cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
PRINSIP KESANTUNAN PADA TALKSHOW RUMPI (NO SECRET) DI TRANS TV Ni Made Anggun Purwati .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pemenuhan prinsip kesantunan pada Talkshow Rumpi (No Secret) di Trans TV; (2) pelanggaran prinsip kesantunan pada Talkshow Rumpi (No Secret) di Trans TV; dan (3) dampak psikologis dari pemenuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan oleh penutur terhadap mitra tutur pada Talkshow Rumpi (No Secret) di Trans TV. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dengan menyasar tuturan pembawa acara dan bintang tamu sebagai objek penelitian. Subjek penelitian ini adalah pembawa acara dan bintang tamu Talkshow Rumpi (No Secret) yang disiarkan di Trans TV. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi dan observasi. Tahap analisis data meliputi (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpilan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 50 tuturan yang memenuhan prinsip kesantunan dan 21 tuturan yang melanggaran prinsip kesantunan Leech. Pemenuhan maksim Leech meliputi maksim penerimaan 34,54% (19 tuturan), maksim kecocokan 27,27% (15 tuturan), maksim kerendahan hati 16,36% (9 tuturan), maksim kebijaksanaan 12,72% (7 tuturan), maksim kesimpatian 7,27% (4 tuturan), dan maksim kemurahan hati 1,81% (1 tuturan). Pelanggaran maksim Leech melitupi, maksim kecocokan 52,38% (11 tuturan), maksim penerimaan 14,28% (3 tuturan), maksim kerendahan hati 14,28% (3 tuturan), maksim kesimpatian 9,52% (2 tuturan), maksim kebijaksanaan 4,76% (1 tuturan), dan maksim kemurahan hati 4,76% (1 tuturan). Pemenuhan dan pelanggaran maksim kesantunan menimbulkan dampak psikologis positif dan negatif.Kata Kunci : prinsip kesantunan, Talkshow Rumpi (No Secret), teori Geoffery Leech This study aimed at describing (1) the fulfillment of the politeness principles on Rumpi (No Secret) Talk Show on Trans TV; (2) The violation of the politeness principles on Rumpi (No Secret) Talk Show on Trans TV; and (3) the psychological impact of compliance and violation of the politeness principles by the speaker on the interlocutor on Rumpi (No Secret) Talk Show on Trans TV. To achieve these objectives, the researcher used a qualitative descriptive design by targeting the speech of the host and guest stars as the objects of the study. This research subjects were the host and the guest stars of Rumpi (No Secret) Talk Show which was aired on Trans TV. The data were collected by using documentation and observation methods. The data analysis stages included (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) conclusion drawing / verification. The results showed that there were 50 utterances that fulfilled the politeness principles and 21 utterances that violate the Leech’s politeness principles. The fulfillment of Leech’s maxims included approbation maxims by 34.54% (19 utterances), agreement maxims by 27.27% (15 utterances), modesty maxims by 16.36% (9 speech), tact maxims by 12.72% (7 of speech), sympathy maxims by 7.27% (4 utterances), and generosity maxims by 1.81% (1 utterances). Leech’s violation maxims included agreement maxims by 52.38% (11 utterances), approbation maxims by 14.28% (3 utterances), modesty maxims by 14.28% (3 utterances), sympathy maxims by 9.52% (2 of utterances), tact maxims by 4.76% (1 utterances), and generosity maxim by 4.76% (1 utterances). The fulfillment and the violation of politeness maxims emerged positive and negative psychological impacts.keyword : politeness principles, Rumpi (No Secret) Talk Show, Geoffery Leech’s teory
TEKNIK RANGSANG KATA DAN RANGSANG ALAM SERTA PERANAN GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI Putu Adi Prabawa .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) teknik guru dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII D SMP Negeri 2 Sukasada tahun ajaran 2016/2017, (2) hubungan antara teknik rangsang kata dan rangsang alam, (3) kendala-kendala yang dihadapi guru saat pembelajaran menulis puisi. Untuk mencapai tujuan itu, peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VII SMP Negeri 2 Sukasada yang bernama Made Edy Arudi S.Pd, M,Si. Objek penelitian ini adalah teknik guru dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII D SMP Negeri 2 Sukasada tahun ajaran 2016/2017. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) teknik rangsang kata dan rangsang alam adalah teknik yang digunakan guru dalam pembelajaran menulis puisi. Teknik tersebut adalah teknik sederhana dan unik. Dikatakan sederhana karena memanfaatkan dua hal, yakni kata dan alam. Pada teknik rangsang kata, suatu kata akan menjadi pemicu agar siswa mudah menemukan kata-kata yang baik dalam menulis puisi. Kemudian, pada teknik rangsang alam siswa akan diajak keluar kelas untuk melihat pemandangan sekitar sekolah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengembangkan imajinasi siswa dalam menulis puisi dengan cara yang nyaman dan menyenangkan. (2) Teknik rangsang kata dan rangsang alam memiliki hubungan. Hal tersebut dikarenakan temuan kata-kata berdasarkan alam sekitar sekolah akan dikaitkan kembali pada kata yang ditemukan sebelumnya di dalam lagu. (3) Kendala yang dihadapi guru saat pembelajaran menulis puisi adalah siswa yang tidak menyukai pembelajaran puisi. Mereka beranggapan bahwa, pembelajaran puisi itu sangat sulit. kesulitan tersebut menyebabkan pandangan siswa menjadi apreori terhadap puisi.Kata Kunci : teknik pembelajaran, menulis puisi Singer study aims to review describe (1) the technique Learning to write poetry teacher hearts in grade VII D SMP Negeri 2 Sukasada Academic Year 2016/2017, (2) Relationship between stimulation techniques excitatory said and nature, (3) the teacher constraints When faced Learning to write poetry. To achieve the goals of that review, study design using qualitative descriptive study. The research subject is the teacher Indonesian singer that Teaching in Class VII SMP Negeri 2 Sukasada that name Made Edy Arudi S.Pd, M, Si. Object Research is singer hearts teacher technique Learning to write poems Grade VII SMP Negeri 2 Sukasada Academic Year 2016/2017. The data were analyzed tin eith a qualitative descriptive analysis techniques. Results the singer is (1) Stimulation technique And Stimulate word natural is Technique Used hearts teachers learning to write poetry. The technique is simple and unique techniques. Because simple prayer is said to take advantage of HAL, which are words and nature. the technique Rangsang word, a word will become a trigger to make students easy to find the words that Good hearts write poetry. Then at natural stimulation techniques, students will be invited to review Exit Class Seeing Sights Around the school. The activity aims to develop the imagination Students review hearts write poetry with way convenient and fun. (2) Mechanical stimulation of natural stimuli have said and relations. That is because the findings of words based on the natural neighborhood schools will be linked back on said that found earlier in the hearts of songs. (3) Constraints facing education teachers currently writing poetry is a student who does not like learning poems. They assume that, learning poetry itu very difficult. The difficulties led to the view students against being apreori poetry.keyword : learning techniques, writing poetry
STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SAWAN Ayu Silvia Sintya .d .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9683

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi guru dalam pembelajaran menulis naskah drama siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sawan, dan (2) mendeskripsikan kendala-kendala yang dialami guru dalam pembelajaran menulis naskah drama siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sawan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VIII SMP Negeri 2 Sawan. Objek penelitian ini adalah strategi guru dalam pembelajaran menulis naskah drama siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sawan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data dianalisis dengan langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa hal yang menonjol terkait dengan masalah yang diangkat, yakni: (1) dalam proses belajar mengajar guru menggunakan beberapa strategi mengajar, yaitu strategi pendekatan individual, strategi pembelajaran penemuan (discovery learning), dan pendekatan bervariasi. (2) kendala yang dialami dalam pembelajaran menulis naskah drama adalah menjauhkan rasa takut siswa untuk bertanya ,membangkitkan imajinasi siswa terhadap sesuatu yang akan dijadikan naskah drama. Kata Kunci : strategi guru, menulis naskah drama. The aims of this present study (1) to describe teacher strategy in teaching students eight grade of SMP Negeri 2 Sawan in writing script of drama, and (2) to describe problems that faced by the teacher in teaching students of the eight grade of SMP Negeri 2 Sawan in writing script of drama. This present study used qualitative descriptive design. The subject in this present study was teacher who teaching the eight grade students of SMP Negeri 2 Sawan. The object of this present study was teacher strategy in teaching of eight grade student of SMP Negeri 2 Sawan. The methode that used to collect the data were observation methode, interview methode, and documentation methode. This present study used descriptive qualitative analysis technique. The data were analyzed with several step, such as: data reduction, presentation of the data, and conclution. This study shows there were a few protruding problem related with the that rased, (1) in teaching process the teacher used several teaching learning strategy, that were individual approach strategy, discovery learning strategy, and varied approaches. (2) the student still afraid to asking to the teacher when found some problem in writing script of drama, improving students imagination about something that will used script of drama. keyword : strategy teacher, writing script of drama
Teknik Penguatan dalam Pembelajaran Menulis di Kelas X IPB MAN Patas Kecamatan Grokgak Muh Hisni .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) teknik-teknik penguatan yang diterapkan guru dalam pembelajaran menulis (2) respons siswa setelah guru memberikan penguatan dalam pembelajaran menulis, dan (3) kendala-kendala yang dialami guru guru memberikan penguatan dalam pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas X IPB MAN Patas, kecamatan Grokgak. Objek penelitian ini adalah teknik penguatan guru dalam pembelajaran menulis, respons siswa setelah guru melakukan penguatan, dan kendala dalam menggunakan teknik penguatan tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, perekaman, dan wawancara. Metode analisis data pada penelitian ini mencakup yaitu 1) identifikasi data, 2) klasifikasi data, 3) penyajian data, dan 4) verifikasi dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) teknik penguatan yang ditampilkan dan dilakukan guru sudah bervariasi terlihat dari sudah adanya teknik penguatan yang digunakan guru, (2) respons siswa setelah guru memberikan teknik penguatan, yaitu (a) respons verbal,yang berupa ucapan “terima kasih” (b) respons nonverbal, yang berupa senyuman, dan anggukan kepala (3) Kendala-kendala yang dihadapi guru bersumber dari faktor guru, siswa, sarana dan prasarana, lingkungan khususnya dalam pengorganisasian kelas.Kata Kunci : teknik penguatan, menulis, verbal, non-verbal This study aimed to describe (1) the teknique of reinforcement are applied teacher in writing (2) a student's response after the teacher provide reinforcement in learning to write, and (3) the constraints experienced teachers provide reinforcement teacher in the learning. This research uses descriptive qualitative research design. The subjects were Indonesian teachers in class X MAN IPB Patas, sub Grokgak. The object of this study is the technique Strengthening teacher in writing class, a student's response after strengthening teacher, and constraints in using the reinforcement techniques. Data collection method used is the method of observation recording, and interviews. Methods of data analysis in this study include: 1)identification of the data, 2) classification of data, 3) data, and 4) verification and drawing conclusions The results of this study indicate that (1) strengthening techniques shown and do teachers have varied looks of own implementation of the components of reinforcement techniques, (2) the students' responses after the teacher provides reinforcement techniques, namely (a) response to verbal, students meespon answered with said "thank you thump" when given reinforcement by the teacher. (B) nonverbal responses, in the form of a smile and a nod of the head (3) Constraints faced by teachers sourced from a factor of teachers, students, facilities and infrastructure, especially in the organization of the classroom environmentkeyword : reinforcement techniques, writing. Verbal, non verbal
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS DISKUSI PADA SISWA KELAS VIII. 4 SMP NEGERI 2 SINGARAJA Ni Luh Cintia Rosa Dewi .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .; Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9686

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks diskusi siswa di kelas VIII.4 SMP Negeri 2 Singaraja; (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca pemahaman teks diskusi siswa melalui model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 2 Singaraja; dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks diskusi siswa di kelas VIII.4 SMP Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah salah satu guru bahasa Indonesia dan siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 2 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada peningkatan aktivitas guru dan siswa dalam membaca pemahaman teks diskusi dalam menerapkan model pembelajaran CIRC. Hasil yang diperoleh juga meningkat; (2) skor rata-rata siswa pratindakan adalah 68. Pada siklus I, skor meningkat menjadi 78,95, dan meningkat pada siklus II menjadi 82,5; dan (3) respons siswa yang berkaitan dengan minat, bakat, sikap, motivasi, dan tujuan juga meningkat dari siklus I ke siklus II, yakni dari 44,07 menjadi 47,11. Peneliti menyarankan agar hasil penelitian ini dapat diterapkan oleh guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks diskusi siswa.Kata Kunci : membaca pemahaman, teks diskusi, model CIRC The objective of this research are (1) to describe the activity of the teachers and the students in the implementation of learning model of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) to increase reading comprehension text discussion ability of the eighth 4 grade students of SMP Negeri 2 Singaraj;, (2) to describe the students enhancement of reading comprehension text discussion ability through Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model of the eighth 4 grade students of SMP Negeri 2 Singaraja; in addition; and (3) to describe students’ respond of the implementation of CIRC learning model for increase the ability of reading comprehension text discussion of the Eighth 4 grade students of SMP Negeri 2 Singaraja. This research was classroom action research. The subject of this research is one of Indonesia language teacher and the eighth 4 grade students of SMP Negeri 2 Singaraja. The method that were used to collect the data were observation, questionnaire test, and interview. The data were analyzed by using quantitative and qualitative analysis technique. The result of research showed that was (1) enhancement of teachers and students activity in learning reading comprehension text discussion process of the implementation of CIRC learning model. The findings clearly increased too; (2) the mean score of the students was 68. In the first cycle the score increased to 78.95 and more increased in cycle II to 82.5; dan (3) the student’s respond which related to their interests, talents, attitudes, motivations, and intensions also increased in cycle I to cycle II from 44.07 to 47.11. The researcher suggest the finding of this research could applied by Indonesia language teachers to increase the students’ reading comprehension text discussion ability. keyword : comprehension text ability, text discussion, and CIRC model
PENILAIAN GURU ATAS KOMPETENSI KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS VII DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 2 SINGARAJA Ni Made Reniasih .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mendeskripsikan pelaksanaan penilaian guru atas kompetensi keterampilan menulis siswa kelas VII di SMP N 2 Sinagaraja dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan (2) mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru dalam melaksanakan penilaian kompetensi keterampilan menulis kelas VII di SMP N 2 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskritif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VII disekolah tersebut dan objek penelitian adalah penilaian guru terhadap kompetensi keterampilan menulis siswa dan kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan penilaian kompetensi keterampolan menulis. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi.Data pelaksanaan penilaian guru terhadap kompetensi keterampilan menulis siswa kelas VII dalam pembelajaran bahasa Indonesia disekolah tersebut dikumpulkan dengan metode observasi dan metode dokumentasi serta data kendala pelaksanaan penilaian guru terhadap kompetensi keterampilan menulis siswa kelas VII dikumpulkan dengan metode wawancara dan metode observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis data deskritif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan penilaian guru terhadap kompetensi keterampilan menulis siswa kelas VII dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah tersebut menggunakan teknik tes, nontes (portofolio dan performasi).Walaupun penilaian sudah dilakukan dengan teknik tes dan nontes, penilaian tersebut masih berlangsung kurang maksimal karena memiliki kendala-kendala dalam pelaksanaannya. Kendala –kendala yang dialami guru kelas VII dalam pelaksanaan penilaian kompetensi keterampilan menulis siswa antara lain: (1) kesulitan dalam mengelola waktu, (2) kesulitan dalam mengelola kelas yang kurang kondusif, (3) kurangnya penguasaan guru terhadap sistem penilaian yang dilaksanakan. Peneliti lain hendaknya melakukan penelitian khususnya dari aspek kontekstualnya.Kata Kunci : Penilaian, Kompetensi, Keterampilan menulis This assessment is done to: 1) to describe the implementation of teacher’s appraisal over the seventh grade student’s writing skill competency at SMP N 2 Singaraja for the subject of Bahasa Indonesia. And, 2) to describe the obstacles faced by Teacher to appraise the seventh grade student writing skill competency at SMP N 2 Singaraja. This assessment is constructed using the descriptive qualitative method. The subject of this assessment is the seventh grade teacher of bahasa Indonesia. The objects are the teacher’s appraisal over the seventh grade student’s writing skill competency and also the obstacles faced by teacher to give the appraisal to seventh grade student’s writing skill competency at SMP N 2 Singaraja. The method used to gather all data and information to this assessment are observation, interview and documentation method. The data and information about the implementation of teacher’s appraisal over the seventh grade student’s writing skill competency for the subject of bahasa Indonesia were collected using the observation and documentation method. Meanwhile, the data about obstacles faced by teacher to appraise seventh grade student’s writing skill competency were gathered using the documentation and observation method. Descriptive qualitative method were used analyze all the data and information. The result of this assessment shows that the implementation of teacher’s appraisal over the seventh grade student’s writing skill and competency at the school were using a test and non-test. Even though the appraisal already done using test and non-test, the implementation is still not maximum yet because there were some obstacles. The obstacles faced by teacher to implement the appraisal to the seventh grade student are (1) difficulties in time management, (2) uncondcive classroom’s situation to manage, (3) teacher’s ability to master the appraisal implementation is still not maximum yet. Other researcher must conduct a special study of the contextual aspects.keyword : Assessment, competency, writing skill.
Keefektifan Model Field Trip dan Model Think Talk Write (TTW) Pada Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi Kelas VII MTS Negeri Model Babakan Wagiran Wagiran; Afwah Zaenul Fidloh
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v11i1.10377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:  (1) keefektifan model field trip dalam pembelajaran menulis teks deskripsi, (2) keefektifan model think talk write dalam pembelajaran menulis teks deskripsi, (3) model yang lebih efektif digunakan dalam pembelajaran menulis teks deskripsi.  Penelitian ini adalah penelitian quasi experimental yang menggunakan dua kelas eksperimen. Kelas eksperimen 1 yang berjumlah 28 siswa diberikan perlakuan dengan menggunakan model field trip dalam pembelajaran menulis teks deskripsi, dan kelas eksperimen 2 berjumlah 26 siswa diberikan perlakuan model think talk write pada pembelajaran menulis teks deskripsi. Data penelitian diperoleh dengan observasi, wawancara, dan pengambilan nilai pretest dan posttest pada pembelajaran menulis teks deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model field trip efektif  digunakan karena signifikansi 0,000<0,05. Jika signifikansi >0,05 maka model yang digunakan tidak efektif.  (2) model think talk write efektif digunakan dalam pembelajaran menulis teks deskripsi digunakan karena signifikansi 0,000<0,05. Jika signifikansi >0,05 maka model yang digunakan tidak efektif, (3) model field trip lebih efektif digunakan dalam pembelajaran menulis teks deskripsi dibuktikan dengan perolehan sig kelas eksperimen 1 0,026 dan sig kelas eksperimen 2 0,028 <0,05.Kata kunci: model pembelajaran field trip; model pembelajaran think talk write; menulis teks deskripsi.
PELAKSANAAN PENGAJARAN PENGAYAAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS XI TKJ2 SMK NEGERI 3 SINGARAJA Ni Komang Yuni Tri Antari .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11251

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pengajaran pengayaan dalam pembelajaran bahasa Indonesia dilihat dari segi (1) pemahan guru terhadap pelaksanaan pengajaran pengayaan, (2) pelaksanaan pengajaran pengayaan, dan (3) masalah-masalah yang dihadapi oleh guru dalam pelaksanaan pengajaran pengayaan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas XI TKJ2 SMK Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas XI TKJ2 SMK Negeri 3 Singaraja. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan metode observasi. Prosedur analisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif sebagai berikut (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemahaman guru terhadap pelaksanaan pengajaran pengayaan berada pada kategori memahami yang tercermin dari jawaban yang diberikan oleh guru dari hasil wawancara. (2) pelaksanaan pengajaran pengayaan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas XI TKJ2 SMK Negeri 3 Singaraja berjalan dengan baik. (3) masalah-masalah yang dihadapi oleh guru dalam melaksanakan pengajaran pengayaan dalam pembelajaran bahasa Indonesia yaitu, (a) karakteristik siswa, (b) pengaturan waktu pembelajaran, dan (c) ketersediaan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan pengajaran pengayaan.Kata Kunci : pengajaran pengayaan, bahasa Indonesia. *This study aims to describe the implementation of enrichment teaching in Indonesian language learning in terms of (1) teachers' understanding of the implementation of enrichment teaching, (2) implementation of enrichment teaching, and (3) problems faced by teachers in the implementation of enrichment teaching in Indonesian language learning In class XI TKJ2 of SMK Negeri 3 Singaraja. This study used descriptive qualitative research. The subject of this research was the teachers of class XI TKJ2 of SMK Negeri 3 Singaraja. The data was collected by interview method and observation method. The data were analysed by using descriptive qualitative techniques, as follow (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) data verification. This study showed that (1) Teachers’ understanding abaout the impletation of enrichment teaching was in the category of understanding that was indicated from interview results given by the teachers. (2) Implementation of enrichment teaching in Indonesian language learning in class XI TKJ2 of SMK Negeri 3 Singaraja run well in accordance with enforcement teaching enforcement procedures listed in Curriculum 2013. (3) The problems faced by teachers in implementing enrichment teaching in language learning were (a) students’ characteristics, (b) time management of the study, and (c) availability of the infrastructure and facilities of the school.keyword : *Enrichment teaching, Indonesian language.
KONFLIK SOSIAL DALAM NOVEL PERAWAN REMAJA DALAM CENGKERAMAN MILITER KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER : PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA Ni Wayan Widya Kumalayanti .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11252

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan konflik sosial yang terdapat dalam Novel Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer karya Pramoedya Ananta Toer, dan (2) Untuk mengetahui relevansinya sebagai bahan pembelajaran sastra di SMA. Subjek penelitian ini adalah Novel Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer. sedangkan objek penelitian ini adalah konflik sosial yang terdapat dalam Novel Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer yang dianalisis dengan pendekatan sosiologi sastra dan relevansinya sebagai bahan pembelajaran sastra. Data penelitian ini berupa konflik sosial dan relevansinya sebagai bahan pembelajaran sastra. Pengumpulan data penelitian ini berupa studi pustaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah: (1) Penentuan Subjek dan Objek Penelitian; (2) langkah kerja penelitian (pengumpulan data, pengolahan data, instrumen penelitian, penyajian hasil analisis data); dan (3) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Konflik sosial yang terdapat dalam Novel Perawan Remaja dalam Cengkereman Militer karya Pramoedya Ananta Toer terbagi menjadi tiga jenis yaitu konflik sosial politik, konflik sosial ekonomi, dan konflik sosial yang berkaitan dengan tatanan masyarakat, dan (2) Novel Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer Karya Pramoedya Ananta Toer dapat dijadikan bahan pembelajaran sastra di kelas XII SMA sesuai dengan kriteria pemilihan bahan ajar sastra. Kata Kunci : Konflik Sosial, Novel ,Pembelajaran, Bahan Ajar *This descriptif research is aimed to (1) Describe the social conflict in Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer novel by Pramoedya Ananta Toer, and (2) Know its relevance as a literature learning material in Senior High School. The Subject of this research is Novel Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer. Meanwhile, the object of this research is a social conflict in Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer. Which is analyzed by the approach of literature sociology and its relevance as a literature learning material. The data of this research is social conflict and its relevance as a literature learning material. The data collection of this research is a literature study. This research use descriptive qualitative research consists of some methods: (1) determination of subject and object of the research; (2) methods of the research (data collection, data processing, instrument of research, and presentation of data analysis result; and (3) conclusion. The result of this research shows that (1) social conflict in Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer novel by Pramoedya Ananta Toer is divided in to three kinds, those are: the social political conflict, social economic conflict, and this social conflict which is related to the public order, and (2) Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer Novel by Pramoedya Ananta Toer can be a literature learning material at class XII of Senior High School based on the criteria of literary materials selectionkeyword : *Social Conflict, Novel, Learning, Learning Materials.
PENGARUH METODE NUMBERED HEADS TOGETHER YANG DIPADUKAN DENGAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR MEMBACA SISWA KELAS VIII SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Ni Kadek Widiastini .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar membaca siswa kelas VIII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2016/2017, (2) ada atau tidaknya pengaruh penggunaan metode Numbered Heads Together yang dipadukan dengan Snowball Throwing terhadap hasil belajar membaca siswa kelas VIII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperimen. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar membaca. Data hasil belajar membaca siswa dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan (1) hasil belajar membaca siswa kelas VIII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja adalah 17,61 pada skala sangat tinggi dan 8,9 dengan skala cukup, (2) ada pengaruh penggunaan metode Numbered Heads Together yang dipadukan dengan Snowball Throwing terhadap hasil belajar membaca siswa kelas VIII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Hasil analisis uji-t menunjukkan t_hitung lebih besar dari t_tabel yaitu 11,3>1,67. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar membaca siswa kelompok eksperimen dan kontrol adalah signifikan. Ini berarti, terdapat pengaruh penggunaan metode Numbered Heads Together yang dipadukan dengan Snowball Throwing terhadap hasil belajar membaca. Adapun saran dalam penelitian ini, yaitu (1) guru dan sekolah dapat mempertimbangkan pembelajaran membaca dengan menggunakan metode Numbered Heads Together yang dipadukan dengan Snowball Throwing, (2) peneliti lain dapat menambahkan variabel moderator untuk memperkuat hubungan antarvariabel.Kata Kunci : metode pembelajaran, hasil belajar membaca This research aims to understand (1) of the results of students’ learning to read of the eighth grade students of Junior High School Laboratorium Undiksha in academic year 2016/2017, (2) whether or not there was any influence of the use of Numbered Heads Together method combined with Snowball Throwing to the results of students’ learning to read of the eighth grade students of Junior High School Laboratorium Undiksha in academic year 2016/2017. The type of research used is quasi-experimental research. Data were collected by using the test results of learning to read. The data of students’ learning to read were analyzed using descriptive statistics and inferential.The result of the research shows that (1) the result of students’ learning to read eighth grade of SMP Laboratory Undiksha Singaraja is 17,61 on a very high scale and 8,9 with enough scale; (2) there is an influence of the used of Numbered Heads Together method combined with Snowball Throwing the results of students’ learning to read of the eighth grade students of Junior High School Laboratorium Undiksha in academic year 2016/2017. The results of t-test analysis show that t-count is greater than ttable namely 11,3 > 1,67. It can be concluded that the results of learning to read of students group experimental and control are significant. This means that there is an influence of the used of Numbered Heads Together method combined with Snowball Throwing to the results of students’ learning to read. As for suggestions for this research, which are (1) teachers and schools may consider learning to read by using the Numbered Heads Together method combined with Snowball Throwing, (2) other researchers can add variable moderated to strengthen links between keyword : learning methods, results of learning to read

Page 82 of 122 | Total Record : 1214