cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
PROMOTOR
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 260 Documents
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DENGAN PHBS DI SMPN 12 KOTA BOGOR Farihah, Rika; Nasution, Andreanda; Saputra Nasution, Ade
PROMOTOR Vol 5 No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.448 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i5.8489

Abstract

Anak sekolah merupakan generasi muda aset penerus bangsa pada masa yang akan datang, bangsa yang sehat, berkualitas, produktif dan berdaya saing sangat ditentukan oleh derajat kesehatan dan kualitas hidup pada kelompok ini, upaya pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup sehat bagi warga sekolah dengan diadakannya program UKS. Program UKS diharapkan dapat dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak yang harmonis dan optimal, agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi sebanyak 303 siswa dan sampel sebanyak 66 sampel. Teknik sampling menggunakan proportional sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data yang digunakan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang bermakna antara pengetahuan dengan pelaksanaan UKS (p-value = 0.010), adanya hubungan antara pelaksanaan UKS dengan Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) (P value = 0.01) dan adanya hubungan antara pelaksanaan UKS dengan ketersediaan sarana dan prasarana (p value = 0.001). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan siswa mampu berperan lebih optimal dalam berprilaku hidup sehat dan bersih disekolah guna meningkatkan derajat kesehatan dan bagi sekolah disarankan agar mampu memantau keberjalanan UKS dan sarana prasarana yang menunjang siswa untuk berprilaku hidup sehat dan bersih.
GAMBARAN FAKTOR RISIKO KELUHAN SUBJEKTIF LOW BACK PAIN PADA OPERATOR FORKLIFT DI PT AQUA GOLDEN MISSISSIPPI MEKARSARI SUKABUMI TAHUN 2020 Amalia, Rizqi; Listyandini, Rahma; Asnifatima, Andi
PROMOTOR Vol 5 No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.389 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i4.6978

Abstract

Dalam pengoperasian forklift dengan posisi duduk dan mengendarai forklift dalam jangka waktu yang panjang dapat menimbulkan keluhan sakit di bagian leher, punggung, tangan serta kaki. Penelitian ini bertujuan tentang keluhan subjektif dan tingkat risiko ergonomi pada operator forklift di area gudang material, area gudang produk, area loading-unloading, dan area finish produk di PT Aqua Golden Mississippi Mekarsari Sukabumi. Metode yang digunakan dengan menggunakan REBA. Selain itu keluhan subjektif menggunakan hasil kuesioner dan kuesioner Nordic Body Map. Hasil penelitian yang diperoleh adanya keluhan subjektif pada low back pain di bagian punggung sebanyak 42.2% dengan menggunakan Nordic Body Map, dan postur punggung dengan menggunakan metode REBA hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square diperoleh p value sebesar 0.014 (p value ≤ 0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara postur punggung dengan keluhan LPB pada operator forklift, serta adanya pengaruh kebiasaan olahraga dengan keluhan subjektif low back pain dengan menggunakan uji chi square nilai p-value 0,015 (p value ≤ 0.05. Maka dapat disimpulkan bahwa diperlukan tindakan perbaikan yang tepat dan perbaikan dengan segera mungkin. Saran yang diberika penulis yaitu memperbaiki sikap kerja, penggantian kursi forklift yang telah rusak, dalam pengertian bahwa kursi forklift tersebut sudah tidak dapat meredam getaran dengan optimal danpekerja melakukan peregangan badan atau stretching atau dengan mengikuti senam pagi yang telah disediakan
HUBUNGAN INTENSITAS PENCAHAYAAN TERHADAP KELUHAN KELELAHAN MATA PADA PEKERJA BAGIAN MENJAHIT (SEWING) GARMEN PT. SAWARGI KARYA UTAMA DI KOTA BOGOR TAHUN 2020 Fatmayanti, Dwi; Fathimah, Anissatul; Asnifatima, Andi
PROMOTOR Vol 5 No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.059 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i5.8483

Abstract

Menurut Suma'mur (1989) Pencahayaan merupakan masalah faktor fisik yang ada di tempat kerja. Berdasarkan data Word Health Organization (WHO) pada tahun 2014 angka kejadian Astenopia (kelelahan mata) berkisar 40% sampai 90%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas pencahayaan terhadap keluhan kelelahan mata pada pekerja bagian menjahit (sewing) garmen PT Sawargi Karya Utama. Peneitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan probabilty sampling dengan jumlah sempel 45 responden. Pengambilan data intensitas pencahayaan menggunakan alat Lux Meter serta penyebaran kuesioner. Analisis data penelitian menggunaan aplikasi statistik dengan menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan 13 pekerja (28,9%) mengalami kelelahan mata dan 32 pekerja (71,1%) mengalami kelelahan mata. Hasil uji statistik Ci Square Test diperoleh nilai intensitas pencahayaan ( P Value = 0,654), masa kerja (P Value = 1,000), gangguan penglihatan/ kelainan refraksi (P Value = 0,732), dan umur (P Value = 0,737) dari semua variabel tersebut tidak ada hubungan yang signifikan terhadap kelelahan mata pada pekerja bagian menjahit (sewing) garmen PT. Sawargi Karya Utama. Kesimpulan dari penelitian tidak ada hubungan yang signifikan antara intensitas cahaya, masa kerja, gangguan penglihatan/ kelaianan refraksi, dan umur terhadap kelelahan mata pada pekerja bagian menjahit (sewing) garmen PT. Sawargi Karya Utama.
Gambaran Implementasi Kebijakan Protokol Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Kaumpandak Karadenan RW 03 Kabupaten Bogor Tahun 2021 Tri Aulia, Firda; Raharyanti, Fenny; Chotimah, Indira
PROMOTOR Vol 5 No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.15 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i4.6974

Abstract

Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Virus ini menyebar dan dapat menularkan pada orang lain. Masih adanya warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan maka perlu di analisis hubungan antara penerapan protokol kesehatan dengan kejadian covid-19 pada masa pandemi. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan analisis studi deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional . Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 73 dan dibulatkan menjadi 81 karena menghindari adanya drop out sebesar 10%. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Penelitian ini memperoleh gambaran hasil variabel independen yang diteliti dengan variabel dependen implementasi kebijakan protokol kesehatan. Seperti penggunaan masker = 80% warga yang menerapkan, social distancing = 72% warga yang menerapkan dan CTPS = 74% warga yang menerapkan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN ORANG TUA DALAM MEMBERIKAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA KEDUNG WARINGIN Serliyanti, Sindi; Dewi Pertiwi, Fenti; Saputra Nasution, Ade
PROMOTOR Vol 5 No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.136 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i5.8490

Abstract

Universal Child Immunization (UCI) merupakan presentase desa atau kelurahan dengan >80% jumlah bayi yang telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap dalam waktu satu tahun (Kemenkes RI, 2017). Tahun 2015 Kecamatan Bojonggede telah mampu mencapai UCI dengan presentase 100% (Dinkes Jabar, 2017). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan orang tua dalam memberikan imunisasi dasar pada bayi di Desa Kedung Waringin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian yaitu orang tua dari anak berusia 9-60 bulan yang berada di Desa Kedung Waringin dan sampel sebanyak55 orang tua. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner, dengan analisis uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan (p value = 1,000), sikap (p value = 0,262), keterjangkauan sumber daya (p value = 0,364), dukungan keluarga (p value = 0,000) dan dukungan tenaga kesehatan (p value = 0,022). Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak ada hubungan antara pengetahuan, sikap, keterjangkauan sumber daya dan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan orang tua dalam memberikan imunisasi dasar di Desa Kedung Waringin. Saran yang diberikan diajukan kepada pelayanan kesehatan hendaknya selalu memberikan motivasi dan infomasi mengenai imunisasi dasar dan untuk orang tua hendaknya mencari informasi mengenai imunisasi dasar.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UPAYA PENCEGAHAN ISPA PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR TAHUN 2021 Kalbu, Satvica; Masitha Arsyati, Asri; Saputra Nasution, Ade
PROMOTOR Vol 5 No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.616 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i4.6979

Abstract

Salah satu penyakit menular yang saat ini menjadi masalah kesehatan dimasyarakat yaitu ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). ISPA merupakan infeksi akut yang menyerang salah satu bagian ataupun lebih dari saluran napas. Permasalahan penyakit ISPA cenderung meningkat dalam beberapa dekade terakhir baik secara global maupun nasional. Penyakit ISPA adalah penyakit yang menyebabkan hampir 4 juta orang meninggal setiap tahunnya. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bogor, wilayah Kota Bogor dengan kasus ISPA terbanyak yaitu di wilayah Bogor Utara dengan kasus sebanyak 3.368 balita dari total 45.662 balita dan usia di atas 5 tahun yaitu sejumlah 10.301 dari total 71.105 penduduk. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi sebanyak 426 dan sampel sebanyak 49 orang. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuisioner online. Analisis data yang dilakukan dengan uji chi-square.  Hasil penelitian menunjukan persentase responden  memiliki upaya pencegahan tinggi sebesar 53,1%. Analisis uji statistik menunjukan bahwa tidak ada pengaruh yang bermakna antara pengetahuan mengenai ISPA dengan upaya pencegahan (p-value 0.572), dan keterpaparan media ISPA terhadap upaya pencegahan (p-value 0,778). Kegiatan promosi kesehatan terkait ISPA kepada mahasiswa perlu dikembangkan untuk pencegahan tejadinya ISPA pada mahasiswa.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK USIA DIBAWAH LIMA TAHUN DI PUSKESMAS LEBAKWANGI KECAMATAN CIGUDEG KABUPATEN BOGOR Ernawati, Ernawati; Dwimawati, Eny; Khodijah Parinduri, Siti
PROMOTOR Vol 5 No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.849 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i5.8484

Abstract

ISPA dapat menyerang jaringan alveoli yang berada di paru-paru dan mempunyai gejala seperti batuk, sesak napas, dan ISPA dikategorikan penyakit infeksi akut. Bronkhus yang mengalami infeksi akut bersamaan dengan proses terjadinya ISPA yang disebut bronchopneumonia. ISPA sering dikaitkan dengan kegagalan fungsi organ seperti terjadinya edema paru, hipoksemia arteri, dan ekskresi karbon dioksida terganggu.  Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor penyebab ISPA. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis melalui uji univariat dan bivariat. Hasil penelitian menggambarkan bahwa faktor suhu dan kelembapan udara memiliki hubungan dengan kejadian ISPA sementara faktor pencahayaan tidak ada hubungan dengan kejadian ISPA.
Edukasi Buah dan Sayur untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh di Era Pandemi Covid-19 pada Warga Kp Ciwaru Lapang RT.003 RW.008 Kecamatan Bayah Noor Oktalaksana, Krishna; Asnifatima, Andi
PROMOTOR Vol 5 No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.279 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i4.6975

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan perubahan pada tatanan hidup sehari-hari, negara Indonesia masih bergelut dengan covid-19. Salah satu cara agar terhindar dari infeksi virus ditengah pandemi Covid-19 saat ini, adalah menjaga daya tahan tubuh atau biasa dikenal imunitas. Sebab menjaga imunitas tubuh sangat penting dilakukan di tengah merebaknya virus corona saat ini. Agar senantiasa mengetahui cara pencegahan virus corona dan cara meningkatkan imunitas, maka diadakan edukasi buah dan sayur. Tujuan diadakannya program ini Untuk Pemberdayaan personal adalah guna meningkatkat dan menumbuhkan jiwa Agent Of Change pada diri sendiri, dan memacu kontribusi konkrit mahasiswa dalam penanganan Covid- 19, 2) Untuk Pemberdayaan Masyarakat adalah guna meningkatkan pengetahuan dan minat konsumsi masyarakat terhadap buah dan sayur. 3) Untuk Pemberdayaan institusi adalah untuk memperkuat kontribusi Perguruan Tinggi dalam penanganan Covid-19 dan sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan ini bahwa adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi mengenai covid-19 dan edukasi buah dan sayur.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA DI SMK PASUNDAN CIKALONKUGLON KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2021 Mustika Sari, Sri; Anggraini, Sevrima; Avianty, Ichayuen
PROMOTOR Vol 5 No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.02 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i5.8491

Abstract

Perilaku seksual adalah segala tingkahlaku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis maupun dengan sesama jenis. Perilaku ini bisa dilakukan sebelum menikah atau dilakukan pada saat pacaran maka disebut dengan perilaku seksual pranikah. Perilaku seksual merupakan perilaku yang didasari oleh dorongan seksual atau kegiatan untuk mendapatkan kesenangan organ seksual melalui berbagai perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah pada remaja di SMK Pasundan Cikalongkulon. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 80 orang yang merupakan siswa aktif SMK Pasundan Cikalongkulon. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling, analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara sikap (P-value=0,000) (OR=8,816), religiusitas (P-value=0,000) (OR=6,136), media massa (P-value=0,004)(OR= 4,456), peran orang tua (P-value=0,004)( OR=4,339), serta tidak ada hubungan antara pengetahuan (P-value=0,185) (OR 2,046) dan peran teman sebaya (P-value=0,075)(OR=0,401).
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH PUSKESMAS KAYUMANIS KOTA BOGOR TAHUN 2021 Fardah Kurniati, Siti; Anggie Nauli, Humaira; Dewi Pertiwi, Fenti
PROMOTOR Vol 5 No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.629 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i4.6980

Abstract

Pemberian ASI eksklusif dapat memberikan pengaruh paling kuat pada kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan perkembangan bayi. Pemberian ASI berkaitan erat dengan kondisi gizi buruk dan gizi lebih (lemak) pada anak. Secara global tingkat pemberian ASI jauh lebih rendah dari yang dibutuhkan, 41% ibu memberikan ASI eksklusif dibawah 6 bulan. Penelitian ini dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Kayumanis Kota Bogor. Sampel penelitian yang digunakan ialah ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan sebanyak 97 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah Cross Sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioener. Teknik analisis data yang digunakan analisis Chi square dengan menggunakan program aplikasi statistik. Hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa terdapatnya hubungan pengetahuan terhadap pemberian ASI eksklusif (P Value= 0,031), adanya hubungan sikap terhadap pemberian ASI eksklusif (P Value= 0,015), adanya hubungan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif (P Value= 0,034).