cover
Contact Name
I Gusti Ayu Apsari Hadi
Contact Email
apsari.hadi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
apsari.hadi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
ISSN : 25992694     EISSN : 25992686     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 896 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS (THINK PAIR SHARE) DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn PADA SISWA KELAS X TKJ SMK TI BALI GLOBAL SINGARAJA Ni Kadek Meri Mustika Dewi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 2 (2014): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i2.1128

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) dengan memanfaatkan media konkret dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada kelas X Program Studi TKJ SMK TI Bali Global Singaraja setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) dengan  memanfaatkan media konkret. (2)  mendeskripsikan respon sisawa terhadap pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran kooperatif TPS (Think Pair Share) dengan memanfaatkan media konkret terhadap hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Kewarganeagaraan pada siswa kelas X Program Studi TKJ.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa Kelas X Program Studi Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK TI Bali Global Singaraja yang berjumlah 14 orang. Pengumpulan data dalam skripsi ini dilakukan dengan metode observasi tes dan wawancara. Data yang diperoleh dari metode observasi dan wawancara ini dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitaitf. Data yang diperoleh dari metode tes dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari  hasil belajar pada siklus I termasuk dalam kategori kurang dengan nilai rata-rata sebesar 73,94 dan tingkat ketuntasan belajar secara klasikal hanya mencapai 50%. Sedangkan pada hasil belajar siklus II termasuk dalam kategori sangat baik dengan nilai rata-rata sebesar 82,86 dan tingkat ketuntasan belajar secara klasikal sudah mencapai 85,76%. Jadi dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II telah mengalami peningkatan sebesar 8,93%. Kata-kata kunci :  Model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share), media konkret, hasil belajar, dan respon.
Perempuan Ngadang Dalam Perspektif Nilai Sosial-Ekonomi (Studi Kasus Di Dusun Kutampi, Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida, Klungkung, Bali) Ni Kadek Arianti
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 2 (2014): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i2.1129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Latar belakang adanya aktivitas ngadang yang dilakukan oleh perempuan di Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida, Klungkung, Bali; (2) Dampak sosial-ekonomi bagi keluarga perempuan yang melakoni  aktivitas ngadang; (3) Kendala-kendala yang dihadapi perempuan dalam melakukan aktivitas ngadang serta cara menanggulangi kendala-kendala tersebut;. Subjek dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kulitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:  1) aktivitas ngadang yang dilakukan oleh perempuan Dusun Kutampi berawal sejak tahun 1990-an, karena itu ada fasilitas yang mendukung seperti kendaraan dan listrik. Selain itu,  faktor lain yang mendukung aktivitas ngadang seperti: (a) faktor lingkungan atau geografis di mana dusun Kutampi dekat dengan pasar Mentigi; (b) faktor ekonomi yang rendah dari keluarga pengadang; (c) faktor tradisi yaitu berlangsung secara turun temurun; (d) faktor pendidikan yaitu pendidikan SD dan (e) faktor tidak adanya pasar tradisional di tempat sasaran pengadang yaitu  di Nusa Lembongan. (2) Aktivitas ngadang memiliki dampak sosial-ekonomi bagi keluarga perempuan yang melakoni aktivitas ngadang yaitu: (a) Hubungan sosial pengadang dengan anggota keluarga sangatlah baik terutama terhadap suami dan anak-anaknya karena mereka mendukung pekerjaan pengadang. Begitu juga antara pengadang dengan masyarakat, pembeli dan sesama pengadang. Sedangkan dari segi ekonomi, pengadang dapat mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya. (3) Kendala-kendala yang dihadapi perempuan dalam melakukan aktivitas ngadang serta cara menanggulangi kendala-kendala tersebut; (a) cuaca yang buruk, cara menanggulanginya yaitu tidak menyeberang ke Nusa Lembongan; (b) Barang yang di jual tidak habis, cara menanggulanginya yaitu barang di titipkan dan menjualnya keesokan harinya.   Kata Kunci: ngadang, sosial, dan ekonomi
PERANAN DESA ADAT DALAM MENANGGULANGI GEPENG ASAL DUSUN MUNTIGUNUNG, DESA TIANYAR BARAT, KECAMATAN KUBU, KABUPATEN KARANGSEM Ni Luh Sri Yasa
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 2 (2014): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i2.1130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) latar belakang munculnya gepeng; 2) Peranan desa adat dalam menanggulangi gepeng asal dusun muntigunung, desa tianyar barat, kecamatan kubu, kabupaten karangasem Penelitian ini menggunakan sosiologis research dengan metode kualitatif. Penentuan subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Subyek dari penelitian ini adalah instansi terkait aparatur desa adat serta kantor kepala desa tianyar barat. Sampel  penelitian ini adalah data tentang peranan perarem desa pakraman dalam menanggulangi gepeng di Dusun Muntigunung, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan: 1) Metode Observasi; 2) Metode wawancara; 3) Metode Dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini Dusun Muntigunung, adalah sebuah desa pakraman yang terletak di Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, sejak tahun 1980-an, terkenal dengan gudangnya gepeng. menggepang dilakukan karena ekonomi masyarakat yang sangat rendah dan penghasilan yang diperoleh sangat rendah. Gepeng pada awalnya, adalah tukar menukar barang, antara hasil bumi yang ada di muntigunung, seperti: gula aren, kayu cendana yang sudah dicincang, garam dan dibawa ke suatu daerah untuk ditukar dengan kebutuhan sehari-hari seperti: beras. Namun belakangan hal tersebut berangsur-angsur hilang secara bertahap, dan pergi menggepeng tanpa barang bawaan. peranan desa adat dalam menanggulangi gepeng dengan seruan kepada warga untuk menyekolahkan anak-anak yang usia sekolah , yang disampaikan secara berkala dan berkelanjutan setiap pelaksanaan upacara yadnya di Pura Kahyangan Tiga dan Desa oleh Prajuru Desa Pakraman, direspon positif oleh warga. Hal ini dapat dilihat dengan meningkatnya jumlah siswa di Sekolah Dasar setempat semenjak tiga tahun terakhir. Terlebih lagi dengan telah dibukanya sekolah velial di kantong-kantong gepeng, walaupun tempat pembelajaran dilakukan ditempat yang sangat darurat dengan beratapkan terpal atau menggunakan balai kelompok yang seadanya. Kata Kunci : Desa Adat, Gepeng, Muntigunung, Tianyar Barat
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 ABIANSEMAL TAHUN 2012/2013 Ni Made Ernawati Ernawati
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 2 (2014): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i2.1131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara siswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran Mind Mapping dengan siswa yang belajar dengan metode konvensional di SMA N.1 Abiansemal.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan menggunakan rancangan Post-test-only Control Group Design.Sampel penelitian menggunakan dua kelas siswa yang dipilih dengan teknik random kelas, yaitu kelas X4 sebagai kelas eksperimendan kelas X6 sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar PKn dan dianalisis secara statistik menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara siswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran Mind Mapping dengan siswa yang belajar dengan metode konvensional di SMA N.1 Abiansemal. Siswa yang belajardengan menggunakan strategi pembelajaran Mind Mapping lebih baik hasil belajarnya secara signifikan dari pada siswa yang belajar dengan metode konvensional . Kata kunci  : Mind Mapping, hasil belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS XI KRIA KAYU DAN KERAMIK SMK NEGERI 1 SUKASADA KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 I MADE SEPTI ASTAWAN
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 2 (2014): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i2.1132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan hasil belajar PKn siswa kelas XI Kria Kayu dan Keramik semester genap SMK N1 Sukasada tahun pelajaran 2012/2013 setelah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI semester genap SMK N1 Sukasada tahun pelajaran 2012/2013, sebanyak 21 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode tes. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif . Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa. Pada siklus I hasil belajar siswa sebesar 73,09 dengan katagori Kurang Baik. Sedangkan pada siklus II menalami peningkatan menjadi 81,90 dengan katagori Baik.Peningkatan hasil belajar siswa juga berdampak pada peningkatan presentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal. Dimana pada siklus I presentase ketuntasan belajar siswa sebesar 61,90% dengan katagori Tidak Tuntas. Dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85,71% dengan katagori Tuntas.   Kata-kata kunci: model pembelajaran Problem Based Instruction, hasil belajar, XI Kria Kayu dan Keramik, SMK N 1 Sukasada, PKn
UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI WILAYAH HUKUM KABUPATEN BULELENG Ulin Nuha Kholifatullah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 2 (2014): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i2.1133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui faktor-faktor  penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga di kabupaten Buleleng, (2) mengetahui bagaimana  dampak yang di timbulkan kekerasan dalam rumah tangga di Kabupaten Buleleng, (3) mengetahui kendala yang dihadapi penegak hukum dalam penanganan korban kekerasan dalam rumah tangga (4) mengetahui upaya-upaya yang ditempuh oleh penegak hukum dalam menanggulangi kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu berdasarkan pada fenomena yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Buleleng. Subyek penelitian ini adalah hakim pada Pengadilan Negeri Singaraja, ketua PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) di kantor Polres Buleleng dan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Lokasi dari penelitian ini adalah kantor Pengadilan Negeri Singaraja, Kantor Polres Buleleng dan domisili terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, kepustakaan, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan (1) faktor yang menyebabkan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) disebabkan lemahnya pengetahuan/ pendidikan termasuk pengetahuan hukum, lemah dan kuatnya perekonomian keluarga, kultur sosial, dan perselingkuhan/orang ketiga, (2) dampak yang  signifikan terhadap terjadinya kekerasan dalam rumah tangga yaitu perceraian, mengalami kekerasan fisik, dan mengalami kekerasan psikis  (3) kendala yang dihadapi dalam penanganan korban kekerasan dalam rumah tangga antara lain masih kuatnya keterkaitan dan ketergantungan istri terhadap suaminya dan malu kalau kasusnya diketahui orang lain. Selain itu, persoalan ekonomi juga menjadi alasan utama korban untuk tidak melaporkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh suaminya, (4) upaya penanggulangan dapat dilakukan melalui upaya penanggulangan secara preventif, upaya penanggulangan secara kuratif, dan upaya penanggulangan secara medis. Upaya penanggulangan tersebut harus dilakukan terus menerus, dan terpadu oleh semua pihak baik itu pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi sosial kemasyarakatan serta masyarakat dan tidak lupa pula upaya penanggulangan dapat dilaksanakan dengan pemberdayaan korban itu sendiri agar jangan sampai kekerasan itu terjadi ataupun terulang kembali dalam lingkup rumah tangga khususnya di Kabupaten Buleleng.   KATA KUNCI : Kekerasan Dalam Rumah Tangga
PENERAPAN MODEL KOOPERATIFE TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA I WAYAN WARJANA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 2 (2014): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i2.1134

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk meningkatkan aktivitas, hasil belajar siswa, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan model kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua kali siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X D Administrasi Perkantoran SMK Negeri 1 Singaraja pada semester genap tahun ajaran 2012/ 2013 yang berjumlah 29 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan tes. Selanjutnya data yang telah dikumpulkan dari metode observasi, wawancara dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Data yang diperoleh dari metode tes dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran PKn dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari data berikut ini : (1) terjadi peningkatan aktivitas belajar, pada siklus I rata- rata aktivitas adalah 7,62, sedangkan rata-rata aktivitas belajar pada siklus II sebesar 9,48%, berada pada kriteria 8,75 ≤ X < 11,5 dengan kategori aktif. (2) terjadi peningkatan hasil belajar, pada siklus I dengan rata-rata belajar siswa sebesar 70,86, ketuntasan belajar klasikal mencapai 68,96%, sedangkan pada siklus II rata-rata belajar siswa 80, ketuntasan  belajar klasikal  sebesar 86,21%. Kata kunci : STAD, Aktivitas, Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS XI SENI TARI SMK NEGERI 1 SUKASADA I Komang Triyasa Suryana
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 2 (2014): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i2.1135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif metode student teams achievement division (STAD) untuk meningkatkan proses dan hasil belajar PKn pada siswa kelas XI Seni Tari SMK Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dimana guru sebagai peneliti subyek kelas XI Seni Tari SMK Negeri 1 Sukasada. Pelaksanaan penelitian menggunakan 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil pada siklus I adalah Hasil belajar PKn secara klasikal adalah 40%, berada pada kategori cukup. Pada siklus II, Hasil belajar PKn secara klasikal adalah 92%, berada pada kategori  baik. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat simpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif metode student teams achievement division (STAD) dapat meningkatkan proses dan hasil belajar PKn pada siswa XI Seni Tari SMK Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru PKn untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif metode student teams achievement division (STAD) dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan proses dan hasil belajar PKn. Kata-kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Metode Student Teams Achievement Division (STAD), Proses, Hasil Belajar Pkn Siswa Kelas XI Seni Tari SMK Negeri 1 Sukasada Tahun Pelajaran 2012/2013
KIPRAH PEREMPUAN DI SEKTOR PERDAGANGAN PADA OBJEK WISATA PURA TIRTA EMPUL,DESA MANUKAYA, KECAMATAN TAMPAKSIRING, KABUPATEN GIANYAR Ida Ayu Agung Kriszika Putri .; Dr. I Gusti Ketut Arya Sunu, M.Pd. .; Drs. Dewa Bagus Sanjaya,M.Si .
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 3 (2014): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i3.4588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui latar belakang perempuan menekuni profesi sebagai pedagang pada objek wisata Pura Tirta Empul, (2) mengetahui kiprah perempuan pedagang pada objek wisata Pura Tirta Empul, (3) mengetahui kendala yang dihadapi oleh para perempuan pedagang dalam kiprahnya profesi sebagai pedagang pada objek wisata Pura Tirta Empul dan alternatif pemecahan masalahnya. Penelitian ini adalah termasuk penelitian deskriptif kualitatif, dengan lokasi penelitian di objek wisata Pura Tirta Empul, Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Subjek penelitian ini terdiri atas (a) perempuan pedagang, (b) masyarakat sekitar, (c) kepala desa manukaya, (d) bendesa adat tirta empul. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, teknik observasi dan teknik dokumentasi. Analisis data yang dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan prosedur yaitu melalui proses pengumpulan data, pengambilan data, reduksi data dan penarikan data atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa (1) latar belakang perempuan pedagang menekuni profesi sebagai pedagang di objek wisata Pura Tirta Empul adalah untuk meningkatkan kehidupan ekonomi keluarga dan membantu suami dalam memenuhi kebutuhan keluarga. (2) kiprah perempuan pedagang dalam membina pendidikan di keluarganya seperti ikut memikirkan sekolah anak –anaknya dan membimbing serta memotivasi anak – anaknya dalam belajar mununjukkan partisipasi yang cukup baik, termasuk partisipasinya dalam aktivitas sosial kemasyarakatan dan dalam pengambilan suatu keputusan juga cukup baik. (3) perempuan pedagang dalam kiprahnya memiliki kendala – kendala yang di hadapi antara lain kurangnya kemampuan dalam berbahasa asing dan berinovasi. Adapun alternatif pemecahannya yakni : dengan memberikan pelatihan – pelatihan keterampilan bahasa asing dan dengan memberikan pelatihan – pelatihan yang berkaitan dengan kewirausahaan.Kata Kunci : Peranan Perempuan Pedagang, Sosial Ekonomi The aims of this study are (1) To determine the background of the woman who is as a trader in the Pura Tirta Empul object tourism, (2) To know the roles of the women who become the trader in the Pura Tirta Empul object tourism, (3) To know the constrains that face by the women who become the trader in pursue the profession as a trader in the Pura Tirta Empul object tourism and the alternative to solve the problems. This research is included a descriptive qualitative research, which take the location of the research is in Pura Tirta Empul object tourism, Desa Manukarya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. The subject of this research are contains of: (a) a woman trader, (b) Local community, (c) The Manukaya head village, (d) Bendesa adat Tirta Empul. Data collecting is doing by interview technique, observation technique and documentation technique. The data analysis is doing through descriptive qualitative with some procedures those are data collection, data taking, data reduction, and the withdrawal data and verification. The result of this research showed that: (1) the background of the woman trader who is pursue a profession as a trader at Pura Tirta Empul object tourism are to increase the financial of their family and to help their husband to fulfill the needs of their daily life, (2) the woman’s role in educating such as : participate in children’s learning activity shows a good participation. It is involve in the participants of the social community and in the taking of the decision is good enough. (3) Those cases are cause of The lack of education and the ability of mastering foreign language and innovation. And meanwhile, the alternative to solve the problems are by giving practice to use foreign language skills and by giving practices of entrepreneurship.keyword : The role of the woman trader, Social Economy
BALAPAN LIAR DI KALANGAN REMAJA DI KABUPATEN KLUNGKUNG Agung Handy Safrizal .; Drs. I Wayan Landrawan,M.Si .; Drs. I Nyoman Pursika,M.Hum .
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 3 (2014): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i3.4589

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui faktor-faktor penyebab balapan liar di kalangan remaja di Kabupaten Klungkung; (2) mengetahui dampak balapan liar bagi remaja dan masyarakat di Kabupaten Klungkung; (3) mengetahui solusi yang diberikan pihak kepolisian untuk menanggulangi balapan liar di Kabupaten Klungkung. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah remaja SMA pada usia 15-18 tahun yang melakukan balapan liar di Kabupaten Klungkung, masyarakat disekitar tempat balapan liar dan polisi lalu lintas yang bertugas di Polres Klungkung. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi; (2) wawancara; dan (3) metode pencatatan dokumen. Selajutnya, data yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan (1) faktor yang menyebabkan remaja melakukan balapan liar di Kabupaten Klungkung dibagi menjadi dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor penyebab remaja melakukan balap liar yang termasuk ke dalam faktor internal adalah faktor hobi. Faktor penyebab remaja melakukan balap liar yang termasuk ke dalam faktor eksternal adalah faktor taruhan (judi), faktor keluarga dan faktor lingkungan; (2) dampak-dampak yang dirasakan oleh remaja dan masyarakat akibat dari aksi balapan liar yaitu bagi remaja dirasakan ada dampak positifnya adalah memperoleh uang, kepuasan diri, memiliki banyak teman namun dampak negatifnya adalah terjadinya kecelakaan. Dampak bagi orang lain atau masyarakat sekitarnya yaitu terganggunya ketentraman masyarakat pengguna jalan sehingga membahayakan orang lain, tidak ada penanggung jawab kegiatan, dapat menyebabkan kemacetan, dan adanya korban jiwa; (3) solusi yang diberikan pihak kepolisian untuk menanggulangi balapan liar di Kabupaten Klungkung yaitu dengan tindakan preventif (mencegah) dilakukan dengan cara memberikan sosialisasi tentang perundang-undangan kepada semua lapisan masyarakat.dan tindakan represif dilakukan dengan cara memberikan teguran dan penindakan dengan cara ditilang. Kata Kunci : balapan, liar, remaja This study aims to (1) identify factors among teenagers to conduct wild race in Klungkung regency; (2) determine the impact of wild races for teenagers and the community in Klungkung regency; (3) determine the solution given by the police to tackle illegal races in Klungkung regency. This study was a qualitative descriptive study. The subjects were teenagers high school level at age 15-18 years who do illegal races in Klungkung regency, the community around the speedway and the traffic police on duty at the police station Klungkung. Data collection in this study was conducted using (1) observation; (2) interview; and (3) a method of recording the document. Following that, the data collected were analyzed by descriptive qualitative. The results showed (1) factors that cause teenagers to conduct wild race in Klungkung regency is divided into two factors: internal factors and external factors. Factors causing teenagers doing wild race which belong to the internal factors are factors hobby. Factors causing teenagers doing wild race which belong to the external factor is the factor bets (gambling), family factors and environmental factors; (2) impacts perceived by teenagers and the community as a result of the action of the wild race for the positive impact teenagers are obtaining money, self-esteem, have many friends and the negative impacts are: the occurrence of an accident. Impact on other people or a community in which the disruption of peace of the user community so that harm others, there is no charge of activities, can cause congestion, and the loss of lives; (3) the solution given by the police to tackle illegal races in the Klungkung regency with preventive measures (prevent) done by providing socialization of law to all levels of society and repressive measures carried out by means of giving warning and enforcement by way of detained.keyword : racing, illegal, teenagers

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2024): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 7, No 3 (2019): September Vol. 7 No. 3 (2019): September Vol. 7 No. 2 (2019): Mei Vol 7, No 2 (2019): Mei Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol. 7 No. 1 (2019): Februari Vol 6, No 3 (2018): September Vol. 6 No. 3 (2018): September Vol 6, No 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 1 (2018): Februari Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol. 5 No. 3 (2017): September Vol 5, No 3 (2017): September Vol. 5 No. 2 (2017): Mei Vol 5, No 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 1 (2017): Februari Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol. 4 No. 3 (2016): September Vol 4, No 3 (2016): September Vol 4, No 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 2 (2016): Mei Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol. 4 No. 1 (2016): Februari Vol 3, No 3 (2015): September Vol. 3 No. 3 (2015): September Vol 3, No 2 (2015): Mei Vol. 3 No. 2 (2015): Mei Vol. 3 No. 1 (2015): Februari Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol. 2 No. 3 (2014): September Vol 2, No 3 (2014): September Vol 2, No 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 2 (2014): Mei Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol. 2 No. 1 (2014): Februari Vol. 1 No. 3 (2013): September Vol 1, No 3 (2013): September Vol 1, No 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 1 (2013): Februari Vol 1, No 1 (2013): Februari More Issue