cover
Contact Name
faris
Contact Email
faris@yudharta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
faris@yudharta.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL HERITAGE
ISSN : 20880626     EISSN : 24427365     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Heritage merupakan publikasi ilmiah enam bulanan yang diterbitkan oleh FISIP Universitas Yudharta Pasuruan. Dan terdiri dari kumpulan penelitian-penelitian ilmu-ilmu sosial dalam perspektif ilmu komunikasi. Naskah yang diterima hanya naskah asli dan belum di publikasikan di media cetak.
Arjuna Subject : -
Articles 265 Documents
GAYA PENULISAN NARATIF PROGRAM ACARA DOKUMENTER EDISI PELUKIS MAESTRO INDONESIA HINDIA BELANDA “BASOEKI ABDULLAH” Kusumo Gambriyanto; Susilawati; Laras Ayuningtyas
HERITAGE Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v11i2.4494

Abstract

Penulis naskah mempunyai tugas menyusun, mengedit, dan merangkai kata atau kalimat yang berkesinambungan pada uraian berita. Program dokumenter televisi “Sepotong Cerita” “Basoeki Abdullah : Napak Tilas Pelukis Maestro Indonesia Hindia Belanda.” Merupakan program dokumenter yang informatif, edukatif dan memotivasi. Penggunaan gaya penulisan naratif diterapkan untuk mempermudah audiens dalam memahami dan menerima infromasi yang ingin disampaikan. Tujuan gaya penulisan naratif agar mempunyai kesan santai dan sederhana, seolah merangkul penonton agar merasa terlibat langsung dalam setiap cerita yang disampaikan. Dengan gaya penulisan naratif dan alur maju serta penggunaan kata-kata yang sederhana, diharapkan dapat meminimalisir kejenuhan penonton saat menonton tayangan dokumenter televisi. Metode kualitatif dalam tulisan ini dengan berpedoman dengan alur maju yang membagi cerita menjadi beberapa plot, dan tayangan dibagi dalam tiga bagian sequence, agar jalan cerita menjadi menarik. Strategi yang penulis gunakan menggunakan naratif yang sederhana dan menggunakan sudut pandang orang ke tiga sebagai narasumber yaitu saudara (Sepupu) Basoeki Abdullah yang selama itu menjadi asistennya. Narasi berfungsi sebagai pengantar cerita dan penghubung antar sequence sehingga jalan cerita bisa runtut dan tidak membuat penonton kebingungan memahami cerita yang ada dan terkesan dekat dengan cerita yang disampaikan. Pada tayangan ini, penulis akan mengajak penonton untuk lebih mengenal Basoeki Abdullah, dan melihat kepribadiannya dari kacamata narasumber. Dengan menerapkan metode ini maka didapat tayangan yang infromatif, mengedukasi dan juga menarik bagi audien.
PROSES PENETRASI SOSIAL PENGGUNA HORNET DI KARAWANG Oktaviani, Violita; Nursanti, Siti; Nayiroh, Luluatu
HERITAGE Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v12i1.4801

Abstract

This research aims to determine the approach process carried out by Gay Homosexuals in Karawang in their efforts to establish same-sex relationships in private through a Gay online dating application called Hornet, which is expected by users to foster interpersonal communication to establish relationships like normal relationships in general. . The method used in this research is a descriptive method with a qualitative research approach assisted by observation and interviews in data collection and documentation as supporting data in this research. The results of this research show that informants prove the effectiveness of the Hornet application in the success of the Gay relationships they build by going through several phases of the illustration of the theory of social penetration in interpersonal communication. However, it does not rule out the possibility that gay couples who are successful in establishing a relationship will encounter obstacles caused by internal and external factors.
STRATEGI MARKETING STARBUCKS REST AREA KM 57 DALAM MEMPEROLEH REGULAR CUSTOMER MELALUI BARISTA 8 HIJAU Mamesah, Laura Olivia; Nayiroh, Luluatu; Budhiharti, Tri Widya
HERITAGE Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v12i1.4956

Abstract

Kepentingan peran pelanggan tetap dan dampaknya pada keuntungan perusahaan tidak dapat disangkal, dan terlihat lebih sulit untuk membangun hubungan dengan pelanggan dibanding kelihaannya. Untuk hal tersebut para pemasar dan pedagang melakukan berbagai macam cara untuk membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi kasus pada strategi pemasaran Starbucks Rest Area KM 57 dengan menciptakan peran baru yaitu Café Area Deployment atau “Barista 8 hijau” untuk mendapatkan pelanggan tetap pada situasi toko yang ramai, dan mencapai visi mereka yaitu “Starbucks Experience”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan metode studi kasus, yang bertujuan untuk memahami penerapan tugas Barista 8 hijau yang mengandung elemen dasar dari teori Intergrated Marketing Communication (IMC) oleh Don Schultz pengusung teori IMC. Bermula dari kekhawatiran tim manajemen Starbucks Rest Area KM 57 tentang kurangnya fokus para baristanya dalam memberikan pengalaman yang terbaik kepada para pelanggan, sampai akhirnya tercipta peran baru yaitu Café Area Deployment atau Barista 8 hijau yang setiap harinya diterapkan oleh para barista Starbucks Rest Area KM 57.Hasil dari penelitian ini mengatakan bahwa strategi pemasaran Starbucks Rest Area KM 57 berhasil, terbukti dari pernyataan para pelanggan tetap Starbucks Rest Area KM 57. Setiap pelanggan tetap mereka menyampaikan alasannya masing – masing untuk datang kembali dan kebanyakan karena pengalaman yang diberikan oleh para Barista 8 hijau Starbucks Rest Area KM 57. Kata-kata Kunci: Pelanggan Tetap, Intergrated Marketing Communication (IMC), Barista, Ramai, Starbucks Experience
KREATIVITAS PRODUSER DALAM PROGRAM “INSPIRASI INDONESIA” DI TVRI LAMPUNG Sarifah, Siti; Purwanto; Ardian Setio Utomo
HERITAGE Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v12i1.4996

Abstract

Dalam memproduksi paket Dokumenter yang menarik sangat didukung adanya kreativitas, terutama oleh seorang produser. Berdasarkan hasil riset Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bersama 12 Perguruan Tinggi (PT), indeks kualitas program siaran televisi Indonesia periode I pada 2021 mengalami penurunan. Oleh karena itu sangat diperlukan usaha untuk meningkatkan kualitas program acara televisi tersebut dengan adanya kreativitas produser, agar ada program-program baru yang kreatif, baik itu inspirasi, adaptasi, modifikasi ataupun hybridity. Program Inspirasi Indonesia merupakan salah satu paket produksi Dokumenter dari TVRI Lampung yang telah memperoleh penghargaan Piala Gatra. Seorang produser harus memiliki kemampuan berfikir dan menuangkan ide atau pemikiran dalam suatu tulisan. Tujuan dari penelitian ini adalah. untuk menemukan apa saja kreativitas produser dalam program Inspirasi Indonesia, sehingga meraih kejuaraan Gatra Kencana dari TVRI Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dilakukan untuk melihat bagaimana mengelola sebuah perusahaan media di era sekarang ini, secara khusus melihat bagaimana kreativitas untuk produser dalam menghadapi persaingan media pada era digital di TVRI Lampung. Hasil Penelitian ini adalah bahwa ada beberapa kreativitas produser yang telah dilakukan dalam memproduksi Program Inspirasi Indonesia, sehingga program tersebut memperoleh penghargaan Gatra Kencana secara tiga tahun berturut turut seperti pemilihan tokoh inspiratif yang memiliki banyak keahlian, penggunaan Gimic dalam produksi Program Inspirasi Indonesia dan kreativitas dalam pengambilan video untuk bahan produksi Program Ispirasi Indonesia.
KREATIVITAS PRODUSER DALAM PENGEMBANGAN IDE DAN KONSEP PROGRAM FEATURE TELEVISI “ROMANTISME KOPI DI KOTA PELAJAR” Gambriyanto, Kusumo; Purwanto; Susilawati; Utari, Tituk; Nuriswara, Rakhmad Hidayat
HERITAGE Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v12i1.5049

Abstract

Yogyakarta sebagai kota pelajar tidak lepas dari kegiatan anak muda seperti berkumpul bersama teman, mengerjakan tugas dan aktivitas lain yang bisa dikerjakan di luar ruangan. Salah satu tempat yang sering dijadikan tempat berkumpul yaitu kedai kopi atau kafe. Banyak kedai kopi atau kafe yang bermunculan di Yogyakarta mulai dari kedai kopi tradisional hingga modern, salah satunya kedai kopi unik yaitu Kopi Bumbung Tradisional Yogyakarta dan Kopi Pasir Yogyakarta. Metode penelitian pada penciptaan skripsi ini menggunakan metode kualitatif. Objek penelitian yang dipilih yaitu Kopi Bumbung Tradisional Yogyakarta dan Kopi Pasir Yogyakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, voxpop dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknik pengambilan gambar developing shot di Kopi Bumbung Yogyakarta dan Kopi Pasir Yogyakarta dapat menimbulkan kesan tersendiri dan tidak membosankan penonton. Kopi Bumbung Yogyakarta memiliki keunikan dalam hal penyajian kopi yang menggunakan termos bambu, sedangkan Kopi Pasir Yogyakarta memiliki keunikan dalam pembuatan kopi yang menggunakan media pasir. Kesimpulan karya program feature televisi dengan ide kuliner perjalanan berjudul “Jalan-Jalan Jajan” Edisi “Romantisme Kopi di Kota Pelajar” dipandu oleh seorang host dan berdurasi 16 menit. Karya ini menghadirkan variasi visual agar tidak membosankan penonton dengan menggunakan teknik developing shot yang berisikan hiburan, informasi dan edukasi kepada penonton.
TEKNIK PENYAMPAIAN PESAN KOMIKA DISABILITAS DALAM STAND UP COMEDY PADA KOMUNITAS STAD UP INDO PASURUAN Riswandari, Ninuk
HERITAGE Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v12i1.5349

Abstract

Kondisi disabilitas menyebabkan penderitanya merasa tertekan, stress, rendah diri dan merasa kesepian. Seringkali mereka juga mendapatkan perlakuan yang tidak baik di masyarakat. Akan tetapi akhir-akhir ini terdapat fenomena banyaknya penyandang disabilitas yang berhasil tampil dan menadapat tempat dihati para audiens melalui stand up comedy. Peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana teknik penyampaian pesan komika penyandang disabilitas tersebut untuk dapat menarik audiens dan mendapatkan tempat di hati para audiens stand up comedy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa teknik penyampaian pesan komika disabilitas dalam stand up comedy pada komunitas stan up indo Pasuruan adalah teknik storytelling atau bercerita. Dimana teknik tersebut sesuai dengan paradigma naratif dalam komunikasi.
REPRESENTASI PESAN TOLERANSI DALAM KONTEN YOUTUBE “ADIT & SOPO JARWO” : (STUDI ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE) Nasih M. Dzakaul Fikri; Yuwita, Nurma
HERITAGE Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v12i1.5351

Abstract

Semiotika merupakan ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda, peneliti akan menggunakan triadic semiotika Charles Sanders Pierce, Film yang akan di teliti adalah Video dalam Konten Youtube “Adit & Sopo Jarwo”, yang menyungsung tema islami sebagai konten atau konsep utamanya, sebagai tontonan youtube yang menghasilkan oleh anak bangsa atau karya anak bangsa ini yang diproduksi oleh tim oleh MD Animation, dalam konten Youtubenya saat ini sudah memiliki 3,87 Juta Subcriber dengan total 1372 video sejak awal bergabung terhitung 27 Januari 2014. Pesan toleransi yang dimunculkan dalam konten youtube Adit & Sopo Jarwo ini beragam karena banyak sekali memperlihatkan kehidupan sehari-hari yang tergolong sangat mudah dipahami dan juga pesan yang diisaratkan secara gambar atau secara visual menjadi lebih banyak dan juga beragam. Penelitian ini menghasilkan makna toleransi antar suku atau ras, kedua makna toleransi antaragama yang mempresentasikan tentang perbedaan antara antar umat beragama itu sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, dan ketiga bahwa makna toleransi antarbudaya.
STUDI NETNOGRAFI PADA KOMUNITAS VIRTUAL GIM PUBG MOBILE BnW ESPORTS Fathan Syafiq Naufal; Luluatu Nayiroh; Made Panji Teguh Santoso
HERITAGE Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v12i2.5373

Abstract

Interaksi sosial tentunya dapat membangun relasi pertemanan secara virtual dan membangun sebuah komunitas virtual yang bisa menghasilkan kebudayaan. Tentunya interaksi yang terjadi di dunia maya berbeda dengan interaksi di kehidupan nyata, apalagi interaksi dengan komunitas virtual yang terjadi di dalam gim, karena interaksi yang terjadi di dalam dunia virtual tentu memiliki bahasa atau istilah tertentu yang sulit untuk dimengerti oleh orang yang tidak melakukan interaksi secara virtual dan memainkan gim pubg. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah computer-mediated communication (CMC). Penelitian ini berfokus pada interaksi sosial serta budaya yang terjadi di dalam komunitas virtual BnW E-Sports dalam gim PUBGM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi serta budaya yang ada di komunitas virtual BnW E-Sports dan hasil-hasil dari percakapan antar anggota komunitas BnW E-Sports tersebut apakah ada istilah bahasa yang terbentuk didalamnya ketika berinteraksi secara virtual. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode netnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipan, wawancara serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa interaksi sosial di dalam komunitas BnW E-Sports berperan dalam membangun kekompakan dan strategi selama permainan dengan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama serta istilah-istilah khusus dalam permainan seperti loot, rush, dan revive. Identitas komunias BnW ini dibangun melalui partisipasi aktif dalam permainan, prestasi yang diraih, interaksi sosial, dan penggunaan strategi pemasaran yang efektif. Adapun fitur yang paling signifikan dalam memfasilitasi interaksi antara anggota komunitas BnW E-Sports adalah voice chat, meskipun voice chat sangat memfasilitasi komunikasi, fitur ini juga memiliki kontrol yang bisa membatasi interaksi dengan cara mematikan kontrol voice chat.
ANALISIS JARINGAN KOMUNIKASI PADA KOMENTAR DEBAT PERTAMA CAPRES 2024 DI KANAL YOUTUBE KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) Sena Reselina; Sri Wahyuning Astuti
HERITAGE Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v12i2.5400

Abstract

As the 2024 elections approach, political discussions and debates in Indonesia are heating up. These discussions also occur on social media platforms, particularly YouTube, which rapidly disseminates information, allowing a broad audience to access and engage with the content. This research aims to analyze the relationships among actors (nodes) and social networks in the comments on the first presidential debate of 2024 on the Komisi Pemilihan Umum (KPU) YouTube channel. Utilizing Social Network Analysis (SNA), this study identifies communication patterns, relationship types, and network connections formed from actor interactions. The findings reveal that the social network structure is a one-mode network with 6000 comments filtered to 2400 for analysis. The relationship types indicate key actors with high centrality, playing crucial roles in shaping public opinion and discussion dynamics. The communication patterns reflect significant issues discussed in the debate, influencing public responses to the presidential candidates' arguments. These insights offer a deeper understanding of social interaction dynamics on social media during political campaign periods. Keywords: Elections; Social Networks; YouTube; Actor Centrality; Presidential Debate
MEMBANGUN TOLERANSI BERAGAMA MELALUI KARTUN ANAK-ANAK: ANALISIS PESAN TOLERANSI TAYANGAN KARTUN UPIN DAN IPIN Basthoni, Riza; Mila Minhatul Maula; Wulan Maghfiroh Azzahro; Faiza Izzata Aulia; Salamatul Lailil Karomah; Mohammad Syifa Albai Haqi
HERITAGE Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v12i2.5730

Abstract

Berangkat dari survei oleh SETARA Institute yang menyatakan tentang adanya peningkatan jumlah pelajar intoleran sebayak 5,6 persen. Realitas ini jelas berbanding terbalik dengan semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang didalamnya sangat melindungi perbedaan antar golongan. Hal ini membuktikan semakin mendesaknya pembelajaran tentang nilai toleransi. Pembelajaran ini dapat dibantu dengan memanfaatkan media seperti Youtube, mengingat total penonton Youtube di Indonesai adalah sebanyak 139 Juta orang. Salah satu tayangan yang dekat dengan anak-anak di Youtube adalah kartun Upin & Ipin, yang didalamnya menceritakan kehidupan antar golongan dan agama dengan lingkungan yang mirip dengan Indonesia. Penelitan ini akan menjelaskan tentang bagaimana penggambaran pesan toleransi beragama serta aspek-aspeknya dalam tiga episode Upin & Ipin yakni, Hari Raya, Bulan Hantu dan Pesta cahaya dengan pendekatan kualitatif. Analisis yang digunakan adalah analisi isi Kripendorf yang bertujuan untuk mengetahui pesan toleransi dalam tayangan Upin & Ipin tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tayangan dari ketiga episode ini mengandung pesan-pesan toleransi beragama yang terdiri dari beberapa aspek seperti, saling menerima, kerjasama, kebebasan, dan kesabaran. Kesimpulannya tayangan ketiga episode Upin & Ipin ini dapat dijadikan salah satu inpirasi untuk membangun nilai toleransi sejak dini, karena dalam tayangan ini terdapat penggambaran bagaimana seharusnya kehidupan antar umat agama yang toleransi, yang didalamnya terkandung aspek seperti saling menerima, kerjasama, kebebasan, dan kesabaran.