cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
PENERAPAN TEKNIK PEMODELAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF PERSUASI PADA SISWA KELAS X3 SMA NEGERI 1 KUBU ., Ni Kadek Ima Suryani; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3285

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) peningkatan keterampilan menulis paragraf persuasi dengan teknik pemodelan, (2) langkah-langkah pembelajaran yang tepat melalui penerapan teknik pemodelan, dan (3) respons terhadap penerapan teknik pemodelan dalam pembelajaran menulis paragraf persuasi siswa kelas X3 SMA Negeri 1 Kubu. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X3 SMA Negeri 1 Kubu dan guru bahasa Indonesia di kelas tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, observasi, kuesioner, dan wawancara. Instrumen yang di¬gu¬nakan dalam penelitian ini adalah tes me¬nulis paragraf persuasi, lembar pa¬duan observasi guru dan siswa, lembar kuesioner, dan pedoman wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan teknik pemodelan dapat meningkatkan keterampilan menulis paragraf persuasi siswa kelas X3 SMA Negeri 1 Kubu. Data refleksi awal menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas adalah 70 (cukup), kemudian meningkat menjadi 75,45 (cukup) pada siklus I, dan meningkat menjadi 80,29 (baik) pada siklus II. (2) Langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan keterampilan menulis paragraf persuasi adalah (a) menyampaikan materi dan langkah-langkah menulis paragraf ersuasi dengan teknik pemodelan, (b) memberikan siswa contoh (model) paragraf, (c) meminta siswa membaca contoh paragraf (d) melakukan tanya jawab contoh (model) paragraf, (e) menjelaskan contoh (model) paragraf sesuai dengan langkah menulis paragraf, dan (f) meminta siswa menetukan topik, membuat kerangka, dan mengembangkan kerangka agar menjadi paragraf yang baik. (3) Respons siswa positif terhadap penerapan teknik pemodelan.Kata Kunci : teknik pemodelan, paragraf persuasi This study aims to describe (1) increase in the writing skills of persuasive paragraph with modeling technique, (2) the steps appropriate learning through implementation of modeling technique to improve the writing skills of persuasive paragraph, and (3) the response to the use of modeling technique in learning to write persuasive paragraph student in class X3 SMA Negeri 1 Kubu. This study uses action research design. The subjects were grade students of SMA Negeri 1 Kubu X3 and Indonesian teachers in the classroom. The data collection used were is the observation method, test, questionnaire, and interview. The instrument used in this study is a test write persuasive paragraph, alloy sheet teacher and student observation, the questionnaire, and interview guides. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive and quantitative descriptive. The results of this study indicate that (1) the application of modeling technique to improve the writing skills of persuasive paragraph X3 grade students of SMA Negeri 1 camp. The data of the preliminary observation showed that the mean score of the class was 70 (enough), went over to 75,45 (enough) in the first cycle and then was 80,29 (good) in the second cycle. (2) Appropriate measures to improve the writing skills of persuasive paragraph (a) deliver the material and steps to write the modeling technique (b) give students example of paragraph (c) ask the students to read examples of paragraph (d) conduct a question and answer examples paragraph, (e) describes an example paragraph of paragraph writing in accordance with step (f) asks the students determine the topics that will be used as paragraph, asks students to outline and develop the framework, (3) the positive student response of implementation modeling technique.keyword : modeling technique, persuasive paragraph
PEMBELAJARAN DRAMA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS XI IA3 SMA NEGERI 3 SINGARAJA Artajaya, Gede Sidi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i4.449

Abstract

PEMBELAJARAN DRAMA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS XI IA3 SMA NEGERI 3 SINGARAJA   oleh Gede Sidi Artajaya, NIM 0912011019 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni   ABSTRAK   Penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan pembelajaran drama dengan menggunakan pendekatan kontekstual  pada siswa kelas XI IA3 SMA Negeri 3 Singaraja, (2) pelaksanaan pembelajaran drama berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas XI IA3 SMA Negeri 3 Singaraja, dan (3) kendala-kendala yang ditemukan guru ketika menerapkan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran drama  pada siswa kelas XI IA3 SMA Negeri 3 Singaraja. Subjeknya adalah guru kelas XI IA3 di SMA Negeri 3 Singaraja yang berjumlah 1 orang dan siswa kelas XI IA3 yang berjumlah 25 orang, sedangkan objeknya adalah pembelajaran drama berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas XI IA3 SMAN 3 Singaraja. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh melalui metode dokumentasi, observasi, dan wawancara, menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembelajaran drama dengan perangkat pembelajaran yang dibuat guru sudah menggunakan pendekatan kontekstual yang dibuktikan dengan komponen-komponen RPP yang sesuai dengan kehidupan yang dekat dengan lingkungan siswa, (2) pembelajaran drama berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Singaraja lebih ditekankan pada praktik daripada teori, dan (3) kendala guru dalam melakukan pembelajaran drama antara lain, guru kesulitan dalam memilih materi drama dan alokasi waktu, siswa kurang memiliki rasa percaya diri, serta kurangnya sarana dan prasarana sekolah dalam mendukung pembelajaran drama. Hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa siswa mampu memerankan tokoh dalam naskah yang dibuatnya sendiri. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan siswa mampu berkreasi sesuai dengan karakteristik tokoh karena materi yang dekat dengan lingkungan siswa. Disarankan kepada guru Bahasa Indonesia agar mempertahankan bahkan ditingkatkan lagi cara mengajar terkait dengan pembelajaran drama dengan menggunakan pendekatan kontekstual.  Kata kunci: pembelajaran drama, pendekatan kontekstual
PENGGUNAAN TEKS DESKRIPSI SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS XI BAHASA 1 SMA KARYA WISATA SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Dwi Indah Yuliana Ni Made; ., Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum; ., Drs. I Wayan Rasna,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11593

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di SMA Karya Wisata Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan menulis naskah drama dengan penggunaan teks deskripsi sebagai sumber belajar, (2) mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan dua siklus. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas XI Bahasa 1 di SMA Karya Wisata Singaraja sedangkan objeknya penggunaan teks deskripsi sebagai sumber belajar dalam meningkatkan kemampuan menulis naskah drama. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa tes dan observasi. Untuk mendapatkan data berupa aktivitas siswa dilakukan dengan metode observasi, sedangkan data kemampuan menulis naskah drama dilakukan dengan metode tes. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata siklus I adalah 70,79 atau mengalami peningkatan dari nilai sebelumnya (Prasiklus) 59,58. Nilai rata-rata siklus II 80,00 atau mengalami peningkatan dari siklus I 70,79. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan sumber belajar teks deskripsi dapat meningkatkan kemampuan menulis naskah drama siswa di kelas XI Bahasa 1 SMA Karya Wisata Singaraja dan sumber belajar teks deskripsi dapat membuat siswa kelas XI Bahasa 1 SMA Karya Wisata Singaraja menjadi lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran yang dapat dibuktikan dengan hasil observasi terhadap aktivitas belajar siswa. Kata Kunci : menulis naskah drama, teks deskripsi. This class action research has been done at SMA Karya Wisata Singaraja. The purposes of this research are: (1) to develop the ability in writing drama script using descriptive text as learning resources, (2) to know the students activity in learning of writing script drama. This research conducted with two cycles. The subject in this research is the students of XI Language 1 class in SMA Karya Wisata Singaraja while the object is the use of description text as a source of learning in improving the ability to write drama script. This research uses data collection method in the form of test and observation. To get the data in the form of student activity is done by observation method, while the data ability of writing drama script is done by test method. The results of this research indicate the average value of cycle I is 70.79 or an increase from the previous value (Prasiklus) 59.58. The average value of cycle II is 80.00 or increased from cycle I 70.79. Based on those results, it can be concluded that the use of learning resources of descriptive text can improve the students ability in writing the drama script at XI Language 1 class of SMA Karya Wisata Singaraja and the source of learning description text can make the students in XI Language 1 class of SMA Karya Wisata Singaraja become more active in learning process. keyword : Writing script drama, description text
PEMBELAJARAN MENULIS OPINI BERBASIS MEDIA VIDEO BERITA DI TELEVISI PADA SISWA KELAS X.2 SMA NEGERI 1 SAWAN ., Ni Made Dwijayanti Rahayu; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6246

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi, (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi, dan (3) mendeskripsikan respons siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Sawan yang berjumlah 23 orang. Objek penelitian ini adalah proses pembelajaran, hasil belajar opini, dan respons siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dan angket/kuesioner. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) pembelajaran berbasis media video berita di televisi yang telah dilaksanakan oleh Ibu Darmayani Bukian, S.Pd. melalui tiga tahapan, yakni kegiatan awal yang terdiri dari melakukan apersepsi, menyampaikan KD, indikator, dan langkah-langkah pembelajaran, kegiatan inti dilakukan dengan menjelaskan materi, pemutaran video, dan penugasan menulis opini, dan pada kegiatan akhir guru mengomentari proses pembelajaran, merangkum pembelajaran, dan memberikan refleksi, (2) hasil tes unjuk kerja menunjukkan nilai rata-rata siswa dalam menulis opini berbasis video berita di televisi adalah 63,35 (cukup), (3) respons siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi positif dengan skor rata-rata 23,53 (positif). Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar penggunaan media dalam pembelajaran menulis opini harus disertai pendekatan yang tepat pula. Kata Kunci : pembelajaran menulis opini, video berita, televisi This research aimed to (1) describe writing opinion learning based on news video in television, (2) describe students’ learning results of opinion writing learning based on news video in television, and (3) describe students’ responses forward opinion writing learning based on news in television. The subject of this study was the teacher and the students of X.2 of SMA Negeri 1 Sawan consisted of 23 students. The objects of this study were learning process, the result of learning opinion, and students’ responses in writing opinion learning using media-based video news in television. Data collection method used were observation method, test, and questionnaire. Data analysis used were descriptive qualitative technique and descriptive quantitative. The result of this study showed that (1) the learning using media-based video news in television had been conducted by Mrs. Darmayani Bukian, S.Pd. trough there steps, namely pre-activity consisted of conducting apperception, delivering basic competences, indicators and learning steps, core activity conducted by explaining material, playing video, and given writing opinion task, and at the end of the learning teacher commented the process of learning, concluded the learning and gave reflection, (2) the result of performance test showed that the mean score of the students in writing opinion based on news video in television was 63,35 (enough), (3) the students’ responses in conducting writing opinion based on news video in television was positive with mean score 23,53 (positive). Based on the reseach result of this study, the researcher suggests the use of media in writing opinion learning should be accpmpanied by appropriate approach.keyword : opinion writing learning, news video, television
PENERAPAN METODE SQ3R BERBANTUAN MEDIA CERPEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 GEROKGAK ., Aisyaturradhiah; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3403

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa sehingga tercapainya tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada kegiatan membaca pemahaman berbantuan media cerpen dengan menggunakan metode SQ3R, (2) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang tepat dengan menerapkan metode SQ3R berbantuan cerpen untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan metode SQ3R berbantuan cerpen untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Gerokgak yang berjumlah 36 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi (2) angket, dan (3) tes. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian pada tes membaca pemahaman melalui metode SQ3R berbantuan media cerpen menunjukkan bahwa (1) penerapan metode SQ3R berbantuan media cerpen mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Gerokgak yang ditandai dengan peningkatan perolehan skor rata-rata menulis cerpen siswa dari 77,5 pada siklus I menjadi 83,5 pada siklus II, (2) terdapat beberapa langkah yang tepat dalam penerapan metode SQ3R berbantuan media cerpen yaitu, langkah pertama siswa diminta membaca sebentar cerpen tersebut (survey), langkah kedua guru menjelaskan cara membuat pertanyaan (question), selanjutnya guru menjelaskan cara membaca dan menjawab pertanyaan dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan metode SQ3R berbantuan media cerpen. Berdasarkan hasil tersebut, penulis menyarankan kepada guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 2 Gerokgak agar menerapkan metode SQ3R berbantuan media cerpen sebagai metode alternatif. Kata Kunci : metode SQ3R, media cerpen, membaca pemahaman Classroom Action Research (CAR) aims (1) to describe the improvement of student learning outcomes to achieve mastery level student learning outcomes in reading comprehension used SQ3R method in short story, (2) to describe learning steps used SQ3R method in short story to improve students 'reading comprehension, and (3) to describe students’ response when applying SQ3R method in short story to improve students' reading comprehension. The subjects of this study were Indonesian teachers and students of social IX class in SMAN 2 Gerokgak totaling 36 people. Collecting data in this study was conducted using (1) observation (2) questionnaires, and (3) test. The data obtained were analyzed using descriptive qualitative techniques and descriptive quantitative technique. The results of this study on reading comprehension tests used SQ3R method in short story indicate that (1) the application SQ3R method used short story is able to improve students' reading comprehension of social IX class in SMAN 2 Gerokgak characterized by the increasing of average score from 77,5 in first cycle into 83,5 in the second cycle, (2) there were several proper steps in applied SQ3R method in short story, the first step students were asked to read a short story (survey), the second step teacher explained how to make questions ( question), then the teacher explained how to read and answer the questions, and (3) students responded highly positive to the application of SQ3R method in short story. Based on these results, the writer suggest to the teacher of Indonesian subject at SMAN 2 Gerokgak to apply the SQ3R method in short story as an alternative method. Keywords: SQ3R method, media stories, reading comprehension. keyword : SQ3R method, short story , reading comprehension
ANALISIS KESALAHAN GRAMATIKA DALAM MAKALAH MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA SEMESTER V TAHUN AJARAN 2012/2013 Zahara, Yulia Alifia
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i5.582

Abstract

ANALISIS KESALAHAN GRAMATIKA DALAM MAKALAH MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA SEMESTER V TAHUN AJARAN 2012/2013 Oleh Yulia Alifia Zahara (0912011078) Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Ganesha   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaiamana kesalahan struktur kalimat dalam makalah mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia semester V tahun ajaran 2012/2013 dan (2) mengetahui bagaimana kesalahan pembentukan kata dalam makalah mahasiswa jurusan pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia semester V tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu makalah mahasiswa semester V jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tahun ajaran 2012/2013, sedangkan objek penelitiannya adalah kesalahan struktur kalimat serta kesalahan pembentukan kata pada makalah mahasiswa semester V jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tahun ajaran 2012/2013. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dan dianalisis menggunakan metode analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kesalahan struktur kalimat yang terdapat dalam makalah terjadi karena mahasiswa sering melakukan kesalahan penggunaan kata sehingga kalimat-kalimat tersebut menjadi pragmentaris, pleonastis, kontaminasi, ambigu, tidak ringkas, dan tidak padu dan (2) kesalahan pembentukan kata yang terjadi dalam makalah yang diteliti terjadi karena kesalahan penggabungan kata dasar yang berawalan [k], [p], [t], dan [s] dengan awalan meN-.   Kata kunci : analisis kesalahan, kalimat, pembentukan kata
KONSTRUKSI CITRA PEREMPUAN DALAM PROGRAM TALK SHOW "CURAHAN HATI PEREMPUAN" DI TRANS TV BERDASARKAN KAJIAN ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS ., Rizqiyatul Kamilah; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum.; ., I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd., M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) representasi perempuan dalam program talk show “Curahan Hati Perempuan” di Trans TV berdasarkan kajian analisis wacana kritis Sara Mills dan (2) konstruksi citra perempuan ditampilkan dalam program talk show “Curahan Hati Perempuan” di Trans TV. Penelitian ini menggunakan pendekatatan kualitatif. Jenis penelitian ini tergolong ke dalam penelitian deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi. Data-data diperoleh dari hasil transkrip dialog tuturan dalam program talk show “Curahan Hati Perempuan” di Trans TV. Analisis dilakukan menggunakan model analisis wacana kritis Sara Mills. Hasil analisis menunjukkan (1) representasi perempuan dalam program talk show “Curahan Hati Perempuan” menempati narasumber dalam dua posisi sekaligus, yaitu sebagai subjek serta objek. Hal ini dikarenakan konsep program tersebut yang bertajuk talk show. Meskipun demikian, kedudukan narasumber dominan menempati posisi objek. Posisi objek membuat kedudukan narasumber termarjinalkan. Keberadaan narasumber ditampilkan oleh moderator dan panelis sehingga narasumber tidak memiliki kesempatan menampilkan dirinya dengan konstruksi positif. Selain sebagai sumber informasi bagi media, pendengar dalam program tersebut digiring untuk berpihak pada wacana yang dibentuk baik oleh moderator maupun panelis. Dengan kata lain, pendengar digiring pada pemikiran sesuai dengan pendapat subjektif dalam wacana (2) konstruksi citra perempuan dalam program talk show “Curahan Hati Perempuan” lebih banyak ditampilkan secara negatif. Kondisi ini merupakan imbas dari kedudukan narasumber sebagai objek yang termarjinalkan. Konstruksi citra negatif direpresentasikan melalui wacana-wacana yang disampaikan baik oleh moderator maupun oleh panelis dalam bentuk tanggapan, kritik, penggunaan dalil serta prespektif psikologis sebagai bentuk pengukuhan wacana. Kata Kunci : konstruksi citra perempuan, analisis wacana kritis Sara Mills, analisis wacana. This research aims describe about (1) representation women in talk show program “Curahan Hati Perempuan” in Trans TV based on a critical discourse analysis of Sara Mills (2) construction of women image feature in talk show program “Curahan Hati Perempuan” in Trans TV. This research used qualitative approach. This type of research belong to descriptive research. Data collection in this research is done by using documentation method. Data obtained from the transcript of speech dialogue in talk show program “Curahan Hati Perempuan” in Trans TV. The data generated from the speech dialog transcripts on talk show “Curahan Hati Perempuan” in Trans TV.The analysis using Sara Mills critical discourse analysis model. The result showed that (2) the repretentation of women in the talk show program “Curahan Hati Perempuan” occupies resourch in two positions at once it as subjects and objects it is because the concept program is talk show. Thus, the dominant resourch position occupies the position of the object. The position of the object makes the position of resourch marginalized. The presence of resource persons is presented by moderators and panelists so that the speakers themselves dont have the opportunity to present themselves with positive constructs. In addition to being a source of information for the media, listeners in this program are directed to support the discourse formed by moderators or panelists. In other word, the listener is led to thingking according to the opinion in the discourse (2) women image construction is more shown in the talk show program “Curahan Hati Perempuan” the conditions is the impact of the attitude of resourch as a marginalized object. Negative image construction was represented through discourses delivered by both moderators and panelists in the form of responses, criticisms, use of propositions and psychological perspectives as a form of discourses strengthening. keyword : construction of women image feature, critical discourse analysis of Sara Mills, discourse.
DIGLOSIA GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XA SMA NEGERI 2 SEMARAPURA ., Deva Nirmala Sugita; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6600

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan (1) mendeskripsikan kebocoran diglosia guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, (2) mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya kebocoran diglosia guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia kelas XA SMA Negeri 2 Semarapura dengan objek penelitian kebocoran diglosia. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi untuk mencari data mengenai kebocoran diglosia guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan metode wawancara digunakan untuk mencari data mengenai faktor penyebab kebocoran diglosia guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Dalam penelitian ini ditemukan (1) kebocoran diglosia berjumlah 35 kebocoran, (2) faktor penyebab kebocoran diglosia adalah latar belakang siswa yang sebagian besar berasal dari desa. Simpulan dari penelitian ini, pertama, kebocoran diglosia guru dalam setiap pertemuan semakin meningkat. Kebocoran diglosia guru banyak terjadi pada penyebutan nama diri, penggunaan bahasa baku dan nonbaku, penggunaan bahasa Bali, dan penggunaan bahasa Inggris. Kedua, faktor penyebab kebocoran diglosia guru adalah latar belakang siswa yang sebagian besar berasal dari desa dan kemampuan siswa dalam memahami arti kata dalam bahasa Indonesia masih kurang. Kenyataan ini membuktikan bahwa teori diglosia memang kebenarannya tidak perlu diragukan tetapi dalam penerapannya masih butuh waktu yang lama.Kata Kunci : diglosia, diglosia guru, kebocoran diglosia This descriptive research aims to (1) describe the dyglossia leakage of teacher on Indonesian language learning, (2) describe the causative factors of the leaks dyglossia teacher in Indonesian language learning. The subjects ini this research is Indonesian language’s teacher of XA SMA Negeri 2 Semarapura with the object is dyglossia leakage. The data in this research is collected through observation method to find data about dyglossia leakage of the techer in the Indonesian language learning and the interview method is used to find data about causative factors of the dyglossia leakage of teacher in the Indonesian language learning. In this research found (1) dyglossia leakage amount 35 mistakes, (2) the causative factors of dyglossia leakage is the background of students that most of them come from the village. The conclusion of this research, first, diglossia leakage of the teacher many occur at the mention of self, useness of standard language and non standard, useness baliness language, and useness English. Second, causative factors dyglossia leakage of teacher is the background of students that most of them come from the village and the ability of students to understand the meaning of words in Indonesian is still lacking. This fact proves that the truth of dyglossia theory no doubt but in its implementation still need long time.keyword : diglossia, teacher’s diglossia, diglossia leakage
HUBUNGAN BUDAYA LITERASI (BACA-TULIS) DENGAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS XISMA NEGERI 7 DENPASAR Suandewi, Pt Melia; Putrayasa, Ida Bagus; Gunatama, Gede
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i2.20453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan budaya literasi (baca-tulis) dengan hasil belajar bahasa Indonesia siawa kelas XI SMA Negeri 7 Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian koreleasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 7 Denpasar sedangkan sampel dalam penelitian ini siswa kelas XI IPA 4, XI IPA 6, XI IPA 10, dan XI IPS 1. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah teknik random sampling. Metode pengumpulan datadalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis regresi satu predictor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) budaya literasi siswa kelas XI SMA Negeri 7 termasuk ke dalam kategori sangat tinggi dengan nilai rata – rata budaya literasi 82,78. (2) hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas XI SMA Negeri 7 juga termasuk ke dalam kategori sangat tinggi dengan nilai rata – rata 78,78. (3) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara budaya literasi dengan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas XI SMA Negeri 7 Denpasar dengan beta pisitif 0,843. Hal ini berarti semakin meningakat budaya literasi akan semakin meningkatkan hasil  belajar  Bahasa Indonesia sebesar 0,843, sebaliknya jika budaya literasi semakin menurun maka hasil belajar Bahasa Indonesia akan semakin menurun sebesar 0,843.
PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KELOMPOK ILMIAH REMAJA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARYA ILMIAH SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SAWAN Dewi, P. Herlyn Novita; Sriasih, Sang Ayu Putu; Sudiana, I Nengah
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i2.20621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh kegiatan ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja terhadap keterampilan menulis karya ilmiah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sawan (2) kualitas karya ilmiah yang dihasilkan oleh siswa kelas XI anggota Kelomok Ilmiah Remaja dengan yang bukan anggota Kelomok Ilmiah Remaja. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Ex Post Facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2017/2018. Sampel pada penelitian ini adalah 30 siswa yang menjadi anggota KIR, dan 30 siswa yang bukan anggota KIR. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Data dikumpulkan telah dianalisis menggunakan metode analisis data statistik dengan menggunakan teknik uji T dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat pengaruh kegiatan ekstrakurikuler KIR terhadap keterampilan menulis karya ilmiah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sawan. Hal ini ditunjukkan pada nilai thitung  >  ttabel (6,907 > 2,001) dan nilai signifikan 0,000 < 0,05 yang berarti H0 ditolak. (2) Terdapat perbedaan kualitas karya ilmiah yang dihasilkan oleh siswa anggota KIR dengan siswa yang bukan anggota KIR. Hal ini bisa dilihat dari rata-rata nilai siswa anggota KIR 79,27 sedangkan rata-rata nilai siswa bukan anggota KIR 70,30. Saran dalam penelitian ini (1) siswa diharapkan lebih mudah termotivasi untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler KIR, (2) guru diharapkan mampu mendorong motivasi siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler KIR, (3) bagi sekolah hasi penelitian ini diharapkan kepada kepala sekolah mampu menggunakan ini sebagai dasar untuk meningkatkan penulisan karya ilmiah melalui kegiatan ekstrakurikuler KIR.

Page 22 of 122 | Total Record : 1214