cover
Contact Name
anyan
Contact Email
anyanright@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalvoxedukasi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan
ISSN : 20864450     EISSN : 25801058     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat publikasi hasil pemikiran dan penelitian dibidang pendidikan, pengajaran dan evaluasi belajar, baik laporan penelitian maupun tinjauan buku yang dapat memberikan solusi permasalahan bagi perkembangan dunia pendidikan dan pengajaran secara luas dan bermanfaat serta belum pernah publikasi di media cetak maupun elektronik. Ruang lingkup bahasan meliputi: - Pendidikan dan Pengajaran - Metode/Model/Strategi Pembelajaran - Teori Pembelajaran - Penelitian Tindakan Kelas (PTK) - Evaluasi dan Hasil Belajar - Media Pembelajaran Interaktif - e-Learning - Multimedia Pendidikan - Bahan ajar - Kurikulum - Rencana Pembelajaran VOX EDUKASI terbit 2 kali per tahun pada bulan April dan Nopember.
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
ANALISIS PROFIL PERSEPSI DAN MOTIVASI BELAJAR DARING SISWA SMK DI KOTA SINGARAJA Ida Fitria; I Made Candiasa; I Made Sugiarta
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i1.843

Abstract

ABSTRAKSejak Maret 2020 diterapkan sistem belajar daring. Pengkajian persepsi siswa terhadap belajar daring diperlukan untuk mengetahui tanggapan siswa sehingga tercipta pembelajaran yang bermakna. Belajar daring dilakukan tanpa tatap muka juga perlu dikaji mengenai motivasi belajar siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kedudukan persepsi dan motivasi siswa selama belajar daring sehingga hasilnya bisa dipergunakan untuk perencanaan pembelajaran kedepannya. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dari peneliti utama berupa data pengukuran persepsi dan motivasi siswa belajar daring yang diperoleh dari hasil tiga kali pengukuran selama empat minggu dilakukan pembelajaran daring, yakni pengukuran awal setelah dua minggu, dan setelah empat minggu. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis profil dengan tiga pengujian hipotesis yaitu uji hipotesis keparalelan, uji hipotesis kesamaan level dan uji hipotesis untuk pengaruh pvariabel utama. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan, kedua pengukuran persepsi dan motivasi paralel, berbeda level, dan ada pengaruh terhadap 3 variabel.Kata Kunci : analisis profil, persepsi, motivasi ABSTRACTSince March 2020 an online learning system has been implemented. Students' perceptions of online learning need to be researched so that meaningful learning is created. Student learning motivation also needs to be studied because learning is not face to face. The research objective was to determine the position of students' perceptions and motivation during online learning so that the results could be used for planning future learning. The data collection used secondary data from the main researcher in the form of online learning students' perceptions and motivation measurement data obtained from the results of three measurements for four weeks. The data analysis in this study is a profile analysis. Based on the results of the data analysis, it can be concluded that the two measurements of perception and motivation are parallel, have different levels, and there is an influence on 3 variables.Keywords : profile analysis, perception, motivation
Penerapan Model STAD dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Katolik Siswa SMK Negeri 5 Manado Fransiskus Sili
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i1.1058

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik siswa kelas X SMK Negeri 5 Manado melalui penerapan model Cooperative Learning tipe STAD. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas dengan pelaksanaan pembelajaran sebanyak dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMK Negeri 5 Manado yang berjumlah 17 siswa. Analisis data menggunakan analisis interaktif model Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor tes siklus I adalah 74,89 dan rerata aktivitas adalah 74.95%. Pada siklus ke II mengalami peningkatan skor rerata nilai siswa yakni 85,22 dengan kategori sangat baik, dan rerata persentase aktivitas belajar siswa adalah 88.61% masuk kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe STAD telah meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dengan rerata skor tingkat ketuntasan adalah 75. Untuk meningkatkan efisiensi penerapan model STAD dalam pelajaran pendidikan agama Katolik maka guru perlu memperkuat kemampuan manajerial kelompok sera meningkatkan dinamika diskusi kelompok untuk memobilisasi kekuatan individual  team yang heterogen di kelas pembelajaran Pendidikan Agama Katolik.Kata Kunci: hasil belajar, model STAD ABSTRACTThis classroom action research is designed to enhance the academic achievement in Catholic Religious Education class by applying cooperative learning type STAD (Students Teams Achievement Divisions). The research subjects were 17 students of grade X in SMK Negeri 5 Manado. Data analysis in two cycles of learning shows the following results. The first learning cycle average test score was 74.89 and the mean activity was 74.95%. The second learning cycle average test was 85.22 (very good category) and the average percentage of student learning activities was 88.61% (very good category). It can be concluded that the application of the STAD Cooperative Learning model has improved academic achievement with an average score of completeness level is 75. To increase the efficiency of the application of the STAD model, teachers need to strengthen group managerial abilities and increase the dynamics of group discussions to mobilize the strength of heterogeneous individual teams in the Catholic Religious Education class.Keywords: learning outcomes, STAD models
Strategi Mikro Kepala Sekolah Membudayakan Budaya Malu sebagai Nilai Karakter Unggul Sekolah Dasar Di Kabupaten Sintang Daniel Dike; Lusila Parida; Ivan Stevanus
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i1.916

Abstract

ABSTRAKKesadaran moral anak sangat penting dikembangkan dan dibudayakan sejak pendidikan sekolah dasar melalui strategi membudayakan budaya malu. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan praktik budaya malu di sekolah dasar SDN 23 Menyumbung kabupaten Sintang. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus (one case study research).Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Alat pengumpulan data adalah panduan wawancara, lembar observasi dan dukumen. Analisis data menggunakan pola induktif model Creswel. Subyek penelitian adalah guru dan siswa di SDN 23 Menyumbung sebanyak 25 orang. Teknik pengambilan responden secara purposive karena mempertimbangkan situasi pandemi covid 19. Hasil penelitian menunjukan bahwa pade level siswa dan guru dikembangkan 10 budaya malu yang ditanamkan dalam pembelajaran maupun melaui pembiasaan. Praktik budaya malu telah menumbuhkan dua aspek penting dalam diri siswa dan guru yakni karakter kinerja dan kinerja moral. Agar karakter kinerja dan karakter moral tumbuh dengan baik di sekolah maka diperlukan strategi micro kepala sekolah yang terarah pada penguatan identitas personal dan sosial siswa secara moral. Kata Kunci: budaya malu, kinerja moral, karakter moral ABSTRACTChildren's moral awareness is very important to be developed and cultivated since elementary school education through a strategy of cultivating a culture of shame. The purpose of this study is to describe the practice of shame culture in elementary schools of SDN 23 Menyumbung, Sintang district. This research uses a case study approach (one case study). Data collection techniques using in-depth interviews, observation and documentation study. Data analysis used the Creswell model inductive pattern. Data collection techniques using in-depth interviews, observation and document study. Data collection tools were interview guides, observation sheets and documents. The research subjects were 25 teachers and students at SDN 23 Menyumbung. The technique of taking respondents was purposive because it considered the covid pandemic situation 19. The results showed that at the level of students and teachers 10 shy cultures were instilled in learning and through habituation. The practice of shame culture has fostered two important aspects in students and teachers, namely the character of performance and moral performance. In order for the performance character and moral character to grow well in school, a micro principal strategy is needed that is aimed at strengthening the personal and social identity of students morally.Keywords: shame culture, moral performance, moral character
KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA MAHASISWA DALAM MODEL PROBLEM BASED LEARNING MELALUI DARING Anita Sri Rejeki Hutagaol; Nurapni Sopia
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 11, No 2 (2020): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v11i2.799

Abstract

ABSTRAKPenelitian dilatarbelakangi dengan belum optimalnya literasi matematika mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika mahasiswa dalam  model Problem Based Leraning melalui daring. Penelitian berbentuk Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Alat pengumpul data yaitu lembar observasi, lembar tes dan angket. Subjek penelitian adalah mahasiswa PGSD, sedangkan objek penelitiannya adalah model Problem Based Leraning melalui daring. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) Hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran pada siklus I dan pada siklus II sebesar 3.60 dengan kategori cukup baik; (2) Hasil belajar dengan nilai rata-rata siklus I sebesar 70.26, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 90.99 dengan kategori baik, dengan ketuntasan sebesar 80.63% pada siklus I dan II; (3) Respon mahasiswa 93.86% dengan kategori sangat positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Leraning melalui daring dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika mahasiswa.Kata Kunci: Daring, Literasi Matematika, Problem SolvingABSTRACTThis research is motivated by not optimal students’mathematical literacy. Therefore, this research aimed to improve students' mathematical literacy skills in Problem Based Learning model via online. The research was Classroom Action Research form which carried out in 2 cycles. Data collection tools are observation sheets, test sheets and questionnaires. Research subjects were PGSD students, while research object was problem-based learning modelvia online. The research showed that: (1) observation results of learning implementation in first cycle and second cycle were 3.60 in the fair category; (2) learning result with an average value in first cycle were 70.26, while in second cycle it has increased were 90.99 in a good category, with completeness were 80.63% in cycles I and II; (3) Student response were 93.86% in a very positive category. Thus, it can be concluded that Problem Based learning model viaonline can improve students' mathematical literacy skillsKeywords: Online, mathematics literacy, Problem Based Learning
PENANAMAN KARAKTER KEBANGSAAN MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SEKOLAH DASAR Imanuel Sairo Awang; Gabriel Serani; Zuhdan Kun Prasetyo; Muhammad Nur Wangid
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i1.1054

Abstract

ABSTRAKDewasa ini peserta didik tidak hanya dituntut menguasai ketiga ranah hasil belajar yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor, tetapi juga meliputi pengembangan karakter yang dapat diintegrasikan melalui kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) model 4D yakni define, design, develop, dan disseminate.  Subjek ujicoba penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri 12 Ensaid Panjang. Instrument pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar validasi produk, lembar observasi, dan lembar tes hasil belajar. Teknik anaslis data yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan lembar penilaian, valid berkategori “baik” dan dinyatakan layak untuk diterapkan. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan karakter kebangsaan kejujuran, persatuan, dan gotong-royong masing-masing sebesar 0,08, 0,16 dan 0,07. Hasil tes juga menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis kearifan lokal suku Dayak Desa mampu mengembangkan hasil belajar peserta didik yakni sebesar 74,38. Dengan demikian, pembelajaran berbasis kearifan lokal dapat menanamkan karakter kebangsaan peserta didik sekolah dasar.Kata Kunci: Perangkat pembelajaran, kearifan lokal, karakter kebangsaan ABSTRACTNowadays students are not only required to master the three domains of learning outcomes, namely cognitive, affective, and psychomotor, but also include character development that can be integrated through local wisdom. This study aims to produce learning kits based on local wisdom in elementary schools. This research conducted with Research and Development (R&D) within 4D stages model i.e define, design, develop, and disseminate. The subjects of the research trial were grade III students of SD Negeri 12 Ensaid Panjang. Data collection instruments in this study were product validation sheets, observation sheets, and learning achievement test sheets. The data analysis technique used is descriptive qualitative. The results showed that the learning kit consisting of syllabus, lesson plan, student worksheet, and assessment sheet, was valid in the category of "good" and declared feasible to be applied. The results show that the learning kits based on local wisdom can improve the national character of honesty, unity, and mutual assistance respectively by 0.08, 0.16, and 0.07. The test results also showed that the local wisdom-based learning tools of the Dayak Desa tribe were able to develop student learning outcomes, with score 74.38. Thus, learning kits based on local wisdom can instill the national character of elementary school students.Keywords: Learning kits, local wisdom, nationality character
ANALISIS EFEKTIVITAS METODE ROLE PLAY PADA KEMAMPUAN MENDENGAR DAN BERBICARA BAHASA MANDARIN Noval Rianti Salim
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i1.1012

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas metode role play, peningkatan skill speaking dalam bentuk dialog, dan mengevaluasi kesulitan yang dihadapi mahasiswa dalam penerapan metode role play. Penulis melakukan pengamatan dan analisis terhadap pembelajaran di kelas pada mahasiswa semester 1 program studi bahasa Mandarin Sekolah Tinggi Bahasa Harapan Bersama. Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, dokumentasi, serta wawancara dengan dosen pengampu mata kuliah dan mahasiswa. Instrumen yang digunakan berupa catatan perkembangan hasil belajar mahasiswa dan catatan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa menjadi lebih aktif dan termotivasi mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode role play dalam bentuk dialog. Kesulitan dihadapi oleh mahasiswa dalam penerapan metode role play adalah pelafalan, tata bahasa, dan kelancaran dalam berbicara bahasa Mandarin. Metode ini juga memberikan dampak positif, hal ini dapat dilihat adanya peningkatan nilai ulangan harian, meningkat sebesar 0.5, dari nilai rata-rata 7.6 meningkat menjadi 8.1. Dilihat dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode role play dalam bentuk dialog dapat digunakan sebagai salah satu metode yang efektif dan menarik untuk meningkatkan skill berbicara bahasa Mandarin.Kata Kunci: Penerapan, Role play, Bahasa MandarinABSTRACTThis research aims to determine the effectiveness of the role play method, improve speaking skils in the dialogue, and evaluate the difficulties faced by students in implementing dialogue, and evaluate the difficulties faced by students in implementing the role play method.  The author conducted observation and analyzes of classrom learning in semester 1 students of the Mandarin Language Study Program at Sekolah Tinggi Bahasa Harapan Bersama for two months. Data collection was carried out by means of observation, documentation, and interviews with lecturers and students. The author uses a descriptive research method with a qualitatice approach. The result of this study indicate that students become more active and motivated to participate in learning by using the role play method in dialogue. The difficulties faced by students in implementing the role play method are pronounciation, grammar, and fluency in speaking Mandarin. This method also has a possitive impact, it can be seen that there is an increase in the daily test value, an increase of 0.5, from an average value of 7.6 to 8.1. Judging from the research results, it can be concluded that the application of the role play method in the form of dialogue can be used as an effective and interesting method to improve speaking skills in Mandarin Languague.Keywords: Application, role play, Mandarin
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KOMIK DIGITAL PADA MATERI GERAK Azizul Azizul; Widya Yuliatin Riski; Devi Indah Fitriyani; Ira Nofita Sari
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 11, No 2 (2020): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v11i2.829

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi digital dewasa ini telah terjadi secara masif tidak terkecuali di dunia pendidikan Mengingat pesatnya perkembangan teknologi digital maka penelitian ini berupa pengembangan bahan ajar komik digital pada materi gerak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar komik digital pada materi gerak sebagai pendukung dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development). Rancangan penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini mengikuti 5 langkah atau tahapan penelitian dan pengembangan menurut Borg & Gall. Pada penelitian ini tahapan pengembangan yang dilakukan sampai pada tahap main product revision. Pertimbangan tersebut dilakukan karena keterbatasan waktu dan biaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi tidak langsung dengan alat pengumpul data yaitu lembar validasi ahli materi dan media dengan skala Likert. Data yang akan diperoleh dalam penelitian pengembangan, selanjutnya akan diolah dan dianalisis sesuai dengan masalah dan tujuan yang telah dirumuskan. Data dari lembar yang berupa data kuantitatif dianalisis secara deskriptif untuk mencari persentase dari kelayakan bahan ajar pada materi gerak berbasis komik digital berdasarkan penilaian ahli. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa telah dihasilkan bahan ajar komik digital pada materi gerak. Kualitas pengembangan bahan ajar komik digital pada materi gerak berkategori layak menurut ahli materi dengan rata-rata persentase sebesar  76,89 dan menurut ahli media sangat layak dengan persentase sebesar 89,17%.Kata Kunci: Pengembangan, Bahan Ajar, Komik Digital, Gerak ABSTRACTThe development of digital technology today has occurred massively, including in the world of education. Given the rapid development of digital technology, this research is in the form of developing digital comic teaching materials on motion material. The purpose of this research is to develop digital comic teaching materials on motion materials as a support in learning. The method used in this research is the method of research and development (research and development). The research design that will be used in this study follows 5 steps or stages of research and development according to Borg & Gall. In this research, the development stage is carried out until the main product revision stage. This consideration was made due to time and cost limitations. The data collection technique used in this research is indirect communication techniques with data collection tools, namely material and media expert validation sheets with a Likert scale. The data to be obtained in development research will then be processed and analyzed in accordance with the problems and objectives that have been formulated. Data from the sheet in the form of quantitative data were analyzed descriptively to find the percentage of the feasibility of teaching materials on digital comic-based motion material based on expert judgment. Based on the research that has been done, it is known that digital comic teaching materials have been produced on motion material. The quality of the development of digital comic teaching materials on motion material is categorized as feasible according to material experts with an average percentage of 76.89 and according to media experts it is very feasible with a percentage of 89.17%.Keywords: Development, Teaching Materials, Digital Comics, Motion
EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING DI INDONESIA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Jumardi Budiman
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 1 (2021): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i1.1074

Abstract

ABSTRAKPandemi covid-19 membuat sistem pembelajaran di Indonesia yang berlangsung secara klasikal berubah menjadi pembelajaran dalam jaringan (daring). Tujuan penelitian ini yakni mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran daring di Indonesia pada masa pandemi covid-19. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan sumber data berupa artikel ilmiah yang membahas tentang pelaksanaan pembelajaran daring selama masa pandemi covid-19. Teknik analisis data menggunakan analisa kualitatif yakni reduksi data, penyajian data dan verifikasi/ penarikan kesimpulan. Temuan dalam penelitian ini bahwa mekanisme pembelajaran daring memiliki dampak positif berupa kemandirian siswa dalam belajar, peningkatan aktivitas mencari sumber belajar dan inovasi gaya belajar. Dampak negatif pembelajaran daring berupa rasa jenuh dan penurunan minat belajar akibat kegagalan siswa dan guru dalam mengatasi kendala seperti sarana penunjang yang tidak memadai, ketiadaan kuota internet dan sinyal internet yang buruk. Tantangan yang dihadapi oleh siswa dan guru selama pembelajaran daring yakni ketersediaan sarana penunjang, strategi pembelajaran yang inovatif dan sinergi ntara komponen pendidikan. Pembelajaran daring berpeluang untuk terus dilaksanakan dengan system blended learning guna menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang efektif dan efisien.Kata Kunci: Evaluasi, pembelajaran, dalam jaringan, pandemi covid-19 ABSTRACTPandemic covid-19 makes the learning system in Indonesia that takes place classically turned into online learning. The purpose of this study is to evaluate the implementation of online learning in Indonesia during the Covid-19 pandemic. The research method uses library research with data sources in the form of scientific articles that discuss the implementation of online learning during the Covid-19 pandemic. The data analysis technique uses qualitative analysis, namely data reduction, data presentation and verification / conclusion. The findings in this study are that online learning mechanisms have a positive impact in the form of student’s independence in learning, increased activity to find learning resources and innovation in learning styles. The negative impact of online learning is in the form of boredom and decreased interest in learning due to the failure of students and teachers to overcome obstacles such as inadequate supporting facilities, absence of internet quota and poor internet signal. The challenges faced by students and teachers during online learning are the availability of supporting facilities, innovative learning strategies and synergy between education components. Online learning has the opportunity to continue to be implemented with a blended learning system to create an effective and efficient digital learning ecosystemKeywords: Evaluation, learning, online, the covid-19 pandemic
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPA DALAM MEMBANGUN KARAKTER RELIGIUS DAN MANDIRI SISWA KELAS V DI SD/MI Rahmawati Suhadah; M Dahlan R; Muhammad Fahri
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 2 (2021): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i2.1128

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaraan IPA dalam membentuk karakter religius dan mandiri siswa di SD/MI. Latar belakang masalah penelitian ini dikarenakan degredasi moral karakter bangsa yang mengakibatkan hilangnya karakter bangsa ditandai dengan peningkaatan sikap anomali dan anarkisme di lingkungan masyarakat sehingga perlu adanya penguatan karakter melalui pendidikan di sekolah terlebih lagi dalam proses pembelajaran. Metode dalam penelitian ini berupa kualitatif desktiptif dengan jenis pendekatan studi lapangan. Penelitian dilakukan di kelas V diambil dari dua sekolah yaitu SDN Kartika Sejahtera 01 sebanyak 30 siswa, dan MIS Al Madani sebanyak 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPA dapat membentuk karakter religius dan mandiri secara teori maupun praktik. Dengan berjalannya program sekolah berbasis karakter ternyata juga dapat dijadikan penguatan terhadap pembentukan karakter religius dan mandiri siswa.Kata Kunci: Pembentukan karakter, religius, mandiri, ilmu pengetahuan alamABSTRACTThe purpose of this study was to describe the implementation of science learning in building religious and independent character of student in SD/MI. The background of this research problem because the moral degradation of the nation’s character which is marked by an increase in anomalous and anarchic attitudes in the community so that there is a need of character strengthening through education in schools, especially in the learning process. The method used in this research is descriptive qualitative with a field study approach. The research was conducted in class V which was taken from two schools, namely SDN Kartika Sejahtera 01 with 30 students and MIS Al Madani with 30 students. The result showed that science learning can form a religious and independent character in theory and practice. By running the chacacter-based school program, it can also be used as a reinforcement for the formation of students’ religious and independent character.Keywords: Character building, religious, independent, science
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK PENGENALAN HURUF PADA ANAK USIA DINI BERBASIS AUGMENTED REALITY Deni Septi Wulandari; Benny Hendriana
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 12, No 2 (2021): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v12i2.1292

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk berupa media pembelajaran pengenalan huruf berbasis Augmented Reality (AR) pada anak usia 4-5 tahun. Dikarenakan belum adanya media pembelajaran pengenalan huruf berbasis AR, yang mana pembelajaran tersebut dapat memfokuskan dalam pembelajaran pengenalan, pengejaan serta menirukan suara huruf pada media. Metode yang digunakan pada  penelitian ini adalah metode penelitian R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE. dengan lima tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Media pembelajaran berbasis Augmented Reality ini telah di validasi oleh beberapa pakar yaitu pakar media, pakar bahasa dan pakar materi. Hasil validasi oleh pakar media rata-rata sebesar 86% dengan kategori sangat valid, hasil validasi oleh pakar bahasa rata-rata sebesar 78% dengan kategori valid dan hasil validasi oleh pakar materi rata-rata sebesar 89% dengan kategori sangat valid. Selain divalidasi oleh beberapa ahli, media pembelajaran ini juga telah di uji coba kepada guru dan orangtua. Hasil uji coba terhadap guru TK Kartika X-12 sebesar 90,6% dengan kategori sangat valid dan orangtua dengan hasil rata-rata skala kecil dan skala besar sebesar 95,5% dengan kategori sangat valid. Dari hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pengenalan huruf pada anak usia 4-5 tahun berbasis Augmented Reality dapat dikategorikan valid dan layak digunakan serta bisa dikembangkan.Kata kunci: Augmented Reality, Media Pembelajaran, Pengenalan Huruf ABSTRACTThis study aims to produce a product in the form of Augmented Reality-based letter recognition learning media for children aged 4-5 years. Because there is no AR-based letter recognition learning media, which learning can focus on learning recognition, spelling and imitating the sound of letters on the media. This research method uses the R&D (Research and Development) research method with the ADDIE. This Augmented Reality-based learning media has been validated by several experts, namely media experts, linguists and material experts. The average validation result by media experts is 86% in the very valid category, the average validation result by linguists is 78% in the valid category and the validation results by material experts are on average 00% in the valid category. Besides being validated by several experts, this learning media has also been tested on teachers and parents. The test results on TK Kartika X-12 Kindergarten teachers were 90.6% with a very valid category and parents with an average result of a small scale and a large scale of 95.5% with a very valid category. From these results, it can be concluded that the learning media for recognizing letters in children aged 4-5 years based on Augmented Reality can be categorized as valid and feasible to use and can be developed.keywords: Augmented Reality, Learning Media, Letter Recognition