Journal of Education Action Research
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Articles
861 Documents
Media E-Komik Berbasis Auditory Intellectually Repetition pada Muatan Ipas Materi Bagian Tubuh Tumbuhan Siswa Kelas IV
Kristina, Aprilia;
Ni Wayan Suniasih;
Ida Bagus Gede Surya Abadi
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.82788
Kurangnya penerapan media pembelajaran yang inovatif tersebut mempengaruhi proses pembelajaran sehingga berdampak pada pemahaman konsep belajar siswa khususnya dalam muatan pembelajaran Ilmu pengetahuan alam dan sosial cenderung menurun. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun produk media E-Komik serta menganalisis kelayakan dan efektivitas media pembelajaran E-Komik. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek yang terlibat dalam penelitian yaitu 28 siswa. Metode dan Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Berdasarkan uji efektivitas memperoleh hasil thitung > ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan (5%) dari hasil post-test siswa pada kompetensi pengetahuan IPAS sesudah menggunakan bahan ajar media E-Komik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media E-Komik efektif diterapkan pada pelajaran IPAS materi tubuh tumbuhan kelas IV Sekolah Dasar. Implikasi pemanfaatan media E-Komik sebagai media pembelajaran berbasis teknologi ditunjang oleh sarana dan prasarana yang ada di sekolah seperti akses internet (WiFi), Smartphone/Laptop, LDC/Proyektor, serta keterampilan guru maupun siswa untuk mengakses media pembelajaran E-Komik.
Media Pembelajaran Berbasis Adaptive Mobile Learning untuk Anak Usia Dini
I Gusti Ayu Agung Manik Wulandari;
Putu Aditya Antara;
I Made Tegeh
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.83610
Dalam kegiatan belajar sambil bermain anak sulit konsentrasi dan mudah teralih perhatiannya. Beberapa anak mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan temannya. Hal ini berdampak pada kemampuan sosial-emosional anak yang rendah. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan media pembelajaran berbasis adaptive mobile learning untuk anak usia dini. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Instrumen pengumpulan data dengan lembar kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu hasil review ahli isi pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (93,15%). Hasil review ahli media pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (95,25%). Hasil uji coba perorangan 96% dan uji coba kelompok kecil (96,6%) sehingga mendapat kualifikasi sangat baik. Disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis adaptive mobile learning layak digunakan dalam pembelajaran untuk anak usia dini. Implikasi peelitian ini yaitu media pembelajaran berbasis adaptive mobile learning yang dikembangkan dapat menstimulasi sosial-emosional pada anak usia dini.
Media Augmented Reality Belajar Membaca untuk Menumbuhkan Kemampuan Kognitif dan Literasi Membaca Awal Anak Usia Dini
Putri, Anak Agung Vira Widya;
I Wayan Widiana;
Maria Goreti Rini Kristiantari
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.83973
Kurangnya minat anak dalam mengenal huruf, belum adanya media pembelajaran yang inovatif, dalam pembelajaran terkadang anak merasa tidak fokus dalam menerima pembelajaran dan guru belum memiliki pengalaman mengenai media pembelajaran berupa teknologi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis media augmented reality belajar membaca untuk menumbuhkan kemampuan kognitif dan literasi membaca awal anak usia dini. Penelitian ini tergolong penelitian pengembangan atau yang disebut juga dengan (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu analysis, design, development dan implementation. Metode dari penelitian ini adalah observasi dan kuesioner. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu one group pretest dan postest. Subjek dalam penelitian ini adalah ahli materi dengan hasil 97%, ahli media mendapatkan hasil 95%, kepraktisan guru mendapatkan hasil 100%, kepraktisan anak mendapatkan hasil 82%. Uji t-test sig memperoleh hasil terdapat perbedaan sebelum dan sesudah menggunakan media. Dari pemaparan tersebut dapat disimpulkan bahwa media ARBECA efektif serta efektif digunakan untuk menumbuhkan kemampuan kognitif dan literasi membaca awal anak usia dini. Implikasi dari penelitian tersebut dapat menumbuhkan kemampuan kognitif dan literasi membaca awal menggunakan media aplikai augmented reality belajar membaca.
Loose Part Based STEAM Learning Using Local Wisdom of East Manggarai
Mathilde Muhu;
Nice Maylani Asril;
Ketut Indra Purnomo
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.84221
Learning activities for early childhood that could be more optimal impact children's development, causing them to be less stimulated. Based on this, this research aims to analyze Loose Part Based STEAM Learning with East Manggarai Local Wisdom in early childhood. This type of research is qualitative research. The research method used is the case study method. The subjects in this research were 20 class B students. Data collection methods in this research are interviews, questionnaires, and documentation. The instruments used to collect data were observation guidelines and interviews. The research data analysis technique is a qualitative descriptive analysis using the Miles and Huberman Model data analysis. The research results show that first, loose part-based STEAM learning with East Manggarai local wisdom is simple, meaning that the activities implemented are how to introduce children to the surrounding culture and get them used to loving local culture. The two teachers design learning activities containing elements of local wisdom according to the theme, sub-theme of the activity, planning, facilitating, and evaluating. Third, the environment can be a learning resource using tools and materials from the child's environment. It was concluded that Loose Part Based STEAM Learning with East Manggarai Local Wisdom can stimulate young children.
Metode Index Card Match untuk Meningkatkan Keaktifan dan Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran PPKn
Nani Mediatati;
Dionisius Heckie Puspoko Jati;
Jessica Sandi Mariana Situmorang
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.84331
Pembelajaran yang efektif ditunjukkan dengan adanya hubungan timbal balik antara siswa dan guru saat proses pembelajaran melalui penggunaan metode pembelajaran yang inovatif dan kreatif. Namun ditemukan guru masih menggunakan metode pembelajaran yang tidak melibatkan siswa dan tidak memotivasi siswa untuk aktif belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode index card match untuk meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PPKn Kelas X. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa TPM B kelas X SMK. Metode pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode flashcard match dapat meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar siswa yang meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar siswa dari pramenengah (20,58%) hingga Siklus I (61,76%) dan siklus II (82,35%). Simpulan penelitian menunjukkan penerapan metode pembelajaran Index Card Match (ICM) dalam pembelajaran PPKn materi hubungan Pancasila dan UUD 1945 di kelas X dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa. Implikasi penelitian ini yaitu dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga membuat siswa akan aktif, sehingga dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar.
Index Card Match Learning Model with Cooperative Setting Think Pair Share Type Improves Early Mathematics Skills and Cooperation of Early Age Children
Arminiati, Ni Wayan;
I Gusti Putu Suharta;
Ketut Indra Purnomo
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 3 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i3.84516
Early mathematics and cooperative attitudes. Based on this, this study aims to analyze the effect of the index card match learning model with a cooperative setting of the think pair share type in improving early mathematics and cooperation skills in early childhood. This study is quasi-experimental with a non-equivalent post-test-only control group design. The population in this study were 184 children of Kindergarten B1. The sample selection technique used in this study was simple random sampling. The number of participants in this study was 46 children from kindergarten B. The method used in collecting data was a questionnaire. The instrument used in collecting data was a questionnaire sheet. The data analysis technique in this study was inferential statistics. The study results showed differences in the mathematics and cooperation skills of children who followed the Index Card Match learning model with a cooperative setting of the Think Pair Share type with children compared to those taught using the conventional model in Kindergarten B. It was concluded that the Index Card Match learning model with a cooperative setting of the Think Pair Share type can improve early mathematics and cooperation skills in early childhood. The research implies that using the Index Card Match learning model with a cooperative setting of the Think Pair Share type provides an exciting experience that teachers can use to create meaningful learning activities.
Penerapan Pendekatan Matematika Realistik Indonesia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Sunedi, Desak Putu Oka
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 4 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v7i4.54637
Salah satu pengembangan mata pelajaran matematika di kelas yakni dengan mendekatkan siswa kepada matematika melalui masalah-masalah nyata dari kehidupan sehari-hari siswa yang digunakan sebagai titik awal pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan hasil belajar Matematika melalui penerapan Pendekatan Matematika Realistik Indonesia pada siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas IV yang berjumlah 28 orang siswa. Objek penelitian ini adalah hasil belajar Matematika. Dalam penelitian ini data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran Matematika melalui penerapan Pendekatan Matematika Realistik Indonesia pada siswa kelas IV sekolah dasar dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1940, rata-rata 69, daya serap 69%, ketuntasan belajar 79%) dan siklus II (jumlah 2185, rata-rata 78, daya serap 78%, ketuntasan belajar 93%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 9% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 14%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan penerapan Pendekatan Matematika Realistik Indonesia pada siswa kelas IV sekolah dasar dapat meningkatkan hasil belajar Matematika.
Model Pembelajaran Open Ended Problem Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar
Mudraka, I Gede
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 4 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v7i4.54639
Kecenderungan pembelajaran saat ini masih berpusat pada guru dengan berceramah dan pemberian tugas. Siswa kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Akibatnya tingkat pemahaman siswa terhadap materi pelajaran rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran Open Ended Problem pada siswa kelas VI sekolah dasar. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI yang berjumlah 21 orang siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran Matematika melalui penerapan model pembelajaran Open Ended Problem pada siswa kelas VI sekolah dasar dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1395, rata-rata 66, daya serap 66%, ketuntasan belajar 62%) dan siklus II (jumlah 1555, rata-rata 74, daya serap 74%, ketuntasan belajar 90%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 8% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 28%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Open Ended Problem dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa kelas VI sekolah dasar.
Penerapan Metode Drill Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Sudanta, I Wayan
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 4 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v7i4.54640
Salah satu permasalahan dalam pembelajaran matematika yaitu anggapan bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan, sehingga banyak siswa yang kurang menyukai pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan metode drill pada siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas IV yang berjumlah 32 orang siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar matematika melalui penerapan metode drill pada siswa kelas IV sekolah dasar, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 2000, rata-rata 63, daya serap 63%, ketuntasan belajar 66%) dan siklus II (jumlah 2265, rata-rata 71, daya serap 71%, ketuntasan belajar 88%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 8% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 22%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode drill pada siswa kelas IV sekolah dasar dapat meningkatkan hasil belajar matematika.
Application of the Jigsaw Cooperative Learning Model Oriented Towards Improving High School Student Learning Outcomes
Suparwati, Sri
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i1.60744
The problem often encountered in learning is students' low motivation and learning outcomes. This is caused by learning that does not provide opportunities for students to improve their thinking and argumentation skills. This study aims to apply the Jigsaw-Oriented Cooperative Learning Model to the Learning Outcomes of High School Students. This type of research is class action research. The Classroom Action Research used in this study is a model developed by Kemmis and McTaggart. The Classroom Action Research was conducted in two cycles, each with 2 meetings. The number of students involved was 36, consisting of 22 (61%) female and 14 (39%) male. Data collection methods used observation, interviews, and tests. The instruments used to assess students' physics learning outcomes in each cycle were multiple-choice questions. Data was analyzed using qualitative and quantitative descriptive analysis. The study results show that after two research cycles, actions were carried out that showed an increase in student learning outcomes, individually and collectively. The average student learning outcomes increased from 79.8 to 81.1. The number of students who completed was 75% to 83.3%. Therefore, using a cooperative learning paradigm such as Jigsaw can improve students' understanding of physics. It is concluded that the Jigsaw Type Cooperative Learning Model can improve the learning outcomes of high school students.