cover
Contact Name
Dr. Evi Triandini, M.Eng.
Contact Email
jurnalwidyabhakti@stikom-bali.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalwidyabhakti@stikom-bali.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer
ISSN : 26546418     EISSN : 26545918     DOI : -
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer yang memiliki filosofi memberikan pencerahan dalam hal ilmu pengetahuan kepada masyarakat dengan cara mentransfer ilmu pengetahuan dan pengalaman dari sumber literasi ilmiah dengan cara pelatihan dan penyuluhan, sosial, manajemen, peningkatan produksi, product improvement dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 290 Documents
Optimalisasi Teknologi Hidroponik Tenaga Surya dengan Pembangunan Green House pada Kelompok Tani Sari Pertiwi Pande Putu Agus Santoso; I Putu Widyarsana; Rifky Lana Rahardian
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 2 (2020): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Kelompok Tani Sari Pertiwi yang berlokasi di Desa Sidan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali. Kelompok ini telah menggunakan hidroponik tenaga surya dalam sistem pertaniannya. Berdasarkan hasil diskusi dengan masyarakat sasaran disepakati bahwa permasalahan yang dicarikan solusinya melalui program kemitraan masyarakat ini adalah sistem pertanian hidroponik yang selama ini masih terbuka, sehingga rentan terhadap pengaruh perubahan iklim dan polusi udara. Upaya pemecahan masalah dilakukan melalui program kemitraan masyarakat ini adalah pembangunan green house sebagai tempat bagi sistem hidropinik tenaga surya yang telah dimiliki. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah metode PALS (participation action learning system) dengan substitusi ipteks. Luaran yang telah dihasilkan melalui program pengabdian masyarakat ini adalah teknologi tepat guna hidroponik tenaga surya di dalam sebuah green house.
Intensifikasi Strategi Promosi UKM Balietnik Butik Berbasis Blended Promotion & Pageants Dedy Panji Agustino; Gusti Ayu Made Arna Putri; Ketut Krisna Madawa
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 2 (2020): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.905 KB)

Abstract

Mitra pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah UKM Balietnik Butik yang berlokasi di Jl Jl. Bedugul, No. 31, Panjer, Denpasar. Masalah utama yang dihadapi oleh UKM Balietnik Butik adalah rendahnya pendapatan UKM diakibatkan kurang dikenalnya produk UKM Balietnik Butik di kalangan masyarakat luas. Hal ini karena Balietnik Butik hanya mempromosikan produknya secara offline melalui pelanggan dan online melalui instagram dengan gambar statis dan seadanya, sehingga tampak kurang menarik. Upaya pemecahan masalah dilakukan melalui program blended promotion berbasis pageants. Blended promotion berbasis pageants adalah cara pengenalan produk kepada khalayak umum yang dilakukan secara offline melalui fashion show dan online dengan meningkatkan kualitas postingan instagram melalui photo shoot produk dengan model para pageants (duta-duta se Bali). Secara terperinci pelaksanaan program dapat diuraikan sebagai berikut: (1) diversifikasi produk dengan merekomendasikan Balietnik Butik untuk membuat wardrobe khusus yang bisa menggambarkan karakteristik usaha (nuansa etniq), untuk sesi photoshoot. (2) Melaksanakan photoshoot produk dengan model Pro Bali Ambassador, Duta Pembangunan Bali di Desa Penglipuran, Bangli, untuk meningkatkan kualitas photo produk dalam rangka optimalisasi strategi promosi online usaha melalui instagram. (3) Melaksanakan kegiatan fashion show Balietnik Butik di Park 23 Mall, Kuta guna meningkatkan citra, eksistensi dan strategi promosi offline usaha. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah metode PALS (participatory action learning system), yakni model pemberdayaan masyarakat dengan tahapan-tahapan kegiatan, (1) penyadaran, (2) pengkapasitasan dan (3) pendampingan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang sudah dilakukan di UKM Blietnik Butik adalah telah terlaksanya intensifikasi produk, yaitu dengan pembuatan produk dengan modifikasi motif endek Bali, serta telah dilaksanakannya photoshot dengan menggunakan model dari Pro Bali Ambassador.
Pengembangan Ekonomi Kreatif Kaum Disabilitas Menggunakan Program Plan-Do-Check Dalam Perintisan Desa Wisata Ngablak Magelang Shinta Ratnawati; Hanung Eka Atmaja
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 2 (2020): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.845 KB)

Abstract

Progam kemitraan ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena bahwa Usaha Kecil dan Menengah merupakan langkah awal bagi masyarakat Indonesia pada umumnya untuk menjadi seorang wirausahawan. Adanya fenomena lain yang belum tersentuh, bahwa Indonesia merupakan negara dengan jumlah penyandang disabilitas yang cukup besar, yaitu sebesar 12% dari total populasi dunia pada Desember 2016. Hanya sedikit dari kaum disabilitas yang mendapatkan pekerjaan pada usia produktif. Paguyuban “Warsamundung” adalah salah satu dari sejumlah organisasi sosial di Indonesia yang didirikan di Desa Ngablak Kabupaten Magelang, yang beranggotakan masyarakat penyandang disabilitas. Permasalahan dalam paguyuban ini adalah perlunya pengembangan motivasi dan organisasi untuk kembali bangkit pasca bencana alam Merapi di tahun 2010. Metode yang akan dilakukan dalam pengabdian ini adalah metode plan-do-check. Melalui pengabdian ini output yang diharapkan adalah terbentuknya strategi manajemen dan meningkatnya motivasi anggota Paguyuban Warsamundung. Strategi dan motivasi yang terbentuk diharapkan bisa membawa kaum disabilitas untuk berdikari menciptakan ekonomi kreatif melaui wirausaha guna menunjang program desa wisata di Desa Ngablak Kabupaten Magelang.
Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Potensi Wilayah di Desa Manukaya Gianyar Bali Luh Gede Krisna Dewi; I Made Dwi Budiana Penindra
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 2 (2020): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.473 KB)

Abstract

Desa Manukaya adalah sebuah desa yang terletak di Kabupaten Gianyar. Wilayah Desa Manukaya adalah 1496 km2, ada 13 banjar di Desa Manukaya. Wilayah desa terdiri dari 141 km2 sawah dan kebun 891,79 km2 dan memiliki potensi di bidang budaya, pertanian, perkebunan, peternakan dan industri kerajinan, yang belum dieksplorasi secara optimal, sehingga sinergi antara masyarakat dan kampus dibutuhkan sebagai bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mitra kegiatan adalah KWT Mertha Jati yang diberikan pelatihan dalam pengolahan makanan yang terbuat dari jeruk (permen jeruk), para wanita yang bekerja di industri rumah keripik rempeyek melalui pelatihan manajerial (packing and labeling). Mitra lainnya adalah KSU Banjar Malet di sektor usaha simpan pinjam. Program kerja terdiri dari produksi VCO, pemanfaatan limbah VCO sebagai pakan ternak, program Pemeriksaan Mata Gratis, pencegahan stunting, senam lansia, pengajaran Polisi Sekolah Kecil, penyuluhan tentang TOGA, pengembangan kelompok tari dan tabuh, program pengajaran bahasa Inggris dan mengembangkan paket wisata untuk Pura Pegulingan. Kegiatan pendampingan dilakukan melalui program KKN PPM dengan metode pelatihan, penyuluhan, sosialisasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna. Hasil atau luaran yang dicapai dari kegiatan ini adalah peningkatan produktivitas mitra, peningkatan mutu kesehatan dan pendidikan, serta pengembangan seni budaya yang menunjang pariwisata.
Membangun Learning Community Melalui Pendampingan Lesson Study di SMP Kurnia Kota Bogor Surti Kurniasih; Teti Rostikawati; Lufty Hari Susanto; Muhammad Taufik A.
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 2 (2020): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.142 KB)

Abstract

Kurikulum 2013 telah mengamanatkan bahwa proses pembelajaran harus berorientasi kepada siswa (Student Center Learning), dimana siswa sebagai pemeran utama dalam proses pembelajaran. Kenyataannya masih banyak guru yang mendominasi proses pembelajaran sehingga aktivitas siswa menjadi rendah. Keadaan demikian terjadi juga di SMP Kurnia Bogor. Berdasarkan observasi dan wawancara dengan Kepala Sekolah dan Guru, diperoleh informasi bahwa proses pembelajaran pada umumnya masih didominasi oleh guru. Belum nampak adanya kolaborasi antar siswa maupun guru dalam proses pembelajaran. Hal inilah yang ingin diubah dan diperbaiki agar pembelajaran menjadi lebih bermakna serta memberikan hak belajar kepada seluruh peserta didik. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan pendampingan untuk mengembangkan Learning Community (komunitas belajar) melalui implementasi Lesson Study atau sering dikenal dengan istilah LSLC (Lesson Study for Learning Community). Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai tujuan, manfaat, dan teknis pelaksanaan, serta tahapan Lesson Study. Implementasi lesson study mampu meningkatkan kolaborasi dan interaksi antara guru dalam merancang pembelajaran, juga diantara peserta didik melalui pembelajaran kolaboratif. Hal ini nampak dari aktivitas peserta didik yang cukup dalam proses pembelajaran, serta keterampilan guru sebagai fasilitator.
Pelatihan Microsoft Excel dalam Pembelajaran Matematika Kadek Suryati; Ni Wayan Suardiati Putri; Evi Dwi Krisna
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 2 (2020): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan microsoft excel sebagai alat bantu pembelajaran matematika yang dilaksanakan di SD Negeri 6 Peguyangan kaja pada tanggal 10-12 juni 2019. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan terhadap siswa-siswa kelas IV di SD Negeri 6 Peguyangan kaja Denpasar Utara dengan memberikan pelatihan penggunaan microsoft excel. Materi pelatihan yang diberikan meliputi mengenalkan program Microsoft excel sebagai alat bantu dalam pembelajaran matematika khususnya materi operasi hitung.Dari hasil penilaian yang telah dilakukan, diperoleh tingkat pemahaman siswa yang ditinjau dari memasukkan data, mengolah data dan menganalisis data matematika berdasarkan penilaian pre-test dan post-test. Hasil penilaian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan. Sebelum mengikuti pelatihan microsoft excel rata-rata nilai pre-test dalam memasukan data ke dalam microsoft excel 53,65%, komponen dalam mengolah data mendapatkan nilai 45,56% dan menganalisis data 45,55% sedangkan post-test untuk komponen dalam memasukan data ke dalam microsoft excel 75,45%, komponen dalam mengolah data mendapatkan nilai 76,88% dan menganalisis data 80,43%. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan PKM yang telah di selenggarakan di SD Negeri 6 Peguyangan, mampu meningkatkan kemampuan siswa tentang operasi hitung matematika menggunakan microsoft excel.
Pelatihan Pengenalan Augmented Reality Android di SMK Negeri 1 Denpasar Christina Purnama Yanti; N.L.Wiwik Sri Rahayu Ginantra; I Gede Andika
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 2 (2020): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.771 KB)

Abstract

Sebagai salah satu sekolah yang memiliki program keahlian Teknologi Informasi, SMK Negeri 1 Denpasar tentunya siswa – siswi mendapatkan pembelajaran terkait perkembangan teknologi saat ini. Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah dan guru, materi yang diberikan dalam pembelajaran adalah terkait pemrograman berbasis web, pemrograman berbasis desktop dan pemrograman berbasis mobile. Namun dalam pemberian materi belum diajarkan lebih jauh mengenai teknologi Augmented Reality. Kegiatan Program Aksi STIKI Peduli ini diharapkan mampu menjadi solusi atas kendala yang dihadapi oleh SMK Negeri 1 Denpasar, khususnya pemanfaatan teknologi Augmented Reality yang diterapkan pada smartphone berbasis Android untuk memberikan pengetahuan dan peningkatan kreativitas dan skill siswa tentang teknologi Augmented Reality. Pelatihan dilakukan dua hari dimana total peserta pada hari pertama sejumlah 35 orang, dan pada hari kedua sejumlah 32 orang. Sebelum diadakan pelatihan, peserta diberikan pretest untuk mengetahui kemampuan siswa terkait Augmented Reality. Pelatihan dievaluasi dengan memberikan post test berupa projek dimana peserta harus menyelesaikan dalam waktu 90 menit. Berdasarkan hasil post test, siswa-siswa dapat menyelesaikan projek dalam rentang waktu yang diberikan dan pada hasil kuesioner juga memberikan komentar positif terhadap kegiatan ini.
Penyuluhan CPPB dan Introduksi Mesin Spinner Bagi Usaha Kerupuk Kulit di Desa Lendang Bedurik, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur Hary Kurniawan; Rucitra Widyasari; Agriananta Fahmi Hidayat
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 2 (2020): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.003 KB)

Abstract

Kerupuk kulit merupakan salah satu jenis makanan ringan yang bahan bakunya berasal dari kulit hewan seperti kulit sapi atau kulit kerbau dan memiliki tekstur yang garing, renyah, lezat dan memiliki cita rasa yang khas. Salah satu industri kerupuk kulit berada di Desa Lendang Bedurik, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Terdapat beberapa kendala yang dihadapi pelaku usaha kerupuk kulit diantaranya masih minimnya pemahaman mengenai cara pengolahan pangan yang baik meliputi kebersihan dan higienitas tempat produksi maupun kegiatan selama proses produksi. Kerupuk kulit yang dihasilkan juga masih banyak mengandung minyak, sehingga membuat kerupuk kulit tidak tahan lama dan mudah tengik. Tujuan dari kegiatan ini memperbaiki mutu proses selama produksi melalui sosialisasi Cara Pengolahan Pangan yang Baik (CPPB), mengintroduksi teknologi tepat guna berupa mesin spinner serta teknologi pengemasan kerupuk kulit. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan, diperoleh bahwa pemahaman dan kesadaran mitra terhadap cara pengolahan pangan yang baik meningkat, keterampilan mitra dalam mengoperasikan mesin spinner juga meningkat. Peserta mampu megoperasikan mesin spinner dengan baik dan memahami cara perawatan alat. Selain itu pemahaman dan keterampilan mengenai pentingnya pengemasan produk juga meningkat.
Pelatihan Pembuatan Alat Pembelajaran Edukatif untuk Peningkatan Profesionalisme Guru Tk Aisyiyah di Kota Medan Mutia Febriyana; Dian Novianti Sitompul
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 2 (2020): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.233 KB)

Abstract

Program Kemitraan Pengembangan Muhammadiyah (PKPM) merupakan bagian dari Pengabdian Masyarakat sebagai salah satu pilar Tridharma Perguruan Tinggi sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012, tentang Pendidikan Tinggi yakni Pasal 1 Ayat 9 sebagai bagian penting sivitas akademika. Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara bersama Mahasiswa mengadakan pelatihan pembuatan alat pembelajaran edukatif bagi Guru Taman Kanak-kanak Aisyiyah di Kota Medan. Tujuan kegiatan ini agar guru-guru TK Aisyiyah di kota Medan memiliki pengetahuan dan keterampilan membuat alat pembelajaran edukatif yang dapat digunakan sebagai sarana sekaligus media pembelajaran untuk meningkatkan profesionalisme sehingga pelaksanaan pembelajaran bagi siswa TK Aisyiyah menjadi unggul dan berkualitas. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah: (1) Ceramah Tanya jawab terkait pembekalan dasar berupa transfer ilmu pengetahuan dan pengalaman praktis tentang berbagai teknologi sederhana tentang pembuatan alat pembelajaran edukatif yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan, (2) Workshop, demonstrasi dan pemberian tugas latihan secara berkelompok membuat Alat Pembelajaran Edukatif, (3) Simulasi untuk menguji cobakan alat pembelajaran edukatif, dan (4) Diskusi untuk melakukan evaluasi dan mendapatkan umpan balik tentang proses maupun hasil kegiatan.
IRT Donat Kentang Dusun Sampiang Gianyar Gusti Ngurah Mega Nata; Putu Pande Yudiastra
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 2 (2020): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.501 KB)

Abstract

Donat kentang merupakan makanan olahan umbi kentang dan tepung terigu yang sudah mulai digemari dilingkungan anak sekolah maupun masyarakat umum khusunya di lingkungan Sampiang kecamatan Gianyar kabupaten Gianyar. Kelompok masyarakat pembuat donat kentang ini pada umumnya adalah ibu rumah tangga dan menggunakan alat sederhana yang dimiliki. Alat produksi yang masih konvensional dan sebagian besar menggunakan tangan pada saat mengaduk adonan donat. Penggunaan alat produksi modern sangat terbatas karena tidak mampu untuk membeli dan tidak tahu cara mengoperasikan. Jumlah produksi dalam satu hari yang dapat dihasilkan menggunakan peralatan konvensional hanya 105 sampai 120 pcs donat kecil atau 80 – 90 donat besar. Mitra sangat berharap mimiliki alat produksi yaitu pencampuran adonan donat sehinga jumlah produksi dapat ditingkatkan dan mempercepat proses produksi, Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu ingin meningkatkan jumlah produksi dan mempercepat proses produksi dari Donat kentang mitra. Solusi yang diberikan yaitu peningkatan alat produksi dengan cara memberikan hibah mesin Mixer 5 liter khusus pembuatan roti, Kompor Gas, dan Pelatihan pemanfaatan alat produksi yang telah dihibahkan, Target Luaran yang telah dicapai yaitu Penambahan alat produksi sudah mencapai 100% dan peningkatan proses produksi dan kecepatan proses pembuatan adonan sampai 50% pada jumlah adonan 2 liter dan 3 liter.

Page 9 of 29 | Total Record : 290