cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 697 Documents
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul Fisika Interaktif Berbasis Masalah dalam Model BPBL untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Rai Sujanem; I Nyoman Putu Suwindra; Iwan Suswandi
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu pilar pendidikan abad 21 adalah keterampilan berpikir kritis (kbk). Namun, realita yang ada, kbk siswa SMA masih rendah, untuk itu perlu dicari alternatif pemecahannya. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis kebutuhan pengembangan modul elektronik fisika interaktif berbasis masalah (e-modul fisinberma) dalam model BPBL untuk meningkatkan kbk siswa SMA. Analisis kebutuhan meliputi: 1) studi literatur tentang konsep-konsep fisika yang esensial dan strategis, karakteristik e-modul fisinberma; 2) studi lapangan tentang konsep-konsep fisika esensial dan strategis yang telah diterapkan, alat-alat laboratorium dan ICT, (3) sumber belajar, dan (4) metode pembelajaran. Penelitian menggunakan metode survey pada 4 SMAN Singaraja. Subjek penelitian adalah 15 guru fisika dan 126 siswa SMA. Data dikumpulkan dengan wawancara, angket, observasi, dan tes. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) produk kegiatan studi literatur adalah (a) daftar konsep-konsep fisika esensial, (b) karakteristik e-modul fisinberma: masalah sehari-hari yang tak terstruktur, kompetensi inti dan dasar, indikator, uraian konsep esensial, contoh kbk, dan LKS; 2) produk kegiatan studi lapangan, yaitu: (a) daftar konsep-konsep esensial, (b) daftar alat lab dan ICT cukup memadai, (c) daftar sumber belajar cukup memadai, namun belum tersedia referensi yang bermuatan kbk, (d) metode yang biasa diterapkan guru adalah metode diskusi, ceramah, penugasan, dan kadang-kadang PBL dan Web.Kata kunci: analisis kebutuhan, e-modul fisika interaktif berbasis masalah, berpikir kritis
Pengembangan Media Pembelajaran Flashcard Materi Bilangan Oksidasi dan Tata Nama Ssenyawa Ida Bagus Nyoman Sudria; I Nyoman Selamat; I Wayan Ricky Abbas Hendradatha
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan media pembelajaran flashcard materi bilangan oksidasi dan tata nama senyawa dan mendeskripsikan (2) karakteristik serta (3) penilaian dan tanggapan dari validator tentang media pembelajaran flashcard tersebut. Prosedur penelitian mengadaptasi model pengembangan Hannafin dan Peck yang meliputi fase Need Assess, Design, dan Develop/Implement. Prosedur penelitian ini dibatasi hingga fase pengembangan dan validasi produk dilakukan hanya dengan expert judgment saja. Hasil dari penelitian ini adalah media pembelajaran flashcard materi bilangan oksidasi dan tata nama senyawa dengan karakteristik yang memberdayakan bentuk dan warna. Pasangan kartu flashcard dibuat dengan bentuk puzzle bergigi dan berwarna untuk menunjukkan besar biloks, sementara posisi gigi puzzle untuk menunjukkan tanda positif atau negatif biloks. Media flashcard ini dilengkapi dengan buku panduan penggunaan. Hasil validasi terhadap produk menunjukkan bahwa media flashcard dan buku panduan penggunaan mendapat validitas baik pada aspek pembelajaran dan aspek media. Dapat disimpulkan bahwa produk berupa media flashcard dan buku panduan penggunaan dapat dikembangkan dengan model pengembangan Hannafin dan Peck.Kata-kata kunci: media pembelajaran flashcard, bilangan oksidasi, tata nama senyawa.
Profil Model Mental Siswa SMA Kelas XI tentang Stoikiometri I Wayan Suja; I Wayan Redhana; Gede Jody Wikranta Kunde
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan profil model mental siswa tentang Stoikiometri. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Laboratorium Undiksha pada semester genap tahun ajaran 2017/2018, sebanyak 42 orang. Data dikumpulkan melalui tes model mental dua tingkat, yang terdiri atas bagian isi (level makroskopis kimia) berupa pilihan ganda, serta bagian alasan (level submikroskopis dan simbolik) berupa tes uraian. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan hanya 20,48% konsep-konsep stoikiometri dikuasai oleh siswa dalam bentuk model konseptual, sedangkan sisanya: 0,95% tidak mendapatkan respons, 26,91% mengalami miskonsepsi khusus, dan 51,67% % benar sebagian (tidak utuh). Data tersebut menunjukkan model mental siswa kelas XI tentang stoikiometri sebagian besar dalam bentuk model mental alternatif.Kata-kata kunci: profil model mental, tiga level kimia, stoikiometri
Uji Kepraktisan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Pendekatan Saintifik I G L Wiratma; Ni Made Sih Widyasti; I Wayan Muderawan
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan dan menjelaskan kepraktisan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis pendekatan saintifik untuk pembelajaran kimia pokok bahasan kesetimbangan kimia. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan tahapan penelitian yang dilakukan adalah: (1) pengumpulan data; (2) desain produk; (3) validasi desain; (4) revisi desain; (5) uji coba lapangan terbatas; dan (6) revisi produk. LKS yang dikembangkan terdiri dari lima sub topik bahasan. Validasi isi pada LKS dilakukan dengan melibatkan dua orang ahli dan dua orang praktisi. Validasi bahasa pada LKS dilakukan dengan melibatkan satu orang ahli bahasa. Uji coba lapangan terbatas melibatkan 9 siswa kelas XI SMAN 1 Kuta Selatan. Karakteristik LKS berbasis pendekatan saintifik untuk pembelajaran kimia pokok bahasan kesetimbangan kimia yaitu, LKS terdiri dari langkah pembelajaran 5M yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Berdasarkan hasil uji coba lapangan terbatas diperoleh respon positif siswa terhadap pembelajaran dengan LKS terhadap keterlaksanaan dengan kategori sangat tinggi.Kata kunci: Lembar Kerja Siswa, pendekatan saintifik, pembelajaran kimia, kesetimbangan kimia.
Validitas dan Reliabilitas Tes Keterampilan Berpikir Kritis Tipe B I Wayan Redhana
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan validitas dan reliabilitas tes keterampilan berpikir kritis tipe B yang dapat digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa SMA. Untuk itu, tes diuji pada tiga SMA yang ada di Provinsi Bali. Sampel dipilih dengan teknik multistage cluster sampling. Jumlah sampel siswa yang terlibat pada uji tes ini sebanyak 90 orang. Uji tes ini menghasilkan 32 butir soal valid dari 50 butir soal dengan nilai validitas 0,209 – 0,588 dan reliabilitas tes sebesar 0,802. Ketiga puluh dua butir tes dapat digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis untuk tingkat SMA.Kata kunci: validitas, reliabilitas, tes, berpikir kritis
Variasi Konsentrasi Isolat Bakteri Penambat Nitrogen Non Simbiotik terhadap Pertumbuhan Bayam Cabut (Amaranthus tricolor) N P Ristiati; N L P M Widiyanti; N L K Partati
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pertumbuhan tanaman bayam cabut (Amaranthus tricolor) dengan pemberian isolat bakteri penambat nitrogen non simbiotik dengan variasi konsentrasi (10%, 20% dan 30%) dan (2) konsentrasi isolat bakteri penambat nitrogen non simbiotik yang paling efektif untuk pertumbuhan tanaman bayam cabut (Amaranthus tricolor). Penelitian ini merupakan penelitian sungguhan (true experimental) dengan desain The Randomized Post Test Only Control Group Design yang dilengkapi dengan rancangan lingkungan yaitu Rancangan Acak Lengkap. Sampel yang digunakan adalah tanaman bayam cabut (Amaranthus tricolor) dengan ciri morfologi yang sama yaitu dengan panjang 1,5 cm dan memiliki daun berjumlah dua helai. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik anava satu arah (Anova One Way). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pertumbuhan tanaman bayam cabut (Amaranthus tricolor) dengan pemberian bakteri penambat nitrogen non simbiotik dengan variasi konsentrasi dengan nilai F 30,84 serta nilai signifikansi 0,0001 dan (2) isolat bakteri penambat nitrogen non simbiotik yang paling efektif untuk pertumbuhan tanaman bayam cabut (Amaranthus tricolor) adalah konsentrasi 20% dengan rata-rata berat kering 0,35 gram, karena dapat meningkatkan pertumbuhan sebesar 77,14%.Kata kunci: Amaranthus tricolor, isolat bakteri penambat nitrogen non simbiotik, pertumbuhan.
Wisata Rurung Berorientasi Ergo-Entrepreneurship Dengan Pesona Kampung I Made Sutajaya; I Wayan Sukra Warpala
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui implementasi wisata rurung bersih dan hijau berorientasi ergo-entrepreneurship dengan pesona kampung dapat meningkatkan sikap kewirausahaan dan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Penelitian quasi eksperimental yang dipadukan dengan pendekatan Sistemik, Holistik, Interdisipliner, dan Partisipatore (SHIP) ini melibatkan 32 subjek yang dipilih secara acak bertingkat. Rancangan penelitian menggunakan post test only group design (treatment by subject design). Variabel bebasnya adalah pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan wisata rurung bersih dan hijau berorientasi ergo-entrepreneurship dengan pesona kampung dan variabel tergantung adalah sikap kewirausahaan dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan pemukiman. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan mencari persentase perubahan dan dilanjutkan dengan uji beda t paired pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi wisata rurung bersih dan hijau berorientasi ergo-entrepreneurship dapat meningkatkan sikap kewirausahaan masyarakat setempat secara bermakna sebesar 21,61% (p<0,05), (2) implementasi wisata rurung bersih dan hijau berorientasi ergo-entrepreneurship dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan pemukiman secara bermakna sebesar 22,47% (p<0,05), dan (3) kendala yang dihadapi terkait dengan implementasi wisata rurung bersih dan hijau berorientasi ergo-entrepreneurship lebih bersifat teknis dan ekonomis yang dapat ditanggulangi melalui program kesadaran (awareness program). Simpulannya adalah implementasi wisata rurung bersih dan hijau berorientasi ergo-entrepreneurship dapat meningkatkan sikap kewirausahaan dan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan pemukiman.Kata Kunci: Ergo-entrepreneurship, Pemberdayaan, dan Wisata Rurung
Meningkatkan Sikap Ilmiah Mahasiswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) berbasis Lesson Study Ni Putu Sri Ratna Dewi; I Made Citra Wibawa
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan sikap ilmiah mahasiswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbasis lesson study. Dalam proses pembelajaran sebelumnya, diketahui sikap ilmiah mahasiswa masih rendah, hal ini dibuktikan dengan banyaknya mahasiswa yang salah melakukan prosedur kerja ketika praktikum dan kurang mampu menganalisis data hasil praktikum. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada mahasiswa jurusan pendidikan biologi semseter III tahun 2017. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari tahap plan, do dan see. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuisioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pempelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbasis lesson study dapat meningkatkan sikap ilmiah mahasiswa. Hal ini terbukti dari hasil analisis yang menyatakan bahwa pada siklus I rerata nilai sikap ilmiah mahasiswa sebesar 118,28 yang berada pada kategori tinggi, sedangkan Pada siklus II rerata sikap ilmiah mahasiswa menigkat menjadi 134,96, dari kategori tinggi menjadi kategori sangat tinggi. Meningkatnya sikap ilmiah mahasiswa karna pada setiap sintak model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) mahasiswa diberikan kesempatan untuk melatihkan indikator-indikator sikap ilmiah serta mahasiswa mendapat perhatian lebih baik dengan adanya observer ketika proses pembelajaran berlangsung.Kata kunci: sikap ilmiah, kooperatif GI, lesson study
Studi Pendahuluan Sebagai Dasar Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Berbasis Salingtemas Berorientasi Pendidikan Karakter Putu Prima Juniartina; Ni Luh Pande Latria Devi
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pembelajaran IPA pada hakikatnya adalah untuk mengembangkan kemampuan perpikir siswa dan mengembangkan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat di terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini tuntutan kurikulum dalam pembelajaran adalah siswa mampu mengkontruksi pengetahuannya sendiri, memiliki sikap ilmiah serta memiliki karakter yang baik, dan guru hanya sebagai mediator serta fasilitator dalam proses pembelajaran. Menindaklanjuti tuntutan tersebut, faktanya dilapangan dalam proses pembelajaran IPA belum sepenuhnya dapat berjalan sesuai tuntutan kurikulum. Sehingga diperlukan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, yaitu dengan mengembangkan bahan ajar IPA terpadu berbasis Salingtemas berorientasi pendidikan karakter. Sebelum melakukan pengembangan bahan ajar tersebut, perlu dilakukan studi pendahuluan dari penelitian utama tentang pengembangan bahan ajar IPA terpadu berbasis salingtemas berorientasi pendidikan karakter untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis kebutuhan untuk merancang draft bahan ajar IPA terpadu berbasis salingtemas. Analisis kebutuhan dilakukan melalui studi literatur dan studi lapangan. Studi literatur dilakukan untuk mengumpulkan informasi mengenai kurikulum di sekolah, indikator pemahaman konsep, indikator pendidikan karakter dan metode salingtemas. Studi lapangan dilakukan untuk mengumpulkan informasi mengenai proses pembelajaran, bahan ajar yang digunakan, kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan pembelajaran IPA dan pemahaman konsep siswa. Hasil penelitian ini memberikan gambaran nyata tentang perlunya pengembangan bahan ajar IPA terpadu berbasis salingtemas berorientasi Pendidikan karakterKata kunci: studi pendahuluan, bahan ajar ipa terpadu, salingtemas
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Mata Kuliah Etnosains Bagi Calon Guru IPA Putri Sarini; Kompyang Selamet
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan bahan ajar mata kuliah Etnosains untuk mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan IPA Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, angket analisis kebutuhan, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bahan ajar yang digunakan kurang relevan dengan etnosains Bali; dan (2) kesulitan mahasiswa menemukan sumber belajar yang sesuai dengan mata kuliah etnosains. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa perlu dilakukan pengembangan bahan ajar untuk Mata Kuliah Etnosains di Program Studi S1 Pendidikan IPA Universitas Pendidikan Ganesha.Katakunci: analisis kebutuhan, bahan ajar, etnosains