cover
Contact Name
sandy
Contact Email
sandy160392@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
goldenagehamzanwadi2017@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Golden Age
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25497367     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Golden Age (e-ISSN 2549-7367) adalah jurnal Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini FKIP Universitas Hamzanwadi yang memuat hasil penelitian yang diangkat dari kajian teoritis dan hasil penelitian di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 261 Documents
PERAN GURU DALAM PENGGUNAAN TOILET TRAINING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 4-5 TAHUN Rizka Nuraeni Suhanda; Cucu Atikah; Isti Rusdiyani
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i2.18705

Abstract

Penelitian ini berkaitan tentang Peran Guru dalam Penggunaan Toilet Training untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun di RA Al-Izah Kota Serang. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dimana pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan dari aktivitas anak dan peran guru dalam penggunaan toilet training di RA Al-Izzah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Peran Guru dalam Penggunaan Toilet Training untuk Meningkatkan Kemandirian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan toilet training membutuhkan perencanaan, pelaksaan serta evaluasi. Pada perencanaan guru membuat perencanaan pada masa ta’aruf observasi sensorimotor masa observasi. Pada tahap pelaksanaan menggunakan pembiasaan dengan teknik praktik langsung, modelling, verbal dan reward. Serta ada evaluasi untuk mengetahui sejauh mana program telah berhasil dilakukan. Peran guru sebagai fasilitator, seperti guru memberikan contoh penggunaan toilet training dengan menggunakan fasilitas toilet yang sudah tersedia. Peran guru sebagai inspirator, seperti guru mendorong minat anak untuk mampu melakukan BAB dan BAK sendiri tanpa bantuan dari guru serta guru memberikan contoh tahap penggunaan toilet training kepada anak. Peran guru sebagai pembimbing, seperti guru memberikan bimbingan pada anak yang kesulitan melakukan toilet training. Peran guru sebagai motivator, seperti guru selalu membimbing dan memotivasi anak untuk berani mengungkapkan keinginannya. Peran guru sebagai mediator yaitu guru menyediakan peralatan pendukungnya seperti sabun cuci tangan, gayung, ember,air bersih dan lain-lain. Kelebihan dan kekurangan adalah toilet yang letaknya dekat dengan anak yaitu di dalam kelas. Perkembangan kemandirian anak di RA Al-Izzah sudah berkembang dengan baik, salah satunya anak sudah mampu dan berani ke toilet sendiri serta melakukan aktivitas sendiri di toilet.
Penanaman Nilai Moral Pada Anak Usia Dini Melalui Tari Tradisional di Sanggar Flamingo dwi okta riani
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL GOLDEN AGE
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i1.18709

Abstract

Penanaman Nilai Moral dapat dilakukan sejak dini karena anak akan lebih mudah dalam menerima rangsangan positif yang dapat membawa pengaruh baik dalam tumbuh kembangnya sebagai manusia. Maka dari itu, diperlukan pengenalan kebudayaan positif di Indonesia yang banyak mengandung nilai moral secara kreatif, inovatif, dan edukatif agar anak-anak tertarik untuk mempelajari kebudayaan. Seni tari merupakan media yang dapat digunakan untuk menyampaikan pembelajaran mengenai nilai moral yang berangkat dari tradisi dengan cara yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran tari tradisional yang dilakukan sanggar flamingo guna menanamkan nilai moral pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran tari Indang dapat meningkatkan nilai-nilai positif seperti kerjasama, kedisiplinan, toleransi serta bertanggung jawab. Pengalaman menarikan tari indang di panggung terbuka membuat rasa percaya diri dan kemandirian anak usia dini semakin meningkat.
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PEMANFAATAN BAHAN ALAM Sitti Muliya Rizka
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL GOLDEN AGE
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i1.18784

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang strategi guru dalam mengembangkan kreativitas anak melalui pemanfaatan bahan alam. Penelitian dilakukan di TK Cendekia Tungkop, Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian dua orang guru dan seorang kepala sekolah. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan model pembelajaran sentra dengan metode demonstrasi dan tanya jawab dalam mengembangkan kreativitas anak. Guru menggunakan strategi pengembangan kreativitas melalui menciptakan produk (hasta karya) dengan memanfaatkan bahan alam berupa ampas kelapa pada pembuatan kolase. Guru menjelaskan dan memberikan contoh serta mengontrol pemahaman anak dengan melakukan diskusi sederhana untuk memastikan bahwa anak sudah mengerti. Setelah selesai, guru menutup kegiatan dengan bertanya kepada anak.Kata kunci: Strategi Guru Dalam Mengembangkan Kreativitas, Pemanfaatan Bahan Alam AbstractThis study aims to find out about teacher strategies in developing children's creativity through the use of natural materials. The research was conducted at Cendekia Kindergarten, Tungkop, Great Aceh. The method used in this research was descriptive qualitative. The research subjects involved were two teachers and one school principal. Data were collected by researcher through observation, interviews and documentation. The result showed that the teacher applied the beyond centers and circle time model in line with demonstration and, question and answer methods in developing children's creativity. The teacher used a strategy for developing creativity through creating products (hasta work), by utilizing natural materials in the form of coconut dregs in making collages. The teacher explained and gave examples and control the children’s comprehension by conducting simple discussions to ensure that the children understood. When finished, the teacher closed the activity by asking them.Keywords: Teacher’s Strategy in Developing Creativity, The Use of Natural Materials
MEDIA TWISTER GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI ANAK USIA 4-5 TAHUN Zulfatun Mahmudah; Khusniyati Masykuroh
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL GOLDEN AGE
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i1.18791

Abstract

Pengenalan bentuk geometri penting diajarkan pada anak usia dini karena dapat meningkatkan pemahaman pada dunia sekitarnya. Peningkatan kemampuan mengenal gemotri menjadi bagian integral dari proses perkembangan anak. Temuan di lapangan, media untuk mengenalkan geometri masih terbatas dan kurang menarik bagi anak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kemahiran mengenal bentuk pada anak-anak usia dini dengan memanfaatkan media twister geometri sebagai alat bantu pembelajaran. Dalam penelitian ini, digunakan pengembangan dengan menerapkan model ADDIE yang terdiri atas tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Media Twister Geometri yang telah dihasilkan telah melewati uji validasi oleh ahli media dan ahli materi PAUD. Dari hasil validasi yang dilakukan, ahli media memberikan penilaian sebesar 83% yang tergolong pada kategori sangat baik. Selain itu, ahli materi juga memberikan penilaian yang sangat baik sebesar 85%. Berdasarkan hasil validasi ahli media tersebut, maka twister geometri dinyatakan layak untuk digunakan. Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan oleh kelompok A di TK Islam Sabilina pada anak usia 4-5 tahun, ditemukan bahwa pemahaman bentuk geometri meningkat setelah bermain twister. Dengan demikian, twister dapat dijadikan sebagai opsi alternatif yang layak untuk meningkatkan kemampuan anak dalam pemahaman bentuk geometri
IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL DENGKLAK DALAM MENINGKATKAN MOTORIK KASAR ANAK AUTIS USIA DINI Abdul Aziz; Yul Alfian Hadi; Ahmad Yasar Ramdan; Muchamad Triyanto
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL GOLDEN AGE
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i1.18798

Abstract

Abstract The purpose of this study was to find out the implementation of traditional dengklek games in improving the gross motor skills of autistic children at an early age. Autism is a child who experiences obstacles in social interaction. Basically, the disorder that autistic children have is very complex, thus it is very necessary to use a game that can attract children's interest but has various complex benefits for autistic children, such as denglek games. This type of research uses qualitative research, the subject of this research is autistic students at an early age. The data collection techniques used were interviews, observation, and direct documentation with informants in the field to obtain the required data. Data analysis in this study uses data, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study show that traditional dengkelek games have a positive impact on improving gross motor skills of autistic children, through traditional dengkek games children are able to improve gross motor aspects such as throwing, jumping, walking, and picking up. Keywords:  Dengklek Games, Gross Motoric, and Autism.    Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi permainan tradisional dengklek dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak autis pada usia dini. Autis adalah anak yang mengalami hambatan dalam intraksi social. Pada dasarnya gangguan yang anak autis sangatlah kompleks, dengan demikian sangat perlunya mengggunakan suatu permainan yang dapat menarik minat anak namun memiliki berbagai manfaaat yang kompleks untuk anak autis seperti halnya permainan dengklek. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, subjek penelitian ini adalah siswa autis pada usia dini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi secara langsung dengan informan di lanpangan untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah menujukkan bahwa permainan tradisional dengkelek memiliki dampak positif dalam meningkatkan kemampuan motoric kasar anak autis, melalui permainan tradisional dengkek anak mampu memingkatkan aspek motoric kasar seperti melempar, melompat, berjalan, dan mengambil. Kata kunci: Dengklek Games, Gross Motor, and Autism. 
Analisis Tingkat Kesiapan Lembaga Pendidikan Swasta Dalam Memberikan Pelayanan Pendidikan Di Kabupaten Lombok Timur Moh. Juhad; Abdul Azizurrahman
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL GOLDEN AGE
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i1.18972

Abstract

Penelitian ini bertujuan penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis dan menginterpretasikan kesiapan pelayanan pendidikan yang diberikan oleh Lembaga Pendidikan Swasta, Strategi yang dikembangkan oleh Lembaga Pendidikan Swasta dalam memberi pelayanan kepada masyarakat, dan kendala-kendala yang dihadapi oleh Lembaga Pendidikan Swasta dalam rangka memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Keseluruhan data dan bahan hukum yang telah diperoleh tersebut kemudian akan diolah secara sistematis menggunakan Pendekatan Kualitatif. Pendekatan Kualitatif merupakan tata cara penelitian yang menghasilkan data deskriptif analitis yaitu apa yang dinyatakan oleh sasaran penelitian yang bersangkutan secara tertulis atau lisan dan perilaku nyata. Hasil penelitian menunjukkan lembaga pendidikan swasta memiliki kesiapan dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada stakeholders, khususnya siswa, tenaga kependidikan, serta masyarakat luas. Mereka telah merancang strategi-strategi dalam memberikan pelayanan pendidikan. Penerapan strategi-strategi tersebut ditempuh dalam tiga tahapan, yaitu penyusunan rencana-rencana kegiatan, pelaksanaan kegiatan-kegiatan dalam satu tahun pelajaran, dan evaluasi realisasi dan kendala kegiatan oleh semua komponen yang ada di lembaga pendidikan swasta. Terdapat kendala internal antara lain, masih minimnya sarana dan prasarana, sedikitnya jumlah buku-buku penunjang, keterbatasan tenaga laboran dan perpustakaan, dan kurangnya kepedulian dari pihak Yayasan Penyelenggara.
PENGARUH PENGUASAAN KOSAKATA MELALUI MEDIA PASS PICTURE DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERMAINAN KATA PADA ANAK USIA 7 TAHUN zalia muspita; ria rahma ningsih; hadiatul rodiyah; rohyana fitriani
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL GOLDEN AGE
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i1.19267

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penguasaan kosakata melalui media pass picture menggunakan metode permainana kata pada siswa kelas I SD Negeri I Pringgabaya Utara tahun pelajaran 2021/2022. Sumber data yang digunakan ialah data primer. Sedangkan untuk Jenis penelitian penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang masuk ke dalam data interval dengan group pretest posttest. Sampel yang digunakan seluruh siswa kelas I sebanyak 17 siswa. Hasil penelitian menunjukkan penguasaan kosakata menggunakan media Pass Picture mengalami peningkatan terbukti dari uji normalitas data Pretest sebesar 0.109 dan Posttest  sebesar 0.077 lebih besar dari 0.05 yang menyatakan bahwa hasil yang didapatkan signifikan. Hasil (t-hitung) menunjukkan sebesar 10.255 dan untuk t-tabel sebesar 1.729 yang menyatakan bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel sehingga hasil pretest dan posttest terdapat perbedaan yang signifikan. Yang artinya penggunaan media Pass Picture  dapat meningkatkan penguasaan kosakata pada siswa kelas I SD Negeri I Pringgabaya Utara.Kata Kunci :Media Pass Picture,  Penguasaan kosakata.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL GELENG TERHADAP KEMAMPUAN EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PERTIWI SELONG zuhud ramdhani; najamuddin najamuddin; rohyana fitriani
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL GOLDEN AGE
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i1.19297

Abstract

The study aimed at knowing the effect of  the traditional rocking game on the emotional ability aged 5-6 years old at Pertiwi Selong kindergarten, academic year 2020/2021. This study used a quantitative research by using experimental method with a one group pretest-posttest desigen. Research subjects were determined by the saturated sample technique with a total of 19 children in group B4. Data collection techniques were carried out trought observation, documentation and t-test. The results of the study showed that there was an effect of the traditional game of shaking hands on children’s emotional abilities  t -count  > t-table (21,35416 > 1,73406) so that the hypothesis was accepted. The difference in the emotional ability of children with the pretest obtained an average total percentage of 36% achieved by all children and is included in the percentage of the assessment category “ Starting to Develop (SD)” and after being given treatment and posttest the total average  percentage increases from the previous 78% with the  category “ Very Well Develop (VWD)”. 
Pengaruh Kualifikasi Akademik Guru PAUD Terhadap Kemampuan Menyusun Perencanaan Pembelajaran Putri Phelitha Haty, Tasya Jembar; Atikah, Cucu; Rusdiyani, Isti
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualifikasi akademik guru PAUD memiliki pengaruh terhadap kemampuan guru dalam merancang perencanaan pembelajaran. Hal tersebut disebabkan karena kualifikasi akademik guru belum sesuai standar yang berlaku dan kurangnya pemahaman guru dalam merancang perencanaan pembelajaran di Kecamatan Tirtayasa. Tujuan yang akan dicapai melalui penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari kualifikasi akademik guru PAUD terhadap kemampuan dalam merancang perencanaan pembelajaran. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif ex post facto dengan jumlah responden sebanyak 30 orang guru PAUD di Kecamatan Tritayasa. Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi regresi linear sederhana didapatkan nilai sebesar 0,009 dan nilai korelasi (R) sebesar 0,217 yang artinya H1 dierima dan H0 ditolak. Dengan kata lain terdapat pengaruh yang signifikan kualifikasi akademik guru PAUD terhadap kemampuan menyusun perencanaan pembelajaran sebesar 21,7%.  
Pengembangan Video Alphabet Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia Dini Zanuba Abida Rahmah; Dewi Komalasari; Nurhenti Dorlina Simatupang; Nur Ika Sari Rakhmawati
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i2.20937

Abstract

Abstrak Pengenalan huruf perlu diajarkan kepada anak sebagai bekal memasuki pendidikan lebih lanjut dalam pembelajaran bahasa. Banyak permasalahan yang terjadi mengenai rendahnya kemampuan mengenal huruf pada anak. Oleh karena itu, penelitian ini dikembangkan produk berupa video alphabet. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui desain prototype, (2) mengetahui kelayakan, (3) mengetahui efektifitas video alphabet untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research & development) menggunakan model ADDIE. Desain uji coba yang digunakan adalah Single One Shot Study dan One Group Pretest Posttest Design. Anak dalam penelitian ini 50. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan, lembar validasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan ini berupa (1) desain prototype video alphabet, (2) Kelayakan video alphabet berdasarkan ahli materi 93,75%, ahli media 87,5%, uji coba lapangan awal 94%, uji coba lapangan utama 91,07%, (3) Keefektifan produk dengan n-gain score 0,81 dan 0,83 masuk pada kategori tinggi.Kata kunci: pengenalan huruf, video alphabetAbstract Letter recognition needs to be taught to children as a provision for entering further education in language learning. Many problems occur regarding the low ability to recognize letters in children. Therefore, this research developed a product in the form of an alphabet video. The purposes of this study were (1) to determine the prototype design, (2) to determine the feasibility, (3) to determine the effectiveness of the alphabet video to improve the ability to recognize letters. This type of research is research & development using the ADDIE model. The trial design used was the Single One Shot Study and One Group Pretest Posttest Design. There were 50 children in this study. Data collection instruments used observation sheets, validation sheets, and documentation. Data analysis using descriptive qualitative, quantitative. The results of this development research are (1) alphabet video prototype design, (2) Feasibility of video alphabet based on material experts 93.75%, media experts 87.5%, initial field trials 94%, main field trials 91.07%, (3) Product effectiveness with n-gain scores of 0.81 and 0.83 is in the high category. Keywords: letter recognition, alphabet videos