cover
Contact Name
Kadek Suranata
Contact Email
kadek.suranata@undiksha.ac.id
Phone
+6281915723813
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana No. 11, Singaraja, Banjar Tegal, Kec. Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali 81116, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha
ISSN : 26139634     EISSN : 26139642     DOI : -
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan bimbingan konseling pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran tentang bimbingan dan konseling. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Articles 447 Documents
PENERAPAN TEORI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELLING UNTUK MENINGKATKAN ETIKA KOMUNIKASI SISWA KELAS X2 SMA NEGERI 1 SAWAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Putu Elza Citra Wulandari; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan etika komunikasi siswa kelas X2 SMA Negeri 1 Sawan melalui konseling behavioral dengan teknik modelling. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan bimbingan konseling dengan konseling behavioral dengan teknik modelling. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, objek dalam penelitian ini adalah etika komunikasi. Sunjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X2 SMA Negeri 1 Sawan Tahun Pelajaran 2014/2015 berjumlah 23 orang yang mengalami masalah etika komunikasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner etika komunikasi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data tentang etika komunikasi siswa kelas X2 SMA Negeri 1 Sawan. Teori konseling yang digunakan adalah teori konseling behavioral dengan teknik modelling. Hasil penelitian menunjukkan penerapan teori konseling behavioral dengan teknik modelling dapat digunakan untuk meningkatkan etika komunikasi siswa kelas X2 SMA Negeri 1 Sawan Tahun Pelajaran 2014/2015. Peningkatan tersebut diketahui dari rata-rata etika komunikasi pada data awal 61,25% menjadi 74,375% pada siklus I dan menjadi 76,675% pada siklus II. Dengan demikian, peneranpan teori konseling behavioral dengan teknik modelling yang dilakukan dapat digunakan untuk meningkatkan etika komunikasi siswa kelas X2 SMA Negeri 1 Sawan Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : konseling behavioral, teknik modelling, etika komunikasi. This research aims to improve the ethics of communication students of class X 2 SMA Negeri 1 Sawan through modelling techniques with behavioral counseling. This research was carried out on even-numbered years semester lesson 2014/2015. This research includes the type of action research guidance counseling with counseling behavioral modelling techniques.This research was conducted in two cycles, the objects in the research is ethical communication. Sunjek in this study are students of class X 2 SMA Negeri 1 Sawan Year 2014/2015 Lessons amounted to 23 people who experience problems of ethical communication. Data collection is carried out using a questionnaire of ethical communication. The data collected in this research is data about the ethics of communication students of class X 2 SMA Negeri 1 Sawan. Counseling theory is the theory of modelling techniques with behavioral counseling. The results showed the application of the theory of behavioral counseling with techniques of modelling can be used to improve the ethics of communication students class X 2 SMA Negeri 1 Sawan Year 2014/2015 Lessons. The increase of the average initial data communication ethics 61,25 74,375% to% in cycle I and became 76,675% in cycle II. Thus, the behavioral counseling theory with peneranpan engineering modelling undertaken can be used to improve the ethics of communication students class X 2 SMA Negeri 1 Sawan Year 2014/2015 Lessons.keyword : modelling techniques, behavioral counseling, ethics of communication.
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK ASERTIF UNTUK MENINGKATKAN KESANTUNAN BERBICARA SISWA KELAS VIII B6 SMP NEGERI 4 SINGARAJA ., Ni Kadek Mawar Mianingsih; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Kadek Suranata, S.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektikan penerapan konseling behavioral dengan teknik asertif untuk meningkatkan kesantunan berbicara pada siswa kelas VIII B6 di SMP Negeri 4 Singaraja. Hipotesis penelitian ini, yaitu jika konseling behavioral dengan teknik asertif diterapkan dengan baik, maka kesantunan berbicara pada siswa dapat ditingkatkan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B6 yang berjumlah 28 orang. Penelitian ini menggunakan teknik asertif melalui metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, observasi dan analisis data. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari identifikasi, diagnosa, prognosa, konseling, evaluasi dan tahap refleksi. Treatment diberikan sebanyak 3 kali pada siklus I dan siklus II. Ketika siswa memenuhi kriteria secara kuantitatif dan kualitatif, maka siswa telah tuntas pada siklus I dan tidak perlu mendapatkan treatment di siklus II. Pencapaian peningkatan kesantunan berbicara pada siswa di siklus I, yaitu dengan hasil : 17,86% kategori sangat tinggi, 50,00% kategori tinggi, 28,57% kategori sedang, 3,57% kategori rendah dan 0% kategori sangat rendah. Pencapaian peningkatan keantunan berbicara pada siklus II, yaitu dengan hasil : 50% kategori sangat tinggi, 50% kategori tinggi, 0% kategori sedang, 0% kategori rendah dan 0% kategori sangat rendah.Kata Kunci : Konseling Behavioral, Asertif, Kesantunan Berbicara This study aims to the determine the effectiveness of their application of counseling behavioral with assertive techniques to politeness speaks to students in the class VIII B6 SMP Negeri 4 Singaraja. Research hypoteshis is, if counseling behavioral with assertive techniques applied properly the decency to politeness speaks to students can be improved. This type of research is Research Action In Counseling. The research subject in the class VIII B6 totaling 28 peoples. This study the techniques of assertive through the data collection methods used in study is questionnaire, observation and data analysis. This study carried out in two cycles, and each cycles consisted ofidentification, diagnosis, prognosis, counseling and reflection phase. Treatment is given three time the sycles I and sycles II. When students meet the quantitative and qualitative criteria then the students has completed at cycles I and don’t need to get treatment in cycles II. Achievement of inprovement politeness speaks to students in cycles I, is the results : 17,86% very high category, 50,00% high category, 28,57% being category, 3,57% lower category and 0% very low category. Achievement of inprovement politeness speaks to students in cycles II, is the results : 50,00% very high category, 50,00% high category, 0% being category, 0% lower category and 0% very low category. keyword : Behavioral Counseling, Assertive, Politeness Speak
Efektivitas Konseling Logo Melalui Alcohol Management Untuk Meminimalisir Tingkat Kecendrungan Penyalahgunaan Napza Pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 3 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014 Sidarta, Made Dedi
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v1i1.1506

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas model konseling logo melaui alkohol management efektif untuk mencegah kecenderungan penyalahgunaan napza pada siswa kelas XI SMK Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain “Prettest-Postest Only Control Group Design”. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMK Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014 dengan N=210. Sampel Penelitian ditetapkan 54 orang yang pengambilan sampelnya dilakukan dengan teknik “Group Random Sampling”. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dan buku harian, dianalisis dengan teknik statistik t-test dan SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Kelompok Konseling Logo (kelompok eksperimen) lebih efektif dibandingkan dengan kelompok kontrol yang diberi perlakuan sesuai dengan layanan di sekolah tanpa Alkohol Management untuk meminimalisir tingkat penyalahgunaan Napza, ini terlihat dari rata-rata nilai gain score kelompok eksperimen lebih tinggi dari rata-rata nilai gain score kelompok kontrol (228,5000>208,7857). (2) Dari hasil analisis nilai t hitung lebih besar dari t tabel dengan df =54 Dan taraf signifikansi 1% (t=5.482 p < 0,05). Semakin tinggi pemahaman siswa tentang konseling logo melalui alkohol management semakin rendah tingkat kecenderungan penyalahgunaan napza pada siswa
PENGARUH KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK SHAPING DAN LATIHAN ASERTIF TERHADAP SELF AFFILIATIONI SISWA KELAS VIII SMP LAB UNDIKSHA ., I Gede Krisna Yoga; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v8i1.11128

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Konseling Behavioral Dengan Teknik Shaping Dan Latihan Asertif Terhadap Self Affiliation dan untuk mengetahui adanya perbedaan pengaruh antara konseling behavioral teknik shaping dan teknik latihan asertif terhadap Self Affiliation siswa Kelas VIII SMP LAB UNDIKSHA.Desain penelitian yang digunakan adalah Pretes-Posttest Control Group Desain merupakan model eksperimen semu (quasi ekperiment). Metode analisis data yang digunakan adalah t-test. Hasil penelitian ini yaitu kelompok eksperimen I menunjukkan thitung> t tabel (5,503>1,997) Untuk itu hipotesis pertama yaitu terdapat pengaruh konseling behavioral teknik shaping terhadap Self Affiliation siswa kelas VIII 3 SMP LAB UNDIKSHA. Kelompok eksperimen II menunjukkan thitung> t tabel (2,114>1,997) Untuk itu hipotesis kedua yaitu terdapat pengaruh konseling behavioral teknik latihan asertif terhadap Self Affiliation siswa kelas VIII 4 SMP LAB UNDIKSHA. Selanjutnya Treatmen teknik shaping dan teknik latihan asertif menunjukkan bahwa thitung> t tabel (3,16>1,99). Ini membuktikan bahwa, terdapat perbedaan antara teknik shaping dengan teknik latihan asertif terhadap Self Affiliation siswa. Dari hasil rerata hitung, didapatkan 127,57 t table (5,503> 1,997) For that first hypothesis that there is influence counseling behavioral shaping technique to self affiliation student of class VIII 3 SMP LAB UNDIKSHA. Experiment Group II shows t count> t table (2,114> 1,997) For that second hypothesis that there is influence counseling behavioral assertive training technique to self affiliation of students of class VIII 4 SMP LAB UNDIKSHA. Further treatment shaping techniques and assertive training techniques show that t arithmetic> t table (3.16> 1.99). This proves that, there is a difference between shaping techniques with assertive training techniques to self-affiliation students. From the result of calculation average, obtained 127,57
PENERAPAN TEORI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK ASSERTIF TRAINING UNTUK MENINGKATKAN SELF INTRACEPTION SISWA di KELAS X MIA 1 SMA NEGERI 4 SINGARAJA ., I G N Alit Parama Artha; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5779

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar teori konseling behavioral dengan teknik assertif training dalam meningkatkan self intraception siswa di kelas X MIA 1 SMA Negeri 4 Singaraja. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 yang berjumlah 42 orang, dengan teknik penentuan sampel adalah dengan teknik assertif training yang disesuaikan dengan karakteristik penelitian dalam hal ini yaitu self intraception siswa yang rendah. Self Intraception siswa kelas X MIA 1 di SMA Negeri 4 Singaraja dari pengamatan melalui observasi dan penyebaran kuesioner penentuan sampel terdapat 22 siswa yang termasuk kategori self intraception rendah yang kemudian dijadikan sampel penelitian. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, data yang diperoleh dari hasil analisis kuesioner pada setiap siklus siswa sudah mengalami peningkatan dari siklus 1 sampai siklus 4. Dari 22 siswa yang mempunyai self intraception rendah menjadi 3 siswa yang mengalami self intraception rendah. Kata Kunci : Behavioral, Assertif Training, Self Intraception This research is action counseling . The purpose of this study was to determine how much the theory of behavioral counseling with assertif training techniques to improve self Intraception of students in class X MIA 1 SMA Negeri 4 Singaraja. Population of this research are students of class X MIA 1, amounting to 42 people, with a sampling technique is assertif training techniques tailored to the characteristics of the research in this case is the low self Intraception students. Self Intraception class X MIA 1 in SMAN 4 Singaraja of observation through the observation and questionnaire sampling there are 22 students belonging to the category of self Intraception lower then the research sample. Based on the research that has been conducted, the data obtained from the analysis of a questionnaire on each cycle of students has increased from cycle 1 to cycle 4. From the 22 students who have low self Intraception to 3 students who have low self Intraception. keyword : Behavioral, Assertif Training, Self Intraception
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK IMPLOSIF DAN PEMBANJIRAN UNTUK MENINGKATKAN SIKAP OPTIMIS PADA SISWA KELAS VIII B8 SMP NEGERI 4 SINGARAJA ., Ni Wayan Eka Darminiasih; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Kadek Suranata, S.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap optimis siswa yang mengalami sikap optimis rendah melalui penerapan konseling behavioral dengan teknik implosif dan pembanjiran pada kelas VIII B8 SMP Negeri 4 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling yang dirancang bersiklus, siklus tersebut terdiri dari tahap identifikasi, tahap diagnosa, tahap prognosa, tahap konseling, tahap evaluasi dan tahap refleksi.Subjek penelitian yang digunakan adalah kelas VIII B8 SMP Negeri 4 Singaraja yang mengalami sikap optimis yang rendah. Siswa yang mengalami sikap optimis rendah di kelas ini adalah sebanyak 8 orang siswa. Data sikap optimis dikumpulkan dengan kuesioner sikap optimis. Data yang diperoleh diolah dengan analisis deskriptif, dengan target keberhasilan pencapaian minimal 55%. Hasil penelitian menunjukkan konseling behavioral dengan implosif dan pembanjiran dapat meningkatkan sikap optimis siswa yang mengalami sikap optimis rendah di kelas VIII B8 SMP Negeri 4 Singaraja tahun ajaran 2014. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan sikap optimis siswa. Peningkatan tersebut diketahui dari pencapaian sikap optimis siswa yaitu dari 48% menjadi 59% dan peningkatannya adalah 12% pada siklus I. Pada siklus II pencapaian sikap optimis siswa yaitu dari 59% menjadi 76% dan peningkatannya adalah 17%. Melalui penelitian ini, guru Bimbingan Konseling di SMP Negeri 4 Singaraja supaya menerapkan konseling behavioral dengan teknik implosif dan pembanjiran untuk meningkatkan sikap optimis siswa. Kata Kunci : konseling behavioral, teknik implosif dan pembanjiran, motivasi belajar. This study aims to improve the optimistic attitude of students who have low upbeat attitude through the application of behavioral counseling with implosive technique and flooding at Junior High School eighth grade B8 4 Singaraja. This study is designed counseling action cyclical, the cycle consists of the identification stage, the stage of diagnosis, prognosis stage, counseling stage, the evaluation stage and phase of research is refleksi.Subjek VIII class B8 SMP 4 Singaraja experiencing upbeat attitude lower. Students who have low optimism in this class are as many as 8 students. Data were collected by questionnaire optimism optimistic attitude. The data obtained were processed with descriptive analysis, the success of achieving the target of at least 55%. The results showed behavioral counseling with implosive and flooding can increase optimistic attitude of students who have low optimism in Junior High School eighth grade B8 4 Singaraja school year 2014. Results showed an increase in students' attitudes optimistic. This increase is known of student achievement upbeat attitude that is from 48% to 59% and 12% improvement in cycle I. In the second cycle of optimism student achievement, from 59% to 76% and the increase was 17%. Through this study, teachers in Junior High School Counseling 4 Singaraja that apply behavioral counseling with flooding and implosive technique to improve students' optimistic attitude. keyword : behavioral counseling, implosive and flooding techniques, motivation to learn.
KONTRIBUSI MOTIVASI BERPRESTASI DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA BHAKTIYASA SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Setiawan, I Gede Joni
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v1i1.1522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) besarnya kontribusi motivasi berprestasi terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Bhaktiyasa Singaraja, (2) besarnya kontribusi disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Bhaktiyasa Singaraja, dan (3) kontribusi secara simultan motivasi berprestasi dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Bhaktiyasa Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian Ex Post Facto dengan populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Bhaktiyasa Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Pendekatan subjek penelitian ini menggunakan Census Study, sehingga seluruh elemen yang ada dalam wilayah penelitian (populasi) sejumlah 45 orang siswa diteliti. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, dan selanjutnya dianalisis dengan teknik statistik yaitu korelasi product moment dan analisis regresi ganda dengan bantuan program SPSS 17.0 For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi motivasi berprestasi terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Bhaktiyasa Singaraja memiliki hubungan positif dengan nilai r1y = 0,602 dengan p < 0,001. Kontribusi disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Bhaktiyasa Singaraja memiliki hubungan positif dengan nilai r2y = 0,664 dengan p < 0,001. Secara bersama-sama kontribusi motivasi berprestasi dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Bhaktiyasa Singaraja adalah 49,8% signifikan dengan nilai F = 22,823 dan p < 0,001.
EFEKTIVITAS KONSELING BEHAVIORAL TEKNIK TOKEN EKONOMI DAN KONSELING RASIONAL EMOTIF UNTUK MENGEMBANGKAN PERILAKU ADAPTIF PADA SISWA KELAS XI MIPA 6 SMA NEGERI 4 SINGARAJA ., Ni Luh Budawarsini; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v8i1.11226

Abstract

Dalam penelitian ini, konseling behavioral teknik token ekonomi dan konseling rasional emotif diimplementasikan dengan tujuan untuk mengembangkan perilaku adaptif siswa yang rendah khususnya pada siswa kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 4 Singaraja. Konseling behavioral teknik token ekonomi dan konseling rasional emotif merupakan suatu intervensi yang bertujuan untuk mengurangi dan menghilangkan permasalahan berupa perilaku maladaptif yang dilakukan siswa menggunakan kartu atau token dan mengubah cara berpikir siswa yang irasional menjadi irasional. Desain penelitian ini adalah “Quasi Eksperimen Design Nonequivalen dengan Pretest Posttest Control Group Design,” yaitu penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan dua kelompok eksperimen dan satu kelompok kontrol yang beranggotakan masing-masing 6 orang siswa. Pelaksanaan intervensi dilakukan sebanyak 8 kali pertemuan, dengan 1 kali pertemuan untuk melakukan asesmen dan pre-test, 6 kali pertemuan untuk sesi-sesi intervensi, dan 1 kali pertemuan untuk evaluasi dan post-test. Durasi setiap pertemuan kira-kira selama 1-2 jam. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah konseling behavioral teknik token ekonomi efektif untuk mengembangkan perilaku adaptif siswa kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 4 Singaraja?, Apakah konseling rasional emotif efektif untuk mengembangkan perilaku adaptif siswa kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 4 Singaraja, Apakah ada perbedaan efektivitas konseling behavioral teknik token ekonomi dan konseling rasional emotif untuk mengembangkan perilaku adaptif siswa kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 4 Singaraja. Berdasarkan observasi dan hasil yang didapat dari pengujian hipotesis penelitian ini diperoleh hipotesis 1 dan 2 diterima dan hipotesis 3 di tolakKata Kunci : Kata kunci:( Behavioral teknik token ekonomi, rasional emotif), perilaku adaptif In this study, behavioral counseling techniques of economic token and emotional rational counseling are implemented with the aim to develop low student adaptive behavior especially in grade XI students MIPA 6 SMA Negeri 4 Singaraja. Behavioral counseling of economic tocen techniques and emotional rational counseling is an intervention aimed at reducing and eliminating the problem of maladaptive behavior by students using cards or tocen and changing the way students think irrational becomes irrational. The design of this study was "Quasi Experimental Design Nonequivalent with Pretest Posttest Control Group Design," ie quasi experimental research using two experimental groups and one control group consisting of 6 students each. The intervention was conducted in 8 meetings, with 1 meeting for assessment and pre-test, 6 meetings for intervention sessions, and 1 meeting for evaluation and post-test. Duration of each meeting approximately for 1-2 hours. The problem formulation in this research is Is behavioral counseling technique effective economic token to develop adaptive behavior of class XI students MIPA 6 SMA Negeri 4 Singaraja ?, Is emotive rational counseling effective to develop adaptive behavior of class XI students MIPA 6 SMA Negeri 4 Singaraja, Is there Differences in effectiveness of behavioral counseling techniques of economic token and emotional rational counseling to develop adaptive behavior of grade XI students MIPA 6 SMA Negeri 4 Singaraja. Based on the observations and the results obtained from testing the hypothesis of this study obtained hypothesis 1 and 2 accepted and hypothesis 3 in decline.keyword : Keywords: adaptive behavior (behavioral economic tocen technique, emotional rational)
Pengaruh Konseling Behavioral Dengan Teknik Relaksasi Terhadap Kecerdasan Emosional Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Seririt Tahun Ajaran 2014/2015 ., I Made Adi Wija Negara; ., Drs. I Ketut Gading,M.Psi; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.6070

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling behavioral dengan teknik relaksasi terhadap kecerdasan emosional siswa kelas X SMA N 1 Seririt tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan rancangan penelitian one shot-case study. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 1 Seririt. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu penarikan sampel yang didasarkan pada ciri atau karakteristik yang ditetapkan oleh peneliti sebelumnya. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 5 orang siswa kelas X yang terindentifikasi memiliki kecerdasan emosional rendah. Metode utama dalam pengumpulan data menggunakan kuesioner.Ditunjukkan dengan Berdasarkan df (db) = 4 dengan taraf signifikansi 5% didapatkan t-tabel 2,132. Selanjutnya apabila t-hitung dibandingkan dengan t-tabel, maka t-hitung lebih besar dari t-tabel (15,9 > 2,132) sehingga hipotesis nol (0) ditolak dan hipotesis yang diajukan diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa “Pengaruh Konseling Behavioral dengan teknik relaksasi terhadap Kecerdasan Emosional siswa kelas X SMA N 1 Seririt tahun pelajaran 2014/2015” signifikan.Kata Kunci : Konseling Behavioral, Teknik Relaksasi, Kecerdasan Emosional. The purpose of this study was to determine the effect behavioral counseling with relaxation techniques to emotional intelligence class X SMA N 1 Seririt the school year 2014/2015. This study is a pre-experimental study design one-shot case study. The study population was class X SMA N 1 Seririt. The research sample was determined by using purposive sampling technique sampling is based on the traits or characteristics defined by previous researchers. The number of samples in this study were 5 students of class X were identified to have low emotional intelligence. The primary method of data collection using kuesioner.Ditunjukkan with by df (db) = 4 with a significance level of 5% obtained t table 2,132. Furthermore, if t count than the t-table, then the t-test bigger than t-table (15.9> 2.132) so that the null hypothesis (0) is rejected and the hypothesis is accepted. It can be concluded that the "Influence of Behavioral Counseling with relaxation techniques to Emotional Intelligence class X SMA N 1 Seririt school year 2014/2015" significant.keyword : Behavioral Counseling, Relaxation Techniques, Emotional Intelligence.
PENERAPAN BIMBINGAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK PENGUATAN POSITIF UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN SISWA KELAS XI AKOMODASI PERHOTELAN 3 SMK NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Wayan Santha Wiyantari Dewi; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3954

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK). Dengan subjek penelitian adalah 30orang siswa kelas XI Akomodasi Perhotelan 3 SMK Negeri 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2014/2015 yang memiliki disiplin rendah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, kuesioner, dan observasi. Data yang diperoleh diolah dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan disiplin siswa setelah diberikan bimbingan konseling behavioral dengan teknik penguatan positif. Hal ini dilihat dari peningkatan hasil evaluasi dengan menggunakan kuesioner yang dilakukan sebelumtindakan dan sesuah tindakan. Peningkatan disiplin siswa adalah sebagai berikut: dari kondisi awal ke siklus I terjadi peningkatan rata-rata disiplin siswa dari 52,80% menjadi 62,40% dengan peningkatan 9,6 % dan dari siklus I ke siklus II peningkatan rata-ratabdisiplin siswa 62,40% menjadi 86,40% dengan peningkatan yang sama yaitu 24%. Jadi, penerapan konseling behavioral teknik penguatan positif dapat meningkatkan perilaku disiplin siswa. Dalam upaya meningkatkan disiplin siswa, guru BK perlu memperhatikan hasil penelitian ini, maka manfaat bimbingan konseling behavioral teknik penguatan positif dapat dijadikan salah satu solusi untuk meningkatkan disiplin siswa. Kata Kunci : Konseling ehavioral, Teknik penguatan positif, Disiplin siswa This research was classroom counseling action research (PTBK). The subject of this research was 30 eleventh grade students of third accommodation class who have low discipline at SMK Negeri 2 Singaraja in academic year 2014/2015. The methods that used in this research were namely, documentation, questioner and observation. The obtained data were analyzed descriptively. Finding of this research showed the improvement of students’ discipline after given behavioral counseling by using positive reinforcement technique. The finding was seen trough the improvement of evaluation from the questionnaires which were conducted before and after the counseling. Improvements of the students’ discipline were: improvement from initial condition to the first cycle showed average improvement from 52,80% to 62,40%, thus the improvement was 9,6%. Meanwhile, students’ improvement average from the first cycle to the second cycle was 62,40% become 86,40% and achieve the same improvement that was 24%. In conclusion, the implementation of behavioral counseling by using positive reinforcement technique was able to improve students’ discipline. The counseling teachers need to consider the result of this research in order to improve students’ discipline. keyword : behavioral counseling, positive reinforcement technique, students’ discipline