Articles
159 Documents
ANALISIS KASUS MANAJEMEN KOMUNIKASI KRISIS: SERANGAN WARGANET ATAS PENYELENGGARAAN HARD ROCK FM FASHION ROCKS 2020 DI DALAM MRT JAKARTA
Ibnu Akmal
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1021.271 KB)
|
DOI: 10.30997/jk.v7i2.4271
Kehadiran Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) di Jakarta sejak bulan Maret 2019 tidak hanya menarik perhatian masyarakat pengguna transportasi umum, namun juga pihak swasta dalam menyelenggarakan kegiatan yang membutuhkan perhatian khalayak atau publisitas. Acara tahunan Hard Rock FM Fashion Rocks yang diadakan di dalam gerbong MRT yang sedang berjalan pada awal tahun 2020 berubah menjadi kemarahan khalayak pengguna moda transportasi umum dan meninggalkan komentar buruk di media sosial, serta pemberitaan negatif di media online. Keterlambatan respon dan tanggapan yang dianggap tidak sesuai harapan khalayak menambah kasus ini menjadi krisis yang tidak terduga, hingga manajemen yang diwakili oleh Iwet Ramadhan selaku Head of Business Growth MRA Media meminta maaf secara pribadi melalui media sosial. Melalui lima langkah metode analisis kasus yaitu framing, labeling, summarizing, synthesizing dan concluding maka dapat disimpulkan jika Hard Rock FM lebih peka terhadap kebutuhan pengguna MRT, jadwal penyelenggaraan acara dan cepat tanggap atas keluhan yang muncul maka akan meminimalisasi bergulirnya kemarahan warganet di media sosial. Namun langkah meminta maaf dengan berfokus pada kondisi pihak-pihak yang dirugikan sangatlah tepat sebagai bentuk simpati dan kompensasi yang efektif.
KESADARAN LINGKUNGAN DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DALAM FILM DIAM DAN DENGARKAN
Mayadasari Maya;
Firdaus Yuni Dharta;
Muhammad Ramdani
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (934.465 KB)
|
DOI: 10.30997/jk.v7i2.4369
Kesadaran lingkungan adalah pemikiran seseorang atau kelompok yang terwujud dalam sikap yang mendukung pelestarian alam. Tanpa kesadaran untuk menjaga lingkungan, kondisi alam akan terus memprihatinkan. Melihat keadaan lingkungan saat ini, produser Mahatma Putra menggunakan peluang ini untuk membuat film dokumenter “Diam dan Dengarkan” yang memaparkan berbagai fakta dampak-dampak aktivitas manusia sehari-hari yang merusak lingkungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui makna kesadaran lingkungan di tengah pandemi covid-19 dalam film Diam dan Dengarkan dengan metode kualitatif dan analisis semiotika Roland Barthes. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Pokok permasalahan dari penelitian ini mengacu pada penyampaian pesan kesadaran lingkungan dalam film dokumenter Diam dan Dengarkan. Adapun hasilnya yaitu, makna kesadaran lingkungan di tengah pandemi covid-19 tidak disampaikan langsung, melainkan melalui dialog dan gambar yang memperlihatkan kerusakan lingkungan diakibatkan oleh aktivitas masyarakat sehari-hari yang tidak disadari, seperti polusi air oleh busa, pandangan masyarakat pedalaman tentang konsep kulkas, serta pandemi covid-19 memberi jeda untuk bumi berbicara melalui kebijakan karantina mandiri.
KETERKAITAN ANTARA KOMUNIKASI PERSUASIF DAN KEMAMPUAN PRIBADI KONSELOR P2TP2A DALAM LAYANAN KONSELING PADA PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN
Rini Rahmawati;
Agustina M. Purnomo;
Agustini
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (907.641 KB)
|
DOI: 10.30997/jk.v7i2.4407
Jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia meningkat setiap tahun. P2TP2A merupakan salah satu lembaga inisiasi pemerintah pusat dan daerah untuk menangani masalah korban kekerasan terhadap perempuan. Keterampilan komunikasi persuasif penting bagi konselor dalam melakukan layanan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara komunikasi persuasif dan kemampuan pribadi konselor P2TP2A dalam melakukan layanan konseling terhadap perempuan korban kekerasan di Kota Bogor. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan responden, korban dab analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukan konselor P2TP2A telah melakukan komunikasi persuasif dalam kegiatan sosialisasi, memberi dukungan, bersikap empatik dan positif saat melakukan konseling. Layanan konseling untuk korban menunjukkan sepuluh kemampuan pribadi konselor P2TP2A masih memerlukan perbaikan terutama dalam aspek totalitas, kepercayaan atas kemampuan pribadi, pengetahuan dan stabilitas emosi. Keterkaitan antara komunikasi persuasif dan kemampuan pribadi konselor telah ada dalam proses konseling terutama dalam pemberian dukungan, sikap empathi dan sikap positif. Penelitian ini juga menemukan kesepuluh kemampuan pribadi konselor memiliki dua peran, mendukung komunikasi persuasif dan kemampuan dasar yang perlu dimiliki konselor sebelum melakukan komunikasi. Penelitian ini mengajukan komunikasi persuasif merupakan teknik komunikasi yang penting untuk konselor P2TP2A.
MAKNA DIRI WANITA KARIR SEBAGAI PENYINTAS COVID-19 DI KARAWANG
Ade Rinta Aprilianti;
Wahyu Utamidewi;
Rastri Kusumaningrum
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (931.897 KB)
|
DOI: 10.30997/jk.v7i2.4549
Hampir seluruh negara di dunia mengalami pandemi Covid 19 yang mempengaruhi hampir di segala aspek kehidupan manusia. Covid 19 menjadi penyakit baru yang cepat menular dari manusia ke manusia lainnya. Selain itu dengan banyaknya informasi melalui media sosial dan juga platform lainnya, tidak disadari hal ini menimbulkan stigma bagi orang-orang yang pernah terinfeksi Covid 19, atau yang biasa di sebut penyintas Covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna diri dari pengalaman komunikasi yang dialami wanita karir penyintas Covid 19. Penelitian ini mengambil subjek wanita karir penyintas Covid 19 di Karawang. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi bertujuan untuk melihat fenomena sosial yang dialami oleh seorang wanita karir penyintas Covid 19. Informan dipilih melalui teknik sampling snowball. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial atas realitas. Teknik penentuan informan menggunakan teknik sampling snowball. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Key informan pada penelitian ini berinisial NT dan MH sedangkan informan pendukung adalah informan yang berinisial SO, EP, dan MH. Data primer pada penelitian ini adalah data yang peneliti peroleh secara langsung dari informan utama yaitu kelima orang wanita karir penyintas Covid 19 di Karawang. Sedangkan data sekunder pada penelitian ini adalah data yang peneliti dapatkan dari berbagai macam referensi yang telah ada sebelumnya seperti jurnal, skripsi serta buku. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini merupakan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita karir penyintas Covid 19 memaknai pekerjaannya sebagai pekerja wanita yaitu sebagai profesi, cita-cita, mata pencaharian, motivasi dan juga aktualisasi diri. Wanita karir penyintas Covid 19 memaknai dirinya sebagai penyintas Covid 19 adalah sebagai pembelajaran, pengalaman dan juga pengingat diri dan keluarga agar lebih menjaga kesehatan ditengah pandemi Covid 19 ini.
MOTIVASI DAN KONTROL DIRI PADA REMAJA PENGGEMAR K-POP (KPOPERS) (Studi Deskriptif pada Komunitas dance coverCall Team Karawang)
Isah Ratnasari;
Mayasari;
Ema
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (107.798 KB)
|
DOI: 10.30997/jk.v7i2.4641
Akun yang bernama @aeyroses mengatakan bahwa “Pantas akun Korea, ternyata kedok dari kegoblokan. Hehe” Kasus tersebut menjadi perbicangan hangat di twitter. K-Popers sering sekali mendapat intimidasi dari seseorang yang tidak menyukai kesukaannya terhadap idola Korea, hampir setiap kasus dan setiap hari pasti ada saja yang menyinggung K-Popers di sosial media. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara lebih mendalam tentang motivasi dan kontrol diri pada remaja penggemar k-pop (k-popers) pada komunitas call team Karawang. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan menggunakan empat subjek remaja yang merupakan anggota aktif komunitas call team Karawang yang merupakan penggemar k-pop aktif serta mengikuti perkembangan k-pop dan memiliki sejumlah prestasi. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data, diperoleh dari berbagai sumber akan di olah dalam bentuk deskriptif hingga akan menghasilkan kesimpulan dari topik yang dibahas dalam penelitian ini. Hasil penelitian diketahui bahwa kegiatan yang dilakukan empat subjek adalah latihan untuk membawakan ulang gerakan yang akan ditarikan ulang, aktif dalam mengikuti perkembangan berita mengenai idolanya, mendengarkan lagu dan menonton drama Korea. keempat subjek dapat mengendalikan perilaku dan emosi ketika ada ucapan yang menyinggung idolanya, keempat subjek mampu mengolah informasi yang diterimanya di sosial media, keempat subjek mementingkan pendidikanya sebagai hal yang utama dibandingkan k-pop, keempat subjek akan membatasi diri ketika membeli barang-barang yang berhubungan dengan k-pop. Kesimpulan penelitian ini adalah motivasi dan kontrol diri pada remaja penggemar k-pop walaupun banyak yang menganggap sebelah mata tetapi dengan adanya motivasi dan kontrol diri yang ada pada dirinya, mereka dapat memiliki prestasi dengan menyukai kpop.
REPRESENTASI RASA KEHILANGAN PADA IKLAN XL AXIATA VERSI “PESAN UNTUK RAKA” DI YOUTUBE (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES PADA IKLAN YOUTUBE): (Analisis Semiotika Roland Barthes pada Iklan Youtube)
Laila Afrilia Riyadi;
Ana Fitriana Poerana;
Nurkinan
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1014.443 KB)
|
DOI: 10.30997/jk.v8i1.4774
Loss is a condition that anyone can experience. However, everyone has a different response depending on the loss experienced. The sense of loss as a state of reality in society is represented in communication media, one of which is advertising. This study aims to determine the representation of a sense of loss in the XL Axiata advertisement version of “Pesan untuk Raka” on youtube. Roland Barthes' semiotic approach examined signs of denotation, connotation, and formed myths. The focus of the study was the five stages of loss in the XL Axiata version of the “Pesan untuk Raka” advertisement. Research data was obtained from observations on advertisements. This study found seven scenes representing the five stages of loss in advertising. The results denoted that the impact of loss can be reduced by being together and caring for each other in the community. In conclusion, the elements of a sense of loss found in this study are denial, bargaining, depression, and acceptance.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL DIADIK ANTARA ANAK DAN ORANG TUA TIRI DALAM KELUARGA
Intan Hamidah Yuzakky Saputri;
Sukarelawati Sukarelawati;
Ali Alamsyah Kusumadinata
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (743.707 KB)
|
DOI: 10.30997/jk.v8i1.4913
Communication between children and stepparents in the family is dyadic interpersonal communication. Dyadic communication is a type of communication that involves the relationship of two people. Dyadic interpersonal communication will be effective if the communication builds a shared understanding based on an attitude of openness, empathy, a supportive attitude or a positive attitude, and equality. This study examined dyadic interpersonal communication between children and stepparents in the family. The author used a qualitative descriptive method. The researchers collected primary data from interviews with five children who have stepparents. The study found the four elements of interpersonal communication in dyadic communication between children and stepparents. The element of openness was the most crucial factor in dyadic interpersonal communication between children and stepparents because it was the beginning of the presence of other aspects of effective communication. In addition, open communication can build positive, equal, and empathetic relationships.
ANALISIS KRITIS NORMAN FAIRCLOUH PADA BERITA PERNIKAHAN SIRI ARTIS LESTI KEJORA DENGAN RIZKY BILLAR
Alo Karyati Supardi;
Yumna Rasyid;
Miftahalulkhairah Anwar
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (777.23 KB)
|
DOI: 10.30997/jk.v8i1.5525
This study discussed the news in several online media news regarding the unregistered marriage between the artist couple Lesti Kejora and Rizky Billar. The purpose of this study was to determine the critical analysis of Norman Fairclouh on the Marriage News of Artist Siri Lesti Kejora with Rizky Billar. The study used Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis to analyze articles in five online news stories. The object of this research was the news headlines about the marriage of Rizky Billar and Lesti Kejora on five online news websites, namely Sosok.id.com, tribunnew.com, detik.com, Kompas.com, and tabloidbintang.com. The research method used in this research was descriptive qualitative. The data collection technique started from looking for similar stories in several online news stories. The data analysis technique in this research was to analyze similar news, and then the news is analyzed for the pros or cons of reporting one by one. The analysis of the five news articles found that the ideological, cultural, and legal aspects were present through the views of the internet community (netizens) on the procedures and continuity of unregistered marriage activities. The conclusion is the analysis of the five news reports found that news coverage was not always objective but always had the news writer's point of view. Aspects of culture, ideology and law are aspects that become the theme of the news.
PENGARUH KONTEN FOOD VLOG DI AKUN YOUTUBE RIA SW TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF SUBSCRIBER
Santi Delliana;
Natalia Pratiwi
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (824.731 KB)
|
DOI: 10.30997/jk.v8i1.5558
Youtube menjadi salah satu platform media sosial paling menarik di Indonesia, termasuk materi vlog kuliner Ria SW. Selain itu, topik food vlog bertepatan dengan perilaku pelanggan terkait penjualan online. Peneliti akan membahas konten Youtube mempengaruhi perilaku konsumen pengguna Ria SW dalam penelitian ini. Paradigma positivistik diterapkan dalam penelitian ini, dan teknik kuantitatif yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konten food vlog Ria SW berpengaruh terhadap perilaku konsumsi pelanggannya. Metode survei yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksplanatori. Penelitian ini menggunakan teori SR sebagai kerangka teoritis. Dengan menggunakan uji-t, besaran nilai t hitung 9,538 > t tabel 1,985, menunjukkan bahwa ho ditolak dan ha disetujui. Menurut temuan ini, food vlog makanan sangat memengaruhi perilaku pelanggan.
IMPLEMENTASI KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK (STUDI PADA WEBSITE PPID DESA SIDODADI KABUPATEN MUKOMUKO)
Nesthy Kheren Nadia;
Sazili;
Sarmiati;
Ernita Arif
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (955.444 KB)
|
DOI: 10.30997/jk.v8i1.5642
The born of Public Information Disclosure Laws of Indonesia as written on Act Number 14 Year 2008 causes all public body must actively provide transparent, complete, and clear information to the public. As an implementation of public information disclosure, Sidodadi Village is one of public body located in Mukomuko District must have an Information and Documentation Management Officer (shortened as PPID in Bahasa) website to disseminate information in accordance with the table of public information data availability of Mukomuko District. The objects the present study were contents contained in PPID website of Sidodadi Village. This study used qualitative content analysis model approach. The analysis performed toward text and picture on the website. With the presence of the website, the public information of Sidodadi Village can be accessed well by everyone, as long as they are connected with internet. We conclude that the website of Sidodadi Village has fulfilled the function as promotion, marketing, information, education and communication media.