cover
Contact Name
Akhmad Rizkhi Ridhani
Contact Email
rizkhi.ridhani@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
annur.uniskamab@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JURNAL MAHASISWA BK AN-NUR : BERBEDA, BERMAKNA, MULIA
ISSN : 24609722     EISSN : 26228297     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Arjuna Subject : -
Articles 567 Documents
TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN POTENSI PEMANFAATNYA DALAM KONSELING ONLINE DI MASA DEPAN Haryadi, Rudi; Matarif, Jamaluddin; Budiono, Kabul
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.575 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v5i2.2112

Abstract

Counseling activities that we usually carry out are usually face-to-face processes, as the times develop, counseling activities turn into online counseling where counseling uses technology intermediaries including chat, email, video conferencing, audio, and so on. But in the future with highly developed technology that is rapidly advancing online counseling based on Artificial Intelligence (AI) will be born with a new breakthrough that is more effective and efficient in future online counseling services, for that in this article the author will discuss online counseling, Artificial Intelligence (AI), the potential use of Artificial Intelligence (AI) in online counseling in the future, and differences in artificial intelligence and natural intelligence.
EFEKTIVITAS KONSELING INDIVIDUAL DENGAN PENDEKATAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) UNTUK MENGURANGI PERILAKU AGRESIF SISWA KELAS VII B DI SMP NEGERI 4 ALALAK BARITO KUALA Putri Mawarni; Sultani Sultani; Laelatul Anisah
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 5, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.734 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v5i3.2271

Abstract

Perilaku agresif dipicu ketika seseorang mengalami suatu hal dalam kondisi tertentu, seperti yang seringkali terlihat munculnya perasaan emosi, dan rasa marah. Dalam menangani perilaku agresif pada siswa sangatlah diperlukan adanya peran dari guru BK melalui layanan yang ada dalam bidang bimbingan dan konseling. Tujuan utama dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana efektivitas konseling individual dengan CBT untuk mengurangi tingkat perilaku agresif siswa di SMP Negeri 4 Alalak Barito Kuala.  Penelitian ini menggunakan pre-eksperimental design yaitu single subject design (SSD). Adapun hasil kondisi awal ditemukan 3 siswa dengan skor perilaku agresif tinggi. Hasil akhir setelah diberikan layanan 3 siswa mengalami penurunan skor. Dari perhitungan uji wilcoxon nilai sig <0.05 maka berhubungan dengan nilai  untuk nilai -1.604  = .109. berdasarkan hasil penghitungan uji Wilcoxon menggunakan SPSS versi  25 maka di peroleh  untuk nilai zig .109 jadi  sebesar -1.604. hasil diatas menunjukan nilai Asymp.Sig sebesar 0,109 > 0,05 dengan demikian dapat dikatakan bahwa analisis tersebut ditolak yang berarti Ha diterima dan Ho di tolak, maka dapat dikatakan penggunaan sampel dengan 3 siswa dapat mempengaruhi hasil signifikansi terhadap penurunan perilaku agresif pada siswa.
ANALISIS GAYA BELAJAR VISUAL, AUDITORIAL, DAN KINESTETIK SISWA BERPRESTASI DI SD NEGERI AJIBARANG WETAN Fitrian Rahmat Nur Azis; Pamujo Pamujo; Pratik Hari Yuwono
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.244 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v6i1.2658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya belajar siswa berprestasi di SD Negeri Ajibarang Wetan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus. Partisipan penelitian ini adalah siswa berprestasi kelas VI yang berjumlah 3 siswa, guru kelas VI, dan orang tua siswa berprestasi. Siswa berprestasi yang dimaksud merupakan siswa yang selalu meraih prestasi akademik di posisi 3 besar tiap tahunnya. Selain itu, pernah memenangkan beberapa lomba akademik, seperti OSN Matematika dan LCC PAI. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar siswa berprestasi yang menunjukkan karakter visual di antaranya siswa memiliki tulisan yang rapi dan teratur. Siswa membubuhi beberapa gambar untuk lebih memahami materi dalam catatan. Selain itu siswa sangat antusias jika pembelajaran terdapat gambar karena lebih mudah dipahami. Siswa juga sangat reaktif terhadap suara. Kelemahan siswa di antaranya tidak mampu melakukan dialog secara langsung dengan baik, oleh karena itu tidak dapat mengikuti diskusi dengan baik. Gaya belajar siswa berprestasi yang menunjukkan karakter auditorial di antaranya siswa lebih suka dibacakan materi oleh guru dibanding membaca materi sendiri. Selain itu, di antara siswa berprestasi selalu menggerakkan bibir saat membaca materi. Sementara itu, gaya belajar siswa berprestasi yang menunjukkan karakter kinestetik yakni siswa aktif mengikuti pembelajaran praktik di kelas. Selain itu, salah satu siswa selalu berbicara dengan posisi dekat dengan lawan bicara. Hal ini berdasarkan hasil observasi yang menunjukkan bahwa siswa bertanya dengan mendekat kepada guru.
LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING KEPADA SISWA PELAKU MEROKOK DI SMA NEGERI 6 BANJARMASIN abdul rahman akbar; Zainal Fauzi; Farial Farial
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 5, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.51 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v5i3.2509

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana layanan bimbingan dan konseling apa saja yang digunakan disekolah, mengetahui bentuk atau gambaran layanan bimbingan dan konseling. Dari hasil penelitian, ciri-ciri siswa merokok dari segi fisik terlihat dari bibirnya yang menghitam dan badan yang kurus tidak terlalu gemuk dan dari segi non fisik terciumnya bau rokok diseragam. Guru BK memberikan layanan informasi dan layanan individu secara berkelanjutan kepada siswa yang merokok maupun tidak merokok. Serta bekerja sama dengan puskesmas didaerah tersebut untuk memberikan sosialisasi tentang dampak merokok kepada siswa. Untuk siswa yang merokok guru BK memberikan arahan tanpa memarahi siswa. Dan saat jam sekolah guru BK berusaha agar tidak terjadinya kelas kosong agar siswa tidak kepikiran untuk pergi merokok. Guru BK juga bekerja sama dengan guru pendidikan agama dan guru PKN agar menanamkan dan menguatkan jiwa religius siswa sehingga siswa berpikir jernih dan bisa membedakan antara baik dengan yang buruk. Untuk hal merokok dilingkungan sekolah, sekolah memberikan sanksi tegas berupa poin pelanggaran dan pemberian layanan BK dari guru BK tanpa dimarahi agar siswa merasa nyaman untuk berbagi cerita kepada guru BK dan mengetahui akar masalah munculnya pelanggaran tersebut. 
KONSELING LOGOTERAPI UNTUK MENINGKATKAN PENERIMAAN DIRI PADA ANAK BROKEN HOME Sri Ayatina Hayati; Aminah Aminah
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.303 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v6i1.2498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas konseling kelompok dengan logoterapi dalam meningkatkan penerimaan diri pada anak yang mengalami broken home. Penelitian ini mencakup mengenai penerimaan dan memberikan perasaan positif, untuk menjalin komunikasi dipertahankan, mendengarkan dengan pikiran terbuka untuk masalah, tulus, menerima terbatas di sana, dukungan dan cinta, cinta tanpa syarat. Hasil observasi dan studi awal yang dilakukan oleh peneliti di MTs Al- Ikhwan Banjarmasin pada bulan November 2019, menunjukkan bahwa beberapa anak ada yang merasa putus asa dalam belajar karena orang tuanya bercerai. Mereka cenderung lebih suka menutup diri di rumah dan membatasi hubungan. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan desain eksperimen one group pre-test post-test. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik logoterapi efektif dalam meneningkatkan penerimaan diri anak yang mengalami broken home. Hasil statistik deskriptif dari kedua sampel yang diteliti yakni nilai pre-test dan pos- test memperoleh hasil mean pre-test sebesar 10,25 dan post-test sebesar 41,00. Jumlah responden yang digunakan sebagai sampel penelitian adalah sebanyak 7 orang siswa. Karena nilai rata-rata hasil pre-test 10,25 < post-test 41,00, maka itu artinya secara deskriptif ada perbedaan rata-rata hasil penerimaan diri antara pre-test dan post-test.
KEEFEKTIFAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN EMPATI SIWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 ALALAK BARITO KUALA Elia Purnama Sari; Ani Wardah; Muhammad Eka Prasetia
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 5, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.377 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v5i3.2500

Abstract

Tujuan utama dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana efektivitas biimbingan kelompok dengan teknik sosiodrrama untuk meningkatkan empaty siswa  di SMP Negeri 4 Alalak Barito Kuala. Penelitian ini menggunakan pre-eksperimental design yaitu One-group Pretest-Posttest). Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 8 siswa dimana pada masing-masing siswa memiliki tingkat empaty yang rendah. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel 8 responden dari 30 populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan skala empaty dan hasil observasi. Data diolah dengan menggunakan hitungan statistik deskriptif, dan uji wilcoxon dengan aplikasi IBM SPSS Statistik versi 25. Berdasarkan hasil penelitian, maka akan dibahas data tentang gambaran empati siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Alalak Barito Kuala mengalami peningkatan Hasil pretest menunjukan 8 siswa berada dalam kategori rendah sehingga perlu mendapatkan perlakuan  lebih lanjut. Peneliti menggunakan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk memberikan treatment, ternyata terjadi perubahan dari peserta didik yang memiliki empati rendah ternyata setelah mengikuti kegiataan tersebut terjadi peningkatan. Hal tersebut dilihat dari hasil posttest dari perhitungan 8 sampel pada siswa kelas VIII menunjukan hasil pretest skala empati dengan nilai 380 : 8 = 47,5 setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan empati siswa mengalami  peningkatan dengan angka 567 : 8 = 70.8 dengan rincian peningkatan 6 siswa dengan persentase 63% berada dalam kategori sangat tinggi, 2 siswa dengan persentase 21% berada dalam kategori tinggi.
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN ETIKA BERMEDIA SOSIAL SISWA KELAS VII D DI SMP NEGERI 4 ALALAK Norma Sari; Sultani Sultani; Nurmiati Nurmiati
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.186 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v6i1.2499

Abstract

Etika bermedia sosial merupakan aturan dalam penggunaan media sosial agar lebih menggunakan bahasa yang sopan dan layak pada saat berinteraksi melalui media sosial yang tidak melanggar aturan yang berlaku di masyarakat, tidak menyebarkan berita hoax, ujaran kebencian, SARA dan lain-lain. Tujuan utama dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan etiika bermedia sosial siswa  di SMP Negeri 4 Alalak. Adapun hasil pre-test ditemukan 1 siswa berada pada kategori tinggi dengan presentase 12,5% dan 7 siswa pada kategori rendah dengan presentase 87,5%. Sedangkan hasil post-test setelah diberikan layanan 8 siswa mengalami peningkatan, 2 siswa berada pada kategori sangat tinggi dengan presentase 25% dan 6 siswa pada kategori tinggi dengan presentase 75%. Dari perhitungan uji wilcoxon pada data keseluruhan diperoleh nilai Z = -2,524 dan p value (Asymp. Sig. 2-tailed) = 0.012. Sehingga, melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama secara signifikan dapat meningkatkan etika bermedia sosial siswa kelas VII D di SMP Negeri 4 Alalak.
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENGATASI PERILAKU MENYONTEK SISWA KELAS VIII B DI SMP NEGERI 4 ALALAK BARITO KUALA Rus Diana; Kasypul Anwar; Aminah Aminah
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 5, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.227 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v5i3.2270

Abstract

Tujuan utama dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana Efektifitas Konseling Kelompok untuk mengatasi tingkat perilaku menyontek siswa di SMP Negeri 4 Alalak Barito Kuala.Penelitian ini menggunakan pre-eksperimental design yaitu subject design (SSD). Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian sebanyak 11 siswa yang dimana masing-masing siswa memiliki tingkat perilaku menyontek yang tinggi. Teknik Pengambilan sampel menggunkaan purposive sampling. Populasi sebanyak 90 orang siswa dan ditarik sampel sebanyak 30 orang siswa dan mendapatkan 11 Responden. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan pengukuran skala perilaku menyontek dan hasil observasi. Data yang diolah dengan menggunkan hitungan statistik deskriptif dan uji wilcoxon dengan aplikasi IBM SPSS Statistik versi 25Hasil awal yang diketahui ada 11 orang siswa dengan skor perilaku menyontek yang tinggi. Dan setelah diberikan layanan 11 orang siswa mengalami penurunan skor. Dari perhitungan uji wilcoxon pada data keseluruhan siswa memperoleh Ztabel untuk zig 0,003 dan Zhitung sebesar -2,937 sehingga, dengan konseling kelompok secara signifikan dapat mengurangi perilaku menyontel siswa di SMP Negeri 4 Alalak di Barito Kuala
Meningkatkan Motivasi Belajar Dengan Konseling Kelompok Dengan Teknik Self Management di SMP Negeri 4 Murung Pudak rosa siti roseha nuraini; Kasypul Anwar; Aminah Aminah
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.335 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v6i1.2495

Abstract

ABSTRAKMelalui penelitian ini dengan harapan agar dapat mengetahui seberapa besar situasi motivasi malas belajar siswa sebelum mendapatkan layanan konseling kelompok teknik self-management. Seberapa besar pengaruh layanan konseling kelompok teknik self-management dalam meningkatkan motivasi malas belajar siswa di SMP Negeri 4 Murung Pudak. Metode penelitian ini, yaitu menggunakan desain peneliti pre experimental design dalam desain one group pre test and post test. Proses analisis data yaitu menganalisis data yang sudah terkumpul dengan menggunakan perhitungan analisis statistik non parametrik uji wilcoxon dan analisis deskriptif persentase.Dalam penelitian ini populasi yaitu keseluruh siswa pada kelas VIII di SMP Negeri 4 Murung Pudak yang berjumlah 20 siswa. Subjek pada penelitian ini tertuju pada siswa di kelas VIII SMP Negeri 4 Murung Pudak. Teknik sampling purposive, penelitian menggunakan teknik angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus yakni uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test, maka nilai Z yang didapat sebesar -3.920 dengan p value (Asymp). Sig 2 tailed) sebesar 0,000 di mana kurang dari batas kritis penelitian 0,05 sehingga dapat ditarik keputusan dari hipotesis yakni dengan rumus H1 diterima atau yang artinya adanya perbedaan yang bermakna diantara kelompok pada hasil sebelum dan sesudah pemberian layanan konseling kelompok teknik self-management.
IDENTIFIKASI CIRI-CIRI PERILAKU BULLYING DAN SOLUSI UNTUK MENGATASINYA DI SEKOLAH Itsna Afiyani Afiyani; Cicih Wiarsih; Dhi Bramasta
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 5, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.45 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v5i3.2433

Abstract

Perilaku bullying merupakan perbuatan negatif yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang yang bertujuan menyakiti orang lain baik secara mental maupun fisik. Pelaku bullying bukan hanya orang dewasa, bahkan orang  tua dan anak-anak yang masih dibangku sekolah dasar melakukan bullying baik yang dilakukan secara sadar atau tidak disadari. Perilaku bullying biasanya dilakukan secara kontak verbal langsung (mengejek, berkata kotor) dan kontak fisik langsung (memukul, menendang). Perilaku bullying jika dibiarkan akan mengakibatkan dampak yang tidak baik terutama pada korban, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ciri-ciri atau karakteristik siswa pelaku bullying, penyebab siswa melakukan bullying dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi perilaku bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik siswa yang melakukan bullying yaitu tidak memperhatikan guru saat guru menjelaskan, memakai seragam kurang lengkap, tidak sopan dengan guru, keluar kelas lebih dari 15 menit, bermain sendiri, tidak mau menulis, suka mendominasi, tidak konsentrasi, berkata kotor, dan tidak bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan. Penyebab siswa melakukan bullying yaitu ada dua faktor yang paling berpengaruh yaitu faktor keluarga karena perceraian orang tua menyebabkan siswa berperilaku kurang baik, dan faktor dari diri siswa yaitu tidak ada kemauan dan usaha untuk merubah diri agar tidak berperilaku negatif. Upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah dan orang tua dalam mengatasi perilaku bullying yaitu memberi nasihat yang dilakukan setiap hari, menerapkan pendidikan agama, kerja sama antara pihak sekolah dengan orang tua, dan membawa ke psikolog agar dapat mengurangi perilaku negatif yang dilakukan oleh siswa.

Page 7 of 57 | Total Record : 567