cover
Contact Name
I Gusti Ayu Apsari Hadi
Contact Email
apsari.hadi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
apsari.hadi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
ISSN : 25992694     EISSN : 25992686     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 896 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn DAN SIKAP TOLERANSI PADA SISWA KELAS VIII B6 DI SMP N 6 SINGARAJA IDA AYU YUNITA WEDASWARI
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i3.489

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui apakah dengan diterapkan model     pembelajaran Numbered Head Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata     pelajaran PKn kelas  VIII B6 di SMP N 6 Singaraja (2) untuk mengetahui apakah dengan     diterapkan model pembelajaran Numbered Head Together dapat meningkatkan sikap toleransi     pada siswa kelas VIII B6 di SMP N 6 Singaraja (3) untuk mengetahui kendala-kendala yang     dihadapi guru dan siswa dalam penerapan pembelajaran kooperatif dengan strategi Numbered     Head Together dalam pembelajran PKn. Subjek dari penelitian ini adalah siswa SMP N 6     Singaraja yaitu kelas VIII B6 yang berjumlah 29 orang, yang terdiri dari 17 orang laki-laki dan     12 orang perempuan, objek dari penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar dan peningkatan     sikap toleransi pada siswa kelas VIII B6 di SMP N 6 Singaraja. Prosedur kerja tindakan ini     dilakukan 4 tahap yakni : tahap perencanaan, tahap pelaksaan tindakan, tahap observasi evaluasi     dan tahap refleksi tindakan. Empat tahap pelaksanaan tindakan tersebut dilakukan dalam dua     siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan tes hasil belajar     siswa.  Data di analisis dengan cara deskriptif, dan pemberian makna secara kualitatif.      Hasil penelitian menunjukkan: (1) penerapan model pembelajaran kooperatif dengan     metode numbered head together dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran     PKn kelas VIII B6, rata-rata hasil belajar siswa siklus I 66,9 dengan presentase ketuntasan     58,6%. Untuk penilaian sikap toleransi siklus I tergolong tinggi dengan rata-rata perolehan skor     28,9. Sedangkan hasil belajar pada siklus II 79,7 dengan presentase ketuntasan 86,2%. Untuk     perolehan skor sikap toleransi siklus II jauh lebih tinggi dari siklus I yaitu rata-rata skor 31,8.      Dalam penelitian ini kendala-kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan sumber belajar dan     masih kurangnya kekompakan siswa dalam diskusi terutama pada pelaksanaan penelitian siklus     I.     Kata kunci : pembelajaran kooperatif, strategi Numbered Head Together, Hasil belajar, Sikap     Toleransi    
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BBELAJAR DAN SIKAP BERDEMOKRASI SISWA PADA MATA PELAJARAN PKn DI KELAS VIII B4 SMP NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2012/2013 Ida Ayu Anom Swastini
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i3.490

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui apakah dengan model     pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa     kelas VIII B4 SMP Negeri 6 Singaraja, (2) untuk mengetahui apakah dengan     model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan sikap     berdemokrasi PKn siswa kelas VIII B4 SMP Negeri 6 Singaraja. Subjek     penelitian ini adalah siswa kelas VIII B4 SMP Negeri 6 Singaraja, dengan jumlah     siswa 32 orang yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan.     Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (class room action research) yang     dilakukan dalam dua siklus dengan empat kegiatan yakni: tahap perencanaan,     tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan tahap refleksi. Hasil penelitian menunjukan     bahwa hasil belajar pada siklus I adalah sebesar 64,4 dan termasuk kategori cukup     dengan daya serap 64% dan ketuntasan klasikal sebesar 38 %, sedangkan sikap     berdemokrasi pada siklus I sebesar 19,2 dan termasuk dalam kategori cukup     tinggi. Kemudian pada siklus II terjadi peningkatan terhadap hsil belajar siswa     dan sikap berdemokrasi siswa, yaitu hasil belajar pada siklus II adalah sebesar     80,2 dan termasuk dalam kategori baik dengan daya serap 80,2% dan ketuntasan     klasikal 100%, sedangkan sikap berdemokrasi siswa pada siklus II sebesar 26,8     dan termasuk dalam kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil     belajar dari siklus I ke siklus II telah mengalami peningkatan sebesar 16,2 dan     peningkatan sikap berdemokrasi siswa dari siklus I ke siklus II telah mengalami     peningkatan sebesar 6,6. Kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan model     Kooperatif Tipe Jigsaw, Siswa belum terbiasa dengan model pembelajaran     kooperatif tipe Jigsaw, Kemampuan siswa dalam mengungkapkan pendapatnya     masih relatif kurang, Masih ada beberapa kelompok yang belum bisa     menyelesaikan tugas diskusi dengan waktu yang telah ditentukan, pada pertemuan     I minat siswa yang kurang dalam mengikuti pembelajaran.      Kata-kata Kunci : Tipe Jigsaw , Hasil Belajar PKn dan Sikap Berdemokrasi    
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Sikap Sosial Siswa Pada Mata Pelajaran PKn di Kelas XI Ilmu Sosial 1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja KETUT ANGGA CHRISTINA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i3.491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PKn melalui     model pembelajaran kooperatif STAD; (2). Meningkatkan sikap sosial melalui model pembelajaran     kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD); (3) untuk mengetahui kendala-kendala     dan alternatif pemecahan masalah dalam mata pelajaran PKn melalui model pembelajaran     kooperatif STAD. Penelitian ini menggunakan rancangan  penelitian tindakan kelas yang dilakukan     dalam dua siklus tindakan. Tahapan-tahapan dalam tiap siklus adalah merencanakan, melaksanakan,     observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI-IS1 SMA Laboratorium Undiksha     Singaraja. Kemudian objek penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif STAD, Hasil     Belajar dan Sikap Sosial siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan observasi,     wawancara, kuisioner/angket, dan pemberian tes. Selanjutnya, data yang telah dikumpulkan     dianalisis secara deskriftif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan Model     Pembelajaran Kooperatif (STAD) dalam pembelajaran PKn dapat meningkatkan hasil belajar dan     sikap sosial siswa kelas XI Ilmu Sosial 1 SMA Labotarium Undiksha Singaraja. Hal ini dapat     dilihat dari peningkatan hasil belajar siswa yaitu dari 73,33% pada siklus I dengan kategori Cukup     baik, menjadi 96,66 pada siklus II dengan kategori sangat baik, dan terjadi peningkatan sikap sosial     siswa yaitu dari 58,1 dengan kategori baik pada siklus I menjadi sebesar 59,16 dengan kategori baik     pada siklus II. Dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif STAD terdapat beberapa kendala     yaitu siswa belum memahami tentang model pembelajaran kooperatif STAD, siswa masih tidak     berani untuk bertanya dan mengemukakan pendapat.Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut     adapun     pembelajaran kooperatif STAD, memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh siswa untuk     lebih berani untuk bertanya maupun mengemukakan pendapat.      Kata-Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif STAD, Hasil Belajar, Sikap Sosial.    
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS MEMECAHKAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR DALAM MATA PELAJARAN PKN SISWA KELAS VIIIA MTs.AL-KHAIRIYAH TEGALLINGGAH TAHUN AJARAN 2012/2013 Ni Made Astini Asih
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i3.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk     pembelajaran Think Pair Share pada PKn, (2) peningkatan aktivitas memecahkan     masalah  dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share, (3)     peningkatan hasil belajar PKn dengan menggunakan model pembelajaran Think     Pair Share dan (4) kendala-kendala dalam penerapan model pembelajaran Think     Pair Share serta solusinya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas     (class room action research) yang dilakukan dalam bentuk siklus yang terdiri dari     perencanaan, tindakan, evaluasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua     siklus. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA di     MTs. Al-Khairiyah Tegallinggah yang berjumlah 28 orang. Objeknya meliputi     aktivitas memecahkan masalah dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn     dengan     pengumpulan data menggunakan metode observasi dan tes sedangkan dalam     mengolah     menunjukan bahwa, (1) ada tiga langkah utama dalam model pembelajaran TPS     yaitu tahap think (berpikir), tahap pair (berpasangan) dan tahap Share (berbagi).     (2) Aktivitas memecahkan masalah pada siklus I nilai rata-ratanya sebesar  56,28     yang berada pada kategori cukup baik sedangkan pada siklus II nilai rata-ratanya     sebesar 79,71 yang berada pada kategori baik dan mengalami peningkatan sebesar     23,43% . (3) Hasil belajar siswa siklus I nilai rata-ratanya sebesar 69,11 dengan     kategori cukup dan ketuntasan belajar siswa 46,43% sedangkan pada siklus II     nilai rata-ratanya sebesar 82,32 dengan ketuntasan belajarnya sebesar 89,28% dan     mengalami peningkatan sebesar 13,22%. (4) Adapun kendala dalam penerapan     model pembelajaran TPS adalah keterbatasan sumber belajar, minat belajar siswa     dan tingkat intelegensi siswa. Solusinya yaitu peneliti menyiapkan materi     tambahan dan melakukan pendekatan kepada siswa yang kurang aktif serta     melakukan pengawasan yang lebih seksama.       Kata- kata  kunci : Model Pembelajaran Think Pair Share,  Aktivitas     Memecahkan Masalah, Hasil Belajar    
KEPUTUSAN TALAK DALAM PERKAWINAN MENURUT HUKUM ISLAM (Studi Kasus Di Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng) Rizkikah Ramadani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i1.612

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui faktor penyebab terjadinya cerai talak di Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. 2) Untuk mengetahui proses pengajuan dan penyelesaian talak pada Pengadilan Agama Singaraja. 3) Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab diabaikannya mekanisme pengajuan cerai talak oleh pihak suami. 4) Untuk mengetahui peranan KUA (Kantor Urusan Agama) dalam meminimalisisr terjadinya pengabaian terhadap mekanisme pengajuan cerai talak. Penelitian ini menggunakan rancanagan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng yaitu Masyarakat Kelurahan Kampung Bugis, KUA (Kantor Urusan Agama) Singaraja, dan Pengadilan Agama Singaraja. Subyek Penelitian ini adalah masyarakat, tohoh agama, suami-istri yang menjatuhkan dan dijatuhkan cerai talak, Panitra Pengadilan Agama Singaraja dan Pegawai KUA (Kantor Urusan Agama). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1) Observasi, 2) Wawancara, 3) Dokumentasi dan 4) Metode Studi Pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) faktor penyebab terjadinya cerai talak di Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng adalah moral yang tidak baik dan emosi, rendahnya pengetahuan/pendidikan dan orang ketiga/perselingkuhan. (2) Proses pengajuan dan penyelesaian talak di Pengadilan Agama melalui sidang pengadilan dengan cara mengajukan permohonan. (3) Adapun faktor penyebab diabaikannya mekanisme pengajuan cerai talak oleh pihak suami yaitu kurangnya pemahaman suami-istri terhadap mekanisme pengajuan cerai talak ke pengadilan agama, masih sayang, pembayaran/biaya, dan anak-anak. (4) Peranan KUA (Kantor Urusan Agama) dalam meminimalisisir terjadinya pengabaian terhadap mekanisme cerai talak dengan cara melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang mengalami perselisihan dalam perkawinan yang mana disini ada BP4 (Badan Pelayanan Pembinaan Pelestarian Perkawinan). Kata-kata kunci : Keputusan talak, Perkawinan, Hukum Islam
PENERAPAN METODE TPS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS VII B MTsN PATAS SOFYAN TSAURI
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i1.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui peningkatan hasil belajar PKn setelah diterapkan metode tink-pair-share (2) Mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa dan (3) Mengetahui kendala-kendala dalam penerapan metode tink-pair-share di kelas VIIIB MTsN Patas. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model siklus yang dilaksanakan selama dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus I terdiri dari tiga pertemuan (tiga kali tatap muka), demikian pula halnya dengan Siklus II. Adapun subjek dari penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VIIB MTsN Patas dan objek penelitiannya adalah motivasi dan hasil belajar PKn. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan instrumen tes hasil belajar, dan angket Motivasi Belajar. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pemaknaan kualitatif, yaitu landasan teori digunakan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan dengan pemaknaan kualitatif pada data (hasil penelitian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan pada Motivasi Belajar siswa, hal ini dibuktikan dari analisis data pada observasi awal dengan skor 13,21% pada kategori Rendah meningkat di Siklus I sebesar 65,06% pada kategori Tinggi kemudian meningkat pada Siklus II sebesar 82,13% pada kategori Sangat Tinggi dengan peningkatan presentase dari Siklus I ke Siklus II sebesar 17,07%. (2) Hasil Belajar PKn mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 63,3% yang masih dalam kategori belum tuntas karena berada pada rentang 62 % - 71 % dengan predikat cukup, kemudian menjadi 100% pada siklus II dengan peningkatan presentase sebesar 36,7%. (3) terdapat kendala-kendala pada penerapan metode tink-pair-share.  Kata-kata Kunci: Motivasi Belajar dan Hasil Belajar PKn.
SANKSI KASEPEKANG DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ADAT DESA PAKRAMAN TUKADMUNGGA, KECAMATAN BULELENG, KABUPATEN BULELENG AGUS SUKRADA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i1.614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Latar belakang terjadinya sanksi kasepekang kepada warga di desa adat/pakraman Tukadmungga, (2) Jenis-jenis sanksi kasepekang yang dijatuhkan kepada warga di desa adat/pakraman Tukadmungga, (3) Kasepekang yang dijatuhkan kepada warga di desa adat/pakraman Tukadmungga ditinjau dari awig-awig desa adat/pakraman Tukadmungga. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ditentukan secara Purposive melalui snowball sampling, yang meliputi:, (1) Warga desa Tukadmungga, (2) Aparatur pemerintah desa (desa dinas), (3) Pengurus (prajuru) desa pakraman, (4)  Tokoh masyarakat desa adat/pakraman Tukadmungga dan (5) Ketua Majelis Madya. Data dikumpulkan dengan menggunakan: (1) metode observasi;(2) metode wawancara; (3) metode dokumentasi dan  (4) metode kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kulitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) latar belakang terjadinya sanksi kasepekang kepada warga di desa adat pakraman Tukadmungga disebabkan karena warga melakukan pelanggaran terhadap awig-awig dan sifatnya membangkang  sehingga dikenakan sanksi kasepekang; (2) jenis-jenis sanksi yang dijatuhkan kepada warga desa adat pakraman Tukadmungga diklasifikasikan menjadi 2 golongan yakni sanksi kasepekang ringan dan sanksi kasepekang berat; (3)  kasepekang yang dijatuhkan kepada warga di desa Tukadmungga ditinjau dari awig-awig desa adat pakraman Tukadmungga perlu adanya ketegasan di dalam menjatuhkan sanksi adat kasepekang agar eksistensi awig-awig tetap terjaga keberadaannya.   Kata Kunci: Sanksi Kasepekang, Hukum Adat, Desa Pakraman.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKn DI KELAS X 2 SMA NEGERI 2 BANJAR TAHUN AJARAN 2012/2013 Ni Made Sulasmi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i1.615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn di kelas X2 SMA NEGERI 2 BANJAR tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X2 SMA NEGERI 2 BANJAR tahun ajaran 2012/2013 sebanyak 31 orang. Data tentang motivasi belajar siswa dikumpulkan melalui angket/kuesioner sedangkan data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang berbentuk soal obyektif. Data-data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif (kuantitatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pkn yaitu dari nilai rata-rata motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 86.12 dan termasuk ke dalam kategori sedang, sedangkan motivasi belajar siswa pada siklus II yaitu sebesar 100 dengan kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar dari siklus I ke siklus II telah mengalami peningkatan sebesar 13.88%. Hasil belajar pada siklus I adalah sebesar 80.64 dan termasuk dalam kategori cukup dengan ketuntasan klasikal sebesar 80.64%, sedangkan hasil belajar pada siklus II sebesar 86.61 dan termasuk dalam kategori baik dengan ketuntasan klasikal sebesar 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw sebesar 5.97%. Kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw selama penelitian antara lain: Siswa masih merasa sulit dalam proses pembelajaran dimana dalam penerapan  model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw ini mereka masih terlihat bingung dalam pembentukan kelompok baik kelompok asal maupun kelompok ahli sehingga membuat suasana kelas menjadi kurang kondusif.   Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, Tipe Jigsaw, Motivasi dan  hasil belajar, PKn SMA
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Dalam Pelajaran PKn Di Kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Sawan Tahun Ajaran 2012/2013 Ni Wayan Sulasti
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i1.616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2012/2013. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2012/2013  dengan jumlah siswa 25 orang yang terdiri dari 9 orang laki-laki dan 16 orang perempuan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan 2 siklus, masing-masing siklus tediri dari 4 kegiatan yakni: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan tahap refleksi. Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 60 dan termasuk ke dalam kategori cukup aktif, sedangkan Aktivitas belajar siswa pada siklus II yaitu sebesar 70 dengan kategori aktif. Jadi dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar dari siklus I ke siklus II telah mengalami peningkatan sebesar 10. Hasil belajar pada siklus I adalah sebesar 80 dan termasuk dalam kategori cukup dengan ketuntasan klasikal sebesar 44%, sedangkan hasil belajar pada siklus II sebesar 86.6 dan termasuk dalam kategori baik dengan ketuntasan klasikal sebesar 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) sebesar 6.6. Kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) selama penelitian antara lain: Siswa belum terbiasa dengan model pembelajaran ini, Siswa tidak mempunyai keberanian dalam mengemukakan jawabannya sendiri.     Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, Tipe Group Investigation (GI), Aktivitas dan hasil belajar, PKn SMA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn PADA SISWA KELAS VIIa DI SMP BHAKTIYASA SINGARAJA PUTU AMIK WIANTARI
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i1.617

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui apakah dengan diterapkan model pembelajaran Team Games Tournament dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn kelas  VIIa SMP Bhaktiyasa Singaraja (2) untuk mengetahui apakah dengan diterapkan model pembelajaran Team Games Tournament dapat meningkatkan respon siswa terhadap mata pelajaran PKn di kelas VIIa SMP Bhaktiyasa  Singaraja. Subjek dari penelitian ini adalah siswa SMP Bhaktiyasa Singaraja yaitu kelas VIIa yang berjumlah 22 orang, yang terdiri dari 13 orang laki-laki dan 9 orang perempuan. Prosedur kerja tindakan ini dilakukan 4 tahap yakni : tahap perencanaan, tahap pelaksaan tindakan, tahap observasi evaluasi dan tahap refleksi tindakan. Empat tahap pelaksanaan tindakan tersebut dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) penerapan model pembelajaran kooperatif dengan metode Team Games Tournament dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn kelas VIIa, rata-rata hasil belajar siswa siklus I 67 dengan persentase ketuntasan 59,09%. Sedangkan hasil belajar pada siklus II 75,68 dengan persentase ketuntasan 86,36%. Untuk perolehan analisis respon rata-rata skor 42,2. Kata kunci : model TGT, hasil belajar PKn dan respon siswa terhadap mata pelajaran PKn.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2024): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September Vol 7, No 3 (2019): September Vol 7, No 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 2 (2019): Mei Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol. 7 No. 1 (2019): Februari Vol. 6 No. 3 (2018): September Vol 6, No 3 (2018): September Vol 6, No 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 2 (2018): Mei Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol. 6 No. 1 (2018): Februari Vol. 5 No. 3 (2017): September Vol 5, No 3 (2017): September Vol. 5 No. 2 (2017): Mei Vol 5, No 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 1 (2017): Februari Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol. 4 No. 3 (2016): September Vol 4, No 3 (2016): September Vol 4, No 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 1 (2016): Februari Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol 3, No 3 (2015): September Vol. 3 No. 3 (2015): September Vol 3, No 2 (2015): Mei Vol. 3 No. 2 (2015): Mei Vol. 3 No. 1 (2015): Februari Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol. 2 No. 3 (2014): September Vol 2, No 3 (2014): September Vol. 2 No. 2 (2014): Mei Vol 2, No 2 (2014): Mei Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol. 2 No. 1 (2014): Februari Vol 1, No 3 (2013): September Vol. 1 No. 3 (2013): September Vol 1, No 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 1 (2013): Februari Vol 1, No 1 (2013): Februari More Issue