cover
Contact Name
sandy
Contact Email
sandy160392@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
goldenagehamzanwadi2017@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Golden Age
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25497367     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Golden Age (e-ISSN 2549-7367) adalah jurnal Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini FKIP Universitas Hamzanwadi yang memuat hasil penelitian yang diangkat dari kajian teoritis dan hasil penelitian di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 261 Documents
Problematika Stay At Home Pada Anak Usia Dini Di Tengah Pandemi Covid 19 M.Pd, A. Tabi'in
Jurnal Golden Age Vol 4, No 01 (2020): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v4i01.2244

Abstract

The emergence of covid-19 virus in Indonesia affects the activities of children who have to stay at home to prevent widespread transmission of the virus. Children who originally did free activities outside the home are now inversely proportional they have to move inside the house. This research is based on the problematic of children staying at home, studying at home, playing at home and any activities carried out at home during the pandemic period. This study aims to determine the problems that arise in children who come to stay silent at home or stay at home. Children basically cannot be silent because this is an explorative or explorer period. The method used in this research is a descriptive qualitative approach with data collection techniques using interviews, observation, and documentation. After that it is processed through data triangulation. Based on the research findings of Puspita Subah Kindergarten children experiencing some problems when staying at home, the problems include, Stress, heightened sensitivity, temper tantrums, spoiled/not independent and behavioral disorders
Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Permainan Sirkuit Untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Arie Paramitha, Made Vina; Sutapa, Panggung
Jurnal Golden Age Vol 3, No 01 (2019): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v3i01.1336

Abstract

This study aimed to: (1) develop a circuit-based learning model appropriate to early childhood development, and (2) to know the effectiveness of the application of circuit-based learning model to the children's fine motor at the age of 4-5 years. This type of research is Research and Development. This type of research is research and development (R D). Research subjects in this study were children aged 4-5 years. The technique and instrument of data collection is by using interview, observation sheet and validation sheet or questionnaire. The data analysis technique of effectiveness test used is by nonparametric statistic analysis Wilcoxon test or sign test. The Result of Developing a Game Based Learning Model The Circuit contains steps in which it consists of several game activity postings, and is documented in the form of CDs and instructional instruction manuals. Learning steps consisting of preliminary activities, warm-up activities, core activities (circuit play), and end activities (cooling). The results of validation by experts and also teachers found that the products developed into the category of "good". The development of circuit-based learning model is declared effective in improving children's fine motor
PERAN ORANGTUA DALAM MENDAMPINGI ANAK SELAMA BELAJAR DARI RUMAH (BDR) DIMASA PANDEMI COVID-19 DI TK ABA KONANG GLAGAH LAMONGAN Fatmawati, Fitri Ayu
Jurnal Golden Age Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i2.3833

Abstract

Belajar teremasuk kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan sehari - hari baik secara disadari atau tidak kita pasti mengalami sebuah kegiatan yaitu belajar. Tujuan dari belajar salah satunya adalah memberikan kesempatan bagi anak untuk mengembangkan kecerdasan dan melatih kemampuan berpikir,. Dengan belajar, anak akan mendapatkan informasi yang belum dia ketahui dan dengan belajar, anak mengerti arti kehidupan dan belajar menjadi semakin baik. Rumusan masalah ini adalah peran orangtua dalam mendampingi anak belajar secara online atau Belajar Dari Rumah (BDR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran orangtua dalam mendampingi anak ketika belajar dirumah. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research) dan dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Kesimpulan penelitian ini adalah peran orangtua sangatlah penting dalam pendampingi anak ketika belajar dirumah dalam hal membimbing, mendidik, menjaga, menjadi pengawas untuk anaknya dan memastikan anak untuk menerapkan hidup bersih dan sehat serta memberikan memotivasi anak.
Penerapan Permainan Tradisional Bakiak Ular Tangga Untuk Menstimulasi Perkembangan Sosial Emosional Anak zuhud Ramdani; Rohyana Fitriani; Rabihatun Adawiyah
Jurnal Golden Age Vol. 5 No. 01 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i01.2860

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan permainan tradisional bakiak untuk menstimulasi perkembangan sosial emosional anak kelompok B TK Hamzanwadi Pancor tahun ajaran 2019/2020. Subyek penelitian anak didik yang berjumlah 15 orang anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 1 siklus, setiap siklusnya terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis statistika kuantitatif. Persentase rata-rata perkembangan social emoasiona anak sebelum tindakan sebesar 66,6%pada kategori “Berkembang Sesuai Harapan (BSH)”. Sedangkan pada siklus I diperoleh angka tertinggi sebesar 100%untuk kategori “Berkembang Sangat Baik (BSB)”. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perkembangan social emosional anak dapat meningkat melalui permainan bakiak ular tangga pada kelompok B TK Hamzanwadi Pancor tahun ajaran 2019/2020. 
Keterampilan Guru PAUD Kabupaten Ponorogo Dalam Memberikan Penguatan Selama Masa Pandemi COVID-19 Setyowahyudi, Rendy; Ferdiyanti, Tiara
Jurnal Golden Age Vol 4, No 01 (2020): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v4i01.2167

Abstract

Pelaksanaan Joyfull Learning Berbasis Permainan Tradisional Sasak Untuk Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Ilhami, Baiq Shofa; Khaironi, Mulianah
Jurnal Golden Age Vol 2, No 02 (2018): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v2i02.1023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi awal pembelajaran pengembangan kemampuan motorik kasar anak di daerah sentral budaya Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur., merancang langkah-langkah joyfull learning melalui penerapan permainan tradisional Sasak dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak di daerah sentral budaya Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan subjek penelitian anak-anak usia 5-6 tahun pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Kecamatan Sakra Barat, diantaranya: TK Negeri Pembina Sakra Barat, PAUD Pade Angen Tenges-Enges, dan PAUD Islahul Ummah. Adapun peubah yang diamati/diukur dalam penelitian ini adalah perkembangan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui penerapan langkah-langkah joyfull learning berbasis permainan tradisional Sasak. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan teknik dokumentasi. Adapaun analisis data yang digunakan berdasarkan tahapan penelitian ini, yaitu analisisis deskriptif kuantitatif dan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik kasar anak dengan skor x 53 pada kategori sedang sebelum menerapkan joyfull learning dan 63 pada kategori tinggi setelah menerapkan  joyfull learning berbasis permainan tradisional sasak.
Efektifitas Permainan Sirkuit Dalam Menstimulus Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Arie Paramita, Made Vina; Sufiati, Vivi
Jurnal Golden Age Vol 4, No 02 (2020): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v4i02.2615

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan permainan sirkuit dalam menstimulus kemampuan motorik halus anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Teknik dan instrument pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, lembar observasi dan lembar validasi atau angket. Teknik analisis data uji efektivitas yang digunakan adalah dengan analisis statistik nonparametrik Uji Wilcoxon atau uji tanda. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 14 anak. Adapun hasil dari analisis data menunjukkan J- adalah 2 dan nilai J tabel untuk N=13 adalah 17, sehingga dapat dilihat bahwa J- dari J tabel (2 17), sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan sirkuit efektif dalam menstimulus kemampuan motorik halus anak usia dini.
Media Permainan Sunda Manda Robot Bercahaya Untuk Kemampuan Keseimbangan Anak Horunisa, Putri Sobah; cahyati, nika
Jurnal Golden Age Vol 4, No 01 (2020): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v4i01.1668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media permainan yang dapat mengembangkan kemampuan keseimbangan anak usia 5-6 tahun, serta mengetahui kefektifan dari media tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan Borg Gall yang dibatasi menjadi 6 tahap yaitu penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draf produk, uji coba lapangan awal, revisi hasil uji coba, dan uji pelaksanaan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian peningkatan hasil perkembangan keseimbangan anak dengan menggunakan media permainan sunda manda robot bercahaya meningkat sebesar 27.7, dari nilai rata-rata awal sebesar 65.2 menjadi 92.9. Pada  hasil uji t nilai posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen, diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000. Nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat perbedaan secara signifikan antara perkembangan motorik kasar aspek keseimbangan  menggunakan media permainan sunda manda robot bercahaya dengan perkembangan motorik kasar aspek keseimbangan tanpa menggunakan media permainan sunda manda robot bercahaya.
Model Pembelajaran Team Teaching Collaborative sebagai Alternatif Model Pembelajaran Statistika Pada Program Studi PAUD Alpian, Mimi; Handoko, Yudi
Jurnal Golden Age Vol 1, No 02 (2017): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v1i02.557

Abstract

Pendidikan tinggi atau universitas terdiri atas beberapa fakultas, jurusan sampai pada tinggkat program studi baik universitas LPTK maupun non-LPTK. Perguruan tinggi LPTK tidak hanya memberikan mata kuiah keguruan atau pendidikan, melainkan juga mata kuliah ilmu murni seperti pada program studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pada program studi PAUD terdapat mata kuliah pengembangan pembelajaran bahasa Indonesia Anak Usia Dini, Media Pembelajaran TIK AUD, Pengembangan  Sains untuk  AUD, bahkan mata kuliah statistika yang notabenenya rumpun MIPA. Oleh karena itu, ditemukan permasalahan-permasalahan dalam proses pembelajaran, salah satunya pada mata kuliah statistika yang diterapkan pada program sudi pendidikan anak usia dini. Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan perkuliahan dibutuhkan kolaborasi  antara dosen PAUD dan dosen statistika sehingga lebih memudahkan pemahaman mahasiswa mengingat tidak jarang jika dosen murni bidang PAUD mengalami kesulitan pada bidang MIPA. Berdasarkan permasalahan itulah dibutuhkan sebuah solusi berupa model pembelajaran baru yang bisa mengkolaborasikan kompetensi masing-masing dosen yang ada pada program studi yang berbeda agar tujuan pembelajaran selama proses perkuliahan bisa dicapai dengan maksimal. Salah satu model pembelajaran yang dapat dijadikan sebagai alternatif adalah Team Teaching Collaborative.
Strategi Guru Pendidikan Anak Usia Dalam Menanamkan Akhlak Mulia Pada Anak Usia 4-6 Tahun Di Taman Kanak-Kanak Harapan Bangsa Magrib, Elsa; Saridewi, Saridewi
Jurnal Golden Age Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i2.3651

Abstract

Kurangnya kepedulian guru dan orang tua dalam menanamkan akhlak mulia pada anak baik disekolah maupun dirumah, kurangnya kepedulian dalam pembentukan karakter (menanamkan akhlak mulia) menjadikan alasan penulis untuk meneliti mengenai kegiatan menanamkan akhlak mulia pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru pendidikan anak usia dini dalam menanamkan akhlak mulia pada anak usia 4-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Harapan Bangsa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana menanamkan akhlak mulia pada anak Taman Kanak-Kanak Harapan Bangsa? Teknik keabsahan data menggunakan teknik triagulasi sumber dengan informan 2 orang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa strategi yang diterapkan guru adalah dengan kegiatan jum’at berlian dimana kegiatan tersebut meliputi: bersih lingkungan, bersikap sabar (mengantri), bercerita dan bermain peran,  berbagi makanan, dan kegiatan lainnya. Dengan menggunakan metode pembiasaan dan metode keteladanan