cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 2 (2019)" : 16 Documents clear
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI KELOMPOK KERJA GURU SEKOLAH DASAR JOKO TINGKIR KOTA SALATIGA Hardini, Agustina Tyas Asri; Slameto, Slameto
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.902 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.17374

Abstract

Tujuan  dari  pengabdian  kepada  masyarakat  ini adalah (1) untuk membentuk guru-guru di KKG Gugus Joko Tingkir yang mandiri dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas, (2) untuk membantu meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan guru-guru dalam mengimplementasikan penelitian tindakan kelas, (3) untuk menghasilkan proposal penelitian tindakan kelas yang siap untuk diimplementasikan (4) untuk menghasilkan laporan penelitian tindakan kelas. Berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diperoleh 13 guru yang telah menyelesaikan Laporan Penelitian Tindakan Kelas, 25 guru yang sudah menyelesaikan proposal dan 1 guru yang telah berhasil membuat artikel hasil penelitian dan menyeminarkannya dalam kegiatan seminar di ranah gugus Joko Tingkir. Pengalaman pelatihan dan pendampingan model Partisipatif ini layak untuk dikembangkan lebih lanjut untuk validasi dan desiminasi. Bagi 13 orang guru yang sudah berhasil menyusun laporan PTK, perlu pendampingan untuk menulis artikel ilmiah, bagi 25 orang yang belum berhasil melaksanakan PTK perlu pendampingan lebih lanjut.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BAGI GURU-GURU IPS SMP DALAM UPAYA OPTIMALISASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Ratnawati, Nurul; Sukamto, Sukamto
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.25 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.17710

Abstract

Dinamika pergantian kurikulum termasuk kurikulum 2013 selalu memunculkan keluhan dan kebingungan dari guru di tingkat lapangan. Berdasarkan hasil penyebaran angket melalui google form kepada beberapa guru IPS SMP di beberapa sekolah negeri maupun swasta di Jawa Timur, menunjukkan bahwa sampai saat ini tahun 2019, selama 5 tahun berjalannya kurikulum 2013, guru masih mengalami kebingungan dalam menyusun perangkat pembelajaran yang merupakan salah satu aspek dalam implementasi kurikulum. Kebijakan perubahan kurikulum 2013 diyakini sebagai kebijakan strategis menghadapi kompleksitas tantangan masa depan. Oleh sebab itu, optimalisasi implementasi kurikulum 2013 perlu didukung oleh partisipasi aktif institusi keguruan untuk melakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan, sehingga implementasi kurikulum 2013 berjalan lebih optimal. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan ini adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik. Simpulan dari kegiatan pengabdian ini yaitu, peningkatan pemahaman guru tentang konsep pembelajaran IPS dengan prinsip keterpaduannya; kebijakan kurikulum 2013; bagaiamana merancang dan menyusun perangkat pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013.
Pendampingan dan Pelatihan Perajin Tenun Cepuk di Nusa Penida Kabupaten Klungkung Telagawathi, Ni Luh Sayang; Suci, Ni Made; Yulianthini, Ni Made
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.806 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.17806

Abstract

This article aims to design a model of empowering and training assistance for small business group of endek woven fabric craftsman in Sulang Village, Klungkung Regency, Bali Province. This is done based on challenges in the development of handicraft industry in Bali, and in Indonesia in general is the problem of business management besides of course the problem of capital and marketing. The potential of endek woven handicraft industry in Klungkung Regency is very large because it is based on the household industry which is cultivated by the housewife who progressively growing into promising small and medium enterprises. Strengthening the capacity of the crafting group is essential with ongoing training and business management assistance. Thus the crafting group will have the capacity to manage its business. These new motives will be promotional media for designers to introduce endek into global cultural products.Keywords: training, mentoring, business management, group of artisans, small business
Evaluasi Pelatihan Pivot Tabel untuk Analisis Worksheet Data bagi Pelajar MAN 21 Jakarta Diana, Nova Eka; Kurnianingsih, Indah; Wardiyono, Wardiyono
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.691 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.17818

Abstract

Kurikulum 2013 (K-13) berdasarkan Permendikbud No. 103 Tahun 2014 mendorong untuk pembentukan perilaku saintifik, sosial dan rasa keingintahuan melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning), projek (project based learning), dan penemuan (discovery/inquiry learning). Untuk mencapai luaran pembelajaran (KKM) pada K-13, siswa dituntut untuk banyak melakukan analisis terhadap masalah yang diberikan dalam PBL. MAN 21 Jakarta Utara telah menerapkan K-13 sejak tahun 2016. Akan tetapi, keterbatasan pendampingan dan kebingungan guru dalam penerapan K-13, serta lemahnya pengguasaan teknologi informasi oleh guru menyebabkan tidak maksimalnya pencapaian KKM. Tim pengusul P2M ini bersama dengan mitra MAN 21 Jakarta memutuskan untuk mengadakan pelatihan pivot tabel menggunakan Microsoft Excel untuk membantu siswa mengolah dan menganalisis data pada penyelesaian studi kasus pada metode PBL. Pelatihan terhadap 30 siswa MAN 21 telah dilaksanakan dan dievaluasi keberhasilannya berdasarkan tiga indikator: peningkatan kemampuan peserta, kemampuan dan ketanggapan instruktur, serta konten pelatihan yang diberikan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan telah berhasil meningkatkan kemampuan penggunaan fitur analisis secara signifikan yang berbanding lurus dengan tingkat keseriusan peserta selama mengikuti pelatihan. Selain itu, instruktur juga dapat menyusun dan menyampaiakan materi pelatihan secara terstruktur, jelas dan tanggap dalam mengatasi kesulitan peserta selama pelatihan.
MEMPERSIAPKAN KARIR SISWA DI ERA DIGITAL MELALUI PEMAHAMAN TIPOLOGI KEPRIBADIAN DAN DUNIA KERJA Suryahadikusumah, Ahmad Rofi; Kurniasari, Kurniasari; Ferdiansyah, Muhammad; Purnamasari, Syska; Arizona, Arizona; Surtiyoni, Endang
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.606 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.17951

Abstract

Abstrak Ketidaktelitian merencanakan karir diprediksi akan terjadi pada siswa kelas XII di SMAN 1 Rambutan, dikarenakan skeptis terhadap diri dan peluang karir yang tersedia, sementara itu di era digital menuntut siswa memiliki preferensi pribadi yang mantap.  Oleh karena itu pemahaman tipologi kepribadian bertujuan untuk membantu proses perencanaan karir siswa SMAN 1 Rambutan agar relevan dengan karakteristik pribadi dan tren di era digital. Metode pelaksanaan dilakukan dalam tiga sesi yaitu reframing,  pemahaman diri melalui instrumen RIASEC, terkahir diskusi dan simulasi.  Hasilnya ditemukan mayoritas peserta memiliki tipologi sosial (51%), diikuti oleh artisitik (18%), dan yang paling rendah adalah investigatif (1%), selain itu  siswa dapat mengelompokkan kegiatan yang mendukung pada rencana karier antara lain meningkatkan keahlian yang spesifik (kuliah, mengambil lisensi, dan pelatihan), dan kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan penunjang (kursus singkat bahasa, pemanfaatan sosial media, dan  berkomunitas). Kata kunci: perencanaan karir, era digital, tipologi kepribadian Abstract Inaccuracy in career planning was predicted would happen in grade XII SMAN 1 Rambutan, that causes by skeptical of self and career opportunities that are available. Meanwhile, in the digital age, students are required to have good personal preferences. Therefore the personality typology assessment aim to help the process of career planning of students SMAN 1 Rambutan to be relevant to personal characteristics and career trends in digital age. Implementation method held in three sessions i.e. reframing, self-understanding through RIASEC inventory, closing with discussion and simulation. The results found the majority of participants have social typology (51%), followed by artistic (18%), and the lowest is investigative (1%), moreover they can be grouping some activities that support the career plan like   upgrading specific skills (taking graduate study, take the licenses, and training), and activities that could develop supporting ability  (languages short course, utilization of social media, and community activity). Keywords : career planning, digital age, personality typology
MEDIA MANIPULATIF PECAHAN BERBASIS MONTESSORI (Identifikasi Kebutuhan dan Desainnya di SD Gugus VI Kecamatan Baturiti) Suryawan, I Putu Pasek; Yudi Hartawan, I Gusti Nyoman; Yuda Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.157 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.17989

Abstract

Materi Pecahan merupakan kajian inti dari kurikulum matematika di tingkat SD, namun guru masih mengalami kesulitan dalam membelajarkannya. Pada dasarnya pembelajaran Pecahan dapat dilakukan dengan berbagai strategi dan variasi sajian, misalnya dengan pemanfaatan media manipulatif. Media manipulatif yang digunakan hendaknya sesuai dengan materi atau topik yang akan dibahas dan terencana dengan baik serta bermakna maksimal, sehingga seyogyanya media manipulatif tersebut dirancang dan dibuat langsung oleh guru. Oleh karena itu, tujuan tahap awal program pengabdian ini, yaitu untuk meningkatkan kemampuan guru SD Gugus VI Kecamatan Baturiti dalam mengidentifikasi karakteristik kebutuhan media manipulatif Pecahan yang dapat digunakan sebagai sarana belajar siswa dan bukan hanya sebagai sarana mengajar guru. Program pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan yang dibagi dalam dua sesi, yaitu sesi (1) berupa pemantapan pengetahuan guru terkait strategi pemanfaatan media manipulatif pecahan dalam pembelajaran di SD, dan sesi (2) pelatihan langsung mengidentifikasi karakteristik kebutuhan media manipulatif pecahan yang efektif digunakan pada pembelajaran kelas III sampai dengan kelas VI di SD Gugus VI Kecamatan Baturiti, yang dipandu langsung oleh tim pengabdian. Secara keseluruhan kegiatan telah berlangsung dengan baik dan berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam mengidentifikasi kebutuhan media manipulatif pecahan dalam pembelajaran matematika di SD Gugus VI Kecamatan Baturiti. Hal ini dapa dilihat dari persentase kehadiran peserta sebesar 96,86% dan seluruhnya secara penuh mengikuti diklat. Peserta juga menanggapi positif terhadap pelaksanaan diklat dengan persentase skornya sebesar 79,53%. Melalui kegiatan ini guru mampu mengidentifikasi kebutuhan media manipulatif yang akan dikembangkan, yaitu berupa media manipulatif pecahan berbasis metode Montessori dengan karakteristik media seperti: (1) menarik, (2) bergradasi, (3) auto-education, (4) auto-correction, dan (5) kontekstual, serta siap untuk direalisasikan pada tahap selanjutnya. Guru mampu menghasilkan desain media manipulatif pecahan berbasis metode Montessori dengan rata-rata skor validasi sebesar 3,72 dan tergolong sangat baik.Kata-kata kunci: media manipulatif pecahan, metode Montessori, pendidikan, pelatihan.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK CAIR DARI LIMBAH IKAN ASIN DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG BARU Novia Pratiwi, Diana Kartika di; Ramadhani, Dyah Chaerunnissa Syafitri; Yuspiana, Khansa; Rochim, Rizky Noor; Toby, Toby
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.222 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.17995

Abstract

Kampung Baru merupakan wilayah pesisir di Kota Balikpapan dan merupakan kawasan kampung atas air. Sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan dan pengolah ikan asin. Masyarakat Kampung Baru biasa memproduksi ikan asin yang dapat mencapai 100 Kg. Namun, dalam proses produksi terdapat limbah ikan asin yang tidak dapat dimanfaatkan sehingga masyarakat membuang limbah tersebut langsung ke laut. hal tersebut menimbulkan bau yang tidak sedap dan mencemari lingkungan. Oleh sebab itu, penulis memiliki solusi untuk mengatasi hal tersebut dengan mengadakan pelatihan pembuatan pupuk cai dari limbah ikan asin dengan tujuan agar masyarakat dapat memanfaatkan limbah dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat pesisir. Dalam pelatihan tersebut terdapat beberapa tahapan yaitu penyampaian materi, praktek pembuatan pupuk cair, controlling dan evaluasi. Setelah dilakukan pelatihan masyarakat dapat memanfaatkan limbah ikan asin sehingga limbah tersebut tidak langsung dibuang ke laut melainkan di produksi menjadi pupuk cair yang berkualitas.
Pelatihan Perancangan, Pembuatan, dan Penggunaan Alat Peraga Matematika bagi Guru-Guru SD Gugus II Kecamatan Kubu Suarsana, I Made
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.589 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.18023

Abstract

Pemanfaatan alat peraga dalam pembelajaran matematika di SD merupakan kebutuhan mengingat sifat matematika yang abstrak dan usia siswa SD yang masih berada pada tahap perkembangan kognitif operasional konkrit. Namun faktanya pembelajaran matematika di SD Gugus II Keecamatan Kubu selama ini cenderung text books oriented, jarang menggunakan alat peraga. Hal ini disebabkan oleh minimnya jumlah alat peraga yang tersedia dan masih rendahnya kreativitas guru dalam membuat alat peraga matematika. Oleh karenanya dilakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang, membuat dan menggunakan alat peraga matematika. Pelatihan melibatkan 24 orang guru yang berasal dari 7 SD di Gugus II Kecamatan Kubu. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari yang dibagi dalam 3 sesi yaitu 1) pemaparan materi tentang pentingnya pemanfaatan alat peraga dalam pembelajaran matematika di SD, 2) latihan merancang dan membuat alat peraga, serta 3) simulasi  penggunaan alat peraga yang dihasilkan. Kegiatan pelatihan telah berhasil meningkatkan kemampuan -guru SD Gugus II Kecamatan Kubu dalam merancang, membuat dan menggunakan alat peraga matematika. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan peserta dalam menghasilkan produk alat peraga kartu bilangan serta kemampuan peserta dalam menggunakannya alat peraga tersebut. Peserta menanggapi positif terhadap pelaksanaan pelatihan dengan persentase skornya sebesar 87%.
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIK Tirtayani, Luh Ayu; Wirabrata, Dewa Gede Firstia; Sujana, I Wayan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.485 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.18316

Abstract

Kecamatan Kintamani terletak di Kabupaten Bangli dan memiliki dukungan alam potensial yang bisa berguna untuk pembelajaran. Hanya saja, guru PAUD di Kecamatan Kintamani masih belum mampu memanfaatkan kekayaan alam tersebut sebagai seting dan media belajar sesuai dengan yang dituntut oleh Kurikulum 2013. Guru belum mampu memahami konsep pendekatan saintifik, juga belum mampu merancang perangkat pembelajaran yang memuat pendekatan saintifik dengan baik dan kesulitan dalam penerapannya. Berdasarkan kondisi ini maka tim pengabdi melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) berupa PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIK. Dalam kegiatan P2M ini, guru-guru diberikan pemahaman, pelatihan dan pendampingan mengenai pendekatan saintifik. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai pendekatan saintifik, peningkatan keterampilan guru menyusun perangkat pembelajaran berbasis pendekatan saintifik, serta peningkatan keterampilan guru merancang pembelajaran berbasis pendekatan saintifik. Hasil juga menunjukkan kepuasan kedua mitra terhadap kegiatan dan dampak positif yang diakibatkan dari pelatihan dan pendampingan
PELAKSANAAN KKN-PPM DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DEMI MEWUJUDKAN SWADAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN VITAL BERLANDASKAN SEMANGAT NGAYAH Divayana, Dewa Gede Hendra; Ariawan, I Putu Wisna; Suyasa, P. Wayan Arta
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.481 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.18677

Abstract

Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk KKN-PPM ini adalah untuk menunjukkan adanya beberapa program yang merupakan terobosan baru dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat Desa Belatungan dalam pemenuhan kebutuhan vital melalui swadaya masyarakatnya dengan mengedepankan semangat Ngayah (gotong royong). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Kegiatan KKN-PPM ini melibatkan 3 anggota pengabdi dan 30 mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha yang mengambil program KKN. Kegiatan KKN-PPM ini dilaksanakan selama 55 hari. Metode pelaksanaan kegiatan KKN-PPM ini menggunakan tahapan-tahapan program yang mengacu pada standar keberhasilan/pencapaian kegiatan pada masing-masing bidang pemenuhan kebutuhan vital masyarakat di Desa Belatungan. Hasil kegiatan KKN-PPM ini ini menunjukkan adanya keberhasilan seluruh komponen masyarakat Desa Belatungan dalam memahami materi dan menerapkan beberapa program yang menjadi terobosan pemenuhan kebutuhan vital masyarakat dalam bidang ekonomi kerakyatan, bidang pendidikan, sosial, dan seni, bidang teknologi informasi, serta bidang sanitasi dan kesehatan.Kata kunci:       KKN-PPM, Desa Belatungan, Kebutuhan Vital, Swadaya, Semangat Ngayah.

Page 1 of 2 | Total Record : 16