cover
Contact Name
JURNAL PERTANIAN
Contact Email
jp.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jp.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PERTANIAN
ISSN : 20874936     EISSN : 25500244     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Pertanian yang diterbitkan sejak tahun 2010 ini merupakan penyempurnaan dari Buletin Penelitian UNIDA yang terbit sejak tahun 2004. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan sesuai dengan Panduan bagi Penulis. Penulis dapat mengirimkan naskahnya dengan register atau mengirimkan e-mail ke jsh.lppm@unida.ac.id dan menyertakan Surat Pernyataan Orisinalitas dan Pemindahan Hak Cipta yang ditandatangani oleh semua penulis (materai 6000).
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
Kajian Intersepsi Serangga Gudang pada Palm Kernel Expeller: Dominansi Spesies, Pola Temporal, dan Implikasi Biosekuriti Cahyono, Hariyadi; Rosfiansyah; Sahid, Abdul
Jurnal Pertanian Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Pertanian
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v17i1.24086

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis komposisi spesies, frekuensi dan tingkat dominansi, serta pola temporal serangga gudang pada Palm Kernel Expeller (PKE) berdasarkan data intersepsi laboratorium, sekaligus mengidentifikasi implikasinya terhadap sanitasi gudang dan biosekuriti perdagangan. Sebanyak sebelas sampel palm kernel expeller diperiksa dengan metode identifikasi morfologis. Hasil menunjukkan lima spesies serangga terdeteksi, yaitu Alphitobius diaperinus, Tribolium castaneum, Tribolium confusum, Lasioderma serricorne, dan Clogmia albipunctata. A. diaperinus merupakan spesies paling dominan dengan frekuensi 90,9%, disertai nilai indeks keragaman Shannon–Wiener (H’ = 1,54) yang mengindikasikan keragaman sedang dan dominansi kuat oleh satu taksa. Pola temporal kemunculan serangga bersifat relatif konsisten sepanjang periode pengamatan, menandakan adanya kontaminasi berulang akibat sanitasi dan pengelolaan gudang yang belum optimal. Temuan ini menegaskan bahwa palm kernel expeller merupakan media pembawa potensial bagi hama gudang sehingga diperlukan perbaikan manajemen penyimpanan, peningkatan sanitasi fasilitas, dan penerapan tindakan mitigasi pra-ekspor untuk menekan risiko kontaminasi serangga dan memperkuat biosekuriti komoditas.
Pengendalian Penyakit Bercak Ungu (Alternaria porri) pada Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Menggunakan Trichoderma Asperellum dan Trichoderma Reesei Rahmi; Iswati, Rida; Musa, N; Lihawa, M; Zakaria, F
Jurnal Pertanian Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Pertanian
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v17i1.24284

Abstract

Penyakit bercak ungu yang disebabkan oleh Alternaria porri merupakan salah satu faktor pembatas utama produksi bawang merah karena dapat menurunkan hasil secara signifikan. Pengendalian penyakit ini umumnya masih mengandalkan fungisida kimia yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Trichoderma asperellum TZ11DI1 dan Trichoderma reesei TZ31DU1 sebagai agen pengendali hayati penyakit bercak ungu pada tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Balai Perlindungan Tanaman Pertanian Provinsi Gorontalo dan lahan pertanian Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif (fungisida), T. asperellum TZ11DI1, T. reesei TZ31DU1, dan kombinasi keduanya, masing-masing diulang delapan kali. Variabel yang diamati meliputi masa inkubasi, kejadian penyakit, intensitas serangan, serta jumlah dan berat umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Trichoderma sp. berpengaruh nyata dalam menekan penyakit bercak ungu. Perlakuan T. reesei TZ31DU1 menunjukkan efektivitas tertinggi dalam menekan masa inkubasi, kejadian penyakit, dan intensitas serangan, serta meningkatkan hasil bawang merah dengan rata-rata berat umbi 56,46 g dan jumlah umbi 18,25 per rumpun.
Dinamika Sifat Kimia Tanah pada Kronosekuensi Umur Tanaman Menghasilkan (TM) Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Lubis, Retno Leodita; Khairiyah, Yaumil; Chairunnisya, R Ayu; Wijaya, Laila; Khusrizal; Akbar, Halim
Jurnal Pertanian Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Pertanian
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v17i1.24467

Abstract

Karakteristik kimia tanah pada ekosistem perkebunan kelapa sawit bersifat dinamis dan sangat dipengaruhi oleh faktor umur tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika sifat kimia tanah pada berbagai kronosekuensi umur Tanaman Menghasilkan (TM) di PT Langkat Nusantara Kepong, Kebun Padang Brahrang. Penelitian menggunakan metode survei deskriptif dengan pengambilan sampel tanah pada kedalaman 0–20 cm di empat tingkatan umur tanaman menghasilkan: 5, 7, 10, dan 11 tahun. Parameter yang dianalisis meliputi pH, N-total, P-tersedia, K-dd, dan KTK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertambahan umur tanaman berkorelasi positif terhadap peningkatan pH tanah dari kriteria masam (<5,20) menjadi lebih netral (>5,40) pada umur 11 tahun, yang disebabkan oleh mineralisasi basa-basa dari residu organik. Kapasitas Tukar Kation (KTK) mencapai nilai optimal pada umur 7 tahun (20,22 cmol(+)kg⁻¹) sebelum kemudian menurun pada umur 10 dan 11 tahun. Kalium (K-dd) menunjukkan pola fluktuatif dengan lonjakan signifikan pada umur 10 tahun (0,65 cmol(+)kg⁻¹). Penurunan ketersediaan P dan K pada umur 11 tahun menunjukkan terjadi penurunan yang disebabkan karena laju pemanenan yang tinggi.