cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 835 Documents
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BUDAYA MASYARAKAT HINDU BALI KELAS IV SDN 3 BANJAR TEGAL Bekagema, Megasepa Duade; Mahadewi, Luh Putu Putrini; Tastra, I Dewa Kade
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): March
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i1.20212

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan pendidikan yang tercermin dari rendahnya mutu sumber daya manusia akibat dari kurangnya perhatian guru dalam kualitas proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan media video pembelajaran; (2) mengetahui kualitas hasil pengembangan media video pembelajaran; dan (3) menguji keefektifan media video pembelajaran terhadap peningkatan hasil belajar Agama Hindu kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model Hannafin dan Peck. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes objektif. Hasil penelitian menunjukkan (1) rancang bangun dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap analisis kebutuhan, desain, serta pengembangan dan implementasi. (2) Kualitas hasil pengembangan media video pembelajaran berdasarkan dari hasil review ahli isi sebesar 92% pada kualifikasi sangat baik. Ahli desain sebesar 89,3% pada kualifikasi baik. Ahli media sebesar 87,5% pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 93,3%, hasil uji kelompok kecil sebesar 91,2%, dan hasil uji lapangan sebesar 93,1% masing-masing pada kualifikasi sangat baik sehingga kualitas media video ini dapat digunakan untuk penelitian lebih lanjut. (3) Keefektifan media video pembelajaran diuji dari penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil belajar Agama Hindu siswa setelah menggunakan media (87,50) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (55,42). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan video pembelajaran efektif untuk meningkatkan hasil belajar Agama Hindu siswa kelas IV SD Negeri 3 Banjar Tegal tahun 2016/2017.Kata kunci: pengembangan, video pembelajaran, Hannafin dan Peck.
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PELAJARAN IPA KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMPN 1 NEGARA Efriani, Ni Putu Devi; Parmiti, Desak Putu; Pudjawan, Ketut
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): March
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i1.20214

Abstract

Permasalahan yang ditemukan adalah kurangnya bahan ajar yang digunakan, keterbatasan pendidik dalam mengakses informasi baru, kurangya implementasi pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskirpsikan rancangan modul IPA berorientasi pendidikan karakter (2) untuk mendeskripsikan hasil pengembangan modul IPA beorientasi pendidikan karakter (3) untuk menguji penggunaan modul IPA beorientasi pendidikan karakter. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes tertulis. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, pedoman wawancara, angket, dan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) rancangan pengembangan modul IPA berorientasi pendidikan karakter model pengembangan ADDIE (2) Hasil validitas produk diperoleh (a) uji ahli isi kualifikasi sangat baik dengan persentase 96%, (b) Uji ahli desian kualifikasi sangat baik dengan persentase 90%, (c) Uji ahli media kualifikasi sangat baik dengan persentase 98% (d) Uji coba perorangan berada pada kategori sangat baik dengan persentase 94,6% (e) Uji coba kelompok kecil memperoleh hasil sangat baik dengan persentase 95,83%, dan (f) uji coba lapangan memperoleh hasil sangat baik dengan persentase 93,2 %. Hasil uji efektifitas modul IPA berorientasi pendidikan karakter yaitu diperoleh hasil thitung sebesar 10,73 dengan taraf signifikansi 5% (α=0,05) adalah 2,021. Dengan demikian, harga thitung lebih besar dengan ttabel , sehingga Ho ditolak dan H1 diterima. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara sebelum dan sesudah menggunakan modul pembelajaran IPA berorientasi pendidikan karakter di kelas VII A SMPN 1 Negara. Disimpulkan bahwa modul IPA berorientasi pendidikan karakter layak digunakan dalam pembelajaran.Kata Kunci: Pengembangan, Modul, Pendidikan Karakter, ADDIE
PENGEMBANGAN E-LEARNING DENGAN MODEL WATERFALL BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PELAJARAN IPA KELAS VIII SMPN 1 NEGARA Ratnasari, Ni Kade Yuni; Tegeh, I Made; Suartama, I Kadek
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): March
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i1.20215

Abstract

Permasalahan yang melandasi penelitian ini adalah kurangnya jam pembelajaran di kelas, kurang nya pengintegrasian pendidikan karakter dan rendahnya kualitas belajar IPA. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan e-learning berorientasi pendidikan karakter 2) mengetahui kualitas e-learning berorientasi pendidikan karakter 3) mengetahui efektivitas penggunaan e-learning berorientasi pendidikan karakter. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model waterfall. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII C. Data kevalidan uji ahli isi, ahli desain, ahli media, uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif, analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) rancang bangun pengembangan e-learningmengacu pada model waterfall yaitu mulai dari analisis kebutuhan siswa, menentukan software, menentukan materi, merancang flowchart, storyboard, dan program mapping hingga menjadi e-learning berbasis moodle. (2) Hasil validasi produk di peroleh (a) ahli isi sebebsar 83,07% berada pada kualifikasi baik. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 80% berada pada kualifikasi baik. (b) ahli media sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat baik. (c) uji peroangan sebesar 91,3% berada pada kualifikasi sangat baik. (d)uji kelompok kecil sebesar 91% berada pada kualifikasi sangat baik. (e) uji lapangan sebesar 91% berada pada kualifikasi sangat baik. (3) Hasil uji efektivitas e-learning diperoleh melalui perhitungan hasil belajar secara manual yaitu hasil t hitung sebesar 18, 77. Harga t tabel taraf signifikan 5% adalah 2,00. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal tersebut menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan e-learning berorientasi pendidikan karakter. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (86,65) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (66,38).Kata Kunci: Pengembengan e-learning, waterfall, pendidikan karakter
PENGEMBANGAN MAJALAH PEMBELAJARAN INSPIRATIF PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2016/2017 DI SD NEGERI 2 KALIUNTU Antara, I Made Juni; Tegeh, I Made; Parmiti, Desak Putu
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i1.20255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk:(1) mendeskripsikan rancang bangun majalah pembelajaran inspiratif, (2) mengetahui hasil validasi, majalah pembelajaran inspiratif, (3) mengetahui efektivitas majalah pembelajaran inspiratif pada mata pelajaran IPA kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017 di SD Negeri 2 Kaliuntu. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model Hanafin and Peck. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar pencatatan dokumen, lembar kuesioner, dan tes objektif tipe pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif, dan statistik inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) majalah pembelajaran inspiratif ini dikembangkan dengan model Hanafin and Peck melalui 3 tahapan (penilaian kebutuhan, desain, pengembangan dan Implementasi); (2) kualitas Majalah Pembelajaran inspiratif berdasarkan dari hasil review ahli dikualifikasikan sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari review ahli isi, desain pembelajaran, dan media pembelajaran berturutturut yaitu 100%, 96% dan 95%. Berdasarkan dari hasil uji coba produk dikualifikasikan sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari uji coba perorangan, kelompok kecil, dan lapangan berturut-turut yaitu 89,80%, 88,62% dan 89,56%. (3) efektivitas animasi stop motion menunjukkan rata-rata nilai pre-test 46,7 dan nilai post-test 76,7. Setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil thitung (34,678) > ttabel (2,003) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, majalah pembelajaran inspiratif untuk kelas V di SDN 2 Kaliuntu yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswaKata Kunci: majalah pembelajaran, inspiratif, Hanafin & Peck
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI PADA PEMBELAJARAN SISWA KELAS IV DI SEKOLAH DASAR Ponza, Putu Jerry Radita; Jampel, I Nyoman; Sudarma, I Komang
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i1.20257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun video animasi pembelajaran, (2) mendeskripsikan hasil validitas pengembangan video animasi pembelajaran, dan (3) mengetahui efektivitas video animasi pembelajaran yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode wawancara dan tes. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu pedoman wawancara dan tes objektif. Hasil penelitiannya sebagai berikut. (1) Rancang bangun video animasi dibuat dalam naskah video. Naskah ini diwujudkan menjadi video animasi melalui tahapan pengembangan ADDIE. (2) Hasil validitas video animasi berdasarkan penilaian ahli isi yaitu 96% dengan kualifikasi sangat baik, ahli desain pembelajaran, diperoleh persentase 92% dengan kualifikasi sangat baik, penilaian ahli media pembelajaran, diperoleh persentase 86% dengan kualifikasi baik. Persentase yang diperoleh dari hasil uji perorangan yaitu 96% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil diperoleh 93.08% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan diperoleh 97,16% dengan kualifikasi sangat baik. Dengan demikian video animasi pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid. (3) Efektivitas video yang dikembangkan diperoleh thitung =20,88, lebih besar dari ttabel yaitu 2,00. Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan video pembelajaran. Dengan demikian video animasi yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Saran dari penelitian ini adalah agar guru memanfaatkan video animasi pembelajaran yang dikembangkan dalam proses pembelajaran.Kata Kunci: pengembangan, tematik, video animasi pembelajaran
PENGEMBANGAN MEDIA ULAR TANGGA INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Sudarmika, Kadek Bisma; Parmiti, Desak Putu; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i1.20259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun/desain pengembangan media visual ular tangga inovatif, (2) untuk mengetahui validitas hasil pengembangan media visual ular tangga inovatif menurut review para ahli dan uji coba produk, dan (3) untuk mengetahui efektivitas media visual ular tangga inovatif dalam meningkatkan minat belajar mata pelajaran Tematik kelas IV di SD Negeri 3 Kaliuntu. Untuk model pengembangan yang digunakan untuk melakukan rancang bangun dalam pengembangan media yaitu Model Hannafin and Peck. Model pengembangan ini memiliki 4 tahap utama yaitu (1) tahap analisis kebutuhan, (2) tahap desain, (3) tahap pengembangan dan implementasi, serta (4) tahap revisi dan evaluasi yang dilakukan pada tiap tahap yang dikerjakan. Validitas media dilakukan dengan menguji cobanya kepada ahli desain pembelajaran, media pembelajaran, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan Untuk hasil validitas pengembangan media visual ular tangga inovatif yaitu untuk ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan secara berurutan yaitu 88%, 95%, 95%, 93,1%, dan 91,30%. Hasil uji efektivitas yang dianalisis dengan teknik statistik inferensial (uji-t) mendapatkan hasil rata-rata pretest (26,17) < hasil rata-rata posttest (63,96). Setelah dilakukan perhitungan secara manual dengan menggunakan uji- t didapatkan hasil yang menunjukkan thitung (51,49) > dari ttabel (2,45) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima artinya ada efektifitas media visual ular tangga inovatif terhadap minat belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Tematik di SD Negeri 3 KaliuntuKata Kunci: minat belajar, pengembangan, ular tangga.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK DI TK NEGERI PEMBINA SINGARAJA putra, I Nyoman Adi; Jampel, I Nyoman; Sudatha, I Gde Wawan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i1.20260

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelompok B TK Negeri Pembina Singaraja adalah kemampuan anak dalam menyimak belum berkembang secara optimal. Hal ini dapat dilihat pada saat pembelajaran berlangsung, anak terlihat tidak tertarik pada penyampaian pembelajaran yang disampaikan oleh guru Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan Multimedia Flashcard (2) mendeskripsikan kualitas hasil validitas pengembangan Multimedia Flashcard untuk meningkatkan kemampuan menyimak menurut para ahli dan uji coba produk, (3) mengetahui efektivitas Multimedia Flashcard. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan model pengembangan adalah model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah 31 siswa kelompok B TK Negeri Pembina Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok B TK Negeri 1 Pembina Singaraja Hasil penelitian (1) Proses Pengembangan Multimedia Flashcard dengan model ADDIE meliputi lima tahapan: (a) tahap analisis, (b) tahap perancangan, (c) tahap pengembangan, (d) tahap implementasi, dan (e) tahap evaluasi. (2) Multimedia Flashcard valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan Multimedia Flashcard (91%), (b) hasil review ahli Multimedia Flashcard menunjukkan produk berpredikat sangat baik (96%), (c) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan Multimedia Flashcard berpredikat sangat baik (99%), (d) hasil uji validitas menunjukkan Multimedia Flashcard berpredikat sangat baik (92,90%). Hasil uji lapangan menunjukkan produk berpredikat sangat baik (91,01%). (3) Berdasarkan hasil implementasi multimedia flashcard menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan menyimak anak Kelompok B TK Negeri Pembina Singaraja. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan multimedia flashcard efektif dalam pembelajaran di TK Negeri Pembina Singaraja.Kata Kunci: ADDIE, Kemampuan menyimak, Multimedia flashcard.
PENGEMBANGAN CERITA BERGAMBAR BILINGUAL BOOK BERBASIS KEARIFAN LOKAL MATA PELAJARAN BAHASA BALI KELAS III Hariani, Ni Luh Widi; Sudarma, I Komang; Suwatra, Ignatius I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i1.20264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan cerita bergambar bilingual book, (2) mengetahui validitas hasil pengembangan cerita bergambar bilingual book, (3) menguji efektivitas penggunaan cerita bergambar bilingual book pada mata pelajaran Bahasa Bali kelas III di SDN 1 Banjar Jawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Isntrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar pencatatan dokumen, lembar kuesioner, dan tes objektif tipe pilihan ganda. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik infrensial/induktif uji-t. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) cerita bergambar bilingual book dikembangkan dengan model ADDIE melalui 5 tahapan (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, evaluasi); (2) validitas cerita bergambar bilingual book berdasarkan dari hasil review ahli dikualifikasikan sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari review ahli isi, desain pembelajaran, dan media pembelajaran berturut-turut yaitu 90,8%, 96,3% dan 98,9%. Berdasarkan dari hasil uji coba produk dikualifikasikan sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari uji coba perorangan, kelompok kecil, dan lapangan berturut-turut yaitu 97,2%, 98,6% dan 92,7%. (3) efektivitas cerita bergambar bilingual book menunjukkan rata-rata nilai pre-test 48,9 dan rata-rata nilai post-test 85,08. Setelah dilakukan perhitungan secara manual diperoleh hasil thitung (14,56) > ttabel (1,989) sehingga H0 ditolak H1 diterima. Dengan demikian, cerita bergambar bilingual book berbasis kearifan lokal pada mata pelajaran Bahasa Bali untuk kelas III di SDN 1 Banjar Jawa yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci: ADDIE, bilingual book, cerita bergambar, kearifan lokal, pengembangan.
PENGEMBANGAN E-MODUL IPA BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA Darmayasa, I Kadek; Jampel, I Nyoman; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i1.20267

Abstract

Permasalah yang terjadi di kelas VII A4 SMP Negeri 1 Singaraja adalah kurangnya bahan ajar yang dapat membelajarkan siswa secara mandiri. Bahan ajar yang digunakan hanyalah buku cetak yang isinya didominasi oleh sajian teks saja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun E-Modul IPA berorientasi Pendidikan Karakter (2) mendeskripsikan kualitas hasil validitas pengembangan E-Modul IPA berorientasi Pendidikan Karakter menurut para ahli dan uji coba produk, (3) mengetahui efektivitas E-Modul IPA berorientasi Pendidikan Karakter. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dan model pengembangan adalah model ADDIE. Pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes objektif tipe pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian (1) Rancang bangun E-Modul IPA berorientasi Pendidikan Karakter dengan model ADDIE meliputi lima tahapan: (a) tahap analisis, (b) tahap perancangan, (c) tahap pengembangan, (d) tahap implementasi, dan (e) tahap evaluasi. (2) E-Modul IPA berorientasi Pendidikan Karakter valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan E-Modul berpredikat sangat baik (100%), (b) hasil review ahli E-Modul menunjukkan produk berpredikat sangat baik (99,33%), (c) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan E-Modul berpredikat sangat baik (99,09%), (d) hasil uji perorangan menunjukkan E-Modul berpredikat sangat baik (92,90%), hasil uji kelompok kecil menunjukkan E-Modul berpredikat sangat baik (91,13%). Hasil uji lapangan menunjukkan produk berpredikat sangat baik (91,01%). (3) Efektivitas pengembangan E-Modul IPA berorientasi Pendidikan Karakter yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar IPA (thitung = 15,815 > ttabel = 1,671 pada taraf signifikansi 5%). Ini berarti bahwa E-Modul IPA berorientasi Pendidikan Karakter terbukti efektif secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar IPAKata Kunci: ADDIE, e-modul, pendidikan karakter, pengembangan
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN DENGAN EVALUASI INSTRUCTIONAL GAME MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMPLB-B NEGERI 1 BULELENG Praditya, Putu Agus Dellon; Sudarma, I Komang; Pudjawan, Ketut
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i1.20269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) rancang bangun multimedia pembelajaran, (2) validitas multimedia pembelajaran, dan (3) keefektifan pengembangan multimedia pembelajaran.Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang model pengembangannya menggunakan model ADDIE. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu: (1) wawancara, dan (2) metode kuesioner, dan (3) metode tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial/induktif uji-t. Hasil penelitian, yaitu: (1) proses rancang bangun multimedia pembelajaran dilakukan dengan mengikuti tahapan-tahapan ADDIE yang dimana terdapat lima tahapan, yaitu (a) tahap analisis, (b) tahap perancangan, (c) tahap pengembangan, (d) tahap penerapan, dan (d) tahap evaluasi. (2) pengembangan multimedia pembelajaran terbukti valid karena berdasarkan penilaian ahli isi mata pelajaran 98,82% mendapatkan predikat sangat baik, ahli desain pembelajaran 98,18% mendapatkan predikat baik, ahli media pembelajaran 98,46% mendapatkan predikat sangat baik, uji coba perorangan 94,00% mendapatkan predikat sangat baik, uji coba kelompok kecil 96,5% mendapatkan predikat sangat baik, uji coba lapangan 95,22%mendapatkan predikat sangat baik, (3) Efektivitas multimedia pembelajaran yang dikembangkan memperoleh thitung =8,97, lebih besar dari ttabel, yaitu=1,74. Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan kriteria pengujian, H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan (5%) pada hasil belajar matematika sebelum dan sesudah menggunakan multimedia Dengan demikian, multimedia pembelajaran matematika berorientasi intructional game mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII di SMPLB-B Negeri I Buleleng tahun pelajaran 2017/2018.Kata Kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran, IPA