Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar (JISD) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran di Sekolah Dasar. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan dasar bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, November).
Articles
936 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Team Assisted Individualization Berbantuan Media Semi Konkret Terhadap Kompetensi Pengetahuan Matematika
Prabaningrum, I Gusti Agung Inten;
Putra, I Ketut Adnyana
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (572.117 KB)
|
DOI: 10.23887/jisd.v3i4.21775
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran team assisted individualization berbantuan media semi konkret dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Kuta Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan design nonequivalent control group design. Populasi penelitian meliputi seluruh kelas V SD Gugus I Kuta pada semester genap sebanyak 378 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VA SDN 2 Kuta sebanyak 39 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB SDN 5 Kuta sebanyak 44 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes, tes pilihan ganda biasa. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 6,601 dan ttabel pada taraf signifikansi 5%, = 2,000. Hal ini berarti thitung > ttabel, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran team assisted individualization berbantuan media semi konkret dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran team assisted individualization berbantuan media semi konkret berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pengetahuan matematika kelas V SD Gugus I Kuta Tahun Ajaran 2018/2019.Kata Kunci: team assisted individualization, media semi konkret, kompetensi pengetahuan matematika
Analisis Kesulitan Belajar Matematika dalam Menyelesaikan Soal Cerita
Utari, Dian Rizky;
Wardana, M. Yusuf Setia;
Damayani, Aries Tika
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (445.057 KB)
|
DOI: 10.23887/jisd.v3i4.22311
Siswa berkesulitan belajar matematika sering melakukan kekeliruan dalam belajar berhitung dan kekeliruan dalam menyelesaikan soal cerita. Kesulitan yang sering dialami oleh siswa yaitu kesulitan saat mengerjakan soal cerita karena kurang mampu memahami maksud soal dan kebingungan saat menentukan operasi hitung yang akan dipakai. Metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian yaitu siswa kelas IV dan guru kelas IV. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, teknik tes dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas IV yang berjumlah 10 siswa dari 15 siswa mengalami kesulitan belajar matematika dalam menyelesaikan soal cerita. Kesulitan belajar matematika menyelesaikan soal cerita yang terjadi di kelas IV SD Negeri Tambakrejo 03 meliputi kesulitan memahami konsep, kesulitan dalam keterampilan, dan kesulitan memecahkan masalah.Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Kesulitan Pemecahan Masalah Matematika, Soal CeritaStudents having difficulty learning mathematics often make mistakes in learning to count and mistakes in solving story problems. Difficulties that are often experienced by students are difficulties when working on story problems because they are not able to understand the purpose of the questions and confusion when determining the arithmetic operations that will be used. Descriptive qualitative research methods. Sources of research data are students in class IV and teacher in class IV. Data collection procedures used are observation, interviews, test techniques and documentation. The results of the study showed that 10th grade students totaling 10 students out of 15 students had difficulty learning mathematics in solving story problems. Difficulty in learning mathematics to solve story problems that occur in class IV SD Negeri Tambakrejo 03 includes difficulty understanding concepts, difficulties in skills, and difficulty solving problems.Keywords: Difficulties In Studying, Difficulty Solving Math Problems, Story Problems
Pendekatan Starter Eksperimen Berbantuan Lembar Kerja Siswa untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA
Risnawati, N K Ayu;
Antari, N K Yuni
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (456.41 KB)
|
DOI: 10.23887/jisd.v3i4.21781
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendekatan Starter Eksperimen berbantuan Lembar Kerja Siswa terhadap peningkatan hasil belajar IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Kecamatan Buleleng Sampel penelitian ini sebanyak 66 orang yang diperoleh dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda dan dianalisis menggunakan teknik statistik uji-t dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai post-test kelompok dengan pendekatan Starter Eksperimen berbantuan Lembar Kerja Siswa lebih tinggi dari kelompok dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan nilai thit > dari ttab sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan Pendekatan Starter Eksperimen berbantuan Lembar Kerja Siswa terhadap peningkatan hasil belajar IPA. Kata Kunci: Pendekatan Starter Eksperimen, Lembar Kerja Siswa, hasil belajar IPA.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray Berbantuan Mind Mapping terhadap Hasil Belajar IPA
Juniantari, I Gusti Ayu Sri;
Kusmariyatni, Ni Nyoman
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (586.115 KB)
|
DOI: 10.23887/jisd.v3i3.19478
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbantuan Mind Mapping dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus VIII Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus VIII Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 75 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian ini yaitu kelas V di SD Negeri 4 Kayuputih Melaka sebagai kelas eksperimen dan kelas V di SD Negeri 2 Kayuputih Melaka sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap yaitu, dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbantuan Mind Mapping dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbantuan Mind Mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Faktor Persekutuan Besar dan Kelipatan Persekutuan Kecil melalui Model NHT Berbantu Media Papan Puzzle Berbintang
Dara Asshofi, Muhammad Prakas;
Damayani, Aries Tika;
., Rofian
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (452.719 KB)
|
DOI: 10.23887/jisd.v3i4.21881
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman siswa terhadap materi FPB dan KPK, sehingga kesulitan untuk memahami materi dan memecahkan masalah. Permasalahan yang diangkat dari penelitian ini adalah bagaimana hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika FPB dan KPK yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Konvensional dan dengan model Number Head Together (NHT) berbantu media, serta apakah peningkatan hasil belajar matematika materi FPB dan KPK melalui model NHT berbantu media papan petak berbintang pada siswa kelas IV SD memenuhi kriteria valid sebagai model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa SD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika materi faktor persekutuan besar dan kelipatan persekutuan kecil melalui model NHT berbantu media papan puzzle berbintang pada siswa kelas IV SD Negeri Bintoro 7 Demak. Sampel yang diambil sebanyak 24 siswa, dengan sampling Nonprobability jenis sampling jenuh yaitu teknik penemuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung sebesar 15,933 > ttabel= 2,064 yang menyatakan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar matematika dengan penggunaan Model Number Head Together dalam materi FPB dan KPK di SDN Bintoro 7 Demak. Kata Kunci: Hasil Belajar Matematika, Faktor Persekutuan Besar, Kelipatan Persekutuan Kecil, Model NHT, Media Papan Puzzle Berbintang
Pengaruh Model Student Facilitator And Explaining (SFAE) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis
Mustikasari, Indah;
Supandi, Supandi;
Damayani, Aries Tika
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (559.585 KB)
|
DOI: 10.23887/jisd.v3i3.19455
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaining (SFAE) terhadap kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas V SDN Lamper Tengah 01 Semarang. Peneliti menggunakan Pre-Eksperimental design yaitu One Group Pretest-Posttest Design. Peneliti menggunakan semua siswa kelas V di SDN Lamper Tengah 01 Semarang yaitu 30 siswa. Peneliti menggunakan tes tertulis sebagai intrumen penelitian. Data dihitung menggunakan uji-t juga didukung dengan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran student facilitator and explaining berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas V SDN Lamper Tengah 01 Semarang. Kata Kunci: Student Facilitator And Explaining, Kemampuan Berpikir Kritis
Implementasi Metode Modelling The Way dengan Permainan Mathchess untuk Meningkatkan Keterampilan Perkalian
Riananda, Dhika Mila;
Subekti, Ervina Eka;
KHB, Moh Aniq
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (651.406 KB)
|
DOI: 10.23887/jisd.v3i4.21766
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi metode modelling the way dengan permainan mathchess dapat meningkatkan keterampilan perkalian siswa kelas II SD Tambakrejo 03 Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Pre-Experiment Desaign dengan desain One Group Pretest-Posttest . Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas II SD Tambakrejo 03 Semarang. Sampel yang diambil adalah 22 siswa kelas II dengan teknik Probability Sampling berbentuk sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai uji normalitas akhir atau posttest (93,18) lebih besar dari hasil uji normalitas awal atau pretest (64,77) serta berdasarkan hasil uji-t satu pihak diketahui thitung lebih dari ttabel (10,437 > 1,721). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak. Dengan kata lain terdapat pengaruh positif pada implementasi metode modelling the way dengan permainan mathchess dapat meningkatkan keterampilan perkalian siswa kelas II SD Tambakrejo 03 Semarang. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah supaya metode modelling the way dengan permainan mathchess dapat digunakan sebagai alternatif guru dalam mengajar pembelajaran matematika di kelas. Kata Kunci: Metode Modelling The Way, Mathchess, Keterampilan Perkalian.
Fungsi Ekstrakurikuler Karawitan di Sekolah Dasar Negeri Sendangguwo 01 Semarang
Prabowo, Cahya;
Arisyanto, Prasena;
Damayani, Aries Tika
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (439.275 KB)
|
DOI: 10.23887/jisd.v3i4.22313
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui fungsi ekstrakurikuler karawitan bagi Sekolah dan siswa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan angket. Subjek penelitian adalah siswa dan pelatih karawitan di SDN Sendangguwo 01 Semarang. Dari hasil penelitian, Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler karawitan di SDN Sendangguwo 01 Semarang dilaksanakan di luar jam kegiatan belajar mengajar. Pembelajaran ekstrakurikuler karawitan di bagi menjadi 3 kegiatan yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Fungsi ekstrakurikuler karawitan bagi sekolah yaitu menanamkan cinta budaya sejak dini dan dapat memajukan SDN Sendangguwo 01 Semarang atas prestasi karawitan. Sedangkan fungsi ekstrakurikuler karawitan bagi siswa yaitu pengembangan personal siswa melalui peluasan minat, pengembangan kemampuan dan rasa tanggung jawab. Berdasarkan penelitian ini saran yang disampaikan kepada Sekolah hendaknya mempertahankan dan meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler karawitan agar ekstrakurikuler karawitan menjadi wadah bagi siswa untuk pengembangan diri siswa dan mempelajari kebudayaan lokal sehingga dapat melestarikan kebudayaan lokal.Kata Kunci: Fungsi Ekstrakurikuler, KarawitanThis type of research is descriptive qualitative. Data collection in this study was conducted by interview, observation and questionnaire. The research subjects were students and musical trainers at SDN Sendangguwo 01 Semarang. From the results of the study, the implementation of karawitan extracurricular activities at SDN Sendangguwo 01 Semarang was held outside of teaching and learning hours. Karawitan extracurricular learning is divided into 3 activities namely preliminary activities, core activities, and election activities. Karawitan extracurricular function for schools is to instill cultural love from an early age and can advance Sendangguwo 01 Semarang Elementary School on musical performance. While musical extracurricular functions for students are the personal development of students through complementary interests, ability development and a sense of responsibility. Based on this research, the advice submitted to the School is the need to maintain and improve musical extracurricular activities so that extracurricular musicians become a place for students to develop themselves and develop local agriculture so that they can be used to preserve local sports.Keywords: Extracurricular Function, Karawitan
Pengaruh Model Pembelajaran Word Square Berbasis Tri Kaya Parisudha Terhadap Hasil Belajar PKn
Sucini, I Made Ayu;
Suwatra, Ignatius I Wayan;
Suarjana, I Made
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (780.168 KB)
|
DOI: 10.23887/jisd.v3i4.21780
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Word Square berbasis Tri Kaya Parisudha terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V SD di Gugus XIV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 118 orang. Sampel penelitian ini sebanyak 42 orang siswa. Data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan menggunakan metode tes berupa pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 30 butir. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yaitu uji-t. Nilai rata-rata kedua kelas, yaitu kelas eksperimen = 81,16 sedangkan kelas kontrol = 68,69. Hasil analisis data menunjukkan thitung = 28,02 dan ttab = 2,021, sehingga thitung lebih besar dari ttab (28,02>2,021). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Word Square berbasis Tri Kaya Parisudha terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V SD di Gugus XIV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019. Saran dari peneliti ini adalah agar dapat dijadikan sebagai bahan rujukan dalam penelitian lebih lanjut tentang model pembelajaran Word Square berbasis Tri Kaya Parisudha dalam bidang PKn maupun dalam bidang ilmu lainnya yang sesuai. Kata Kunci: Hasil Belajar PKn, Tri Kaya Parisudha, Word Square.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Peta Konsep Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS
Diana Putra, I Dewa Gede;
Darsana, I Wayan;
Putra, Made
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (616.797 KB)
|
DOI: 10.23887/jisd.v3i3.19479
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran berbasis masalah berbantuan peta konsep dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaan konvensional siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Ubud Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus VII Kecamatan Ubud Tahun Pelajaran 2017/2018 yang terdiri atas 5 kelas dengan jumlah siswa 134 orang. Sampel penelitian adalah kelas IV SD N 4 Sayan sebagai kelompok eksperimen sebanyak 32 orang dan siswa kelas IV SD N 5 Sayan sebagai kelompok kontrol sebanyak 31 orang yang diperoleh dengan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode tes dengan bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data analisis menggunakan uji-t (polled varians). Hasil penelitian menunjukkan thitung = 4,014 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 32+31-2=61 diperoleh nilai ttabel = 2,000 sehingga thitung= 4,014>ttabel=2,000. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan peta konsep dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaan konvensional siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Ubud Tahun Pelajaran 2017/2018. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan peta konsep terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Ubud Tahun Pelajaran 2017/2018.