cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH METODE PQRST TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS 5 KECAMATAN KEDIRI Md. Suarjana, Ni Wyn Linda Jayanthi, Ni Nym. Garminah,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.751

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode PQRST dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan posttestonly control group design.Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di Gugus 5 Kecamatan Kediri tahun pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 8 kelas. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan teknik group random sampling, didapatkan 2 kelas sampel yaitu, SD No. 1 Pandak Bandung dan SD No.2 Pandak Bandung. Data pemahaman konsep dikumpulkan dengan metode tes dengan instrumen 10 butir tes pemahaman konsep berbentuk uraian.Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji hipotesis, dan uji-t. Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar menggunakan metode PQRST dansiswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA. Hasil analisisnya menunjukkan thitung= 6,62 dan ttabel = 1,684 untuk db = n1 + n2 – 2 = 48 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil mean pada kelompok eksperimen adalah 39,57 dan pada kelompok kontrol adalah 31,13.Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa menjadi lebih baik apabila menggunakan metode PQRST. . Kata Kunci: metode PQRST, pemahaman konsep IPA  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARCS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SDN 11 SESETAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Luh Widya Restuti; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARCS dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas VI SD Negeri 11 Sesetan tahun pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VISD Negeri 11 Sesetan yang banyaknya 91 siswa. Setelah disetarakan dan diundi sampel dalam penelitian ini adalah Kelas VIA sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 31 dan Kelas VIB sebagai kelompok kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 30. Jenis penelitian menggunakan eksperimen semu atau kuasi eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Data tentang hasil belajar konsep pengukuran dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data analisis dengan t-test dengan tahapan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARCS dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional SDN 11 Sesetan Tahun Pelajaran 2014/2015. Hal ini dapat dibuktikan thitung= 5,433>ttabel = 2,000 dengan db = 59( ∑n-2 = 61 – 2 = 59 ) dan taraf signifikansi 5%. Demikian juga rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARCS (83,68) lebih besar dari hasil belajar IPA siswa dengan model pembelajaran Konvesional (76,46)Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ARCS berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswaKelas VI SD Negeri 11 Sesetan Tahun Pelajaran 2014/2015Kata Kunci : Kata-kata kunci : model arcs , hasil belajar ipa This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through learning model ARCS with students that learned through conventional teaching in six grade of SD N 11 Sesetan year 2014/2015 . The study population was all students in the six grade which are contains91 students. After synchronized and samples drawn in this study was 6th A grade as experimental group which are contains 91 students and 6th B grade as a control group which are contains 30 students. Types of research are using quasi-experimental or quasi-experimental . The study design used is Non- Equivalent Control Group Design . Data on study results was collected with instruments measuring the concept of a multiple choice test . This data analysis was by t - test with stage test for normality and homogeneity tests . The results of research shows, there have a different result significant study science among the students that learned with learning model ARCS and the students learned with conventional learning SDN 11 Sesetan year2014/1015. This can be proved thitung= 5,433 > ttabel = 2,000 with db = 59( ∑n-2 = 61 – 2 = 59 ) and significant 5%. As well average outcome study ssciencce students that learned with a learning model ARCS (83,63) greateter that sience students learning outcomes with conventional learning model (74,56). This is be Conluded that learning model ARCS with students that learned through conventional teaching in six grade of SDN 11 Sesetan year 2014/2015. keyword : models arcs , learning outcomes sience
MENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH HASANUDDIN TAHUN AJARAN 2010/2011 Gd. Sedanayasa, Wyn. Suwatra, Candra Dwi Fathoni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1794

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V semester 2 Madrasah Ibtidaiyah Hasanudin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 12 orang. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan alat berupa tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif.Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan metode simulasi efektif meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran PKn di kelas V  di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Penelitian ini juga dapat membuktikan bahwa hasil belajar siswa dapat meningkat melalui penggunaan metode simulasi.   Kata-kata kunci: metode simulasi, hasil belajar     Abstract The purpose of  this study is to know the improvement of learning outcomes in Civics subject after implementing Simulation method on grade five second semester at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. The subjects are 12 five graders second semester at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. This Classroom Action Research (CAR) is carried out in two cycles. Data collection method which is used in this study is a test method which use learning outcome test as an instrument. The data were analyzed by using descriptive quantitative. The result of the analysis shows that using Simulation method can effectively improve learning outcomes in teaching Civics in the fifth grade at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. This research also proves that the student learning outcomes can be improved through Simulation method.   Key words:   Simulation method, learning outcome
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASISSTED INDIVIDUALY (TAI) BERBASIS CONCEPT MAPPING BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS III GIANYAR ., Anak Agung Istri Evayanti; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS pada kelas yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Team Asissted Individualy (TAI) berbasis Concept Mapping dengan kelas yang dibelajarkan secara konvensional siswa kelas V SD Gugus III Gianyar tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus III Gianyar yang berjumlah 188 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling, kemudian untuk menentukan kelas yang akan dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol digunakan teknik undian. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang meliputi aspek kognitif dan aspek afektif. Nilai kognitif didapat dari tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa dan nilai afektif didapat melalui lembar observasi berupa nilai karakter. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbasis Concept Mapping dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 3,72 dan ttabel dengan dk = 68 pada taraf signifikansi 5% =2,000. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (3,72>2,000) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPS siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbasis Concept Mapping lebih dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (74,29>65,25). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Asissted Individualy (TAI) berbasis Concept Mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus III Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Asissted Individualy (TAI) Berbasis Concept Mapping, Pembelajaran Konvensional, Hasil Belajar IPS. This study aims to determine significant differences in learning outcomes in sicial studies be taught through cooperative learning model Team Asissted Individualy (TAI) based concept mapping with conventional learning in class V in Cluster III Gianyar academie year 2013/2014. This study was a quasi-experimental study with study design used was Nonequvalent Control Group Design. The study population according to all fifth grade students in Cluster III Gianyar, amounting to 188 students. Sampel were taken by random sampling then to determine the class that will be used experimental and grade technique lottery. The data collection is the result of social studies that include cognitive aspects combined with the effective aspects values obtained fromtest of cognitive learning outcames anusual from of multiple choice and effective value oblained through observation sheet in the from of character values. Data werw analyzed by t-test. The result showed that there were significant differences in learning outcames between students who learned with implementing cooperative learning model TAI based concept mapping with students who learned with conventional learning, based on t-test result obtained thit = 3,72 and ttabel with dk = 68 pda taraf signifikansi 5% = 2,000. Based on testing criteria account thitung>ttabel (3,72>2,000) then Ho is rejected and Ha accepted. Average learning model TAI based concept mapping over than students who learned with conventional learning (74,29>65,25). It can be concluded that the cooperative learning model Team Asisstrs Individualy (TAI) based concept mapping affects the outcome of the grade V social studies up to cluster III Gianyar academie year 2013/2014 keyword : Team Asissted Individualy (TAI) cooperative learning model based concept mapping, conventional learning, the result of social studies
PENERAPAN MODEL QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA( KETERAMPILAN MENULIS ) PADA SISWA KELAS IV SDN 5 BONGAN TABANAN TAHUN AJARAN 2015/2016 ., I Nyoman Wahyu Mertayasa; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar bahasa Indonesia (keterampilan menulis) siswa kelas IV SDN 5 Bongan Tabanan Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 5 Bongan Tabanan Tahun Ajaran 2015/2016, sebanyak 20 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan memberikan tes kinerja menulis. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitati. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia (keterampilan menulis) siswa kelas IV SDN 5 Bongan Tabanan Tahun Ajaran 2015/2016 sebesar 13%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata presentase hasil belajar Bahasa Indonesai (keterampilan menulis) siswa pada siklus 1 sebesar 61,5 % dengan kriteria sedang menjadi sebesar 94,2% pada siklus II yang ada pada kriteria tinggi. Dengan demikian penerapan model Quantum Teaching mampu meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia (ketrampilan menulis) siswa kelas IV SDN 5 Bongan Tabanan Tahun Ajaran 2015/2016. Kata Kunci : Quantum Teaching, hasil belajar bahasa Indonesia,(keterampilan menulis). This study aimed at knowing the progress of grade IV students’ learning achievement in learning Indonesian (writing skills) at SDN 5 Bongan Tabanan in academic year 2015/2016. This study is basically a classroom action research which was conducted in two cycles. The subjects of this research were grade 20 grade IV students of SDN 5 Bongan, Tabanan in academic 2015/2016. The researcher collected the data by by administering tests for writing skills. The methodology used for analyzing the data in this study was descriptive statisctics methodology and desciptive quantitative methodology. The data analysis was done by comparing the results of the cycle one and cycle two . The result of this study showed that there was progress of students’ learning achievement in learning Indonesian, in which the progress was 13%. This result can be seen from the progress of students’ writing skills in learning Indonesian in cycle one, which was raised at 61.5 % which was categorized as the intermediate progress, and raising to 94.2 % in cycle two which was categorized as advanced progress. It can be concluded that model Quantum Teaching can improve the grade IV students of SDN 5 Bongan Tabanan learning achievement in learning Indonesian (writing skills) in academic year 2015/2016. keyword : Quantum teaching, Learning achivement of learning Indonesian, (writing skills)
PENGARUH MODEL INTEGRATED LEARNING (PEMBELAJARAN TERPADU) TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD GUGUS IX DARMASABA ., Ni Gst Ayu Yenny Marta Dewi; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara siswa yang belajar melalui model Pembelajaran Terpadu dan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional di kelas IV SD Gugus IX Darmasaba. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan “Nonequivalent control group design”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Gugus IX Darmasaba sebanyak 186 siswa yang selanjutnya dipilih dan dijadikan sampel yang dipilih dengan menggunakan teknik “random sampling”, yang diacak adalah kelas. Dari hasil pengundian diperoleh Kelas IV SD No. 5 Darmasaba sebagai kelompok eksperimen sebanyak 31 siswa dan Kelas IV SD No. 1 Darmasaba sebagai kelompok kontrol sebanyak 34 siswa. Data tentang hasil belajar Bahasa Indonesia dikumpulkan melalui metode tes berupa tes esay. Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t, didapat t hitung sebesar 2,534 dan t tabel pada taraf siknifikansi 5% dan db = 63 (∑n-2 = 65-2 = 63) adalah 2,000. Ini berarti t hitung > t tabel , sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara siswa yang belajar melalui model Pembelajaran Terpadu dan siswa yang belajar melalui model pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Pembelajaran Terpadu berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD Gugus IX Darmasaba.Kata Kunci : model pembelajaran terpadu, konvensional dan hasil belajar bahasa indonesia. This research is aimed at eliciting significant distinction of Indonesian language learning achievement between students who learn Indonesian through integrated learning model and conventional learning for the fourth grade students of Elementary School, Region IX Darmasaba. This research is a quasi experimental research that applies non-equivalent control group design. This study population is a fourth grade student Darmasaba Force IX 186 students were subsequently selected and sampled were selected using the technique of " random sampling " , which is a randomized class . From the results of the draw obtained Class IV SD No. 5 Darmasaba as many as 31 students experimental group and Class IV SD No. 1 Darmasaba as a control group of 34 students . Data on Indonesian study results collected through the method of testing is test essays . Furthermore, the data were analyzed by t-test . Based on the results of hypothesis testing using t-test , obtained t count equal to 2,534 and t table at the level of 5 % siknifikansi and db = 63 ( Σn - 2 = 65-2 = 63 ) was 2,000 . This means that t > t table , so that Ho refused and Ha accepted. The finding shows there is a significant distinction of the Indonesian Language learning achievement between students who learn Indonesian through integrated learning model and conventional learning. It can be concluded that the model of Integrated Learning effect on learning outcomes Indonesian students fourth grade IX Darmasaba cluster.keyword : integrated learning model, conventional and indonesian language learning achievement.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DEBATE TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V ., Luh Rediasih; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara pada mata pelajaran bahasa Indonesia yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran debate siswa kelas V di Gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan rancangan post-testonly control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN 1 dan 2 Padangbulia dan kelas V SDN 1 dan 2 Silangjana yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan metode non-tes. Instrumen penelitian ini yaitu lembar observasi keterampilan berbicara siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berbicara yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajrkan dengan model pebelajaran debate dan siswa yang dibelajarkan dengan model (konvesional) tanpa debat dengan nilai thitung sebesar 1,781> ttabel 1,668. Berdasarkan hasil rata-rata keterampilan berbicara kelompok eksperimen 15,32 lebih besar dari rata-rata keterampilan berbicara kelompok kontrol yaitu 11,90 dapat disimpulkan model pembelajaran debate berpengaruh positif terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V SD di Gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dapat dijadikan refrensi bagi peneliti lain dalam mengadakan penelitian lebih lanjut model pembelajaran debate, sehingga diperoleh sumbangan ilmu untuk pengembangan pendidikan.Adanya perbedaan keterampilan berbicara siswa kelas V SD di Gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : model pembelajaran debate, keterampilan berbicara This research aims to discover the significant difference of speaking ability in Bahasa Indonesia lesson among grade V students of gugus III Buleleng regency academic year 2016/2017 who are design. The population of this research are the 5th graders in gugus III Buleleng regency academic year 2016/2017. Sampel of the research are 5th graders students of SDN 1 and 2 Padangbulia and SDN 1 and 2 Silangjana using simple random sampling. Non-test method is used to collect the data of the research. The instruments are observation sheets of students speaking ability. The data is analyzed by using descriptive statistic analysis and test-t inferential statistics. The result of this study shows there significant differences of speaking ability between students taught by convetional method and debate model method with thitung score 1,781 > ttabel 1,668. Based on the average of experiment’s group have 15,32 bigger than the average score of the control group which only 11,90.It can be concluded that debate method has positive effect towards to speaking ability of gugus III Buleleng regency’s 5th graders academic year 2016/2017. This researchof study is able to be used as a reference to have further researches that is using debate method and it is beneficial for education development. Diferences of 5th graders speaking ability of gugus III Buleleng regency academic year 2016/2017keyword : debate learning model, speaking skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAWII BERBASIS PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS IV Ni Md. Setuti, Nengah Budiawan, I Dw. Pt. Raka Rasana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1336

Abstract

Abatrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II berbasis peta konsep dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di SD Negeri 1 Sangsit. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semudengan menggunakan rancangan penelitian non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di SD Negeri 1 Sangsit tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 72 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IVA yang berjumlah 36 orang dan kelas IVB yang berjumlah 36 orang.Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap tahun ajaran 2012/2013 di SD Negeri 1 Sangsit.Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPS kelompok eksperimen adalah 23,42 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPS kelompok kontrol adalah 20,83.Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II berbasis peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar IPS dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional   Kata-kata kunci:jigsaw tipe II berbasis peta konsep,konvensional, hasil belajarIPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TEKNIK MARRY GO ROUND BERMEDIA BENDA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD ., Kadek Dian Anggraeni; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran cooperatif learning teknik marry go round bermedia benda konkret, kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Gugus I Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng yang berjumlah 144 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 1 Kalianget yang berjumlah 19 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 2 Kalianget yang berjumlah 14 orang. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 21,45. Sedangkan, hasil belajar matematika siswa kelompok kontrol tergolong tinggi dengan rata-rata 15,79. Terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran cooperatif learning teknik marry go round bermedia benda konkret dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (thitung > ttabel, thitung = 5,411 dan ttabel = 2,201). Dengan demikian, model pembelajara cooperatif learning teknik marry go round bermedia benda konkret berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa.Kata Kunci : teknik marry go round, media konkret, hasil belajar This study aimed to analyze the differences in outcome between groups of students learning mathematics is learned with guided inquiry model of media -aided graphics with a group of students who learned with the conventional model of the fourth grade students in Cluster I Seririt Buleleng District of Academic Year 2013 . This research is a quasi experimental study . The study population was all students in the class I cluster Seririt Buleleng District of academic year 2013/2014 , amounting to 144 people . The sample of this study is the fourth grade students of SD Negeri 1 Kalianget totaling 19 persons and fourth grade students of SD Negeri 2 Kalianget totaling 14 people . Mathematics learning outcomes data were collected using a multiple-choice test . The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statisticsnamelyt-test. The results of this study showed that the experimental group students' learning outcomes as very high with an average of 21.45 . Meanwhile , the results of the control group students' mathematics learning is high with an average of 15.79 . There are differences in mathematics learning outcomes significantly between groups of students who learned with the learning model of cooperative learning techniques marry go round concrete objects with a group of media students who learned with the conventional model ( t count > t table , t count = 5.411 and the table = 2.201 ) . Thus , the learning model of cooperative learning techniques marry go round concrete objects of media influence on student learning outcomes Mathematicskeyword : techniques marry go round , concrete media , mathematics learning, outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SEKOLAH DASAR ., Ni Putu Candra Lestari; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media grafis dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non- equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus V dan sampel penelitian adalah SDN 3 Tukadaya dan SDN 5 Tukadaya. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan instrument tes hasil belajar IPA. Analisis data menggunakan uji-t tidak berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media grafis dan model pembelajaran konvensional. Hal ini diketahui dari hasil analisis hipotesis dengan uji-t, thitung > ttabel (thitung =5,25>ttabel=2,021) dan skor rata-rata siswa yang belajar dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media grafis lebih tinggi yaitu 22, sedangkan skor rata-rata siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional yaitu 16,43. Jadi, model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media grafis berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : TTW, Hasil Belajar, media grafis The aim of this research to determine the difference the learning result of Natural Science student that learning with model Think Talk Write (TTW) assisted the graphic media and student that learning with conventional learning model in fifth grade Elementary School students in Five Cluster Melaya District, Jembrana Regency, in academic year 2015/2016. This research including quasi experimental research that use non-equivalent posttest only control group design. This research population is all of fifth grade Elementary School in Five Cluster and esearch sample is Elementary School 3 Tukadaya and Elementary School 5 Tukadaya. Method of data collection done with a test method with the test instrument of learning result. The data using analysis t-test not correlated. The result of research showed there were differences in Natural Science learning result between students that studied with learning model Think Talk Write (TTW) assisted graphic media and conventional learning model. It is known from the analysis result of t-test, tcount > ttable (tcount = 5,25 > ttable = 2.021) and students score that study with TTW learning model assisted graphic media more to be high that is 22, whereas students score that learning with conventional learning model more to be lower that is 16,43. So, the Think Talk Write (TTW) learning model assisted graphic media has an influence to the learning result of Natural Science subject in fifth grade Elementary School students in Cluster V Melaya District, Jembrana Regency, in academic year 2015/2016.keyword : TTW, learning result, graphic media

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue