cover
Contact Name
faris
Contact Email
faris@yudharta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
faris@yudharta.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL HERITAGE
ISSN : 20880626     EISSN : 24427365     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Heritage merupakan publikasi ilmiah enam bulanan yang diterbitkan oleh FISIP Universitas Yudharta Pasuruan. Dan terdiri dari kumpulan penelitian-penelitian ilmu-ilmu sosial dalam perspektif ilmu komunikasi. Naskah yang diterima hanya naskah asli dan belum di publikasikan di media cetak.
Arjuna Subject : -
Articles 266 Documents
Perjuangan Tim Nasional Sepak Bola Palestina dalam Film Goal Dreams: Kajian Representasi Stuart Hall Muhammad Raihan Syakir
HERITAGE Vol 13 No 2 (2025): In Press: Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v13i2.6133

Abstract

Sepak bola menjadi fenomena yang mencerminkan identitas, budaya, dan politik. Hal tersebut terlihat dalam tim nasional sepak bola Palestina yang berfungsi lebih dari sekadar tim olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perjuangan tim nasional sepak bola Palestina yang ditampilkan dalam film dokumenter Goal Dreams menggunakan teori representasi Stuart Hall. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tiga tahapan utama, yaitu penyajian data, analisis data, dan penyajian hasil analisis. Data yang dianalisis berupa dialog dan tangkapan layar dalam film Goal Dreams yang merepresentasikan perjuangan tim nasional sepak bola Palestina. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan pengelompokan data dan interpretasi. Hasil analisis disajikan dalam bentuk teks naratif disertai dengan bagan atau tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tim nasional sepak bola Palestina merepresentasikan harapan dan impian kolektif rakyat Palestina di tengah konflik yang berkepanjangan. Tim ini menjadi simbol persatuan, nasionalisme, dan eksistensi Palestina di panggung internasional sekaligus menjadi alat diplomasi untuk meningkatkan kesadaran global terhadap keberadaan Palestina. Film Goal Dreams juga menampilkan hambatan internal dan eksternal yang dihadapi tim nasional sepak bola Palestina. Hambatan internal meliputi adaptasi pemain diaspora yang mengalami kendala bahasa dan perbedaan gaya bermain, serta tekanan emosional yang dialami pemain akibat situasi konflik. Sementara itu, hambatan eksternal berupa keterbatasan fasilitas olahraga yang membuat tim harus berlatih dan bertanding di luar Palestina, serta kendala mobilitas akibat penutupan perbatasan.
Pola Komunikasi Komunitas Game Online Forza Horizon 4 (Studi Etnografi Virtual Mengenai Pola Komunikasi Dalam Grup Discord) Agung Rahmat Lukito; Wahyu Utamidewi; Luluatu Nayiroh
HERITAGE Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v10i1.2980

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi POLA KOMUNIKASI KOMUNITAS GAME ONLINE FORZA HORIZON 4(Studi Etnografi Virtual Mengenai Pola Komunikasi Dalam Grup Discord). Subjek utama dalam penelitian ini berjumlah lima orang, yaitu pengurus admin atau ketua dari grup Discord ARMI. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pola komunikasi sebagai pola hubungan antara dua orang atau lebih baik dalam pengiriman serta penerimaan pesan dengan cara yang tepat sehingga pesan yang dimaksud dapat dimengerti. Dalam komunitas ARMI terdapat kegiatan dari awal sampai akhir proses komunikasi yang terjalin dalam komunitas tersebut secara virtual. Serta dalam komunitas ARMI terdapat simbol yang digunakan.
Analisis Penerapan Three Poin Light Pada Program Podcast Helmy Yahya Bicara Episode Invasi Rusia - Ukraina Akankah Menyulut PD - III Abdul Hakim
HERITAGE Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v10i1.3003

Abstract

Podcast is a program that is starting to be liked by the public, because there is a lot of information that can be obtained from each episode that is aired, one of which is Helmy Yahya's podcast Talking with the episode of Invasion of Russia – Ukraine, will it spark WWIII?. The episode presented a resource person, a military observer, Mrs. Connie Rakahundini Bakrie. Proper lighting on a podcast show is an important part of producing a clear, noise-free and attractive image that is comfortable for viewers to see. Through a qualitative descriptive approach, research and analysis were carried out on the application of Three Points Light lighting, especially on blocking Key light; Fill Light and Back Light on Helmy Yahya's podcast Talk, episode The Invasion of Russia – Ukraine will ignite to World War III ?. The results of observations and analysis of several shots show that lighting techniques have not been applied properly. This has affected the image quality and could affect the viewer's comfort.
Penerapan Teknologi Siaran Digital Bagi LPP TVRI Jawa Timur Marwiyati; Wahyudin, Ade; Kristiadi, David
HERITAGE Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v10i1.3196

Abstract

Migrasi teknologi siaran dari analog ke digital tidak begitu mudah, akan membawa dampak yang begitu besar, salah satunya pada infrastruktur/pemancar.Tujuan penelitian ini mengetahui dampak penerapan sistem siaran digital bagi LPP TVRI Jawa Timur dengan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian LPP TVRI Jawa Timur sebagai informasi publik milik pemerintah, dengan semangat dan harapan baru mendapatkan bantuan/subsidi pemancar digital yaitu pada tahun 2013 dari Kementerian Kominfo dengan type UHF BT-ESA (DVBT2), merk RS. Dengan infrasruktur/pemancar digital tersebut diharapkan jangkauan siaran digital akan lebih meluas khususnya di daerah Jawa Timur. Adapun dampak penggantian pemancar televisi digital, efisien pemakaian spectrum frekuensi, penghematan bandwith mampu memperbaiki kesalahan pengiriman data, Pesawat penerima sangat peka dalam menangkap sinyal, kompatibilitas dalam format, skalabilitas dalam aspek ratio, pilihan konten program siaran lebih banyak.Undang-undang penyiaran digital sampai sekarang masih belum juga ada hasilnya tetapi untuk LPP TVRI Jawa Timur tetap menyiarkan siaran digital maupun analog
Analisis Kebijakan LPP RRI Semarang Terhadap Program Siaran Budaya Abdul Hakim; Murbaningsih , Ari Mintarti; Purwanto
HERITAGE Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v10i1.3197

Abstract

Program siaran budaya merupakan salah satu program unggulan yang dimiliki oleh LPP RRI Semarang selain itu sebagai bagian dari fungsi LPP RRI Semarang dalam ikut serta melestarikan kebudayaan daerah. Oleh sebab itu, berbagai pihak yang terlibat dalam produksi program budaya TVRI ikut berpartisipasi tidak hanya dalam proses produksi namun merumuskan kebijakan yang mempromosikan program budaya di masyarakat Semarang. Tujuan dari kajian ini adalah menganalisis kebijakan LPP RRI Semarang terhadap siaran budaya di Semarang, sehingga mampu mengemban misi LPP RRI. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana data didapatkan dari wawancara dengan pihak berwenang, observasi dan dokumentasi.Berdasarkan hasil analisa didapatkan hasil bahwa kebijakan dengan membagi dalam beberapa programa, khusus untuk program siaran budaya disiarkan di Programa 4. Program siaran badaya menampilkan program budaya bukan asli Semarang, tetapi menyiarkan siaran budaya dari daerah yang berdekatan dengan Semarang yaitu, Yogyakarta, Surakarta, dan Jawa Timur. Kesan program siaran budaya adalah siaran yang disasar adalah untuk orang tua, sehingga penyiar yang membawakan acara tersebut juga penyiar yang telah berusia, sehingga bahasa yang digunakan dalam siarannya adalah Bahasa Jawa.
Komunikasi Politik Serat Kala Tida (Analisis Wacana Komunikasi Politik Serat Kala Tida Karya R.Ng. Ranggawarsito) Purnomo,S.Sos, Agung
HERITAGE Vol 1 No 2 (2012): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v1i2.835

Abstract

Serat/ syair merupakan salah satu media komunikasi pujangga untuk menyampaikan pesannya tentang apa yang dianggapnya penting dan pantas di kenang, baik itu suatu peristiwa, petuah, hiburan atau cerita mitos. Dalam Serat Kalatidha pujangga Ronggowarsito menceritakan tentang keterpurukan kondisi pemerintahan, pemimpin, dan abdi keraton pada massa itu..Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi politik yang disampaikan oleh pujangga Ronggowarsito dalam serat Kala Tida dan juga untuk mengetahui pesan dalam teks Serat Kala Tida serta bagaimana komunikasi pujangga kerajaan dalam menyampaikan pendapatnya kepada kerajaan dan masyarakat luas.Meode yang digunakan dalam melakukan analisis komunikasi politik pesan Serat Kala Tida adalah menggunakan pendekatan analisis wacana Sara Mills. Dimana Sara Mills lebih melihat pada bagaimana posisi-posisi aktor ditampilkan dalam teks.Dari pesan komunikasi politik serat Kala Tida, dapat ditarik kesimpulan bawa subjek dalam hal ini adalah Pujangga memberikan gambaran yang dominan pada rusaknya tatanan negara dikarenakan oleh objek Kala Tida, Raja dan abdi kerajaan. Dari ketiga objek, Kala Tida merupakan objek dominan yang menjadi tumpuan segala kerusakan tatanan negara. Sedangkan yang kedua adalah pada abdi kerajaan, disini abdi kerajaan digambarkan sebagai penyebab rusaknya tatanan karena sudah tidak lagi mengindahkan aturan-aturan lama.
“Ceremonial Event”  Suatu Teknik Dalam Marketing Public Relations: Sebuah Kajian Marketing Publik Relation dalam Keniscayaan Departemen Store Muyasaroh,S.Sos., Siti
HERITAGE Vol 1 No 2 (2012): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v1i2.836

Abstract

MPR secara khusus efektif dalam membangun kesadaran brand product dan pengetahuan brand. Dalam sejumlah kasus, terutama dari aspek pembiayaan, pendekatan PR lebih efektif daripada periklanan. Maka tidak menutup kemungkinan bahwa, dimasa mendatang, seiring dengan mahalnya biaya periklanan, MPR lebih jauh diminati oleh para pelaku bisnis dalam mempromosikan produk atau jasa yang dikelola. Keberhasilan perusahaan membangun citra, dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, diantaranya adalah: citra dibangun berdasarkan orientasi terhadap manfaat yang dibutuhkan dan diinginkan oleh kelompok sasaran, manfaat yang ditonjolkan cukup realistis, citra yang ditonjolkan sesuai dengan kemampuan perusahaan, citra yang ditonjolkan mudah dimengerti kelompok sasaran, serta citra yang ditonjolkan perusahaan merupakan sarana bukan tujuan uasaha.
Kewirausahaan : Sebuah Kajian Pengabdian Kepada Masyarakat Alfianto,S.Sos.,M.AB, Eko Agus
HERITAGE Vol 1 No 2 (2012): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v1i2.837

Abstract

. Entrepreneur dalam bahasa Indonesia disebut dengan Kewirausahaan,  menurut ejaan bahasa Indonesia, kewirausahaan  terdiri dari beberapa suku kata, yaitu Ke-wirausaha-an, menurut  Entrepreneurship,  istilah  Wirausaha adalah : seseorang yang mampu melihat adanya peluang kemudian menciptakan sebuah organisasi untuk memanfaatkan peluang tersebut  untuk memulai suatu bisnis yang baru. Atau Kemampuan setiap orang untuk menangkap setiap peluang usaha, dan dimanfaatkanya sebagai lahan usaha, atau bisnis dan seluruh waktunya dicurahkan untuk menemukan peluang-peluang bisnis.
PERBANDINGAN HUBUNGAN NEGARA-PASAR REZIM SOEHARTO DAN PEMERINTAHAN SBY (Kajian dari Perspektif Weberian-Kintzean) M.Si, Hambali
HERITAGE Vol 1 No 2 (2012): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v1i2.838

Abstract

Pada masa pemerintahan Presiden Soeharto pemerintah membatasi diri untuk tidak mencampuri mekanisme pasar. Kini pada masa Presiden SBY pemerintah juga membatasi campur tangan terhadap komoditas serupa tetapi harga barang kebutuhan sekunder tidak stabil dan cenderung mahal. Mengapa hal ini terjadi? Bertolak dari itu nantinya dapat diinterpretasikan mengapa sebuah kebijakan yang relative sama dapat memberi dampak berbeda kepada masyarakat. Oleh sebab itu,maka solusinya adalah peran pemerintah, dalam hal ini Bulog harus ditegakkan kembali. Pemerintah lebih mampu memberikan stabilisasi, alokasi, dan distribusi.Untuk mengatasi kegagalan pasar (market failure) maka peran pemerintah sebagai regulatory government tetap diperlukan. Pemerintahan Suharto pada masa itu memonitor dan mengawasi harga agar terkendali, tidak membiarkan harga melambung tinggi yang dinaikkan sepihak oleh penjual perusahaan swasta. Pemerintah dapat menurunkan biaya sarana produksi pertanian dan memperbaiki infrastruktur distribusi hasil pertanian. Pemerintah perlu menghentikan impor pangan pada produk yang bisa dihasilkan di dalam negeri.
MAKNA PEREMPUAN PADA SAMPUL MAJALAH MALE EMPERIUM EDISI JULI 2011 S.Sos., Faris
HERITAGE Vol 1 No 2 (2012): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v1i2.839

Abstract

Terbentuknya perbedaan-perbedaan gender disebabkan oleh banyak hal,diantaranya dibentuk, disosialisasikan,diperkuat, bahkan dikonstruksi secara sosial maupun kultural. Perbedaan gender melahirkan ketidakadilan, baik bagi kaum laki-laki dan terutama terhadap kaum perempuan Caplan (1987) dalam Fakih (2001:72) menguraikan bahwa perbedaan perilaku antara laki-laki dan perempuan,tidaklah sekedar biologi, namun melalui proses sosial dan kultural. Ketidakadilan gendertermanifestasikan dalam pelbagai bentuk ketidakadilan, antara lain, marjinalisasi atau pemiskinan terhadap perempuan, subordinasi atau anggapan tidak penting, pembentukan pelabelan negatif (stereotipe),kekerasan (violence), beban kerja lebih panjang dan lebih banyak, dan lain-lain.Dari penjelas terebut diatas bisa dikatakan bahwa keberadaan perempuandalam media massa (media cetak) masih digambarkan secara deskriminatif dan represif. Hal ini ditunjukkan dengan peranyang dijalankan perempuan secara sosiallebih banyak dipenggambarankan sebagai istri, ibu, pemelihara rumah tangga,pengasuh, kekasih ataupun sebagai objek seksual kaum laki-laki. Sangat sedikit perempuan yang digambarkan sebagai pelaku kehidupan ekonomi.