WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer yang memiliki filosofi memberikan pencerahan dalam hal ilmu pengetahuan kepada masyarakat dengan cara mentransfer ilmu pengetahuan dan pengalaman dari sumber literasi ilmiah dengan cara pelatihan dan penyuluhan, sosial, manajemen, peningkatan produksi, product improvement dan lain-lain.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 3 (2020): Juli"
:
20 Documents
clear
Pengenalan Aplikasi Pembelajaran Bahasa Isyarat i-Chat untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Panti Asuhan Semara Putra Klungkung
Paula Dewanti;
Indriyani Indriyani;
Kadek Vishnu Vedamurthi
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 3 (2020): Juli
Publisher : STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v2i3.190
i-CHAT (I Can Hear and Talk) adalah aplikasi berbasis komputer yang dirancang untuk membantu orang, terutama anak-anak dengan gangguan pendengaran. Aplikasi ini dapat membantu pengguna untuk menguasai kemampuan liguistik. Aplikasi ini telah dikembangkan oleh Telkom Divisi Digital Service yang merupakan perwujudan program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkom. Bertempat di Panti Asuhan Semara Putra Klungkung, kegiatan Pengenalan Aplikasi Pembelajaran Bahasa Isyarat i-Chat dilakukan dengan metode penyuluhan, praktik langsung, serta tanya jawab kepada peserta pelatihan. Fokus permasalahan yang menjadi perhatian adalah bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran anak asuh panti yang memiliki salah satu kebutuhan khusus, yaitu ABK Tuna Rungu. Melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat ini, tim pelaksana bersama Panti Asuhan Semara Putra dapat mengambil bagian dalam pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya Anak Berkebutuhan Khusus.
Pembelajaran Omotenashi Bagi Pramuwisata Travel Standard Japan
A. A. Ayu Dian Andriyani;
Ni Wayan Meidariani
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 3 (2020): Juli
Publisher : STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v2i3.191
Pulau Bali merupakan destinasi wisata baik lokal maupun mancanegara. Guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan salah satunya Jepang, Bali membutuhkan pramuwisata yang profesional dalam memberi pelayanan kepada wisatawan. Pramuwisata tidak saja harus memahami budaya lokal tetapi juga harus mengerti tentang budaya wisatawan yang dilayani. Apabila terjadi kesalahpahaman akibat kurangnya pemahaman budaya khususnya dalam hal pelayanan atau disebut omotenashi ketika berinteraksi dengan wisatawan Jepang akan berdampak pada kualitas pelayanan yang diberikan. Pramuwisata sangat membutuhkan pengetahuan lebih tentang tata cara memberikan pelayanan jasa kepada konsumen karena Jepang memiliki tata cara pelayanan yang berbeda dengan Indonesia. Oleh karena itu Program Studi Sastra Jepang Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar turut serta bertanggung jawab membantu meningkatkan kualitas pelayanan menurut budaya Jepang dengan memberikan pelatihan omotenashi Jepang yang selama ini selalu menjadi kendala saat berinteraksi. Pelatihan dalam memahami omotenashi Jepang menggunakan metode pembelajaran student centered didukung pendekatan communicative language teaching dengan dasar pertimbangan bahwa menggunakan metode ini mampu memberikan suasana belajar lebih komunikatif dalam memahami omotenashi bagi peningkatan pelayanan berbahasa pramuwisata saat memberikan pelayanan jasa kepada wisatawan Jepang menurut budaya Jepang, karena dalam pelatihan peserta diharapkan mampu mempraktekkan teori yang telah didapat dengan peserta lainnya. Hasil pelatihan omotenashi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan saat peserta berinteraksi dengan wisatawan.
Pelatihan Pemanfaatan Toko Online Sebagai Media Pemasaran Produk pada UKM Saka Gemilang
I Made Darma Susila;
Muhammad Riza Hilmi;
I Putu Arya Suita Darma
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 3 (2020): Juli
Publisher : STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v2i3.192
Industri furniture interior merupakan usaha yang menjadi trend dan dinikmati di kawasan pariwisata khususnya area Bali. Furniture interior mengedepankan kesan kenyamanan, kualitas tampilan yang tinggi, dan diproduksi secara semi otomatis. UKM Saka Gemilang merupakan UKM yang sudah cukup lama berkecimpung dalam produksi furniture interior yaitu sejak tahun 1993. Sejalan dengan usahanya, UKM ini terkadang mengalami penurunan penjualan. Hal ini disebabkan karena proses penjualan yang saat ini dilakukan masih belum optimal, yaitu dilakukan secara door-to-door ke lokasi seperti perkantoran, villa, hotel dan restoran dengan menunjukkan buku list produk. Sehingga dalam hal ini proses produksi dan jumlah produksi dari UKM sangat tergantung dari hasil pemasaran yang saat ini dilakukan. Untuk menangani permasalahan penjualan produk UKM, maka diusulkan kegiatan pelatihan pemanfaatan pelatihan pemanfaatan toko online yaitu OLX dan tokopedia yang digunakan sebagai media pemasaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pemanfaatan toko online dengan harapan bahwa penjualan produk dapat meningkat. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan cara pengukuran kemampuan mitra dalam menggunakan aplikasi dengan mengikuti sepuluh skenario yang telah ditentukan. Hasil pengukuran sebesar 80 % yang artinya mitra sudah bisa mengoperasikan aplikasi Olx dan tokopedia.
VCS: Visitor Counter System Berbasis Nodemcu dan IoT
Padma Nyoman Crisnapati;
Putu Devi Novayanti;
I Putu Hendika Permana
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 3 (2020): Juli
Publisher : STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v2i3.193
Perangkat IoT (Internet of Things) dapat membantu manusia dalam mengumpulkan berbagai informasi, termasuk menyimpulkan pola perilaku dengan bias semantik yang besar. Jaringan IoT memiliki kemampuan untuk menggunakan informasi yang diperoleh untuk melakukan manajemen pada dirinya sendiri ataupun perangkat lainnya. Salah satu pemanfaatan IoT adalah untuk mendapatkan informasi jumlah orang di tempat tertentu. Jika informasi ini dikombinasikan dengan yang lain, dapat membantu sistem berbasis IoT menemukan karakteristik lingkungannya. Dalam pengabdian ini, diusulkan penerapan penghitung jumlah pengunjung berbasis IoT. Penghitung jumlah pengunjung (VCS- Visitor Counter System) adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah orang yang melintasi pintu masuk. Jika kita memerlukan informasi mengenai berapa jumlah orang yang ada pada suatu ruangan, maka hal ini bisa menjadi sebuah solusi sederhana. Penerapan alat ini bisa dugunakan pada toko ritel, event besar, gedung kantor, dan bangunan cerdas. Keuntungan penggunaan alat ini sebagai pemilik perusahaan yaitu dapat mendeteksi jumlah orang masuk dan keluar pada perusahaan tersebut, sehingga pemilik usaha dapat melakukan analisis dan membuat keputusan yang tepat berdasarkan data perhitungan yang dihasilkan. Riset ini dilakukan secara kerja sama terhadap sebuah perusahaan teknologi CV. Harmoni Permata. Sebagai sebuah Institusi pendidikan, kerjasama terhadap industri merupakan sebuah kegiatan yang harus dilakukan untuk hilirisasi produk agar menjadi sebuah produk komersial.
Pemanfaatan Website Sebagai Media Promosi dalam Pengolahan Sampah Plastik pada PT. Cipta Daur Ulang
I Made Arya Budhi Saputra;
I Made Bhaskara Gautama
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 3 (2020): Juli
Publisher : STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v2i3.194
Sampah plastik merupakan permasalahan yang dialami oleh sebagian besar daerah untuk saat ini. Hal tersebut dikarenakan jumlah sampah plastik tidak mudah terurai sehingga terjadi penumpukan sampah plastik dan mencemari lingkungan. Salah satu cara menangani sampah plastik adalah dengan melakukan daur ulang. PT. Cipta Daur Ulang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan sampah plastik PET. Perusahaan ini mampu mengolah sampah plastik PET dalam skala besar. Namun, perusahaan ini terkendala oleh bahan baku yang masih sedikit. Perusahaan juga memiliki keterbatasan dalam penjualan hasil produksi. Selain itu, beberapa pasokan sampah plastik yang diterima oleh perusahaan belum terpilah dengan baik. Oleh karena itu, perlu dibuat media promosi berupa website untuk memperkenalkan profil perusahaan kepada masyarakat secara umum. Website juga dilengkapi dengan fitur berita atau artikel untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah plastik sehingga memiliki nilai jual dan mampu menopang ekonomi keluarga. Website yang dibangun telah dikunjungi rata-rata sebanyak 677,3 pengunjung per bulan selama enam bulan. Hal ini menunjukkan bahwa website telah diakses, dengan harapan perusahaan lebih dikenal oleh masyarakat sehingga terjadi peningkatan pada pasokan sampah plastik dan penjualan hasil produksi.
Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Point of Sale Berbasis Mobile Pencatatan Transaksi Penjualan UKM Tunjung Mekar
Yohanes Priyo Atmojo;
Ida Bagus Suradarma;
I Made Saka Winaya
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 3 (2020): Juli
Publisher : STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v2i3.195
Ukiran kaca dan kayu merupakan jenis usaha kerajinan masyarakat lokal di Bali. Salah satunya adalah Usaha Mikro Industri (UKM) Tunjung Mekar yang bergerak di usaha perajin kayu dan kaca mulai tahun 2010. Kendala yang dihadapi oleh UKM ini adalah proses administratif pencatatan transaksi penjualan. Pencatatan transaksi penjualan tersimpan dalam bentuk catatan kertas dan bukti bayar (kuitansi), yang secara fisik mudah rusak dan hilang. Untuk menangani permasalahan pencatatan transaksi penjualan di UKM maka diusulkan kegiatan pelatihan pemanfaatan aplikasi Point of Sale (PoS) berbasis mobile. Pembuatan aplikasi PoS yang diusulkan sebagai solusi permasalahan UKM disesuaikan dengan kebutuhan yang dimasukkan ke dalam fitur aplikasi. Fitur Aplikasi PoS antara lain: fitur kasir untuk penjualan, fitur laporan untuk pelaporan transaksi, fitur tambah barang untuk menambahkan produk UKM, dan fitur pengeluaran untuk pencatatan pengeluaran UKM. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pemanfaatan aplikasi PoS dengan harapan setiap transaksi penjualan dan pengeluaran operasional UKM dapat tercatat dan terarsip dengan baik, sehingga UKM dapat mengetahui alur keuangan UKM dan mampu memberikan gambaran keadaan keuangan untuk pengembangan usaha. Hasilnya adalah sebuah produk tepat guna yaitu aplikasi PoS dan kemampuan penggunaan PoS padaUKM Tunjung Mekar dengan indikasi penguasaan oleh peserta sebesar 82.5%.
Pengembangan Kemampuan Teknologi Informasi untuk Perangkat Desa di Desa Sumerta Kelod
I Gusti Ngurah Wikranta Arsa;
I Made Mika Parwita;
Christine Intan De Maria S.A;
Dewa Ayu Inten Mahaputri
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 3 (2020): Juli
Publisher : STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v2i3.196
Desa Sumerta Kelod memiliki jumlah penduduk 20.879 jiwa pada tahun 2016. Tingginya jumlah penduduk membuat Desa Sumerta Kelod mengedepankan misi menciptakan pelayanan publik dan mewujudkan pemerintah desa yang baik. Namun, desa ini masih memiliki beberapa masalah seperti kurangnya kemampuan para perangkat desa dalam penggunaan aplikasi komputer perkantoran seperti Microsoft Office yang dapat menunjang kinerja pelayanan publik seperti pembuatan surat ijin tinggal, berkas kependudukan, dan perhitungan anggaran desa. Permasalahan lainnya adalah kurangnya penggunaan dan pengelolaan konten sosial media atau website yang memberikan informasi kegiatan desa dalam menunjang misi transparansi dan akuntabilitas kegiatan dari desa. Target dari pengabdian ini adalah 80% perangkat desa Sumerta Kelod dapat mengoperasikan Microsoft Word dan Excel, menghasilkan modul workshop, serta dapat membuat konten website. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah mengadakan workshop Microsoft Office, penggunaan dan pembuatan konten website dan sosial media, serta evaluasi dari hasil kegiatan. Hasil kegiatan adalah dua buah modul workshop yaitu modul Microsoft Word dan Excel serta kegiatan workshop Microsoft Word tentang pembuatan daftar isi otomatis menggunakan multilevel list dan style serta Microsoft Excel dengan fungsi Vlookup. Hasil dari pelatihan pengelolaan website adalah konten yang telah terisi pada website yang bisa diakses pada website resmi Desa Sumerta Kelod. Berdasarkan hasil survey pretest dan postest pelatihan Microsoft Word dan Excel diperoleh peningkatan rata-rata jumlah peserta yang bisa dari 43,5% menjadi 85,8% dan penurunan yang tidak bisa dari 56,5% menjadi 14,2%.
Pelatihan Pemasaran Online pada Mitra Lengis Nyuh di Tabanan
I Putu Ramayasa;
I Wayan Rupika Jimbara;
I Wayan Kayun Suwastika;
I Gede Angga Candrawibawa
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 3 (2020): Juli
Publisher : STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v2i3.197
UKM Lengis Nyuh merupakan salah satu UKM yang menjalankan usaha menjual minyak kelapa (lengis nyuh) yang dimiliki oleh Bapak I Wayan Doni Permana. Sebelum menjual minyak kelapa (lengis nyuh) mitra terlebih dahulu sudah menjalankan usaha sebagai pemasok kelapa muda selama 5 tahun. Sejak 1 tahun yang lalu mitra mengembangkan usahanya dengan menjual minyak kelapa (lengis nyuh) memanfaatkan buah kelapa tua dari hasil panen sebagai pemasok kelapa muda. Dalam menjalankan usahanya, mitra dibantu oleh adik sepupunya. Pemasaran dilakukan sederhana dari mulut kemulut serta melalui warung yang ada di sekitar tempat tinggal, sehingga pembelinyapun hanya dari warga sekitar. Selain itu, produk mitra belum memiliki label kemasan sehingga tampilannya kurang menarik. Akibatnya, pendapatan yang diperoleh belum sesuai harapan. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra, disepakati untuk membantu mitra melakukan pemasaran. Adapun metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini yaitu sosialisasi, pelatihan dan evaluasi. Kegiatan pelatihan yang diberikan pada mitra adalah pemasaran melalui media sosial serta membuatkan label kemasan agar tampilan produk lebih menarik. Kegiatan evaluasi dari pelatihan yang dilakukan adalah melalui wawancara, tanya jawab dan pengamatan langsung yaitu ketrampilan mitra mengakses informasi yang tersedia di internet meningkat, mitra mengalami peningkatan dalam menggunakan email dan mitra mampu melakukan pemasaran online secara mandiri dengan memposting produknya di Facebook dan Instagram.
Pelatihan Microsoft Office untuk Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ihsan Karangasem
Affan Irfan Fauziawan;
Indrianto Indrianto;
Suhana Sabdar
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 3 (2020): Juli
Publisher : STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v2i3.198
Perkembangan teknologi telah banyak membantu pekerjaan manusia. Salah satu yang dapat kita nikmati dari perkembangan teknologi tersebut di antaranya yaitu Microsoft Word dan Microsoft Excel. Microsoft Word, berfungsi sebagai perangkat lunak pengolah kata meliputi membuat, mengedit, dan memformat dokumen. Microsoft Excel (Excel) merupakan program aplikasi spreadsheet (lembar kerja) yang bisa digunakan untuk membuat tabel dan menyajikan data dalam bentuk grafik. Pengasuh pondok pesantren Nurul Ihsan Karangasem, belum begitu mengerti dengan manfaat Microsoft Word dan Excel untuk membantu menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. Metode yang digunakan pada kegiatan berupa sosialisasi dan pelatihan ini diikuti oleh para pengasuh/pendidik. Materi yang disampaikan terutama diberikan yang berhubungan dengan kegiatan yang ada di pondok pesantren, di antaranya absensi santri, pembukuan dan lain-lain. Para peserta sosialisasi sangat antusias mengikuti acara, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar manfaat Microsoft Word dan Excel. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pemakaian Microsoft Word dan Excel yang dapat diaplikasikan langsung di pondok pesantren. Para pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ihsan merasa senang dengan adanya kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini. Adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, sebagai ajang berbagi ilmu pemanfaatan Microsoft Word dan Excel untuk para pengasuh pondok pesantren dalam membantu pekerjaannya sehari-hari, sehingga dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk selanjutnya mulai meninggalkan pembukuan secara manual.Pondok Pesantren, Microsoft Word, Pembukuan
PKM Pemanfaatan Media Sosial & Aplikasi Pengolahan Angka dalam Peningkatan Penjualan
Gusti Ayu Made Arna Putri;
Ni Wayan Ari Ulandari;
I Nyoman Sri Jaya Kusuma
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 3 (2020): Juli
Publisher : STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v2i3.199
Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat internal ini adalah usaha kecil dan menengah (UKM) milik Ayu Sukawati yang berlokasi di Jl. Raya Sempidi, No. 59, Badung. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di lapangan diketahui bahwa ada beberapa masalah yang dihadapi oleh UKM milik Ayu Sukawati yaitu kurangnya kemampuan dalam pencatatan transaksi penjualan dan menurunnya pendapatan selama beberapa tahun terakhir. Hal yang menjadi penyebab turunnya pendapatan mitra yaitu banyaknya pesaing di lingkungan sekitar UKM yang berjarak cukup dekat dari warung mitra dan pesaing tersebut juga menjual barang yang sama. Selain itu sistem pemasaran Mitra hanya berkisar di lingkungan desa setempat saja, hal tersebut jelas menjadi penyebab menurunnya pendapatan dari mitra. Upaya pemecahan yang telah dilakukan antara lain 1) pelatihan microsoft excel dalam pencatatan transaksi penjualan, 2) sistem pemasaran dengan pemanfaatan media sosial Instagram yang bertujuan untuk memperluas jaringan pemasaran 3) pembuatan banner yang bertujuan untuk mempermudah customer menemukan lokasi UKM Ayu Sukawati. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah metode PALS (participatory action learning system), yakni model pemberdayaan masyarakat dengan tahapan-tahapan kegiatan, (1) penyadaran, (2) pengkapasitasan dan (3) pendampingan. Luaran yang dicapai dari program pengabdian ini adalah (1) publikasi ilmiah melalui jurnal pengabdian masyarakat pada Jurnal Widyabhakti, (2) berhasil mengoprasikan Ms Excel dan dapat melakukan pencatatan transaksi penjualan dengan tingkat keberhasilan 85%, (3) mitra dapat aktif dalam melakukan pemasaran online melalui Instagram dengan tingkat keberhasilan 80%.