JURNAL MAHASISWA BK AN-NUR : BERBEDA, BERMAKNA, MULIA
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles
567 Documents
PENGEMBANGAN MANAJEMEN USAHA REKONTRUKSI ASSESMENT DAN INTERVENSI (MURAI) PADA PELAKSANAAN LAYANAN BK DI WILAYAH LAHAN RAWA
Jarkawi Jarkawi;
Yulizar Abidarda;
Mahfus Mahfus
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (322.845 KB)
|
DOI: 10.31602/jmbkan.v6i4.4291
Layanan bimbingan dan konseling (BK) dari tahun ketahun terus menunjukan eksistensinya terkhusus pada lembaga pendidikan formal (sekolah), hal ini dapat dilihat dari perkembangan model layanan yang dulunya dikenal sebagai BK pola 17, BK pola 17+, BK perkembangan, BK komprehensip, dan yang saat ini ramai diperbincangkan oleh praktisi bidang bimbingan dan konseling yakni POP (Panduan Operasional Pelayanan) BK. Namun perlu kita sadari bahwa pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling dengan segenap komponen di dalamnya tidak serta merta berjalan lancar, masih ada beberapa aspek yang mengalami hambatan ketika dilaksanakan di sekolah.Metode penelitian yang digunakan peneliti yakni penelitian dan pengembangan untuk mengembangkan sebuah model manajemen usaha rekonstruksi assessment dan intervensi dalam pelayanan bimbingan dan konsleing di wilayah lahan rawa. Instrument pengumpul data menggunakan lembar validator ahli yang dianalisis menggunakan model analisa interaktif yang dikembangan oleh miles and huberman.Hasil dari pada penelitian ini ialah lahirnya model manajemen usuha rekontruksi assessment dan intervensi dalam pelayanan bimbingan dan konseling di wilayah lahan rawa. Peneltian ini masih terdapat kekurang yakni hanya sampai melahirkan sebuah model, maka oleh sebab itu disarankan untuk peneliti selanjut agar melakukan uji expert dan uji efektifitas untuk mengetahui sejauh mana model ini bisa digunakan.
ANALISIS PELANGGARAN TATA TERTIB SEKOLAH OLEH SISWA DAN PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH
Diyah Oktasari;
Hengki Yandri;
Dosi Juliawati
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (339.909 KB)
|
DOI: 10.31602/jmbkan.v6i4.3762
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi siswa melakukan pelanggaran tata tertib sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap tingkat pelanggaran tata tertib sekolah yang dilakukan oleh siswa serta peran dari guru Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 6 Kota Sungai Penuh. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi penelitian sebanyak 30 orang dan sampel penelitian ini diambil secara keseluruhan atau total sampling. Data penelitian di ambil melalui skala pelanggaran tata tertib sekolah dan data penelitian diolah dengan menggunakan rumus persentase dan tingkat skor responden variabel ini dihitung menggunakan skor ideal. Berdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa tingkat pelanggaran tata tertib sekolah yang dilakukan berada pada kategori sedang.
BIMBINGAN KONSELING INDIVIUAL UNTUK MENGURANGI PERILAKU PROKASTINASI MENGHAFAL JUZ’AMMA PADA SANTRI
Ilham Nur Yahya;
Alief Budiyono
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (568.618 KB)
|
DOI: 10.31602/jmbkan.v7i1.3421
ABSTRAKPenundaan dalam keilmuan psikologi dikenal dengan prokrastinasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi perilaku prokrastinasi menghafal Juz’amma pada santri putra. Mengetahui proses pelaksanaan bimbingan konseling individual. Mengetahui kondisi perilaku prokrastinasi menghafal setelah diberikan bimbingan konseling individual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pengumpulan data berupa observasi, wawancara. Analisis data lebih difokuskan pada analisis data secara kualitatif. Hasil penelitian selama di lapangan Kondisi santri putra melakukan penundaan menghafal Juz’amma. Bimbingan konseling individual dipilih untuk mengatasi permasalahan tersebut. Proses bimbingan melalui beberapa tahapan yaitu 1) Tahap Awal 2) Tahap Pertengahan 3) Tahap Akhir. Bimbingan konseling individual membuat santri memahami potensi dirinya, mampu membuat jadwal kegiatan dan konsisten dalam melaksanakannya. Dapat disimpulkan bahwa bimbingan konseling individual mengurangi perilaku prokrastinasi menghafal Juz’amma pada santri. Ini dibuktikan perubahan perilaku santri berupa pemahaman akan potensi diri, pengendalian diri, peningkatan kemampuan managemen waktu.Kata Kunci: Bimbingan Konseling Individual; Perilaku Prokrastinasi
LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY MENGURANGI PERILAKU BULLYING PADA KELAS VII, VIII, DAN IX DI SMP NEGERI 3 BANJARBARU
Helliya Rahmianor;
Farial Farial;
Eka Sri Handayani
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 6, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.773 KB)
|
DOI: 10.31602/jmbkan.v6i3.3768
Dalam dunia pendidikan anak dilingkungan sekolah wajib dilindungi dari tindakan kekerasan yang dilakukan oleh guru, pengelola sekolah, atau teman-temannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi perilaku bullying siswa disekolah dalam layanan konseling kelompok, adapun populasi siswa tersebut adalah siswa SMP Negeri 3 Banjarbaru. Dalam penelitian ini menggunakan Pre-eksperimental design, yaitu one-group pretest dan posttest, pretest adalah sebelum siswa diberikan perlakuan kemudian sesudah diberi perlakuan atau posttest, populasi siswa dalam penelitian ini adalah siswa SMP NEGERI 3 BANJARBARU. Berdasarkan hasil penelitian tingkat disiplin siswa SMP NEGERI 3 BANJARBARU sebelum diberikan pendekatan cognitive behavior therapy dalam penggunaan layanan konseling kelompok rata-rata 636 (166%) dan sesudah diberikan pendekatan cognitive behavior therapy dalam penggunaan layanan konseling kelompok maka diketahui hasilnya adalah sebanyak rata-rata 597 (153%). Bagi mahasiswa, agar menjadi referensi kepada penelitian selanjutya untuk meneliti permasalahan ini.
PENGEMBANGAN MEDIA POSTER LAYANAN INFORMASI DAMPAK PERNIKAHAN DINI PADA SISWA SMP DI BANJARBARU
Tissa Elvina Ananda;
Ani Wardah;
Aminah Aminah
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (435.935 KB)
|
DOI: 10.31602/jmbkan.v7i1.3310
Kalimantan Selatan ialah provinsi di Indonesia dengan jumlah pernikahan dini tertinggi di Indonesia yaitu 39,53 % dari jumlah pernikahan (bersumber pada TIM CNN Indonesia, 09 Maret 2019). Berdasarkan hasil pengamatan peneliti yang dilakukan di SMP Negeri 13 Banjarbaru di kecamatan Cempaka, 8 siswa berhenti sekolah karena menikah, siswa broken home sekitar 50% dari jumlah seluruh siswa 192 orang. Untuk mengatasi permasalahan pernikahan usia dini perlu pemberian layanan informasi. Dengan adanya pengembangan media ini dapat menghasilkan media poster layanan informasi dampak pernikahan dini pada siswa SMP di Banjarbaru yang teruji keberterimaannya dari aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kemenarikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Pengembangan media poster layanan informasi dampak pernikahan dini pada siswa SMP di Banjarbaru mengadaptasi dari strategi pengembangan Borg & Gall (dalam Sugiono, 2016) yang memiliki tujuh tahap. Media poster dilakukan pengujian oleh ahli validasi yaitu ahli bimbingan konseling, ahli media dan 5 Guru bimbingan konseling di Banjarbaru. Untuk hasil penilaian dari ahli validasi dan 5 Guru bimbingan konseling mendapatkan kategori “Sangat Layak”.
IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL DALAM MENUMBUHKAN KERJASAMA PESERTA DIDIK DI SD ALAM BATURRADEN
Restu Ardian;
Lia Mareza;
Pratik Hari Yuwono
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (338.043 KB)
|
DOI: 10.31602/jmbkan.v6i4.3764
Hasil penelitian ini menunjukkan secara umum kerjasama memiliki manfaat yakni aktivitas menjadi lebih cepat terselesaikan dan cenderung memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Dengan kerjasama peserta didik dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, peserta didik untuk berkomunikasi, menumbuhkan keaktifan peserta didik, memunculkan semangat dalam diri peserta didik dan memacu peserta didik untuk berani mengungkapkan pendapatnya. Permainan tradisional dimainkan oleh banyak orang sehingga muncul kebersamaan dalam permainan tradisional, saling bertanya, bercanda dan mengenal satu sama lainnya.Peserta didik terlihat aktif pada saat guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya mengenai permainan tradisional yang akan dimainkan. Selain itu peserta didik yang berinisiatif untuk langsung melakukan komunikasi di timnya bagaimana cara untuk memenangkan permainan tradisional tersebut. Faktor penghambat permainan tradisional dalam menumbuhkan kerjasama peserta didik yaitu peserta didik yang memilih teman, egois dalam permainain tradisional. Guru yang melakukan pembentukan tim permainan tradisional agar peserta didik tidak memilih teman dan peserta didik dapat berinteraksi atau berkomunikasi dengan pesetta didik lainnya. Guru harus menjelaskan permainan tradisional yang akan dimainkan kepada peserta didik, menjaga sportifitas, tidak egois sehingga pada saat melakukan permainan tradisional peserta didik dapat dengan mudah untuk memenangkan permainan tradisional tersebut. Selain itu permainan tradisional tidak hanya dilakukan di luar ruangan atau lapangan saja tetapi dapat dilakukan di dalam ruangan bila tempat tidak memadahi atau cuaca sedang buruk.
UPAYA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MEMOTIVASI BELAJAR ANAK NELAYAN DI SMP NEGERI 1 PULAU LAUT TANJUNG SELAYAR
Dina Aida Audria;
Sultani Sultani;
Didi Susanto
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (459.972 KB)
|
DOI: 10.31602/jmbkan.v7i1.3422
Upaya guru bimbingan dan konseling dalam pelaksanaan layanan konseling kelompok dapat meningkatkan motivasi siswa untuk terus melaksanakan kewajibannya sebagai seorang pelajar dan menggapai cita-citanya, dengan memberikan dorongan kepada peserta didik untuk terus belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran motivasi belajar anak nelayan di SMP Negeri 1 Pulau Laut Tanjung Selayar, untuk mengetahui faktor rendahnya motivasi belajar anak nelayan di SMP Negeri 1 Pulau Laut Tanjung Selayar, untuk mengetahui upaya guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar anak nelayan di SMP Negeri 1 Pulau Laut Tanjung Selayar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, subjek penelitian ini siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pulau Laut Tanjung Selayar yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menggambarkan layanan konseling kelompok yang dilaksankan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sudah dikatakan berhasil karena dapat mengatasi permasalahan siswa dan meningkatkan motivasi belajar pada anak nelayan di SMP Negeri 1 Pulau Laut Tanjung Selayar. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa anak nelayan yang memiliki motivasi belajar yang rendah. Upaya guru Bimbingan dan konseling dalam pelaksanaan layanan konseling kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar pada anak nelayan di SMP Negeri 1 Pulau Laut Tanjung Selayar.
JUDUL ARTIKEL: LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENERAPKAN ETIKA SISWA VIII SMP NEGERI 9 BANJARBARU
Syamsul Ma’rif;
Gusti Irhamni;
Zainal Fauzi
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 6, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.123 KB)
|
DOI: 10.31602/jmbkan.v6i3.3769
Pendidikan adalah proses pembentukan manusia yang beragama,berilmu, berika, dan bermoral. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiamana penerapan etika siswa dengan layanan konseling kelompok teknik modeling disekolah SMPN 9 Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil yang didapat disekolah guru bk melaksanakan penerapan etika bekerja sama dengan guru mata pelajaran dan wali kelas serta orang tua agar lebih memudahkan untuk menerapkannya.
LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING KEPADA SISWA PELAKU MEROKOK DI SMA NEGERI 6 BANJARMASIN
Abdul Rahman Akbar
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (324.567 KB)
|
DOI: 10.31602/jmbkan.v6i4.3756
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana layanan bimbingan dan konseling apa saja yang digunakan disekolah, mengetahui bentuk atau gambaran layanan bimbingan dan konseling. Dari hasil penelitian, ciri-ciri siswa merokok dari segi fisik terlihat dari bibirnya yang menghitam dan badan yang kurus tidak terlalu gemuk dan dari segi non fisik terciumnya bau rokok diseragam. Guru bimbingan konseling memberikan layanan informasi dan layanan individu secara berkelanjutan kepada siswa yang merokok maupun tidak merokok. Serta bekerja sama dengan puskesmas didaerah tersebut untuk memberikan sosialisasi tentang dampak merokok kepada siswa. Untuk siswa yang merokok guru bimbingan dan konseling memberikan arahan tanpa memarahi siswa. Dan saat jam sekolah guru bimbingan konseling berusaha agar tidak terjadinya kelas kosong agar siswa tidak kepikiran untuk pergi merokok. Guru bimbingan konseling juga bekerja sama dengan guru pendidikan agama dan guru PKN agar menanamkan dan menguatkan jiwa religius siswa sehingga siswa berpikir jernih dan bisa membedakan antara baik dengan yang buruk. Untuk hal merokok dilingkungan sekolah, sekolah memberikan sanksi tegas berupa poin pelanggaran dan pemberian layanan bimbingan konseling dari guru bimbingan konseling tanpa dimarahi agar siswa merasa nyaman untuk berbagi cerita kepada guru bimbingan konseling dan mengetahui akar masalah munculnya pelanggaran tersebut.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN KARTU UNO UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SMA
Silvia Septyani;
Zainal Fauzi;
Rudi Haryadi
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1358.256 KB)
|
DOI: 10.31602/jmbkan.v7i1.3316
Masih banyak ketidakmampuan siswa dalam pengedalian emosi ini sejalan dengan hasil dari studi pendahuluan yang membuktikan siswa memiliki kecerdasan emosional yang rendah di SMA Kecamatan Karang Intan. Upaya guru BK di lapangan dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa selama ini hanya sebatas pemberian informasi menggunakan media power point, dimana media yang digunakan tersebut kurang efektif untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk berupa media permainan kartu UNO untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa dan untuk mengetahui kelayakannya. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah menggunakan RnD model PPE yang dikembangkan oleh Richey dan Klein. Hasil penelitian ini telah menghasilkan media permainan Kartu UNO untuk meningkatkan kecerdasan emosional yang layak berdasarkan uji validasi materi dan media. Hasil uji validasi yang di dapat dari 3 ahli memperoleh hasil rata-rata 4,2 dengan kriteria “sangat baik” dan dari 2 praktisi memperoleh hasil rata-rata 4,5 dengan kriteria “sangat baik” dengan catatan sedikit revisi atau perbaikan dalam model yang dikembangkan. Saran selajutnya model ini masih memerlukan ujicoba di lapangan guna mengetahui efektifitas dan efisiensinya.