Articles
5,428 Documents
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Media Animasi pada Siswa Sekolah Dasar
Linda Simanjuntak;
Patri Janson Silaban;
Anton Sitepu
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.604
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada tema Organ gerak hewan dan Manusia di kelas V SD Negeri 094117 Bangun Saribu. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan pada pretes (tes awal) siswa yang mendapat nilai tuntas sebanyak 4 siswa (18,18%) sedangkan 18 siswa (81,81%) mendapat nilai tidak tuntas, dengan rata-rata hasil belajar 53, 59. Pada postes siklus I meningkat menjadi 12 (54,54%) siswa yang tuntas sedangkan 10 siswa (45,45%) tidak tuntas, dengan rata-rata hasil belajar 67,40. Pada postes siklus II ketuntasan hasil belajar meningkat menjadi 19 siswa (86,36%) yang tuntas dan 3 siswa (13,63%) mendapat nilai tidak tuntas, dengan rata-rata hasil belajar 81,9. Selanjutnya dari hasil observasi kegiatan guru dalam melaksanakan pembelajaran pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 62% (baik) dan observasi terhadap kegiatan siswa diperoleh rata-rata 74% (baik). Pada siklus II hasil observasi guru meningkat menjadi 94% (baik sekali) dan hasil observasi terhadap kegiatan siswa juga meningkat menjadi 86 %(baik sekali). Dengan demikian diperoleh simpulan bahwa dengan menggunakan media pembelajaran media animasi terjadi peningkatan terhadap hasil belajar siswa pada tema Organ gerak hewan dan Manusia di kelas V SD Negeri 094117 Bangun Saribu Tahun Pembelajaran 2020/2021
Peningkatan Motivasi Belajar Model Pembelajaran Blended Learning
Muhammad Arifin;
Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1201
Penelitian ini dilatarbelakangi pembelajaran selama pandemi virus covid-19 dilaksanakan secara daring sehingga mengakibatkan kurangnya motivasi anak dalam kegiatan belajar mengajar, untuk mengatasi masalah motivasi tersebut perlu adanya suatu tindakan yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Kelas II-A SD Negeri 3 Pandean tahun 2020/2021 menggunakan metode pembelajaran blended learning. Subjek penelitian yang dikenai tindakan adalah siswa Kelas II-A dengan siswa yang berjumlah 27 siswa, subjek pelaku tindakan yaitu peserta didik. Metode pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan wawancara, Teknik analisis data yang digunakan dengan menggunakan teknik penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian pra siklus menunjukkan bahwa hasil rata-rata motivasi siswa sebesar 26,85%, sedangkan pada siklus I memperoleh persentase 63,88% dan meningkat lagi menjadi 80,55% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model blended learning dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi pengukuran berat benda pada siswa Kelas II-A di SDN 3 Pandean
Pengaruh Penggunaan Reward Stiker Pictured terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa di Sekolah Dasar
Khafita Wahdatul Khoiroh;
Syamsul Ghufron;
Nafiah Nafiah;
Sri Hartatik
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1324
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan siswa dalam membaca puisi masih rendah, karena sebagian besar siswa kurang minat dan bakat serta motivasi yang ada pada dirinya. Adapun tujuan penelitian ini yaitu: pertama, untuk mengetahui kemampuan membaca puisi siswa sebelum menggunakan mediareward stiker pictured di kelas II SD Negeri Tambak Menjangan I Lamongan. Kedua, untuk mengetahui kemampuan membaca puisi siswa sesudah menggunakan media reward stiker pictured di kelas II SD Negeri Tambak Menjangan I Lamongan. Ketiga, untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh reward stiker pictured terhadap kemampuan membaca puisi siswa kelas II SD Negeri Tambak Menjangan I Lamongan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode One-Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh, dimana jumlah populasi juga merupakan jumlah sampel pada penelitian. Teknik pengumpulan data, penulis menggunakan pre-test dan post-test berupa hasil pengujian soal pre-test dan post-test. Teknik analisis yang digunakan adalah uji paired sample t-test. Uji prasyaratan analisis berupa uji normalitas dan homogenitas. Teknik analisis dan uji prasyaratan alisis menggunakan program komputer SPSS versi 25. Data penelitian ini adalah hasil tes kemampuan membaca puisi sebelum dan sesudah menggunakan media Reward Stiker Pictured. Berdasarkan hasil penelitian, H1 diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, media Reward Stiker Pictured berpengaruh digunakan dalam pembelajaran puisi
Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran secara Daring pada Belajar dari Rumah (BDR) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Annisa Sri Wandini;
Fitriani Yustikasari Lubis
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1113
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan peran komponen yang terlibat dalam evaluasi pembelajaran daring pada BDR jenjang SMP. Pendekatan exploratory sequential mixed method digunakan dalam penelitian ini. Partisipan merupakan guru SMP dari beberapa Provinsi di Indonesia, terdiri dari 11 orang guru yang berpartisipasi pada metode Focus Group Discussion yang dianalisis secara tematik dengan pendekatan kualitatif dan 18 orang guru yang berpartisipasi pada metode kuesioner yang diolah secara kuantitatif. Hasil penelitian pada setiap komponen dalam evaluasi pembelajaran menunjukkan bahwa: (1) Kurikulum memberikan arahan dan referensi dengan adanya otonomi dan fleksibilitas untuk dikembangkan oleh guru sesuai situasi daerah setempat dan Satuan Pendidikan, (2) Guru memiliki kemampuan dalam menggunakan metode dan media evaluasi, tetapi masih diperlukan upaya untuk melakukan kolaborasi antara guru dengan mata pelajaran yang berbeda ketika memberikan tugas untuk meminimalisir jumlah tugas, (3) Siswa memberikan respon tidak mengerjakan atau terlambat mengumpulkan tugas karena merasa terbebani dengan banyaknya jumlah tugas yang harus dikerjakan bersamaan dengan kewajiban mengikuti KBM di kelas, (4) Peran monitoring orang tua dalam pengerjaan dan penyelesaian tugas masih perlu ditingkatkan, serta (5) Perlunya fasilitas pemantauan tugas yang dapat diakses baik oleh guru, siswa dan orang tua sehingga peran setiap komponen dalam melakukan evaluasi lebih terintegrasi dan proses evaluasi dapat memberikan data yang lebih akurat.
Efektivitas Model Problem Based Learning dan Problem Posing dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar
Rimba Sastra Sasmita;
Nyoto Harjono
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1313
Berdasarkan hasil kemampuan berpikir kritis siswa yang rendah pada pelaksanaan pembelajaran tematik, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis ada tidaknya perbedaan tingkat efektivitas antara model Problem-Based Learning dan Problem Posing dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran tematik siswa di kelas V SD. Jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment design) yang menggunakan teknik analisis deskriptif. Desain penelitian pola nonequivalent control group design, uji hipotesis penelitian ini menggunakan uji T independent Sample T test. Subyek penelitian yaitu kelas VA dengan jumlah 22 siswa kelas VA dan 24 siswa kelas VB SD Negeri Beringin 01. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian tes kepada siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data statistik kuantitatif. Hasil t hitung > t tabel menunjukkan 10,201 > 2,018 dan lebih kecil dari 0,05 (0.000
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pembinaan Kedisplinan Guru Di Sekolah Dasar
Siti hajar;
Elpri Darta Putra
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1191
Tujuan dari riset ini mengetahui peran kepemimpinan kepala sekolah dalam pembinaan kedisiplinan guru dalam melaksanakan tugasnya di Sekolah Dasar, bagaimana strategi kepala sekolah terhadap pembinaan kedisiplinan guru dan kendala dalam pembinaan kedisiplinan guru dalam melaksanakan tugas di Sekolah Dasar Negeri 29 Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dokumen. Kemudian teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil pada penelitian ini kepala sekolah dan guru sudah memahami tentang konsep disiplin itu sendiri. Guru-guru juga sudah mengetahui berbagai peraturan yang ada di sekolah dan berusaha untuk mematuhi peraturan-peraturan tersebut. Dalam pelaksanaannya, jika ada guru yang melanggar peraturan harus diberi sanksi, namun di SD Negeri 29 Pekanbaru belum pernah ada sanksi berat yang diterima guru, hanya ada teguran dari kepala sekolah jika ada guru yang melanggar peraturan yang ringan, seperti terlambat datang ke sekolah
Pengembangan LKS Tematik Berbasis Kearifan Lokal pada Siswa Sekolah Dasar
Christina Sabdarini;
Asep Sukenda Egok;
Aswarliansyah Aswarliansyah
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1393
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah produk berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) Tematik berbasis Kearifan Lokal pada Siswa Kelas VI SD sesuai dengan kurikulum 2013 serta untuk menghasilkan LKS yang valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis), (Design), (Development), (Implementasi), (Evaluation). Berdasarkan hasil analisis penelitian oleh ketiga ahli yaitu: ahli bahasa, ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa LKS Tematik berbasis Kearifan Lokal pada Tema 1 Selamatkan Makhluk Hidup memenuhi kriteria valid dengan skor rata-rata 4,1. Sedangkan hasil analisis lembar kepraktisan guru dan siswa yang terdiri dari 9 orang diperoleh hasil 89% dengan kategori sangat praktis, sehingga dapat disimpulkan bahwa LKS Tematik berbasis Kearifan Lokal Tema 1 Selamatkan Makhluk Hidup memenuhi kriteria valid dan praktis serta dapat digunakan dalam proses pembelajaran
Pengembangan Media Evaluasi Menggunakan Mentimeter untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Pada Pembelajaran Daring
Hasyyati Hasyyati;
Zulherman Zulherman
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1246
Perkembangan pendidikan di Indonesia masih mengacu pada kurikulum dan pembuatan RPP dengan satu bagian penting dari RPP yaitu media. Penelitian tentang pengembangan media evaluasi menggunakan mentimeter. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media evaluasi menggunakan mentimeter untuk meingkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran daring. Metode penelitian menggunaka penelitian dan pengembangan (R & D) dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi media oleh ahli ,angket uji kualitas oleh siswa, dan angket tingkat keaktifan siswa. Instrumen yang digunakan lembar validasi media oleh ahli, angket uji kualitas, dan lembar observasi tingkat keaktifan siswa. Hasil uji validasi media dari ahli media memiliki nilai rata-rata yaitu 83% kategori Sangat Valid. Hasil uji validasi media dari ahli materi memiliki nilai rata-rata yaitu 84% kategori Sangat Valid. Hasil uji validasi media dari ahli aspek guru memiliki nilai rata-rata yaitu 65% kategori Valid. Hasil uji kualitas media dari ahli aspek siswa memiliki nilai rata-rata yaitu 82% kategori Sangat Baik. Hasil pada siklus I dan siklus II dengan rata-rata presentase Siklus I yaitu 75% keaktifan siswa tinggi, sementara Siklus II dengan rata-rata presentase 87% keaktifan siswa Sangat Tinggi. Maka tingkat keaktifan siswa mengalami peningkatan 12%. Kesimpulannya pengembangan media evaluasi menggunakan mentimeter dapat meningkatkan tingkat keaktifan siswa pada pembelajaran daring
Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pkn di Sekolah Dasar
Fikriyatus Soleha;
Akhwani Akhwani;
Nafiah Nafiah;
Dewi Widiana Rahayu
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1285
Pembelajaran merupakan harmoni antara peserta didik dengan guru serta sumber daya di lingkungan belajar. Model pembelajaran memiliki peran penting untuk mencapai hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap hasil belajar PKn Sekolah Dasar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian meta-analisis. Sumber data berasal dari jurnal ilmiah yang diperoleh melalui google scholar dengan kata kunci Contextual Teaching and Learning, hasil belajar PKn di SD. Penelitian didesain dengan menganalisis hasil penelitian relevan dengan mecermati gain skor hasil belajar PKn antara pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata hasil belajar siswa sebelum diterapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning adalah 64,88, setelah diterapkan model pembelajaran CTL mengalami peningkatan sebesar 81,77. Selisih antara pretest dan posttest adalah 16,89 atau meningkat sebesar 26,03%. Penggunaan model pembelajaran CTL memberikan pengaruh terhadap peningkatan hasil belajar PKn Sekolah Dasar. Guru dapat menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning untuk mengajarkan materi PKn di sekolah dasar
Peningkatan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning Muatan Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar
Dea Muya Izabella;
Veryliana Purnamasari;
Darsimah Darsimah
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1104
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik melalui model pembelajaran Discovery Learning muatan pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 2A Tema 8 SD Negeri Wonotingal Semarang tahun ajaran 2020/2021. Metode penelitian tindakan kelas ini adalah metode kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Wonotingal Semarang dengan subjek penelitian sebanyak 15 peserta didik. Penelitian tindakan kelas dilakukan dalam tiga siklus. Data dalam penlitian ini diperoleh dari tes online melalui google formulir, observasi, catatan harian serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, persentase ketuntasan klasikal dan nilai rata-rata peserta didik pada siklus I pertemuan I adalah 46,67% dan 66,67. Persentase ketuntasan klasikal dan nilai rata-rata peserta didik pada siklus I pertemuan II adalah 66,67% dan 71,67. Persentase ketuntasan klasikal dan nilai rata-rata peserta didik pada siklus II pertemuan I adalah 60% dan 70. Persentase ketuntasan klasikal dan nilai rata-rata peserta didik pada siklus II pertemuan II adalah 73,33% dan nilai 76,67. Persentase ketuntasan klasikal dan nilai rata-rata peserta didik pada siklus III pertemuan I 80% dan 81,67. Persentase ketuntasan klasikal dan nilai rata-rata peserta didik pada siklus III pertemuan II adalah 93.33% dan 91,67.