cover
Contact Name
Les Pingon
Contact Email
lespingon21@upi.edu
Phone
+6282144647693
Journal Mail Official
hendriklempeh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana No.11, Banjar Tegal, Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Seni Rupa
ISSN : -     EISSN : 26139596     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpsp.v11i2.39468
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha is a scientific journal published by Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the field of education and learning about education.
Articles 536 Documents
ASIMILASI MOTIF JAWA DAN MADURA PADA RUMAH ADAT TABING TONGKOK DI SITUBONDO JAWA TIMUR Widaratna, Praja Adytia; Koriawan, Gede Eka Harsana; Sutrisno, Langen Bronto
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i1.60970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Asimilasi Motif Jawa dan Madura pada Rumah Adat Tabing Tongkok di Situbondo Jawa Timur. Tabing Tongkok merupakan ciri khas dari rumah adat Joglo Situbondo. Rumah adat tradisional yang saat ini kian ditinggalkan dan kehilangan nilai filosofinya. Subjek penelitian ini adalah pemilik rumah adat tabing tongkok dan tukang yang membuat rumah adat tabing tongkok. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode dokumentasi, wawancara dan kepustakaan. Dengan menggunakan analisis reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: rumah adat tabing tongkok bermula dari masyarakat Jawa dan masyarakat Madura yang dimana kedua suku hidup dan tinggal berdampingan satu sama lain di Pulau Jawa Timur khususnya di Kabupaten Situbondo sehingga melahirkan satu kebudayaan baru berupa rumah adat yang ada di wilayah Kabupaten Situbondo. Keberadan rumah Joglo atau disebut rumah adat tabing tongkok dengan bentuknya yang terpengaruh dari kebudayaan Jawa dan Madura dengan nuansa yang kental. Ornamen pada rumah adat tabing tongkok sangat beragam, antara lain ada yang berbentuk kuda, bunga, burung, dan ukiran yang tidak berbentuk atau hanya sebagai penghias. Tabing Tongkok ini terletak pada bagian depan rumah yang berfungsi sebagai penghias dan juga sebagai pemisah antara halaman rumah, karena dilihat dari bentuknya memainkan garis, lengkungan, dan lurus. Sedangkan nilai estetika pada rumah adat tabing tongkok dapat dilihat dari bentuk atap rumah yang menyerupai gunung dengan disertai motif yang indah pada rumah adat tabing tongkok. Motif yang dimaksud motif geometris, bentuk menyerupai garis, lengkungan, dan lurus.Kata-kata Kunci: sejarah, motif, tabing tongkok
Pembelajaran Melukis dengan Teknik Mixed Media Oleh Guru Seni Lukis di SMK Negeri 1 Sukasada Bilqis Dini Adzkiya Nisa; Langen Bronto Sutrisno; Luh Suartini
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i1.60971

Abstract

Pembelajaran Melukis dengan Teknik Mixed Media Oleh Guru di SMK Negeri 1 Sukasada diteliti dengan menggunakan penelitian kualitatif yang meliputi: 1) Pendekatan mixed media yang diterapkan oleh guru terhadap kelas fase F seni lukis di SMK Negeri 1 Sukasada, 1) Proses atau langkah pengajaran mixed media yang dilakukan oleh guru terhadap kelas fase F seni lukis di SMK Negeri 1 Sukasada, 3) Hasil karya mixed media oleh siswa kelas fase F seni lukis di SMK Negeri 1 Sukasada. Data didapatkan dengan observasi serta wawancara terhadap guru seni lukis SMK Negeri 1 Sukasada kemudian diolah menggunakan model Miles dan Huberman (1984). Hasil penelitian yaitu: 1) Penggunaan pendekatan Inspiratif atau stimulasi, 2) Proses pembelajaran menggunakan pengajaran Konstruktivisme, 3) Hasil karya siswa kelas fase F seni lukis mixed media. Kesimpulan penelitian yang dilakukan adalah peran guru terhadap pembelajaran yang dilakukan serta cara guru dalam menyampaikan pembelajaran mixed media harus dilakukan dengan tepat dan sesuai sasaran.Kata-kata Kunci: pembelajaran, seni lukis, mixed media.
Penerapan Elemen Tipografi Pada Desain Logo Karya Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa dalam Kuliah Desain Komunikasi Visual I Gusti Made Budiarta; Ni Nyoman Sri Witari; Langen Bronto Sutrisno
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i1.60973

Abstract

Penerapan elemen tipografi pada desain logo yang dirancang mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Rupa – Undiksha secara khusus penelitian difokuskan pengidentifikasian jenis font/huruf dan faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan dan penggunaan font/ huruf. Penelitian ini dilakukan terhadap 18 orang mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Rupa – Undiksha semester V Tahun Ajar 2022/2023 yang mengikuti perkuliahan Desain Komunikasi Visual. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan dianalisis menggunakan interaktif model Miles and Huberman (1992). Penelitian ini menghasilkan antara lain: 1). Jenis Font/Huruf yang digunakan pada desain logo karya mahasiswa dikelompokkan menjadi 3 jenis font/ huruf. Ketiga kelompok jenis font tersebut adalah Serif, Sans Serif dan Script. 2). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi pemilihan dan penggunaan font/huruf pada desain logo karya mahasiswa meliputi selera desain, aplikasi desain pada Komputer,Kata-kata Kunci: elemen. Tipografi, desain logo, mahasiswa
KONVENSI TATA ARTISTIK TEATER PANGGUNG DALAM PEMENTASAN TEATER VIRTUAL SITI SEROJA OLEH TEATER KOMA Surya Farid Sathotho; Avril Ailsa Suha Maharani
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i1.61005

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa tata artistik dari pertunjukan virtual Siti Seroja oleh Teater Koma mengacu pada hukum pementasan teater di atas panggung. Sebagai sebuah pementasan teater, Siti Seroja merupakan sebuah bentuk seni yang dibentuk dari gabungan berbagai ekspresi seni termasuk rupa. Meskipun pertunjukan ini menggunakan media daring, penyesuaian-penyesuaian tertentu dilakukan agar tetap sesuai dengan konvensi pementasan teater. Kajian dramaturgi digunakan untuk memastikan bahwa pementasan ini tetap dapat dianggap sebagai sebuah pementasan teater dan bukan film meskipun menggunakan kamera sebagai media presentasinya. Dalam penelitian ini, unsur-unsur teknis seperti tata pentas, tata busana, tata rias, dan tata cahaya juga menjadi pertimbangan penting untuk menunjukkan perbedaan antara pementasan teater dan film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata artistik pementasan Siti Seroja masih mengikuti konsep tata artistik panggung dengan penataan panggung, tata cahaya, dan tata rias serta busana yang sesuai dengan pertunjukan teater di atas panggung. Meskipun menggunakan kamera sebagai media perantara, citra panggung tetap tidak hilang dalam pementasan virtual ini. Penelitian ini juga dapat mewakili jenis pertunjukan teater daring lainnya yang populer selama pandemi COVID-19. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tata artistik pementasan Siti Seroja merupakan sebuah manifestasi dari konsep tata artistik panggung. Hal tersebut dapat dilihat dari bentuk, bahan maupun penataan panggung serta tata cahaya maupun tata rias dan busana yang dilakukan sebagaimana sebuah pementasan teater di atas panggung. Penggunaan kamera sebagai media perantara tidak dimaksudkan untuk menghilangkan citra panggung Key word: virtual, Siti Seroja, Teater Koma, covid-19 Abstract The aim of this study is to demonstrate that the artistic production of Teater Koma's virtual performance of Siti Seroja adheres to the laws of theatrical performance on stage. Siti Seroja is a form of art that combines various art forms including visual art, as a theatrical performance. However, as a virtual performance, Siti Seroja required adjustments to be in line with the medium used. The use of cameras is unavoidable in a virtual performance. Through dramaturgical analysis, the study will investigate whether the virtual performance of Siti Seroja remains a theatrical performance and not a film. Realism convention is employed to further examine the stage art idiom in the performance. Technical aspects of theatrical performance such as set design, costume design, makeup, and lighting are also taken into consideration. These elements are scrutinized to distinguish them from film. The study is conducted with the understanding that as a virtual production by Teater Koma, Siti Seroja represents various types of virtual theatrical performances that have become prevalent during the Covid-19 pandemic. The results indicate that the artistic production of Siti Seroja is a manifestation of the concept of stage art. This is evident in the form, material, and arrangement of the stage, as well as the lighting, makeup, and costume design, which are done as in a theatrical performance on stage. The use of cameras as a medium of mediation is not intended to eliminate the image of the stage. Top of Form Keywords: virtual, Siti Seroja, Teater Koma, covid-19
TEKNIK SCREEN PRINTING PADA MEDIA PLASTIK DI DEWATA SABLON BALI (DSB) KEROBOKAN KAJA, BADUNG BALI Hartono, Romi
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i2.62691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik screen printing di Dewata Sablon Bali meliputi (1) alat dan bahan serta media yang digunakan, (2) proses pelaksanaan pencetakan dengan teknik screen printing pada media plastik, (3) hasil pencetakan dengan teknik screen printing pada media plastik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) alat dan bahan yang digunakan dalam teknik Screen printing di Dewata Sablon Bali (DSB) yaitu: alat dan bahan pembuatan desain: Komputer Advance, Software Corel Draw, Printer HP LaserJet P1102, kertas kalkir. alat dan bahan pembuatan screen film: Screen T180, Plastik tebal Spreyer (semprotan air), kipas angin, gabus, kaca 1cm, triplek, klise, obat afdruk (Photoxol 199), Photoxol 7. alat dan bahan proses pencetakan: meja cetak (catok penjepit, kaca, dan karet ban), screen film, rakel, isolasi, kain perca, kertas stiker, M4 super, cat osaka, media plastik (plastik PE, HDPE, PP, OPP, karung plastik). alat dan bahan membersihkan screen yaitu, sumbu, dan proclin. (2) tahapan proses pelaksanaan teknik screen printing pada media plastik dibagi menjadi empat tahapan yaitu: proses pembuatan desain, proses pembuatan film screen, proses pencetakan, dan proses membersihkan screen. (3) jenis produk atau plastik kemasan yang dihasilkan dibagi menjadi lima kategori yaitu: plastik kemasan pangan, plastik kemasan pakaian, plastik kemasan pakan, plastik kemasan daging, plastik kemasan bumbu, dan plastik kemasan lainnya.
ECOPRINT SEBAGAI MEDIA EKSPRESI DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DI KELAS XI MIPA 1 SMAN 1 GEROKGAK: I Gede Suardika; Agus Sudarmawan; I Gusti Made Budiarta
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i2.62860

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bentuk, tekstur, dan warna hasil karya ecoprint sebagai media ekspresi dalam pembelajaran seni budaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kulitatif dan dengan pendekatan deskriptif. Subjek dari penelitian yaitu siswa di kelas XI Mipa 1 SMAN 1 Gerokgak dan objeknya adalah hasil karya ecoprint siswa tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tekknik analisis data menggunakan seleksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan: 1) Bentuk yang dihasilkan adalah bentuk alami (natural forms). 2) tekstur yang dihasilkan adalah tekstur semu. 3) warna yang dihasilkan warna alami asli dari daun dan bunga yang digunakan. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah penerapan teknik ecoprint menjadi alternantif baru di SMA N 1 Gerokgak sebagai penganekaragaman karya seni rupa yang biasanya hanya menggambar kemudian sekarang menjadi menggunakan media bentuk, tekstur, dan warna dari bahan-bahan alami yang menghasilkan bentuk dan warna sesuai dengan bahan alami yang digunakan sebagai media ekspresi bagi siswa. Kata Kunci: Ecoprint, Ekspresi Personal, Pembelajaran. Abstract The purpose of this research is to describe the shape, texture, and color of ecoprint works as a medium of expression in learning arts and culture. This study uses a type of qualitative research and a descriptive approach. The subjects of the research were students in class XI Mipa 1 SMAN 1 Gerokgak and the objects were the students' ecoprints. Data collection techniques used include observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques use data selection, data presentation, and conclusion. The research results show: 1) The resulting forms are natural. 2) the resulting texture is pseudo. 3) the colors produced are the original natural colors of the leaves and flowers used. The conclusion from the research conducted is that the application of the ecoprint technique is a new alternative at SMA N 1 Gerokgak as a diversification of works of art that usually only draw and then now use shapes, textures, and colors from natural materials which produce shapes and colors according to the material. nature that is used as a medium of expression for students. Keywords: Ecoprint, Personal Expression, Learning.
PENGKOMBINASIAN LOGAM DAN KAYU PADA SENI KRIYA KARYA I KETUT SADIA Putu Krisna Yuda Utama; Wayan Sudiarta; I Nyoman Sila
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i2.62974

Abstract

This research aims to examine the production process, product forms, as well as supporting and inhibiting factors in developing metal-wood combination crafts at Ketut Sadia Craftsmen in Sari Mekar Village, Buleleng Regency. This research uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research results show that the metal-wood combination crafts produced by Ketut Sadia consist of plaques or trophies and command sticks. These works are a combination of metal and wood, adorned with Bali's distinctive metal carvings and predetermined symbols. The process of creating metal works involves the use of various tools such as chisels, calipers, hammers, and metal cutting tools. Copper is the commonly used metal material, while teak wood is chosen for its fiber and strength. Ketut Sadia has successfully created various unique crafts by combining metal and wood. This research also discusses the principles of metal-wood combination techniques in craft art. Metal craft utilizes various processing techniques tailored to the type of metal material used. The use of materials such as aluminum, silver, and brass requires different processing methods. Additionally, Ketut Sadia also combines metal with teak wood, which has good fiber characteristics, strength, and durability. This research provides a deep understanding of the various forms of metal-wood combination crafts, the principles of combination techniques, and aesthetic assessment in the craft art produced by Ketut Sadia. The findings of this research can serve as a reference and inspiration for other craftsmen in developing metal-wood combination crafts with a unique and distinctive approach.
PENGGUNAAN APLIKASI SKETCHBOOK PADA SMARTPHONE UNTUK MEMBUAT VARIASI PENGALAMAN KREATIF BERKARYA SENI PADA PEMBELAJARAN BIDANG STUDI SENI RUPA I Putu Angga Tangkas Pratama
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i2.64413

Abstract

Kompetensi guru dalam menggunakan teknologi masih rendah, sehingga perlu adanya pelatihan bagi guru dalam menggunakan aplikasi dalam proses pembelajaran khususnya pelajaran seni rupa. 1Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menggambarkan proses dan kendala dalam pembelajaran seni rupa dengan memanfaatkan media digital aplikasi Sketchbook pada smartphone di SMA Negeri 1 Susut. Metode penelitian merupakan penelitian Kualitatif. Informasi Penelitian ini diperoleh berdasarkan penjelasan dari narasumber yakni Guru pada mata pelajaran Seni Budaya dan siswa di SMA N 1 Susut. Gambaran proses pembelajaran seni rupa dengan memanfaatkan media digital aplikasi Sketchbook pada smartphone di SMA Negeri 1 Susut yaitu siswa terlihat sangat antusias dan terlibat secara aktif dalam menggunakan aplikasi ini untuk mengeksplorasi kreativitas mereka dalam seni rupa, terlihat bahwa penggunaan aplikasi Sketchbook pada smartphone telah memberikan peningkatan aksesibilitas dan fleksibilitas yang signifikan dalam pembelajaran seni rupa di SMA Negeri 1 Susut, siswa-siswa tampak terlibat aktif dalam eksplorasi fitur-fitur interaktif dan penggunaan alat bantu dalam aplikasi Sketchbook dan , kolaborasi dan umpan balik pada aplikasi Sketchbook memberikan kesempatan bagi siswa-siswa untuk belajar bersama, mengembangkan kreativitas, dan memperbaiki kualitas karya seni rupa mereka. Kendala dalam proses pembelajaran seni rupa dengan memanfaatkan media digital aplikasi Sketchbook pada smartphone di SMA Negeri 1 Susut yaitu 1) keterbatasan aksesibilitas dan ketersediaan perangkat, 2) kendala teknis, 3) Kurangnya Pengetahuan dan Keterampilan Teknologi, 4) Keterbatasan Interaksi Sosial dan Kolaborasi, dan 5) Pengawasan dan Pemantauan Siswa. Kata-kata Kunci: Aplikasi Sketchbook, Smartphone, Seni Rupa.
KERAJINAN SONGKOK DARI TAPES POHON KELAPA DI DESA KERTOSARI, KECAMATAN ASEMBAGUS, KABUPATEN SITUBONDO, JAWA TIMUR setiawan, ifan; Sila, I Nyoman; Suartini, Luh
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i2.65220

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan memiliki keanekaragaman budaya salah satunya songkok. Penelitian Kerajinan Songkok Dari Serat Tapes Pohon Kelapa di Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur ini bertujuan untuk memperoleh data tentang (1) Alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan songkok dari serat tapes pohon kelapa, (2) Proses pembuatan kerajinan songkok dari serat tapes pohon kelapa yang memiliki nilai kreatif tinggi di Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan metode, observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan songkok dari serat tapes pohon kelapa yaitu gunting, silet atau cutter, sikat besi, wadah, air, dan serat tapes pohon kelapa. (2) Proses pembuatan kerajinan songkok dari serat tapes pohon kelapa yaitu dimulai dari tahap pencarian dan pengumpulan bahan, tahap pengambilan serat pada tapes, tahap perendaman, tahap menganyam. Langkah-langkah dalam tahap menganyam yaitu dimulai dari menganyam pada lapisan pertama, menganyam pada lapisan kedua, tahap penggabungan. tahap pemberian motif hias dan hasil kerajinan. Kata-kata Kunci: kerajinan songkok, tapes, motif hias.
ANALISIS VISUAL SCENE VIDEO GAME RED DEAD REDEMPTION 2 Gidion, Barwida; I Gusti Made Budiarta; I Nyoman Rediasa
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i2.65538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis visual scene pada game Red Dead Redemption 2. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui penelusuran informasi dari internet, laman resmi pengembang game, dan eksplorasi langsung pada game tersebut. Penelitian ini terdiri dari tiga fokus utama, yaitu aplikasi komputer yang digunakan dalam pembuatan scene, tahap-tahap pembuatan scene, dan penerapan unsur-unsur visual dalam game Red Dead Redemption 2. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif dan dilakukan analisis terhadap screenshot-screenshot dari game tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembuatan scene dalam game Red Dead Redemption 2 melibatkan penggunaan aplikasi komputer yang canggih, terutama Rockstar Advanced Game Engine (RAGE). Tahap-tahap pembuatan scene meliputi pre-production, production, dan post-production, dengan setiap tahap memiliki peran penting dalam menghasilkan scene yang berkualitas. Penerapan unsur-unsur visual dalam game ini mencakup penataan latar, penataan objek, penggunaan efek visual, dan rendering yang menghasilkan gambar yang mendekati nyata. Kata-kata Kunci: visual scene, game Red Dead Redemption 2, aplikasi komputer