Articles
5,428 Documents
Pembelajaran Karakter Terintegrasi IPA di Sekolah Dasar
Linda Yulia Tristanti;
Muslimin Ibrahim;
Thamrin Hidayat;
Akhwani Akhwani
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1351
Latar belakang penelitian ini lemahnya karakter yang dimiliki oleh siswa sehingga perlu diajarkan pendidikan karakter terintegrasi IPA. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran karakter terintegrasi IPA pada siswa Kelas VI (Enam) Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data, penulis menggunakan lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran dan dokumentasi berupa foto keterlaksanaan pembelajaran didalam kelas antara siswa dan guru. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik persentase dihitung dengan cara skor yang diperoleh dibagi dengan skor maksimal, kemudian dikali 100% pembelajaran dikatakan terlaksana jika persentase yang didapatkan > 75%. Hal ini dibuktikan dengan skor perolehan 86,1% sehingga pembelajaran dikatakan telah terlaksana
Pembelajaran Tematik Terpadu menggunakan Model Problem Based Learning di Sekolah Dasar
Firda Khairati Amris;
Desyandri Desyandri
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1170
Pengamatan ini bermanfaat dalam menjelaskan pelaksanaan metode belajar mengajar dalam pembelajaran terpadu sekolah dasar. Peserta didik tidak berpartisipasi pada bidang ini karena pelajaran ini selalu dimotivasi oleh pembelajaran teacher-centric (teacher-centric), guru tidak memberikan pengalaman langsung, dan pembelajaran tampak tidak fleksibel. Pelaksanan metode PBL yaitu model belajar mengajar yang memaparkan siswa pada permasalahan konkrit dalam kehidupan saat belajar. Permasalah disajikan untuk siswa lalu mereka memahami konsep dan materi yang berhubungan terkait masalah tersebut. Oleh karena itu, untuk memecahkan masalah ini, peserta didik menemukan bahwa peserta didik memerlukan wawasan baru untuk belajar bagaimana mengatasi permasalahan yang disajikan pendidik. Oleh karena itu, model ini berpusat pada siswa karena sangat penting untuk mengintegrasikan ekstrem ke dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode literature review (pencarian dokumen) untuk menyempurnakan analisis dari berbagai sumber yang digunakan. Artikel dicari menggunakan jurnal online di Google Scholar sebagai data hasil penelitian nya. Kata kunci yang dapat di manfaatkan dalam pengamatan jurnal tersebut yaitu proses belajar mengajar berbasis masalah, model belajar mengajar tematik terpadu. Hasil analisis artikel pelaksanaan metode pelajaran berbasis masalah dikatakan efektif dalam menerapkan pembelajaran terpadu tematik di tingkat dasar
Pengaruh Model Contextual Teaching Learning (CTL) Berbantuan Google Meeting terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah di Sekolah Dasar
Citra Ayu Sholihah;
Sri Lestari Handayani
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1231
Kajian dengan maksud melihat yang memengaruhi model CTL (Contextual Teaching Learning) untuk meningkatkan yang terampil dari penyelesaian permasalahan pada mata pelajaran IPA siswa kelas III SDN Pekayon 09 Pagi keberagaman kajian dengan yang dipergunakan Kuantitatif Eksperimen, mengumpulkan pendataan dan juga populasi kajian ini adalah keseluruhan dari peserta didik pada Kelas III dengan dua pembagian A dan B. Kemudian diambil garis besarnya jika CTL mempunyai hal yang memengaruhi dengan penyelesaian permasalahan yang ada. Instrument terlebih dahulu diuji cobakan kepada 34 siswa kelas IIIA di SDN Pekayon 09 Pagi dari uji validitas skor hasil belajar IPA siswa dengan rumus product moment didapat 20 butir soal yang valid dan reliable. kemudian dengan kepenujukan meningkatkan pembuktian uji test melihat penilaian dua besarannya hingga 0,000
Analisis Pengaruh Pembelajaran Daring terhadap Minat Belajar Matematika Di Sekolah Dasar
Syifaur Rohmah;
Sri Hartatik;
Akhwani Akhwani;
Sunanto Sunanto
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1200
Latar belakang penelitian ini dengan adanya permasalahan di SDN Kedungbateng Tanggulangin Sidoarjo yang mengalami pengaruh pembelajaran daring terhadap minat belajar matematika. Pengaruh pembelajaran daring terhadap minat belajar matematika di SDN Kedungbateng Tanggulangin Sidoarjo dikarenakan peserta didik sudah mulai bosan , sulit memahami pembelajaran matematika secara langsung dan ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi minat belajar matematika pada saat pembelajaran daring. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pembebelajaran daring terhadap minat belajar matematika dan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi minat belajar matematika. Metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek yang digunakan 123 peserta didik, pendidik, kepala sekolah di SDN Kedungbanteng Tanggulangin Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner, dokumentasi, obeservasi. Berdasarkan hasil wawancara dan kuesioner menunjukkan dari 123 terdapat 38 peserta didik tergolong rendah karena ada beberapa peserta didik kurang tertarik dalam mengumpulkan tugas karena ketiduran dan menunggu orang tua. Peran orang tua salah faktor yang dapat mendukung minat belajar matematika. Hampir semua menunjukkan peserta didik dibantu orang tuanya dalam mengumpulkan tugas
Problematika Pembelajaran Daring dalam Penerapan Kurikulum 2013 Tingkat Sekolah Dasar
Ragil Dian Purnama Putri;
Suyadi Suyadi
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1442
Virus corona telah menyebar di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Dampak adanya pandemi sampai pada bidang pendidikan yaitu harus melaksanakan pembelajaran daring. Padahal telah diketahui bahwa Indonesia telah menggunakan kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifik dimana siswa menjadi pusat dalam belajar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui problematika pembelajaran daring dalam penerapan kurikulum 2013 di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan kualitatif deskriptif dengan triangulasi teknik dan sumber. Adapun yang menjadi subjek adalah guru kelas 4, siswa dan orang tua. Hasil penelitian telah teridentifikasi bahwa penerapan kurikulum 2013 dalam pembelajaran daring terdapat problematika. Adapun problematika yang dialami tersebut diantaranya yaitu aplikasi pembelajaran yang tidak efektif, pengumpulan tugas tidak tepat waktu, dan penilaian siswa yang kurang efektif. Problematika yang dihadapi oleh SD N 1 Sewon Bantul tersebut dapat diatasi oleh guru yaitu dengan mengganti aplikasi pembelajaran yang efektif, memberikan batasan waktu pengumpulan tugas, dan memberikan nilai kepada siswa dengan mengedepankan ranah afektif melalui sikap ketika pembelajaran daring, ranah kognitif ketika evaluasi secara langsung melalui zoom atau google meet, dan ranah psikomotorik dalam keaktifan siswa ketika mengerjakan tugas
Pengembangan Media Pembelajaran Webtoon untuk Menanamkan Sikap Toleransi Siswa di Sekolah Dasar
Nuryanah Nuryanah;
Linda Zakiah;
Fahrurrozi Fahrurrozi;
Uswatun Hasanah
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1244
Media pembelajaran webtoon adalah suatu perangkat bantu yang digunakan untuk menyampaikan informasi dalam bentuk kumpulan gambar komik yang dipublikasikan secara digital dalam bentuk aplikasi yang diunduh atau web dengan menggunakan ponsel, ipad, laptop, komputer atau alat elektronik yang sejenisnya untuk menanamkan sikap toleransi siswa. Tujuan pengembangan penelitian ini untuk menghasilkan sebuah produk berupa media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi webtoon tentang keragaman di Indonesia dalam muatan pembelajaran PPKN untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (research and development) dengan model pengembangan ADDIE dari Dick and Peck. Tahapan model pengembangan ini terdiri dari analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner/angket. Teknik analisis data menggunakan skala likert. Adapun tahap validasi ahli, yaitu validasi oleh ahli media, validasi oleh ahli materi dan validasi media yang dilakukan oleh siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa nilai validasi oleh ahli media, ahli materi dan respon siswa memperoleh nilai lebih dari 91% sehingga pengembangan media pembelajaran webtoon dikategorikan sangat layak dengan revisi.
Pengunaan Metode Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Di Sekolah Dasar
Faslia Faslia
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1046
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pengunaan metode snowball throwing dalam meningkatkan hasil belajar IPS materi tokoh sejarah pada masa kerajaan islam siswa kelas V SD Negeri 1 Bungi. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan dua kali pertemuan. Pertemuan dari setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) 70 pada pembelajaran IPS di mana dari jumlah 26 siswa terdapat 17 siswa atau 63,38% yang hasil belajar sudah baik, sedangkan 9 siswa atau 34,62% hasil belajar belum baik sehingga masih memerlukan tindakan pada siklus II. Pada siklus II hasil belajar siswa telah menunjukkan peningkatan dimana dari jumlah 26 siswa terdapat 23 siswa atau 88,46% yang sudah tuntas, sedangkan 3 siswa yang belum tuntas atau 11,54% sehingga target tindakan pada siklus II sudah baik. Dapat disimpulkan bahwa metode snowball throwing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS di Kelas V SD Negeri 1 Bungi
Urgensi In House Training dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru di Masa Pandemi Covid-19
Eka Diana
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1323
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi pedagogik guru melalui In House Training. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan sekolah (PTS) dengan objek penelitian 12 guru sasaran MI Azzainiyah II Paiton Probolinggo. Rancangan penelitian tindakan ini menggunakan model Kurt Lewin dengan tahapan plan, action, observation, serta reflection. Sumber data penelitian adalah kepala sekolah, guru sasaran, dan observasi lapangan peneliti. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan observation, performance appraisal, serta documentation. Analisis data penelitian menggunakan analisis kualitif dan kuantitaf. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh rata-rata 64 dan persentase guru sasaran yang masuk kategori tuntas sebesar 60%. Sedangkan pada siklus II diperoleh rata-rata 65,83 serta presentase guru sasaran yang masuk kategori tuntas sebesar 83,33%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kompetensi pedagogik guru madrasah ibtidaiyah melalui In House Training
Penerapan Media Realia untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Siswa Sekolah Dasar
Anna Yulia Susilowati;
Ika Candra Sayekti;
Rita Eryani
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1160
Tujuan Penelitian ini adalah meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas III SD Negeri Pungsari 1 tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas dilaksanakan di SD Negeri Pungsari 1 kecamatan Plupuh, kabupaten Sragen dengan subyek siswa kelas III. Pengumpulan data menggunakan angket. Teknik validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data yaitu analisis interaktif yang memiliki beberapa komponen yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, untuk data kuantitatif dianalisis secara deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut motivasi siklus I dengan kategori rendah mencapai 11% atau 2 siswa, motivasi kategori sedang 53% atau 10 siswa, motivasi ketegori tinggi mencapai 37% atau 7 siswa, kemudian pada siklus II meningkat yaitu motivasi dengan kategori sedang mencapai 11 % atau 2 siswa sedangkan motivasi dengan kategori tinggi menjadi 89 % atau 17 siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan media media realia dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas III SD Negeri Pungsari 1
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Daring terhadap Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar
Indah Fitria Sari;
Dewi Widiana;
Sri Hartatik;
Pance Mariati
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1400
Latar belakang penelitian ini adanya permasalah pada penerapan pembelajaran daring yang berdampak pada hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan, kendala, solusi dan hasil belajar pembelajaran daring yang diterapkan di SD Khadijah Wonorejo. Jenis penelitian yang digunakan yakni kualitatif dan kuantitatif, subjek penelitian yang digunakan siswa kelas 1. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di SD Khadijah Wonorejo sudah baik, peserta didik dan pendidik memiliki fasilitas-fasilitas dasar yang dibutuhkan. Kendala yang dialami diantarannya sinyal, rasa bosan, sulit fokus dan mood siswa. Solusi pendidik yang digunakan menanggulangi kendala pembelajaran daring yaitu memberikan berbagai macam ice breaking, untuk kendala sinyal upaya yang dilakukan dengan mencari operator yang bagus. Berdasarkan, dari perhitungan ketuntasan hasil belajar siwa terdapat 4 siswa yang masih belum mencapai nilai KKM pada salah satu mata pelajaran yang ada