Articles
241 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 3 (2022)"
:
241 Documents
clear
Blended Learning Management: The Efforts to Develop Students’ Soft Skills in the New Normal Era
Diana, Eka;
Rahmah, Nafisatur;
Rofiki, Moh.
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2835
This study aims to analyze the application of blended learning management in developing students' soft skills in the new normal era. This study uses a qualitative research method with a case study approach. The location of this research is MI Raudlatul Jannah I Maron Probolinggo Data collection is done with primary and secondary data. Preliminary data were obtained through in-depth interviews and observation. At the same time, secondary data is obtained through documents and learning tools. The results showed that the application of blended learning management at MI Raudlatul Jannah I consisted of planning, implementing, and evaluating. The application of blended learning in the new normal era can develop students' soft skills in four aspects, namely discipline, honesty, attitude, and communicativeness.
Studi Deskriptif Profesionalisme Guru PAUD Berdasarkan Prinsip-Prinsip Profesional Guru pada Undang-Undang No. 14 Tahun 2005
Eliza, Delfi;
Husna, Amalia;
Utami, Nuri;
Putri, Yolanda Dwi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2837
Guru mempunyai peranan yang sangat fundamental dalam memberikan stimulasi perkembangan bagi anak pada jenjang pendidikan PAUD. Untuk itu, guru harus terus mengembangkan profesionalismenya sebagai langkah dalam tercapainya tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan studi deksriptif terhadap profesionalisme Guru PAUD berdasarkan prinsip-prinsip profesionalisme guru pada Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Data penelitian dijelaskan secara naratif atau deskriptif dari awal hingga kesimpulan. Jadi, penelitian ini tergolong pada penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dipilih dengan metode purposive sampling, subjek dipilih dengan tujuan ingin mengetahui tentang profesionalise guru di TK Aisyiah Desa Pasiran. Berdasarkan hasil penelitian, guru hampir memenuhi semua prinsip profesionalisme pada Undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen. Namun, ditemukan juga beberapa prinsip profesionalisme yang belum terpenuhi diantaranya yaitu, pendidikan guru yang tidak linier dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan penghasilan guru yang ditentukan tidak sesuai dengan prestasi kerja serta belum sesuai dengan UMR yang ditetapkan.
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di dalam Kepemimpinan Kepala Sekolah
Meilani, Herni;
Lubis, M. Joharis;
Darwin, Darwin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2840
Di dalam sebuah organisasi lembaga pendidikan yaitu sekolah, kepala sekolah sebagai pemimpin yang akan membawa sekolah pada arah tujuan yang mengarah pada pencapaian mutu sekolah sesuai dengan yang telah ditargetkan. Kepala sekolah merupakan individu yang penting dalam menjalankan sistem menajemen berbasis sekolah dimana diberikan otonomi yang lebih besar dalam melaksanakan dan mengambil kebijakan terkait peningkatan mutu pembelajaran. Penielitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan model deskriptif, Subject pada peneletian ini adalah Kepala Sekolah dan Guru di SMK Swasta pembangunan Bangsa. Peneliti menggunakan teknik triangulasi untuk mengecek keabsahan data, Hasil dari penelitian ini Kepala SMK Pembangunan bangsa menggunakan gaya kepemimpinan demokratis. Model Manajemen Berbasis Sekolah diterapkan sesuai dengan kebutuhan sekolah serta peraturan pemerintah. Kepala sekolah menerapkan strategi manajemen yang memberi sekolah lebih banyak otonomi dan fleksibilitas sekaligus mendorong keterlibatan langsung dari siswa dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas sekolah. Keterbatasan dana dan sarana/prasarana menghambat pelaksanaan MBS, dan keterlibatan masyarakat belum maksimal.
The Effectiveness of Using Google Classroom for Self-Directed Learning (SDL) Students in Learning English
Siahaan, Basar Lolo
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2841
This course aims to explore the use of Google Classroom to improve student learning (SDL) learning English. Using comprehensive research, 50 English Language Education students at HKBP Nommensen Pematangsiantar University were tested before being offered English language support supported by the use of Google Classroom for one semester. After the treatment, the students took a test after using the PRO-SDLS instrument to see if there was a statistical difference between the results of the pre-test and post-test. The results showed that there was a significant difference in SDL students between the beginning of the test and the post-test. Therefore, it can be concluded that the use of Google Classroom can help students develop their SDL skills in learning English
Problem-Based Learning Model to Increase Students’ Critical Thinking
Dayu, Dian Permatasari Kusuma;
Pratiwi, Cerianing Putri;
Hakim, Pratiwi Rahmah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2842
This study aims to describe the application of problem-based learning (PBL) models to the critical thinking skills of 5th graders at Elementary School. The method used in this research is classroom action research. In this study, there are two data, namely verbal data and nonverbal data. The research subjects were elementary school students in grade 5 in the city of Madiun. The collecting data using observation techniques, interviews and tests. The instrument in this study used a questionnaire and a test. The data analysis technique in this research is quantitative and qualitative data analysis. Qualitative data analysis uses questionnaire data and observation, while quantitative data uses test results. The results of this study indicate an increase in students' critical thinking skills in thematic learning from cycle 1 and cycle 2. An increase in students' critical thinking skills in cycle I is 30%, students who pass the Minimum Completeness Criteria, and 60% of the second cycle in each cycle. The more students experience an increase in their critical thinking skills.
Perkembangan Aspek Sosial Emosional dan Sains Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Engklek
Wariyanti, Wariyanti;
Nur, Wahyuddin;
Ananda, Rusydi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2848
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik permainan tradisional engklek model pesawat, gunung dan baling-baling untuk mengembangkan aspek sosial emosional dan sains anak usia dini serta peranan permainan engklek dalam mengembangkan aspek sosial emosional dan sains anak usia dini. Meotodologi penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian dilakukan di RA Miftahul Jannah Langkat. Subjek penelitian sebanyak 15 anak pada kelas B. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya dengan cara reduksi data, penyajian data, verifikasi dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ada 9 anak yang telah berkembang sesuai harapan aspek sosial emosionalnya melalui permainan tradisional engklek, sedangkan ada 6 anak yang telah berkembang kemampuan sainsnya melalui permainan tradisional engklek. Data menunjukkan adanya perkembangan yang baik dan adanya peningkatan pada perkembangan aspek sosial emosional anak. Sedangkan pada perkembangan kemampuan sains diketahui bahwa ada 6 anak yang telah mulai berkembang kemampuan sainsnya melalui permainan tradisional engklek, sedangkan ada 7 anak yang telah berkembang sesuai harapan dan ada 2 anak yang berkembang sangat baik kemampuan sainsnya melalui permainan tradisional engklek. Data menunjukkan masih belum maksimal perkembangan yang terjadi pada perkembangan kemampuan sains anak di RA Miftahul Jannah Langkat.
Model Pembelajaran Anak Usia Dini pada Masa Pandemi
Saragih, Atika Angriani;
Khadijah, Khadijah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2850
Pandemi COVID-19 telah merubah pola pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh, yang terkadang dikenal dengan pembelajaran secara daring/online. Pembelajaran anak usia dini di masa pandemi perlu mendapat perhatian ekstra karena memerlukan pengajaran khusus yang berbeda dengan yang diberikan kepada anak usia sekolah lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi model pembelajaran anak usia dini di masa pandemi COVID-19. Pendekatan penelitian kualitatif diterapkan dalam penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada banyak metode pembelajaran yang digunakan, termasuk pembuatan bagian dari bahasa permainan, seperti pengalaman naratif dan nyanyian individu. Permainan yang digunakan untuk menciptakan unsur sosio-emosional permainan adalah permainan tebak-tebakan muka dan permainan berpasangan. Permainan engkol dan lompat garis merupakan dua kegiatan yang dimainkan untuk pengembangan keterampilan motorik anak. Di sisi lain, terdapat sejumlah kendala, antara lain kendala jaringan internet yang menghambat pembelajaran, kurangnya semangat orang tua untuk belajar online, timbulnya kebosanan pada anak, dan kesulitan mengevaluasi hasil kegiatan bermain.
Systematic Literature Review: Improving Self Regulated Learning Through The Flipped Classroom Model Based on Interactive E-Books
Ainulluluah, Ainulluluah;
Boeriswati, Endry;
Rahmawati, Yuli;
Setiawan, Bramianto
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2853
In the flipped classroom, students must have independent learning behavior to achieve optimal competence. However, the reality is that students' independence in learning is not good, so a teacher is supposed to carry out knowledge that can facilitate the formation of student learning independence. One of the lessons that can increase students' learning independence is the Flipped Classroom model with the help of interactive e-books. This study aims to conduct a literature review on the importance of improving student learning independence through the Flipped Classroom model based on Interactive e-books. The SLR (Systematic Literature Review) method was chosen in this study. Data collection was carried out by documenting and reviewing all articles on learning independence that had similar research in this report. A total of 15 journal articles obtained from Google Scholar with the help of the publish and perish application were used in this study. Based on the literature review, it can be concluded that increasing the ability to learn independently is needed by students in learning, especially in online education with the interactive e-book-based flipped classroom model. Independent learning has a positive influence on students in education.
Analisis Efektivitas Pendidikan Karakter Melalui Pendekatan Multikultural pada Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar
Bachrudin, Aska Amalia;
Kasriman, Kasriman
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2858
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan efektivitas pendidikan karakter melalui pendekatan multikultural pada pendidikan kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Dimana pendidikan karakter tidak memiliki mata pelajaran khusus namun pendidikan karakter tetap diselenggarakan dengan digabungkan ke semua mata pelajaran di Sekolah Dasar, salah satunya adalah mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan atau biasa disingkat PPKN. Yang mana diharapkan para generasi muda di masa depan akan tetap terus berperilaku sesuai dengan falsafah Pancasila dan UUD 1945. Maka dari itu para generasi muda penerus bangsa diajarkan karakter mulai dari usia dini yaitu pada pendidikan di jenjang Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif terhadap metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Sedangkan validitas data menggunakan metode dan waktu triangulasi.
Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Kelas di Sekolah Dasar
Ningsih, Miftakhul Jannah Oktavia;
Muhroji, Muhroji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2863
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru kelas di SD Negeri 1 Sobokerto; 2) Kendala yang dialami kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru kelas di SD Negeri 1 Sobokerto; 3) Solusi yang dilakukan kepala sekolah dalam mengatasi kendala-kendala dalam meningkatkan kinerja guru kelas di SD Negeri 1 Sobokerto. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi . Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru kelas yakni dengan menerapkan program POAC yaitu planning, organizing, actuating dan controlling; 2) Kendala yang dialami kepala sekolah yaitu kurangnya komunikasi dengan guru kelas, kemampuan guru kelas yang masih rendah serta kemampuan dalam memanfaatkan teknologi juga masih minim; 3) Solusi yang dilakukan kepala sekolah yaitu adanya komunikasi secara langsung dengan guru kelas, membimbing dan mengarahkan guru kelas dalam berbagai hal, menekankan kepada guru kelas dan seluruh warga sekolah untuk mematuhi norma dan aturan, serta selalu memantau guru kelas saat mengajar.