cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 835 Documents
PENINGKATAN PROFESIONALISME MELALUI PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI GURU-GURU DI KECAMATAN PETANG Rismadewi, Ni Wayan Monik; Susanti, Luh Meiyana Ariss
Jurnal Edutech Undiksha Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v7i1.23248

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat (P2M) ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru-guru SMP di kecamatan Petang, Badung, melalui penulisan karya ilmiah (PTK). Tujuan pengabdian pada masyarakat ini dapat dicapai dengan melaksanakan pelatihan yang dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab, praktikum, dan presentasi kelompok. Untuk mengethaui keberhasilan pengabdian pada masyarakat ini maka dilakukan evaluasi melalui observasi selama kegiatan, wawancara dan menyebar kuesioner pada peserta pelatihan. Secara umum kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berlangsung dengan baik dan lancar, meskipun ada beberapa kendala yang dihadapi. Berdasarkan hasil kegiatan ini, dapat dismpulkan bahwa pelatihan penulisan karya ilmiah (PTK) ini mampu membantu peningkatan profesionalisme guru. Hal ini dapat dilihat dari luaran kegiatan berupa kerangka dasar proposal karya ilmiah/penelitian yang sudah sesuai dengan standard dan konsep yang baik dan benar. Para peserta kegiatan ini juga menunjukkan respon yang positif selama kegiatan berlangsung.
Efektivitas Hasil Belajar IPA Melalui Model Discovery Learning Berbantuan Media Visual Siswa Kelas IV SD Savitri, Kadek
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.25194

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA serta kecenderungan siswa menghafal materi mengakibatkan siswa jarang menemukan sendiri konsep atau prinsip materi yang dibelajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran discovery learning berbantuan media visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Populasi penelitian ini berjumlah 179 orang siswa di kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain non-equivalent post-test only control group design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes berupa pilihan ganda. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa thitung= 3,95 > ttabel = 2,000 dengan kriteria pengujian thitung (3,95) > ttabel (2,000), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, model discovery learning berbantuan media visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Dengan hal ini membuktikan bahwa model discovery leaning berbantuan media visual berpengaruh posistif terhadap peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD.
Motivasi dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia dalam Pembelajaran Make A Match Berbantuan Media Cerita Bergambar Qomariyah, Siti
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.25195

Abstract

Rendahnya motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia merupakan kendala yang dihadapi oleh guru. Akibatnya banyak siswa yang minat dalam belajar masih kurang dan kewalahan dalam menghadapi kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar terhadap motivasi belajar dan hasil belajar pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV. Populasi penelitian ini berjumlah 126 orang siswa di kelas IV. Teknik pengumpulan data yaitu tes esai dalam mengukur hasil belajar Bahasa Indonesia dan non tes berupa angket untuk mengukur motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar terhadap motivasi belajar (F=761,807, dengan Sig. <0,05). Kedua, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (F=220,418, dengan Sig. <0,05). Ketiga, terdapat pengaruh model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar terhadap motivasi belajar dan hasil belajar Bahasa Indonesia (F=446,095, dengan Sig. <0,05). Jadi, dengan adanya model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar mempengaruhi motivasi belajar dan hasil belajar pelajaran Bahasa Indonesia siswa. Penggunaan model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar dapat mempermudah guru dalam melaksanakan pembelajaran dikarenakan pembelajaran akan berpusat pada siswa serta sebagai bahan untuk memilih model pembelajaran agar lebih bervariasi dengan tetap menyesuaikan dengan karakteristik siswa.
Implementasi Pembelajaran PBL Berbantuan Media Kartu Soal Untuk Meningkatkan Kemampuan HOTS Pada Siswa Kelas VI SD Aspini, Ni Nyoman Arca
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27087

Abstract

Salah satu kendala yang dialami siswa dalam pelaksanaan pembelajaran hingga saat ini adalah kurangnya kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi (Higher Order thinking skill) untuk memecahkan permasalahan yang diajukan guru dalam proses pembelajaran dikelas. Hal ini tidak terkecuali pada siswa kelas VI SD khususnya pada mata pelajaran matematika. Untuk menangani masalah tersebut perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa kelas VI SD melalui implementasi pembelajaran PBL berbantuan media kartu soal. Rancangan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Penelitian ini menemukan bahwa implementasi pembelajaran PBL berbantuan media kartu soal dapat meningkatkan kemampuan HOTS siswa kelas VI SD. Hal ini terlihat dari rata-rata kemampuan HOTS siswa prasiklus sebesar 63,89 yang berada pada kategori kurang, siklus I sebesar 71,09 yang berada pada kategori cukup, dan meningkat pada siklus II sebesar 79,20 yang berada pada kategori baik.
Pengembangan Pembelajaran Blended Pada Mata Kuliah Ahara Yoga Semester II di IHDN Denpasar Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik; Sudatha, I Gde Wawan; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.26459

Abstract

Rendahnya hasil belajar mahasiswa disebabkan karena kurangnya media inovatif untuk menfasilitasi mahasiswa dalam belajar, hal inilah yang menjadi penyebab tujuan penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan pembelajaran blended dan validitas rancangan pembelajaran blended. Jenis penelitian ini adalah penelitian desain dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi lima tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi danevaluasi. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu pencatatan dokumen, dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Rancangan pembelajaran blended valid dengan: (a) hasil review ahli mata kuliah dengan kualifikasi sangat baik (94,6%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (95%), (c) hasil review ahli E-learning dengan kualifikasi sangat baik (96,5%), (d) hasil review ahli video pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (98%), dan (e) hasil uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (98,3%). Jadi, penelitian menunjukan bahwa pembelajaran blended dengan model flipped classroom pada kualifikasi sangat baik.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Pada Siswa Kelas III SD Sukerti, Ni Nyoman
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27090

Abstract

Permasalahan umum yang seringkali terjadi dalam proses pembelajaran adalah kurang siapnya siswa dalam memulai pelajaran, walaupun mereka telah mengetahui materi yang akan disampaikan oleh guru dalam pembelajaran. Hal ini secara langsung terlihat dari kurang aktifnya siswa dalam mengikuti pembelajaran, Hal ini berdampak pada kurang optimalnya hasil belajar siswa. Permsalahan ini semakin diperkuat oleh pemanfaatan metode pembelajaran yang masih konvensional oleh guru. Guru lebih memilih menggunakan metode ceramah dan tanya jawab yang bersifat klasikal. Akibatnya siswa kurang antusias dalam mengikuti pelajaran sehingga suasana kelas nampak pasif. Untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa maka perlu dilakukan inovasi pembelajaran yakni dengan menerapkan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang  bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD).  Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Rancangan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar tematik siswa  kelas III SD Negeri 2 Kampung Baru semester II tahun pelajaran 2019/2020. Hal ini terlihat dari peningkatan hasil belajar siswa yaitu pra siklus sebesar 66,33% yang tergolong cukup, siklus I sebesar 74,00% yang tergolong cukup dan meningkat pada siklus II sebesar 79,33% yang tergolong baik.
Pengembangan Media Kartu Bergambar Berorientasi Pendidikan Karakter Pada Mata Pelajaran Bahasa Bali Nida, Dewa Made Adi Andhika; Parmiti, Desak Putu; Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia Yuda
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.25393

Abstract

Dilaksanakannya penelitian pengembangan ini pada dasarnya dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Bali siswa yang disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran yang relevan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan rancang bangun media kartu bergambar berorientasi pendidikan karakter, mendeskripsikan hasil uji validasi media kartu bergambar berorientasi pendidikan karakter, serta mengetahui efektivitas penerapan media kartu bergambarberorientasi pendidikan karakter. Model yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah model ADDIE. Data dikumpulkan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner, wawancara, dan tes tertulis. Hasil uji validasi yang dilakukan oleh para ahli dan kelompok mahasiswa subyek uji coba produk menunjukkan bahwa media kartu bergambar dinyatakan valid dengan rincian hasil yaitu: ahli mata pelajaran 100%, ahli desain pembelajaran 95,71%, ahli media pembelajaran 95,00%, uji coba perorangan 97,33%, uji coba kelompok kecil 97,55%, dan uji lapangan 98,00% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan uji efektifitas yang telah dilakukan menunjukkan bahwa media kartu bergambar berorientasi pendidikan karakter terbukti efektif meningkatkan hasil belajar Bahasa Bali siswa.
Penerapan Fokus Group Discussian (FGD) Untuk Meningkatkan Kemampuan Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Waluyati, Made
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27089

Abstract

Salah satu penyebab kurang maksimalnya hasil belajar siswa adalah pola pembelajaran yang monoton dimana guru masih lebih memilih menggunakan model pembelajaran konvensional yang mana guru masih mendominasi proses pembelajaran. Agar hasil belajar siswa maksimal maka sangat penting bagi guru untuk terampil menciptakan pembelajaran inovatif dan bermakna. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menerapkan pendekatan PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif dan Menyenangkan) dimana guru menghadapkan siswa dengan dunia nyata sesuai dengan yang dialaminya sehari-hari. Namun, melakanakan pembelajaran dengan menerapkan pendekatan PAIKEM dikalangan guru masih belum optimal. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar setelah penerapan Focus Group Discussion. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa penerapan fokus group discussian (FGD) dapat meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Hal ini terlihat dari rata-rata kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar pada prasiklus sebesar 65,19 sedangkan setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I terjadi peningkatan nilai menjadi 70,37 dan semakin meningkat menjadi 78,52 pada siklus II.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Rahman, Abdur; I Nyoman, Jamper
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27049

Abstract

Kurangnya media pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi pelajaran IPS terpadu mengakibatkan siswa pasif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan rancang bangun pengembangan multimedia interaktif dengan model pengembangan ADDIE. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial dengan dilakukan uji prasyarat. Validitas media diuji coba kepada ahli isi mata pelajaran diperoleh 96,00% dalam kategori sangat baik, ahli media pembelajaran diperoleh 78,00% dalam kategori baik, uji coba perorangan diperoleh 86,88  % dalam kategori sangat baik, kelompok kecil diperoleh 94,33% dalam kategori sangat baik dan uji coba lapangan diperoleh 87,11 dalam kategori sangat baik. Berdasarkan uji efektivitas terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest.  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu sehingga multimedia pembelajaran interaktif efektif digunakan dalam proses pembelajaran sehingga multimedia pembelajaran intaraktif efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
Model Pembelajaran Value Clarification Technique Berbantuan Media Microsoft Powerpoint Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn Sari, Dewa Ayu Ratih Purnama; Tegeh, I Made; Pudjawan, Ketut
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i2.29071

Abstract

Pembelajaran yang terpusat pada guru serta kurangnya penggunaan model dan media pembelajaran menyebabkan siswa kurang aktif, dan hasil belajar rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran VCT (Value Clarifications Technique) berbantuan media Microsoft power point dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran VCT (Value Clarifications Technique) berbantuan media Microsoft power point pada mata pelajaran PKn di kelas IV. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post-test kontrol group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD yang berjumlah 156 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 47 siswa. Berdasarkan hasil data analisis uji t diperoleh nilai signifikansi 2 arah (2-tailed) 0.000 < 0.05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) berbantuan media microsoft power point dan yang tidak menggunakan model pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) berbantuan media microsoft power point siswa kelas IV.