Articles
5,428 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Monokebu pada Siswa Sekolah Dasar
Amandatriya Nissa Adilah;
Minsih Minsih
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3026
Keterbatasan media pembelajaran diketahui menjadi salah satu kendala yang ada di tengah pembelajaran pada jenjang sekolah dasar, terlebih bagi siswa. Dampak dari keterbatasan media yakni rendahnya minat dan keaktifan siswa pada saat mengikuti pembelajaran di sekolah dasar. Adanya kendala tersebut peneliti bertujuan untuk mengembangkan media Monokebu sebagai alternatif penyelesaian masalah pembelajaran bagi siswa kelas 4 serta mengetahui apakah media tersebut lauak digunakan pada pembelajaran dam memaparkan hasil uji coba secara terbatas terhadap media. Research and Development digunakan sebagai penedekatan pada penelitian ini. Teknik yang digunakan ialah dengan abgket, wawancara, serta lembar dokumentasi. Teknik yang dipakai ialah teknik kualitatif serta kuantitatif. Hasilnya ialah: produk yang dikembangkan ialah berupa media monopoli keragaman budaya atau disingkat monokebu yang berkonten materi keragaman budaya berbasis permainan. Hsil dari uji kelayakan pada media ialah sebesar 90% dengan kategori sangat layak dan uji prraktisi sebesar 94% dengan mendapat kategori sangat layak. Adapun hasil uji coba terbatas mendapat skor presentase sebesar 96,67% dengan kategori sangat layak.
The Development of Computer Network Learning Media to Support Online Learning
Novi Hendri Adi;
Indah Kusuma Dewi;
Arina Luthfini Lubis;
Ambiyar Ambiyar;
Fattachul Huda Aminuddin
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3444
In the new normal era, the learning system is carried out online. The lack of innovation in the use of learning media during the covid-19 pandemic, resulted in students being less motivated and having low learning enthusiasm in the computer network learning process. To overcome these problems, one alternative is to develop learning media during the pandemic. This research intends to improve computer network learning media as a support for online learning in the new normal era. The method used in this development research is Research and Development (R&D) using the Instractional Development Institute (IDI) model approach. The IDI approach model has several stages of implementation including define, develop, and evaluate. The results of the research on the development of learning media are declared valid, practical and effective to be applied as a computer network learning media as a media to support online learning.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak
Restu Rahayu;
Rita Rosita;
Yayu Sri Rahayuningsih;
Asep Herry Hernawan;
Prihantini Prihantini
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3237
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memperoleh informasi tentang penerapan kurikulum merdeka di sekolah penggerak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan subjek tentang situasi dan data yang diperoleh selama pengamatan dan pertanyaan sehingga menjadi informasi yang berguna dan mudah dipahami oleh pembaca. Penelitian ini menjelaskan dan memberi gambaran mengenai implementasi kurikulum merdeka di sekolah penggerak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi kurikulum di sekolah penggerak telah dilaksanakan dengan optimal dan sedang berlangsung, walaupun dalam pelaksanaannya masih banyak kekurangan dan hambatan. Kunci keberhasilan dari adanya penerapan kurikulum di sekolah penggerak adalah dari kepala sekolah dan guru-gurunya harus memiliki kemauan untuk melakukan perubahan. Kepala sekolah selaku pemimpin harus dapat merubah mindset Sumber Daya Manusia yang ada di sekolah tersebut untuk mau melakukan perubahan sehingga kurikulum merdeka dapat diterapkan.
The Effect of Smartphone Addiction on Students' Academic Proscrastination
Putri Anjani Simbolon;
Nurussakinah Daulay
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3101
The use of smartphones is a primary need in accessing information on learning resources in the era of the Covid-19 pandemic. Through smartphones, work and various educational processes are made easy, because they can connect communication remotely. Likewise, smartphones when used excessively can cause problems in the student learning process, including procrastination or academic procrastination. This study aims to determine whether smartphone addiction has an effect on academic procrastination behavior in students. The method used is quantitative research, with a total number of research subjects, namely 172 students. The sampling technique is cluster random sampling. The data collection method used a smartphone addiction scale and a procrastination scale. The results of this study indicate that there is an effect of smartphone addiction on students' academic procrastination with the details of the value of t = -3.177 and p = 0.002 <0.05.
Peran Guru dalam Pelaksanaan Hidden Curriculum untuk Menumbuhkan Karakter Kebhinekaan Global Siswa Sekolah Dasar
Syahrul Sabanil;
Iva Sarifah;
Imaningtyas Imaningtyas
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3306
Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peran guru dalam hidden curriculum untuk menumbuhkan karakter kebhinekaan global siswa kelas IV Sekolah Dasar Penggerak di DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas IV. Pengumpulan data diambil melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik untuk menganalisis data menggunakan model Miles dan Huberman terdiri dari mereduksi data, menyajikan data, serta penarikan kesimpulan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu guru-guru Sekolah Dasar Penggerak di DKI Jakarta telah memaksimalkan perannya di dalam penumbuhan karakter kebhinekaan global siswa dengan memanfaatkan penerapan hidden curriculum. Guru mengintegrasikan ke dalam pembelajaran, kegiatan sekolah, membiasakan kepada siswa melakukan kebiasan yang baik, penugasan secara individu atau kelompok tentang kebudayaan lokal serta Internasional, kegiatan pementasan seni budaya, dan program pemerintah yang mendukung pengembangan karakter kebhinekaan global. Penumbuhan karakter kebhinekaan global ini sangat penting di era globalisasi ini. Untuk itu, sekolah terutama guru merupakan kunci untuk mengatasi hal tersebut, guru harus berkomitmen untuk mengantarkan siswa meraih tujuan pendidikan yang diharapkan. Tidak hanya peran guru, semua komponen sekolah juga harus dimaksimalkan.
A Comparative Study between the Use of Problem Based Learning Method and Expository Learning Method in SPLDV Material on Students' Mathematical Concept Understanding
Hetdy Sitio;
D. Yuliana Sinaga
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3124
Differences in Students' Mathematical Concept Understanding Ability Using Problem Based Learning (PBL) Learning Methods With Expository Learning Methods. On the Material System of Linear Equations of Two Variables in Class VIII SMP Negeri 8 Pematangsiantar. This study aims to determine the difference in the ability to understand mathematical concepts of students using the Problem Based Learning (PBL) learning method with the expository learning method on the material of a two-variable linear equation system. The population in this study were all eighth grade students of SMP Negeri 8 Pematangsiantar . sampling , the experimental class research sample was obtained as many as 32 students. The instrument used was a learning outcome test in the form of description questions that had been carried out at SMP Negeri 8 Pematangsiantar. From the results of the study, the average pretest result = 30.29 and the average posttest result = 34.9. Then the homogeneity of the data was tested by using the homogeneity test of variance F hit = 1.77 < F (0.05; 29:30 = 1.89 with a confidence level of = 0.05 meaning the sample is homogeneous because F hit is not in the critical area. From the calculation results of the t hit price = 1.86 for = 0.05 and v = 59 and table = 1.67 it turns out that t hits are in the k-point area, because 1.86> 1.67. So it can be concluded that student learning outcomes are good Using Problem Based Learning Methods With Expository Methods on Materials Two Variable Linear Equation System (SPLDV) in Class VIII SMP Negeri 8 Pematangsiantar.
Peran Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Karawitan dalam Mengembangkan Karakter Disiplin dan Cinta Tanah Air Siswa
Rohma Ayu Dwi Fatmawati;
Honnest Ummi Kaltsum
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2929
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kegiatan ekstrakurikuler seni karawitan dalam mengembangkan karakter disiplin dan cinta tanah air pada ssiwa kelas V SD N Wirun 5. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Data primer memuat kepala sekolah, pelatih, siswa, guru. Data sekunder memuat data yang diperoleh untuk melengkapi data primer berupa recorder, laporan, dan dokumen lainnya yang berkaitan dengan kegiatan ekstrakurikuler karawitan di SD Negeri Wirun 5 Kelas V. Pelaksanaan kegiatan ektrakurikler seni karawitan seminggu sekali pada hari Sabtu dimulai pukul 11.00-14.00. Gaya karawitan yang diajarkan ialah gaya Banyumasan dan gaya Surakarta serta metode yang digunakan pelatih ialah metode intruksi langsung.Hasil penelitian didapatkan yaitu peran kegiatan ekstrakurikuler seni karawitan dalam mengembangkan karakter disiplin tercermin dalam tepat waktu untuk hadir kegiatan ekstrakulikuler. Kemudian disiplin dalam gamelan adalah bahwa siswa harus menyadari tempo dan mainkan sesuai notasi yang diberikan. Karakter cinta tanah air dicerminkan oleh siswa dengan sikap bangga terhadap apa yang dimiliki oleh bangsa Indonesia salah satunya yaitu kesenian tradisional karawitan. Pembiasaan yang diterapkan di SD Negeri Wirun 5 pada kegiatan karawitan mampu membentuk karakter cinta tanah air siswa untuk selalu bangga dan menghargai budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.
Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Simbolik untuk Meningkatkan Konsep Diri Siswa
Durrotunnisa Durrotunnisa;
Tri Dewi Sari
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2984
Permasalahan dalam penelitian ini adalah konsep diri siswa yang rendah sehingga berakibat siswa menjadi kurang percaya diri, sering membandingkan dirinya dengan orang lain, dan belum mampu mengidentifikasi diri sendiri. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan konsep diri siswa di SMA Negeri 4 Palu dan mendeskripsikan konsep diri siswa di SMA Negeri 4 Palu sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental design. Alat pengumpulan data berupa angket konsep diri. Hasil uji validitas dan reliabilitas terhadap 20 item dengan menggunakan program aplikasi SPSS 24 menunjukkan item-item tersebut valid dan reliabel dengan nilai croncbach alpha (α) = 0,722 > 0,6. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI dengan konsep diri rendah yang berjumlah 10 orang, terdiri dari 5 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 5 siswa lain sebagai kelompok kontrol. Data penelitian dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan menggunakan uji Mann Whitney test pada taraf kepercayaan 95% (α = 0,05). Adapun hasil penelitian uji Mann Whitney test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,009 < 0,05, yang berarti bahwa H0 ditolak. Hasil ini menunjukkan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik untuk meningkatkan konsep diri siswa di SMA Negeri 4 Palu.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Karakter Siswa
Suci Trisia Maharani;
Tatang Muhtar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3148
Penelitian ini dilatar belakangi dengan kondisi pendidikan saat ini di Indonesia dengan rendahnya keilmuan siswa akan kearifan lokal yang berpengaruh terhadap karakter siswa. Penelitian ini ditulis dengan maksud untuk mengetahui Iimplemntasi pembelajaran berbasis kearifan lokal pada karakter siswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan study litertur dengan cara mengkaji beberapa artikel dan buku tentang kearifan lokal serta karakter siswa. Teknik yang digunakan dengan cara membuat literatur riview pada sumber yang terdiri dari buku dan artikel ilmiah yang kemudian dianalisis dan dikembangkan. Hasil dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis kearifan lokal sangat penting dibelajarkan di sekolah karena dapat meningkatkan nilai karakter siswa yang bersifat positif. Pembelajaran ini dapat dilakasanakan di sekolah dengan memperhatikan tahap perencanaan, pelaksanaan serta penilaian siswa.
Pembelajaran Inovatif dan Interaktif Siswa Sekolah Dasar melalui Media Digital Planetarium
Annisa Aulia Kurniasari;
Ratnasari Dyah Utami
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2997
Penggunaan media digital planetarium sebagai sumber pembelajaran inovatif dan interaktif siswa kelas atas di SD Negeri Sambirembe 1 disebabkan oleh pembelajaran yang kurang terpadu dan masih berpusat pada guru sehingga kurangnya interaksi siswa serta terbatasnya media yang ada. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi pembelajaran khususnya dalam hal sarana media guna mendorong siswa agar interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan media digital planetarium sebagai sumber pembelajaran inovatif dan interaktif siswa, serta bagaimana kendala dan solusi yang dihadapi guru dalam pelaksanaannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi serta validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Berdasarkan hasil penelitian di SD Negeri Sambirembe 1 memperoleh hasil bahwa guru menggunakan media digital planetarium sebagi sumber pembelajaran interaktif kepada siswa kelas atas. Penerapan media tersebut dilakukan saat pembelajaran tematik pada muatan pelajaran IPA, khususnya dalam materi tata surya berlangsung. proses penggunaan media digital tersebut dilakukan guru dengan menayangkan poin materi yang diolah melalui aplikasi prezi, lalu setelahnya guru sedikit memberikan pembahasan yang memancing siswa agar terdapat interaksi antara siswa dan guru.