cover
Contact Name
JURNAL AGRIBISAINS
Contact Email
jurnal.agribisnis@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.agribisnis@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL AGRIBISAINS
ISSN : 24425982     EISSN : 25501151     DOI : -
Jurnal Agribisains adalah jurnal resmi yang diterbitkan oleh Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Djuanda Bogor sebagai media penyebarluasan, pertukaran informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh para peneliti di lingkungan Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Djuanda Bogor dan di luar institusi. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun: April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
Analisis Nilai Tambah dan Marjin Pemasaran Pisang Menjadi Olahan Pisang (Studi Kasus Pada Industri Kecil “SRIKANDI”) di Kelurahan Dangdeur Kecamatan Subang Kabupaten Subang Jawa Barat Aziz, Abdul; Miftah, Himmatul; Arsyad, Apendi
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 3 No. 1 (2017): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.325 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v3i1.1030

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui keragaan pengolahan pisang menjadi Keripik dan Sale Pisang, nilai tambah serta marjin pemasaran. Pengambilan data dilaksanakan diKelurahan Dangdeur Kecamatan Subang dari bulan Agustus 2014 sampai September 2014. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif untuk menjelaskan keragaan pengolahan pisang, analisis nilai tambah menggunakan Analisis Hayami, marjin pemasaran menggunakan analisis marjin pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan keragaanAgroindustri Sale Pisang Industri Kecil “Srikandi” terdiri dari pengadaan bahan baku pisang dan pengolahan pisang. Nilai tambah dari pengolahan pisang menjadi Keripik Pisang adalahRp2.607,53 per kg dengan rasio 27,04 persen yang tergolong bernilai tambah sedang yaitu 15–40%. Nilai Tambah yang diperoleh dari pengolahan pisang menjadi Sale Pisang adalahRp3.217,91 per kg dengan rasio 42,27 persen, ini menunjukkan nilai tambah usaha pengolahan pisang menjadi Sale Pisang berkategori tinggi, di atas 40%. Harga jual KeripikPisang di tingkat produsen (Industri Kecil “Srikandi”) Rp40.000,00. Pada saluran pemasaran tingkat I didapatkan margin Rp17.542,96. Pada saluran II pengecer tetap membeli Keripik Pisang ke produsen seharga Rp40.000,00, marjin yang didapat adalah Rp10.000,00. Harga jual Sale Pisang di tingkat produsen Rp40.000,00. Pada saluran pemasaran I, marjin yangdidapat Rp24.507,62. Pada saluran II pengecer tetap membeli Sale Pisang ke produsen seharga Rp40.000,00. Marjin yang didapat adalah Rp 10.000,00.Kata kunci: Keragaan, Nilai Tambah, Marjin Pemasaran, Keripik Pisang, Sale Pisang
ANALISIS PENGARUH LABEL HALAL DALAM TINGKAT PENJUALAN (Kasus Pada PT. Fast Food Indonesia, Tbk) Fauzi, Ahmad; Novita, Ita; Miftah, Himmatul
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.499 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v1i2.787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses sertifikasi label halal, tingkat preferensi konsumen terhadap label halal, dan pengaruh label halal terhadap tingkat penjualan.Penelitian dilakukan di PT. Fast Food Indonesia pada bulan Juni 2007 – Februari 2008, di salah satu outlet yaitu KFC Padjajaran. Metode pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara dan kuisioner secara langsung dengan pegawai perusahaan atau konsumen KFC secara sengaja (purposive). Metode analisa dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Atribut utama yang diperhatikan responden dalam memilih makanan yaitu label halal 51,66%, harga 33,33%, bentuk kemasan 6,66%, merek 5% dan ukuran 1,66%. Label halal berpengaruh signifikan terhadap kenaikan nilai penjualan PT. Fast Food Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji nilai tengah dan uji T-test terhadap harga penjualan yang dibandingkan sebelum mendapat sertifikasi halal dengan keadaan ketika sesudahmendapatkan sertifikasi halal yaitu 6,647 berbanding dengan 3,641 untuk uji nilai tengah dan 3, 16 dengan 1,812. Prosedur untuk mendapatkan sertifikasi halal relatif mudah dan tidak rumit dengan ketentuan semua persyaratannya telah dipenuhi. Jadi kekhawatiran produsen mengenai rumitnya prosedur sertifikasi halal tidak terbukti.Sistem Jaminan Halal terbukti mampu menjamin bahkan meningkatkan kualitas produk serta meningkatkan pertumbuhan penjualan produk KFC rata-rata 12,81% per tahun.Kata kunci: Label halal, Preferensi komsumen, Tingkat penjualan
ANALISIS PENDAPATAN DAN EFISIENSI PEMASARAN GULA MERAH SKALA RUMAH TANGGA (STUDI KASUS : DESA PASIRIPIS KECAMATAN SURADE KABUPATEN SUKABUMI PROVINSI JAWA BARAT). supardi, hendrik; Yusdiarti, Arti; Arsyad, Apendi
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.717 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v2i1.762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan rumah tangga gula merah dan mengidentifikasikan efisiensi tataniaga gula merah. Penelitian ini dilaksanakan pada Agustus 2013 – September 2014 di Desa Pasiripis Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2014 – September 2014 di Desa Pasiripis Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini disusun menggunakan metode analisis pendapatan, analisis saluran tataniaga, analisis marjin tataniaga, analisis farmer’s share. Pengambilan sampel perajin menggunakan metode snowball sampling dengan total 40 responden. Hasil penelitian dengan rata-rata 36 pohon kelapa menunjukan bahwa perajin gula merah mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 973.620/bulan/36 pohon kelapa, dengan biaya sudah termasuk biaya tenaga kerja yang diperhitungkan. Pendapatan perajin gula merah memperoleh pendapatan perbulan Rp. 3.223.620. Hasil analisis efisiensi tataniaga menunjukan bahwa saluran 1 (perajin-pedagang pengumpul-perusahaan besar) merupakan saluran tataniaga yang efisien dengan nilai marjin sebesar Rp. 4.226/kg dan nilai farmer’s share 0,74%. Saluran tataniaga yang paling tidak efisien adalahsaluran tataniaga 3 (perajin-pedagang pengumpul-pasar-konsumen) dengan marjin tataniaga Rp 6.226/kg dan farmer’s share 0,68%.Kata kunci : Gula merah, pendapatan, marjin tataniaga, farmer’s share
Analisis Nilai Tambah Pisang Nangka (Musa paradisiaca,L) (Studi Kasus di Perusahaan Kripik Pisang Krekes di Loji, Wilayah Bogor) Purnama, Eka Hari; Novita, Ita; Arsyad, Apendi
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.161 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v3i2.419

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk  menganalisis nilai tambah pisang pada industri kecil (rumah tangga) padaperusahaan keripik pisang KREKES, dan menganalisis penerimaan dan keuntungan keripik pisang pada perusahaan KREKES. Penelitian ini dilakukan di UKM kripik pisang “KREKES” yang berlokasi di Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat. Analisis nilai tambah pisang untuk memproduksi keripik pisang menggunakan metode Hayami (1987). Diperoleh kesimpulan bahwa besarnya nilai tambah industri keripik pisang pada perusahaan Krekes adalah sebesar Rp.2.630,tingkat keuntungan 85,74 persen dengan nilai keuntungan sebesar Rp.2.255. Kata kunci: Industri Kecil, Nilai tambah
Program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Strateginya Untuk Peningkatan Kepuasan Masyarakat Serta Dampak Sosial Ekonomi Masyarakat Arsyad, Apendi; Sudarijati, Sudarijati; Gemina, Dwi
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 3 No. 1 (2017): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.593 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v3i1.1025

Abstract

The purpose of this research was to determine the effect of the perception and satisfaction of the community to CSR and its impact on socioeconomic in Bogor regency. Questionnairewere distributed to 250 respondents . Likert scale was used prior to testing with multiple regression. The results showed that the implementation of CSR programs in Bogor has been done quite effectively. Perception and satisfaction of the community have an influence simultaneously and partially on CSR. The CSR activities in education, health , environment , increasing of desire and basic human needs and security simultaneously have influences towards the socio-economic communities. Partially, education has no effect on socioeconomic condition. The implementation strategy of using Importance Performance Analysis ( IPA ). The strategies which have been generated are 1 ) making ongoing improvements so that the performance attributes ( CSR programs expectancy ) will be increased ; 2 ) maintaining so that the performance will not be declined; 3 ) should be managed seriously because community usually can lead to a disappointment ; 4 ) evaluating all activitiesKeywords : CSR program, Community Satisfaction and Social Economic of the community
IMPLEMENTASI PROGRAM PERLINDUNGAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN (PLP2B) DI KABUPATEN GARUT JAWA BARAT (Kasus di Desa Jati Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut) Iskandar, Imam; Miftah, Himmatul; Yusdiarti, Arti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.171 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v2i2.775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan dan proses implementasiProgram Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Kabupaten Garut danmengetahui persepsi tingkat kepentingan petani terhadap atribut program PLP2B bersertahubungan karakteristik petani dengan persepsi tingkat kepentingan pertani terhadap artributprogram PLP2B. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis Korelasi RankSpearman dengan menggunakan program microsoft office excel 2007 dan SPSS 20. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa Implemantasi Program Perlindungan Lahan PertanianPangan Berkelanjutan berada tahap pendataan by name by addres 442 desa di KabupatenGarut, sedangkan desa yang sudah dilakukan pendataan sebanyak 208 desa. Persepsi tingkatkepentingan petani terhadap atribut program perlindungan lahan pertanian panganberkelanjutan di Kabupaten Garut menunjukkan bahwa penerimaan petani terhadap programberada pada kategori penting dengan total rataan skor 3,09. Ini menunjukan bahwa petanimemberikan persepsi terhadap program perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutanbaik.Hubungan antara persepsi petani dan karatkteristik jumlah tanggungan, luas lahan, danpendapatan tidak berpengaruh nyata terhadap persepsi petani sedangkan umur,pengalamanusahatani dan pendapatan berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap persepsi petani. Korelasihubungan umur, pengalaman usahatani, jumlah tanggungan ,luas lahan pendidikan formaldan pendapatan berkolerasi lemah.Kata Kunci : Program PLP2B, Implementasi, Persepsi
KOMPARASI MARGIN PEMASARAN DAN NILAI TAMBAH UBI KAYU ANTARA PETANI NON MITRA DENGAN PETANI MITRA Miftah, Himmatul; Habibi, Muhsin; Masithoh, Siti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 1 No. 1 (2015): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.181 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v1i1.182

Abstract

ABSTRAKPola pemasaran usahatani ubikayu dapat dilakukan melalui Pola Kemitraan dan Non Kemitraan, yang perlu dibandingkan perolehan keuntungannnya. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan margin margin pemasaran, farmer share dan nilai tambah. Pengumpulan data penelitian lapangan dilakukan Juli sampai Agustus 2012. Lokasi di Desa Bojongtipar Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi dan Desa Cipelang Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor. Metode sampling two stage cluster simple random sampling untuk petani non kemitraan dan Sensus petani mitra. Total responden 42 orang terdiri dari 30 petani non mitra dan 12 petani mitra. Responden untuk analisis pemasaran dua orang tengkulak. Responden untuk analisis nilai tambah adalah sebanyak dua orang non mitra dan satu pabrik kemitraan. Analisis Nilai tambah digunakan metode Hayami dan dibandingkannya dengan uji t. Nilai total margin pemasaran non mitra lebih tinggi daripada kemitraan, farmer share dan nilai tambah lebih besar pada usahatani kemitraan.Kata Kunci : Petani, Margin Pemasaran, Nilai Tambah
Analisis Pendapatan Usahatani Ubi Jalar (Ipomea batatas) dan Keragaan Penyuluhan Pada Kelompok Tani Hurip di Cikarawang, Dramaga, Bogor Masithoh, Siti; Novita, Ita; Widara, Derina Astuti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 3 No. 1 (2017): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.356 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v3i1.1024

Abstract

This study was aimed at assessing the extension activities conducted in Hurip Farmer Group, Cikarawang Village, Dramaga District, Bogor Regency. It was also done to assess farmers’ income level and extension performa.  A descriptive analysis was used.  Respondents were farmers aged 26-60 years. They had various education and farming experience levels. They had elementary school education with 3-20 years farming experience, junior high school education with 5-10 farming experience, and senior high school education with 3-20 years farming experience.  The average income gained by these farmers was Rp 9,850,000/1 ha with an income over cash cost of Rp5,675,000/1 ha. The R/C over cash cost value in this sweet potato farming business was 1.72 indicating that this business was profitable and feasible.  It was concluded that extension activities in Hurip Farmert Group was done well and farmers’ income improvement-oriented. Key words: extension. farmer income, sweet potatoes
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN PENDAPATAN USAHA PRODUK OLAHAN KERUPUK WORTEL DAN SIRUP WORTEL (Daucus carota L) (Kasus di KWT Citeko Asri Desa Citeko Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat) Wibowo, Sutrisno; Arsyad, Apendi; Yusdiarti, Arti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.216 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v1i2.789

Abstract

Penelitian dilakukan di KWT Citeko Asri Desa Citeko Kecamatan Cisarua. Penelitian bertujuan untuk menganalisis nilai tambah dan menganalisis pendapatan usaha pengolahan wortel. Hasil analisis nilai tambah menunjukan besarnya nilai tambah kerupuk wortel sebesar Rp. 14.000/kg dengan persentase sebesar 70% dan sirup wortel diperoleh sebesar Rp. 3.500/liter dengan persentase sebesar 46,67%. Keuntungan dari olahan kerupuk wortel sebesar Rp 8.444/kgdengan persentase sebesar 60,32% sedangkan keuntungan sirup wortel sebesar Rp 2.389/liter dengan persentase sebesar 68,25%, nilai tambah dari olahan diatas menunjukan bahwa nilai rasio bernilai tinggi karena memiliki persentase >40%. pendapatan sebesar Rp 2.446.725,- per bulan.Berdasarkan dari nilai BEP usaha produk kerupuk wortel yaitu sebanyak 136,6 kg atau sama dengan Rp 30.357,- per kg sedangkan pada BEP sirup wortel sebanyak 133,0 liter atau sama dengan Rp 11.085,- per liter. R/C dari produk olahan kerupuk wortel dan sirup wortel yaitu sebesar 1,33. Diharapkan produk olahan dari KWT Citeko Asri dapat dikemas dengan baik dan lebih menarik sehingga masyarakat lebih mudah mengenal produk olahan kerupuk wortel dan sirup wortel.Kata kunci : Nilai tambah, Pendapatan, BEP dan R/C Rasio
CURAHANAN TENAGA KERJA DAN PENDAPATAN USAHATANI UBIKAYU (Manihot esculenta Crantz) TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI (Studi di Desa Purabaya Kecamatan Purabaya Sukabumi Jawa Barat) suryana, dede; Miftah, Himmatul; Yodfiatfinda, Yodfiatfinda
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.817 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v2i1.765

Abstract

Permintaan ubikayu yang meningkat tidak diikuti dengan peningkatan pendapatan petaninya. Untuk menutupi pengeluaran rumahtangganya petani bekerja di bidang kegiatan non pertanian . Penelitian bertujuan menganalisis tingkat pendapatan rumah tangga  dan  kontribusi usahatani ubikayu terhadap total pendapatan rumah tangga petani. Penelitian dilakukan di Desa Purabaya Kecamatan Purabaya kabupaten Sukabumi, dilaksanakan bulan April sampai dengan Bulan Juni 2013.  Lokasi dipilih secara purposive secara Simpel Random Sampling jumlah sampel 36 petani. Kesimpulannya Rata-rata pendapatan rumah tangga peani sebesar Rp. 5.721.639 per tahun atau sebesar Rp. 476.800 per bulan.   Kontibusi Pendapatan usaha ubikayu sebesar 59 persen , dari usahatani non ubikayu sebesar 9 persen dan  di luar usahatani yaitu  dagang dan jasa  sebesar 32 persen dari total pendapatan rumah tangga Rp 40.553.344,-Kata kunci : Ubi kayu, Pendapatan usahatani, Tenaga kerja

Page 7 of 19 | Total Record : 189