cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru
ISSN : 26215713     EISSN : 26215705     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus" : 20 Documents clear
Validitas Skala Minat Akademik Siswa Sekolah Menengah Atas dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Teresa Angelina Kaluge; Sisilia Setiawati Halimi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i2.52810

Abstract

Minat akademik menentukan keaktifan partisipasi pelajar bahasa asing di kelas. Namun masih belum banyak penelitian mengungkapnya dengan baik karena langkanya skala baku mengenai minat akademis tentang bahasa asing di Indonesia. Penelitian bertujuan untuk menganalisis validitas skala peminatan Bahasa Inggris secara akademis yang ada di negara lain. Penelitian bersifat kuantitatif dengan data dikumpul, disandi dan diolah secara numerik. Rancangan studi ini menggunakan gagasan dari item response theory, yang menghubungkan dan membedakan antara observed variables dengan variabel laten. Responden sebanyak 315 pelajar dari SMA swasta, kelas XI dan XII, dengan perimbangan jenis kelamin yang merepresentasi kondisi populasi saat ini (134 laki-laki, 181 perempuan). Data diperoleh melalui kuesioner online kemudian diolah dengan uji butir, analisis faktor konfirmatori, dan uji reliabilitas. Hasil menunjukkan lima dimensi valid dan reliabel. Keseluruhan skala ini terdiri atas 29 indikator. Kelima dimensi temuan yakni emosi, nilai, pengetahuan, dan keterlibatan. Skala tersebut siap digunakan untuk mengukur minat akademik remaja Indonesia pemelajar Bahasa Inggris.
Motivasi Guru Honorer terhadap Pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru Syifa Ul Qalbi; Yaya Sunarya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i2.59380

Abstract

Guru merupakan salah satu indikator dalam keberhasilan pendidikan Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut, Pendidikan Profesi Guru merupakan sebuah program untuk meningkatkan kompetensi guru. Motivasi guru honorer terhadap program Pendidikan Profesi Guru merupakan topik yang penting agar dapat melihat keinginan kuat dari guru-guru untuk mengembangkan potensi menjadi guru yang profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi guru honorer terhadap pelaksanaan program Pendidikan Profesi Guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan studi kasus dengan subjek penelitian dua puluh tiga orang guru honorer. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah angket dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa guru-guru honorer memiliki motivasi yang cenderung tinggi terhadap program Pendidikan Profesi Guru yang diselenggarakan oleh pemerintah. Hal tersebut dapat dilihat pada keinginan guru-guru honorer untuk mengikutinya sebanyak 64% dari 83% guru yang belum pernah mengikuti program Pendidikan Profesi Guru. Pemerolehan gambaran motivasi guru honorer terhadap program Pendidikan Profesi Guru dapat membawa harapan bahwa peningkatan kualitas kompetensi guru dapat terwujudkan, sehingga akan berdampak pada kualitas pendidikan yang baik dan merata.
Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Strategi Tatap Muka Terbatas di Sekolah Menengah Pertama Ni Putu Cindy Ayu Lestari; I Wayan Rasna
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i2.60879

Abstract

Pengaruh pandemi covid-19 yang belum berakhir tentunya mempengaruhi sistem pembelajaran. Sistem pembelajaran yang dilaksanakan dengan pembelajaran daring dianggap kurang efektif untuk kegiatan belajar-mengajar. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya pemahaman siswa dalam pembelajaran. Pandemi covid-19 yang sudah mulai melandai membuat kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka terbatas agar kegiatan belajar-mengajar bisa dilakukan secara tatap muka walaupun dengan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan strategi tatap muka terbatas di sekolah menengah pertama. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa sekolah menengah pertama dan guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia, hasil belajar bahasa Indonesia, dan respons siswa terhadap pembelajaran dengan strategi tatap muka terbatas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan strategi tatap muka terbatas efektif digunakan dalam keadaan pandemi covid-19 agar kegiatan pembelajaran bisa dilaksanakan secara tatap muka terbatas, selain itu mecegah terjadinya learning loss yang terjadi akibat pembelajaran daring. Penelitian ini memberikan gambaran kegiatan pembelajaran dengan strategi tatap muka terbatas pada masa pandemi covid-19, hasil belajar siswa, dan respons siswa terhadap pembelajaran dengan strategi tatap muka terbatas.
Video Kenampakan Alam Berbasis Kearifan Lokal sebagai Media Pembelajaran bagi Siswa Siswa Sekolah Dasar Made Yuni Candrasiwi; I Komang Ngurah Wiyasa; I Gusti Agung Ayu Wulandari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i2.60956

Abstract

Minimnya pemanfaatan media, teknologi, dan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media video pembelajaran pada muatan IPS materi kenampakan alam berbasis kearifan lokal di kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE. Metode pengumpulan data yaitu kuesioner dan tes. Subjek penelitian yaitu para ahli dan siswa kelas V. Uji coba produk meliputi uji ahli (ahli rancang bangun, ahli isi mata pelajaran, ahli desain intruksional, dan ahli media), uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji efektivitas. Analisis yang digunakan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian didapatkan persentase 90% untuk rancang bangun, 90% ahli isi, 92% ahli desain, 90% ahli media, 93% uji perorangan, dan 95% kelompok kecil. berdasarkan hasil uji t diperoleh bahwa nilai thitung  sama dengan 6,574 sedangkan ttabel dengan taraf signifikasi 5% dengan dk sama dengan 62 diperoleh ttabel sebesar 1,990 hal ini berarti thitung  lebih dari ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran kenampakan alam berbasis kearifan lokal dinyatakan valid, praktis, efektif, dan layak diterapkan pada muatan IPS untuk siswa kelas V sekolah dasar.
Pemanfaatan Media Wordwall dalam Pembelajaran Interaktif Bahasa Indonesia Ni Kadek Suarmini; I Gede Nurjaya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i2.61412

Abstract

Perubahan paradigma pembelajaran yang terjadi menyebabkan berbagai permasalahan dalam pembelajaran, salah satunya adalah kurangnya konsentrasi dan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran. Oleh sebab itu, diperlukan adanya media pembelajaran yang dapat meningkatkan konsentrasi dan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media Wordwall dalam pembelajaran interaktif Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 37 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah pelaksanaan pemanfaatan media Wordwall yang dilakukan guru dalam pembelajaran interaktif Bahasa Indonesia sudah berjalan dengan efektif. Respons peserta didik tentang pemanfaatan media Wordwall pada kegiatan penutup pembelajaran interaktif Bahasa Indonesia sudah berjalan dengan efektif, dan rata-rata nilai tingkat kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan materi teks iklan memanfaatkan media Wordwall dalam pembelajaran interaktif Bahasa Indonesia dengan presentase 80,54% dan 84,05% memiliki kategori baik. Media Wordwall dapat meningkatkan motivasi dan konsentrasi siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Selain itu, media Wordwall juga dapat membantu pendidik agar dapat mencapai tujuan pembelajaran yang telah direncanakan sehingga berjalan dengan efektif.
Dampak Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom Tipe Peer Instruction Berbantuan E-LKPD Terhadap Kemampuan Komunikasi dan Disposisi Matematika Peserta Didik I Kadek Oka Sudariana; I Made Candiasa; Ni Made Sri Mertasari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i2.61671

Abstract

Berbagai upaya telah dilakukan guru guna meningkatkan kemampuan komunikasi dan disposisi matematika namun hasilnya masih belum optimal. Salah satu  inovasi pembelajaran matematika adalah menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan IPTEK.  Inovasi dalam proses pembelajaran matematika sangatlah diperlukan agar peserta didik dapat lebih berpatisipasi dalam mengkonstruksi sendiri pengetahuannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran Flipped Classoom tipe Peer Instruction berbantuan e-LKPD terhadap kemapuan komunikasi dan disposisi matematika peserta didik kelas XI IPA. Populasi dari penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA yang berjumlah 387 orangs. Sampel penelitian berjumlah 144 yang ditentukan dengan teknik proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik tes dan non tes. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi matematika peserta didik adalah berupa tes uraian sedangkan untuk mengukur kemampuan disposisi matematika peserta didik digunakan kuisioner. Data analisis menggunakan bantuan aplikasi SPSS 26.0 for Windows. Data analisis diuji dengan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Hasil uji MANOVA menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan komunikasi dan kemampuan disposisi matematika antara peserta didik yang dibelajarkan dengan  model pembelajaran Flipped Classoom tipe Peer Instruction berbantuan e-LKPD, peserta didik yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Flipped Classoom tipe Peer Instruction berbantuan LKPD, dan peserta didik yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Flipped Classoom tipe Peer Instruction. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan komunikasi dan disposisi matematika dengan menggunakan model pembelajaran Flipped Classoom tipe Peer Instruction berbantuan e-LKPD.
Efektifitas E-LKPD Berbasis Project Based Learning pada Muatan Pembelajaran IPA di Kelas V Sekolah Dasar Made Merri Tarisna; Ketut Suma; I Made Citra Wibawa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i2.62088

Abstract

Kesediaan media pembelajaran IPA  masih terbatas yang berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-LKPD berbasis Project Based Learning pada muatan pembelajaran IPA di kelas V sekolah dasar yang telah valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Jenis penelitian ini penelitian dan pengembangan (RnD) dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE. Penelitian dilakukan dengan metode pengumpulan data kuesioner dan tes. Instrumen penelitian berupa kuisioner validitas, kuesioner kepraktisan, dan tes hasil belajar IPA. Analisis data menggunakan uji-t yaitu paired samples test. Hasil penelitian adalah validitas e-LKPD melalui ahli materi 95,83% sangat valid, validitas ahli media 90,83 % sangat valid. Kepraktisan oleh guru 94,61% digunakan serta kepraktisan oleh siswa 89,23% dengan kategori sangat praktis dan layak dugunakan. Hasil uji paired sample t-test juga menunjukkan nilai Sig 0,000 (<0,05), yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang belajar dengan bantuan media e-LKPD berbasis Project Based Learning dengan siswa yang tidak dibelajarkan dengan bantuan media e-LKPD berbasis Project Based Learning. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa e-LKPD berbasis Project Based Learning pada muatan pembelajaran IPA di kelas V sekolah dasar dapat dinyatakan valid, praktis, dan efektif meningkatkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar.
Strategi Peningkatan Kecerdasan Emosional Warga Negara untuk Menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan Aisya Rahma Fitri; Dadang Sundawa; Dasim Budimansyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i2.62630

Abstract

Pada era transformasi revolusi industri 4.0, individu dituntut untuk bisa melakukan perubahan dan mengambil keputusan secara cepat. Untuk mengantisipasi berbagai problematika kehidupan, perlu adanya upaya dalam peningkatan kecerdasan emosional warga negara dalam rangka menghadapi revolusi industri 4.0 dan mencapai pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi peningkatan kecerdasan emosional warga negara untuk menghadapi revolusi industri 4.0 dan mencapai pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini menggunakan studi literatur, desain penelitian narrative review, dan pendekatan kualitatif. Penelitian ini merujuk pada artikel-artikel pada jurnal nasional, jurnal internasional, buku dan tesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional warga negara ini sangat diperlukan dalam menghadapi transformasi revolusi industri 4.0 dan mencapai pendidikan yang berkualitas. Metode yang dilakukan orang tua dalam meningkatkan kecerdasan emosi anak, seperti: menerapkan pola pengasuhan yang baik, memberikan perhatian di setiap tahap perkembangan kecerdasan emosi, melatih anak agar dapat mengenali emosi dan memanajemennya dengan tepat. Metode guru dalam meningkatkan kecerdasan emosional peserta didik, yaitu dengan mengadakan kegiatan ekstrakurikuler dan mengadakan kegiatan yang diorganisasikan dan sifatnya holistik (menyeluruh).
Meningkatkan Kemampuan Siswa Sekolah Dasar dalam Menyusun Kalimat Tanya dengan Model Discovery Learning Berbasis Media Gambar I Made Dimas Septyajaya; Maria Goreti Rini Kristiantari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i2.63125

Abstract

Pembelajaran menyusun kalimat tanya merupakan pembelajaran yang sangat penting karena memberikan dampak positif terhadap keberhasilan belajar siswa dimasa mendatang. Tetapi realitanya menunjukkan bahwa kemampuan siswa menyusun kalimat tanya masih rendah. Hal ini disebabkan karena pendekatan dan media pembelajaran tidak bervariasi menyebabkan siswa bosan, siswa kurang termotivasi dan siswa kurang paham dalam menyusun kalimat tanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model Discovery Learning berbasis media gambar terhadap kemampuan siswa menyusun kalimat tanya muatan Bahasa Indonesia kelas III sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi eksperimental desaign) dengan rancangan desain penelitian bentuk non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 159 siswa dari 3 sekolah negeri yang berbeda. Seluruh populasi disetarakan menggunakan uji Anava, setelah populasi setara dilanjutkan pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode tes objektif berjumlah 25 butir. Data hasil penelitian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis hipotesis diperoleh thitung = 3,822 lebih besar dari ttabel = 1,998 berdsarkan taraf signifikansi 5% dan dengan dk = 63, sehingga H0 ditolak. Sehingga, terdapat perbedaan yang signifikan dari penggunaan model Discovery Learning berbasis media gambar terhadap kemampuan menyusun kalimat tanya muatan Bahasa Indonesia di kelas III sekolah dasar.
Model Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Question Box dan Pengaruhnya Terhadap Kompetensi Pengetahuan Matematika Siswa Sekolah Dasar Ni Komang Arista Cahyani; Gusti Ngurah Sastra Agustika
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i2.63176

Abstract

Pembelajaran yang kurang inovatif dapat menyebabkan siswa menjadi bosan dan kurang tertarik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran sehingga hal tersebut berdampak pada kompetensi pengetahuan matematika yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran contextual teaching and learning berbantuan media question box terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas V sekolah dasar sebanyak 190 siswa. Sampel dari penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa metode tes, yaitu tes objektif bentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan adalah kompetensi pengetahuan matematika yang dianalisis menggunakan uji-t dan diperoleh hasil thitung sama dengan 6,406 pada taraf signifikansi 5% dan dk sama dengan 65 menunjukkan ttabel sama dengan 1,997. Oleh karena itu, thitung 6,406 lebih dari ttabel 1,997 maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran contextual teaching and learning berbantuan media question box berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas V sekolah dasar.

Page 1 of 2 | Total Record : 20