cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 835 Documents
PENGEMBANGAN BLENDED LEARNING BERBASIS COGNITIVE LOAD THEORY DENGAN SETTING LESSON STUDY PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI MA SYAMSUL HUDA Hisyam, Mohamad; Tastra, I Dewa Kade; Mahadewi, Luh Putu Putrini
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v7i2.23160

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di MA Syamsul Huda yaitu rendahnya hasil belajar Geografi kelas xi. Hal ini disebabkan karena penyampaian materi dilakukan secara konvensional, keterbatasan jam pelajaran dan siswa banyak di tuntut untuk menghafal sehingga terjadi kelebihan kognitif (overload theory). Penelitian ini memiliki tiga tujuan, Tujuan penelitian untuk: (1) mendeskripsikan rancang bangun pengemabangan blended Learning berbasis cognitive load theory dengan setting lesson study (2) mengetahui kualitas hasil pengembangan blended Learning berbasis cognitive load theory dengan setting lesson study menurut review para ahli dan uji coba produk, serta (3) mengetahui efektivitas blended Learning berbasis cognitive load theory dengan setting lesson study yang dikembangkan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif, dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian yaitu: (1) Rancang bangun blended Learning berbasis cognitive load theory dengan setting lesson study dikembangkan dengan model ADDIE. (2) Blended learning yang dikembangkan memiliki kualitas dengan: (a) hasil review ahli isi berpredikat sangat baik (92,00%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan blended learning berpredikat sangat baik (91,89%), (d) hasil uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan menunjukkan blended learning berpredikat sangat baik (91,91%), (92,81%) dan (91,89%). (3) Efektivitas pengembangan menunjukkan bahwa blended learning yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar geografi (thitung= 8,39 > ttabel = 2,000 pada taraf signifikan 5%)Kata-kata kunci: Blended Learnin, Lesson Study, Pengembangan Problems found in MA Syamsul Huda is the low learning outcomes geography class xi. This is because the delivery of the material is done conventionally, limited hours and many students are required to memorize so that there is a cognitive overload (overload theory). This research aimed to: 1) Describing the design of blended learning based on cognitive load theory with setting lesson study 2) describe the quality of the results of the validation of the development of blended learning based on cognitive load theory with setting lesson study are developed according to the review experts and product trials in geography subjects and 3) Knowing the effectiveness of the development result. Development model used was ADDIE. The data collected in this research is quantitative and qualitative data. Data was collected using the method of recording documents, questionnaires and tests. The results of this research are as follows. (1) The design of blended learning based on cognitive load theory subjects with the ADDIE model includes five phases. (2) blended learning based on cognitive load theory biology subjects developed valid with: (a) the results of expert review the contents of the subjects showed predicated blended learning based on cognitive load theory is very good (92,00%), ((b) the results of expert review of instructional design blended learning predicated showed very good (91,89%), (d) the results of individualtrials, small group trial and field trials demonstrate blended learning based on cognitive load theory is predicated very good (91,91%), (92.81%) and (91,89%). (3) The effectiveness development shows that blended learning based on cognitive load theory developed can effectively improve the learning results of science (tcount = 8,39 > ttable = 2,000, significance level 5%).Keywords: Blended Learning, development, Lesson Study
PENGEMBANGAN BLENDED LEARNING BERBASIS DYNAMIC INTELLECTUAL LEARNING DALAM SETTING LESSON STUDY PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI Syarifuddin, Amer; Agung, Anak Agung Gede; Mahadewi, Luh Putu Putrini
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v7i2.23161

Abstract

Penelitian Pengembangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Biologi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan blended learning, (2) mendeskripsikan validitas hasil pengembangan blended learning¸ dan (3) mengetahui efektifitas penggunaan blended learning berbasis dynamic intellectual learning dalam setting lesson study pada mata pelajaran Biologi kelas X MA Syamsul Huda. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Data dalam penelitian dikumpulkan menggunakan metode pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah laporan pencatatan dokumen, lembar kuesioner, dan tes objektif pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rancangan pengembangan blended learning melalui model ADDIE yang terdiri dari analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi, (2) hasil validasi produk dinyatakan valid dari review para ahli dan pengguna dengan (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan blended learning berpredikat sangat baik (90%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan bahwa blended learning berpredikat sangat baik (90%), (c) hasil uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa blended learning berpredikat sangat baik (93,6%), baik (89,83%), dan sangat baik (93,41%). (3) pada uji efektivitas blended learning berbasis dynamic intellectual learning menunjukkan bahwa hasil t-hitung (10,39) > t-tabel (2,00). Ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan blended learning berbasis dynamic intellectual learning dalam setting lesson study. Dengan demikian blended learning yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan hasil belajar Biologi.Kata kunci: blended learning, DIL, lesson study.  This research development is motivated by low learning outcomes Biology students. This study aims to (1) describe the design of blended learning development, (2) to describe the validity of the blended learning development result and (3) to know the effectiveness of the use of blended learning based on dynamic intellectual learning in lesson study setting on the subjects of Biology class X MA Syamsul Huda. The type of this research is development research using ADDIE model. Data in the study were collected using document recording method, questionnaire, and test. Instruments used in data collection are document recording reports, questionnaire sheets, and multiple-choice objectives. The collected data were analyzed by qualitative descriptive analysis technique, quantitative descriptive analysis technique, and inferential statistical analysis technique. The results of the research show that (1) the design of blended learning development through ADDIE model consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation, (2) validation product validated from expert and user review with (a) subjects showed excellent predicated blended learning (90%); (b) the results of the design review review indicated that blended learning was very good (90%); (c) individual trial results, small group trials, and field trials showed that blended learning predicate very good (93,6%), good (89,83%), and very good (93,41%). (3) on the efficacy test of blended learning based on dynamic intellectual learning shows that the result of t-count (10,39)> t-table (2,00). This means, there are significant differences in student learning outcomes between before and after using blended learning based on dynamic intellectual learning in setting lesson study. Thus blended learning is developed effectively to improve Biology learning outcomes.Keywords: blended learning, DIL, lesson study.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN BAHASA ISYARAT BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA KELAS V DI SDLB-B NEGERI I BULELENG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Putri, Ni Made Lastri Karsiani; Parmiti, Desak Putu; Sudarma, I Komang
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v7i2.23162

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di SDLB-B Negeri I Buleleng, yaitu sulitnya menentukan media pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan tidak melupakan kekhususan yang dimiliki ABK dan juga terbatasnya media pembelajaran yang guru gunakan. Faktor lainnya adalah dalam berkomunikasi guru haruslah selalu menggunakan bahasa isyarat yang sesuai dengan sistem isyarat bahasa Indonesia (SIBI) dan kode benda. Penelitian bertujuan untuk (1) menggambarkan rancang bangun video pembelajaran, (2) mengetahui kelayakan video pembelajaran, dan (3) mengetahui keefektivitasan pengembangan video pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang model pengembangannya menggunakan model ADDIE. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu: (1) pencatatan dokumen, dan (2) metode kuesioner/angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial/induktif uji-t. Hasil penelitian, yaitu: (1) proses pengembangan video pembelajaran dilakukan dengan mengikuti tahapan-tahapan ADDIE yang dimana terdapat lima tahapan, yaitu (1) tahap analisis, (2) tahap perancangan, (3) tahap pengembangan, (4) tahap penerapan, dan (5) tahap evaluasi. (2) kelayakan pengembangan video pembelajaran berdasarkan penilaian ahli isi mata pelajaran 94,00% mendapatkan predikat sangat baik, ahli desain pembelajaran 88,89% mendapatkan predikat baik, ahli media pembelajaran 95,56% mendapatkan predikat sangat baik, uji coba perorangan 92,64% mendapatkan predikat sangat baik, uji coba kelompok kecil 92,00% mendapatkan predikat sangat baik, uji coba lapangan 91,11% mendapatkan predikat sangat baik, (3) Efektivitas video pembelajaran yang dikembangkan memperoleh thitung =10,09, lebih besar dari ttabel yaitu=2,10. Dengan demikian, video pembelajaran dengan bahasa isyarat berbasis pendidikan karakter efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V di SDLB-B Negeri I Buleleng tahun pelajaran 2017/2018.Kata Kunci: video pembelajaran, bahasa isyarat, berbasis pendidikan karakter, pengembangan, model ADDIE This research aimed at 1) describing the design of learning video, 2) finding out the eligibility of learning video developed, and 3) finding out the effectiveness of learning video developed. This research was R & D (research and development) which adapted from ADDIE model. The data were obtained by using, (1) documentation and (2) questionnaire. The data were analyzed by using descriptive qualitative analysis, quantitative and inferential statistic/inductive t-test. The results of this research were (1) learning video which developed based on ADDIE procedures. There are five steps of ADDIE model namely, (1) analysis stage, (2) designing stage, (3) developing stage, (4) applying stage and (5) evaluation stage. (2) The eligibility of learning video developed based on the evaluation result of content’s expert was 94, 00% which revealed to very appropriate, moreover, the result of learning design’s expert was 88, 89% which revealed to appropriate, the result of learning media’s expert was 95, 56% which revealed to very appropriate, meanwhile, individual tried-out found 92, 64% which reveals to very appropriate, small group tried-out found 92, 00% which revealed to very appropriate and field trial found 91, 11% which revealed to very appropriate. (3) The effectiveness of learning video developed found that tcount = 10, 09 higher than ttable = 2, 10. Thus, learning video with sign language and character education based was effective to increase learning motivation of fifth grade students at SDLB-B Negeri I Buleleng in academic year 2017/2018.Key Words: Learning video, sign language, character education based, development, ADDIE model.
PENINGKATAN PROFESIONALISME MELALUI PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI GURU-GURU DI KECAMATAN PETANG Rismadewi, Ni Wayan Monik; Susanti, Luh Meiyana Ariss
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v7i1.23248

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat (P2M) ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru-guru SMP di kecamatan Petang, Badung, melalui penulisan karya ilmiah (PTK). Tujuan pengabdian pada masyarakat ini dapat dicapai dengan melaksanakan pelatihan yang dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab, praktikum, dan presentasi kelompok. Untuk mengethaui keberhasilan pengabdian pada masyarakat ini maka dilakukan evaluasi melalui observasi selama kegiatan, wawancara dan menyebar kuesioner pada peserta pelatihan. Secara umum kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berlangsung dengan baik dan lancar, meskipun ada beberapa kendala yang dihadapi. Berdasarkan hasil kegiatan ini, dapat dismpulkan bahwa pelatihan penulisan karya ilmiah (PTK) ini mampu membantu peningkatan profesionalisme guru. Hal ini dapat dilihat dari luaran kegiatan berupa kerangka dasar proposal karya ilmiah/penelitian yang sudah sesuai dengan standard dan konsep yang baik dan benar. Para peserta kegiatan ini juga menunjukkan respon yang positif selama kegiatan berlangsung.
Efektivitas Hasil Belajar IPA Melalui Model Discovery Learning Berbantuan Media Visual Siswa Kelas IV SD Savitri, Kadek
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.25194

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA serta kecenderungan siswa menghafal materi mengakibatkan siswa jarang menemukan sendiri konsep atau prinsip materi yang dibelajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran discovery learning berbantuan media visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Populasi penelitian ini berjumlah 179 orang siswa di kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain non-equivalent post-test only control group design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes berupa pilihan ganda. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa thitung= 3,95 > ttabel = 2,000 dengan kriteria pengujian thitung (3,95) > ttabel (2,000), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, model discovery learning berbantuan media visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Dengan hal ini membuktikan bahwa model discovery leaning berbantuan media visual berpengaruh posistif terhadap peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD.
Motivasi dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia dalam Pembelajaran Make A Match Berbantuan Media Cerita Bergambar Qomariyah, Siti
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.25195

Abstract

Rendahnya motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia merupakan kendala yang dihadapi oleh guru. Akibatnya banyak siswa yang minat dalam belajar masih kurang dan kewalahan dalam menghadapi kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar terhadap motivasi belajar dan hasil belajar pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV. Populasi penelitian ini berjumlah 126 orang siswa di kelas IV. Teknik pengumpulan data yaitu tes esai dalam mengukur hasil belajar Bahasa Indonesia dan non tes berupa angket untuk mengukur motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar terhadap motivasi belajar (F=761,807, dengan Sig. <0,05). Kedua, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (F=220,418, dengan Sig. <0,05). Ketiga, terdapat pengaruh model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar terhadap motivasi belajar dan hasil belajar Bahasa Indonesia (F=446,095, dengan Sig. <0,05). Jadi, dengan adanya model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar mempengaruhi motivasi belajar dan hasil belajar pelajaran Bahasa Indonesia siswa. Penggunaan model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar dapat mempermudah guru dalam melaksanakan pembelajaran dikarenakan pembelajaran akan berpusat pada siswa serta sebagai bahan untuk memilih model pembelajaran agar lebih bervariasi dengan tetap menyesuaikan dengan karakteristik siswa.
Pengembangan Media Kartu Bergambar Berorientasi Pendidikan Karakter Pada Mata Pelajaran Bahasa Bali Nida, Dewa Made Adi Andhika; Parmiti, Desak Putu; Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia Yuda
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.25393

Abstract

Dilaksanakannya penelitian pengembangan ini pada dasarnya dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Bali siswa yang disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran yang relevan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan rancang bangun media kartu bergambar berorientasi pendidikan karakter, mendeskripsikan hasil uji validasi media kartu bergambar berorientasi pendidikan karakter, serta mengetahui efektivitas penerapan media kartu bergambarberorientasi pendidikan karakter. Model yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah model ADDIE. Data dikumpulkan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner, wawancara, dan tes tertulis. Hasil uji validasi yang dilakukan oleh para ahli dan kelompok mahasiswa subyek uji coba produk menunjukkan bahwa media kartu bergambar dinyatakan valid dengan rincian hasil yaitu: ahli mata pelajaran 100%, ahli desain pembelajaran 95,71%, ahli media pembelajaran 95,00%, uji coba perorangan 97,33%, uji coba kelompok kecil 97,55%, dan uji lapangan 98,00% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan uji efektifitas yang telah dilakukan menunjukkan bahwa media kartu bergambar berorientasi pendidikan karakter terbukti efektif meningkatkan hasil belajar Bahasa Bali siswa.
Sistem Personalisasi E-Learning Berorientasi Felder Silverman Learning Style Model Pada Mata Pelajaran Teknik Pengambilan Gambar Pardomuan, Gusti Nyoman Pardomuan Nyoman
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.26252

Abstract

Perkembangan e-learning saat ini terus semakin innovative, namun media e-learning masa kini kurang memperhatikan karakteristik belajar siswa salah satunya karakteristik gaya belajar menjadi suatu masalah belajar baru bagi peserta didik. Maka dari itu dikembangkan E-learning yang mampu mengakomodasi gaya belajar siswa sehingga menjadi semakin adaptif (menyesuaikan) dengan adanya personalisasi e-learning yang dapat mendeteksi karakteristik dan kebutuhan individu dari siswa. Penelitian ini bertujuan menciptakan sebuah personalisasi e-learning untuk lingkungan sekolah menengah kejuruan, Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media ajar berupa system perosonalisasi e-learning berorientasi Felder Silverman Learning Style Model (FSLSM) pada siswa kelas XI jurusan multimedia di SMK Negeri 1 Sukasada yang menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah ahli isi pembelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, siswa perorangan, siswa kelompok kecil, dan siswa dalam uji coba lapangan. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah e-learning berorientasi FSLSM dan hasil belajar siswa kelas XI Multimedia di SMK Negeri 1 Sukasada. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen wawancara lisan, kuisioner, dan tes hasil belajar. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis data menunjukkan bahwa telah berhasil dirancang sebuah system personalisasi e-learning berorientasi FSLSM untuk pembelajaran teknik pengambilan gambar dan telah valid untuk digunakan. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa e-learning berorientasi FSLSM efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengembangan Pembelajaran Blended Pada Mata Kuliah Ahara Yoga Semester II di IHDN Denpasar Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik; Sudatha, I Gde Wawan; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.26459

Abstract

Rendahnya hasil belajar mahasiswa disebabkan karena kurangnya media inovatif untuk menfasilitasi mahasiswa dalam belajar, hal inilah yang menjadi penyebab tujuan penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan pembelajaran blended dan validitas rancangan pembelajaran blended. Jenis penelitian ini adalah penelitian desain dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi lima tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi danevaluasi. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu pencatatan dokumen, dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Rancangan pembelajaran blended valid dengan: (a) hasil review ahli mata kuliah dengan kualifikasi sangat baik (94,6%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (95%), (c) hasil review ahli E-learning dengan kualifikasi sangat baik (96,5%), (d) hasil review ahli video pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (98%), dan (e) hasil uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (98,3%). Jadi, penelitian menunjukan bahwa pembelajaran blended dengan model flipped classroom pada kualifikasi sangat baik.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Rahman, Abdur; I Nyoman, Jamper
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27049

Abstract

Kurangnya media pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi pelajaran IPS terpadu mengakibatkan siswa pasif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan rancang bangun pengembangan multimedia interaktif dengan model pengembangan ADDIE. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial dengan dilakukan uji prasyarat. Validitas media diuji coba kepada ahli isi mata pelajaran diperoleh 96,00% dalam kategori sangat baik, ahli media pembelajaran diperoleh 78,00% dalam kategori baik, uji coba perorangan diperoleh 86,88  % dalam kategori sangat baik, kelompok kecil diperoleh 94,33% dalam kategori sangat baik dan uji coba lapangan diperoleh 87,11 dalam kategori sangat baik. Berdasarkan uji efektivitas terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest.  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu sehingga multimedia pembelajaran interaktif efektif digunakan dalam proses pembelajaran sehingga multimedia pembelajaran intaraktif efektif digunakan dalam proses pembelajaran.