cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 835 Documents
Implementasi Pembelajaran PBL Berbantuan Media Kartu Soal Untuk Meningkatkan Kemampuan HOTS Pada Siswa Kelas VI SD Aspini, Ni Nyoman Arca
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27087

Abstract

Salah satu kendala yang dialami siswa dalam pelaksanaan pembelajaran hingga saat ini adalah kurangnya kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi (Higher Order thinking skill) untuk memecahkan permasalahan yang diajukan guru dalam proses pembelajaran dikelas. Hal ini tidak terkecuali pada siswa kelas VI SD khususnya pada mata pelajaran matematika. Untuk menangani masalah tersebut perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa kelas VI SD melalui implementasi pembelajaran PBL berbantuan media kartu soal. Rancangan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Penelitian ini menemukan bahwa implementasi pembelajaran PBL berbantuan media kartu soal dapat meningkatkan kemampuan HOTS siswa kelas VI SD. Hal ini terlihat dari rata-rata kemampuan HOTS siswa prasiklus sebesar 63,89 yang berada pada kategori kurang, siklus I sebesar 71,09 yang berada pada kategori cukup, dan meningkat pada siklus II sebesar 79,20 yang berada pada kategori baik.
Penerapan Fokus Group Discussian (FGD) Untuk Meningkatkan Kemampuan Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Waluyati, Made
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27089

Abstract

Salah satu penyebab kurang maksimalnya hasil belajar siswa adalah pola pembelajaran yang monoton dimana guru masih lebih memilih menggunakan model pembelajaran konvensional yang mana guru masih mendominasi proses pembelajaran. Agar hasil belajar siswa maksimal maka sangat penting bagi guru untuk terampil menciptakan pembelajaran inovatif dan bermakna. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menerapkan pendekatan PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif dan Menyenangkan) dimana guru menghadapkan siswa dengan dunia nyata sesuai dengan yang dialaminya sehari-hari. Namun, melakanakan pembelajaran dengan menerapkan pendekatan PAIKEM dikalangan guru masih belum optimal. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar setelah penerapan Focus Group Discussion. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa penerapan fokus group discussian (FGD) dapat meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Hal ini terlihat dari rata-rata kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar pada prasiklus sebesar 65,19 sedangkan setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I terjadi peningkatan nilai menjadi 70,37 dan semakin meningkat menjadi 78,52 pada siklus II.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Pada Siswa Kelas III SD Sukerti, Ni Nyoman
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27090

Abstract

Permasalahan umum yang seringkali terjadi dalam proses pembelajaran adalah kurang siapnya siswa dalam memulai pelajaran, walaupun mereka telah mengetahui materi yang akan disampaikan oleh guru dalam pembelajaran. Hal ini secara langsung terlihat dari kurang aktifnya siswa dalam mengikuti pembelajaran, Hal ini berdampak pada kurang optimalnya hasil belajar siswa. Permsalahan ini semakin diperkuat oleh pemanfaatan metode pembelajaran yang masih konvensional oleh guru. Guru lebih memilih menggunakan metode ceramah dan tanya jawab yang bersifat klasikal. Akibatnya siswa kurang antusias dalam mengikuti pelajaran sehingga suasana kelas nampak pasif. Untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa maka perlu dilakukan inovasi pembelajaran yakni dengan menerapkan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang  bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD).  Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Rancangan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar tematik siswa  kelas III SD Negeri 2 Kampung Baru semester II tahun pelajaran 2019/2020. Hal ini terlihat dari peningkatan hasil belajar siswa yaitu pra siklus sebesar 66,33% yang tergolong cukup, siklus I sebesar 74,00% yang tergolong cukup dan meningkat pada siklus II sebesar 79,33% yang tergolong baik.
Peran Model Pembelajaran Group Investigation Berbasis Media Lingkungan Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Mulyadinata, I Putu Lagas; Wiyasa, I Komang Ngurah; Suniasih, Ni Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27182

Abstract

Pada muatan materi IPA masih banyak ditemukan siswa yang asyik mengobrol dengan teman kelompoknya sehingga hanya beberapa orang saja yang memperhatikan materi yang dijelaskan oleh guru. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran group investigation berbasis media lingkungan terhadap kompetensi pengetahuan IPA. Jenis pada penelitian ini ialah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan non-equivalent control grup design. Polulasi yang terdapat pada penelitian ini adalah sebanyak 174. Sampel diambil menggunakan teknik cluster random sampling untuk menentukan kelompok eksperimen dan juga kelompok kontrol. Pengumpulan data untuk kompetensi pengetahuan IPA mempergunakan instrumen tes objektif sebanyak 30 soal yang sudah diujikan instrumen dengan validitas, uji daya beda, indeks kesukaran, dan reliabilitas. Hasil perolehan data kemudian dianalisis dengan uji-t polled varians. Perolehan dari analisis data yaitu thitung = 2,979 > ttabel = 1,993 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 72, jadi, H0 ditolak dan Ha diterima. Maka, terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Jika dilihat dari nilai rata-rata gain skor ternormalisasi kompetensi pengetahuan IPA kelompok eksperimen adalah 0,4 lebih dari kelompok kontrol adalah 0,23. Simpulan dari hal tersebut adalah model pembelajaran group investigation berbasis media lingkungan berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA. Hasil penelitian ini dapat digeneralisasikan di populasi penelitian. Hal ini berarti bahwa model pembelajaran Group Investigation berbasis media lingkungan dapat diterapkan.
Peran Pembelajaran CLIS Menggunakan Media Animasi Bagi Kompetensi Pengetahuan IPA Dewi, Ni Luh Iin Shinta; Suniasih, Ni Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27184

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) menggunakan media animasi terhadap kompetensi pengetahuan IPA. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sampel pada penelitian ini ditentukan dengan teknik classter random sampling, yang menghasilkan dua kelompok sampel yakni kelompok eksperimen dengan jumlah siswa 31 orang dan kelompok kontrol dengan jumlah siswa 30 orang. Data kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes objektif. Rata – rata gain skor ternormalisasi pada kelompok ekperimen adalah  = 0,829 dan pada kelompok kontrol adalah  = 0,545. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-t (polled varians) pada taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan 59 diperoleh thitung = 7,888 dan ttabel = 2,000. Dikarenakan thitung > ttabel maka, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CLIS menggunakan media animasi berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA.
Model Pembelajaran Team Assisted Individualization Berbantuan Multimedia Dalam Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPA Kelas IV Triyanti, Komang; Asri, I G.A. Agung Sri; Sujana, I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27185

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kompetensi pengetahuan IPA siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran team assisted individualization berbantuan multimedia terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas IV SD Gugus VI Blahbatuh Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan jenis penelitian eksperimen semu menggunakan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi yang dilibatkan adalah seluruh kelas IV SD sebanyak 159 siswa. Penentuan sampel dipergunakan teknik cluster random sampling dengan melakukan pengundian. Jumlah sampel secara keseluruhan yaitu 64 siswa. Pengumpulan data menggunakan instrumen kompetensi pengetahuan IPA sejumlah 34 soal valid. Data berupa skor posttest kompetensi pengetahuan IPA dianalisis menggunakan uji t polled varian. Berdasarkan hasil analisis uji t, diperoleh thitung = 4,06 > ttabel = 2,00 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 62 maka H0 ditolak. Hal tersebut menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok yang dibelajarkan dengan model team assisted individualization berbantuan multimedia dengan kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas IV SD Gugus VI Blahbatuh Tahun Pelajaran 2019/2020. Dengan demikian, simpulannya bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran team assisted individualization berbantuan multimedia terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas IV SD Gugus VI Blahbatuh Tahun Pelajaran 2019/2020.
Efektivitas Pengembangan Modul Berbasis Konstruktivisme Pada Mata Pelajaran Sistem Komputer Bagi Siswa TKJ Tingkat SMK Darwin, Widya; Ridwan, .; Ahyanuardi, .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27259

Abstract

Permasalahan yang terdapat pada penelitian ini adalah buku/sumber belajar yang disediakan kementrian sampai sekarang belum memadai disekolah, siswa kurang mandiri dan aktif dalam proses pembelajaran, guru   dianggap   satu-satunya   sumber   dalam   proses   belajar   mengajar, pemilihan media pembelajaran yang kurang sesuai menyebabkan siswa cepat bosan dan tidak mendengarkan guru, siswa belum dihadapkan pada situasi yang lebih nyata dalam proses belajar mengajar dan belum tersedianya modul pada mata pelajaran dasar- dasar kelistrikan di SMK N 1 Painan. Tujuan penelitian yaitu: 1) Mengembangkan modul pembelajaran Sistem Komputer untuk siswa kelas X Teknik Komputer Jaringan di SMKN 1 Painan, 2) Menghasilkan modul berbasis konstruktivisme untuk mata pelajaran Sistem Komputer yang valid, praktis dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development dengan model pengembangan ADDIE yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Modul pembelajaran Sistem Komputer berhasil dikembangkan melalui model pengembangan ADDIE, 2) Modul pembelajaran berbasis konstruktivisme yang dihasilkan sudah efektif diterapkan pada siswa kelas X di SMKN 1 Painan.
Pengaruh Model Pembelajaran Talking Stick Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD antari, ni ketut astiti
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27265

Abstract

Masalah dari penelitian ini adalah kurangnya guru dalam menggunakan model pembelajaran yang inovatif sehingga siswa tidak termotivasi dalam belajar dan mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbantuan media Audio Visual terhadap Hasil Belajar IPA Siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan non-equivalent Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini berjumlah 169 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling. metode pengumpulan data dilakukan dengan media tes dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda berjumlah 40 soal. metode pengumpulan data dilakukan melalui tes dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda berjumlah 40 soal. Selanjutnya data dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran talking stick berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Selain itu, kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Talking Stick berbantuan media audio visual memiliki rata-rata skor hasil belajar IPA lebih tinggi dibandingkan model pembelajaran konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Talking Stick berbantuan media audio visual berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Implikasi dari penelitian ini yaitu memberikan masukan bagi sekolah untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah tersebut dengan menentukan kebijakan berupa penerapan model pembelajaran inovatif dalam pelaksanaan pembelajaran.
Hasil Kemampuan Empati Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita Menggunakan Media E-Bigbook Pertiwi, Komang Sukma
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27335

Abstract

Kemampuan empati merupakan kemampuan yang dimiliki setiap individu untuk ikut merasakan yang orang lain rasakan atau mampu memposisikan diri seperti yang sedang orang lain alami. Mengingat kemampuan empati yang diperlihatkan masih tergolong belum berkembang secara maksimal, akan tetapi guru belum memberikan stimulus melalui media pembelajaran yang efektif. Maka dari itu pelaksanaan dalam penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita menggunakan media e-bigbook terhadap kemampuan empati anak kelompok B. Dalam penelitian ini kemampuan empati menjadi bahan yang akan diteliti lebih dalam. Eksperimen semu merupakan jenis dalam penelitian ini dengan menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini berjumlah 60 anak dengan sampel yang ditentukan secara random. Sampel pada penelitian ini terdiri dari kelompok B1 berjumlah 20 anak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok B2 berjumlah 20 anak sebagai kelompok kontrol TK Inklusi Garuda Bilingual School. Pada penelitian ini data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, kemudian dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis data, thitung = 6,80, taraf signifikansi 5%, dk = 38 diperoleh ttabel = 2,021 sehingga thitung = 6,80 > ttabel 2,021. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi, penggunaan metode bercerita menggunakan media e-bigbook berdampak terhadap kemampuan empati anak. Penelitian ini dapat membantu guru sebagai inovasi dalam media pembelajaran.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berpendekatan CTL Pada Pembelajaran Tematik Siswa Kelas IV SD Geni, Komang Hendra Yoga Wijaya; Sudarma, I Komang; Mahadewi, Luh Putu Putrini
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i2.28919

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik yang disebabkan karena kurangnya ketersediaan media yang relevan merupakan hal yang melatarbelakangi dari dilaksanakannya penelitian pengembangan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun multimedia pembelajaran interaktif berpendekatan Contexstual Teaching and Learning (CTL), dan untuk mengetahui validitas multimedia pembelajaran interaktif berpendekatan Contexstual Teaching and Learning (CTL). Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode pencatatan dokumen dan metode kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif, dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian (1) rancang bangun multimedia pembelajaran interaktif berpendekatan kontekstual meliputi 5 tahapan pengembangan yaitu: tahap analisis (analysis), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (development), tahap implementasi (implementation), dan tahap evaluasi (evaluation). (2) multimedia pembelajaran interaktif berpendekatan kontekstual dinyatakan valid melalui: (a) review ahli isi pembelajaran memperoleh hasil validitas sangat baik (97,49%), (b) review ahli media pembelajaran memperoleh hasil validitas sangat baik (96,92%), (c) review ahli desain pembelajaran memperoleh hasil validitas sangat baik (97,27%), (d) uji coba perorangan memperoleh hasil validitas sangat baik (96,11%), dan (e) uji coba kelompok kecil memperoleh hasil validitas sangat baik (95,56%).