Articles
4,577 Documents
Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Etnomatematika pada Materi Geometri Terhadap Hasil Belajar
Safitri, Filda Noor;
Reffiane, Fine;
Eka Subekti, Ervina
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i3.29040
Rendahnya hasil belajar geometri yang disebabkan karena kurangnya penggunaan model pembelajaran inovatif menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis pengaruh pembelajaran model problem-based learning berbasis etnomatematika dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD. Populasi penelitian ini berjumlah 22 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 22 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi, wawancara dan tes. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis statistik kualitatif dengan menghiting uji normalitas, uji ketuntasan, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata hasil pretest belajar sebesar 59,546 (43,39%) sedangkan rata-rata hasil posttest belajar sebesar 77,682 (56,61%) dan hasil perhitungan uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test, diperoleh nilai thitung sebesar -6,170 dengan nilai ttabel (α=5%, df=42) sebesar 1,68195. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem-based learning berbasis etnomatematika berpengaruh kepada hasil belajar siswa. Model pembelajaran problem-based learning berbasis etnomatematika dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD.
Pembelajaran Terpadu Tipe Webbed Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Wali, Marselina;
Mbabho, Finsensius;
Pali, Agustina
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i3.29060
Suasana pembelajaran yang kurang menyenangkan dan kurang bermakna dapat mempengaruhi hasil belajar siswa, sehingga di perlukan penerapan model pembelajaran yang mampu menciptakan suasana pembelajaran efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran terpadu tipe webbed untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 yang terdiri dari 13 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan memberikan tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah pada siklus I siswa yang memperoleh skor ≥ 65 sebanyak 5 orang siswa dengan rata-rata skor 57,30, sedangkan pada siklus II siswa yang memperoleh skor ≥ 65 sebanyak 13 orang dengan rata-rata skor 74, 23. Simpulan dari penelitian ini adalah implementasi pembelajaran terpadu tipe webbed dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah meningkatkan pemahaman konsep siswa secara melalui pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna, dapat mengembangkan keterampilan kognitif, dan psikomotorik siswa, serta mampu meningkatkan motivasi siswa untuk belajar.
Media Pembelajaran Tutup Botol Pintar Matematika Meningkatkan Hasil Belajar Matematik
Zumrotun, Erna;
Attalina, Syailin Nichla Choirin
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i3.29191
Rendahnya hasil belajar matematika siswa yang disebabkan karena guru masih mengggunaakan metode konvensional sehingga siswa kurang berminat dalam mengikut pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran tutup botol pintar matematika untuk meningkatkan hasil belajar Matematika. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D). Model Borg & Gall digunakan dalam mengembangkan media pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah independent sample t test. Hasil penelitian Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata antara pretest sebesar 60 dengan nilai posttest sebesar 90, uji t-test diketahui bahwa p-value (sig) dari uji levene’s adalah 0,31 atau lebih besar dari nilai α (0,05). Hal ini berarti bahwa varian kedua kelompok adalah sama, maka dari hasil uji-t pada baris pertama memperlihatkan p-value (sig (2-tailed)) adalah 0,000. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara nilai pretest dan postest atau secara statistic rata-rata nilai posttest lebih tinggi dari nilai pretest yang belum menggunakan media pembelajaran tutup botol pintar matematika. media pembelajaran tutup botol pintar matematika dapat meningkatkan hasil belajar Matematika.
Dramatik Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid-19
Wulandari, Ayu;
Agustika, Gusti Ngr Sastra
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i3.29259
Pandemi Covid-19 di Indonesia pada tahun 2020 dampaknya mulai merambah ke berbagai sektor salah satunya sektor pendidikan. Maka dari itu pembelajaran daring dipilih sebagai solusi untuk melaksanakan pembelajaran di tengah pandemic Covid-19 ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring selama masa pandemic Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang menggunakan metode daring, sedangkan sampel yang menjadi responden adalah 198 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling dengan mempertimbangkan homogenitas populasi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner secara daring melalui Google Form. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistika deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring bersifat positif artinya mahasiswa memberikan respons yang baik dan positif tentang pembelajaran secara daring. Adapun rincian hasil penelitiannya adalah sebagai berikut: (1) kompetensi dosen sebesar 67,28% berada pada kriteria positif, (2) proses dan media pembelajaran sebesar 73,5% berada pada kriteria positif, (3) sarana dan prasarana sebesar 44,3% berada pada kriteria positif, dan (4) kondisi fisiologis sebesar 46,2% berada pada kriteria positif. Walaupun berada pada kategori positif namun terdapat porsentase yang cukup tinggi mencirikan pembelajaran daring selama masa pandemi covid-19 sangat dramatik dilihat dari hasil wawancara dengan mahasiswa
Pengembangan Media Pembelajaran IPA Berbasis Multimedia Interaktif Menggunakan Adobe Flash Pada Kelas IV
Oktafiani, Dian;
Nulhakim, Lukman;
Alamsyah, Trian Pamungkas
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i3.29261
Variasi dalam pembelajaran sangat penting untuk diterapkan di sekolah agar siswa tidak merasa jenuh dan kurangnya motivasi dalam belajar. Salah satunya yaitu dengan pengadaan media pembelajaran. Media pembelajaran berbasis multimedia interaktif menggunakan Adobe Flash dapat menjadi salah satu alternatif pilihan media khususnya pada saat adanya virus pandemi Covid-19 seperti saat ini, sehingga dapat menjadi satu diantara cara bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif menggunakan adobe flash untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan. Data diperoleh dengan menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil kelayakan yang didapatkan dari penelitian ini yaitu dilakukan oleh tim ahli media, ahli materi dan ahli bahasa dengan kategori interpretasi “Sangat Layak”, sedangkan respon siswa yang diketahui dari uji coba secara terbatas pada siswa kelas 4 didapatkan kategori interpretasi “Sangat Baik”. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran IPA berbasis multimedia interaktif menggunakan adobe flash pada materi gaya (macam-macam gaya) sangat baik dan layak digunakan di sekolah dasar. Pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif menggunakan adobe flash ini berimplikasi pada meningkatnya motivasi belajar, memudahkan siswa dalam memahami materi di masa pandemi covid-19, dan memudahkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran.
Pemecahan Masalah Kesulitan Belajar Siswa pada Masa Pandemi Covid-19
Utomo, Kukuh Dwi;
Soegeng, A.Y.;
Purnamasari, Iin;
Amaruddin, Hidar
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.29923
Adanya kasus kesulitan belajar yang dialami siswa selama pandemi covid-19 membuat siswa kurang memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru. Tujuan peneliti untuk mengategorikan masalah dan menemukan solusi untuk penyelesaian masalah kesulitan belajar siswa selama pandemi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 14 siswa kelas empat sekolah dasar dan 14 orangtua siswa kelas empat. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Matthew B. Milles & Hubberman dengan metode analisis deskriptif kualitatif model alir (flow model) yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Pengolahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan berupa (1) tidak semua siswa memiliki gawai yang mendukung pembelajaran, (2) kesulitan dalam jaringan, dan (3) kesulitan dalam pembelian paket data internet. Pemecahan masalah kesulitan belajar adalah menggunakan metode tatap muka dengan menggunakan sistem rolling atau bergantian, pada saat pembelajaran tatap muka, siswa di ruang kelas tidak boleh melebihi dari enam belas dan dilakukan selama dua hari sekali. Kedua dengan sistem daring yaitu dengan cara bergantian dengan tatap muka yang dilaksanakan selama dua hari sekali. Ketiga adalah harus adanya bantuan paket data internet dari pemerintah kepada guru dan siswa untuk menunjang pembelajaran selama pandemi covid-19.
Perbandingan Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture dan NHT Dalam Pembelajaran IPS Tingkat SD
Sulaksana, I Made Harman;
Wibawa, I Made Citra;
Arini, Ni Wayan
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.31021
Kurang maksimalnya guru dalam memanfaatkan model pembelajaran dan penggunaan alat peraga selama proses pembelajaran IPS serta kurangnya motivasi belajar akan sangat berpengaruh pada keberhasilan siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan model pembelajaran yang tepat agar siswa mampu mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efektivitas dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dan NHT untuk meningkatkan hasil belajar IPS tingkat SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian meta analisis dengan cara review naratif dan sistematik artikel ilmiah. Subjek penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dan NHT pada mata pelajaran IPS tingkat SD. Metode pengumpulan data yang dilaksanakan melalui penulusuran jurnal online dari google scholar dengan total 10 artikel yang dipilih dari setiap tipe pembelajaran membahas 5 artikel ilmiah. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai gain yang diperoleh dari hasil penerapan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture memiliki nilai rata-rata 2,83, sedangkan pada tipe NHT memiliki nilai rata-rata 19,74. Simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe NHT lebih efektif untuk diimplementasikan dalam pelajaran IPS siswa SD. Implikasi penelitian ini adalah meningkatkan motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, siswa akan aktif selama pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Penerapan Humanistik Melalui Non Verbal Reinforcement ditinjau Dari Percaya Diri Siswa Dalam Pembelajaran
Siregar, Veni Veronica;
Suyadi, Suyadi;
Dian purnama Putri, Ragil
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.31479
Penggunaan metode pembelajaran yang kurang tepat dapat menyebabkan kepercayaan diri siswa didalam pelaksanaan pembelajaran menjadi rendah, sehingga diperlukan metode yang dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan humanistik melalui non verbal reinforcement ditinjau dari percaya diri siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Subjek penelitian ini adalah kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran, sedangkan objek penelitian ini adalah siswa dan guru. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kasus. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data statistik deskriptif kualitatif. Hasil temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa humanistik dengan melalui verbal reinforcement mampu memberikan dampak yang sangat baik terhadap siswa dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan humanistik melalui non verbal reinforcement dinyatakan dapat berpengaruh terhadap percaya diri siswa dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini adalah siswa akan merasa nyaman saat belajar, merasa dihargai tidak adanya rasa perbedaan prilaku yang dilakukan guru terhadap siswa, siswa bebas dalam mengeskplorasi rasa keingintahuannya tanpa ada rasa ancaman
Pengembangan Aplikasi Daring Pembelajaran IPA Pada Pokok Bahasan Organ Gerak Manusia
Fitriani, Ni Made Anggi Dian;
Negara, I Gusti Agung Oka
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.31989
Terbatasnya media pembelajaran elektronik yang dapat digunakan guru dalam proses pembelaran IPA mengakibatkan proses pembelajaran kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan aplikasi daring pembelajaran IPA pada pokok bahasan organ gerak manusia. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah validitas aplikasi daring pembelajaran IPA pada pokok bahasan organ gerak manusia. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah menunjukkan aplikasi pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi (96,6%), hasil review ahli desain pembelajaranberada pada kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi (93,75%), hasil review ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi (90%), hasil uji perorangan berada pada kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi (90,53%), dan hasil uji kelompok kecil berada pada kualifikasi baik dan sedikit revisi (88,86%). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran IPA dinyatakan valid. Implikasi dari hasil penelitian ini yaitu meningkatkan semangat dan motivasi belajar siswa, membuka wawasan guru, dan menambah koleksi media pembelajaran di sekolah.
Kontribusi Kompetensi Pedagogik dan Profesional dengan Keterampilan Penerapan Gestur Guru dalam Pelaksanaan Pembelajaran
Antari, Ni Kadek Yuni;
Sujana, I Wayan
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.32017
Pemberian gestur yang tidak sesuai akan menyebabkan siswa menjadi tidak nyaman, sehingga guru perlu memperhatikan penggunaan gestur atau bahasa tubuh dalam proses pembelajaran yang disesuikan dengan kondisi dan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi yang signifikan kompetensi pedagogik dan profesional dengan keterampilan penerapan gestur guru dalam pelaksanaan pembelajaran secara parsial dan simultan. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian ex-post facto. Populasi penelitian ini yaitu berjumlah 89 orang guru dan sampel penelitian ditentukan dengan teknik sampling total sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan metode non tes dengan melakukan penyebaran kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial berupa analisis regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis I memperoleh nilai signifikansi 0,027 < 0,05 dengan kontribusi sebesar 23,6%, hipotesis II memperoleh nilai signifikansi 0,015 < 0,05 dengan kontribusi sebesar 24,5%, dan hipotesis III memperoleh nilai signifkansi 0,000 < 0,05 dengan kontribusi sebesar 28,7%. Simpulan penelitian ini adalah kompetensi pedagogik dan profesional secara parsial dan simultan memberikan kontribusi yang signifikan dengan keterampilan penerapan gestur guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Implikasi penelitian ini adalah dapat memberikan sumbangan pemikiran dan dapat memberikan kesadaran akan pentingnya penguasaan keterampilan penerapan gestur guru dalam pelaksanaan pembelajaran.