cover
Contact Name
JURNAL AGRIBISAINS
Contact Email
jurnal.agribisnis@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.agribisnis@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL AGRIBISAINS
ISSN : 24425982     EISSN : 25501151     DOI : -
Jurnal Agribisains adalah jurnal resmi yang diterbitkan oleh Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Djuanda Bogor sebagai media penyebarluasan, pertukaran informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh para peneliti di lingkungan Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Djuanda Bogor dan di luar institusi. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun: April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP SAYURAN INDIJENES Nahraeni, Wini; Rahayu, Arifah; Yusdiarti, Arti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1286.825 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v2i2.779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur preferensi konsumen terhadap lima komoditassayuran indijenes daun di Kabupaten Bogor dan Sukabumi. Sayuran daun yang diamati adalahkatuk, kenikir, poh-pohan, kemangi, dan reundeu. Lokasi penelitian untuk mendapatkankeanekaragaman jenis sayuran indijenes dilakukan di tiga kabupaten/kotamadya yaitu Bogor,Sukabumi dan Cianjur Provinsi Jawa Barat sedangkan lokasi penelitian untuk melihat preferensikonsumen dilakukan di Kabupaten Bogor, Sukabumi, dan Jakarta. Data diperoleh dari hasilwawancara dengan responden ibu rumah tangga sebanyak 50 orang konsumen. Hasil Penelitianmenunjukan bahwa atribut yang paling penting dalam preferensi sayuran indijenes adalahrendahnya zat berbahaya, harga dan tingginya kandungan zat berkhasiat. Dari segi rasa, Sayuranyang paling disukai adalah kemangi, reundeu dan kenikir. Dari ketersediaan, yang paling baikkinerjanya adalah kemangi dan pohpohan. Sayuran yang ketersediannya jarang atau paling sulitdidapatkan adalah kenikir. Hasil analisis Multiatribut Fishbeinn menunjukan bahwa sayurandaun yang paling disukai konsumen adalah kemangi, pohpohan dan katukKata Kunci : Sayuran Indijenes, Preferensi Konsumen, Fishbeinn
ANALISIS EFISIENSI TEKNIS PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHATANI PADI PRA IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN LAHAN PANGAN PERTANIAN BERKELANJUTAN (Kasus Petani di Desa Jati Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut Jawa Barat) Nahraeni, Wini; Masithoh, Siti; Puspitasari, Endah
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.582 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v2i1.763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi terhadap produksi padi, tingkat efisiensi teknis dan efisiensi ekonomis usahatani padi. Pengumpulan data dilaksanakan pada November – Desember 2015 di Desa Jati Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Data dianalisis menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas yang diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel luas lahan, jumlah benih, tenaga kerja, pengalaman, status petani serta penyuluhan masing-masing berpengaruh positif terhadap produksi padi dan signifikan pada taraf α dibawah 10 persen, kecuali pupuk N dan pupuk P. Variabel yang bernilai negatif dan tidak signifikan terhadap produksi padi adalah pupuk N. Pada aspek efisiensi ekonomis, usahatani padi yang dilakukan di Desa Jati belum efisien, hal ini dapat dilihat dari rasio NPM/BKM yang lebih besar atau lebih kecil dari satu. Variabel luas lahan dan benih mempunyai rasio NPM/BKM lebih dari satu sehingga variabel-variabel tersebut masih dapat ditambah agar dapat efisien, sedangkan tenaga kerja mempunyai rasio NPM/BKM kurang dari satu, sehingga input variabel tersebut dapat dikatakan sudah berlebih, agar input variabel ini efisien maka variabel ini dapat dikurangi. Lahan mempunyai elastisitas paling tinggi dalam meningkatkan nilai produksi padi, maka program pemerintah untuk melindungi lahan pertanian dari pengalihan fungsi melalui program PLP2B sangat relevan. Kata kunci : Efisiensi teknik, Nilai Produk Marjinal, Cobb-Douglas
ANALISIS MARGIN TATANIAGA DAN RISIKO DISTRIBUSI TOMAT DI PASAR TRADISIONAL KOTA BOGOR (PENDEKATAN ENTERPRISE RISK MANAGEMENT) Afandi, Santia; Miftah, Himmatul; Nahraeni, Wini
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1319.684 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v5i1.2169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis margin tataniaga, pengukuran dan pemetaan risiko distribusi, serta menentukan tingkat pelaku tataniaga dalam menerapkan tindakan mitigasi risiko. Metode penelitian menggunakan purposive dan snowball sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif melalui wawancara dan kuantitatif melalui analisis tataniaga dan metode ERM. Hasil penelitian menunjukkan margin terbesar terdapat di tingkat retail, margin terkecil terdapat di tingkat pedagang besar di pasar retail. Farmer’s share terkecil terdapat pada saluran tataniaga 1 dan terbesar pada saluran tataniaga 2. Risiko terbesar terdapat di tingkat retail, terkecil di tingkat tengkulak. Proporsional margin dengan risiko terdapat di tingkat retail. Pemetaan risiko terdiri atas risiko yang diwaspadai : (1) susut bobot (2) rusak fisik saat sortasi di tingkat petani. Risiko yang jarang terjadi : (1) susut bobot saat pengiriman di tingkat pedagang besar di pasar retail, retail, dan saat menjual dagangan di tingkat retail. Risiko yang sering terjadi, namun memiliki dampak yang kecil : (1) susut bobot saat pengiriman di tingkat tengkulak dan pedagang besar di pasar retail, saat menjual dagangan di tingkat pedagang besar di pasar induk (2) rusak fisik saat sortasi di tingkat pedagang besar di pasar induk, pedagang besar di pasar retail, retail (3) tidak terjual saat menjual dagangan di tingkat pedagang besar di pasar induk, retail. Tindakan mitigasi dilakukan pada : (1) susut bobot dilakukan di tingkat petani dan tengkulak (2) rusak fisik di tingkat petani, pedagang besar di pasar induk, pedagang besar di pasar retail, retail (3) tidak terjual di tingkat pedagang besar di pasar induk, retail.Kata Kunci : ERM, risiko, susut bobot, rusak fisik, mitigasi.
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KOPI (Coffea, sp) DI KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) CIBULAO HIJAU Tamaradewi, R. Nadya; Miftah, Himmatul; Yusdiarti, Arti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.438 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v5i2.2322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah kopi Robusta dan Arabika di KTH Cibulao Hijau, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan usaha kopi di KTH Cibulao Hijau, serta menentukan pilihan strategi alternatif dan prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha kopi di KTH Cibulao Hijau. Analisis data menggunakan analisis nilai tambah metode Hayami dan analisis strategi pengembangan usaha dengan tiga tahap formulasi strategi. Pemilihan responden dilakukan secara purposive sampling. Jumlah responden nilai tambah 3 orang dan responden strategi pengembangan berasal dari internal dan eksternal KTH Cibulao Hijau. Nilai tambah paling tinggi yang dihasilkan dari proses pengolahan kopi Robusta adalah Robusta dengan Natural process dengan nilai tambah green bean, roasted bean dan kopi bubuk yaitu Rp 5.510 (42,38%) , Rp 77.781 (52,55%), dan Rp 159.821 (45,66%) . Nilai tambah tertinggi yang dihasilkan dari proses pengolahan kopi  Arabika adalah Arabika dengan Full wash process dengan nilai tambah green bean, roasted bean dan kopi bubuk yaitu Rp 3.735 (26,12%) , Rp 182.091 (63,45%) , Rp 84.548 (18,79%). Analisis matriks IFE menghasilkan total skor 2,708 dan analisis matriks EFE menghasilkan total skor 2,911. Alternatif strategi yang dihasilkan ada 7 pilihan dari matriks SWOT dan prioritas strategi yang dipilih berdasarkan matriks QSPM yaitu meningkatkan kompetensi SDM dan kualitas dalam manajerial  dalam kelompok dengan nilai STAS 6,55Kata Kunci: Kopi Robusta, Kopi Arabika, Nilai Tambah, Strategi Pengembangan
Pengaruh Kredit Program DMAM Terhadap Efisiensi Teknis Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur Cordanis, Astried Priscilla; IPB, Suharno; Tinaprilla, Netti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.583 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v5i2.1839

Abstract

Desa Mandiri Anggur Merah (Anggaran untuk Rakyat Menuju Sejahtera), yang biasa di singgkat dengan DMAM merupakat kredit program yang berasal dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kredit Program DMAM ini telah berjalan sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2018 dengan tujuan sebagai stimulan yang diperuntukan bagi kegiatan usaha produktif. Sehingga penilitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Kredit Program DMAM terhadap efisiensi teknis usaha ternak sapi potong di Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan data primer yang diambil pada 2 Kecamatan penerima Kredit Program DMAM yang masing-masing terdiri dari 2 desan dan 3 desa yaitu Desa Oesusu dan Desa Tuapanaf yang terletak di Kecamatan Takari dan Desa Pukdale, Desa Oesao dan Desa Manusak yang teretak di Kecamatan Kupang Timur dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 91 responden. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan fungsi produksi Stochastic Frontier. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat 3 faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi usaha ternak sapi potong yaitu pakan hijauan, curahan tenaga kerja dan bobot awal sapi. Selain itu terdapat juga sumber-sumber inefisiensi seperti umur peternak, tingkat pendidikan, pengalaman beternak sapi, jumlah sapi yang dimiliki, jumlah anggota keluarga dalam satu rumah tangga dan dummy peternak penerima dana Kredit Program DMAM. Rata-rata efisiensi teknis dari penelitian ini adalah 83.54 persen.Kata kunci : Efisiensi Teknis, Kredit, Stochastic Frontier
ANALISIS PERSEPSI PETERNAK AYAM BROILER TERHADAP KEMITRAAN DAN FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Ermananda, Ori; Novita, Ita; Masithoh, Siti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.385 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v5i1.2324

Abstract

Peternakan merupakan salah satu subsektor pertanian yang berperan mendorong pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Subsektor peternakan berkontribusi dalam menyediakan kebutuhan daging nasional dan meningkatkan status gizi masyarakat juga banyak menyerap tenaga kerja secara signitifikan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keragaan kemitraan, persepsi peternak dan faktor – faktor yang mempengaruhi persepsi peternak.  Metode pengumpulan data meliputi data primer (observasi lapangan dan wawancara dengan kuesioner) dan data sekunder (studi literatur). Hasil penelitian menunjukkan 1) Peternak mandiri memberikan persepsi dengan cukup terhadap kemitraan dengan nilai rataan skor 61,5. Peternak Mitra memberikan persepsi cukup terhadap kemitraan dengan nilai rataan skor sebesar 69,48, 2) faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi peternak ayam broiler terhadap kemitraan di kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor yaitu faktor jumlah ternak dengan nilai nilai signifikansi sebesar 0,015, karena nilai signifikansi < 0,2 (0,015 < 0.2) dan pengalaman ternak dengan nilai signifikansi sebesar 0,114, karena nilai signifikansi < 0,2 (0,114 < 0,2).Kata Kunci: Persepsi, Kemitraan. Ayam Broiler
Faktor Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Mengikuti ProgramAsuransi Usahatani Padi (AUTP) di Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat Prasetyo, Kunandar; Fariyanti, Anna; Suharno, Suharno
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.826 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v5i1.1591

Abstract

Asuransi   usahatani   padi   (AUTP)   adalah     program   pemerintah   yang   bertujuan   untukmelindungi petani dari  kerugian yang besar akibat adanya risiko produksi yang bersumberdari   lingkungan   eksternal   seperti   banjir,   kekeringan   dan   serangan   hama   penyakit   yangmenyebabkan gagal panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor sosial ekonomiyang mempengaruhi keputusan petani mengikuti program AUTP. Penelitian dilaksanakan diKabupaten Indramayu, Jawa Barat (Kecamatan Anjatan, Lohbener, Cikedung dan Patrol).Metode pengambilan sampel menggunakan  simple random sampling, dengan jumlah sampelsebanyak   84   petani  responden.   Pengambilan   data   dilakukan  pada   bulan   April-Mei  2018.Analisis   faktor sosial   ekonomi  yang   mempengaruhi  keputusan  petani  mengikuti   programAUTP menggunakan analisis regresi logit. Hasil analisis menunjukkan bahwa  variabel yangberpengaruh nyata terhadap keputusan petani mengikuti program AUTP adalah umur petani,luas lahan, tingkat     pendidikan,  pengalaman   berusahatani  padi,   status  kepemilikan  lahan,pengetahuan   petani   tentang   AUTP     dan   jumlah   premi   yang   dibayarkan.   Sedangkanpendapatan  udahatani padi, pendapatan Non-usahatani padi, jumlah anggota keluarga , danaksesibilitas   kredit  tidak  berpengaruh   nyata.  Peningkatan  partisipasi  petani  pada programAUTP dapat  dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan petani tentang program AUTPmelalui peningkatan sosialisasi oleh berbagai pihak.Kata kunci : Resiko produksi, Asuransi usahatani padi, regresi logistik
POTRET PETANI MUDA (Kasus Pada Petani Muda Komoditas Hortikutura di Kabupaten Bandung Barat) Kusumo, Rani Andriani Budi; Mukti, Gema Wibawa
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.916 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v5i2.2323

Abstract

BPS data shows a decrease in the number of people working in the agricultural sector and the age structure of farmers is dominated by older farmers. The decline in the number of farmer households in Indonesia is caused by several factors, including death or moving out of the agricultural sector, and on the other hand there are fewer new residents involved in the agricultural sector. However, an interesting phenomenon in West Bandung Regency is that horticulture farming is beginning to be sought after by young farmers. This study aimed to provide an overview of young farmers analyzed through the characteristics, perceptions, and background of young farmers in running horticulture farming in West Bandung Regency. This research was a quantitative research with survey techniques. Respondents in this study were 120 young farmers who were randomly selected. Data were analyzed descriptively. The results showed that there were still a few young farmers who were college graduates, have the land of <0.5 ha and not long enough to run farming. Most young farmers have parents who also work as farmers. The main factor that drives young farmers to engage in agriculture were parental and evirontment support and quite promising opportunities in the horticulture sub-sector.Keywords : Farmer, Young, Horticulture
KEPUTUSAN PEMBELIAN DAN PREFERENSI KONSUMEN JERUK PAMELO Nahraeni, Wini; Rahayu, Arifah; Yusdiarti, Arti; Yaskur, Yaskur
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.19 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v5i1.2171

Abstract

Di Indonesia terdapat beragam kultivar pamelo dengan rasa, warna, ukuran dan bentuk buah beragam. Selama ini, usahatani pamelo tidak didasarkan pada preferensi konsumen.  Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis proses pengambilan keputusan pembelian pamelo dan preferensi konsumen terhadap atribut pamelo. Metode analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif.  Responden berjumlah 70 orang yang berasal dari Jakarta, Bogor, dan Sukabumi. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam melakukan pembelian, sebagian besar konsumen memilih pasar tradisional, tujuan pembelian adalah mencari variasi buah yang segar dan pencuci mulut, Informasi pembelian berasal dari keluarga, dengan proses pembelian mendadak saat melihat Jeruk Pamelo. Jeruk Pamelo dibeli pada  musim tertentu (musim panen), Jumlah Jeruk yang biasa dibeli hanya 1-2 buah tiap pembelian dan sebagian besar konsumen tidak mengetahui kultivar pamelo yang dibeli mereka beli mereka hanya mengetahui bahwa itu adalah Jeruk Bali, Sebagian besar konsumen menyukai pamelo yang memiliki atribut kandungan vitamin banyak, rasa manis,  banyak mengandung air (juicy), tekstur empuk/halus, warna daging merah tua, beraroma harum, mempunyai ukuran buah standar (tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil), sepah (graininess) tidak ada,   jumlah biji antara sedikit sampai tidak berbiji, dan harga tidak terlalu mahal atau biasa saja. Pengembangan pamelo lebih diprioritaskan pada pamelo yang tidak berbiji dan bersepah sedikit. Kata Kunci:  Aksesi Pamelo, Atribut Pamelo, Keputusan pembelian, Preferensi
ANALISIS KINERJA GAPOKTAN BERDASARKAN TINGKAT KEPUASAN ANGGOTA DAN KARYAWAN Sihotang, Rio Jantinus; Arsyad, Apendi; masithoh, Siti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.506 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v5i1.2167

Abstract

Gapoktan menjadi salah satu andalan bagi pemerintah dalam hal mendekati petani secara langsung. Penelitian ini dilakukan di Gapoktan Rukun Tani dengan tujuan penelitian ini untuk melihat keragaan dan kondisi lingkungan, mengetahui kinerja gapoktan berdasarkan tingkat kepuasan karyawan dan anggota serta merekomendasikan langkah strategis bagi gapoktan untuk peningkatan kinerja di masa mendatang. Metode penelitian ini dengan purvosive sampling untuk lokasi dan responden penelitian. Metode pengumpulan data meliputi data primer (observasi lapangan dan wawancara dengan kuisioner) dan data sekunder (studi literatur). Dianalisi secara deskriptif pada keragaan dan kondisi lingkungan gapoktan. Dilakukan analisi kinerja berdasarkan tingkat kepuasan karyawan dan anggota dengan menggunakan analisis Costumer Satisfaction Index (CSI), Importance Performance Analysis (IPA) dan Service Quality yang kemudian  diolah dengan menggunakan Microsoft excel 2010 dan Software SPSS 22. Rekomendasi strategi dengan secara deskriptif berdasarkan kepuasan karyawan dan anggota terhadap Gapoktan, direkomendasikan berdasarkan penelitian ini. Hasil yang diperoleh keragaan Gapoktan Rukun Tani telah memiliki struktur organisasi dan perangkat organisasi dan adanya kegiatan yang menunjang perkembangannya. Kinerja Gapoktan berdasarkan karyawan dan anggota menunjukkan pada posisi puas pada nilai CSI 0,75 dan 0,70. Namun masih ada hal yang perlu diperhatikan oleh Gapoktan. Melihat hasil IPA menunjukkan dari karyawan dan anggota masih perlu adanya perbaikan dan hasil service Quality masih pada posisi negatif. Serta perlu adanya langkah strategis yang dilakukan dalam hal meningkatkan loyalitas anggota dan karyawan baik dalam pelengkapan fasillitas pada karyawan dan sosialisasi pada anggota Gapoktan.Kata Kunci : Kinerja, Kepuasan, CSI, IPA, Service Quality

Page 9 of 19 | Total Record : 189