 33 Dangin Puri dengan jumlah siswa 33 orang, sebagai kelompok eksperimen dan SD N 20 Dangin Puri, dengan jumlah siswa 32 orang, sebagai kelompok kontrol. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik sistem random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data tentang hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian, kemudian dianalisis menggunakan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media powerpoint dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thitung = 3,48 > ttabel = 2,00; ά=0,05). Berdasarkan rata-rata hasil belajar IPA, diketahui siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media powerpoint lebih baik dari siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional ( = 65,58 > = 58,75.). Dengan demikian, model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media powerpoint berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Semester 1 Di Gugus Kapten Japa Denpasar Utara Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : PBM, powerpoint The purpose of this reseachwas significant differences in science learning outcomes between groups of the students that learned use in the model Learning of Problem Based Learning ( PBM ) with a group of students that learned using conventional learning in class V Semester 1, in Kapten Japa North Denpasar 2013/2014 Academic Year. This research is a quasi experimental study using design of nonequivalent post-test only control group design. The student takes sample of SD N 33 Dangin Puri with 33 students, as the experimental group and SD N 20 Dangin Puri with 32 students, as the control group . The sample selection was done by using a system of random sampling. Collecting data in this study was conducted using the test. Data on students' science learning outcomes were collected using a test description, then analyzed using t-test. The results showed that , there are significant differences on science learning outcomes between groups of students who learned with the model assisted problem-based learning with a group of PowerPoint media students who take conventional learning models ( of t = 3.48 > table = 2.00 ; ά = 0.05 ) . Based on the average of the results of learning science , students know that follow the model -assisted problem-based learning PowerPoint media better than students who take lessons with the conventional model ( X1 = 65.58 > X2 = 58.75 . ) . Thus, the model -based learning PowerPoint media -assisted problem affects the results of learning science fifth grade students Semester 1 at Gugus Kapten Japa North Denpasar 2013/2014 School Year academic.keyword : model of problem-based learning, PowerPoint, science learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV DI GUGUS I KECAMATAN BULELENG ., Md. Padmarani s; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran kuantum dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah populasi 164 siswa. Sampel diambil dengan cara simple random sampling yang berjumlah 58 siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran kuantum dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh (thitung= 7,673 > ttabel= 2,000) dan dilihat dari rata-rata hitung ternyata skor rata-rata yang diperoleh siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kuantum lebih tinggi dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu ( = 23,52 > =15,76). Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kuantum berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV di Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Model pembelajaran kuantum, hasil belajar, Gugus I Kecamatan Buleleng. This research aims to find out the difference a result learn IPA groups of students who are learning to follow the model of quantum learning with a group of students who are learning to follow the conventional learning model. This type of research is a research experiment of quasi (quasi alphabets experiment) and the draft post test only control group design. The population of this research is the whole grade IV Cluster I sub district of Buleleng year 2015/2016 lessons with a total population of 164 students. Samples taken by way of simple random sampling of 58 students. The data collected in this research is the result of learning the IPA. Test results form learn the IPA used was multiple choice. The data were analyzed using t-test to test the difference in student learning outcomes. The results showed that there is a significant difference between the IPA learning outcomes students learn to follow the model of quantum learning with a group of students who are learning to follow the conventional learning model. This is shown by (thitung = ttabel > 7.673 = 2.000) and the views of the average count turns out to be an average score of students who study obtained using quantum learning model is higher with students who learn to use the conventional learning model ( = 23.52 > = 15,76). Based on the foregoing, it can be concluded that the positive effect of quantum learning model against the results of student learning on subjects natural science class IV on the cluster I Sub Buleleng years lessons 2015/2016.keyword : Quantum learning model, the results of the study, Cluster I sub district of Buleleng.
PENGARUH METODE PEMECAHAN MASALAH BERBANTUAN MEDIA KONGKRIT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV SD PEGAYAMAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG ., Siti Romlah; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode pemecahan masalah berbantuan media kongkrit dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment).rancangan penelitian yang digunakan adalahpost-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas IV Desa Pegayaman Kecamatan Sukusada Kabupaten Bulelengtahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 4 kelas dengan jumlah 114 siswa.Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tekhnik Simple random sampling dengan mendapatkan SDN 3 Pegayaman sebagai kelas eksperimen dan SDN 2 Pegayaman sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar Matematika di kelas eksperimen dan di kelas kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan bentuk tes esai. Data dianalisis dengan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode pemecahan masalah berbantuan media kongkritdengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thit= 1,545. ttab=2,002). Ini berarti metode pemecahan masalah berbantuan media kongkrit berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Nomor 3 di Desa Pegayaman.Kata Kunci : pemecahan masalah berbantuan media kongkrit, karakter, hasil belajar. This study aims to determine the differences in outcome between groups of students learning mathematics that learned by using the media-assisted problem-solving concrete with a group of students who learned with the conventional teaching fourth grade students in the District Sukasada Pegayaman Village Buleleng academic year 2013/2014. This study was a quasi-experimental study (quasi-experiment). research design used was a post-test only control group design. The population in this study is a fourth grade elementary school students Pegayaman Village Buleleng Subdistrict Sukusada academic year 2013/2014 as much as 4 classes with a number of 114 students. Sampling in this study using Simple random sampling technique to obtain SDN 3 Pegayaman as experimental classes and SDN 2 Pegayaman as the control class. The data collected is the value of the learning of Mathematics in the experimental class and the control class. Learning outcomes data were collected using a form of essay test. Data were analyzed by T test results showed that there were significant differences in mathematics learning outcomes of students who learned with problem solving using concrete media aided by students who learned with using conventional learning (thit = 1.545. Ttab = 2.002). This means that media-assisted problem-solving methods concretely significant effect on learning outcomes mathematics in grade IV Elementary School No. 3 in the Village Pegayaman.keyword : media assisted problem solving methods concrete, character, learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MOODY TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS V SD DI GUGUS 8 KECAMATAN BULELENG Ndara Tanggu Renda, Pt. Wahyuni, Md. Sulastri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.894

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil keterampilan menulis puisi antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran moody dan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD segugus 8 kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling dan diperoleh SD No 1 Paket Agung sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 35 orang siswa dan SD No2 Paket Agung sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 34 orang siswa. Data hasil keterampilan menulis puisi siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai keterampilan menulis puisi antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran moody dan siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 9,98 dan t tabel = 1,990 untuk db = n1 + n2 – 2 = 67 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima.Kata kunci: model moody, keterampilan menulis puisi
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., A.A.Ayu Ratna Dewi; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran inkuiri, dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA melalui pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas IVB SD Negeri 7 Pedungan yang berjumlah 49 siswa. Tindakan dilaksanakan 2 siklus, siklus I dan siklus II terdiri atas 3 pertemuan. Setiap siklus dilakukan 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode tes. Data keaktifan siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, sedangkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda biasa. Kedua data ini dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan persentase nilai rata-rata keaktifan pada siklus I dari 75,29% dengan kategori cukup aktif dan pada siklus II menjadi 85,66%dengan kategori aktif. Sedangkan untuk hasil penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I mencapai 74,72% dengan kategori sedang. Sedangkan pada siklus II, persentase rata-rata hasil penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa mencapai 88,20% dengan kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa Penerapan Pendekatan Saintifik Berbasis Model Pembelajaran Inkuiri Dapat Meningkatkan Keaktifan dan Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas IVB SD Negeri 7 Pedungan.Kata Kunci : saintifik, model inkuiri, keaktifan, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA This research aiming to (1) increase students learning activeness trough scientific approach based on inquiry learning model in to (2) increase competency in sciensi based on inquiry learning model.This research is class action researth (PTK) with 49 student of class IVB SD Negeri 7 Pedungan as the subject. The action is held in 2 cycle. Cycle I consist of 3 meetings and cycle II consists of 3 meetings, each cycle done in 4 steps which is planning, implementation, observation and reflection. Research data collection is done by observesion sheet and test method. Student Activeness data is collected using observation sheet and science compotenscy mastery is collected using multiple choice test. Both of the data area analyzedusing method and quantitative descriptive analysis. Research result showing average value percentage of activeness in cycle I start from 75,29% with meet activeness category and cycle II into 85,66% with active category. While the result of science competency mastery in cycle I start from 74,72% with moderate category and cycle II reach 88,20% with high category. So can be concluded that implementation of scientific approach based on inquiry learning model increasing activeness and science competency class IVB SD Negeri 7 Pedungan.keyword : Scientific approach, inquiry learning model, activeness, science competency mastery
PENGARUH MODEL TELAAH YURISPRODENSI INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR PKn PADA SISWA KELAS V SD NO 1 KAMPUNG BUGIS ., Purwanti; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar PKn siswa yang mengikuti model pembelajaran Telaah Yurisprodensi Inquiri, (2) deskripsi hasil belajar PKn siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, (3) perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Telaah Yurisprodensi Inquiri dan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD No 1 Kampung Bugis, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Sebanyak 60 orang siswa dipilih sebagai sampel. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah skor hasil belajar PKn ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, hal ini dilihat dari perbedaan rata-rata skor siswa antara kelompok eksperimen (20,30) dan kelompok kontrol (16,30). Dengan demikian, model pembelajaran Telaah Yurisprodensi Inquiri berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn dibandingkan dengan model konvensional.Kata Kunci : Telaah Yurisprodensi Inquiri, konvensional, hasil belajar PKn The aims of study were to (1) describe civics learning outcomes of students who follow learning model of Jurisprudential Inquiry, (2) describe civics learning outcomes of students who follow conventional learning model, and (3) determine significant differences of civics learning outcomes between the students who follow learning model with Jurisprudential Inquiry with students who follow conventional learning model.The study was quasi-experimental. The population was all fifth grade students of elementary school in SD No 1 Kampung Bugis Beleleng regency academic year 2013/2014. There were 60 students as samples of study. The data were analyzed cognitively by using objectif tests. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of study showed that there are significant differences between civic learning outcomes between the students who follow learning model with Jurisprudential Inquiry with students who follow conventional learning model, it saw average score of experimental group (20, 30) and the average score of control group is (16, 30). From the results of study conducted, it can be concluded that using review Jurisprudential Inquiry model has positive influence of civics learning outcomes PKn rather than using conventional learning model.keyword : Jurisprudential Inquiry, conventional, civics learning outcomes
PENGARUH STRATEGI REACT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD ., I Ketut Agus Budiartana; ., Drs. Nyoman Wirya; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui deskripsi kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran konvensional. (2) Mengetahui deskripsi kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran REACT. (3) Mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelejaran REACT dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalent posttest only control group design.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VIII, Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 121 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD SD No. 1 Paket Agung yang berjumlah 43 orang dan siswa kelas IV SD SD No. 2 Paket Agung yang berjumlah 41 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah dalam bentuk uraian. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) Kemampuan pemecahan masalah matematika kelompok kontrol dengan rata-rata (M) 64,33. (2) Kemampuan pemecahan masalah matematika kelompok eksperimen dengan rata-rata (M) 96,07. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan memecahkan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran REACT dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi konvensional (thitung > ttabel, thitung = 7,84 dan ttabel = 2,00).Kata Kunci : strategi pembelajaran REACT, kemampuan pemecahan masalah matematika This research was purposed to know : (1) matemathic problem solving skill the group of student who learnt by using conventional learning strategy, (2) mathemathic problem solving skill the group of student who learnt by using REACT learning strategy, (3) difference of mathemathic problem solving skill between group of student who learnt by using REACT learning strategy and group of student who learnt by using conventional learning strategy. Type of this research was a quasi experiment with nonequivalent posttest only control group design. Population of this research was fourth grade in gugus VIII of kecamatan Buleleng in 2013/2014 school year which consisted of 121 students. The sample was fourth grade students in SD No. 1 Paket Agung which consisted of 43 students and fourth grade students in SD No. 2 Paket Agung which consisted of 41 students. The data were collected by using problem solving skill test in the form of description that was analyzed by descriptive statistics analysis and inferential statistics that was t-test. Result of this reserach is proving that (1) mean of mathemathic problem solving skill in control group was 64,33, (2) mean of mathemathic problem solving skill in experiment group was 96,07, (3) there was difference of mathemathic problem solving skill between group of student who were learnt by REACT learning strategy and group of student who were learnt by conventional strategy (tcount > ttable, tcount = 7,84 dan ttable = 2,00).keyword : REACT learning strategy, mathemathic problem solving skill

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue