cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 835 Documents
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS PENDEKATAN ILMIAH (SCIENTIFIC APPROACH) DI SD NEGERI 1 KAMPUNG ANYAR Suaniasih, Ni Luh Putu; Sudatha, I Gde Wawan; Parmiti, Desak Putu
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20291

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas IV SD Negeri 1 Kampung Anyar adalah sumber materi yang digunakan hanya menggunakan buku siswa dan belum ada pengembangan bahan ajar yang bisa digunakan siswa untuk belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan modul berbasis pendekatan ilmiah, (2) mendeskripsikan kualitas pengembangan modul IPA berbasis pendekatan ilmiah, (3) mengetahui efektivitas modul berbasis pendekatan ilmiah. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model Hannafin dan Peck. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, pedoman wawancara, angket, dan tes pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah 14 orang siswa kelas IV SD Negeri 1 Kampung Anyar Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian yaitu: (1) Proses pengembangan modul meliputi tiga tahapan yaitu, tahap analisis kebutuhan, tahap desain, dan tahap pengembangan dan implementasi. (2) Modul IPA berbasis pendekatan ilmiah valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran 87% dengan predikat baik, (b) hasil review ahli desain pembelajaran 97% dengan predikat sangat baik, (c) hasil review ahli media pembelajaran 90,7% dengan predikat sangat baik, (d) hasil uji coba perorangan 97% dengan predikat sangat baik, (e) hasil uji coba kelompok kecil 94,4% dengan predikat sangat baik, (f) hasil uji coba lapangan 95% dengan predikat sangat baik. (3) Modul berbasis pendekatan ilmiah (scientific approach) efektif digunakan dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa setelah menggunakan modul IPA berbasis pendekatan ilmiah (scientific approach).Kata kunci: Hannafin dan Peck, modul, pendekatan ilmiah, pengembangan
PENGEMBANGAN MEDIA MONOPOLI DENGAN MODEL HANNAFIN DAN PECK MATA PELAJARAN IPS DI SD MUTIARA SINGARAJA Khasanah, Inna Nur; Parmiti, Desak Putu; Sudatha, I Gde Wawan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20292

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas V SD Mutiara Singaraja adalah media pembelajaran IPS kurang inovatif dan masih terbatas hanya menggunakan buku dan atlas saja, sehingga diperlukan media pembelajaran untuk menunjang proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan media monopoli pembelajaran, (2) mengetahui kualitas pengembangan media monopoli pembelajaran, (3) menguji efektivitas media monopoli pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model Hannafin dan Peck. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah 33 orang siswa kelas V SD Mutiara Singaraja semester genap Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian (1) Proses pengembangan modul meliputi tiga tahapan yaitu: tahap analisis kebutuhan, tahap desain, dan tahap pengembangan dan implementasi. (2) Media monopoli pembelajaran dengan kualitas: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran sangat baik (92%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran sangat baik (93%), (c) hasil review ahli media pembelajaran sangat baik (95%), (d) hasil uji coba perorangan sangat baik (94,6%), (e) hasil uji coba kelompok kecil sangat baik ( 93,5%), dan (f) hasil uji coba lapangan sangat baik (91,5%). (3) Media monopoli pembelajaran efektif digunakan dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa sesudah menggunakan media monopoli pembelajaran bahwa harga t hitung = 15,039 > t tabel = 2,006. Dengan demikian multimedia pembelajaran ini efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA di SD Mutiara Singaraja.Kata Kunci: Hannafin dan Peck, media monopoli, pengembangan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS III SEKOLAH DASAR Masturah, Elisa Diah; Mahadewi, Luh Putu Putrini; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20294

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya sumber belajar yang inovatif dan hasil belajar IPA siswa yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran berbasis Pop-Up Book, (2) mengetahui validitas hasil produk media pembelajaran berbasis Pop-Up Book, (3) mengetahui efektivitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode wawancara, kuesioner, tes, dan pencatatan dokumen. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar pencatatan dokumen, lembar kuesioner, dan tes dalam bentuk pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) media pembelajaran berbasis Pop-Up Book dikembangkan menggunakan model ADDIE melalui 5 tahapan yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. (2) hasil validitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book dinyatakan valid dari review para ahli dan pengguna dengan presentase tingkat pencapaian dari hasil review ahli isi mata pelajaran 95,8% (sangat baik), hasil review ahli desain pembelajaran 88% (baik), hasil review ahli media pembelajaran 98,5% (sangat baik), uji coba perorangan 92% (sangat baik), uji coba kelompok kecil 91,67% (sangat baik), dan uji coba lapangan 90,08% (sangat baik). (3) efektivitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book menunjukkan nilai rata-rata pretest 53,33 dan posttest 88,21. Setelah dilakukan perhitungan secara manual diperoleh hasil thitung (22,08) > ttabel (2,009) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian media pembelajaran berbasis Pop-Up Book efektif meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas III A SD Mutiara Singaraja.Kata kunci: ADDIE, Hasil Belajar, IPA, Pengembangan, Pop-Up Book.
PENGEMBANGAN BLENDED LEARNING TIPE STATIONROTATION MODEL PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X MULTIMEDIA Alfafa, Muhammad Fais; Agung, A. A. Gede; Tegeh, I Made
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20296

Abstract

Penelitian Pengembangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui proses pengembangan blended learning tipe station-rotation model, (2) mengetahui validitas blended learning tipe station-rotation model, (3) mengetahui efektivitas penggunaan blended learning tipe station-rotation model pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas X Multimedia di SMK Negeri 1 Sukasada. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ASSURE. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar pencatatan dokumen, lembar kuesioner, dan tes hasil belajar. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan statistik inferensial uji-t. Hasil dari penelitian ini adalah (1) proses pengembangan blended learning tipe station-rotation model dengan model ASSURE. (2) Blended learning yang dikembangkan valid dengan (a) hasil uji ahli isi yaitu 83,70% berada pada kualifikasi baik, (b) hasil uji ahli desain pembelajaran yaitu 92,00% berada pada kualifikasi sangat baik, (c) hasil uji ahli media pembelajaran yaitu 96,66% berada pada kualifikasi sangat baik, (d) hasil uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan pada kualifikasi sangat baik (91,92%), sangat baik (92,62%) dan baik (88,77%). (3) Pada uji efektivitas pengembangan menunjukkan bahwa blended learning efektif meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia (thitung = 8,19 > ttabel = 1,67 pada taraf signifikan 5%). Hal ini berarti, blended learning terbukti efektif secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia. Dengan demikian blended learning yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia.Kata kunci : blended learning, station-rotation model.
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS INKUIRI TERBIMBING MATA PELAJARAN IPA DI SD NEGERI 4 KAMPUNG BARU rizky, Miftahul; Agung, A. A. Gede; Sudarma, I Komang
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20299

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas V SD Negeri 4 Kampung Baru adalah kurangnya bahan ajar yang berbasis Inkuiri dalam pembelajaran, bahan ajar yang digunakan hanyalah buku pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun LKS berbasis inkuiri, (2) mendeskripsikan kualitas pengembangan LKS berbasis inkuiri, (3) mengetahui efektivitas penggunaan LKS berbasis inkuiri. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Metode pegumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes objektif tipe pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah 47 siswa kelas V SD Negeri 4 Kampung Baru Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian (1) Rancang bangun LKS berbasis inkuiri meliputi lima tahapan yaitu: tahap analisis, tahap perancangan, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. (2) LKS berbasis inkuiri valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan LKS berpredikat sangat baik (100%), (b) hasil review ahli media menunjukkan LKS berpredikat sangat baik (92%), (c) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan LKS berpredikat sangat baik (95%), (d) hasil uji perorangan menunjukkan LKS berpredikat sangat baik (98,73%), hasil uji kelompok kecil menunjukkan LKS berpredikat sangat baik (98,39%), hasil uji lapangan menunjukkan LKS berpredikat sangat baik (93,17%). (3) Penggunaan LKS berbasis inkuiri efektif digunakan dalam pembelajaran IPA, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa setelah menggunakan LKS berbasis inkuiri.Kata kunci: ADDIE, LKS, inkuiri, pengembangan
PENGEMBANGAN MEDIA STRIP COMIC DENGAN MODEL ADDIE PADA MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V DI SD NEGERI 1 SARI MEKAR martina, kadek; Tegeh, I Made; Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia Yuda
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun media strip comic pada mata pelajaran IPA untuk siswa SD Kelas V di SD Negeri 1 Sari Mekar, (2) mendeskripsikan hasil validitas pengembangan media strip comic, dan (3) mengetahui efektivitas media strip comic yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan angket. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yakni pedoman wawancara dan angket. Teknik analisis data yang digunakan antara lain, analisis deskriptif kuantitatif, analisis deskriptif kualitatif, dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian, sebagai berikut, (1) Rancang bangun Strip Komik dibuat dalam bentuk media cetak sesuai dengan tahapan pengembangan model ADDIE. (2) Hasil validitas media Strip Komik berdasarkan ahli desain pembelajaran yaitu 95,6% dengan kategori sangat baik, ahli media pembelajaran diperoleh persentase 90% dengan kategori sangat baik, dan ahli isi mata pelajaran diperoleh persentase 92,77% dengan kategori sangat baik. Persentase yang diperoleh dari uji coba perorangan yaitu 95,14% dengan kategori sangat baik, uji coba kelompok kecil persentase yang diperoleh yaitu 90,75% dengan kategori sangat baik, dan uji coba lapangan persentase yang diperoleh yaitu 88,98% dengan kategori baik. Dengan demikian, media Strip Komik yang dikembangkan dinyatakan valid. (3) Efektivitas media Strip Komik yang dikembangkan diperoleh thitung = 11,849 lebih besar dari ttabel = 1,668. Terdapat perbedaan yang signifikan motivasi belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan media Strip Komik. Rata-rata motivasi siswa setelah menggunakan Strip Komik sebesar 78,45 lebih besar dibandingkan sebelum menggunakan Strip Komik yakni 70,25. Saran dari penelitian ini agar guru memanfaatkan media strip comic sebagai salah satu alternatif untuk membantu proses pembelajaran.Kata kunci : Strip Komik, model ADDIE, pengembangan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FILM PENDEK BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA MATA PELAJARAN AGAMA HINDU KELAS V DI SD NEGERI 4 BANYUNING TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Suarmika, Pande Bagus Andika; Pudjawan, Ketut; Sudarma, I Komang
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan media pembelajaran film pendek (2) mendeskripsikan kualitas validasi pengembangan media pembelajaran film pendek (3) mengetahui efektifitas media pembelajaran film pendek yang dikembangkan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dan model pengembangan yang digunakan adalah model Hannafin dan Peck. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Intrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu pedoman wawancara, laporan pencatatan dokumen, angket/kuesioner, dan tes objektif. Hasil Penelitiannya sebagai berikut (1) Rancang bangun film pendek dibuat dalam naskah fim pendek. Naskah ini diwujudkan menjadi film pendek melalui tahapan Hannafin dan Peck (2) media pembelajaran film pendek yang dikembangkan valid dengan: (a) hasil riview ahli mata pelajaran menunjukan media pembelajaran film pendek berpredikat sangat baik (94%), (b) hasil riview ahli media pembelajaran produk film pendek yang dikembangkan berpredikat sangat baik (90%), (c) hasil riview ahli desain pembelajaran produk film pendek yang dikembangkan berpredikat baik (88.5%), (d) hasil uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji perorangan menunjukan bahwa media pembelajaran film pendek berpredikat sangat baik (90,41%), (91,56 %) dan (92,91%). (3) Efektivitas pengembangan menunjukan bahwa media pembelajaran film pendek yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar Agama Hindu ( thitung= 13.08 > ttabel = 2.042, padataraf signifikansi 5%). Ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran film pendek yang dikembangkan dalam proses belajar.Kata Kunci: film pendek, Hannafin dan Peck
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING BERFASILITAS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS KELAS IV DI SD JAMBE AGUNG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 putra, Kadek Agoes Edo Kharisma; Agung, A. A. Gede; Pudjawan, Ketut
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran pada mata pelajaran Permasalahan yang ditemukan di kelas IV sehingga rendahnya kualitas pembalajaran Bahasa Inggris, (1) Minimnya sumber belajar (2) Proses pembelajaran masih konvensional. (3) Pemanfaatan fasilitas yang belum optimal. (4) Minimnya media pembelajaran dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh yang signifikan model pembelajaran quantum learning berfasilitas multimedia pembelajaran terhadap motivasi dan hasil belajar, (2) pengaruh yang signifikan model pembelajaran quantum learning berfasilitas multimedia pembelajaran terhadap motivasi belajar, (3) pengaruh yang signifikan model pembelajaran quantum learning berfasilitas multimedia pembelajaran terhadap hasil belajar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian Pretest-Posttest non Equivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Jambe Agung Batubulan tahun pelajaran 2017/2018. Sampel dari penelitian menggunakan Teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan metode non tes dan tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan tesyang telah diuji tingkat validitas, reliablitas, daya beda dan tingkat kesukaran soal. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif dan Manova. Dari hasil analisis didapatkan nilai F motivasi belajar sebesar 40,07 dengan signifikan 0,00 (p<0,05), Nilai F hasil belajar sebesar 54,507 dengan signifikan 0,00 (p<0,05) Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa (1) model pembelajaran quantum learning berfasilitas multimedia pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap motivasi dan hasil belajar. (2) model pembelajaran quantum learning berfasilitas multimedia pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar. (3) model pembelajaran quantum learning berfasilitas multimedia pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar .Kata Kunci: Quantum Learning, Motivasi , Hasil Belajar
PENGEMBANGAN MODUL BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS VII SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2018/2019 DI SMP MUHAMMADIYAH 2 SINGARAJA Ismawati, Mia; Tegeh, I Made; Jampel, I Nyoman
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20322

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan modul berorientasi pendidikan karakter (2) mengetahui hasil validasi pengembangan modul berorientasi pendidikan karakter menurut review para ahli dan uji coba produk, dan (3) mengetahui efektivitas modul berorientasi pendidikan karakter yang dikembangkan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model 4-D. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dan tes dengan instrumen kuesioner dan tes hasil belajar berupa tes objektif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif, dan analisis statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) proses rancang bangun modul berorientasi pendidikan karakter mata pelajaran IPS dengan model 4-D melalui 4 tahapan sebagai berikut (a) pendefinisian (define), (b) perancangan (design), (c) pengembangan (develop), (d) penyebaran (desseminate). (2) modul berorientasi pendidikan karakter yang dikembangkan memiliki kualitas dengan: (a) hasil review ahli isi berpredikat baik (75.65%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan modul berorientasi pendidikan karakter berpredikat cukup (74%), (c) hasil review ahli media pembelajaran menunjukkan modul berorientasi pendidikan karakter berpredikat cukup (66,43%), (d) hasil uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan menunjukkan modul berorientasi pendidikan karakter berpredikat baik (79,2%), (80,27%) dan (75,29%). (3) modul berorientasi pendidikan karakter yang dikembangkan terbukti efektif secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VII t hitung = 24,73 > ttabel = 2,008 pada taraf signifikan 5%.Kata Kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran, IPA
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MAJALAH DENGAN MODEL HANNAFIN DAN PECK PADA MATA PELAJARAN IPA DI SDN 5 KAMPUNG BARU SINGARAJA Ningsih, Maryani; Suwatra, Ignatius I Wayan; Pudjawan, Ketut
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20325

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas V/B SD Negeri 5 Kampung Baru adalah sumber materi yang digunakan hanya menggunakan buku siswa dan belum ada pengembangan bahan ajar yang bisa digunakan siswa untuk belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan majalah IPA, (2) mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan majalah IPA, (3) mendeskripsikan efektivitas majalah IPA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model Hannafin dan Peck. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah 21 orang siswa kelas V/B SD Negeri 5 Kampung Baru Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian yaitu: (1) Proses pengembangan majalah IPA meliputi tiga tahapan yaitu, tahap analisis kebutuhan, tahap desain, dan tahap pengembangan dan implementasi. (2) Majalah IPA valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran 93,75% dengan predikat sangat baik, (b) hasil review ahli media pembelajaran 76,67% dengan predikat baik, (c) hasil review ahli desain pembelajaran 94,11% dengan predikat sangat baik, (d) hasil uji coba perorangan 94,67% dengan predikat sangat baik, (e) hasil uji coba kelompok kecil 92,5% dengan predikat sangat baik, (f) hasil uji coba lapangan 92,18% dengan predikat sangat baik. (3) Majalah IPA efektif digunakan dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa sesudah menggunakan majalah IPAKata Kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran, IPA