cover
Contact Name
Fadhilaturrahmi
Contact Email
arkhan88fadhila@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arkhan88fadhila@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 25803735     EISSN : 25801147     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Basicedu merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendididkan dibawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masayarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Basicedu sudah memiliki p-ISSN 2580-3735 dan versi online e-ISSN 2580-1147.
Arjuna Subject : -
Articles 5,428 Documents
Analisis Pendekatan Iceberg melalui Video Pembelajaran untuk Mendukung Kemampuan Numerasi Nur Hasanah Bustami; Meyta Dwi Kurniasih
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3192

Abstract

Berdasarkan hasil PISA 2018, kemampuan numerasi di Indonesia dinyatakan masih rendah. Kemampuan numerasi yaitu kemampuan pemecahan masalah seseorang menggunakan angka dalam kehidupan sehari-hari. Perlu adanya pendekatan untuk mendukung kemampuan numerasi yaitu pendekatan iceberg yang berasal dari teori Realistic Mathematics Education yang biasa disingkat (RME). Tujuan studi kasus ini ialah untuk mengetahui pengaruh pendekatan iceberg melalui video pembelajaran terhadap kemampuan numerasi pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini quasi eksperimen dan populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV di SDN Kebayoran Lama Selatan 03. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan penelitian eksperimen dalam bentuk Post-Test Only Control Group design menggunakan tes dalam bentuk soal uraian. Pendekatan iceberg memberikan dampak positif bagi kemampuan numerasi siswa karena terdapat pengaruh yang signifikan pada pembelajaran matematika yang menggunakan pendekatan iceberg terhadap kemampuan numerasi siswa. Kemampuan numerasi siswa yang menggunakan pendekatan iceberg lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
Analisis Kesalahan Penerjemahan Teks Bahasa Arab Santriwati di Pondok Pesantren Saleha Riana; Syahabbuddin Nur; M. Ahim Sulthan Nuruddaroini
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3020

Abstract

Pengalihan bahasa atau yang sering juga disebut dengan penerjemahan tidak bisa dijauhkan dari proses pembelajaran bahasa Arab. Untuk memahami maksud dari teks-teks bahasa Arab yang berada di buku-buku mata pelajaran tentunya dibutuhkan terjemahan dari teks tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan penerjemahan teks bahasa Arab santriwati di Pondok Pesantren al-Hikmah Putri Tabudarat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus dan bersubjekkan kepada santriwati Madrasah Aliyah kelas XII Pondok Pesantren Al-Hikmah Putri Tabudarat. Observasi, dokumentasi dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data dalam penilitian ini. Adapun instrument yang dijadikan untuk memperoleh data ialah lembar hasil terjemahan santriwati, data yang didapat dianalisis menggunakan teknik error analysis dengan cara mengumpulkan kesalahan penerjemahan dan kemudian mengidentifikasinya serta mengklasifikasikannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peneliti menemukan 98 kesalahan dari hasil terjemahan santriwati, kesalahan tersebut mencakup aspek morfologi sebanyak 25 kesalahan, sintaksis sebanyak 15 kesalahan, dan semantik sebanyak 58. Kesalahan yang paling sering dijumpai adalah kesalahan semantik. penelitian ini memberikan kontribusi terhadap para pelajar bahasa agar dapat memperhatikan dengan bijak aspek linguistik dalam penerjemahan.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Kartu pada Materi Ekosistem Berbasis Qr-Code untuk Siswa Sekolah Dasar Desi Tri Wulandari; Ika Candra Sayekti
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3258

Abstract

Kemampuan dan antusisas siswa dalam mengikuti materi pembelajaran masih minim dikarenakan media pembelajaran yang masih kurang dan tidak sesuai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan pengembangan media kartu pada materi ekosistem sebagai media pembelajaran berbasis Qr-code untuk siswa sekolah dasar di SDN 03 Tunggak. Analisis kebutuhan dilakukan berdasarkan tahapan awal dalam penelitian RnD dengan model pengembangan yang digunakan Borg and Gall yaitu pada tahap penelitian dan pengumpulan informasi. Instrument yang digunakan dalam penelitian adalah angket atau kuisioner dengan jenis data kualitatif. Penyebaran angket ini menggunkan google form. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan hasil analisis kebutuhannya seperti : 1) siswa dan guru berkeinginan mengunakan media pembelajaran berbasis technology, angket guru menyatakan 100% dan siswa 86,4%. 2) guru menyatakan 66,7% bahwa masih ada siswa yang sulit memahami materi ekosistem, dari angket siswa menunjukkan 77,3%. 3) Guru dan siswa menyatakan bahwa belum ada media kartu Qr-code berbasis teknologi sebagai media pembelajaran yang menarik. 4) guru menyatakan 100% setuju dan siswa 95,5%, berkeinginan untuk menggunakan media kartu berbasis Qr-code sebagai media pembelajaran di kelas. Penelitian ini dapat dikembangkan pada pengembangan media kartu berbasis Qr-code pada materi ekosistem sebagai media pembelajaran untuk siswa sekolah dasar di kelas V.
Analisis Perkembangan Kemampuan Kognitif Anak dengan Metode Belajar Home Schooling Ellen Dwi Rahayu; Murfiah Dewi Wulandari
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3099

Abstract

Perkembangan zaman seperti sekarang menyebabkan perkembangan ilmu pengetahuan juga berkembang pesat sekali. Dengan memperbaiki kualitas sumber daya manusia maka dapat meningkat juga sistem pendidikan yang ideal. Sistem pendidikan yang mapan akan memberikan individu cara berpikir kritis, kreatif dan produktif. Homeschooling merupakan model pendidikan yang berkaitan dengan sosialiasi anak belajar dirumah dengan peran orang tua secara total baik dalam mendampingi anak, mengawasi, baik dalam belajar, dan evaluasi. Berdasarkan hal tersebut penulis meneliti salah satu film. Terdapat beberapa film baik di Indonesia maupun luar negeri yang mengandung pandangan positif dan negatif dari masyarakat. Terdapat salah satu film yang menarik bagi penulis yaitu film Captain Fantastic, film tersebut menarik perhatian penulis mengenai pola asuh orang tua yang menerapkan Homeschooling sebagai metode belajar bagi anak-anak hingga mereka berkembang dengan memanfaatkan lingkungan serta pengetahuan orang tua. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah menemukan analisis isi (Content Analysis) yang bersifat kualitatif.
Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik di Madrasah Tsanawiyah Iis Khaerunnisa Fitriani
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2913

Abstract

Artikel hasil penelitian ini memiliki tujuan mengetahui implementasi kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dalam pembentukan karakter religius peserta didik dan faktor penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini berbasis kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, dilaksanakan di MTs Muhammadiyah Ciasmara. Mulai Januari sampai dengan Maret 2022. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam. Sumber data primernya guru pembimbing dengan triangulasi sumber dianalisis dengan tahapan mengumpulkan data, mendisplay data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dibagi menjadi 3 jenis kegiatan, 2 kegiatan ekstrakurikuler wajib diikuti oleh peserta didik; kegiatan tahfidz al-Qur’an dan muhadharah. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dilakukan secara rutin. Tahfidz al-Qur’an dilakukan setiap hari setelah dilaksanakan proses kegiatan belajar mengajar sedangkan untuk kegiatan muhadharah dilakukan setiap 2 minggu 1 kali setiap hari jum’at pada pukul 07.00-08.00 sebelum dilaksanakan kegiatan proses belajar mengajar dan hari sabtu pada pukul 07.30-11.30. Faktor penghambat dalam pelaksanaannya; 1) faktor lingkungan, 2) kesadaran orang tua, 3) kesulitan menghafal, 4) gadget, 5) faktor ekonomi orangtua, 6) tugas tambahan sekolah, 7) tugas pesantren.
Studi Tekstologi pada Wacana Kritis Teun A. Van Dijk dan Robert Hodge Iis Susiawati; Angko Wildan; Dadan Mardani
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3114

Abstract

Wacana merupakan bentuk praktik sosial yang dilakukan baik dengan verbal ataupun non-verbal, yang merupakan satuan bahasa terlengkap yang direalisasikan dalam bentuk karangan atau laporan utuh. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mengungkap pesan dan wacana teks terhadap sebuah teks yang ada di sebuah kolom berita, dengan menggunakan analisis wacana kritis, yaitu mengungkapkan bahwa wacana mengandung suatu muatan ideologi atau kekuasaan dari pembuat teks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data dari studi pustakaan secara deskriptif dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana yang dikembangkan Van Dijk digambarkan dengan tiga dimensi yaitu: teks, kognisi sosial dan konteks sosial. Van Dijk melihat teks terbagi dalam tiga tingkatan yaitu struktur makro, superstruktur dan struktur mikro. Dan Robert Hodge dan rekan-rekannya mengenalkan pendekatan analisisnya dengan sebutan critical linguistic. Kesimpulannya adalah model analisis Van Dijk dan Robert Hodge ini bisa menjadi alternatif jawaban untuk menguak makna di balik penulisan sebuah teks, utamanya di media massa, karena bisa jadi mengandung kepentingan terselubung dan ideologis untuk membuat khalayak menjadi bingung mengenai masalah yang disajikan dalam penulisan sebuah berita.
Pengembangan LKPD dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Berbasis Motif Kain Sarung Batak Toba pada Materi Transformasi Remia Warni; Firman Pangaribuan; Agusmanto JB Hutauruk
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2942

Abstract

Pengembangan LKPD dalam penelitian ini diperkenalkan dalam pendekatan pendekatan Pendidikan Realitas Matematika (PMR) dan mengajarkan teknik kreatif sebagai sumber belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa bahwa matematika dapat ditemukan dalam aspek budaya di lingkungan sekitar mereka, mengevaluasi dan menggali manfaat LKPD untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar matematika pada materi transformasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan LKPD pendekatan PMR berbasis motif sarung Batak Toba pada materi perubahan yang sah, positif dan praktis. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analisis, dimana data diperoleh melalui wawancara, observasi dan kritik sastra. Penelitian ini menggunakan teknik research and development (R&D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan LKPD dinyatakan valid, dan nilai validasi 4,11 sangat efektif, yang berdasarkan evaluasi aktivitas siswa dan hasil belajar ditemukan persentase siswa yang aktif lebih tinggi daripada siswa yang pasif dan ada dan ada peningkatan nilai hasil belajar, serta nilai rata-rata kelas 80,2, melebihi nilai tuntas minimal 75, dan mencapai persentase ketuntasan klasikal yaitu 100 persen; sangat praktis, yaitu berdasarkan hasil nilai rata-rata respon siswa (Rs) dan nilai praktikum (P) yang mendapat nilai Rs 81 dan nilai P 89,5 artinya siswa setuju dengan pengembangan LKPD dan penggunaannya dinilai sangat praktis. Melalui pendekatan PMR ditemukan bahwa membangun dan menerapkan budaya dalam pembelajaran matematika memberikan pengetahuan baru kepada siswa dan mendorong antusiasme dan daya tanggap yang lebih besar terhadap materi pembelajaran
Pendidikan Bela Negara di Sekolah : Tinjauan Kepemimpinan Kepala Sekolah pada Generasi Milenial Ishmahani Sobarningsih; Sofyan Iskandar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3398

Abstract

Bak oase gurun pasir di tengah mutu pendidikan Indonesia yang kian mengkhawatirkan. Fenomena dekadensi moral terjadi di mana-mana. Generasi milenial diharapkan memiliki peningkatan bukan sekedar dalam ranah pengetahuan, tetapi meliputi moralitas, rasa nasionlaisme, dan lain-lain. Dekadensi moral yang terjadi saat ini yaitu melalui teknologi yang berkembang dengan pesat dan membawa budaya dari luar tanpa disaring yang terkadang tidak sesuai dengan kondisi penduduk Indonesia. Metode kajian ini menggunakan sistematik literature review. Beberapa artikel ilmiah yang dipublikasikan diberbagai jurnal nasional dan internasional dianalisis sesuai dengan tema kajian. Permasalahan yang terjadi saat ini pada umumnya adalah adanya kesenjangan dalam pembentukkan pendidikan karakter karena adanya dekadensi moral sehingga membuat nilai-nilai pancasila di negara Indonesia menurun. Adanya penerapan program kegiatan bela negara yang didukung oleh kepala sekolah merupaka upaya untuk meningkatkan eksistensi negara Indonesia dalam kehidupan.
Strategi Bertutur Mengkritik dan Menolak Oleh Politikus dalam Gelar Wicara Wacana Politik di Televisi dan Pemanfaatanya dalam Pembelajaran Hidayat Herman; Ngusman Abdul Manaf
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3153

Abstract

Strategi berututur politikus dalam menyampaikan kritik dan penolakan sering menjadi permasalahan di kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi bertutur mengkritik dan menolak oleh politikus dalam gelar wicara wacana politik di televisi dan pemanfaatanya dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah tuturan atau kalimat-kalimat yang disampaikan oleh Rocky Gerung, Refly Harun, Fahri Hamah, dan Fadli Zon. Sumber data dalam penelitian ini adalah acara televisi yaitu “Indonesia lawyers Club” yang sudah dipublikasikan di platform youtube kemudian ditranskipkan. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, panyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi berututur dalam tindak tutur mengkritik dan menolak yang paling sering digunakan adalah strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi dengan konteks penutur sama kedudukanya dengan mitra tutur. Sedangkan strategi berututr yang paling sedikit frekuensi penggunaannya adalah strategi bertutur samar-samar dengan konteks penutur juga sama kedudukannya dengan mitra tutur. Topik yang dibahas adalah topik yang sensitif dengan mengangkat isu-isu politik yang populer di tengah masyarakat. Pemanfaatan strategi bertutur yang digunakan oleh politikus adalah dengan membuat bahan ajar yang sesuai dengan kompetensi dasar pada aspek berbicara. Kompetensi dasar yang berkaitan langsung dengan strategi bertutur adalah wawancara, berpidato, presentasi, memberikan kritikan, ceramah dan kegiatan berbicara lainnya.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Febri Yanti Nourhasanah; Aslam Aslam
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3050

Abstract

Penelitian ini didasari oleh penerapan model pembelajaran yang kurang efektif sehingga  siswa masih banyak mendapatkan nilai di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Penelitian ini ditunjukan untuk mengetahui efektivitas dari model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas 3. Mempergunakan kuantitatif  bermetode  Quasi Experimental Design  dengan desain  Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sample  mempergunakan  sample jenuh. Jenis instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda. Teknik analisis data yang dipergunakan statistik melalui  SPSS 25.0 for windows  dengan tes normalitas Shapiro-Wilk, homogenitas, uji t-test, dan n-gain score. Hipotensis penelirtian menyatakan terdapat pengaruh positif  dari penerapan model Numbered Head Together (NHT), yaitu meningkatnya hasil belajar siswa. Berdasarkan n-gain score menyatakan nilai mean kelas eksperimen diperoleh hasil 61,248% yang tergolong cukup efektif. Sedangkan n-gain score nilai mean kelas kontrol  diperoleh 32,02%  yang berarti  tidak efektif. Maka disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) cukup efektif dipergunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika kelas 3.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol 7, No 1 (2023): February Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020): January In Press Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 2 (2019): Pages 263- 837 Vol 3, No 1 (2019): Pages 1-263 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019): In Press Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue