cover
Contact Name
anyan
Contact Email
anyanright@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalvoxedukasi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan
ISSN : 20864450     EISSN : 25801058     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat publikasi hasil pemikiran dan penelitian dibidang pendidikan, pengajaran dan evaluasi belajar, baik laporan penelitian maupun tinjauan buku yang dapat memberikan solusi permasalahan bagi perkembangan dunia pendidikan dan pengajaran secara luas dan bermanfaat serta belum pernah publikasi di media cetak maupun elektronik. Ruang lingkup bahasan meliputi: - Pendidikan dan Pengajaran - Metode/Model/Strategi Pembelajaran - Teori Pembelajaran - Penelitian Tindakan Kelas (PTK) - Evaluasi dan Hasil Belajar - Media Pembelajaran Interaktif - e-Learning - Multimedia Pendidikan - Bahan ajar - Kurikulum - Rencana Pembelajaran VOX EDUKASI terbit 2 kali per tahun pada bulan April dan Nopember.
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
PENGEMBANGAN BUKU AJAR DAN KURIKULUM MUATAN LOKAL BAHASA KUTAI BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI KEC. TENGGARONG Muhammad Zainuddin; Silvana Kardinar Wijayanti
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i1.1013

Abstract

ABSTRAKBanyak bahasa di Dunia sudah mengalami kepunahan, kepunahan dalam bahasa khususnya bahasa ibu menjadi aspek fokus dalam pengajaran bahasa sebagai muatan lokal di sekolah. Upaya pemertahanan ini diwujudkan dalam pengembangan kurikulum dan buku ajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kurikulum dan buku ajar muatan lokal Bahasa Kutai di Sekolah dasar di Kec. Tenggarong Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian, penelitian dan pengembangan (research and development). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket, observasi, interview.adapun langkah penelitian sebagai berikut penelitian dan pengumpulan data kuisioner pada sekolah dasar di Kecamatan Tenggarong, perencanaan pembuatan buku, pengembangan draf produk buku ajar, uji coba lapangan awal pada sekolah dasar, revisi hasil, uji coba lapangan, penyempurnaan produk hasil, uji pelaksanaan lapangan, penyempurnaan produk akhir, diseminasi dan impelementasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa Buku ajar sudah layak digunakan dengan prosentasi validasi 80%  dan 79%, tampilan fisik buku  78%( baik), Materi 79% (baik) dan Penggunaan Bahasa 79% (baik), secara keseluruhan rata-rata keterbacaan peserta didik adalah 78.67% (baik).Kata Kunci: Pengembangan kurikulum, buku ajar, Bahasa Kutai ABSTRACTThere are many languages in the world have experienced extinction, extinction in languages, especially mother tongue, has become a focus aspect in language teaching as a local content in schools. This defense effort is manifested in the development of curricula and textbooks. Therefore, this study aims to develop curricula and textbooks for local content in the Kutai language in elementary schools in the district. Tenggarong This research is included in the type of research, research and development (research and development). Data collection was carried out using the questionnaire method, observation, interview. The research steps were as follows: research and data collection of questionnaires in elementary schools in Tenggarong District, planning for making books, developing draft textbook products, initial field trials in elementary schools, revising results, field trials, product improvement results, field implementation tests, final product improvement, dissemination and implementation, research results show that textbooks are suitable for use with validation percentages of 80% and 79%, physical appearance of books is 78% (good), material 79% (good) and Language Usage 79% (good), the overall average readability of students was 78.67% (good).Keywords : Curriculum development, teaching textbook, Kutai language
KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA MEMPELAJARI POKOK BAHASAN PENCEMARAN LINGKUNGAN MENGGUNAKAN MODUL PRAKTIKUM IPA BERBASIS INKUIRI Ira Nofita Sari; Erna Octavia
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 11, No 2 (2020): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v11i2.817

Abstract

ABSTRAKKemandirian merupakan hal yang diperhitungkan dalam melaksanakan pembelajaran guna mengembangkan potensi siswa secara maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemandirian belajar siswa memepelajari materi pencemaran lingkungan menggunakan modul praktikum IPA berbasis inkuiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dalam bentuk pre experimental design.Populasi penelitain ini adalah SMP Swasta Advent Singkawang Kalimantan Barat Melalui teknik sampling jenuh, diketahui bahwa kelas VII A merupakan kelas yang  digunakan sebagai kelas eksperimen. Untuk mengetahui kemandirian belajar siswa, digunakan angket kemandirian belajar. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa rata-rata kemandirian belajar siswa tergolong sangat baik.Kata Kunci: Kemandirian Belajar, Modul, Praktikum, IPA, Inkuiri ABSTRACTIndependence is a thing that is taken into account in carrying out learning in order to develop the maximum potential of students. The purpose of this study was to determine the independent learning of students studying environmental pollution material using inquiry-based science practicum modules. The method used in this research is the experimental method. The population of this research is SMP Private Advent Singkawang, West Kalimantan. Through saturated sampling technique, it is known that class VII A is the class used as the experimental class. To find out students' learning independence, a learning independence questionnaire was used. Based on the results of data analysis, it is known that the average student learning independence is very good.Keywords: Independent Learning, Modules, Practicum, Science, Inquiry
STRATEGI PEMBELAJARAN AKSARA HAN PADA PEMBELAJARAN MANDARIN TINGKAT DASAR Ina Ina
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i1.920

Abstract

ABSTRAKAksara Han merupakan aksara yang dibentuk dari goresan atau komponen yang ditulis dengan urutan tertentu dan disusun secara simetris pada satu bidang persegi. Hal ini menyebabkan mahasiswa Indonesia yang telah terbiasa dengan huruf latin mengalami kesulitan dalam mempelajari aksara Han. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ketepatan strategi belajar aksara Han yang digunakan oleh mahasiswa, agar dosen dapat memberikan arahan dan bimbingan dalam pemilihan strategi belajar yang tepat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan kuesioner untuk mendata strategi belajar, sikap belajar dan kendala yang dihadapi saat belajar aksara Han serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Data penelitian diukur menggunakan skala likert 1-5 dan dianalisis secara deskriptif persentanse dengan hasil menunjukkan bahwa responden memiliki sikap positif dalam belajar, namun sebagian responden masih bergantung pada pengunaan pinyin, intensitas latihan belum maksimal dan tidak semua responden memanfaatkan karakteristik aksara Han untuk meningkatkan efektivitas dalam mengingat dan mempelajari penulisan, pelafalan dan arti aksara Han.Kata Kunci: Aksara Han, Strategi belajar, Bahasa Mandarin ABSTRACTHan characters are characters formed from strokes or components that are written in a certain order and arranged symmetrically on one square. This causes Indonesian students who are accustomed to Latin letters to experience difficulty in learning Han characters. Therefore, it is important to know the accuracy of the Han characters learning strategies used by students, so that lecturers can provide direction and guidance in choosing the right learning strategy. This research is a descriptive qualitative study using a questionnaire to record learning strategies, learning attitudes, and obstacles faced when learning Han characters and the efforts made to overcome them. The research was measured using a Likert scale of 1-5 and analyzed by the percentage descriptive with the results showing that respondents have a positive attitude in learning, but some respondents still depend on the use of pinyin, the intensity of the exercise is not maximal and not all respondents take advantage of the characteristics of the Han characters to increase the effectiveness in remembering and learning the writing, pronunciation, and meaning of Han characters.Keywords: Han character, learning strategy, Chinese
HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KALOR MENGGUNAKAN BAHAN AJAR BERBASIS E-LEARNING EDMODO Rahayu Utami; Fadillah Fadillah; Eny Enawaty
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i1.1014

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dengan menggunakan bahan ajar berbasis e-learning Edmodo pada materi kalor serta untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar berbasis e-learning Edmodo. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan bentuk penelitian Pre-Experimental Design dan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pretest dan posttest berbentuk pilihan ganda terhadap 30 siswa kelas VIII yang dipilih secara intact group. Hasil analisis data menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 47.34 dan terdapat perbedaan pada hasil belajar siswa pada materi sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar berbasis e-learning Edmodo. Hasil belajar aspek sikap dan keterampilan siswa setelah menggunakan bahan ajar berbasis e-learning Edmodo termasuk kategori sangat baik dengan rata-rata nilai masing-masing sebesar 3.66 pada aspek sikap dan 3.8 pada aspek keterampilan.Kata Kunci : E-learning; Edmodo; bahan ajar; kalorABSTRACTThe aims of this research is to determine increment of learning outcomes through usage of learning E-learning Edmodo-based teaching materials at Heat materials and to determine the significance difference of the learning outcomes before and after using the e-learning Edmodo-based teaching materials. Method used by this research is Pre-Experimental design with One Group Pretest-Posttest Design. Data collection held by giving pretest and posttest in the form of multiple choice questions to 30 student in grade VII which are chosen by intact group. Result of data analysis shows that there is increment of learning outcomes which is 47.34 and there is significance difference of learning outcomes before and after e-learning Edmodo is used by students. Affective and Skill Learning outcomes is categorized very good after the e-learning Edmodo-based teaching materials is used with average score of 3.66 on affective learning outcomes and 3.8 on skill learning outcomes.Keywords : E-learning; Edmodo; teaching materials; heat
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN TEKS DALAM KETERAMPILAN MENDENGAR DAN BERBICARA BAHASA MANDARIN Weniyanti Weniyanti
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 11, No 2 (2020): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v11i2.815

Abstract

ABSTRAKPenguasaan bahasa Mandarin yang baik harus meliputi aspek mendengar, berbicara, menyimak dan menulis. Mata kuliah Mendengar dan Berbicara berfokus pada peningkatan kemampuan mendengar dan berbicara dengan bahasa Mandarin. Tujuan dari bahasa adalah sebagai alat berkomunikasi antar manusia dan berbicara merupakan kemampuan yang sangat penting untuk berkomunikasi. Kemampuan berbicara meliputi pelafalan yang jelas dan lancar serta intonasi yang baik. Penulis melakukan pengamatan dan analisis terhadap pembelajaran di kelas dan nilai speaking mahasiswa semester 2 program studi bahasa Mandarin Sekolah Tinggi Bahasa Harapan Bersama. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang dipakai untuk mengumpulkan data adalah melalui observasi kelas selama satu semester dan wawancara kepada dosen pengampu serta mahasiswa. Instrumen yang digunakan berupa catatan perkembangan mahasiswa dan catatan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah media permainan khususnya permainan teks dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk melafalkan teks dengan lancar dan tepat. Mahasiswa yang awalnya tidak bisa membaca cepat setelah mengikuti permainan ini di hampir setiap bacaan, menjadi semakin lancar dalam membaca dan termotivasi untuk bersaing dengan teman sekelasnya. Nilai rata-rata speaking saat UAS juga meningkat sebesar 0,32 dimana nilai rata-rata speaking pada saat UTS adalah 8,3 dan nilai rata-rata saat UAS menjadi 8,62. Melalui rancangan permainan yang baik dan penerapan yang tepat akan membantu pembelajaran berlangsung lebih baik dan menarik.Kata Kunci: Bahasa Mandarin, Pengaruh, Permainan TeksABSTRACTGood command of Mandarin must cover aspects of listening, speaking, reading and writing. The Listening and Speaking courses focus on improving listening and speaking skills in Mandarin. The purpose of language is as a means of communicating between people and speaking is a very important ability to communicate. The ability to speak includes clear and smooth pronunciation and good intonation. The author made observations and analyzes of classroom learning and students’ score of speaking in semester 2 of the Mandarin Language Study Program at Sekolah Tinggi Bahasa Harapan Bersama. The research method used by the writer is descriptive method with a qualitative approach. The technique used to collect data is through class observations for one semester and interviews with lecturers and students. The instruments used were notes on student progress and interview notes. The result of this research is that game media, especially text games, can improve students' ability to pronounce text fluently and accurately. Students who initially couldn't read fast after participating in this game in almost every reading became more fluent in reading and motivated to compete with their classmates. The average speaking score at the final exam also increased by 0.32 where the average speaking score at the mid-term exam was 8.3 and the average score at the final exam was 8.62. Through good game design and proper application it will help learning to take place better and more interesting.Keywords: Mandarin, Influence, Text Game
EVALUASI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN IPA (BIOLOGI) BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH KELAS VIII DI SMP MUHAMMADIYAH SE-KECAMATAN KALASAN Imana, Azkia Hasna Nuha; Aprilia, Nani
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 11, No 2 (2020): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v11i2.724

Abstract

ABSTRAKLatar belakang dalam penelitian ini adalah 50% guru belum memiliki Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mengajar, RPP yang ada di sekolah belum sesuai dengan kelengkapan Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses, RPP yang dibuat guru belum sesuai dengan ketercukupan komponen Scientific Approach, dan RPP yang disusun tidak terlaksana dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Mata Pelajaran IPA (Biologi) Berbasis Scientific Approach Kelas VIII di SMP Muhammadiyah Se-Kecamatan Kalasan. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi. Objek penelitian ini adalah RPP mata pelajaran IPA (Biologi) yang terdiri dari RPP selama satu tahun pada kelas VIII di SMP Muhammadiyah Se-Kecamatan Kalasan. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, dengan instrumen penelitian berupa lembar observasi berupa daftar checklist. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif, dengan membandingkan hasil penelitian dengan kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) kesesuaian komponen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) mata pelajaran IPA (Biologi) di SMP Muhammadiyah Se-Kecamatan Kalasan yang telah memenuhi komponen Permendikbud termasuk kedalam kategori baik, dengan persentase sebesar 91,04%; (2) ketercukupan komponen Scientific Approach pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) mata pelajaran IPA (Biologi) di SMP Muhammadiyah Se-Kecamatan Kalasan termasuk kedalam kategori baik, dengan persentase sebesar 88,21%.Kata Kunci: Evaluasi, RPP, Scientific Approach ABSTRACTThe background in this study is that 50% of teachers do not yet have a lesson plan to teach, the lesson plan in schools is not in accordance with the requirements of Permendikbud No. 22 of 2016 concerning Process Standards, lesson plans made by teachers are not in accordance with the adequacy of the Scientific Approach components, and lesson plans made are not implemented in the learning process. Natural Sciences (Biology) Subjects RPP Based on Scientific Approaches Class VIII at Muhammadiyah Yunior High Schools in Kalasan District. This research is an evaluation research. The object of this research is the RPP of Natural Sciences (Biology) which consists of one year RPP in class VIII at Muhammadiyah Yunior High Schools in Kalasan District. Data collection techniques by observation, with the research instrument in the form of an observation sheet containing a checklist. The data obtained were analyzed descriptively quantitatively, by comparing the results of research with predetermined criteria. The results showed: (1) the suitability of the components of the learning plan (RPP) of Natural Sciences (Biology) in Muhammadiyah Yunior High Schools in Kalasan District that had fulfilled the Permendikbud component included in the good category, with a contribution of 91.04%; (2) the adequacy of the Scientific Approach component in the learning plan (RPP) of Natural Sciences (Biology) in the Muhammadiyah Yunior High Schools in Kalasan District is included in the good category, with a contribution of 88.21%.Keywords: Evaluation, RPP, Scientific Approach
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Siswa Tingkat Sekolah Dasar Miptah Parid; Julrissani Julrissani
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i1.835

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menjawab beberapa hal serta mengkaji kembali dampak dari pandemi Covid-19 terhadap proses pembelajaran, dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang berupa penggambaran dari suatu keadaan tertentu dengan menggunakan metode interaktif. Metode interaktif digunakan untuk menelaah isi dari suatu dokumen, tulisan-tulisan dan hasil penelitian yang relevan dengan judul serta objek dalam kajian ini yaitu guru dan siswa. Temuan dalam pembahasan ini menunjukkan bahwa guru dan siswa sangat terdampak dalam proses pembelajaran secara daring. Diharapkan kepada pemerintah untuk mengkaji serta membuat evaluasi proses pembelajaran secara daring karena memiliki beberapa peran yang hilang dalam proses pembelajaran agar generasi sekolah dasar dapat menjadi generasi bermutu walaupun di tengah pandemi Covid-19.Kata Kunci: Proses Pembelajaran, Pandemi Covid-19, Sekolah Dasar ABSTRACTThis study aims to answer a number of things to review the impact of the Covid-19 pandemic on the learning process, in this study using a qualitative descriptive approach in the form of a description of a particular situation using interactive methods. The interactive method is used to examine the contents of a document, writings, and research results that are relevant to the titles and objects in this study, namely students and teachers. The findings in this discussion indicate that teachers are highly affected in the online learning process and also students take part in getting the effects of these impacts. It is expected that the government review and make an evaluation of the learning process online because it has several roles missing in the learning process so that the elementary school generation can be a quality generation even in the midst of a COVID-19 pandemic.Keywords: Learning Process, Covid-19 Pandemic, Elementary School
Optimalisasi Guru Dalam Menumbuhkan Minat Membaca Huruf Braille Pada Siswa Tunanetra Muhamad Arif; Mei Kalimatusyaroh; Nur Rahayu Setyawati
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i1.1019

Abstract

ABSTRAKPendidikan menjadi hak dari setiap warga negara sebagaimana amanat Undang-undang Dasar 1945, Pasal 31 Ayat 1, sejalan dengan amanat di atas pendidikan  untuk anak kebutuhan khusus juga di berlakukan di negara Indonesia[G1] [a2] , maka diperlukan sebuah proses pembelajaran yang maksimal mulai dari sumberdaya manusianya yaitu guru. tujuan penelitian [G3] [a4] ini adalah tentang bagaimana optimalisasi guru dalam menumbuhkan minat membaca huruf braille pada siswa tunanetra. Apa saja media yang di gunakan guru dalam  menumbuhkan minat membaca huruf braille pada siswa tunanetra, serta apa saja kendala guru dalam  menumbuhkan minat membaca huruf braille pada siswa tunanetra. Penelitian dilakukan pada Sekolah Luar Biasa Cerme Gresik, melalui riset kualitatif dengan pendekatan studi kasus, sumber data primer dalam penelitian ini adalah guru pengajar siswa tunanetra, analisis data yang di pakai adalah analisis data Miles dan Huberman dengan perpaduan Triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan optimalisasi penumbuhan minat membaca huruf braille yang di lakukan guru, dengan memperkuat proses pembelajaran mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi belajar membaca, selain itu beberapa media pembelajaran yang digunakan seperti, braille kasar, halus, peta braille dan beberapa media lainnya. Terlepas dari beberapa media di atas masih ditemukannya kendala dalam penumbuhan minat membaca huruf braille, seperti naik turunya motivasi pada diri siswa, IQ siswa tunanetra yang cenderung rendah dari pada siswa normal, perlunya peningkatan kompetensi pada guru tunanetra, serta perlu adanya media pembelajaran yang sesuai kebutuhan siswa, seperti buku pelajaran braille.Kata Kunci : Guru, Tunanetra, Media BelajarABSTRACTEducation is the right of every citizen as mandated by the 1945 Constitution, Article 31 Paragraph 1, in line with the above mandate that education for children with special needs is also implemented in the state of Indonesia, so a maximum learning process is needed starting from human resources, namely teachers. . so in this study discusses how to optimize the teacher in fostering interest in reading Braille in blind students. What media are used by the teacher in fostering interest in reading braille in blind students, as well as what are the obstacles for teachers in growing interest in reading braille in blind students. The research was conducted at the Cerme Gresik Special School, through qualitative research with a case study approach, the primary data source in this study was teachers of blind students, the data analysis used was data analysis by Miles and Huberman with a combination of data triangulation. The results showed the optimization of the growth of interest in reading braille by the teacher, by strengthening the learning process starting from planning, implementing and evaluating learning to read, besides that some learning media were used, such as coarse, fine braille, braille maps and several other media. Apart from some of the media above, there are still obstacles in growing interest in reading braille, such as the ups and downs of motivation in students, the IQ of blind students who tend to be lower than normal students, the need to increase competence in blind teachers, and the need for learning media that suits their needs. students, such as braille textbooks.Keywords: Teacher, Blind, Learning Media
MANAJEMEN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMA BUNDA HATI KUDUS JAKARTA Yoseph Silvanus Daempal
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i1.796

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan fungsi-fungsi manajemen yakni perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan dalam layanan bimbingan dan konseling di SMA Bunda Hati Kudus Jakarta. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang bersumber dari para informan maupun dari hal-hal yang ditemukan di lapangan. Data sekunder yang merupakan data pendukung atau pelengkap didapatkan dari buku-buku sumber yang mendukung kajian teori dalam penelitian, jurnal-jurnal dan melalui link internet, yang mendukung kajian dalam penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara dengan kepala sekolah, para guru bimbingan dan konseling, guru mata pelajaran, dan para tenaga pendidik. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program bimbingan siswa; mengidentifikasi keadaan masalah siswa; pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling; evaluasi; analisis hasil evaluasi pelaksanaan bimbingan dan konseling; serta tindak lanjut (follow up). Pengorganisasian dilakukan dengan menghimpun sumber daya untuk menentukan bidang-bidang layanan dan pembagian kerja. Penggerakan manajemen bimbingan dan konseling dilaksanakan dengan membangun komunikasi secara intensif. Pengawasan dilakukan secara langsung dan tidak langsung baik dalam bentuk lisan maupun tulisan. Dari hasil wawancara, pengamatan dan studi dokumentasi, pelaksanaan program layanan bimbingan dan konseling berjalan efektif dan mampu meningkatkan mutu pribadi, sosial, akademik dan karir peserta didik.Kata Kunci: manajemen layanan bimbingan dan konseling, mutu belajar ABSTRACTThe purpose of this study was to determine how the implementation of management functions, namely planning, organizing, mobilizing and monitoring in guidance and counseling services at SMA Bunda Hati Kudus Jakarta. This research method is descriptive qualitative. The data used in this study are primary data that comes from informants as well as things found in the field. Secondary data, which is supporting or complementary data, is obtained from source books that support theoretical studies in research, journals and via internet links, which support studies in research. Data collection techniques were carried out through observation, documentation and interviews with school principals, guidance and counseling teachers, subject teachers, and educators. Data analysis techniques were data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. The results showed that planning student guidance programs; identify student problem states; implementation of guidance and counseling services; evaluation; analysis of the results of the evaluation of the implementation of guidance and counseling; and follow up (follow up). Organizing is done by pooling resources to determine areas of service and division of labor. The guidance and counseling management movement is carried out by building intensive communication. Supervision is carried out directly and indirectly, both in oral and written form. From the results of interviews, observations and documentation studies, the implementation of guidance and counseling service programs runs effectively and is able to improve the personal, social, academic and career qualities of students.Keywords: management of the service of guidance and counseling, quality of learning
ANALISIS PENGGUNAAN ALAT BANTU PENERJEMAHAN TERHADAP MAHASISWA SEKOLAH TINGGI BAHASA HARAPAN BERSAMA Agustina Hendra
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 11, No 2 (2020): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v11i2.816

Abstract

ABSTRAKPenerjemahan adalah suatu proses mengartikan suatu bahasa ke bahasa lain,  baik secara lisan maupun tertulis, misalnya menerjemahkan dari Bahasa Mandarin ke Indonesia, atau menerjemahkan dari Indonesia ke Mandarin. Penerjemahan juga bisa diartikan sebagai kegiatan mengartikan suatu simbol ke bahasa lain, misalnya, jika lampu merah menyala, artinya kendaraan atau manusia yang melintas, harus berhenti.  Didalam proses penerjemahan suatu teks atau dokumen, penerjemah harus menguasai kosakata yang diperlukan atau kata yang umum dipergunakan, misalnya jika menerjemahkan hal-hal yang berhubungan dengan bidang kesehatan, maka penerjemah harus menguasai istilah-istilah yang ada di dalamnya, termasuk nama-nama penyakit, alat-alat yang dipakai di dalam kedokteran , dan lain sebagainya. Sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi,munculah mesin penerjemah seperti google translate, pleco, dan lain-lain, dan menerjemahkan menjadi lebih mudah. Melalui tugas penerjemahan yang dikerjakan oleh 38 mahasiswa, penulis menyadari bahwa banyak mahasiswa yang sangat bergantung dengan alat bantu penerjemah. Mahasiswa menggunakan alat bantu penerjemah untuk memperbaiki tatanan kata dan mengerjakan semua tugas penerjemahan, ada yang bahkan tidak mensortir hasil terjemahan, dengan kata lain mengambil mentah-mentah hasil terjemahan tersebut.Kata Kunci:  Penerjemahan; bahasa Mandarin; mesin penerjemahABSTRACTTranslation is a process of interpreting a language into another language, either orally or in writing, for example translating from Mandarin to Indonesian, or translating from Indonesia to Mandarin. Translation can also be interpreted as the activity of interpreting a symbol into another language, for example, if a red light is on, it means that a passing vehicle or human must stop. In the process of translating a text or document, the translator must master the necessary vocabulary or words that are commonly used, for example if translating matters related to the health sector, the translator must master the terms in it, including names of diseases, tools used in medicine, and so on. In line with advances in information and communication technology, machine translators such as google translate, pleco, and others have emerged, and translating has become easier. Through translation assignments carried out by 38 students, the authors realized that many students were very dependent on translator aids. Students use translator tools to improve word order and do all translation assignments, some do not even sort the translation results, in other words take the translation results raw.Keywords: translation; Mandarin; translator engines